Beranda blog Halaman 86

Polisi Gelar Olah TKP Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa Unnes.

0

Polda Jateng, Kota Semarang | Tim gabungan Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Iko Juliant Junior, pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Kegiatan olah TKP berlangsung di Jalan Veteran, Kota Semarang, pada Sabtu (6/9/2025) siang. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jateng, Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, serta Bidlabfor Polda Jateng. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi.

Dalam kegiatan itu, penyidik laka lantas bersama tim TAA melakukan pengumpulan serta analisis data untuk mengungkap kronologi peristiwa. Di lokasi tersebut juga terdapat cat semprot warna putih yang menandakan titik insiden lakalantas tersebut. Ada sejumlah cat semprot mulai tanda melingkar hingga bergaris.

Dua kendaraan yang terlibat juga dihadirkan, yakni motor Vario H 2331 DP yang di kendarai saksi berinisial V dan A, serta motor Supra H 6038 JX yang ditunggangi korban bersama temannya, I. Kedua motor tersebut tampak mengalami kerusakan cukup parah.

Kegiatan olah TKP ini selesai sekitar pukul 12.00 Tak ada arus kendaraan lalulintas lalu lalang yang menggangu sebab jalur dari dua arah tersebut dilakukan penutupan.

Menanggapi kegiatan olah TKP tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memberikan kejelasan kepada publik mengenai peristiwa yang sempat menimbulkan berbagai dugaan.

“Polri berkomitmen melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan. Olah TKP ini untuk memastikan bahwa kejadian ini benar-benar murni kecelakaan lalu lintas, bukan karena penyebab lain sebagaimana sempat dipersepsikan sebagian masyarakat,” jelas Kombes Pol Artanto.

Pihaknya juga menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Kombes Pol Artanto mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya ananda Iko Juliant Junior. Semoga keluarga diberikan ketabahan. Mari kita percayakan proses penyelidikan ini kepada kepolisian. Kami akan menyampaikan hasilnya secara terbuka demi keadilan dan kepastian hukum,” pungkasnya.

Red”

Proyeksi Penguatan Diplomasi Internasional Indonesia dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Nasional* Oleh : Dede Farhan Aulawi

0

Di masa pemerintahan Presiden Prabowo saat ini, peran Indonesia di tengah percaturan politik dunia semakin diperhitungkan. Peran dan gaya yang dimainkan sangat mempesona beberapa kepala negara sehingga semua antri untuk membangun relasi diplomasi agar tidak kehilangan momentum untuk membangun pengaruh global. Itulah diplomasi internasional yang kuat berbasis kesetaraan dan saling menghormati untuk meningkatkan derajat dan martabat bangsa.

Diplomasi internasional adalah kegiatan hubungan luar negeri suatu negara yang dilakukan melalui negosiasi, perjanjian, kerja sama bilateral/multilateral, dan partisipasi dalam organisasi internasional untuk mencapai kepentingan nasional.
Bagi Indonesia, diplomasi internasional tidak hanya soal politik luar negeri, tetapi juga alat strategis untuk mencapai kemakmuran ekonomi, ketahanan nasional, dan penguatan posisi global.

Bentuk Penguatan Diplomasi Internasional Indonesia nampak dari berbagai agenda kenegaraan yang terkait dengan beberapa event internasional, misalnya :

a. Aktivitas di Forum Global
– Partisipasi aktif dalam G20, ASEAN, APEC, dan PBB.
– Kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan perannya dalam isu kawasan Indo-Pasifik.
– Peran sebagai juru damai dalam konflik internasional.

b. Kerja Sama Ekonomi Internasional
– Penandatanganan perjanjian perdagangan bebas (FTA) seperti IA-CEPA (Indonesia-Australia), IJEPA (Indonesia-Jepang), dan RCEP.
– Negosiasi dan ratifikasi perjanjian investasi bilateral dan multilateral.

c. Diplomasi Ekonomi
– Promosi ekspor melalui pameran dagang dan misi dagang.
– Menarik investasi asing langsung (FDI) dengan kerja sama ekonomi strategis.
– Promosi pariwisata dan produk unggulan nasional.

d. Diplomasi Maritim dan Energi
– Kerja sama dalam eksplorasi dan perlindungan sumber daya laut.
– Diplomasi energi baru dan terbarukan (EBT), seperti kerja sama PLTS, kendaraan listrik, dan transisi energi.

