Beranda blog Halaman 660

Di Duga Punya Niat Kerdilkan Kebebasan Pers,Advisor PT Sinohydro Gunakan Jurus Ferifikasi Media Untuk Tangkal Permintaan Konfirmasi Wartawan

BANDUNG BARAT – Upaya pengkerdilan pers melalui jurus media sudah terverifikasi atau belum, diduga dilakukan oleh pihak yang mengaku dari PT Sinohydro kontraktor proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Waduk Cirata yang berlokasi di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat dan Cianjur.

Bapak Asa Selaku Advisor PT Sinohydro Kontraktor Proyek Strategis Nasional PLTS Terapung Waduk Cirata

Hal ini diduga dilakukan oleh Bapak Asa yang mengaku sebagai Advisor dari PT Sinohydro ketika ada awak media yang datang untuk mengkonfirmasi proyek strategis nasional tersebut. Ia mengaku harus membuat narasi terverifikasi atau belum dari sebuah media karena pusing seringkali didatangi oleh orang yang mengaku media.

“Saya bukan bermaksud mendiskriminasikan media-media, tapi karena setiap saat banyak sekali yang datang minta konfirmasi, jadi kita kasih regulasi yang ada bahkan dari PJB (Pembangkit Jawa Bali) seperti itu mengarahkan mengenai Undang-undang di Dewan Pers,” ujar Asa ketika dikonfirmasi dutapublik.com beberapa waktu lalu.

“Untuk pengecekan begitu-begitu aja kan, kemudian juga karena kan gini kang bukan hanya terverifikasi kita kan tidak mengetahui siapa saja yang datang sementara kan orang di dalam tidak memahami juga persoalan-persoalan begitu-begitu ya makanya dibutuhkan kerja sama terkait dengan stakeholder makanya sudah ada petunjuk bahwa ini sudah ada ini untuk memverifikasi bahwa apakah benar atau tidak,” jelasnya.

Asa menegaskan bahwa petunjuk media tersebut tergolong pers atau bukan dapat dilakukan dengan mengecek apakah media tersebut terverifikasi atau tidak. “Kebetulan kan saya juga punya pengalaman di media, jadi untuk mengetahui itu pers atau non pers lewat terverifikasi atau tidak,” ungkapnya.

Lanjut Asa, ia mengaku pusing karena banyak sekali media yang datang ke PT Sinohydro untuk meminta konfirmasi.

“Bahkan ada yang mengatasnamakan apalah, tapi kan kita terima dengan cairkan, terus datang lagi dari media apa belum dari LSM, jadikan pusing,” ulasnya.

Namun pernyataan Asa di atas malah kontradiktif dengan pernyataan lanjutan darinya. Ia mengatakan berdasarkan aturan yang ia ketahui bahwa Dewan Pers bukanlah hakimnya media yang menyebut media abal-abal ataupun bukan.

Ia kembali menegaskan bahwa perbedaan pandangan ini hanya masalah persoalan pemahaman yang bersumber dari situs Dewan Pers. “Perlu saya jelaskan, saya tidak dalam posisi memberikan opini di sini, melainkan mengutip dari sumber resmi. Dan dalam pertemuan kemarin, juga dijelaskan bahwa ini hanya bahan diskusi di luar konteks,” tutupnya.

Sementara itu pernyataan Asa berbanding terbalik dengan pernyataan Ketua Dewan Pers periode 2019-2022, Muhammad Nuh. Ia menyatakan dengan tegas, bahwa Dewan Pers tidak mempermasalahkan media yang belum terverifikasi/terfaktual, selama media tersebut telah berbadan hukum PT khusus Pers dan ada penanggung jawab serta alamat kantor jelas dan profesional.

Papan Informasi Proyek Strategis Nasional PLTS Terapung Cirata

Pernyataan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh itu disampaikan kepada media dalam diskusi dengan beberapa Pimpinan Media Cetak, elektronik maupun siber di Hotel Ratna Inn, Banjarmasin. M. Nuh menepis jika media melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI harus yang terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Dewan Pers tidak pernah melarang atau meminta Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI untuk tidak bekerjasama dengan perusahaan media yang belum terfaktual oleh Dewan Pers, asal sudah berbadan hukum PT Khusus Pers silahkan, sesuai UU Pers no 40 tahun 1999,” tegas Muhammad Nuh.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch, “Tidak menjadi masalah setiap media melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota atau Daerah, institusi Polri – TNI meski media tersebut belum terverifikasi Dewan Pers selama media tersebut telah berbadan hukum,” ucapnya.

