Beranda blog Halaman 639

Bersama PGRI, Kwaran Pramuka & Tenaga Kependidikan, Asep Saepulloh Berikan Bantuan Sosoal Bagi Warga Yang Terdampak Banjir

Bekasi – Ketua PGRI Kabupaten Bekasi Asep Saepulloh bersama Kwaran Pramuka dan Pengurus PGRI Kecamatan dan PGRI Kabupaten Bekasi menghimpun bantuan dari para Donatur dalam membantu warga masyarakat yang membutuhkan khususnya warga yang terdampak bencan banjir di beberapa wilayah kabupaten Bekasi.

Saat di wawancarai awak media Asep Saepulloh mengatakan, batuan sosial ini adalah kepedulian dari PGRI Kabupaten Bekasi, PGRI Kecamatan para Pengurus Kwaran Pramuka Kecamatan dan Pengurus M3S/MKKS SD/SMP/SMA/ SMK dalam melakukan penggalangan bantuan sosial yang dihimpun dari Donasi para guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Bekasi, ujar Asep Saepulloh.

Dikatakannya, Bantuan tersebut disalurkan kepada pihak yang membutuhkannya , terutama bagi warga masyarakat yang terdampak musibah bencana banjir.

Alhamdulilah giat bantuan sosial tersebut berjalan lancar, para temen pengurus PGRI cabang Kecamatan dan Kabupaten dengan tulus dan ikhlas dalam melakukan giat sosial ini, imbuhnya

Lebih lanjut Asep Seapulloh yang juga selaku Ketua PGRI Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial tesebut dilaksanakan oleh para pengurus PGRI Kecamatan dan PGRI Kabupaten, beberapa cabang yang sudah menyalurkan bantuan sosial diantaranya, Kecamatan Serang Baru, Kecamatan Tambun Selatan, Kecamatan Cibitung, Kecamatan Cikarang Utara dan Kecamatan Cikarang Selatan.

“Adapun wilayah Kecamatan masyarakat penerima bantuan diantaranya adalah ; wilayah Kecamatan Muaragembong, Kecamatan Cabangbungin, Kecamatan Pebayuran, Kecamatan Kedungwaringin, Kecamatan Sukakarya dan Kecamatan Karangbahagia, terang Asep Saepulloh.

Asep berharap dengan bantuan sosial yang di berikan oleh temen temen pengurus PGRI, Kwaran Pramuka dan tenaga pendidikan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban warga masyarakat yang terdampak bencana banjir, tutup pria yang namanya santer digadang-gadang sebagai calon Bupati Bekasi 2024.
(***)

Lembaga Investigasi Negara Menemukan Indikasi Adanya Dugaan Penyelewengan Dana DAK PUPR Kementerian PUPR Tahun 2022 Dalam Program Sanitasi Di Kabupaten Purbalingga

Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Purbalingga di dalam kegiatan monitoring dan pengawasan Program Sanitasi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR tahun 2022 menemukan adanya dugaan indikasi manipulasi dan penyelewengan dana yang mengakibatkan tidak maksimalnya bangunan sanitasi yang di Terima oleh masyarakat kecil tidak mampu selalu penerima manfaat.

Kepala Bidang Investigasi LIN DPC purbalingga Feri Hermawan S.H menyampaikan bahwa ada 4 desa di Kabupaten Purbalingga yang menerima dana DAK masing masing senilai Rp. 469.000.000,- (empat ratus enam puluh sembilan juta rupiah) untuk pembangunan 67 titik sanitasi dengan nilai 7 juta rupiah pertitik dinilai tidak terserap maksimal. Sebagai contoh yang terjadi di Desa Karang Klesem Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga ditemukan banyak bangunan yang kurang maksimal jika dinilai dengan nilai bantuan di maksud. hal ini dapat sampaikan setelah kami dan beberapa rekan anggota LIN DPC Purbalingga melakukan kegiatan monitoring baik dengan meninjau langsung secara fisik bangunan, mengambil keterangan dari penerima manfaat, keterangan pekerja dan survei harga dari toko material penyedia bahan bangunan terkait. Dari kegiatan tersebut ditemukan selisih yang cukup besar dimana tidak semua dana terserap dalam kegiatan. Hal ini tentunya bisa menjadi sebab kenapa bangunan tersebut tidak maksimal, walaupun memang ada pengembangan lain dengan bentuk penambahan bangunan sanitasi, tapi nilai nya kami nilai belum menyerap semua dana yang ada.