Berbagai aktivitas internasional tersebut, langsung atau tidak langsung skan berdampak terhadap perekonomian nasional dalam format :

a. Peningkatan Investasi Asing
– Penguatan diplomasi meningkatkan kepercayaan investor, misalnya, investasi dari UEA, Jepang, dan Korea Selatan meningkat setelah diplomasi intensif dan MoU strategis.

b. Peningkatan Ekspor
– Perjanjian perdagangan menurunkan tarif bea masuk.
– Membuka akses pasar baru untuk produk Indonesia seperti CPO, tekstil, perikanan, dan UMKM.

c. Transfer Teknologi dan Pengetahuan
– Kerja sama strategis dengan negara maju membawa teknologi baru. Contohnya kolaborasi dalam industri kendaraan listrik (Tesla, BYD, Hyundai), serta industri pertahanan (kerja sama dengan Turki dan Korea Selatan).

d. Stabilitas Ekonomi dan Politik
– Diplomasi menjaga stabilitas kawasan, yang penting bagi iklim bisnis dan investasi.
– Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang moderat dan netral.

e. Peningkatan Pariwisata dan Devisa
– Diplomasi pariwisata (branding Wonderful Indonesia) memperkuat promosi destinasi wisata.
– Kerja sama dengan maskapai asing dan travel agent global memperluas pasar pariwisata.

Dengan demikian, penguatan diplomasi internasional Indonesia berperan penting dalam memperkuat perekonomian nasional melalui peningkatan perdagangan, investasi, pariwisata, serta transfer teknologi. Strategi diplomasi yang adaptif, kolaboratif, dan visioner menjadi kunci untuk mengatasi tantangan global serta mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia di panggung dunia. Memang semuanya tidak mudah, dan tidak selancar dalam mengucapkannya. Namun dengan niat dan tekad yang kuat, dan dukungan rakyat yang bersatu, semua bisa dilakukan. Untuk itu semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus selalu dijaga dan dipelihara agar Indonesia yang maju dan berdaulat segera tercapai. Aamiin

Red”

Aliansi Rakyat Papua Sampaikan Amicus Curiae ke Mahkamah Konstitusi

0

Jakarta – Sekelompok masyarakat Papua yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Papua untuk Kebenaran dan Keadilan Tabi–Saireri dan Nusantara menyambangi Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Merdeka Barat Nomor 6, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Kehadiran mereka bukan dalam bentuk aksi demonstrasi, melainkan memposisikan diri sebagai sahabat peradilan atau Amicus Curiae. Hal tersebut ditegaskan Tokoh Muslim Papua, Amir Madubun.

“Jadi kami, sekitar 70 orang yang datang, bukan untuk berdemo. Kami datang sebagai sahabat peradilan atau Amicus Curiae,” ujar Amir Manubun kepada wartawan di Jakarta.

Dalam rombongan tersebut hadir sejumlah tokoh yang mewakili berbagai elemen masyarakat, di antaranya Ketua Aliansi Rakyat Papua untuk Kebenaran dan Keadilan Tabi–Saireri dan Nusantara, Yulianus Dwaa; Dewan Adat Tabi, Yakonias Wabrar; Tokoh Agama, Pdt. Catto Y. Mauri; Sesepuh Papua di Jakarta, Frans Rohromana; Tokoh Perempuan Papua, Doliana Yakadewa; Tokoh Paguyuban Bugis, Thamrin Ruddin; serta Tokoh Muslim Papua, Amir Manubun.

Turut serta pula perwakilan komunitas Papua di Jakarta, Yan Piet Sada, serta koordinator lapangan Yusuf Golam. Dari seluruh rombongan, tujuh tokoh utama bersama satu korlap diterima langsung oleh pihak Mahkamah Konstitusi.

Pertemuan berlangsung di ruang resmi MK dan diterima dengan baik oleh Kepala Biro Humas dan Protokoler, Pan Mohamad Fais Kusuma Wijaya, yang didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Imanuel . “Puji Tuhan, kami diterima dengan baik di Mahkamah Konstitusi. Masing-masing tokoh menyampaikan pandangan sesuai kapasitasnya,” ungkap Amir.

