Jakarta – Selasa 28 Februari 2023, Jaksa Agung Burhanuddin didampingi Kepala Biro Umum, Asisten Khusus Jaksa Agung, dan Asisten Umum Jaksa Agung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kejaksaan negeri di wilayah Jawa Barat yakni Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Kejaksaan Negeri Cibinong, dan Kejaksaan Negeri Depok.
Adapun inspeksi tidak terjadwal ini dilakukan untuk melihat kesiapan aparatur di tingkat kejaksaan negeri terkait dengan pelayanan publik, kegiatan operasional kantor, dan penegakan hukum di daerah. Hal menarik yang menjadi sorotan Jaksa Agung adalah menumpuknya barang bukti menunjukkan adanya proses eksekusi terhambat, terutama mengenai pengembalian dan pelelangan barang bukti di daerah. “Ini harus cepat dicarikan solusinya, sebab tidak boleh ada hak-hak pemilik barang bukti dihambat. Selain itu, barang bukti yang belum dilelang agar segera dilelang supaya masuk dalam PNBP,” ujar Jaksa Agung Burhanuddin.
Jaksa Agung juga mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan mengefektifkan program Jaksa Menjawab di setiap pusat keramaian. “Hal ini penting agar keberadaan Jaksa di masyarakat dirasakan manfaatnya. Saya juga berharap agar para Jaksa sering menengok masyarakat sehingga masalah-masalah hukum dapat ditanggulangi sejak dini, dan mitigasi kriminilitas di wilayah hukum saudara cepat mendapatkan solusinya,” ujar Jaksa Agung.
Dari 3 kejaksaan negeri yang dikunjungi, secara keseluruhan Jaksa Agung menyatakan masih perlu dioptimalkan pelayanan publiknya, walaupun secara umum beberapa telah berjalan dengan baik.
Dalam rangka melaksanakan pengawasan (monitoring) di setiap kejaksaan negeri, Jaksa Agung akan mendatangi langsung satuan kerja baik di dalam maupun luar pulau Jawa tanpa pemberitahuan dan jadwal yang ditentukan. Hal ini dilaksanakan agar setiap kejaksaan negeri dan cabang kejaksaan negeri di daerah selalu dalam keadaan siap siaga terutama dalam hal pelayanan publik, karena kami menyadari pasti ada kekurangan dan juga belum optimal dalam pelayanan di daerah apabila tidak ada pemantauan. Oleh karenanya, inspeksi mendadak ini adalah solusi yang efektif untuk kesiapsiagaan aparatur di daerah. (K.3.3.1)
Jaksa Agung Burhanuddin: Menekankan Disiplin Pegawai adalah Kunci Membangun Aparatur Profesional
KASAL; Berputarnya Roda Sebuah Organisasi Akan Bertumpu Pada Kemampuan Sumber Daya Manusianya
Jakarta, 28 Februari 2023 —– Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan kerja (Kunker) Ketua Yayasan Nala Laksda TNI (Purn) Ken Tri Basuki, M.Sc., di Ruang Tamu, Gedung R.E. Martadinata, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/02).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk membahas program kerja Yayasan Nala khususnya peningkatan kualitas dalam bidang pendidikan. Selain juga sebagai silaturahmi antara Yayasan Nala dengan TNI Angkatan Laut khususnya kepada Kasal selaku Pembina Yayasan Nala. Dalam kunjungan kerjanya, Ketua Yayasan Nala hadir bersama dengan Laksda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M.
Sementara Kasal didampingi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Inspektur Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal) Laksda TNI Sunaryo, Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Laksda TNI Tunggul Suropati, dan Sekdisdikal Kolonel Laut (E) Frankie Oktolim Madethen.
Dalam berbagai kesempatan, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menekankan pentingnya Pendidikan sebagai bagian peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.
Yayasan Nala didirikan pada tahun 1987 sebagai wujud peran serta TNI Angkatan Laut dalam pembangunan di bidang pendidikan, sebagai wadah untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi generasi penerus sesuai dengan sistem pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.
