Beranda blog Halaman 509

Warung NKRI Digital dan Media Guetilang Bakal Gelar Pelatihan Citizen Journalism

Untuk menjaga eksistensi 37 Warung NKRI Digital pasca diresmikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme – BNPT Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si pada Rabu, (7/2/2024) di Desa Kahuman, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Warung NKRI Digital bekerjasama dengan Media Guetilang bakal menggelar pelatihan pers di berbagai lokasi dengan tema : “Peran Citizen Journalism dalam Mempromosikan Potensi Daerah di Media Online.”

Pelaksanaan pelatihan pers ini digagas Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi -KPTIK menggandeng media Guetilang untuk menjadikan lokasi usaha Warung NKRI Digital sebagai pusat pengelolaan informasi digital di pedesaan yang terdapat Warung NKRI Digital.

Pelatihan Citizen Journalism sebelumnya sudah sempat diujicoba saat pra launching di Warung NKRI Digital Pawon Ndeso baru-baru ini. Setelah resmi diluncurkan akan menjadi salah satu program prioritas di seluruh Warung NKRI Digital, dan Desa Kahuman akan kemabi menjadi yang pertama dilaksanakan secara resmi.

Pihak Pemerintah Kecamatan Polanharjo dan Pemerintah Desa Kahuman menyambut baik rencana pelatihan pers di wilayah pemerintahannya. Program pelatihan Citizen Jurnalism ini dikhususkan bagi Anggota Karang Taruna, Calon dan Purna PMI, Anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta staf Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat.

Tujuan pelatihan pers ini agar Warung NKRI Digital juga menjadi pusat kegiatan pembinaan bagi warga dan aparat di pedesaan agar dapat berkolaborasi menjalankan praktek jurnalistik secara baik dan benar, dan mampu berperan aktif menulis berita promosi potensi yang dimiliki daerahnya tang selama ini tidak tersentuh pemberitaan media.

Peserta akan dilatih kemampuan meliput dan menulis berita tentang kegiatan di pedesaan, potensi wisata desa, dan promosi komoditas dan seluruh potensi lainnya yang dimiliki desa dan menyiapkan sarana publikasi di media online guetilang.

“Kami siap memfasilitasi seluruh desa yang ada di Kecamatan Polaharjo untuk mengikuti pelatihan ini. Karena sesudah Warung NKRI Digital diresmikan di tempat kami ini, kami berharap ada tindaklanjut kegiatan yang berkelanjutan,” ujar Camat Polanharjo Joko Handoyo Hs, S.Stp, M.Si usai peresmian Warung NKRI Digital di Desa Kahuman, Klaten pada Rabu, (7/2/2024).

Sementara Kepala Desa Kahuman Ida Andung Prihatin, S.Pd yang mendampingi Camat Polahrjo usai kegiatan peluncuran warung NKRI Digital, turut mendukung rencana pelatihan pers oleh Guetilang di Warung NKRI Digital Pawon Ndeso, Desa Kahuman. “Kami sangat mengapresiasi jika ada program pelatihan seperti ini sehingga potensi desa kami bisa dipromosi keluar,” ujar Ida. (***)

Kabid Irba Dinas PSDA Tak Pernah Suruh Bimo Intimidasi Atau Ancam Wartawan

CILACAP,- Ramainya berita yang menyangkut dirinya di beberapa media beberapa hari terakhir, Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku (Irba) pada Dinas Pengelolaan Sember Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap, Darwoko angkat bicara.

Menurut Darwoko, berita terkait dirinya tidak benar. Bahkan, Bimo sudah memberikan pernyataan di beberapa media online bahwa peristiwa tersebut adalah murni urusan antara dirinya (Bimo) dengan sang wartawan.

“Sehingga saya selaku Kabid Irba tidak ada kaitan sama sekali dengan kejadian itu. Apalagi memerintahkan untuk (melakukan) tindakan pengancaman terhadap wartawan,” katanya, Rabu (07/02/2024) kemarin.

Selanjutnya Darwoko menjelaskan, waktu itu Padmo Subagyo alias Bimo datang ke kantornya dan menceritakan jika pekerjaannya di Dinas P dan K Kabupaten Cilacap diberitakan oleh wartawan.