Beberapa kejanggalan di temukan di lapangan, ada penerima manfaat juga menyampaikan bahwa mereka membeli seng sendiri, ada juga yg menyediakan kayu usuk untuk atap sendiri hal ini ditemukan tidak hanya di desa karang Klesem saja tapi di desa lain pun hampir sama.
Bahkan kejanggalan informasi terjadi di desa Langkap Kecamatan Karanganyar kabupaten Purbalingga.

Berdasarkan keterangan dari Bahadi selalu ketua Pokmas sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan bahwa anggaran ongkos pekerja untuk 1 unit bangunan sanitasi adalah 1.900.000 yang terdiri untuk pembangunan bangunan sanitasi sebesar 1.6 juta dan 300 ribu untuk pengerjaan septictank, halo ini tidak sesuai dengan keterangan dari Kuseni selalu Tukang/Pekerja yang mengerjakan salah satu proyek sanitasi di tempat Penerima Manfaat bernama Rosidin warga Desa Langkap RT 07 RW 02. Kuseni menyampaikan bahwa dia bekerja dengan 1 pekerja lain yang membantunya dan menerima ongkos pengerjaan bangunan sanitasi sejumlah total 900rb rupiah itupun dipotong kembali 200 ribu untuk pengerjaan septictank yg dikerjakan tukang lain, sehingga ia hanya menerima ongkos bersih 700rb yang dibagi dua dengan 1 pekerja lain yg membantunya. Hal ini tentunya menjadi keterangan yang tidak sinkron dan perlu dibuktikan kebenarannya.

Di lain Kesempatan Saridi Selaku Ketua Lembaga Investigasi Negara DPC Purbalingga menyampaikan Kami sudah merespon temuan dari Lembaga dengan melakukan upaya untuk berkoordonasi dengan pihak terkait dalam hal ini Inspektoran dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Purbalingga sebagai bentuk bahwa kami selaku Lembaga yang hadir sebagai Mitra dari pemerintah untuk mengawal jalannya pembangunan bisa berjalan dengan baik. Tetapi disatu sisi kami juga menjalankan tupoksi kami sebagai kontrol sosial dan pengawasan. Atas temuan ini saya mengharapkan Pemerintah bisa lebih aktif dalam menerima respon respon sosial dan temuan temuan dari Lembaga Lembaga yang mewadahi suara masyarakat.

Ketua LIN saridi juga Menyampaikan: Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan bahwa masyarakat juga turut berpartisipasi dalam mengawasi penggunaan Dana Pemerintah dalam bentuk Dana Desa atau yang lainnya yang bertujuan sebagai kontrol sosial dan pengawasan. Keterlibatan ini diperlukan agar penggunaan Dana dari pemerintah lebih dijalankan dengan transparan dan akuntabel.
Saridi Juga berharap Aparatur Penegak Hukum dari tingkat inspektorat dan KPK harus siap dan tegas didalam menyikapi permasalahan permasalahan seperti ini, demi tegaknya supremasi Hukum.pungkas nya.

Team.

Cek Kekuatan Personil Jelang Pemilu Tahun 2024, Polresta Banyumas Gelar Apel Besar Dalmas Tahun 2023

Polresta Banyumas Polda Jateng menggelar kegiatan Apel Besar Dalmas (pengendalian massa) Polresta Banyumas Tahun 2023 yang bertempat di lapangan Brimob Purwokerto, Rabu (15/3/23).

Dipimipin langsung oleh Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama Polresta Banyumas, Kapolsek Jajaran Polresta Banyumas serta ratusan peserta yang terdiri dari pasukan Dalmas Inti, Dalmas Awal, Tim Negosiator dan Pasukan Rayon Besar Polsek Jajaran Polresta Banyumas.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH dalam arahannya mengatakan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk mengecek dan mengetahui seberapa kekuatan yang dimiliki oleh Polresta Banyumas, selain itu hal ini menjadi ajang silaturahmi bagi anggota Polresta dan Polsek Jajaran.

“Pada pagi hari ini kita melaksanakan apel besar Dalmas karena saya ingin mengetahui kekuatan real Polresta Banyumas ternyata sangat banyak, ini penting dalam menyongsong tugas kita kedepan”, ungkap Kapolresta.

