Beranda blog Halaman 82

Lalulintas Lancar Kami Pun Senang,Masyarakat Ucapkan Terimakasih Kepada Polsek Serang Baru

Bekasi – Polsek Serang Baru terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Dengan melakukan kegiatan rutin melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, kegiatan tersebut bertempat di Pertigaan Bah Kilong dan Gerbang Delta Silicon 8 Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi.Selasa Pagi (12/08/2025)

Salah satunya yang di ungkapkan Slamet Supir Angkot kepada media mengatakan “Allhamdulilah semenjak di atur lalulintas oleh Polsek Serang Baru perjalanan juga aman lancar usaha juga ada pemasukan terus tiap hari walaupun sedikit-sedikit juga ,sewa nya pun lancar.

“Biasanya narik dua rit sekarang sampai tiga rit,sampai Cibarusah dan biasanya beli bensin 10 liter sekarang cuma lima liter” Allhamdulilah sisa narik bisa dibawa pulang,”ungkapnya Slamet.

Sambungnya Saya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada Polsek Serang,setiap pagi dan sore selalu melaksanakan pengaturan Lalulintas betul-betul melayani masyarakat lalulintas lancar kami pun senang,” pungkasnya Slamet.

(Red)

Warga Sokawera Resah, Arena Sabung Ayam Kamandaka Liga Pro Banyumas Diduga Jadi Sarang Judi dan Kerumunan!

Banyumas, Jawa Tengah – Warga Desa Sokawera, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dibuat resah dengan aktivitas sabung ayam yang diduga menjadi ajang perjudian terselubung. Arena sabung ayam yang mengatasnamakan “Kamandaka Liga Pro Banyumas” ini disinyalir telah beroperasi cukup lama dan menarik peserta dari berbagai daerah.

Menurut laporan warga yang enggan disebutkan namanya, kegiatan sabung ayam ini rutin digelar setiap hari Kamis dan Minggu. Pada hari Kamis, 7 Agustus 2025, arena ini menggunakan kode T3300, sementara pada Minggu, 10 Agustus 2025, menggunakan kode T55000. Pertandingan biasanya dimulai pukul 09.00 WIB.

“Kami sangat resah dengan adanya sabung ayam ini. Selain mengganggu ketertiban, kami khawatir ini menjadi sarang perjudian dan kerumunan yang berpotensi menyebarkan penyakit,” ujar salah seorang warga.

Arena sabung ayam ini diduga tidak hanya diikuti oleh warga lokal, tetapi juga dari luar kota, seperti Garut (Jawa Barat), Gombong (Kebumen), Gandrungmangu (Cilacap), hingga Yogyakarta. Hal ini semakin menambah kekhawatiran warga akan dampak negatif yang ditimbulkan.

Warga berharap pihak berwajib segera bertindak tegas membubarkan arena sabung ayam ini dan menindak para pelaku perjudian. Mereka juga meminta pemerintah daerah untuk lebih serius dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Kami mohon kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan. Jangan sampai keresahan ini terus berlarut-larut dan menimbulkan masalah yang lebih besar,” tegas warga.

Red”

Kejaksaan Agung Memeriksa 3 Orang Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

Senin 11 Agustus 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 3 (tiga) orang saksi,
terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan
produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama
(KKKS) tahun 2018 s.d. 2023, berinisial:
1. MS selaku VP Legal Counsel Downstream.
2. ESM selaku Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) periode 22 November 2019 s.d.
31 Desember 2023.
3. DEHL selaku Direktur PT Kalimantan Prima Persada.

Adapun ketiga orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana
korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub

Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama Tersangka
HW dkk.
Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan
dalam perkara dimaksud.

Jakarta, 11 Agustus 2025
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
Redd”ANANG SUPRIATNA, S.H., M.H.

Indonesia Game Experience (IGX) Surabaya 2025: Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Ekonomi Kreatif

Surabaya – Setelah sukses menyelenggarakan Indonesia Game Experience (IGX) Banten 2025 di TangCity Mall, Tangerang, pada 17-20 Juli 2025, festival Gim dan teknologi terbesar di Indonesia kini hadir di Surabaya dengan skala yang lebih besar.