“Dalam berita tersebut, Bimo keberatan jika pekerjaannya dikatakan tidak sesuai dengan apa yang ada di lapangan,” ungkapnya.

Sehingga pihaknya memberikan saran kepada Bimo agar permasalahan itu diselesaikan dengan baik agar dinas-dinas tidak terganggu oleh pemberitaan yang tidak benar terkait pekerjaan.

Terkait tuduhan tindak premanisme terhadap wartawan Cilacap yang dituduhkan kepadanya, Darwoko membantah hal tersebut.

Dia menegaskan dirinya meminta Bimo untuk mengklarifikasi pemberitaan yang tidak benar terkait pekerjaannya dengan baik-baik. “Apa itu dianggap saya menyuruh Bimo melakukan premanisme terhadap wartawan. Enggak toh?” kata Darwoko.

Ditanya terkait fee 1 persen, Darwoko mengatakan bahwa dirinya dihubungi Ketua Umum PPWI Pusat, Wilson Lalengke melalui WhatsApp (WA).

Saat itu, Wilson menanyakan apakah benar Marhani meminta fee 1 persen ke salah satu dinas.

“Saya jawab tidak benar. Karena Pak Marhani tidak ngomong seperti itu kepada saya,” ujarnya.

“Saya tidak begitu menanggapi informasi itu dengan serius, karena bukan kewenangan saya,” imbuhnya.

Darwoko lantas menandaskan, semua kejadian itu tidak terkait dengan pekerjaannya di Dinas PSDA, dan bukan wewenang dirinya. Pihaknya hanya fokus pada tugas-tugas yang diembankan kepadanya, yakni melayani masyarakat dengan baik.

Sekali lagi Darwoko menekankan, pihaknya bekerja sesuai dengan kewenangannya. “Saya tidak akan nyuruh orang untuk menyelesaikan sesuatu apabila itu bukan tupoksi dan tugas saya. Saya jangan dikait-kaitkan dengan apapun yang bukan tugas saya,” pungkasnya . ( Hadi Try Wasisto R )

Kepergok Hendak Curi Motor di Ajibarang Banyumas, Residivis Asal Tegal Diamankan Polisi

Polsek Ajibarang Polresta Banyumas, Polda Jateng berhasil mengamankan seorang pria berinisial DS (45), warga Desa Balamoa Kec. Pangkah Kab. Tegal. Dia kepergok hendak mencuri motor di Desa Ajibarang Wetan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Selasa (6/2/24) siang.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, melalui Kapolsek Ajibarang AKP Heri Sudaryanto, SH, MH, menerangkan, kejadian itu terjadi di teras cucian motor Putra Sugeng Car Wash Desa Ajibarang wetan, Kec. Ajibarang Kab. Banyumas.

Dia menjelaskan, awalnya pihaknya menerima adanya informasi dari masyarakat tentang maling motor. Kemudian, Polsek Ajibarang datang ke lokasi bergegas mengamankan pelaku yang diamuk warga.

“Kami berhasil mengamankan pelaku kemudian membawa ke Polsek untuk proses pengembangan penyidikan lebih lanjut”, ungkap Kapolsek saat dikonformasi, Rabu (7/2/24).

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat dia melihat laki-laki mencurigakan sedang mengotak-atik kunci sepeda motor honda Beat milik pelapor yang bernama DP warga Desa Ajibarang Kulon yang di parkir di teras samping cucian motor.

Kemudian saksi memberitahukan kepada pelapor dan pada saat laki-laki tersebut akan pergi membawa sepeda motor milik pelapor selanjutnya saksi bersama pelapor mencegat pelaku dan mengamankanya bersama warga.

Kapolsek menjelaskan, dari hasil intrograsi, pelaku mengakui sarana sepeda motor honda vario diperoleh dari mencuri di wilayah Kec. Bumiayu tanggal 6 Februari 2024. Selain itu pelaku juga mengakui melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Kec. Wangon tgl 1 Februari 2024.

“Jadi modusnya adalah pelaku mengambil sepeda motor dengan menggunakan kunci T. Pelaku juga merupakan residivis curanmor di wilayah Kab. Ciamis tahun 2016 dan wilayah Kab. Cilacap tahun 2019”, ungkap Kapolsek.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berup 1 (satu) unit spm honda Vario warna hitam (sarana pelaku), sepasang kunci T dan 1 (Satu) SPM honda beat warna hitam (milik pelapor).