Kapolresta juga mengatakan bahwa Kemarin jajaran Kepolisian eks wil Banyumas juga telah melaksanakan Apel Jam Pimpinan TNI-Polri, hal ini merupakan perintah pimpinan agar kita bersinergi dengan instansi pepemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI.

Kapolresta juga menekan kepada para peserta apel agar mempersiapkan fisik, tenaga dan pikiran dalam menghadapi event nasional seperti pesta demokrasi Pemilu Tahun 2024.

“Kita menjadi salah satu komponen yang harus mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, untuk itu kita semua wajib kompak dan selalu hadir dalam setiap momentum kegiatan masyarakat”, ucap Kapolresta Banyumas.

Selain itu, Kapolresta juga berpesan kepada seluruh peserta apel agar mencerminkan perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun bermedia sosial.

“Jangan hidup hedon, apalagi sampai uplod gaya hidup hedon di medsos, karena hal ini tidak etis dan tidak pantas dilakukan oleh anggota Polri”, jelas Kapolresta.

Usai pelaksanaan Apel Besar Dalmas, kegiatan dilanjutkan dengan makan pagi bersama personil jajaran Polresta Banyumas sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas anggota.

 

DPP SPRI Fasilitasi Media Online Dapat Iklan Advernative

Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan PT Advert MI dalam rangka pemasangan iklan di jaringan media SPRI di seluruh Indonesia.

Penandatanganan kesepakatan kerjasama ini dilaksanakan di Kantor DPP SPRI Ketapang Indah Jakarta Barat, Rabu (15/3/2023). SPRI diwakili Ketua Umum DPP SPRI Heintje Mandagi dan PT Advert MI diwakili Country Manager PT Advert MI Tinu Sicara.

Dengan berlakunya kerjasama ini, Ketum DPP SPRI Hence Mandagi mengatakan, SPRI akan segera membuka pendaftaran media online di seluruh Indonesia untuk dipasangi iklan dari Advernative. “Iklan Advernative ini terdiri dari sejumlah produk yang dipasarkan di Indonesia. Dan sistem perhitungan berdasarkan viewable cost per mille atau pembaca yang melihat iklan advernative sudah langsung terhitung. Jadi bukan berdasarkan klik di iklan sebagaimana yang selama ini berlaku dari platform yang sudah berjalan,” papar Hence Mandagi.

Ketum SPRI Hence Mandagi juga menerangkan, pemasangan iklan ini nantinya dibuat dengan kode skrip responsive dan bersifat eksklusif atau tidak ada jenis iklan native lainnya. Dan trafic 100 persen tidak dirotasi dengan iklan lainnya.

“Untuk besaran benefid atau keuntungan yang diperoleh perusahaan media dari jasa pemasangan iklan advernative ini dapat dijelaskan atau diketahui setelah media tersebut resmi mendaftar dan sepakat bekerjasama dengan difasilitasi oleh SPRI di setiap provinsi atau kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ungkap Mandagi yang juga merupakan Ketua LSP Pers Indonesia dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Hukum DPP APTIKNAS.

Media online atau media daring yang ingin bekerjasama atau mendapatkan iklan advernative dapat berkoordinasi dengan para Ketua DPD atau DPC SPRI di daerah masing-masing. “Saat ini tim pelaksana sudah dimulai dari DPD SPRI Provinsi Sulawesi Utara yang aktif merekrut media online yang berminat dipasangi iklan advernative,” tutur Mandagi.

Dia juga menambahkan, jaringan media online di luar SPRI bisa ikut mendapatkan iklan advernative dengan melakukan kesepakatan kerjasama tersendiri. “Kami siap memfasilitasi kerjasama tersebut. Dalam waktu dekat kita akan menunjuk perwakilan di daerah yang belum terjangkau kepengurusan SPRI,” pungkasnya.