Perlu diketahui bahwa dalam UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers di dalam Pasal 15 tidak ada ketentuan yang menerangkan bahwa Dewan Pers adalah “malaikatnya” media massa yang bisa menentukan abal-abal atau tidak sebuah media massa.

Berikut adalah fungsi Dewan Pers sesuai dengan UU No. 40 Tahun 199 Tentang Pers di Pasal 15;

Ayat (1) Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional, dibentuk Dewan Pers yang independen.

(2) Dewan Pers melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut :

a. melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain;

b. melakukan pengkajian untuk pengembangan kehidupan pers;

c. menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik;

d. memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian

pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan

dengan pemberitaan pers;

e. mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah;

f. memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan;

g. mendata perusahaan pers. (Uya)

Pj Bupati Bekasi Dampingi Wagub Jabar Hadiri Syukuran Nelayan 6 Muara

Jawa Barat– Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Syukuran Nelayan 6 Muara, yang berlangsung di TPI Pal Jaya Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya, pada Minggu (29/01/2023). Acara tersebut dihadiri Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto.

 

Adapun 6 muara yang tergabung dalam syukuran laut ini yakni Muara Sungai Tawar, Muara Pal Jaya, Muara Sungai Niri Sungai Karatan, Muara Sungai Rindu dan Muara Sungai Jingkem.

Tradisi Nadran atau Syukuran Enam Muara yang dilaksanakan rutin setiap tahun oleh para nelayan di pesisir utara Kabupaten Bekasi itu berlangsung meriah dan berhasil menyedot perhatian masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Razhanul Ulum yang mewakili Gubernur Jabar Ridwan Kamil, secara langsung membuka prosesi Syukuran Enam Muara ini, sekaligus melepas rombongan para nelayan melarungkan sesaji ke laut lepas.

“Hari ini adalah acara syukur laut sebagai wujud rasa syukur nelayan, sebagai bukti umat beriman bahwa jika mendapatkan anugerah dan rezeki harus bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, supaya nikmat dan anugerahnya ditambah. Jadi saya sangat mendukung syukur laut nelayan di Kabupaten Bekasi,” kata Uu.

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menyampaikan, sebagai pemimpin daerah dirinya merasa takjub dengan adat dan budaya yang masih terus lestari di Kabupaten Bekasi yang setiap kegiatannya mengandung nilai kekompakan dan gotong royong antar masyarakat maupun dengan pihak terkait lainnya.

“Adat, budaya maupun tradisi ini harus tetap dijaga dan dipelihara, karena ada kearifan lokal di situ, ada nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya. Dengan tradisi seperti ini, masyarakat terus diingatkan bahwa rejeki yang diterimanya, kesehatan dan keselamatan di laut itu merupakan anugerah dari Tuhan dan itu harus disyukuri, dan mereka mengekspresikannya melalui acara ini,” kata Dani Ramdan.

Dani mengungkapkan, tradisi Nadran seperti ini merupakan upaya masyarakat pesisir khususnya para nelayan untuk terus menjaga hubungan, tidak hanya dengan sesama manusia dan alam melainkan juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara itu Camat Tarumajaya, Dede Mauludin menambahkan, tradisi Nadran atau Larung Sesaji ini merupakan bagian dari adat dan budaya yang mengandung nilai spiritual yang masih lestari di wilayahnya.

“Alhamdulillah hajat dari para nelayan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dengan kegiatan ini masyarakat khususnya para nelayan dapat jauh lebih semangat menjalani hidupnya yang bergantung pada laut,” ujarnya.

Dirinya berharap, disamping sebagai kegiatan budaya, acara ini juga sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata..(*)

Kodim Purbalingga Dukung Jari Satu

PURBALINGGA – Kegiatan bakti sosial dengan tema “Jari Satu” atau Jejaring Saling Bantu kembali dilaksanakan oleh Griya Petualang Indonesia, yaitu sebuah organisasi kelompok masyarakat yang merupakan rumah bagi segala komunitas untuk mengadakan kegiatan berkumpul, diskusi, maupun kegiatan sosial yang ada di Dukuh Pekajen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga.