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara”, pungkas Kapolsek.

Red”

Tangkal Terosisme, BNPT Luncurkan Warung NKRI Digital di Klaten

Memanfaatkan teknologi digital dalam upaya menangkal terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memilih melakukan terobosan jitu dengan cara mendirikan 37 Warung NKRI Digital yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Warung Pawon Ndeso di Desa Kahuman, Kecamatan Polaharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah menjadi lokasi pertama yang dipilih BNPT untuk peluncuran Warung NKRI Digital.

Kepala BNPT Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si meresmikan langsung Peluncuran Warung NKRI Digital di Desa Kahuman, Klaten pada Rabu, (7/2/2024).

Menariknya, peluncuran Warung NKRI Digital ini turut diikuti oleh 37 pelaku usaha Warung NKRI Digital secara online lewat aplikasi zoom dari daerah Sabang sampai Papua, Miangas sampai pulau Rote.

“Warung NKRI Digital ini tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas usaha dengan wawasan kewirausahaan. Semua warga memiliki hak yang sama untuk kesejahteraan. Ini bentuk negara hadir termasuk bagi mitra deradikalisasi yang dulu pernah tersesat dengan doktrin radikalisasi,” ujar Komjen Rycko, mantan Kapolda Jateng ini dalam sambutannya.

Ia menambahkan, sesungguhnya warung ini tadinya didirikan secara tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari. Kemudian dikombinasikan menjadi warung digital.

Pada kesempatan ini, Kepala BNPT yang akrab disapa Riko, menyapa langsung para pelaku usaha Warung NKRI Digital dan berinteraksi terkait ruang lingkup usahanya dan implementasi program BNPT melalui Warung NKRI Digital.

Kepala BNPT Riko juga berinteraksi dengan salah satu Mitra Deradikalisasi BNPT yang sukses mendirikan usaha Warung NKRI Digital, dan dengan Leli salah satu eks Pekerja Migran Indonesia yang sukses mendirikan Warung NKRI Digital di Hongkong.

Pada rangkaian kegiatan ini, Kepala BNPT hadir juga sebagai pembicara dalam Ngobrol Bareng (Ngobar) Kebangsaan dengan tema “Merajut Keberagaman dan Persatuan Menuju Indonesia Sejahtera dan Harmoni” bersama Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani, S.M., M.Si., Ketua Komite Penyelarasan Teknologi Informasi & Komunikasi (KPTIK) Ir. Dedi Yudianto, MBA, dan Tokoh Agama K.H Ahmad Muwafiq, S.Ag dengan moderator Tenaga Ahli Bidang Kemitraan Warung NKRI Digital BNPT RI Ir. Soegiharto Santoso, S.H.

Di sela kegiatan ini, pihak BNPT juga melaksanakan penandatanganan MoU dengan pihak KPTIK terkait penggunaan teknologi digital dalam penanggulangan terorisme, yang dilakukan oleh Deputi I BNPT RI Mayjen TNI Roedy Widodo dan Ketua KPTIK Dedi Yudianto.

Saat ini total sudah ada 37 pelaku usaha yang bergabung dengan konsep BNPT mendirikan Warung NKRI Digital di seluruh Indonesia berjumlah 36 dan 1 di Hongkong.

Peluncuran Warung NKRI Digital BNPT ini melibatkan Bupati Klaten, Badan Kesbangpol Kabupaten Klaten, Tokoh Agama, termasuk Komite Penyelarasan Teknologi Informasi & Komunikasi (KPTIK), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS), dan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI).

Pada rangkaian kegiatan ini, diserahkan pula beasiswa Pelatihan Online kepada 10 anak muda senilai masing-masing 5 juta rupiah. Peserta Pelatihan ini nantinya akan menjadi bagian dari Team “Kita Bantu Kegiatan Desa Wisata, Pemasaran Digital, Management Pengelola UMKM.”