Untuk informasi pendaftaran media dan menjadi pelaksana perwakilan di daerah, SPRI membuka hotline di 081389517337. ***

Masyarakat Desa Hurung Tampang Mendesak Damang Kepala Adat Kapuas Hulu Untuk Segera Melakukan Perdamaian Adat Pasca Pembongkaran “HINTING”

KALTENG – Perwakilan warga Masyarakat Desa Hurung Tampang Kecamatan Kapuas hulu Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah,
Pada hari Senin, 13 Maret 2023 menulis surat yang di tujukan kepada Damang kepala Adat Kapuas Hulu bapak BUDIMAN, Meminta untuk segera melakukan perdamaian Adat dengan warga masyarakat desa Hurung tampang pasca pembongkaran “HINTING” Pada hari Rabu, 01 maret 2023.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada:

1. Presiden majelis Adat Dayak nasional (MADN)

2. Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Provinsi Kalimantan Tengah.

3. Dewan Adat Dayak ( DAD ) Provinsi Kalimantan Tengah.

4. Dewan Adat Dayak ( DAD ) Kabupaten Kapuas.

5. Koordinator kedamangan kabupaten Kapuas.

Adapun surat tembusan yang di tujukan ke Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah, diantar langsung oleh Perwakilan Warga Masyarakat dan diterima oleh Bapak Romong, Ketua biro keanggotaan DAD propinsi Kalimantan Tengah dan sekjen out Danum.

Warga masyarakat desa Hurung Tampang sangat menyayangkan ulah dari oknum Kepala desa dan oknum – oknum unsur TRIPIKA dari kecamatan yang turun membongkar “HINTING” Secara paksa dan sepihak tidak sesuai dengan Ritual Adat Dayak Kalimantan Tengah, yang biasa di lakukan secara hikmad dan sakral sesuai dengan kepercayaan warga masyarakat tersebut.

Warga masyarakat Desa hurung tampang merasa kecewa / keberatan dan tidak Terima atas perlakuan oknum kepala desa dan oknum unsur TRIPIKA itu karena sangat mencederai dan melecehkan Adat istiadat dan budaya suku Dayak Kalimantan Tengah.

Maka dari itu perwakilan dari masyarakat desa hurung tampang mengirim surat menuntut Bapak Damang Kepala Adat supaya secepatnya melakukan perdamaian Adat dengan warga masyarakat desa hurung tampang sesuai dengan hukum Adat Dayak yang berlaku di Kalimantan Tengah.

Dua bulan 93 kasus narkoba diungkap Polda Sulteng, ratusan gram sabu disita

PALU, Dua bulan terakhir atau periode Januari dan Februari 2023, Polda Sulteng dan jajaran telah mengungkap 93 kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu,

“Selama Januari dan Pebruari 2023 Polda Sulteng dan jajaran berhasil mengungkap 93 kasus penyalahgunaan narkotika, utamanya jenis sabu,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng diwakili Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu, Rabu (15/3/2023)

Dari jumlah tersebut kata Sugeng, Polisi juga telah mengamankan 137 orang yang terdiri dari 118 pria dan 19 wanita yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Barang bukti sabu yang berhasil disita bulan Januari-Februari kurang lebih 776,72 gram dan obat pil THD sebanyak 6.454 butir, ini blm termasuk yang baru disita oleh Polres Banggai sebanyak 359,45 gram yang diungkap tanggal 13 Maret 2023 kemarin, ujarnya

Pengungkapan kasus narkoba oleh Polda Sulteng dan jajaran tidak terlepas adanya infornasi yang diberikan masyarakat, dan ini akan menjadi Komitmen Polda Sulteng untuk menyatakan perang terhadap narkoba, tegas Sugeng

Kami bersama jajaran akan terus melakukan pengungkapan dan penangkapan para pelaku penyalahgunaan narkoba guna menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, pungkasnya

Buka Dik Sespimti Polri Dikreg 32, Wakapolri : Tak Hanya Tangguh, Modern, Cerdas dan Adaptif, Tapi Juga Bermoral, Beretika dan Berintegritas.

LEMBANG – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof DR Gatot Eddy Pramono Msi memimpin upacara pembukaan pendidikan Sespimpti Dokreg 32, Sespimen Dikreg 63, dan Sespimma Dikreg 69 Tahun 2023, Selasa (14/3/2023).

Dalam penyampaiannya, Wakapolri berpesan kepada ratusan peserta atau siswa program pendidikan ini untuk dapat mengikuti seluruh proses belajar dan kegiatan lainnya dengan baik.

Diungkapkan Komjen Gatot, selain personel Polri, ada pula personel TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara yang ikut dalam pendidikan.

Ada juga yang dari kementerian atau kelembagaan seperti kejaksaan dan Kemenkumham.