Yayasan Nala bergerak dalam bidang Pendidikan dan saat ini mengelola berbagai perguruan tinggi yakni Universitas Hang Tuah Surabaya, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surabaya, STIKES Tanjung Pinang, Politeknik Hang Tuah Jakarta, Sekolah Pelayaran Aman Jaya, dan Rumah Sakit Gigi Mulut Nala Husada.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Dugaan Pungli Di Pembangunan Pasar Ciasem, oleh Oknum PT.Andira Dua Bersaudara Pedagang Minta APH dan Pemkab Tindak Tegas
Subang – Dugaan Pungutan liar (Pungli) di Pasar Ciasem ramai dibicarakan karena tidak adanya Badan Hukum Kabar tersebutpun ramai diperbincangkan publik dan di ruang lingkup para pedang pasar.
Pada puncaknya menimbulkan keresahan, puluhan korban pungli meminta kepada jajaran terkait agar segara dilakukan penindakan,ujar salah satu Narasumber yang tuda mau ditulis indentitasnya kepada awak media, Selasa (28/02/2023)
Seperti apa sih Pungli di Pasar Ciasem kabupaten Subang? Pungli itu ternyata menyasar kepada para pedagang kaki lima yang tidak punya kios, bisa disebut juga pedagang makanan dan minuman (Mamin). Para pedagang kecil itu dimintai uang untuk panjer tempat, yang sudah di sediakan oleh PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA, yaitu pelaksana dan pemborong yang membangun pasar Ciasem, besar pungutannya bervariasi, mulai Rp.2 jt sampai Rp. 10 jt. Dan ada juga beberapa orang yang di pungut uang nya untuk panjar tempat tapi tidak menggunakan kwitansi atau tanda pembayaran, yang nilainya pun sampai puluhan juta, ungkap salah satu pedagang.
Beberapa pedagang pasar dan puluhan tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan nama lengkapnya mengaku bahwa pungli itu benar terjadi. bahwa para calon pedagang kaki lima dimintai uang dan besar punglinya pun sangat pantastis dari muali *2 jt sampai puluhan juta* oleh pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* dan oknum yang disebut mantan petugas pasar Ciasem. Beber sumber yang tidak mau di sebutkan namanya.
Menurut *Agus Hidayat* Pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* selaku pemborong/Pengembang Pasar Ciasem, Sewaktu MOU di Dinas terkait untuk membangun dan mengelola pasar Ciasem, prihal jika beli pedagang kaki lima itu sudah hak mutlak dan wewenang PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA.
Bahkan menurutnya, Lahan yang di jadikan pasar dan di bangun oleh nya itu, Dia hanya menyewa ke Pemda subang harga Persatu meter nya 93.000 Luas tanah nya 35.000 meter (93.000x 35.00=325.500.000) semua pedagang kaki lima yang ingin buka lapak di sini wajib bayar tempat dan ada 15 tempat yang sudah sya sediakan dan baru ada 4 orang yang memberikan DP persatu orang nya 5jt itupun memakai kwitansi resmi yang bertuliskan PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA,dan terkait para pedang yang sudah di mintain uang untuk bayar lapak di pasar Ciasem tanpa adanya kwitansi dari PT saya, itu diluar tanggung jawab saya. Jelas *Agus Hidayat*
Tapi ironisnya penjelasan dari *Agus Hidayat* pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* Sungguh berlawan dengan fakta di lapangan hasil tim media yang menggali konfirmasi pari para korban pungli dan tokoh masyarakat di sekitaran pasar Ciasem, Yang di katakan Agus Hidayat persatu kwitansi 5 jt, pada kenyataannya di kwitansi milik dari salah seorang korban pungli, jelas tertulis 10 jt yang bertuliskan *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA.
Kepada Media para korban pungli dan ratusan tokoh masyarakat di sekitar pasar Ciasem minta Aparatur penegak hukum (APH) mengusut dan menindak tegas para pelaku pungli tandas Narasumber.
Warga Geger Akibat Ditemukan Seorang Bayi yang Dibuang,” Kini Polisi Kejar Pelakunya
Kuburaya Kalbar- Kembali Heboh, Warga menemukan Bayi berkelamin Wanita di buang di dalam tempat pembuangan sampah di Komplek Batara II Rt.09 Rw.01 Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Selasa 28 Februari 2023 jam 10.00 Wib.
Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade pada saat dikonfirmasi membenarkan penemuan bayi berkelamin perempuan di lokasi pembuangan sampah Komplek Batara II Rt.09 Rw.01 Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya.