IGX Surabaya 2025 akan berlangsung di Fairway Nine Mall pada 14-17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan RI.

Acara ini merupakan bagian dari roadshow nasional yang akan menjangkau lima kota besar: Tangerang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.

IGX Surabaya 2025 tidak hanya menjadi wadah bagi komunitas gim, tetapi juga platform strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan teknologi, dan pelestarian budaya.

Acara ini berkolaborasi dengan Ethnic Indonesia Festival 2025, menciptakan perpaduan sempurna antara dunia gim, e-sports, teknologi digital, dan kekayaan budaya Nusantara.

Kegiatan ini akan dibuka secara resmi pada Kamis, (14/8/2025) pukul 10.00 WIB di Main Atrium, Lantai 2, Fairway Nine Mall, Surabaya.

Pembukaan bakal dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci dari pemerintah, industri, dan budaya, di antaranya:
• Ahmad Mahendra, M.Tr.AP (Direktur Jendral Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kemenbud RI)
• Ir. H. AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, M.IP (Anggota DPD RI / MPR RI Dapil Jatim)
• Armuji (Wakil Wali Kota Surabaya)
• H. Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP (Ketua KADIN Jawa Timur)
• Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky) (Ketua Umum DPP APTIKNAS & Sekjen DPN PERATIN)
• Laksma TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. (Tokoh Maritim & Budaya Nasional)
• Fanky Christian (Sekjen APTIKNAS & Pengurus AGKDI)
• Andi Mulja Tanudiredja (Direktur PT. MDC & Partner Taiwan Excellence / TAITRA)
• Ageng Permadi (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Timur)
• Kanjeng Pangeran Haryo DR.H. Andi Budi SH,. M IKOM Sentono R (Perwakilan Kraton Surakarta, Pemerhati Budaya)
• Kombes Pol Agung Budi Leksono. Sh. SIK.MPd. (Direktur Intelkam Polda Kepri)
• KRA Rivo Cahyono Setyonegoro (Ketua Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi)
• Agelika Putri (Sekjen APGI & Ketua Komtap Teknologi Finansial & Inovasi Pembayaran Digital DPP APTIKNAS)
• Dudung Rudi Hendratna (Kakanwil DJKN Jawa Timur)
• Widianto (Kepala Bidang lelang DJKN Jawa Timur)
• Mohammad Chifni (Kepala Seksi Bimbingan Lelang I DJKN Jatim)
• Kolonel Marinir Kanjeng Raden Mas Panji Sunardi Suryo Kusumo, S.E., M.M.
• Hendri Andrigo (Ketua Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia/ AGKDI)
• Annisa Hidayati, SH., (Ketua DPD PERATIN Jawa Timur)

Rangkaian Acara Unggulan di IGX Surabaya 2025

Memasuki era baru hiburan digital, IGX 2025 menghadirkan serangkaian kompetisi e-sports bergengsi yang siap memacu adrenalin.

Sebanyak lebih dari 1.500 gamer akan bertanding dalam berbagai kategori gim ternama seperti Mobile Legends, Free Fire, dan Counter-Strike, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta.

Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis melalui pendaftaran di platform resmi IGX.

Mengusung tema visioner “Digital Intelligence for Urban Innovation: ICT & AI for Smart Governance, Education, and Industry”, APTIKNAS Tech Summit edisi ke-6 akan menjadi wadah diskusi kelas tinggi tentang penerapan ICT & AI.

