Beranda blog Halaman 637

Arief Martha Rahadyan Meminta Pemerintah Tegas Terhadap Orang Asing Kerja Ilegal di Bali

BALI INDONESIA – Arief Martha Rahadyan yang merupakan putra daerah sekaligus Director Bali Russia Language Institute dan tokoh pendidikan Bali di kantornya Gedung Conefo jalan ken arok peguyangan Denpasar, meminta pemerintah tegas untuk menindak maraknya orang asing yang bekerja ilegal di Bali. Mereka sudah banyak mengambil lahan pekerjaan masyarakat lokal.

Banyak dari orang asing ini membuat rent bike jasa penyewaan sepeda motor, menjadi guide, instruktur diving, surfing, yoga, jasa pangilan baby sister, manicure pedicure, fotografer, sampai jualan sayur. Si orang asing ini beli sayur di pasar lalu di jual on line ke sesama bule. Jelas hal ini sangat merugikan bagi usaha dan pekerjaan masyarakat lokal.

Maka itu Arief Martha Rahadyan meminta gubenur Bali wayan koster beserta jajaran pemerintahannya melalui imigrasi untuk menindak tegas orang asing yang pengangguran dan bekerja ilegal di bali.

Begitu pula dengan kedatangan eksodus dari rusia dan ukraina yang membanjiri bali harus dibatasi.

Kalau mereka sebagai turis untuk berlibur tidak masalah tapi permasalahannya adalah mereka menyalah gunakan izin tinggal visa nya untuk bekerja ilegal di Bali.

Menurut data data di imigrasi sudah lebih dari 90 ribu warga rusia, ukraina, dan pecahan soviet ini akibat perang datang menetap di bali. Mereka tinggal bertebaran mulai dari daerah canggu, ubud, bukit jimbaran sampai uluwatu. Hal ini menimbulkan persaingan kerja dan usaha bagi masyarakat lokal.

Maka itu Arief Martha Rahadyan meminta pemerintah untuk tegas menindak lanjuti pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing tersebut.

Karena hal ini bukan menambah pendapatan devisa pariwisata bagi pulau Bali. Malah sangat merugikan dan menyusahkan ekonomi masyarakat lokal tegasnya, Jumat 3 Maret 2023.

Polri Bantu Tangani Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Identifikasi Korban hingga Usut Penyebabnya

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ikut turun menangani kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara yang terjadi pada Jumat malam, 3 Maret 2023. Pada saat kejadian, tim Dokkes Polri mengirimkan 5 ambulans dan tim medis untuk mengevakuasi korban dan membantu dalam perawatan medis.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim Dokkes Polri juga sudah mengirimkan korban luka ke beberapa rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Tim Dokkes Polri juga telah mendirikan posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).

Pada hari ini, kata Dedi, posko DVI sudah menerima 14 kantong jenazah. Tim DVI pun langsung bekerja untuk melakukan identifikasi korban.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan tim Labfor hari ini sedang berkoordinasi dengan Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Langkah yang dilakukan hari setelah clear dari HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina baru kita olah TKP. Jumlah anggota sementara 9 orang. Alat yang kita gunakan toolkid kebakaran, drone, alat ambil sampel abu arang dan gunakan teknologi remote sensing,” ujarnya.

Sementara untuk tim inafis hari ini memback-up Polda Metro untuk olah TKP bersama Labfor dan bersama tim DVI Dokkes untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Sementara itu, untuk di lokasi kebakaran, Dedi mengatakan, Polri melakukan pengamanan terhadap lokasi kebakaran baik di Depo Plumpang, maupun lokasi rumah warga terdampak yang ditinggal mengungsi

Polri juga mendirikan posko tanggap darurat kebakaran secara terpadu dan pengaduan orang hilang di depan halaman Koramil Koja.

“Mendirikan dapur umum di Pos Polisi oleh Sat Brimobda PMJ dan membantu posko pengungaian BPBD,” katanya.