“Dari mancanegara itu ada. Dari Singapura, dari Kongo, satu lagi dari Timor Leste. Pendidikan akan berlangsung selama 7 bulan untuk pendidikan Sespimti dan Sespimen Polri. Sedangkan untuk Sespimma Polri itu akan dibagi 2 angkatan masing-masing 4 bulan,” kata Wakapolri.

“Tujuan pendidikan di sini adalah bagaimana kita nanti akan melahirkan perwira-perwira untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang handal, pemimpin yang mampu beradaptasi menghadapi setiap perubahan yang terjadi,” imbuh Jenderal bintang tiga itu.

Ia memaparkan, para peserta didik diminta juga mampu beradaptasi dengan era digitalisasi dan globalisasi dewasa ini, serta melakukan perubahan dengan berinovasi dan berkreasi.

“Baik dari teori, praktik, kemudian bersinergi, berkolaborasi bersama-sama antara Polri, TNI, teman-teman kementerian, lembaga. Kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin yang nantinya tangguh, modern, cerdas, adaptif, tapi juga pemimpin yang memiliki moral, etika dan integritas,” ulasnya.

Menurut Komjen Gatot, para peserta didik akan diajarkan mulai dari menghadapi situasi yang paling ringan sampai dengan situasi yang paling kompleks serta bagaimana cara mengatasinya.

Ilmu yang didapat, diharapkan dapat diimplementasikan setelah lulus pendidikan.

Komjen Gatot turut menyinggung soal persiapan pengamanan rangkaian Pemilihan Umum (Pemilu). Ia menyatakan, Polri khususnya telah menyiapkan langkah antisipasi, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan rutin kepolisian dan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.

“Diharapkan setiap tahapan Pemilu sampai puncaknya nanti, yaitu pencoblosan bahkan mungkin sampai pelantikan nanti presiden dan wakil presiden, itu semuanya bisa berjalan dengan aman,” ujarnya.

Komjen Gatot menyebut, setiap tahapan Pemilu pasti ada potensi-potensi kerawanan.

Maka dari itu Polri bersama TNI, termasuk kementerian lembaga terkait, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat berupaya meminimalisir potensi tersebut agar tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas yang lebih besar.

“Nanti mulai bulan Oktober kita sudah menyiapkan yang namanya Operasi Mantap Brata di seluruh Indonesia, terpusat operasinya. Tentu dalam rangka kegiatan pengamanan pemilihan calon presiden dan wakil presiden,” sebut Wakapolri.

“Kalau kita lihat juga untuk anggota legislatif yang termasuk di daerah, dan nanti tentu pemilihan kepala daerah, apakah gubernur kemudian juga pemilihan bupati, walikota kita sudah menyiapkan namanya Operasi Mantap Praja. Semuanya sudah kita siapkan tentunya,” imbuh Komjen Gatot.

Ditambahkan Komjen Gatot, berbeda dalam pilihan dalam memilih calon, adalah hal yang biasa. Yang pasti suasana yang kondusif harus terus dijaga.

“Jangan karena berbeda pilihan kita bercakar-cakaran, yang berdampak kepada bangsa ini. Jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI harga mati,” pungkasnya.

Sekedar informasi, untuk peserta didik Sespimti angkatan 32 tahun 2023 berjumlah 90 orang. Terdiri dari Polri 73 Kombes, TNI 15 Kolonel, Kejaksaan 1 orang dan Kemenkumham 1 orang.

Turut hadir dalam upacara pembukaan, Dansus TNI, Kalemdiklat Polri, Kepala Sespim, Panglima Armada RI, dan Aspers Wakil Panglima TNI.

Pengukuhan Pengurus APTIKNAS di Rangkaian Grand Launching PIDI 4.0

Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (DPP APTIKNAS) akhirnya resmi dikukuhkan pada Selasa, (14/3/2023) siang di Gedung Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0), Jakarta.

Pengukuhan pengurus APTIKNAS ini dihadiri langsung Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang K dalam rangkaian acara peresmian dan grand launching Gedung PIDI 4.0.

Dalam kegiatan tersebut Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang juga meluncurkan platform superweb baru PIDIHub.id yang diciptakan untuk membantu technology solution providers dan suppliers bertemu dengan ribuan perusahaan (buyers) yang sedang dalam proses transformasi digital.