Even berskala nasional ini akan menghadirkan juga narasumber terkemuka dari kalangan pemerintah, akademisi, dan industri, termasuk:
* Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum APTIKNAS & Sekjen PERATIN)
* Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc. (Direktur Sarana Prasarana Kemenbud)
* Dr. Untung Lasiyono, M.Si. (Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
* Fanky Christian (Sekjen APTIKNAS)
* Vincent Suriadinata, S.H., M.H. (Mustika Raja Law Office)
* Ageng Permadi (Ketua APTIKNAS DPD Jawa Timur)
* Michael Edward (Perwakilan Giga Computing Indonesia)
* Malvino Sukamto (Seagate Product Specialist)
* Ridwan Fariz (AMD Technical Marketing Manager)
* Ony Prabowo (CEO Nusa Indo Technology)

Diskusi dalam APTIKNAS Tech Summit akan berfokus pada Implementasi AI untuk Smart Governance di pemerintahan daerah, Transformasi Digital Sektor Pendidikan Berbasis Cloud Computing, Integrasi IoT dalam Industri 4.0 Jawa Timur, serta Perlindungan Hukum Inovasi Digital (cyber law framework).

Selain itu, digelar pula Pameran Teknologi & Gaming Gear yang diikuti oleh lebih dari 20 merek IT ternama (Samsung, Acer, Hyte, Cube Sades, Telkomsel) yang akan memamerkan produk terbaru. Tersedia juga Zona VR/AR & Edu-Tech yang dapat dicoba secara langsung.

Acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan budaya dan UMKM, yang melibatkan lebih dari 50 UMKM lokal dalam Bazaar Budaya.

Ada juga pameran keris dan pusaka Nusantara bertajuk “Melestarikan Warisan, Menempa Masa Depan”, serta Cosplay Performance & Komunitas Kreatif dengan lebih dari 50 penampilan.

Visi dan Harapan di Balik IGX Surabaya 2025

Ir. Soegiharto Santoso, S.H., Ketua Umum APTIKNAS yang akrab disapa Hoky, menyatakan, “IGX 2025 adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas dalam membangun ekosistem digital Indonesia. Melalui roadshow ini, kami tidak hanya mempromosikan industri gim, tetapi juga mendorong transformasi digital di sektor pendidikan, pemerintahan, dan UMKM. Dengan menggabungkan teknologi, e-sports, dan budaya, kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya adalah pusat inovasi masa depan.”

Sementara itu, KRA Rivo Cahyono Setyonegoro selaku Ketua Yayasan Ethnic Indonesia menambahkan, “Melalui Ethnic Indonesia Festival, kami ingin mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. IGX 2025 adalah wujud nyata harmoni tersebut.”

Senada dengan hal itu, Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI & Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, mengatakan, “Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari gamer, develope*, akademisi, hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menjadikan Surabaya sebagai episentrum digital culture di Indonesia.”

IGX Surabaya 2025 bukan hanya sebuah festival, melainkan momentum strategis untuk membangun masa depan industri gim dan teknologi informasi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Sampai jumpa di Fairway Nine Mall pada 14-17 Agustus 2025. Mari bersama memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi. Ayo jadi bagian dari revolusi digital Indonesia!” ujar Hendri.

Seperti acara sebelumnya, kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan RI, Asosiasi Gim dan Konten Digital Indonesia (AGKDI), Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Payment Gateway Indonesia (APGI), Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Nasional (PERATIN), dan Fairway Nine Mall Surabaya. Acara ini juga didukung oleh para pakar dan pelaku industri TIK nasional maupun internasional.

Dukungan APTIKNAS untuk Generasi Pengusaha Muda

Hoky menegaskan komitmen APTIKNAS untuk terus membangun ekosistem digital yang holistik. “Selain IGX 2025, APTIKNAS dengan bangga mendukung penuh IFBEX 2025 – International Franchise and Business Exchange Expo sebagai bagian dari misi strategis kami dalam menciptakan generasi pengusaha muda yang harus memanfaatkan teknologi digital dalam bisnisnya.”

Acara ini akan diselenggarakan pada 28-30 November 2025 di Surabaya Convention Center (SCC). IFBEX 2025 dirancang sebagai platform percepatan bisnis yang terintegrasi secara digital, dengan rangkaian acara seperti:
* Pameran lebih dari 100 merek franchise, kemitraan, distributor, dan keagenan ternama dengan penawaran eksklusif yang menguntungkan.
* Sesi konsultasi bisnis privat 1-on-1 dengan pakar industri.
* Peluang networking dengan investor dan pengusaha ternama.
* Program insentif menarik, termasuk doorprize motor, emas, dan uang tunai.