Ade menerangkan bayi tersebut ditemukan pada saat Syahrieh (50) warga Komplek Batara II pulang dari sawah, pada saat di lokasi pembuangan sampah Syarieh mendengar tangisan seorang bayi, karena takut ia melaporkan kejadian itu ke Ketua RT, terang Ade saat menerangkan kronologi penemuan bayi hidup tersebut
“ Mendapatkan laporan dari warganya, Ketua RT (Suwandi) dan Syarieh bergegas ke lokasi tersebut, di dapati sumber tangisan itu berasal dari bungkusan kantong plastik hitam, setelah di buka oleh Suwandi ternyata didalamnya terdapat seorang bayi yang masih hidup, berplasenta dan berlumuran darah, dengan tergesa-gesa Suwandi dan Syarieh membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Bersalin Nabasa di Jalan Sungai Raya Dalam Kecamatan Pontianak Tenggara guna memberikan pertolongan pertama kepada bayi malang ini, selanjutnya Suardi melaporkan peristiwa tersebut ke Bhabinkamtibmas Sungai Raya Dalam, kata Ade.
“ Pastinya bayi ini dibuang oleh orang tuanya yang tidak bertanggung jawab. Petugas sudah melakukan olah TKP dan mencari informasi kepada warga sekitar, saat ini petugas sedang mengusut pelaku yang tega membuang bayi yang tak memiliki dosa tersebut, pungkas Ade
Kasus pembuangan bayi ini sudah yang keenam kalinya di Kabupaten Kubu Raya dimana satu kasus sudah terungkap, kami mohon kepada warga yang memiliki informasi bantu kami dengan cara memberikan informasi kepada petugas Polres Kubu Raya atau petugas Kepolisian terdekat sehingga kasus pembuangan bayi ini dapat cepat terungkap, pinta Ade.
Resmikan Gedung Polsek Pelabuhan Dwikora, Kapolda Kalbar Harap Tidak Ada Lagi Penyelundupan Narkotika Lewat Perairan
Pontianak Kalbar- Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro meresmikan Gedung Polsek Pelabuhan Dwikora Pontianak di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak pada Selasa 28 Februari 2023.
Peresmian gedung Polsek tersebut dihadiri juga General Manager PT. Pelindo (Persero) Hambar Wiyadi, Kakanwil DJBC Imik Eko Putro, Ka KSOP Pontianak Kelas II Mozes I Kareang, Pejabat Utama Polda Kalbar serta Instansi Terkait lainnya.
Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro mengucapkan terimakasih atas bantuan dari PT. Pelindo yang sudah membantu pembangunan Kantor Kepolisian Pelabuhan Dwikora ini.
“Dengan dibangunnya Polsek Kawasan Dwikora yang baru ini kedepannya diharapkan ada sinegritas yang erat di kawasan disini,” jelas Kapolda Kalbar.
Ia menegaskan agar polsek nantinya selalu memberikan perlindungan, pengayoman kepada masyarakat khususnya di wilayah sekitar pelabuhan, serta selalu merawat dan memelihara kantor ini dengan baik.
“Harus berikan harkamtibmas kepada masyarakat dan aktivitas di pelabuhan baik pembongkaran barang, pengiriman transportasi masyarakat dan lainnya, upayakan tegas dalam penegakan hukum, supaya memberi efek jera, penegakan hukum diperlukan untuk keadaan terdesak saja, bisa dilaksanakan restorative justice dan mediasi jika itu lebih baik dan paling penting lagi memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pelabuhan Dwikora ini tidak boleh lengah terhadap pengiriman narkoba yang meresahkan masyarakat. Saling bekerja sama untuk memberantas narkoba khususnya jalur perairan.
Dengan diresmikannya Polsek Pelabuhan Dwikora Pontianak diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Polsek Pelabuhan Dwikora Pontianak akan menjadi basis dari kegiatan operasional polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, serta membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang terkait dengan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, General Manager PT. Pelindo Regional 2 Pontianak juga menjelaskan, bahwa hari ini kantor dwikora diresmikan, semoga kedepannya bisa menjadi pelayanan keamanan bagi masyarakat.
“Pembangunan kantor ini dari bulan Februari sampai dengan bulan Desember 2022, dan dengan dibangunnya Polsek Pelabuhan Dwikora ini sebagai sarana untuk bersama-sama meningkatkan sinegritas untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap semoga dibangunnya gedung pelabuhan dwikora dapat memberikan dampak yang positif.
Dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, maka Polsek Pelabuhan Dwikora sudah siap beroperasi melayani masyarakat yang beraktivitas diwilayah pelabuhan dan sekitarnya.