Kementerian Perindustrian telah melakukan beberapa upaya akselerasi Industri 4.0 melalui implementasi Peta Jalan Making Indonesia 4.0 melalui berbagai program seperti penyusunan Indonesian Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) sebagai acuan bagi Pemerintah untuk membuat kebijakan industri terkait implementasi teknologi 4.0.

Selain itu, Pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan layanan one stop solution bagi industri yang akan mengadopsi dan mengimplementasikan teknologi industri 4.0.

Kick-off PIDI 4.0 dalam format gathering bersama dengan 36 mitra PIDI 4.0 yang telah melakukan MoU dilakukan hari ini di Gedung PIDI 4.0, Selasa, 14 Maret 2023.

Platform superweb PIDIHub.id tersebut mempunyai fitur, antara lain PIDITender, untuk melihat dan mengikuti tender/proyek/pengadaan produk teknologi dari perusahaan swasta nasional.

Lalu ada PIDIMarket, untuk membuka lapak perdagangan bagi pengusaha TIK, dan PIDIForum untuk tempat berdiskusi dengan para pihak technology experts di bidangnya, serta PIDINews, untuk kanal berita terkini seputar dunia teknologi.

Platform buatan anak bangsa ini dibangun oleh Tim PT. Naganaya Sinergy Teknologi dengan Aditya Adiguna selaku Direktur Utama yang juga telah melakukan MoU dengan pihak APTIKNAS pada tanggal 07 Maret 2023 dalam rangka optimalisasi penerapan platform tersebut di APTIKNAS.

APTIKNAS sendiri diundang khusus untuk menghadiri Grand Launching PIDI 4.0 dan Kick Off Program Transformasi Digital Indonesia 2023 oleh Arus Gunawan selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian RI.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Perindustrian RI terhadap eksistensi APTIKNAS selama ini.

Pengukuhan pengurus pusat APTIKNAS sebanyak 57 orang ini dirangkai dalam event besar Kementerian Perindustrian, sehingga semakin memperkuat eksistensi organisasi dalam mendorong para pengurus dan anggota APTIKNAS untuk tetap semangat membangun bangsa ini melalui karya nyata di bidang TIK.

“Oleh karena itu saya telah menandatangai MoU dengan pihak PT Naganaya Indonesia untuk mendukung platform superweb PIDIHub.id,” ungkap Hoky sapaan akrabnya.

Hoky juga mendukung rencana Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mendirikan PIDI 4.0 di jantung bisnis Jalan Gatot Subroto Jakarta ke depan nanti menyusul kesuksesan pendirian PIDI 4.0 di daerah Kebayoran Lama Jakarta.

Terkait keberadaan APTIKNAS, menurut Hoky, organisasi yang dipimpinnya itu kini merupakan salah satu organisasi terdepan di Indonesia yang konsisten membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk menciptakan inovasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Dia menambahkan, APTIKNAS merupakan bentuk organisasi baru yang bertransformasi dari asosiasi sebelumnya bernama APKOMINDO yang didirikan sejak tahun 1991, atau 32 tahun lalu.

APTIKNAS sendiri dideklarasikan sejak 24 Februari 2017 dan terus bertranformasi menjadi organisasi modern dan berkualitas, dimana hingga kini telah memiliki 29 DPD dari Aceh hingga Papua.

Menurut Hoky, sederet program dan event nasional maupun internasional di bidang TIK di Indonesia tidak lepas dari peran dan dukungan penuh jajaran pengurus APTIKNAS dari tingkat pusat sampai daerah di seluruh Indonesia.

“Kemitraan yang terjalin antara APTIKNAS dengan pemerintah pusat terus berjalan, termasuk dengan Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Kemenaker RI, serta Kemenko Perekonomian RI,” beber Hoky.

Sudah ada ratusan event nasional dan internasional yang menghadirkan Ketua Umum Soegiharto Santoso dan Sekjen Fanky Christian, serta Sandy Kusuma, salah satu Waketum APTIKNAS, bersama pengurus APTIKNAS lainnya sebagai pembicara dan tamu kehormatan.

Lebih lanjut Hoky mengutarakan, untuk memaksimalkan peran APTIKNAS terhadap kebutuhan peningkatan usaha seluruh anggota APTIKNAS, saat ini pihaknya tengah membangun kerjasama dengan berbagai lembaga, salah satunya dengan organisasi Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI). Kerja sama ini dalam rangka membangun infrastruktur multimedia APTIKNAS.