Kegiatan tersebut menargetkan lebih dari 35.000 pengunjung dari kalangan pengusaha, investor, dan pemula bisnis.

Hoky mengimbau para pebisnis digital teknologi yang ingin mengembangkan usahanya untuk berpartisipasi dengan membuka booth di IFBEX 2025.

“Ini adalah momentum tepat bagi generasi muda Surabaya untuk #LevelUp menjadi pengusaha sukses melalui ekosistem bisnis digital yang kami bangun,” pungkas Hoky.

Red”

 

Mafia Tanah Meraja – Lela, Puluhan Lahan Kaplingan Milik Para Guru Raib Seketika

Bengkalis – Kurangnya ketegasan serta lemahnya pengawasan pemerintah desa setempat terkait pengawasan letak dan kepemilikan Lahan membuat bebasnya para Mafia Tanah meraja lela dan merugikan banyak pihak.

Seperti halnya yang dialami oleh para guru di wilayah kecamatan pinggir ini.

Dimana diduga akibat lemahnya pengawasan serta ketegasan aparat desa setempat membuat beberapa kaplingan milik para guru di kelurahan balai raja kecamatan pinggir yang sebelumnya masuk dalam wilayah kelurahan titian antui Kecamatan Mandau hilang seketika lantaran di gasak oleh Mafia tanah akibat perubahan status kepemilikan lantaran adanya pemekaran wilayah.

Akibat dari permainan Mafia tanah tersebut yang diduga secara terselubung berkemungkinan bekerja sama dengan beberapa oknum perangkat Desa/Kelurahan, sehingga membuat tanah kaplingan milik Para guru yang dulunya diambil secara kridit di tahun 2001 milik alm.Rifai selaku ahli waris dari alm m.saleh pemilik lahan yang sah dengan legalitas surat dasar tahun 1964 yang di teruskan SKGR pada tahun 2001 atas nama alm. wan amiruddin.

Dimana dari alm wan amirudin menjual secara keredit kepada beberapa guru sekolah yang mana lahan kaplingan hanya beberapa meter dari areal sekolah tersebut.

Namun setelah adanya pemekaran wilayah dari kecamatan Mandau berubah masuk kedalam wilayah kecamatan pinggir kepemilikan hal atas tanah yang dulunya diharapkan oleh para guru bisa menjadi tempat mendirikan bangunan atau usaha lainya sebagai bekal di hari tua pun sirna seketika lantaran tanpa mereka sadar tanah milik mereka yang selama ini mereka perjuangkan dan dibeli melalui hasil keringat tiba – tiba hilang dan berpindah kepemilikan lantaran status tempat tanah tersebut sudah berubah dikarenakan adanya pemekaran pada tahun 2013.

Menurut keterangan dari beberapa narasumber yang berhasil di himpun oleh tim media ini dilapangan mendapatkan informasi yang sangat luar biasa terkait adanya dugaan penyerobotan serta perampasan hak atas lahan milik para guru tersebut oleh Mafia tanah .

Bahkan trik yang diduga dimainkan oleh para Mafia Tanah tersebut dinilai tergolong sangat rapi dan terstruktur dalam mengelabui sepadan dan intansi terkait , Mulai dari menerbitkan surat imas tumbang dan di lanjutkan ke SHM pada tahun 2015.

Sehinga akibat dari kurangnya ketelitian dari para aparatur desa / kelurahan setempat terkait pengecekan status kebenaran kepemilikan sah atas lahan kaplingan tersebut membuat para guru tersebut mengalami kerugian yang lumayan banyak.

Mulai dari uang,waktu serta pengorbanan mereka selama ini dalam memperjuangkan serta mempertahankan hak mereka .

Ditambah lagi tidak adanya tindak lanjut dari aparat desa / kelurahan setempat atas laporan dugaan perampasan aset kepemilikan lahan mereka yang diduga secara nyata telah dirampas.