Pimpin Sertijab Irwasum, Kapolri Gelorakan Tingkatkan Kepercayaan Publik
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Irwasum Polri dari Komjen Agung Budi Maryoto ke Komjen Ahmad Dofiri.
Di awal sambutannya, Sigit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komjen Agung Budi Maryoto yang telah memasuki masa pensiun sebagai Pati Polri, atas dedikasi serta loyalitasnya terhadap Korps Bhayangkara selama ini.
“Tentunya dalam kesempatan ini saya, secara khusus mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya pada Pak Irwasum Polri (Komjen Agung Budi Maryoto) yang sampai dengan hari terakhir ini, beliau sangat luar biasa dalam menunjukan dedikasi dan loyalitas,” kata Sigit di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Februari 2023.
Menurut Sigit, semangat, loyalitas dan dedikasi Komjen Agung Budi Maryoto, harus dijadikan contoh bagi seluruh generasi penerus Polri. Sepanjang kariernya, kata Sigit, Agung Budi telah menorehkan berbagai prestasi, diantaranya mempertahankan WTP sembilan kali berturut-turut, melakukan perbaikan sistem di bidang pengawasan, manajemen, anggaran dan keuangan.
Bahkan setelah purna-tugas, Itwasum Polri telah melaunching sistem manajemen risiko. Oleh karenanya, Sigit berharap, hal positif itu harus dipertahankan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi kedepannya.
“Tentunya apa yang telah Pak Irwasum torehkan menjadi legasi bagi kita semua. Dan saya harap Pak Irwasum yang baru bisa pertahankan dan tentu harapannya dijaga dan ditingkatkan,” ujar Sigit.
Lebih dalam, Sigit menekankan, semua hal positif yang dilakukan itu bertujuan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan harapan mampu meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Utamanya karena kita saat ini sedang menghadapi situasi yang tentunya semua rekan-rekan tahu kita dihadapkan dengan dinamika yang menurunkan tingkat kepercayaan publik dan saat ini tentunya kita semua harus solid, kerja sama, dan kerja keras untuk mengembalikan kepercayaan publik,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.
Sigit pun memaparkan langkah konkret yang harus dilakukan oleh seluruh personel Kepolisian guna meraih kembali tingkat kepercayaan publik terhadap Polri, yang sempat mencapai tingkat tertinggi.
Untuk meningkatkan kepercayaan publik, Sigit menginstruksikan kepada seluruh personel Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, melakukan sentuhan langsung kepada masyarakat serta memberikan respons cepat kepada seluruh warga yang membutuhkan rasa keadilan.
“Dan ini tentunya harus kita gelorakan. Saya kira ini PR yang harus terus kita kerjakan bersama. Sehingga mudah-mudahan kita segera bisa reborn mengembalikan kembali kepercayaan publik,” tutur Sigit.
Meraih kembali tingkat kepercayaan publik, kata Sigit, menjadi hal penting untuk Polri kedepannya semakin memantapkan dalam rangka mengawal dan menghadapi seluruh agenda nasional maupun internasional. Terlebih lagi, dalam hal persiapan mengamankan tahapan Pemilu serentak tahun 2024.
“Karena ke depan kita sudah masuk ke dalam tahapan Pemilu yang tentunya kita butuhkan effort yang luar biasa dari institusi Polri. Kuncinya kepercyaaan publik harus kita raih kembali,” papar Sigit.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Sigit berharap kepada Agung Budi Maryoto tetap bisa memberikan masukan serta saran kepada generasi penerus Polri kedepannya.
“Terima kasih atas dukungannya selama ini, Pak Irwasum sekali lagi, terima kasih banyak dan bagi kami walaupun bapak sudah pensiun bapak adalah keluarga besar Polri yang setiap saat kami tunggu masukannya, dukungannya terhadap institusi Polri tentu terus kita harapkan. Terima kasih,” tutup Sigit.
Diduga Ada Pungli Di Pembangunan Pasar Ciasem, PT.Andira Dua Bersaudara: Jual Beli Tempat Untuk Kaki Lima Itu Hak Saya !!!