“Hal tersebut bertujuan untuk memberi fasilitas yang seluas-luasnya bagi seluruh anggota APTIKNAS dalam mempromosikan barang dan jasa melalui jaringan multimedia, berupa Televisi, Radio, media cetak, dan media elektronik yang akan dikerjasamakan dengan jaringan media SPRI,” ungkap Hoky.

Sebagai contoh, Hoky menjelaskan tentang produk Kartu Sekolah Pintar yang diluncurkan oleh Perusahaan milik salah satu anggota APTIKNAS. Produk yang diluncurkan ini akan memberi manfaat yang sangat besar bagi siswa dan orang tua murid.

Dengan satu kartu dan aplikasi bisa mengontrol kehadiran siswa, matapelajaran, uang jajan, biaya sekolah, dan bahkan fasilitas belajar digital.

Ada produk tekhnologi super hemat pengganti komputer PC 450 watt dengan komputer Virtual Mini PC 5 watt tanpa instal. Komputer ini bisa monitoring dan control jarak jauh dari komputer server, serta tidak memerlukan maintenance karena teknologi zero client tanpa prosesor.

“Produk unggulan seperti ini masih banyak lagi yang dimiliki masing-masing anggota APTIKNAS akan kita dorong maju dan berkembang pesat di seluruh Indonesia melalui jaringan publikasi multimedia APTIKNAS dan Jaringan Media yang dikerjasamakan antara APTIKNAS dengan SPRI,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama Sekjen APTIKNAS, Fanky Christian mengatakan, terkait kepercayaan publik terhadap APTIKNAS dimulai dengan cara menjalin kerjasama dengan berbagai Even Organizer ternama, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Pada awalnya, kata Fanky, APTIKNAS memulai kerjasama dengan EO Event Cerdas yang merupakan pendongkrak kegiatan-kegiatan APTIKNAS secara masif, khususnya terkait tema Smart Manufacturing dan Industri 4.0.

Hal ini tentunya menjadi kebanggaan dan modal besar bagi APTIKNAS yang sudah mendapat pengakuan dan brand sebagai organsiasi terdepan di bidang TIK di Indonesia oleh pemerintah dan pihak swasta nasional.

“Khususnya setelah kita sukses menyelenggarakan event kebanggaan APTIKNAS yaitu National Cybersecurity Connect (NCC) hasil kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan PT Naganaya Indonesia,” ungkapnya..

Saat ini APTIKNAS juga sudah memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi Sumber Daya Mandiri TIK atau LSP SDM TIK. Lembaga sertifikasi ini akan menyiapkan sumberdaya manusia di APTIKNAS yang tersertifikasi dan diakui negara melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kepengurusan DPP APTIKNAS kali ini mendapat dukungan 7 orang Wakil Ketua Umum yaitu Sandy Kusuma (Bidang Talenta Digital), Onno W Purbo (Bidang Cyber Security), Andi Mulja Tanudiredja (Bidang Kerjasama & Event Serta Hubungan Internasional), Heintje Mandagie (Bidang Organisasi & Hukum), Tritan Saputra (Bidang Smart City & Industry 4.0), Andy Ho/ Poey Peng (Bidang Marketplace & Ekonomi Kreatif) serta Sutardi (Bidang Hubungan Pemerintah & Regulasi)

Menariknya Sutardi saat ini sedang menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN), sehingga dengan demikian secara resmi AKEN akan dapat mengakomodir kepentingan anggota APTIKNAS dalam hal pengurusan E katalog untuk kepentingan kelancaran usaha baik di swasta maupun pemerintahan.

Oleh karena itu, kata Fanky, dengan adanya grand launching Gedung PIDI 4.0 dan dipadukan dengan pengukuhan pengurus DPP APTIKNAS, maka semakin terlihat nyata kehadiran APTIKNAS di Indonesia telah memberi warna tersendiri bagi aktifitas pengusaha TIK di negeri ini.