Dalam pelaksanaanya, bakti sosial yang diisi dengan kegiatan pengobatan gratis, santunan anak yatim, pelayanan KB implant, pembagian sembako, sedekah sepatu, berbagi makanan, dongeng dan game edukasi anak serta khataman dan pengajian turut didukung oleh berbagai instansi dan lintas komunitas dimana salah satunya yaitu oleh Kodim 0702/Purbalingga.

Menurut Eko Pujo Priyanto selaku founder Griya Petualang Indonesia, pihaknya sempat merasa takut dan kaget saat dihubungi oleh pihak Kodim 0702/Purbalingga yang menanyakan bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Griya Petualang Indonesia.

“Kami sempat kaget dan takut saat dihubungi Kodim 0702/Purbalingga, namun setelah dijelaskan kami mengerti jika kegiatan kami akan turut dibantu oleh Kodim 0702/Purbalingga di samping instansi maupun kelompok masyarakat lainnya,” ungkapnya, Minggu, (29/1/2023) siang.

Eko bahkan menyampaikan jika dalam pelaksanaannya, mulai dari menjemput masyarakat dari rumahnya juga turut didukung dengan kendaraan dinas Kodim 0702/Purbalingga, dokter, perawat dan anggota Kodim 0702/Purbalingga juga turut membantu sukses jalannya kegiatan.

“Luar biasa dukungan Kodim 0702/Purbalingga, mulai dari menjemput warga yang akan mengikuti kegiatan kami, menurunkan anggotanya membantu jalannya kegiatan serta dokter dan perawat yang juga turut diterjunkan dalam kegiatan ini, semoga kerja sama seperti ini dapat terus berjalan sehingga kedekatan kami denga TNI semakin akrab,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Perwira Seksi Teritorial ( Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga Kapten Arm Wahyudi Seno yang hadir mewakili Dandim menuturkan jika berbagai kegiatan positif yang ada di masyarakat akan turut dibantu pihaknya, terlebih kegiatan sosial dalam rangka membantu masyarakat karena hal tersebut sebagai salah satu bentuk penjabaran kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD.

“Dalam rangka upaya melaksanakan penguatan pembinaan teritorial di wilayah,
Dimana dalam pelaksanaannya, pembinaan teritorial itu sendiri harus dilaksanakan secara bersama-sama oleh berbagai pihak maupun komponen bangsa lainnya untuk menciptakan kekuatan kewilayahan pertahanan aspek darat yang meliputi ruang alat dan kondisi sosial masyarakat guna mewujudkan pertahanan negara yang kuat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta memupuk kemanunggalan TNI bersama rakyat demi tetap kuat kokoh tegaknya NKRI, karenanya bentuk kegiatan seperti yang dilaksanakan Griya Petualang Indonesia saat ini turut didukung oleh Kodim 0702/Purbalingga,” katanya.

Pasiter juga menambahkan jika kegiatan seperti ini harapannya dapat terus berkelanjutan dilaksanakan sehingga diharapkan mampu berkontribusi memberikan manfaat bagi kemaslahatan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan positif semacam ini untuk membantu masyarakat dapat terus berkesinambungan dilaksanakan dan didukung oleh berbagai pihak dalam pelaksanaannya,” harapnya. (SF)

PPWI dan Lapas Salemba Jakarta Sepakat Tingkatkan Jalinan Kerjasama

Jakarta – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Lemba Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Salemba, Jakarta Pusat, sepakat untuk saling mendukung dan bekerjasama satu dengan lainnya. Kedua pihak juga berharap dapat meningkatkan jalinan kerjasama yang sudah terjalin selama ini.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, bersama Kepala Lapas Kelas II Salemba, Yosafat Rizanto, usai melakukan pertemuan silahturahmi dan audiensi di Kantor Kalapas Salemba, Jumat, 27 Januari 2023. Hadir mendampingi Ketum PPWI dalam pertemuan itu, Pengurus PPWI DKI Jakarta, Edwin Waturandang; Wakil Sekretaris II PPWI Nasional, Eva Susanti; Wakil Bendahara I PPWI Nasional, Winarsih Lalengke, dan sejumlah pengurus DPN PPWI lainnya.

“Terima kasih atas kunjungan Ketua Umum PPWI, Pak Wilson Lalengke, ke tempat kami. Kita banyak berdiskusi dan sharing pendapat, PPWI banyak memberikan dukungan, terutama dalam hal pemberitaan. Semoga kerjasama kita akan lebih meningkat di masa-masa mendatang,” ujar Kalapas Yosafat Rizanto, kepada media ini usai pertemuan PPWI dengan Lapas Salemba.