Penghargaan Kadivhumas Pada Saat Rakernis Humas Polri

Divisi Humas Polri melakukan penilaian terhadap Bidang Humas di Polda dan Polres seluruh Indonesia. Dari penilaian itu, diketahui Polda, Polres, serta personel yang paling aktif memproduksi dan paling mampu mengamplifikasi konten.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan selaku ketua panitia menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilihat dari keaktifan Pengelolaan Medol dan Medsos, pengiriman berita pada SPIT dan Media Hub, serta amplifikasi terbanyak.

“Adapun pemenang keaktifan pengelolaan medol dan medsos Divhumas Polri diberikan kepada 30 pemenang dari Lima Zonasi, Kemudian kategori keaktifan pengiriman berita pada SPIT dan Media Hub jatuh pada Bidhumas Polda Jawa Barat dengan jumlah publikasi 448 berita,” ujar Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, Jumat (3/3/2023).

Keaktifan Bidhumas Polda Jawa Barat diikuti Bidhumas Polda Metro Jaya dengan publikasi sebanyak 340 berita. Kemudian di tempat ketiga kategori Polda ada Bidhumas Polda Jawa Timur dengan 239 publikasi.

Adapun keaktifan di tingkat Polres, jumlah tertinggi yakni Sihumas Polres Banyumas dengan 42 publikasi. Kemudian, diikuti Sihumas Polres Metro Jaktim dengan 29 publikasi dan Sihumas Polres Metro Jakut.

Penilaian juga dilakukan pada amplifikasi konten terbanyak. Dalam hal ini, penilaian dibagi ke lima zona, yakni Jawa Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur.

Di Zona Jawa Bali, penilaian amplifikasi tertinggi jatuh pada Bidhumas Polda Jatim. Kemudian di Zona Sumatera diraih oleh Bidhumas Polda Sumut. Sedangkan Zona Kalimantan dimenangkan oleh Bidhumas Polda Kaltim.

Pada Zona Sulawesi, amplifikasi tertinggi adalah Bidhumas Polda Sulsel. Sedangkan di Zona Indonesia Timur, tertinggi adalah Bidhumas Polda NTT.

“Penilaian ini dilakukan berdasarkan keaktifan produksi dan amplifikasi konten selama dua bulan terakhir, yakni Januari dan Februari 2023,” tutup Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.

Humas Polri Gandeng Media Massa Demi Wujudkan Pemilu Aman

Divisi Humas Polri menggandeng sejumlah media massa guna menggelorakan pemilu aman dan kondusif. Kadivhumas Polri, Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, menyadari peran media massa sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), terutama di tahun politik.

“Bahwa kolaborasi yang di bangun oleh Divisi Humas Polri adalah dalam rangka untuk meningkatkan sosialisasi berdasarkan bagaimana menunjukan pemilu yang aman yang tetap menjaga Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Kadivhumas Polri di lokasi Rakernis Divisi Humas Polri, Jumat (3/3/23).

Kadivhumas mengingatkan, menjaga kondusifitas adalah tugas bersama. Hal itu harus disadari oleh seluruh pihak, mengingat situasi politik yang mulai hangat sudah mulai terjadi saat ini.

Ia mengingatkan, pelajaran pada Pemilu 2019 bahwa polarisasi, politik berita, kampanye hitam, hoaks, sempat terjadi. Ancaman-ancaman itu harus diperangi bersama jelang Pemilu 2024, bahkan usai pemilihan.

“Kepentingan yang lebih besar adalah menjaga keberagaman, toleransi beragama, dan juga Kesatuan di negara Republik Indonesia,” ujar Kadivhumas.
(…)

Kapolri Tekankan Optimalisasi Fungsi Logistik untuk Kawal Kebijakan Pemerintah Hingga Amankan Pemilu

Yogyakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) satuan kerja Slog Polri yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat, 3 Maret 2023.