Subang – Dugaan Pungutan liar (Pungli) di Pasar Ciasem ramai dibicarakan karena tidak adanya Badan Hukum Kabar tersebut pun Ramai di berbincang kan di ruang lingkup para pedang pasar, Masyarakat dan juga Publik hingga akhirnya menimbulkan keresahan, puluhan Korban Pungli meminta kepada jajaran terkait agar segara dilakukan penindakan. Selasa (28/02/2023)
Seperti apa sih Pungli di Pasar Ciasem kabupaten Subang? Pungli itu ternyata menyasar kepada para pedagang kaki lima Yang tidak Punya kios bisa disebut juga pedagang makanan dan minuman (Mamin) Para pedagang kecil itu dimintai uang untuk panjar tempat, yang sudah di sediakan *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* pemborong yang membangun pasar Ciasem, Besar Pungutannya berfareasi, dari mulai 2 jt sampai 10 jt, Dan ada juga Beberapa orang yang di pungut uang nya untuk panjar tempat tapi tidak menggunakan kuwetansi dan nilainyapun puluhan juta.
Beberapa pedagang pasar dan puluhan tokoh masyarakat yang tidak mau disebutkan nama lengkapnya mengaku bahwa pungli itu benar terjadi. bahwa para calon pedagang kaki lima dimintai uang dan besar punglinya pun sangat pantastis dari muali *2 jt sampai puluhan juta* oleh pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* dan oknum yang disebut mantan petugas pasar Ciasem. Ungkap sumber yang tidak mau di sebutkan namanya
Menurut *Agus Hidayat* Pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* Selaku pemborong/Pengembang Pasar Ciasem, Sewaktu MOU Di dinas Terkait Untuk membangun dan mengelola pasar Ciasem, prihal jika beli pedagang kaki lima itu sudah hak mutlak dan wewenang *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* Bahkan menurutnya, Lahan yang di jadikan pasar dan di bangun oleh nya itu, Dia hanya menyewa ke Pemda subang harga Persatu meter nya 93.000 Luas tanah nya 35.000 meter (93.000x 35.00=325.500.000) semua pedagang kaki lima yang ingin buka lapak di sini wajib bayar tempat dan ada 15 tempat yang sudah sya sediakan dan baru ada 4 orang yang memberikan DP persatu orang nya 5jt itupun memakai kuwetansi resmi Yang bertuliskan *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* terkait para pedang yang sudah di di mintain uang untuk bayar lapak di pasar ciasem tanpa adanya kuwetansi dari PT saya itu diluar tanggung jawab saya. Jelas *Agus Hidayat*
Tapi ironisnya penjelasan dari *Agus Hidayat* pemilik *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* Sungguh berlawan dengan fakta di lapangan hasil dari konfirmasi
Ke para korban pungli dan tokoh masyarakat di sekitaran pasar ciasem, Yang di katakan *Agus Hidayat* Persatu kuwetansi 5 jt, pada kenyataannya di kuwetansi milik dari salah seorang korban pungli, jelas tertulis 10 jt yang bertuliskan *PT.ANDIRA DUA BERSAUDARA* para korban pungli dan ratusan tokoh masyarakat di sekitar pasar Ciasem minta Aparatur penegak hukum (APH) mengusut dan menindak tegas para pelaku pungli. Ungkap korban Pungli dan para tokoh masyarakat secara bersama-sama. (Bagus)
Hujan Angin di Bukateja, Sebelas Rumah Warga Rusak
Purbalingga – Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga Selasa (28/2/2023) sore, Akibat kejadian tersebut, sebelas rumah warga di dua desa mengalami kerusakan.
Kapolsek Bukateja Iptu Rohmat Setyadi mengatakan hujan deras disertai angin kencang terjadi di dua desa yakni Desa Kebutuh dan Desa Kutawis. Akibatnya sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atapnya.
“Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun ada 11 rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atapnya,” jelas kapolsek.
Disampaikan bahwa total ada 11 rumah yang rusak pada bagian atapnya di dua desa tersebut. Dengan rincian tujuh rumah di wilayah RW 2 Desa Kebutuh dan empat rumah di wilayah RW 10 Desa Kutawis.
“Walaupun tidak ada korban jiwa namun kerugian materil keseluruhan akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp. 8 juta,” katanya.
Kapolsek menambahkan terkait kejadian tersebut, langsung dilakukan upaya penanganan oleh petugas dari kepolisian bersama dengan warga desa setempat. Dilakukan pembersihan atap rumah yang berserakan terbawa angin. Sebagian kerusakan atap juga langsung dilakukan perbaikan oleh warga.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada bencana alam seperti angin kencang. Mengingat saat ini sering terjadi cuaca ekstrem,” pesan kapolsek.