Dalam hal pemberitaan, tambah pria jangkung yang akrab disapa Pak Yos itu, pihaknya perlu menjalin kerjasama dengan berbagai media, termasuk akivis media sosial dan pewarta warga, agar lebih banyak lagi publikasi tentang kegiatan dan program Lapas yang dilaksanakan selama ini. “Arahan dari Kantor Pusat (Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM – red), diharapkan oleh pimpinan kami agar lebih banyak lagi pemberitaan yang baik terkait kegiatan dan program yang dilaksanakan di Lapas selama ini. Jadi, kita berharap kerjasama dengan PPWI akan semakin baik,” tambah Yosafat Rizanto.

Senada dengan Yosafat, Wilson Lalengke menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang dan berterima kasih atas penerimaan Lapas Salemba terhadap kunjungan silahturahmi dan audiensi PPWI. Wilson berharap kerjasama Lapas Salemba dengan PPWI melalui Pengurus PPWI DKI Jakarta selama ini akan semakin meningkat di hari-hari kedepan.

“Kita sangat senang dengan berbagai penjelasan dan keterangan yang sudah disampaikan Pak Yos dan kita sangat mendukung, terutama dalam hal pemberitaan. Dengan demikian publik akan mengetahui lebih banyak tentang apa itu Lapas Salemba, apa yang terjadi di dalam, apa kegiatan dan pembinaan yang sudah dilaksanakan bagi warga binaan, dan apa program ke depan,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini.

Wilson Lalengke juga berharap adanya dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak kepada Lapas Salemba agar berbagai program yang direncanakan untuk dilaksanakan bagi para warga binaan dapat berjalan dengan lancar dan berhasil sesuai harapan. “Mudah-mudahan publik juga bisa berpartisipasi untuk membantu kawan-kawan para petugas dalam melaksanakan tugas pembinaan terhadap para warga binaan agar menjadi manusia yang sesuai harapan masyarakat,” tambah inisiator dan pendiri organisasi Persaudaraan Mantan Tahanan (Permata) ini.

Usai pertemuan audiensi, PPWI menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Lapas Salemba Jakarta yang diterima langsung oleh Kalapas Yosafat Rizanto. Acara yang berlansung kurang-lebih 1,5 jam itu kemudian ditutup dengan foto bersama. (APL/Red)

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Di Wakili Oleh Ketua Komisi 1V.Dr Ir Alimuddin Paada.MS Menghadiri Acara Musyawarah Wilayah Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII)

Sulawesi Tengah: Sabtu 28 Januari 2023, Acara Muswil DDII Telah Di Rangkaikan Dengan Bedah Buku Pemikiran Dan Perjuangan M,Nasir Dan Hamka Dalam Dunia Pendidikan, Kegiatan Ini Di Laksanakan Di Ruang Pegombo Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.Alimuddin Paada Dalam Kesempatan Tersebut Menyampaikan Ucapan Selamat Dan Sukses Atas Terlaksananya Muswil DDII Sulteng.

Lanjut Alimuddin Paada Menyampaikan Bahwa DDII Adalah Salah Satunya Lembaga Islam Mempunyai Tujuan Yang Mulia Telah Menembus Ke Desa desa Yang Terpencil Untuk Membina Masyarakat Yang Ada Di sana.
Saya pikir Ini Merupakan Kegiatan Yang Sangat Positif Dalam Rangka Memberikan Pendidikan Ke agamaan Bagi Masyarakat Yang Terpencil Dan Juga Adanya Lembaga DDII Ini Merupakan Kekayaan Dari Islam Karena Telah Menyebarkan Nilai Nilai Ke Islaman Hingga Ke Wilayah Wilayah Polosok Tuturnya.

Hal Yang Sama Juga Di Sampaikan Dalam Sambutan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah,H.Rusdy Mastura Yang Di Wakili Oleh Kepala Biro Kesejetraan Masyarakat (KESRA) Awaludin Menyampaikan Dan Membantu Visi Misi Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.
Iya Juga Menambahkan Hadirnya DDII Di Sulawesi Tengah Ini, Somoga Dapat Mengikuti Jejak Ulama Terdahulu Seperti Datokarama Dan Habib Idrus Bin Salim Al Jufri Yang Sudah Terlebih Dahulu Menyebarkan Agama Islam Di Wilayah Sulawesi Tengah Ini.(Rahman)

Sumber: Humpro DPRD Sulteng.