Padahal mereka sudah melaporkan hal tersebut namun sampai sekarang belum juga mendapatkan layanan dan tindak lajut dari intansi terkait baik di pihak kelurahan maupun kepolisian setempat hingga sampai 2 kali melapor ke polsek pinggir namun tidak menemukan titik terang.

Kepada awak media saat diwawancarai para guru tersebut sangat berharap sebesar besarnya kepada pihak terkait untuk memberikan keadilan dan tindak tegas kepada pelaku mapia tanah yang kerap meraja lela dan kami para guru siap menghadirkan para saksi sepadan yang di kelabui dan mantan lurah tahun itu serta beberapa tokoh lama yang mengetahui asal usul lahan tersebut agar di paparkan kebenarannya.

Red”

Di Duga Dana Di Gunakan Untuk Kepentingan Pribadi Oleh Kepala Desa Hingga milyaran Warga jadi Korban

Brebes, Jawa Tengah.
Berdasarkan hasil investigasi di desa Galuh timur kecamatan Tonjong kabupaten Brebes di temukan permasalahan tanah pribadi yang di jadikan pemindahan proyek TMD yang di perkirakan sampai 300 meter dalam hal ini di sampaikan oleh bapak Qomarudin selaku kepercayaan warga setempat yang di jadikan sebagai wakil dari warga saat di temui di rumah salah satu warga bapak Suwarno pada Senin 11/08/2025

Dalam hal ini juga di hadiri beberapa warga yang ikut terdampak dari perjanjian yang di duga dana sudah cair tapi tidak diserahkan ke pihak yang bersangkutan dan menjadi korban dalam hal ini di sebutkan bapak kades dengan dalih tanah di hibahkan untuk jalan tersebut,dan ternyata setelah tim dari LIN Lembaga Infestigasi Negara mencari kebenaran tersebut maka di temukan hal janggal melalui warga yang menyebutkan ada 3 warga yang tanahnya di gunakan untuk jalan tapi tidak ada kompensasi atau ganti rugi dari pihak desa dan tidak ada informasi apapun juga tidak ada sosialisasi ke warga sampai berita ini mencuat

Dengan kumpulnya para warga merasa di bohongi pihak PT BRIN (badan riset inovasi nasional)juga pihak desa yang melakukan proyek dengan menggunakan jalan yang di alihkan dari dasar surat hibah yang muncul di tahun 2019 sebagai acuan bahwa masyarakat terdampak menyerah dengan hibah maka kepala desa menjadikan surat tersebut sebagai dasar bahwa warga setuju tapi sebenarnya warga mengeluh tidak ingin tanahnya di ambil secara cuma cuma tanpa kompensasi apa apa

Berdasarkan hasil pertemuan yang di lakukan oleh tim investigasi di duga ada penyalahgunaan dana proyek oleh oknum kepala desa tersebut maka apa bila terbukti ini akan menjadi bom waktu yang bisa medak kapan saja dan pasti menjadi pertanggung jawaban kepada masyarakat yang harus di selesaikan secara hukum , dalam hal ini juga di sampaikan oleh sodara (S) yang siap menjadi garda depan untuk membantu masyarakat membantu dan mengembalikan hak milik tanah yang di ambil pihak desa tanpa ada kesepakatan sama pihak korban

Warga berharap ada kejelasan dengan tanah pribadi yang di ambil alih oleh pihak desa dengan ganti rugi yang sesuai dan tidak ada korban yang di rugikan dan apabila semua ini tidak segera di selesaikan maka pihak yang berwajib yang akan melanjutkan proses tersebut sampai ada penyelesaian yang jelas ungkapnya di sela pertemuan saat di kumpulkan. tim

Redaksi”

Terdakwa Alifah Dirasa Punya Beking Oknum TNI Nurwiyanti Meski Lelah Tetap Semangat Mencari Keadilan

Pati, 11 Agustus 2025, Enam saksi dihadirkan dalam sidang ke dua terdakwa Anifah kasus dugaan tindak pidana penipuan.
Nurwiyanti /Wiwit selaku korban hadir sebagai saksi dalam sidang mengungkapkan kerugian hingga 3.1 Milyar Rupiah. Nurwiyanti meski lelah tetap semangat hadapi lawannya yang dirasa kebal hukum karena dibekingi Oknum TNI.

Persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pati dipimpin Ketua Majelis Hakim Budi Aryono, didampingi hakim anggota Dian Herminasari dan Wira Indra Bangsa, serta Jaksa Penuntut Umum Danang Seftrianto ini mengungkap sejumlah fakta baru terkait kasus bernomor perkara 113/Pid.B/2025/PN.Pti tersebut.

Dalam keterangan korban di persidangan, perjanjian Investasi dengan batas waktu 8 bulan ditandatangani dan dinotariskan, hingga bulan ke 7 keuntungan diberikan 5 % penuh, pada bulan ke 8 mulai macet, profit tidak dikasihkan dengan dalih kendala force majeure (keadaan mendesak karena bencana alam) , karena curiga Wiwit mencari informasi dan mendapat info kalau usaha tersebut fiktif.

Modus investasi dalam tiga usaha yakni peternakan ayam, pakan ternak dan supliyer sembako. Dengan alasan usaha macet Wiwit akhirnya tidak dikasih profit 5% seperti yang dijanjikan dan merugi hingga milyaran Rupiah.

Puput disebut sebagai orang yang menerima aliran uang dari Anifah, dan oleh Puput Anifah diberi bunga 10 % per bulan.

PT Puas dan PT Mustika Jaya Abadi sebagai perusahaan yang disebut Anifah telah mengeluarkan berbagai dokumen terkait ternyata fiktif dan diduga dokumen yang dibuat adalah palsu.

Kuasa hukum korban Dr. Teguh Hartono,S.H.,M.H usai sidang mengatakan harapannya, ” Kuat dugaan bahwa usaha yang ditawarkan terdakwa hanyalah fiktif, maka seharusnya Jaksa Penuntut Umum memasukkan restitusi dalam tuntutan, agar hak-hak korban atas kerugian akibat tindak pidana dapat dipenuhi,” tegasnya.

Di tempat terpisah, kuasa hukum terdakwa, Darsono, mengklaim nilai kerugian 3,1 miliar sebagian kerugian sudah dicicil 1,2 miliar rupiah meskipun berupa keuntungan atau profit yang diberikan. Dia menganggap itu adalah perkara perdata tidak ada unsur penipuan, ” Kan sudah dicicil 1.4 milyar, biarpun itu profitkan uand dia terima, juga ada jaminan dua sertifikat kenapa tidak dilelang saja? ” Tuturnya.

Kasus yang dirasa sangat melelahkan korban tersebut bergulir sejak 27 Maret 2023, perjalanan hingga pada tahap ini dia merasa lawannya bukan orang sembarangan. Dikatakan bahwa Anifah punya beking dari oknum TNI, maka terdakwa baru bisa ditahan setelah masuk masa persidangan. “Menurut info dia dekat dengan Kodim Pati, dan dia juga mengatakan ada kerjasama dengan Dandim Pati dalam program MBG ( Makan Bergizi Gratis),” ungkap Teguh dan dibenarkan oleh Wiwit. Terkait hal ini awak media akan konfirmasi pihak terkait.
/Tim.

Catatan Kecil dari Sulut: Dihadiri Sejumlah Jenderal, Ketum PPWI Lantik Pengurus PPWI Sulawesi Utara

Manado – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melantik kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPWI Provinsi Sulawesi Utara pada hari Senin, 04 Agustus 2025, lalu bertempat di Ballroom Hotel Swiss-Bell Manado, Sulawesi Utara. Ikut dilantik pada acara pelantikan tersebut, DPC PPWI Kota Manado dan DPC PPWI Kabupaten Minahasa.