Dalam penutupan itu, Sigit menekankan kepada unsur Slog Polri untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi utama bidang logistik dalam memberikan dukungan terhadap seluruh satuan kerja di bidang operasional.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan untuk menjabarkan apa yang menjadi perintah Pak Presiden, saat Rapim TNI-Polri, dimana tugas dan fungsi bidang logistik adalah fungsi utama pendukung untuk para anggota yang melaksanakan tugas. Utamanya satker yang melaksanakan tugas operasional,” kata Sigit.

Menurut Sigit, penguatan peran dan fungsi bidang logistik akan sangat dibutuhkan. Khususnya di tahun 2023 ini, Sigit mengungkapkan bahwa, Polri akan terlibat dalam berbagai macam agenda baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dalam tahun 2023 ini kita menghadapi berbagai macam kegiatan mulai dari, kita melaksanakan pengamanan agenda nasional yang saat ini sudah tergelar, pengamanan agenda internasional mulai dari U-20 yang sebentar lagi kita laksanakan. Kemudian keketuaan ASEAN,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga mengingatkan bahwa, peran Polri juga akan sangat dibutuhkan dalam mengawal dan mengamankan seluruh proses tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan, satuan logistik Polri harus betul-betul memastikan seluruh peralatan maupun alat pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam kegiatan operasional harus tersedia dengan baik.

“Dan juga saat ini kita masuk ke tahapan Pemilu. Dimana dinamikanya juga harus terus kita ikuti. Tentunya logistik sebagai fungsi pendukung untuk mempersiapkan agar sarana prasarana yang dimiliki itu betul-betul siap. Sehingga pada saat anggota melaksanakan tugas di lapangan, semuanya dalam kondisi optimal,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, penguatan atau optimalisasi Slog Polri dalam fungsi operasional, juga bertujuan untuk semakin memantapkan peran Polri dalam mengawal seluruh agenda kebijakan nasional yang dicanangkan Pemerintah Indonesia dapat berjalan aman dan lancar.

Selain itu, kata Sigit, penguatan Slog Polri juga untuk kepentingan masyarakat, khususnya ketika melakukan penanganan bencana alam di Indonesia. Polri, ditegaskan Sigit, harus bergerak cepat membantu warga sebagai representasi kehadiran negara.

“Dan ini tentunya kita harus terus sesuaikan dan dihadapkan juga dengan tugas-tugas tambahan mengawal kebijakan Pemerintah, menghadapi situasi bencana alam, baik hujan maupun kebakaran. Dimana Polri harus selalu tampil sebagai representasi dari negara, yang langsung bisa melaksanakan langkah-langkah untuk membantu masyarakat yang terdampak. Hal-hal seperti itu yang saya tekankan dan kita minta semua dipersiapkan dengan baik,” tutup eks Kapolda Banten tersebut.

Sopir Mengantuk, Mobil Masuk Selokan di Kutasari

Purbalingga – Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah kendaraan jenis mobil di jalan raya Desa Cendana, Kecamatan Kutasari, Kabupaten PurbaIingga, Jumat (3/3/2023) pagi. Mobil keluar jalur hingga masuk ke selokan.

Kapolsek Kutasari AKP Tedy Subiyarsono mengatakan kecelakaan tunggal menimpa mobil Izusu Panther dengan nomor polisi R-1142-ZC. Kecelakaan terjadi sekira jam 04.30 WIB di jalan raya Desa Cendana.

“Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Pengemudi tidak mengalami luka, namun kendaraan keluar jalur dan masuk selokan perlu dilakukan evakuasi,” jelasnya.

Kendaraan dikemudikan oleh Purbo Primardito warga Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Sebelum kejadian pengemudi dalam perjalanan dari PurbaIingga menuju kandang peternakan ayam di Desa Cendana.

“Saat mengemudi sopir mengaku mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan kemudian masuk ke selokan dengan kedalaman kurang lebih dua meter,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan saat ini kendaraan masih di lokasi kejadian belum dilakukan evakuasi. Evakuasi rencananya akan dilakukan siang ini sambil menunggu kendaraan derek datang.