Menteri Keuangan Lakukan Kunjungan Kerja & Dialog Dengan Perusahaan Penerima Fasilitas

Bekasi:Jumat (27/01/2023) Bertempat di PT Samsung Electronics Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia bersama 80 pengusaha penerima fasilitas tempat penimbunan berikat, KITE, reksan cukai sampai dengan pelaku usaha UMKM melaksanakan dialog kerja dalam rangka pengembangan kebijakan pemerintah dan strategis bisnis menuju Indonesia Maju.

Acara dibuka dengan sambutan oleh President Director PT Samsung Electronics Indonesia , Mr. Hong yeun suk. Sambutan berisi ucapan terimakasih atas dukungan kepada dunia usaha yang terus dibantu melalui insentif fiskal khususnya di tengah pandemi covid-19.

Komisaris PT Cikarang Inland Port, Erlangga Mantik juga memberikan sambutannya dalam acara tersebu. Erlangga menjelaskan bahwa Cikarang Dry Port hadir untuk menciptakan hilirisasi industri yang semakin efektif dan efisien. Dibantu pengawasan oleh Bea dan Cukai yang bertugas di sana untuk membantu kelancaran proses impor dari tanjung priok.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani sembari memberikan paparan materi, menanggapi kemajuan Cikarang Dry Port yang dulu diresmikan olehnya pada tahun 2010. Tantangan global semakin dinamis oleh karena itu instrumen fiskal seperti Pajak dan Bea Cukai akan terus ditinjau dari sisi insentif fiskal dan optimalisasi penerimaan. Kebijakan fiskal dari pemerintah akan terus dikembangkan untuk menjawab tantangan dunia demi mendorong industri di Indonesia.

Setelah melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha. Sri Mulyani juga melakukan kunjungan langsung ke Cikarang Dry Port. Melihat kemajuan dalam kecepatan bongkar timbun, tingkat keamanan barang, dan pengawasan oleh Bea Cukai cukup membanggakan. Namun bukan berarti hal tersebut memuaskan, masih banyak ruang perbaikan yang dapat ditingkatkan kepada perusahaan pengguna Cikarang Dry Port Agar semakin efisien dan efektif. ( Red )

Hujan Lebat, Tebing di Desa Kalijaya Longsor, Nyaris Mengenai Rumah Warga

Kebumen – Hujan lebat yang mengguyur Desa di Desa Kalijaya Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen menyebabkan longsor di bukit samping rumah Salimun, Sabtu 28 Januari 2023.

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, meski tak ada korban jiwa, longsor yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, nyaris menimbun rumah Salimun.

“Tidak ada korban jiwa, namun dalam kejadian itu kandang ayamnya yang berada di belakang rumah roboh terkena longsoran,” jelas Aiptu Catur Minggu 29 Januari 2023.

Selanjutnya Kapolsek Alian Iptu Awaludin saat dikonfirmasi mengatakan, tebing yang longsor kurang lebih seluas 6×5 Meter.

Polsek Alian bersama dengan TNI serta bersama Kawasan Siaga Bencana Kecamatan Alian, serta warga setempat bergerak cepat menyingkirkan material longsor. Bekas longsor juga ditutup dengan terpal untuk menghindari longsor susulan.

“Kalau diguyur hujan lebat, bisa saja terjadi longsor susulan. Namun untuk meminimalisir kejadian longsor susulan kita tutup bekas longsor menggunakan terpal. Sehingga, jika nanti turun hujan bisa mengurangi resiko,” ungkap Kapolsek Alian yang juga datang langsung ke lokasi kejadian.

Lanjut Iptu Awaludin, Salimun bersama dengan keluarga memilih tetap bertahan di dalam rumah pasca kejadian longsor yang mengakibatkan kerugian material kurang lebih 5 juta Rupiah itu.

“Sementara masih aman. Semoga sampai selanjutnya juga aman terus. Tapi kami berpesan untuk tetap harus waspada, terutama jika hujan lebat seperti hari kemarin itu,” katanya.