Amir menegaskan, tujuan kedatangan mereka bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan menyampaikan jeritan hati rakyat Papua yang merasa hak suaranya terzalimi dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua pada 6 Agustus 2025 lalu.

“Prinsip kami adalah memposisikan diri sebagai sahabat peradilan. Kami meminta Mahkamah menegakkan keadilan dan kebenaran bagi semua warga negara, khususnya masyarakat Papua yang merindukan kejujuran dalam proses PSU,” jelasnya.

Aliansi tersebut juga menyampaikan dokumen berisi tujuh poin pernyataan yang ditujukan kepada sembilan hakim konstitusi. Setiap hakim menerima satu bundel dokumen yang memuat berbagai catatan, termasuk dugaan intervensi sejumlah pejabat dalam proses PSU.

“Isi tujuh poin itu adalah suara nurani rakyat Papua. Kami serahkan melalui Kepala Biro Humas dan Protokoler MK untuk kemudian diteruskan ke sembilan hakim. Semua dokumen kami serahkan secara simbolis di dalam noken,” tambahnya.

Aliansi menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Papua, khususnya wilayah adat Tabi dan Saireri, adalah agar kepemimpinan di tanah Papua benar-benar lahir dari anak daerah. Harapan itu, menurut Amir, sudah dituangkan dalam tujuh poin yang diserahkan kepada Mahkamah.

“Dengan doa dan harapan masyarakat Papua, khususnya Tabi dan Saireri, kami ingin Papua dipimpin oleh anak asli Tabi–Saireri. Itu telah kami tegaskan dalam pernyataan kami,” tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam itu ditutup dengan komitmen dari pihak MK untuk meneruskan seluruh pokok pikiran dan dokumen yang diserahkan.

“Kepala Biro Humas menyampaikan bahwa semua masukan akan disampaikan kepada hakim, sebab hakim Mahkamah Konstitusi tidak boleh diintervensi siapapun,” tutup Amir. (NOV/Red)

MENGENAL DINAMIKA DAN PROYEKSI MEDAN PERANG MODERN* Oleh : Dede Farhan Aulawi

0

Peperangan yang masih berlangsung sampai saat ini di beberapa kawasan seperti Palestina, Ukraina, atau Houthi pada dasarnya memberikan ilustrasi yang kompleks dan menjadi medan perang baru kekuasaan global, tempat di mana kepentingan ekonomi, dominasi wilayah, dan proyek ekspansi dijalankan lewat konflik terbuka. Perang adalah titik temu dari perbedaan pandangan, prinsip dan kepentingan yang dinilai buntu. Yang bertempur adalah negara, yang mendesain adalah elite kekuasaan, dan yang menanggung akibatnya adalah rakyat biasa.

Dinamika medan perang modern ditandai oleh transformasi dari perang fisik menjadi medan tempur yang multidimensional (fisik, digital, psikologis, dan diplomatik), dengan proyeksi yang melibatkan teknologi canggih seperti AI, drone, senjata presisi, serangan siber, dan informasi. Perang modern bersifat cepat, kompleks, sulit dilacak, dan menghancurkan, serta tidak hanya mengandalkan kekuatan militer tradisional tetapi juga literasi informasi dan kecakapan digital.

Harga sebuah perang selalu ditanggung oleh mereka yang tidak punya akses membuat keputusan. Perang memiskinkan yang sudah miskin, meminggirkan yang sudah tersingkir, dan menghancurkan semua infrastruktur yang sudah dibangun dengan segala macam sumber daya yang dimiliki, bahkan bila perlu dengan pembiayaan hutang luar negeri. Sementara itu, industri senjata dan kelompok investor global meraup keuntungan besar dari setiap medan peperangan. Lihat saja bagaimana perusahaan Lockheed Martin yang mencatat laba USD 8,7 miliar pada 2023 yang mengalami kenaikan 12% dibanding 2022. Konflik menjadi semacam mesin ekonomi bagi negara tertentu dan korporasinya.

