Beranda blog Halaman 459

Panglima TNI Hadiri Halal bi Halal di Istana Negara

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menghadiri Halal bi Halal bersama Presiden RI Joko Widodo beserta para Menteri Kabinet Indonesia Maju, bertempat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/04/2024).

Dalam acara tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Ini Himbauan Polda Jateng Bagi Masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Polda Jateng. Kota Semarang | Silaturahmi ke rumah kerabat dan sanak famili menjadi tradisi masyarakat usai melaksanakan sholat Ied di Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk rekreasi ke sejumlah destinasi wisata.

Hal ini menjadi perhatian Polda Jateng yang menindaklanjuti dengan mempertebal personil pengamanan di sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian masyarakat.

“Sejak awal Ops Ketupat Candi 2024 kita sudah terjunkan personil pengamanan di sejumlah tempat wisata. Penambahan personil akan dilakukan dilihat dari kepadatan jumlah pengunjung,” ujar Kabidhumas Polda Jateng Kombes Satake Bayu di Mapolda Jateng usai kegiatan pengamanan Sholad Ied.

Penambahan personil tersebut tidak hanya untuk menjamin keamanan masyarakat, namun juga untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata.

” Prioritas kami adalah keamanan dan keselamatan pengunjung tempat wisata. Untuk itu kami himbau saat berwisata patuhi arahan dari petugas di lapangan. Perhatikan barang berharga yang dibawa dan awasi anak kecil yang diajak serta dalam berwisata,” lanjutnya.

Sebelum meninggalkan rumah, Kabidhumas kembali mengingatkan masyarakat untuk mengecek dan memastikan kompor dan peralatan elektronik seperti kipas angin dan AC dalam keadaan mati guna mencegah resiko kebakaran.

“Pastikan juga rumah dan pagar dalam keadaan terkunci. Bila memungkinkan, titip kondisi rumah kepada tetangga yang tidak bepergian atau satpam penjaga perumahan,” tandasnya.

Red”

Patroli malam takbir, Kapolda Sulteng Cek Posyan Operasi Ketupat Jalan Soedirman Palu

PALU, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko dan pejabay utama memantau malam takbir Idul fitri 1445 H di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Tinombala-2024 Polresta Palu, Jalan Soedirman, Palu, Selasa (9/4/2024) malam.

Selain untuk memantau pelaksanaan takbir umat Islam menjelang Idul fitri 1445 H, Kapolda juga memastikan kesiapan anggota yang bertugas di Posyan dan Pospam tergelar dengan baik.

“Tetap semangat dan jaga kesehatan. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang merayakan Idul fitri 1445 H,” kata Kapolda Sulteng kepada petugas Posyan Operasi Ketupat.

Jaga sinergitas agar beban pengamanan menjadi ringan. Keberadaan Pospam dan Posyan menunjukan kehadiran negara untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1445 H, pesannya.

Terima kasih kepada rekan-rekan TNI dan instansi terkait yang turut membantu Kepolisian dalam rangka pengamanan hari raya Idul fitri, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, ungkap Kapolda.

Selain untuk memberikan motivasi, Kapolda Sulteng juga menyerahkan bingkisan Idul fitri untuk personel yang bertugas di Pos Terpadu dan Pos Pelayanan Idul Fitri 1445 H.

“Saya berharap malam takbir Idul fitri dapat berlangsung aman dan lancar, demikian juga pelaksanaan solat Ied yang digelar esok berlangsung tertib tanpa ada gangguan,” harap Kapolda.

“Saya atas nama pribadi, keluarga, seluruh staf Polda Sulteng dan Bhayangkari mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, mohon maaf lahir dan bathin,” pungkasnya.

Red”

Wakapolda Cek Perkembangan Situasi Pospam dan Posyan Operasi Ketupat di Provinsi Sulteng

PALU, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko melakukan pengecekan perkembangan situasi Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Tinombala-2024 yang digelar di seluruh wilayah jajaran Polda Sulteng.

Bertempat di Pos Terpadu Operasi Ketupat Tinombala Polda Sulteng di Jalan Teratai Palu, Wakapolda menerima laporan perkembangan situasi dari Kapolres secara virtual zoom meeting di Pospam dan Posyan di wilayahnya, Selasa (9/4/2024)

Kapolres secara umum melaporkan perkembangan situasi H6 Operasi Ketupat diwilayahnya, antara lain kesiapan personel dan keberadaan Pospam dan Posyan.