Tatapan Dede Farhan Aulawi Untuk Masa Depan Kemandirian Pangan Indonesia

Cianjur: Kita bersyukur terlahir di negeri nan subur, pemandangan sawah dan hutan yang hijau masih menghiasi bumi pertiwi yang sangat indah ini. Namun demikian, luas lahan pertanian semakin hari tampaknya semakin menyusut akibat laju pembangunan dan pertumbuhan penduduk yang terus bertambah. Sebagian lahan pertanian produktif saat ini sudah menjadi jalan, perumahan dan pabrik – pabrik sehingga praktis jumlah panen padi (supply) yang dihasilkan akan berkurang. Sementara di sisi lain jumlah penduduk terus bertambah (demand) maka akhirnya hukum ekonomi berlaku yaitu harga padi lama kelamaan akan semakin naik harganya “, ujar Pemerhati Pertanian Dede Farhan Aulawi di Cianjur, Jum’at (27/1).

Kemudian ia juga menambahkan terkait dengan berkurangnya ketersediaan buruh tani. Hasil observasi dan wawancaranya ke beberapa daerah yang selama ini dikenal sebagai lumbung padi, mulai diketahui salah satu keluhan masyarakat adalah mulai sulitnya mendapatkan orang yang masih mau mencangkul di bawah terik matahari dan kotor – kotoran di atas lumpur pesawahan. Para buruh tani mulai menggeser profesinya menjadi buruh pabrik atau profesi lain yang dianggap bisa lebih menjanjikan penghasilan. Misalnya saja jika menjadi buruh pabrik maka bisa dipastikan setiap hari sabtu sudah bisa langsung menerima upah kerja, sementara kalau di bidang pertanian harus manunggu masa panen untuk bisa menikmati hasilnya. Itupun kalau tidak diserang hama, paceklik, atau perubahan musim yang saat ini sulit diprediksi.

Di sisi lain ungkapnya, bahwa sehebat apapun keberhasilan pembangunan seperti infrastruktur, tetapi kalau ketersediaan pangan tidak ada pasti akan menimbulkan masalah yang serius. Untuk itulah dirinya terus berjuang sejak 17 tahun yang lalu untuk terus menyuarakan perjuangan dalam rangka penguatan kedaulatan pangan Indonesia. Format dasarnya adalah mewujudkan kemandirian pangan sebagai salah satu tolak ukur atau indikator pembangunan suatu daerah berhasil atau tidaknya. Untuk itu ia mulai banyak mengenalkan sekaligus mensosialisasikan konsep konsep pertanian Food Estate atau lumbung pangan.

Selanjutnya Dede juga menjelaskan bahwa Food Estate pada prinsipnya merupakan kegiatan usaha budidaya tanaman skala luas (>25 ha) yang dilakukan dengan konsep pertanian sebagai sistem industrial yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), modal, serta organisasi dan manajemen modern. Konsep dasar Food Estate diletakkan atas dasar keterpaduan sektor dan subsektor dalam suatu sistem agribisnis dengan memanfaatkan sumberdaya secara optimal dan lestari, dikelola secara profesional, didukung oleh sumberdaya manusia yang berkualitas, teknologi tepat guna yang berwawasan lingkungan. Food Estate diarahkan kepada sistem agribisnis yang berakar kuat di pedesaan berbasis pemberdayaan masyarakat setempat yang merupakan landasan dalam pengembangan wilayah. Komoditi prioritas yang akan dikembangakan dalam food estat ini adalah padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, sorgum, buah-buahan, sayur-sayuran, sagu, kelapa sawit, tebu, dan ternak sapi, kambing atau ayam.

Hal ini pula yang membuat langkahnya tidak pernah berhenti berkunjung dari satu desa ke desa lainnya, dari satu pesantren ke pesantren lainnya, dan dari satu kampus ke kampus lainnya. Pokok – pokok pikiran dalam perjuangan untuk kesejahteraan Indonesia berbasis pada konsep 4P, yaitu konsep dasar pemanfaatan lahan secara produktif di bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan. Atas dasar pengetahuan dan pengalamannya dalam menapaki jejak juang di desa – desa, dirinya sangat sistematis ketika menjelaskan konsep dasar pembangunan desa yang terintegrasi dalam percepatan kesejahteraan berbasis pada pemulihan ekonomi pasca pandemi ini.