APTIKNAS Dukung Pameran Teknologi Energi Hijau Terbesar se‐Asia Tenggara

Sebanyak 431 peserta dari 20 negara mengikuti ajang pameran Teknologi Energi Hijau terbesar se‐Asia Tenggara di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 2-4 Maret 2023. Pameran Solartech Indonesia 2023, INALIGHT 2023 and Battery & Energy Storage Indonesia 2023 ini diselenggarakan oleh GEM Indonesia dan disuport penuh Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional – APTIKNAS.

Tidak muluk-muluk, pameran ini ditargetkan menghadirkan lebih dari 20,000 pengunjung, pebisnis, dan investor dari dalam negeri dan manca negara selama 3 hari pelaksanaan.

Seperti kegiatan-kegiatan di tahun-tahun sebelumnya APTIKNAS selalu memberikan dukungan penuh kepada PT GEM Indonesia dalam menyelenggarakan pameran di bidang energi baru terbarukan, termasuk pameran kali ini.

Pelaksanaan Pameran ini bersamaan dengan pameran Smart Home+IoT Indonesia 2023, Cable Indonesia 2023, INATRONiCS 2023 dan INAGREENTECH 2023 yang merupakan sub event dari Smart Energy Indonesia di Kemayoran Jakarta.

Pameran akan dibagi menjadi beberapa zona, seperti Solar Sel/Panel, Mesin dan Bahan Panel Surya, Baterry Energy Storage System, Lampu LED, Internet of Things(IoT), Smart Home, Kabel Listrik, Komponen Elektronik serta Teknologi Ramah Lingkungan lainnya.

Kehadiran Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif pada pameran ini diwakili Staf Khusus Menteri ESDM RI Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM, Agus Tjahjana Wirakusumah. Dalam sambutannya, Menteri mengatakan, pihaknya sangat mendukung penyelenggaran event pameran ini, serta menaruh harapan Peta Jalan Transisi Energi yang telah disusun dapat terlaksana.

Di mana menurut Menteri, kendaraan mobil listrik pada tahun 2025 diperkirakan sudah mencapai angka 400.000 unit dan sepeda motor 1,7 juta unit. “Sudah tercipta komitmen serta kerjasama yang terbangun baik antara pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2060,” ungkap Agus mengutip pernyataan menteri.

Pada kesempatanyang sama, Presiden Direktur PT Global Expo Management (GEM) Indonesia Baki Lee mengatakan, negara Indonesia memiliki potensi besar energi baru terbarukan dan dapat menjadi salah satu pemimpin dunia dalam perkembangan teknologi energi hijau untuk mewujudkan Net Zero Emission 2060. “Melalui kegiatan pameran ini dapat menjadi momen terbaik bagi kita untuk membangun Indonesia,” ujarnya.

Hal itu kata Dia, jelas terlihat pada Peraturan Presiden No. 5/2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, sebagai upaya untuk mendukung dan mengembangkan program Energi Baru Terbarukan (EBT).

Pemerintah Indonesia pun berkomitmen untuk mengurangi gas rumah kaca hingga 29% pada tahun 2030. Salah satu pembahasan dan keputusan dalam perhelatan Presidensi G20 adalah mengenai pembiayaan dan investasi di sektor energi hijau.

Dimana potensi investasi untuk Energi Baru Terbarukan terbilang cukup besar hingga 2060 mendatang.

Sejak tahun 2011 Kementerian Keuangan berkolaborasi dengan Kementerian ESDM berkomitmen mencapai target bauran energi baru terbarukan yang sudah ditetapkan sebesar 23% pada tahun 2025 mendatang.

Senada dengan Baki Lee, dalam sambutan pembukaan pameran tersebut Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso alais Hoky mengatakan, pameran ini diharapkan dapat memberikan konstribusi dalam mewujudkan program Net Zero Emission sebelum tahun 2060.