“Peran serta APTIKNAS mensukseskan event berskala besar dan menengah di berbagai daerah menjadi bukti pengakuan pemerintah dan pihak swasta terhadap eksistensi APTIKNAS semakin dikenal luas di kalangan pengusaha TIK,” pungkasnya. *

Apel Satkamling Wujudkan Pam Swakarsa Mandiri di Tengah Masyarakat

Kebumen – Apel Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) digelar Polres Kebumen. Apel diikuti oleh warga masyarakat Kebumen melalui perwakilan tiap-tiap kecamatan dan digelar di lapangan tenis indoor Polres Kebumen, Selasa 14 Maret 2023.

Kapolres kebumen AKBP Burhanuddin melalui amanat yang dibacakan oleh Kaurbinopsnal Sat Binmas Iptu Joyo Suharto mengatakan, Apel Satkamling untuk memantapkan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat secara swakarsa.

“Apel ini juga bertujuan untuk melihat kesiapsiagaan kita dalam upaya meningkatkan pam swakarsa, guna menjamin keamanan yang kondusif,” jelas Iptu Joyo.

Lanjut Iptu Joyo, apel ini juga sekaligus sebagai evaluasi sejauh mana keberhasilan dan sistem mana yang perlu diperbaiki untuk mewujudkan keamanan mandiri. Karena, menurut Kapolres, keberhasilan dalam menciptakan situasi kondusif tidak terlepas dari besarnya partisipasi seluruh masyarakat baik yang berupa kelompok Satkamling ataupun kelompok potensi masyarakat lainnya.

Selain itu melalui amanat itu pula, Kapolres memerintahkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang melekat di desa-desa agar bisa menjadi motor penggerak aktivitas komponen masyarakat dalam menciptakan keamanan desa.

Di tengah keterbatasan personel, maka peran masyarakat juga sangat vital sekali dalam mewujudkan hal itu.

Lanjut Iptu Joyo, sinergitas antara masyarakat dan personel Bhabinkamtibmas harus terus ditingkatkan dengan melakukan kegiatan pam swakarsa.

“Kegiatan Sat Kamling yang telah dilakukan masyarakat, berdasarkan evaluasi kami sangat menunjukkan perkembangan yang sangat positif dalam menciptakan keamanan. Jadi kita harus selalu bersinergi dalam mewujudkan hal tersebut termasuk Bhabinkamtibmas,” tandasnya.

Jauh sebelum Sat Kamling dilaksanakan, Sat Binmas Polres Kebumen telah menggelar lomba Satkamling tingkat Polres Kebumen.

Lomba Sat Kamling dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan warga masyarakat saat melaksanakan ronda malam di tiap-tiap desa sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Ada beberapa kriteria penilaian dalam lomba itu. Namun yang paling penting adalah bagaimana masyarakat faham tugas dan tanggung jawabnya saat melaksanakan ronda malam jika ditemui gangguan kamtibmas serta pencegahannya.

Polsek Purbalingga Pertemukan Pemuda Berkebutuhan Khusus yang Tersesat dengan Keluarganya

Purbalingga – Polsek Purbalingga menyerahkan pemuda berkebutuhan khusus yang ditemukan tersesat di wilayah Kecamatan/Kabupaten Purbalingga kepada keluarganya. Penyerahan dilakukan di Mapolsek Purbalingga, Selasa (14/3/2023) siang.

Kapolsek Purbalingga AKP Siswanto mengatakan pihaknya mendapat penyerahan pemuda berkebutuhan khusus yang ditemukan tersesat di Jalan Isdiman Purbalingga. Pemuda tersebut diserahkan pada Senin (13/3/2023) malam.

“Mendapati penyerahan tersebut, kemudian kami berusaha mendapatkan informasi pihak keluarganya,” jelas kapolsek.

Disampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh pemuda tersebut mengaku berasal dari Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Oleh karenanya kami langsung menghubungi Polsek Wiradesa untuk mencari dan menginformasikan kepada pihak keluarganya.

“Keluarga pemuda tersebut akhirnya dapat diketahui dan pada hari ini datang ke Polsek PurbaIingga untuk menjemput,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, setelah keluarganya datang kemudian pemuda tersebut diserahkan. Penyerahan dilakukan oleh petugas dari Polsek Purbalingga kepada kakak pemuda tersebut.

Budi Hartono selaku kakak pemuda tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu mempertemukan adiknya. Menurutnya dengan bantuan pihak kepolisian adiknya yang pergi dari rumah dapat ditemukan di wilayah Kabupaten Purbalingga.