Baiklah pada kesempatan ini akan diuraikan berbagai karakteristik dari perang modern. Terminologi medan perang modern pada dasarnya merujuk pada lingkungan dan kondisi di mana konflik militer kontemporer berlangsung. Berbeda dengan perang tradisional yang sering terjadi di medan terbuka dan jelas, medan perang modern sangat kompleks dan multifaset.

Hal – hal yang menjadi kata kunci dan karakteristik utama dalam peran modern ini, adalah :
– Perang Asimetris. Konflik antara kekuatan militer konvensional dengan kelompok non-negara seperti gerilyawan, teroris, atau milisi. Contohnya adalah perang melawan terorisme.
– Teknologi Tinggi. Penggunaan drone, satelit, senjata presisi tinggi, perang siber, dan sistem pertahanan canggih menjadi sangat dominan.
– Perang Siber. Serangan terhadap sistem komputer dan jaringan informasi lawan untuk melemahkan kemampuan komunikasi, intelijen, dan infrastruktur vital.
– Perang Elektronik, dengan mengganggu atau memanipulasi sistem radar, komunikasi, dan sensor musuh.
– Medan Perang Urban. Pertempuran di kota-kota dan pemukiman yang padat, yang menghadirkan tantangan bagi pasukan karena adanya warga sipil dan infrastruktur penting.
– Kombinasi Operasi Militer dan Non-Militer. Selain pertempuran fisik, perang modern sering melibatkan operasi informasi, propaganda, dan perang psikologis untuk mempengaruhi opini publik dan moral lawan.
– Perang Hibrida dengan menggabungkan berbagai metode dan alat, mulai dari operasi militer konvensional, perang asimetris, serangan siber, hingga propaganda.

Semoga tulisan singkat ini bisa bermanfaat sebagai gambaran umum dalam memperkaya literasi keilmuan di bidang pertahanan. Aamiin

PBH Merah Putih Nusantara Sorot Dugaan Alat Proyek Irigasi Dipakai Tambang Ilegal

0

PBH Merah Putih Nusantara kembali menyorot dugaan praktik penyalahgunaan alat berat di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Lembaga bantuan hukum ini menemukan indikasi bahwa dua unit breaker milik perusahaan yang seharusnya digunakan dalam pengerjaan jaringan saluran irigasi Kelara Karaloe di Campagayya, Kecamatan Batang, justru dipakai untuk aktivitas tambang ilegal di Tolo Selatan.

Proyek irigasi yang menelan anggaran Rp24 miliar tersebut sedianya menjadi program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketersediaan air di wilayah Jeneponto. Namun, dugaan penggunaan alat dan material proyek di luar peruntukan resmi dinilai mencederai amanah pembangunan.

Ketua PBH Merah Putih Nusantara menyebut temuan ini harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, dugaan penggunaan alat proyek negara untuk kepentingan ilegal bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Alat yang seharusnya bekerja untuk kepentingan rakyat justru diduga dialihkan ke tambang ilegal. Ini persoalan serius yang harus diusut tuntas,” tegasnya.

Lebih jauh, PBH Merah Putih Nusantara menilai fenomena seperti ini menjadi alarm bagi transparansi proyek pemerintah. Mereka menekankan perlunya pengawasan ketat dari dinas terkait agar aset negara tidak disalahgunakan untuk kepentingan segelintir pihak.

Tambang ilegal di Tolo Selatan sendiri sudah lama menjadi sorotan warga. Aktivitasnya dianggap merusak lingkungan dan menimbulkan keresahan. Jika benar terbukti alat proyek irigasi digunakan untuk menunjang kegiatan tersebut, maka persoalan ini bukan hanya soal pelanggaran administrasi, tetapi juga menyangkut aspek hukum yang serius.

PBH Merah Putih Nusantara mendesak agar pihak kepolisian, inspektorat, dan kejaksaan segera turun tangan melakukan investigasi. Transparansi anggaran Rp24 miliar yang digunakan untuk proyek irigasi Campagayya juga harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jangan sampai proyek vital untuk kepentingan rakyat hanya menjadi kedok untuk praktik ilegal,” tambahnya.