Sugeng Teguh Santoso Dipanggil Polisi, IPW Desak Kapolri Copot Dirkrimsus Polda Sulsel, Wilson Lalengke: Polisi Hobi Kriminalisasi Warga
Jakarta – Kapolri harus mencopot Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Helmi Kwarta Kusuma Putra atas penyalahgunaan kewenangan penyidikan karena bertindak sewenang wenang alias gelap mata memanggil Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, untuk dijadikan saksi perkara Dirut PT. CLM, Helmut Hermawan.
Pencopotan harus dilakukan karena Kombes Helmi Kwarta Kusuma Putra telah menghianati ucapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan bahwa siapa pun yang berani memberikan kritik paling pedas kepada Polisi akan menjadi sahabat Kapolri. “Saya sampaikan bahwa yang berani mengkritik paling pedas untuk polisi itu jadi sahabatnya Kapolri,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, seperti yang dikutip viva.co.id pada Selasa, 20 September 2022.
Kritik tersebut, seperti dilansir Viva.co.id, dibutuhkan karena Kapolri ingin memberikan ruang kepada publik dan juga ingin mengetahui apa saja yang ada di pikiran masyarakat tentang kepolisian. “Saya ingin memberi ruang kepada masyarakat untuk kita betul-betul ingin tahu apa sih yang dipikirkan masyarakat tentang polisi,” ucapnya lagi.
Hal tersebut juga diajarkan Kapolri kepada para anggotanya agar bisa mengetahui apa yang dirasakan masyarakat dan memperbaikinya jadi lebih baik lagi. “Ini juga yang saya ajarkan pada anggota, ini loh yang masih dirasakan, ini yang harus kita perbaiki jangan istilahnya buruk muka cermin dibelah,” pungkasnya.
Oleh sebab itu, pemanggilan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso sebagai saksi dari perkara Helmut Hermawan yang ditangkap dan ditahan Ditreskrimsus Polda Sulsel sejak 23 Februari 2023 dan mengkaitkan dengan rilis IPW 23 Februari 2023 adalah ngawur dan bentuk kepanikan menghadapi tekanan.
IPW sesuai rilis-rilisnya yang secara sah dikeluarkan oleh ketuanya, Sugeng Teguh Santoso adalah bertindak sebagai pemantau kinerja kepolisian yang diantaranya menyangkut dugaan penyalahgunaan kewenangan termasuk oleh Dirkrimsus Polda Sulsel. Peran nyata, ketidak profesionalan dan penyalahgunaan wewenang Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Helmi Kwarta Kusuma Putra terhadap laporan polisi oleh anggota polisi nomor: LP/A/421/XI/2022/DITKRIMSUS/SPKT POLDA SULSEL tertanggal 16 November 2022. Sedang laporan model A itu langsung dinaikkan status sidiknya pada hari yang sama tanggal 16 November 2022 dengan nomor sprindik: Sp. Sidik/84.a./XI/2022/Ditreskrimsus.
Namun, dengan adanya laporan ke Propam Polri, salah satunya tentang adanya kesamaan tanggal laporan polisi dengan naiknya sidik oleh Ditkrimsus Polda Sulsel membuat direkturnya “gelagapan” sehingga dibuatlah sprindik baru Nomor: Sp.Sidik/84.a.1/I/2023/Ditreskrimsus, tanggal 30 Januari 2023. Ini merupakan bentuk akal-akalan penanganan kasus pencaplokan usaha tambang nikel PT. CLM yang semula milik Helmut Hermawan dan dirampas kubu Zainal Abidinsyah Siregar.
Oleh sebab itu, pemanggilan Sugeng Teguh Santoso sebagai saksi dalam LP Nomor: LP/A/421/XI/2022/DITKRIMSUS/SPKT POLDA SULSEL tertanggal 16 November 2022 sama sekali tidak tepat karena bertentangan dengan KUHAP. Apalagi, rujukan permintaan keterangan berdasar rilis IPW 23 Februari 2023 yang isinya adalah sikap kelembagaan IPW mengkritisi dugaan penyalahgunaan kewenangan Dirkrimsus Polda Sulsel. Panggilan tersebut diberi judul panggilan I artinya bisa diduga bila Sugeng Teguh Santoso tidak hadir akan dimainkan kewenangan dengan panggilan II, yang bila tidak dihadiri akan dijemput paksa, sekedar untuk mengintimidasi pihak yang dipanggil.