Kerjasama antara APTIKNAS dengan EO GEM Indonesia, kata Hoky, telah dilakukan sejak tahun 2017. “Tentu APTIKNAS sangat mendukung kegiatan positif ini, dan sangat berharap event ini dapat membangkitan ekonomi baik untuk Indonesia maupun berbagai negara di dunia yang para pengusahanya turut serta di pameran ini,” ujar Hoky.

Karena menurut Hoky, para pengusaha dari berbagai negara ini dapat melakukan kerjasama bisnis jangka panjang dengan para pengusaha di Indonesia. “Terlebih Indonesia telah sukses menyelenggarakan event G20 di Bali pada November 2022 yang lalu, sehingga sangat berdampak positif bagi Indonesia,” ungkapnya.

Disampaikan pula bahwa Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah menyiapkan anggaran belanja negara sebesar Rp 3.061,2 triliun untuk tahun 2023. “Tentu ini sebuah potensi belanja yang sangat besar sekali yang patut disyukuri dan dilaksasakan sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Namun Hoky juga mengingatkan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menyatakan belanja Negara diutamakan pada produk dalam negeri. Hal tersebut berkaitan dengan adanya ketentuan tentang dalam pengadaan barang dan jasa, pengguna produk dalam negeri wajib menggunakan produk dalam negeri apabila terdapat produk dalam negeri yang memiliki penjumlahan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar minimal 40%.

Produk dalam negeri yang wajib digunakan sebagaimana dimaksud tersebut harus memiliki nilai TKDN paling sedikit 25%. “APTIKNAS sangat mendukung kebijakan pemerintah dan akan selalu membantu pemerintah dalam mewujudkan penggunaan produk-produk buatan dalam negeri bagi seluruh anggota APTIKNAS,” tuturnya.

Hoky menambahkan, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi pelaku bisnis di Indonesia menawarkan investasi kepada pengusaha dari berbagai negara dalam hal membuka pabriknya di Indonesia. “Kami dari pengurus dan anggota APTIKNAS akan senang serta bersedia menjadi mitra bagi para pengusaha dari manca negara jika pada saatnya ingin berinvestasi membangun pabriknya di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI), Linus A.M Sijabat, mengatakan, tren para investor global sedang mengarah ke Indonesia. “Mereka tidak ke Eropa karena ada perang Rusia-Ukraina. Juga tidak ke Amerika. Indonesia dipandang hebat oleh para investor dunia,” ungkap Linus Sijabat dalam sambutannya.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (APERLINDO), John Manoppo, mengaku bangga mengikuti kegiatan pameran PT GEM Indonesia yang semakin banyak pesertanya. “Yang penting buat saya adalah bagaimana supaya semakin bertambah pula pengusaha luar berinvestasi membuat pabrik di Indonesia. Karena industri lampu itu adalah industri padat karya bukan pada teknologi,” jelasnya.

Selain expo, akan ada serangkaian sesi informatif dan mendidik tentang tren dan teknologi terkini di industri tenaga surya dan energi hijau yang dikemas dalam Smart Energy Indonesia 2023 Forum, yang dihadiri para pakar dan ahli dari pemerintahan, asosiasi dan para peserta pameran.

Para pembicara dari Kementerian ESDM, Kemenko Marves, PT. PLN dan APAMSI, AESI, NBRI akan hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Khusus APTIKNAS akan menyelenggarakan seminar dengan tema bagaimana menuju SDG Goals Dengan Teknologi Informasi, yang akan mengupas VISI bersama Damy Heezen, PRTG IT & IoT Monitoring Paulus ANW Waskito dan Menuju Smart Nation dari Smart Home + City bersama Fanky Christian selaku Sekjen DPP APTIKNAS pada hari Sabtu tanggal 04 Maret 2023.