Suatu kehormatan bagi PPWI, pada acara pelantikan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WITA ini hadir sejumlah jenderal, baik dari kalangan Kepolisian Republik Indonesia maupun Tentara Nasional Indonesia. Mereka antara lain Brigjenpol (Purn) Drs. Hilman Thayb Mandagi, Brigjen TNI Dr. Resmanto Widodo Putro, dan Brigjenpol (Purn) Drs. Edward Raymond Pakasi (mantan Wakapolda Sumatera Utara – red). Selain itu, hadir juga tokoh masyarakat Sulawesi Utara, Haji Ayub Ali Albugis yang merupakan mantan Anggota DPRD Sulawesi Utara, dan Haji Dahri Pakaya, S.E., seorang pengusaha sukses dari Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dari kalangan pejabat, terlihat hadir perwakilan Polda Sulawesi Utara, Kombespol Dr. Alamsyah Parulian Hasibuan, S.I.K., M.H., dan Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Efta Rinny Mamahit, S.E. Sementara, dari kalangan media massa, hadir sejumlah wartawan di berbagai media di Sulawesi Utara, seperti Asriel Tatande dari media online Bintang Bhayangkara Indonesia dan Rusdianto dari media online Radar News.

Upacara pelantikan juga diramaikan dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat PPWI Nasional, Dr. Maya Olivia Rumantir, MA, PhD, yang dikenal luas sebagai penyanyi senior dan Senator DPD RI dari Sulawesi Utara. Walaupun kehadiran Maya Rumantir hanya melalui rekaman video yang dikirimkan di saat acara sedang berlangsung, namun dukungan dan pesan serta arahan yang disampaikan amat bermakna, baik bagi PPWI Sulawesi Utara maupun bagi seluruh anggota PPWI dimanapun berada.

“Selamat dan sukses atas pelantikan DPD PPWI Sulawesi Utara, DPC PPWI Manado, dan DPC PPWI Minahasa. Semoga dapat berkontribusi bagi pembangunan SDM Sulawesi Utara, khususnya di bidang literasi, pencerdasan publik, dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat,” kata Dr. Maya Rumantir.

Seperti biasa, kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari Ketua Panitia. Selanjutnya, dilakukan prosesi pelantikan, dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pengurus Nasional PPWI tentang pembentukan dan pengangkatan ketiga kepengurusan PPWI di Sulawesi Utara. Rangkaian prosesi pelantikan ditutup dengan penyerahan pataka PPWI kepada Ketua DPD PPWI Sulawesi Utara.

Usai prosesi pelantikan, acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ketua DPD PPWI Provinsi Sulawesi Utara dan disusul oleh Ketum PPWI. Dalam sambutan dan arahannya, Ketum PPWI Wilson Lalengke menekankan pentingnya peningkatan kemampuan masyarakat umum di bidang jurnalistik.

“Hal ini sangat penting agar setiap informasi yang disebarluaskan warga di berbagai platform media massa, termasuk media sosial dan jaringan pertemanan WhatsApp Group mengikuti struktur penulisan atau pengolahan data dan informasi serta publikasi yang benar, baik, dan mudah dipahami pesannya oleh publik demi menghindari timbulnya kesalahpahaman di kalangan masyarakat,” jelas wartawan senior itu sambil menayangkan beberapa slide yang mencerminkan ketidakcermatan warga dalam menyampaikan informasi yang akhirnya berakibat fatal.

Selain kedua pimpinan PPWI itu, turut memberikan sambutan dan arahan oleh Brigjenpol Hilman Thayb yang juga merupakan Dewan Penasehat PPWI Nasional, dan Haji Ayub Ali Albugis, salah satu Dewan Penasehat PPWI Sulawesi Utara. Kedua tokoh ini menekankan pentingnya kerja sama antar elemen masyarakat dan organisasi dalam menjalankan peran masing-masing bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Berbeda organisasi atau profesi tidak semestinya menjadi hambatan bagi kita dalam berkolaborasi memperjuangkan pencapaian pembangunan yang dicita-citakan bangsa kita. Di kalangan para pelaku media massa misalnya, PPWI perlu bekerja sama dengan semua organisasi pers yang ada di Sulawesi Utara,” ujar Haji Ayub Ali mengingatkan. (APL/Red)

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Narkoba, 300 Butir Psikotropika Diamankan

Diduga sebagai pengedar, Sat Resnarkoba Polresta Banyumas menangkap seorang pria warga Kecamatan Sumbang berinisial FES alias Bagol (28).