Sejauh ini, pihak perusahaan yang mengerjakan proyek irigasi Kelara Karaloe belum memberikan keterangan resmi. Aparat terkait pun masih bungkam soal dugaan keterlibatan alat proyek dalam aktivitas tambang ilegal.

PBH Merah Putih Nusantara memastikan akan melayangkan laporan resmi jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Bagi mereka, penyelamatan aset negara adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Diduga ada keterlibatan “APH setempat yang membekingi praktek ilegal pertambangan tersebut”.

#kapolres
#kapolda
#mabespolri
#kadivpropammabespolri
#kementrianesdm
#kejaksaannegri
#kejaksaantinggi Makasar
#kejagungri.
#dewanpersnusantara.
#menkopolhukam.

Dede Farhan Aulawi Cermati Minimnya Alokasi Anggaran Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat

0

” Penyebab Minimnya Alokasi Anggaran Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat adalah karena prioritas anggaran yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dana desa sering kali lebih banyak dialokasikan untuk infrastruktur fisik (jalan, irigasi, bangunan) dibanding program pemberdayaan masyarakat “, ujar Pemerhati Pedesaan Dede Farhan Aulawi di Bandung, Sabtu (6/9).

Menurutnya, hal tersebut juga diakibatkan perencanaan yang kurang partisipatif antara masyarakat dengan pemangku kepentingan di desa. Dimana masyarakat desa kurang dilibatkan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), sehingga kebutuhan pemberdayaan masyarakat tidak jadi prioritas.

Belum lagi terkait dengan keterbatasan kapasitas sebagian Pemerintah Desa.
Pemerintah desa mungkin belum memiliki kemampuan perencanaan dan pengelolaan anggaran yang baik untuk mengalokasikan dana ke program pemberdayaan. Termasuk
kurangnya data yang akurat tentang kebutuhan masyarakat, sehingga sulit menentukan alokasi yang tepat.

Kemudian juga terkait regulasi dan birokrasi yang rumit. Aturan penggunaan dana desa yang ketat dan prosedur birokrasi dapat membatasi fleksibilitas penggunaan dana untuk pemberdayaan.

Sementara itu, terkait dengan dampak minimnya alokasi dana untuk Pemberdayaan Masyarakat adalah terciptanya masyarakat yang kurang mandiri dalam meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan kapasitas diri, sehingga potensi sumber daya lokal tidak tergali dengan optimal.

” Program-program pemberdayaan tidak berjalan atau hanya berjalan sebatas formalitas. Kesenjangan sosial dan ekonomi di desa juga tetap tinggi. Keterampilan sumber daya terbatas sehingga dibutuhkan komitmen yang serius untuk memberdayakan masyarakat desa secara maksimal “, pungkasnya.

Dede Farhan Aulawi Bicara Keselamatan Wisata Rafting

0

” Indonesia meniliki banyak potensi wisata rafting di banyak daerah. Asyik dan agak menguji adrenalin saat melakukannya. Namun demikian, faktor keselamatan tidak boleh diabaikan. Keselamatan saat wisata rafting sangat penting untuk memastikan pengalaman yang menyenangkan dan bebas dari risiko cedera “, ujar Ketum DPP PRAWITA GENPPARI Dede Farhan Aulawi di Pangalengan, Minggu (7/9).

Hal itu ia sampaikan saat dirinya bersama jajaran pengurus Prawita GENPPARI mengunjungi Lembah Pineus Rahong di Pangalengan, Bandung. Pada kesempatan tersebut, seluruh pengurus tampak menikmati wisata rafting yang ada di lokasi tersebut.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga keselamatan saat rafting, seperti :

1. Gunakan Peralatan Keselamatan Standar
– Pelampung (Life Jacket): Harus dipakai dengan benar dan sesuai ukuran tubuh.
– Helm: Melindungi kepala dari benturan batu atau benda keras lainnya.
– Pakaian dan Alas Kaki: Gunakan pakaian yang nyaman dan cepat kering, serta alas kaki yang kuat dan tidak licin.

2. Ikuti Instruksi Pemandu Profesional
– Dengarkan dan patuhi semua arahan pemandu selama pengarungan.
– Jangan mencoba bertindak sendiri tanpa instruksi, terutama di jeram berbahaya.