Turut hadir dalam pembukaan pameran ini, Egypt Ambassador to Indonesia – H.E Mr. Ashraf Sultan, UAE Ambassador to Indonesia – H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri, Polish Ambassador to Indonesia – Madam Beata Stoczyńska, Program Director National Battery Research Institute (NBRI) – Firmansyah, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) – Fabby Tumiwa, Ketua Umum Asosiasi Pabrik Kabel Listrik Indonesia (APKABEL), Ketua Umum Gabungan Industri Manufaktur Lampu Terpadu Indonesia (GAMATRINDO), Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) dan Ketua Umum Asosiasi Luminer Indonesia (ALINDO).

Dua Bintara Polri ini lulus SIP jalur Kuota reguler Bhabinkamtibmas Panda Polda Sulteng

PALU – Dua Bintara Polda Sulteng yang bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) mendapatkan kuota lulus terpilih Sekolah Inspektur Polisi (SIP) T.A 2023.

Mereka adalah Aipda Suharminto Bhabinkamtibmas Desa Ungkea Polsek Petasia Polres Morowali Utara dan Bripka Pungky Prastika Suwignyo Bhabinkamtibmas Desa Parigimpu Polsek Parigi Polres Parigi Moutong, Polda Sulteng.

Keduanya dinyatakan lulus terpilih SIP angkatan 52 T.A 2023 dari kuota reguler Bhabinkamtibmas dari enam Bhabinkamtibmas yang tersisa saat seleksi hingga tahap akhir Panitia Daerah (Panda) Polda Sulteng.

Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng lestari mengatakan, terdapat dua Bhabinkamtibmas yang lulus terpilih melalui kuota reguler Bhabinkamtibmas

“Kuota reguler Bhabinkamtibmas dalam sidang kelulusan akhir Panda Sulteng seleksi SIP T.A 2023 adalah mereka yang menjabat Bhabinkamtibmas mengikuti seleksi SIP hingga tahap akhir dan akan dilihat mereka yang nemiliki nilai tertinggi,” jelas Sugeng di Polda Sulteng, Jumat (3/3/2023)

“Diketahui ada enam Bhabinkamtibmas dari 152 Bintara Polda Sulteng yang ikut seleksi SIP T.A 2023. Kuota reguler Bhabinkamtibmas yang ditentukan tahun ini dua orang, sehingga Bhabinkamtibmas yang memiliki nilai akhir tertinggi urut satu dan dua itulah yang dinyatakan lulus terpilih, ” ujarnya

Kuota reguler Bhabinkamtibmas merupakan bentuk perhatian pimpinan Polri terhadap kinerja yang ditunjukan para Bhabinkamtibmas selama ini, terang Sugeng

Terlebih Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak yang diharapkan pimpinan Polri untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri dengan terus mendekatkan diri sebagai bagian dari masyarakat, pungkasnya

AL Gagalkan Penyelundup Ratusan Miras Asal Malaysia di Sebatik

Jakarta, 1 Maret 2023,- Satgas TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang tergabung dalam Operasi Gabungan Karang Baruna-23 berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan barang illegal jenis Minuman Keras (Miras) yang berasal dari Malaysia dengan menggunakan speedboat, di perairan Sebatik-Nunukan pada Rabu (01/03).

Kejadian bermula ketika tim pasukan khusus Kopaska TNI AL ini sedang melakukan patrol rutin di perairan wilayah Nunukan, Sebatik dan sekitarnya sejak tanggal 28 Februari 2023. Pada tanggal 1 Maret 2023 sekitar pukul 00.00 WITA, tim ini melihat ada sebuah speedboat yang mencurigakan melaju dengan kecepatan tinggi dari wilayah Bambangan Sebatik mengarah ke Nunukan.

Karena curiga tim segera melakukan pengejaran serta berupaya menghentikan speedboat tersebut, namun speedboad tersebut justru menambah kecepatannya. Ketika hampir terkejar, tiba-tiba speedboat tersebut memutar balik arah menuju Bambangan dan merapat di Pelabuhan Bambangan.