Lanjut para Kapolres juga melaporkan kondisi Bahan pokok penting (Bapokting), Gangguan kamtibmas, kejadian menonjol dan kesiapan pengamanan malam takbir Idul fitri 1445 H serta pengamanan sholat Ied.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda meminta seluruh Kapolres bersama pejabat utama Polres agar turun ke lapangan untuk memantau langsung perkembangan situasi diwilayahnya.

“Minimalisir permasalahan yang ada dan segera tangani apabila timbul masalah hingga tuntas,” pinta Wakapolda Sulteng.

Dalam pelaksanaan takbir keliling agar benar-benar dilakukan pengamanan dan pengawalan. Imbau saat takbir keliling tidak menggunakan sepeda motor berknalpot bogar atau bising.

Wakapolda juga meminta, momen operasi ketupat dalam rangka pengamanan Idul fitri 1445 H untuk memberikan pelayanan yang terbaik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dalam pelaksanaan pengecekan Pospam dan Posyan Operasi Ketupat Tinombala-2024, Wakapolda didampingi Irwasda, Karoops, pejabat utama Polda Sulteng dan perangkat Operasi Ketupat.

Red”

Satresnarkoba Polres Purbalingga Ringkus Kurir Narkotika, 33,24 Gram Sabu Diamankan

Polres Purbalingga – Polda Jateng | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga berhasil meringkus seorang pria kurir narkotika jenis sabu. Tersangka diamankan berikut barang buktinya di wilayah Desa Toyareja, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga.

Wakapolres Purbalingga Kompol Donni Krestanto saat memberikan keterangan, Selasa (9/4/2023) mengatakan pihaknya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Tersangka yang diamankan yaitu S (44) warga Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

“Modus tersangka yaitu mendapatkan paket sabu dari seseorang asal Kabupaten Banyumas. Kemudian diedarkan di wilayah Kabupaten Purbalingga,” jelasnya didampingi Kasatresnarkoba AKP Achirul Yahya dan Plt Kasihumas Ipda Uky Ishianto.

Disampaikan bahwa pengungkapan kasus bermula saat personel Satresnarkoba Polres Purbalingga melaksanakan observasi dan pemantauan, Kamis (28/3/2024). Sekira jam 13.30 WIB didapati seseorang mengendarai sepeda motor yang gerak geriknya mencurigakan.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap orang tersebut. Didapati barang bukti 1 bungkus serbuk putih diduga sabu yang tergeletak di jalan dan 18 paket ada di saku celana tersangka serta 1 paket di jok sepeda motor,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setelah dilakukan pengembangan ditemukan kembali paket sabu yang disimpan tersangka di rumah orang tuanya. Didapati 30 paket, satu alat hisap sabu (bong) dan satu buah pipet kecil.

“Total narkotika jenis sabu yang diamankan sebanyak 50 paket dengan berat total mencapai 33,24 gram,” ungkapnya.

Tersangka mengaku menjadi kurir sabu sejak Februari 2024 karena tergiur imbalan yang diberikan. Ia mengaku pekerjaannya yang serabutan dirasa kurang untuk menghidupi seorang istri sehingga menerima tawaran menjadi kurir sabu.

Dari mengantar sabu, tersangka mengaku mendapat imbalan Rp. 25 ribu per paket yang dikirimkan ke sebuah alamat. Tidak hanya mengedarkan namun tersangka juga mengaku ikut mengkonsumsi narkotika jenis sabu tersebut.

Wakapolres menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku dapat diancam pidana pidana mati, seumur hidup, ataupun penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp. 8 miliar.

Red”

Patroli Subuh, Satgas Operasi Ketupat Cegah Balap Liar di Kota Palu

PALU, Polda Sulawesi Tengah melalui Satgas Operasi Ketupat Tinombala-2024 turunkan tim patroli subuh untuk mencegah aksi balap liar di Kota Palu.

“Mencegah aksi balap liar anak-anak remaja saat waktu subuh dibulan suci Ramadhan, Polda Sulteng turunkan tim patroli subuh,” ungkap Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala-2024 Kompol Sugeng Lestari di Palu, Selasa (9/4/2024)

Patroli subuh dilaksanakan sejak dimulaimya operasi ketupat tinombala-2024 dari Pukul 05.00 s.d 06.30 Wita, sebutnya

Patroli subuh ini dilakukan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, ujar Kompol Sugeng lestari

“Tim patroli subuh dilaksanakan oleh Personel Polda Sulteng yang terlibat Operasi Ketupat Tinombala dari fungsi Ditlantas, Ditsamapta dan Satbrimobda,” terang Kompol Sugeng.