3. Kenali Kondisi Fisik dan Kesehatan
– Pastikan Anda dalam kondisi sehat dan tidak memiliki masalah kesehatan yang dapat membahayakan saat rafting, seperti penyakit jantung atau epilepsi.

4. Pilih Paket Sesuai Tingkat Pengalaman
– Pilih rute dan tingkat kesulitan rafting yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman Anda.
– Jika Anda pemula, mulailah dengan jeram yang ringan hingga sedang.

5. Persiapkan Diri untuk Situasi Darurat
– Pelajari cara bagaimana posisi tubuh yang benar jika terjatuh ke air (seperti posisi menghadap ke hulu).
– Jangan panik dan ikuti instruksi pemandu.
– Jika tidak bisa berenang, jangan khawatir karena pelampung akan membantu mengapung.

6. Periksa Kondisi Cuaca dan Sungai
– Hindari rafting saat kondisi cuaca buruk seperti hujan deras atau banjir.
– Sungai dengan debit air tinggi bisa sangat berbahaya.

7. Pastikan Fasilitas dan Peralatan Rafting Terpercaya
– Pilih operator rafting yang sudah berpengalaman dan memiliki reputasi baik.
– Pastikan peralatan rafting dalam kondisi baik dan rutin diperiksa.

” itulah hal – hal penting yang harus diperhatikan oleh seluruh wisatawan yang ibgin menikmati wisata rafting. Begitupun dengan para pengelolanya yang harus berpengalaman dan memiliki kompetensi layanan jasa wisata rafting “, pungkasnya.

Pra PorProv Cabor Gateball Jawa Tengah Tahun 2025 Resemi Di Tutup

0

Kota Magelang Sukses Menjadi Tuan Rumah Pra- Porprov Tahun 2025 berkat kerja sama yang apik, Pergatsi Jawa Tengah .Ketua umum Koni Kota Magelang Bp.Ali Sobri Sungkar Amd.Ak beserta jajaranya menjadi tuan rumah Pra- ProProv tahun 2025 bertempat di Goor dr.H.Moch Soebroto Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang Jawa Tengah berjalan tertip,lancar dan damai. minggu ( 7/8/2025)

“Kegitan Pra- PorProv Cabang Gateball tahun 2025 resemi di tutup Ketua Umum Pergatsi Jawa Tengah bp Ir.SR.Eko Yunianto Sp.MT. Di dampingi Ketua Koni Kota Magelang Bp.Ali Sobri Sungkar Amd.Ak, beserta jajaranya serta Pengkap/Pengkot Pergatsi Se Jawa Tengah

Dalam sambutanya Ketua Umum Pergatsi Jawa Tengah mengucapkan terima kasih Kepada Pemerintah Kota Magelang (Forkompimpda) serta Ketua Umum Koni Kota Magelang yang telah mendukung kegiatan Pra- PorProv Cabang Olahraga Gateball tahun 2025 berjalan lancar dan damai .

Lebih lanjut beliau menambahkan selamat kepada yang meraih medali emas Kabupaten Purworejo.Bagi yang belum berhasil terus latihan. Selain itu kegitan turnamen kalau bisa di
tingkatkan menjadi tarap nasional.bekerjasama dengan pengkab/ pengkot .tutupnya.

” Adapun hasil Pertandingan Pra-Porprov Jawa Tengah th 2025 Cabor Gateball Untuk nomor Pertandingan Tunggal Putri Final Kabupaten Sukoharjo VS Kabupaten Temanggung Dimenangkan Oleh Kabupaten Sukoharjo .

Untuk Nomor Pertandingan Tunggal Putra Final Antara Kabupaten Cilacap VS Kabupaten Banyumas Dimenangkan Oleh Kab Cilacap.

” Nomor Pertandingan Ganda Putra Final Antara Kabupaten Kudus VS Kabupaten Cilacap Dimenangkan Oleh Kab Kudus.

Nomor Pertandingan Ganda Campuran Final Antara Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Cilacap Dimenangkan Oleh Kabupaten Cilacap.

” Nomor Pertandingan Triple Campuran Final Antara Kabupaten Klaten VS Kabupaten Purworejo Dimenangkan Oleh Kabupaten Purworejo.