Saksi adalah orang yang akan memberikan keterangan tentang fakta peristiwa tindak pidana sesuai tempus dan lokus serta peristiwa. Sementara Sugeng Teguh Santoso tidak berada pada tempat dan waktu atau terlibat dalam peristiwa dalam LP Nomor: LP/A/421/XI/2022/DITKRIMSUS/SPKT POLDA SULSEL tertanggal 16 November 2022.
Untuk itu, pemanggilan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso sebagai saksi sangatlah ngawur dan diduga penyalahgunaan kewenangan serta sekaligus sebagai bukti dugaan kriminalisasi yang selalu digunakan Dirkrimsus dalam kasus ini.
IPW mengakui dalam beberapa rilisnya, mengkritisi adanya kedudukan saudara Syamsudin Andi Arsyad alias H. Isam, dalam putaran kasus ini, juga dalam kaitan kasus suap konsultan pajak PT Jhonlin Baratama terhadap pejabat Ditjen Pajak senilai 3,5 juta dolar Singapore. Muncul pertanyaan apakah pemanggilan ini terkorelasi dengan sikap kritis IPW tersebut?
Yang pasti, pernyataan IPW adalah pendapat organisasi sehingga kalau mau diminta keterangan maka yang dapat diberikan adalah pendapat sesuai keahlian. Artinya sebagai saksi ahli bukan saksi fakta.
Berbagai media online telah mengutip rilis IPW tersebut. Seperti www.antaranews.com memberi judul: “IPW soroti penangkapan Dirut PT CLM oleh Polda Sulsel terkait IUP”, yang tayang Sabtu, 25 Februari 2023, 20:53 WIB. Sementara www.liputan6.com mengangkat judul: “Kata IPW usai Direktur Perusahaan Tambang di Sulsel Ditangkap Polisi” yang tayang 25 Februari 2023. Sedang www.tribunnews.com yang memberi judul: “IPW Soroti Penahanan Eks Dirut CLM oleh Polda Sulawesi Selatan, Harap Kapolri Memberikan Atensi”, yang tayang Kamis, 23 Februari 2023,18:08 WIB.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, menyarankan agar Polri tidak memperkeruh permasalahan yang sedang ditangani dengan terus-menerus menciptakan ketakutan terhadap para pengkritik institusi baju coklat yang dibiayai rakyat itu. “Saya sangat berharap kepada tuan-tuan di korps baju coklat agar sadar dirilah, kondisi lembaga Anda itu saat ini sudah sangat keropos oleh perilaku para oknum kebanyakan personil Polri penyalahguna kewenangan yang diberikan negara. Rakyat membiayai institusi Polri bukan untuk membungkam rakyat. Oknum polisi di Sulsel ini hobi sekali mengkriminalisasi warga yang menyuarakan kebenaran,” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini merespon pemanggilan Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, oleh Polda Sulsel. (STS/Red)
Para Tahanan Dicek Wakapolres Kebumen, Berikut Jadwal Besuk
Kebumen – Wakapolres Kebumen Kompol Bakti Kautsar Ali bersama dengan Kasihumas AKP Heru Sanyoto serta petugas piket jaga tahanan melakukan pengecekan para tahanan di Rutan Polres. Pengecekan dilakukan selepas apel pagi rutin, Selasa 28 Februari 2023.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas AKP Heru, pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi ruangan serta para tahanan.
“Pengecekan tahanan merupakan kegiatan rutin. Dari pengecekan itu, kita jadi mengetahui kondisi para tahanan, sert kondisi ruangan,” jelas AKP Heru.
Dari hasil pengecekan, seluruh tahanan yang berjumlah 27 orang, yang terdiri dari 24 tahanan Polres, dan 3 tahanan titipan Kejaksaan Negeri Kebumen dalam kondisi sehat.
Lanjut AKP Heru, dari pengecekan itu juga untuk memastikan tidak ada barang yang tidak semestinya masuk ke Rutan, seperti senjata tajam, korek api, serta barang lainnya untuk alasan keselamatan.
Para tahanan kini sudah bisa dibesuk oleh keluarga, pada hari Senin dan Kamis, dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
“Di luar hari dan jam besuk tersebut, jika ingin menitipkan barang bisa melalui petugas jaga. Nanti akan disampaikan ke yang bersangkutan,” pungkasnya.