“Bagol ditangkap di sebuah rumah ikut desa Kawungrancang RT 001 RW 001, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Sabtu (9/8/25) sekira pukul 09.20 wib”, terang Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S. I. K., M. H., melalui Kasat Resnarkoba Willy Budiyanto, S.H., M.H.

Kompol Willy menambahkan, pihaknya bergerak cepat merespon informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya peredaran obat psikotropika di sekitar wilayah Kecamatan Sumbang.

“Saat diamankan, tersangka Bagol kedapatan barang bukti berupa obat jenis Psikotropika sebanyak 300 (tiga ratus) butir”, kata dia.

Petugas juga mengamankan satu buah handphone merk Iphone yang digunakan sebagai sarana komunikasi oleh tersangka.

“Kami masih melakukan penyidikan mendalam kepada tersangka yang saat ini diamankan di Mapolresta Banyumas. Bagol disangkakan Pasal 62 Undang-Undang RI. No. 5 tahun 1997 Tentang Psikotropika”, tutup Kompol Willy.

Red”(PID Presisi Humas Polresta Banyumas).

Bakamla RI Dorong Formalisasi ACF ke Sekjen ASEAN

Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., memimpin delegasi dalam pertemuan resmi dengan Sekretaris Jenderal Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) H.E. Dr. Kao Kim Hourn, di Kantor Sekretariat ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/8/2025).

Kepala Bakamla RI bertindak mewakili ASEAN Coast Guard Forum (ACF) dalam rangka meneguhkan tekad negara-negara ASEAN dalam memperkuat sinergi maritim serta mendorong koordinasi yang lebih intensif di antara institusi coast guard dan maritime law enforcement kawasan. Tujuannya adalah untuk memperoleh dukungan ASEAN dalam proses formalisasi ACF ke dalam struktur kelembagaan resmi ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Bakamla RI memaparkan sejarah pembentukan ACF yang dimulai sejak 2014 dan terus berkembang hingga saat ini melalui berbagai pertemuan tingkat teknis dan pimpinan. Disampaikan pula bahwa meskipun dokumen dasar seperti Terms of Reference (TOR) dan Concept Paper masih dalam proses finalisasi, ACF telah memperoleh pengakuan di sejumlah dokumen resmi ASEAN, termasuk dalam ASEAN Political-Security Community Strategic Plan 2045 dan Joint Communique pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN sejak 2023.

Bakamla RI menekankan bahwa ACF telah menunjukkan kemajuan konkret melalui kegiatan berbagi informasi rutin bulanan, kerja sama operasional seperti latihan bersama dan kunjungan pelabuhan, serta pelatihan peningkatan kapasitas antara coast guard dan maritime law enforcement agencies. Untuk memperkuat kerja sama ini, Bakamla RI juga merencanakan pelaksanaan Table-Top Exercise (TTX) pada 2026 di Indonesia, yang akan membahas protokol unplanned encounter at sea sebagai upaya membangun kepercayaan antar negara anggota.

Pertemuan ini juga memperkuat mandat yang diberikan oleh anggota ACF dalam pertemuan ke-4 di Pattaya, Thailand pada Juni 2025 lalu yang menunjuk Bakamla RI untuk mewakili forum dalam menjalin komunikasi dengan Sekretariat ASEAN. Bakamla RI berharap langkah ini dapat menjadi titik tolak menuju pengakuan resmi ACF sebagai sektor kerja sama maritim yang terintegrasi dalam kerangka ASEAN. (Humas Bakamla RI)

Autentikasi : Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd

Foto: Humas Bakamla RI