Bekasi – BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama BAZNAS RI melakukan kunjungan sosial ke kediaman Khoirul Ahmad Habibi (11), seorang anak yang sempat viral karena membantu perekonomian keluarganya dengan menjadi kernet delman. Kunjungan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., beserta staf pelaksana.Kamis (12/02/2026).
Habibi tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah kontrakan di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Ayahnya, Asep Rusliadi, bekerja sebagai buruh serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
Meski berada dalam keterbatasan ekonomi, semangat Habibi untuk menempuh pendidikan patut diapresiasi. Ia setiap hari berjalan sekitar tiga kilometer untuk bersekolah di SDN Srimukti 02. Menurut keterangan gurunya, Habibi dikenal sebagai anak yang rajin dan disiplin.
“Ya, Habibi anak yang rajin. Dia sering datang lebih awal, bahkan sudah berada di sekolah sekitar pukul 09.00, sementara jam pelajaran dimulai pukul 11.00,” ujar gurunya.
Habibi sendiri menjelaskan bahwa aktivitasnya sebagai kernet delman hanya dilakukan saat akhir pekan agar tidak mengganggu sekolah.
“Jadi kernet delmannya cuma di hari Sabtu dan Minggu pas libur sekolah. Cita-cita aku ingin menjadi tentara atau pemain sepak bola,” ungkap Habibi.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi memberikan bantuan kepada keluarga Habibi dengan total nilai Rp5 juta. Bantuan tersebut meliputi bantuan pendidikan untuk Habibi dan adiknya, bantuan kesehatan untuk adiknya, bantuan biaya hidup yang diperuntukkan bagi sewa tempat tinggal, serta paket sembako.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang tetap berjuang membantu keluarga tanpa meninggalkan pendidikan.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama BAZNAS RI bersilaturahmi ke kediaman Habibi dan orang tuanya. Di usia yang masih sangat belia, Habibi menunjukkan semangat luar biasa dengan membantu orang tuanya tanpa melupakan sekolah. Kami memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan dana sebesar lima juta rupiah yang akan digunakan untuk membayar kontrakan selama tiga bulan, biaya pendidikan, serta kebutuhan lainnya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan memberi manfaat,” ujarnya.
Kunjungan dan bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Habibi untuk terus semangat belajar dan meraih cita-citanya, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap keluarga yang membutuhkan.
(Red)