Adapun tujuan pokok dari konsep food estate ini menurutnya adalah konsep berbasis hortikultura untuk membangun kawasan hortikultura terpadu yang berdaya saing, ramah lingkungan dan modern, mendorong sinergitas dengan stakeholders dalam pengembangan food estate berbasis hortikultura, serta mendorong terbentuknya kelembagaan petani berbasis korporasi. Jika konsep ini bisa dijalankan dengan baik, maka akan berdampak pada peningkatan nilai tambah produksi sektor pertanian lokal, peningkatan penyerapan tenaga kerja pertanian sampai sekitar 35%, petani dapat mengembangkan usaha tani dan kemampuan wirausaha skala luas, terintegrasinya sistem sentra produksi, pengolahan, dan perdagangan, terbukanya potensi ekspor pangan ke negara lain, dan harga pangan menjadi murah akibat produksi pangan melimpah.

“ Untuk itulah kita akan terus berjuang merambah desa setiap jengkal demi jengkal demi masa depan anak bangsa. Perjalanan mereka masih panjang untuk membangun bangsa ini dengan segala tantangannya. Kita para orang tua secara bertahap, mau tidak mau akan meninggalkan mereka semua. Betapa berdosanya kita jika sepeninggalnya kita hanya meninggalkan permasalahan bagi generasi mendatang. Konsep, hasrat dan keinginan untuk membangun harus disesuaikan dengan kemampaun keuangan dalam negeri. Jangan besar pasak daripada tiang, ingin dipuji berhasil dalam melakukan pembangunan tapi meninggalkan hutang yang menggunung. Apalagi jika harus meninggalkan ketergantungan pangan pada negara lain. Oleh karenanya, mari kita bersatu untuk meninggalkan warisan terbaik bagi generasi mendatang dengan ketersediaan dan kemandirian pangan yang berdaulat “, pungkasnya.

Bentang Bendera Merah Putih Selebar 600 meter,”Tema Mengembalikan Budaya Banyumas kepada asalnya”

Banyumas: Indonesiaku, Kamu dan Mereka, lagu yang di lantunkan begitu indah di nyanyikan anak anak Sekolah Dasar dengan semangat di tengah lapang yang di kelilingi sawah hijau membentang. Di Desa Karang Anyar Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas tanggal 28 januari 2023.

Mengawali acara bentang Bendera Merah Putih selebar 600 meter, di lanjutkan dengan juguran Budaya yang di hadiri Bupati Banyumas Husein, Andi F Noya, Dan para tokoh seni budaya Banyumas lainnya.
Dengan tema mengembalikan Budaya Banyumas kepada asalnya.

Acara yang di prakasai oleh Suho juga melibatkan komunitas , LSM , siswa Sekolah Dasar serta Mahasiswa Unsud di laksankan secara hikmah dan meriah.

Suho sebagai Ketua kegiatan Bentang Bendera dan Juguran Budaya sekaligus Ketua Sanggar Kamulyan Sindureja menyampaikan .
” Meskipun dalam suasana mendung, acara ini berlangsung begitu hikmat”.

Tujuan dari acara ini, ungkapan rasa Syukur dari warga Karang Anyar atas Indonesia yang damai, Walau sudah dekat dengan musim politik. Serta sebuah acara untuk kembali memantik Seni Budaya Banyumas kepada generasi muda akan Ruh dari rasa budaya Banyumas.
Ketika kembali menjadi budaya Ibu Banyumas.

Kegiaan serupa bisa untuk memicu generasi muda yang sekarang, yang sudah mulai melupakan atau melalaikan Budaya Adat.

Kegiatan serupa untuk Nguri uri Budaya sering di laksanakan. Dan untuk terlaksananya kegiatan Budaya ini di harap dari Pihak Pemerintahan dan Pihak pihak terkait ikut serta mendukung.
Sambung Tri sebagai Kaper LIN-RI.COM JATENG.

Kapolda Bali Beserta Forkopimda Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika DiMapolda Bali

Bali: Pemusnahan barang bukti narkoba dipimpin Kapolda bali Irjen.Pol.Drs.Putu Jayan Danu Putra, berupa Kokain, Ganja, dan Asam Lisergat dietilamida (Lsd), bersama Diresnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Iwan Eka Putra, Berserta Forkopimda dengan cara dibakar menggunakan incinerator Bnn di halaman belakang Mapolda Bali secara bersama-sama Denpasar. Jumat, (27/1/2023) pukul 08.30 Wita.