Tim segera mengarahkan perahunya menuju ke arah speedboat yang dicurigai tersebut. Namun ternyata penyelundup telah melarikan diri ke darat dengan meninggalkan speedboat beserta barang bawaannya. Keduanya segera melaksanakan pemeriksaan terhadap speedboat yang dicurigai dan menemukan bahwa barang muatan speedboat tersebut adalah Miras dengan merk Labour dan Black Jack.

Setelah memeriksa, mendata dan melaporkan kejadian kepada atasan, sekitar pukul 04.15 WITA, tim selanjutnya menghubungi Bea Cukai Nunukan untuk menyerahkan barang bukti yang didapat dan menarik speedboat milik penyelundup menuju ke Pelabuhan Tunon Taka.

Setibanya di Pelabuhan, tim membongkar barang bukti dengan disaksikan oleh petugas Bea Cukai serta Anggota Satgas Bais TNI. Barang bukti yang didapat berupa Miras merk Black Jack sebanyak 264 botol (259 botol utuh dan 5 botol pecah) dan merk Labour sebanyak 24 botol. Barang bukti kemudian dibawa ke kantor Bea Cukai Nunukan untuk dilaksanakan serah terima.

Keberhasilan tim Kopaska yang merupakan BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II ini merupakan keberhasilannya dalam mengimplementasikan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa setiap personel TNI AL harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjawab setiap tugas yang dipertanggungjawabkannya dan merespon cepat segala sesuatu yang meresahkan masyarakat.

Di Rakornas BNPB, Kapolri Bicara Langkah Konkret Manajemen Risiko Bencana

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pentingnya untuk menguatkan manajemen risiko bencana alam di Indonesia, sebagaimana instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolri saat menjadi salah satu Pemateri pada Rakornas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis, 2 Maret 2023.

“Harapan Pak Presiden Kita memiliki manajemen risiko yang baik pada saat tahapan pra, pada saat tanggap darurat dan pasca-bencana juga akan semakin baik. Pak Presiden juga sudah menyampaikan bagaimana masalah bencana akibat climate change (perubahan iklim),” kata Sigit di awal pemaparan materinya.

Manajemen risiko, kata Sigit, menjadi penting lantaran Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki historis bencana alam yang cukup besar. Seperti, tsunami Aceh, gempa bumi di Cianjur, bencana gunung merapi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Faktor kerap terjadinya bencana alam di Indonesia juga salah satunya disebabkan terjadinya pergeseran sesar di wilayah tertentu seperti sesar Sumatera, sesar Palu-Koro, sesar Matano, sesar Cimandiri, sesar Opak, sesar Gorontalo, sesar Sorong, sesar Tarera Aiduna dan sesar Yapen.

Tak hanya itu, kondisi geografis Indonesia yang berada di lingkaran api menjadi salah satu faktor terjadinya bencana alam. Kemudian, pada tiap tahunnya juga kerap terjadi fenomena El Nino dan La Nina.

“Jadi ini adalah wilayah-wilayah di Indonesia yang tentunya kita harus memiliki kesiapan lebih. Karena yang namanya bencana terjadi sewaktu-waktu, namun yang paling penting bagaimana upaya kita melakukan persiapan. Sehingga pada saat terjadi, dampaknya bisa kita mitigasi seminimal mungkin,” ujar Sigit.

Dalam penanganan bencana alam, Sigit mengungkapkan bahwa, seluruh pihak terkait dapat mengadopsi rumus yang dikeluarkan oleh, UN Disaster Risk Reduction (UNDRR), untuk mengurangi dampak yang disebabkan dari bencana alam.

“Tentunya menjadi salah satu yang perlu kita pahami bahwa ada rumus terkait bagaimana kita bisa mengurangi potensi dampak bencana rumusnya itu risiko (Risk), sama dengan (=), Hazard atau ancaman bencana, dan disitu dikalikan (x) vulnerability atau kerentanan masyarakat, dibagi (÷) capacity atau kemampuan mengatasi bencana,” ucap Sigit.