Masih kata Sugeng, Patroli subuh sekaligus juga memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menuju masjid guna melaksanakan solat subuh berjamaah.

“Minimal keberadaan Patroli subuh ini juga dapat mencegah adanya niat dan kesempatan seseorang atau kelompok untuk melakukan kejahatan,” pungkasnya

Red”

Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Polisi Banyumas Intensifkan Patroli Cegah Pencurian

Polresta Banyumas Polda Jateng melaksanakan patroli di perumahan kosong yang ditinggal mudik. Patroli ini dilakukan sebagai upaya antisipasi tindak kriminal.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Kompol Subeno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli dengan sasaran rumah kosong yang ditinggal mudik para penghuninya ini kami lakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas, ujarnya, Selasa (9/4/2024).

Kompol Subeno menambahkan bahwa patroli ini dilakukan di berbagai lokasi perumahan yang ada di Purwokerto.

“Patroli ini dilakukan di berbagai titik perumahan yang letaknya strategis di sekitar Kota Purwokerto. Beberapa perumahan tersebut diantaranya perumahan yang terletak di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, Purwokerto Utara dan Purwokerto Barat”, imbuhnya.

Disamping untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi masyarakat yang sedang mudik agar merasa aman dan nyaman, patroli ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal.

“Diharapkan dengan kegiatan patroli perumahan kosong karena ditinggal mudik penghuninya ini dapat mencegah pencurian dan juga tindak kriminalitas lainnya”, tutupnya.

Red”

UKW Gate Tak Tersentuh Media Nasional

Oleh : Hence Mandagi

Dugaan Korupsi Dana Hibah BUMN kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk program Uji Kompetensi Wartawan atau UKW Gate semakin marak diberitakan media non mainstream lokal dan nasional di beberapa hari terakhir ini. Sayangnya media mainstream atau media arus utama nasional justeru menghilang dari peredaran bak ditelan bumi.

Kawan-kawan pentolan organisasi pers non konstituen mulai terlecut bersuara keras atas desakan anggotanya menyikapi UKW Gate ini. Anehnya, Dewan Pers malah diam seribu bahasa, dan lebih aneh lagi tidak ada satupun media nasional yang berani mengangkat dan mengawal kasus ini sampai ada pihak yang dinyatakan bertanggungjawab atas penyalahgunaan uang rakyat oleh organisasi tertua di republik ini. Yang ada hanyalah berita siaran pers terkait skandal korupsi dana UKW di segelintir media mainstream nasional.

Sebagai pimpinan organisasi dan pelaksana kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan, penulis sebetulnya memilih berdiam diri dan apatis karena yakin pengusutan UKW Gate ini bakal menguap. Pilihannya hanya satu yakni bersuara. Karena kalau diam berarti setuju dan ikut melindungi kejahatan korupsi di kalangan wartawan.

Pelaksanaan UKW selama ini memang jadi lahan subur penggunaan uang rakyat oleh Dewan Pers dan para organisasi konstituen. Miliaran rupiah dana UKW dari Kementrian Kominfo RI dana APBD pemda di berbagai daerah, tak terhitung jumlahnya.

Puncaknya, kisruh bagi-bagi ‘kue’ dana UKW ternyata hanya nyangkut ke PWI. Pembagian ‘Kue’ lezat nan mewah bernilai miliaran rupiah uang rakyat dari BUMN rupanya tidak merata. Tak heran, UKW Gate ini mencuat gara-gara bagi-bagi jatah tidak merata.

Dari sekian belas provinsi sebagai sasaran UKW, ternyata hanya 10 Provinsi yang nyangkut dana tersebut. Media nasional seolah malu-malu kucing mengangkat kasus ini karena takut disebut ‘Jeruk Makan Jeruk’.

Masih segar dalam ingatan, ketika Dana Bansos yang disalurkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menjelang pemilu, ramai-ramai diberitakan media nasional tanpa tahu asal-usul dana tersebut. Bahkan komentar tokoh agama Romo Magnis saat menjadi saksi di sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi baru-baru ini, bahwa perilaku Presiden Jokowi membagi-bagi bansos itu seperti pencuri, justeru marak diberitakan media nasional dan menjadi tranding topik di mana-mana.