Nomor Pertandingan Triple Putra Final Antara Kab Banyumas dan Kab Cilacap Dimenangkan Oleh Kab Banyumas.

” Nomor Pertandingan Beregu Campuran Final Antara Kabupaten Banyumas dan Kab Klaten Dimenangkan Oleh Kabupaten Klaten.

Nomor Pertandingan Beregu Putra Final Antara Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kudus Dimenangkan Oleh Kab Purworejo.

” Nomor Tunggal Putri juara pertama dimenangkan oleh Kabupaten Sukoharjo , Tunggal Putra Juara Pertama Kabupaten Cilacap , Ganda putra juara pertama Kabupaten Kudus , Ganda Campuran Juara Pertama Kabupaten Cilacap.

Triple Putra Juara Pertama Kabupaten Banyumas , Triple Campuran Juara pertama Kabupaten Purworejo, Beregu Putra Juara pertama yaitu Kabupaten Purworejo.

” Beregu Campuran juara pertama yaitu Kabupaten Klaten , Juara Kedua Kabupaten Banyumas, juara Ketiga Kabupaten Purworejo

Perlu di ketahui Pra – Proprov tahun 2025 di ikuti oleh 19 Kabupaten Kota terdiri dari

” KABUPATEN Cilacap,Banyumas,Wwonosobo,Temangung,Grobogan, Kudus,Kabupaten Semarang, Kota Semarang,Kabupaten Magelang,Kota Mgl ,Kabupaten Pekalongan,Kota Pekalongan, dan Tegal .

Red”Wasis

Komenwa Indonesia Ucapkan Selamat dan Apresiasi Setingi-Tingginya Kepada Panglima Jendral TNI Agus Subianto dan Jajarannya

​Saya Dr Datep Purwa Saputra Komandan Komando Resimen Mahasiswa Indonesia dan Jajara Komenwa Indonesia mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran TNI atas keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jakarta dan di Daerah lainnya sehingga situasi kembali kondusif.

​Semoga TNI tambah kuat dan Profesional dalam menjaga kedaulatan bangasa dan negara serta selalu dicintai seluruh rakyat Indonesia.

#KomenwaJaya.
#TNIPrima.

Pemerintah Dorong RUU Perampasan Aset dan Reformasi Politik, Sinyal Serius Berantas Korupsi dan Benahi Demokrasi

Jakarta, Pemerintah kembali mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai upaya serius dalam memberantas korupsi. RUU ini diharapkan dapat menjadi instrumen hukum yang efektif untuk memiskinkan koruptor dengan merampas aset ilegal mereka. (7/9/2025).

Inisiatif ini mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk Presiden. Para ahli hukum, seperti Prof. Yusril Ihza Mahendra, juga telah berulang kali menekankan pentingnya RUU ini untuk segera dibahas oleh DPR.

Saat ini, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sedang berkoordinasi dengan DPR untuk memasukkan RUU Perampasan Aset ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025-2026.

Meskipun RUU ini pernah diajukan pada masa pemerintahan sebelumnya, hingga kini belum ada pembahasan yang tuntas. Jika DPR menyetujui, pemerintah menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan proses legislasi ini dan akan menunggu penunjukan wakil dari Presiden.

Reformasi Politik Menuju Demokrasi yang Lebih Inklusif

Selain RUU Perampasan Aset, pemerintah juga merencanakan reformasi politik yang lebih luas melalui perubahan terhadap Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Partai Politik. Langkah ini didasari oleh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menuntut adanya perubahan sistem pemilu, termasuk potensi penghapusan threshold.

Reformasi ini bertujuan untuk membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas bagi semua lapisan masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan sistem politik yang tidak hanya dikuasai oleh mereka yang memiliki kekuasaan, uang, atau popularitas semata.

Sistem pemilu saat ini dinilai membatasi individu-individu berbakat untuk berkiprah dalam politik. Hal ini sering kali berujung pada terisinya posisi-posisi politik oleh figur publik yang belum tentu memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai. Pemerintah berkomitmen mengatasi kritik terhadap kualitas anggota DPR melalui reformasi politik yang komprehensif.

Tim Red