“Artinya kalau kerentanan masyarakat bisa kita perkecil dan capacity bisa ditingkatkan maka risiko terjadi akibat dampak bencana bisa kita kurangi,” Sigit menambahkan.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan bahwa, dalam penanganan bencana alam, diperlukan penguatan sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Polri, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder masyarakat lainnya.

“Yang paling utama adalah menguatkan sinergitas kolaborasi seluruh stakeholder, TNI, Polri, Pemerintah, BMKG, BNPB, Basarnas untuk menyatukan kemampuan dan kekuatan. Sehingga kita bisa mempersiapkan dan memperkuat apa yang menjadi kebijakan Pak Presiden terkait dengan kemampuan melakukan manajemen risiko, memiliki resiliensi yang kuat dalam menghadapi bencana,” papar Sigit.

Lebih dalam, ditegaskan Sigit, sejak awal Polri telah memasukan kebijakan penanganan bencana alam ke dalam strategi konsep transformasi menuju Polri yang Presisi, yang dituangkan dalam, transformasi operasional.

Dengan adanya hal tersebut, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus melakukan upaya-upaya manajemen risiko bencana alam mulai dari pencegahan, sosialisasi, penyuluhan, edukasi, memberikan panduan, Quick Response bersama stakeholder terkait.

Menurut Sigit, dengan kesiapan dan cepatnya respon jajaran Polri di wilayah bencana, itu merupakan bentuk representasi hadirnya negara di tengah masyarakat.

“Sehingga masyarakat merasakan negara hadir disitu. Ini harus dilakukan dan dipersiapkan khususnya di wilayah yang memang rentan terjadi bencana. Tolong dicek begitu ada peristiwa bagaimana rekan-rekan simulasi, melatih secepatnya bisa datang dan SOP yang disiapkan dan apa saja yang kita lakukan,” tutur Sigit.

Dalam penanganan bencana alam, Sigit menyatakan, personel kepolisian harus mampu berperan baik sebelum terjadinya bencana, ketika terjadi, dan setelah bencana terjadi. Ketika masa tanggap darurat, Polri harus menyiapkan personel terbaiknya untuk melakukan penyelamatan, evakuasi, identifikasi melalui DVI, membuat tenda darurat, dapur lapangan hingga menyiapkan sarana dan prasarana penunjang.

Kemudian, sambung Sigit, setelah pasca-bencana, jajaran Polri harus menyiapkan langkah konkret seperti psikologi sosial, trauma healing, layanan kesehatan, dan menggelar patroli di wilayah tersebut.

Untuk di tahap pra-bencana atau sebelum kejadian, Sigit mengatakan, harus dilakukan upaya edukasi, bisa melalui konten video, bekerjasama dengan media, dan penguatan peran Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat.

Disisi lain, Sigit menuturkan bahwa, pihaknya bersama stakeholder terkait juga harus memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (TI). Dalam hal ini, dikatakan Sigit, Polri telah membentuk 91 Command Center yang bisa diadopsi oleh seluruh Polda jajaran.

“Terkait dengan karhutla kembangkan terus aplikasi ASAP Digital Nasional. Karena ini menjadi penting didalamnya kita memiliki CCTV Live Auto Monitoring yang bisa memonitor jarak 8 kilo, berputar 360 derajat, ada sensor, bisa menampilkan suhu udara. Dan kita bisa dapatkan update titik api selama lima menit. Yang paling penting adalah posisi pergerakan personel dilapangan bisa termonitor,” kata Sigit.

Sebelum mengakhiri pemaparannya, Sigit menegaskan bahwa, seluruh stakeholder harus memiliki kesamaan visi dan misi terkait menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi soal melakukan manajemen risiko bencana alam. Sigit pun melantunkan pantun untuk mengakhiri paparannya.

“Hujan gerimis tiada henti, paling enak minum cokelat. Mari bersinergi untuk melindungi, menghadirkan negara di tengah rakyat,” tutup Sigit.