Menteri yang terjerat kasus korupsi pun seringkali diblow up dari pagi, siang, malam selayaknya resep dokter bagi pasien minum obat 3 kali sehari. Berita korupsi Hakim Mahkamah Agung pun tak kalah heboh diliput media secara non stop.

Sayang sekali, ketika pelaku korupsi kali ini adalah pengurus lembaga atau organisasi pers yang fungsinya mengawasi dan melakukan sosial kontrol, berita yang maha dahsyat dan lebih menarik dari pada menteri, hakim, dan aparat yang terlibat korupsi ini, justeru didiamin oleh media nasional.

Tak terkecuali, organisasi pers konstituen yang kritis sekelas AJI dan IJTI pun diam kayak orang amnesia. Kalau sudah begini kondisinya, ini sama saja menempatkan wartawan seolah Gangster Mafia yang tak terjamah hukum.

Jika sudah seperti ini kondisi pers di Indonesia, maka kepada siapa lagi rakyat mau menaruh kepercayaan ? Sekali lagi penulis menutup tulisan singkat ini : “tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.”

Penulis adalah Ketua Umum DPP SPRI dan Ketua LSP Pers Indonesia

Dukung Operasi Madago Raya, Kapolsek Poso Pesisir Ajak Para Tokoh Jaga Kamtibmas

Poso – Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, bersama anggotanya melaksanakan patroli dan sambang berupa silaturahmi kamtibmas kepada pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Senin (8/4/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik dan meningkatkan sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Saat di lokasi, Kapolsek Poso Pesisir Iptu Risdiyanto menyampaikan beberapa pesan kamtibmas kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa, yaitu:

Pertama, Agar peduli serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Kedua, Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan.

Ketiga, Bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Poso Pesisir.

Iptu Risdiyanto juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung satgas operasi madago raya agar bisa tercipta situasi yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Poso Pesisir ini. Dengan kerjasama yang baik, Insya Allah wilayah kita akan selalu aman, damai dan kondusif,” ajak Iptu Risdiyanto.

Kapolsek juga mengimbau, kepada warga masyarakat agar selalu waspada dalam melakukan aktivitas di kebun. Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan, pungkasnya.

Ditempat yang sama, Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa di wilayah Kecamatan Poso Pesisir mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Kami mewakili seluruh warga masyarakat di wilayah Kecamatan Poso Pesisir mengucapkan terima kasih kepada Satgas Madago Raya atas pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami berharap Satgas Madago Raya selalu sukses dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Red”

Polda Sulteng Ingatkan Hal ini saat mendaftar menjadi calon Anggota Polri

PALU, -Musim penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran (T.A) 2024, Polda Sulteng mewanti-wanti masyarakat untuk tidak memanfaatkan jasa calo atau oknum yang menjanjikan dapat meluluskan peserta seleksi dengan meminta imbalan uang.

“Pendaftaran menjadi anggota Polri tahun 2024 mulai dibuka baik untuk Akademi Kepolisian (AKPOL) maupun Bintara dan Tamtama Polri,” kata kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Selasa (9/4/2024)

Djoko juga menyebut, seleksi dalam penerimaan anggota Polri akan dilakukan oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Sulawesi Tengah sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan.

“Penerimaan anggota Polri dalam tahap seleksi tidak dipungut biaya alias Gratis. Kemampuan peserta seleksilah yang menentukan apakah yang bersangkutan dinyatakan lulus terpilih atau tidak. Bila dipersiapkan dari jauh hari saya yakin pasti bisa,” ungkapnya

Kabidhumas juga berharap, bagi orang tua yang anak-anaknya berkeinginan untuk menjadi anggota Polri agar tidak percaya kepada Calo atau siapapun oknum yang menjanjikan dapat meluluskan dalam pelaksaan seleksi calon anggota Polri.

“Ingat, tidak sedikit masyarakat yang pernah tertipu oleh ulah oknum dengan dalih memastikan kelulusan untuk menjadi anggota Polri dan mereka dirugikan hingga ratusan juta rupiah,” ujar Kombes Pol. Djoko Wienartono mengingatkan.

Kepolisian juga akan bertindak tegas kepada siapapun yang terlibat calo penerimaan anggota Polri dan dipastikan akan diproses hingga ke Pengadilan, tandasnya

Saat dalam proses seleksi apabila diketahui peserta atau orang tuanya melakukan perbuatan kolusi maka akan dilakukan diskualifikasi atau dinyatakan gugur karena tidak sesuai dengan pakta Integritas yang telah ditanda tangani, pungkasnya.

Red”