Tersangka, seorang perempuan warga negara Brazil berinisial MVDAF (19). Tersangka asal Indonesia berinisial DS (35), dengan Barang Bukti narkotika yang disita, ditaksir mencapai  10.080.000.000,- (sepuluh milyar delapan puluh juta rupiah).

Setelah ada penetapan pengadilan dirincikan jumlah total barang bukti narkoba yang dimusnahkan, sebagai berikut ,
Ganja sebanyak 8.911,65 gram netto, dan Kokain 3.345 gram netto serta Lsd 0,06 gram netto.

Dalam pemusnahan tersebut, terselamatkan generasi muda serta masyarakat Bali, sebanyak 8.917 jiwa.

Dir .Narkoba Polda Bali Kombes Pol. Iwan Eka Putra menuturkan ,dimana Barang Bukti narkoba dari pelaku MVDAF tersebut di dapatkan setelah pesawat QATAR Airways rute Denpasar, Bali, mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat itu petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai mencurigai gerak-gerik penumpang, seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA).
Setelah dilakukan interogasi oleh petugas, diketahui bernama, dengan inisial MVDAF kemudian dilakukan pengecekan atas barang bawaannya berupa 2 buah koper softcase merk Delsey, berwarna abu-abu.

Berdasarkan hasil analisa Citra X-ray atas 2 buah koper barang bawaan MVDAF di dalamnya ditemukan masing-masing berisi 1 paket keemasan plastik bening, dibungkus dengan kemasan kertas berwarna biru dengan tulisan A4 Cis papel carbon, berisi serbuk putih yang diduga narkotika Golongan I jenis Kokain dengan berat total keseluruhan Barang bukti 3.950 gram brutto, atau 3.608 gram netto.

MVDAF, dijerat dengan pasal 113 ayat (2), pasal 112 ayat (2), Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika, Juncto pasal 61 ayat (1), pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Sementara itu, pelaku berinisial DS ditangkap setelah adanya informasi masyarakat adanya pengiriman  paket yang akan diambil oleh seorang laki-laki berinisial DS, dan diduga paket tersebut narkotika jenis ganja, yang dikirim langsung dari medan dengan menggunakan jasa ekspedisi JNE.

Menindak lanjuti informasi pengiriman tersebut tim opsnal Subdit 1, Unit 1, Ditresnarkoba Polda Bali di bawah pimpinan Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Bali, AKBP. Alfons William Perwira Letsoin, melakukan penyelidikan. Hari Senin tanggal 12 Desember 2022 sekira pukul 14.00 Wita, tim opsnal subdit 1 melihat target DS yang dibonceng bersama temannya dan diketahui berinisial MNR berhenti dengan gerak-gerik yang mencurigakan untuk mengambil sebuah paket kiriman barang dari mobil box, jasa ekspedisi JNE.
Setelah paket diserahkan oleh petugas JNE berinisial SS dan diterima oleh target DS, dengan sigap tim melakukan penangkapan dan langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku Ds, dengan disaksikan oleh 2 orang saksi dari petugas JNE berinisial SS dan masyarakat umum berinisial PSBA.
Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan 1 buah paket box warna hijau, dibungkus plastik hitam dan dilakban warna coklat berisi, 10 bungkusan plastik warna merah, yang di dalamnya terdapat plastik klip ukuran besar dibungkus plastik bening, dan 1 unit Hp merek Realme C2 berwarna biru.
Di dalam masing-masing plastik warna merah tersebut berisi batang, daun dan biji yang diduga mengandung narkotika jenis ganja dengan berat keseluruhan 10.341 gram brutto atau 9.664 gram netto, dan 1 buah tas ransel warna yang di dalamnya berisi 1 bendel plastik klip ukuran sedang, 1 buah lakban warna coklat, dan 1 buah gunting.
Setelah melakukan penangkapan dan penggeledahan langsung di tempat kejadian, tim juga melanjutkan melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku namun tidak ditemukan barang-barang yang berkaitan dengan narkotika.

Dari keterangan DS, barang bukti ganja tersebut dimiliki oleh seseorang yang bernama Mawar dan diketahui, mawar  berada di LP Kerobokan. Terhadap DS polisi telah menetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 111 ayat (2) Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana penjara maksimal seumur hidup.
Dalam hal ini Kita akan brantas sampai akarnya terkait narkoba diBali sesuai arahan Kapolri tanpa Pandang bulu,baik itu petugas kepolisian juga wajib bersih narkoba ,
Putu menyampaikan