“Semua akan dilatih secara profesional oleh tenaga instruktur berpengalaman dari Cybers Acadmy melalui Cybersacademy.id,” ungkap Dedi.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk sinergitas BNPT secara pentahelix yang merambah hingga ke tingkat pedesaan. Oleh karena itu, pihak BNPT meyakini, melalui program kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi dan deradikalisasi, akan menjadi cara terbaik mengimplementasi pencegahan terjadinya aksi terorisme, meningkatkan kewaspadaan, dan memberikan perlindungan terhadap objek-objek vital yang potensial menjadi target serangan terorisme.

Pada kesempatan ini, Tenaga Ahli Bidang Kemitraan Warung NKRI Digital BNPT RI Soegiharto Santoso yang akrab disapa Hoky mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan rencana program pelatihan Citizen Jurnalism bagi Anggota Karang Taruna, Calon dan Purna PMI, Anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta staf Pemerintah Kecamatan dan Desa setempat.

“Tujuan pelatihan pers ini agar Warung NKRI Digital juga menjadi pusat kegiatan pembinaan bagi warga dan aparat di pedesaan agar dapat berkolaborasi menjalankan praktek jurnalistik secara baik dan benar, untuk memberitakan potensi daerah yang tidak tersentuh pers,” ujar Hoky.

Sementara itu, dalam membangun Warung NKRI Digital, BNPT membuka peluang bagi warga masyarakat dengan syarat sebagaio berikut: WNI berusia minimal 19 tahun keatas, diutamakan yang sudah punya usaha kecil di rumah (milik sendiri/tidak sewa), diutamakan bagi yang melibatkan mitra daerah, memiliki wawasan kebangsaan yang baik.

Keuntungan mendirikan Warung NKRI Digital, pemilik mendapat peluang besar memperoleh: Ilmu dari para Tokoh / Pakar melalui Luring/daring/hybrid, dukungan Program Kegiatan dengan banyak pihak yang bisa disinergikan baik Luring/daring/hybrid, bisa memasarkan usaha dengan kolaborasi sesama jaringan Warung NKRI Digital di seluruh Indonesia, mendapat peluang dengan mitra pemasaran dari semua potensi jaringan Warung NKRI Digital baik antar Desa, antar Kota maupun dengan Pusat, mendapat fasilitasi permodalan dengan berbagai pihak Lembaga Pembiayaan dan berbagai bentuk kerjasama pembiayaan.

Di kesempatan yang sama, Bupati Klaten Sri Mulyani mengaku bangga Klaten menjadi daerah pertama diluncurkannya Warung NKRI Digital.

“Kami sematkan Polanharjo sebagai Kecamatan Pariwisata. Di Klaten ada banyak desa wisata. Dan saya berharap melalui Warung NKRI Digital ini dapat menjadi media promosi Polanharjo karena banyak wisata desanya,” ujar Bupati Sri Mulyani kepada wartawan.

Sebagai informasi, dalam Warung NKRI Digital terdapat KOPI (Kerukunan Obat Persatuan Indonesia), GULA (Gotong Royong Untuk Lingkungan Aman), dan TEH (Toleransi Empati Harmoni). Dan pihak BNPT menggunakan akronim dari Warung NKRI ini sebagai Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan gambaran kesederhanaan serta wadah berkumpul dan berdialog tentang nilai kebangsaan dan nasionalisme.

Sedangkan Digital artinya Demi Indonesia Gerakan Informasi & Teknologi yang Aman & Lancar. Jadi ini menjadi wadah dan Program dalam rangka penyebaran informasi, fasilitasi, edukasi, komunikasi dan koordinasi baik secara luring dan daring ataupun hybrid. (***)

Polresta Banyumas Gelar Apel Pengecekan Kesiapan Personel Pengamanan TPS

Polresta Banyumas Polda Jateng menggelar Apel Pembekalan dan Pengecekan Kesiapan Personel Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Operasi Mantap Brata Candi 2024 Polresta Banyumas, Kamis (8/2/24).

Bertempat di lapangan Apel Polresta Banyumas, kegiatan ini dimpimpin langsung oleh Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, bersama Dandim 0701/Bms Letkol Arm Ida Bagus Adi Purnama,S.T.M,Han, dan dihadiri oleh PJU Polresta Banyumas, Kapolsek Jajaran, anggota yang tersprin dalam pengamanan TPS dan POH (Power Of Hand).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, dalam arahanya mengatakan, kegiatan apel kali ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan pengecekan personel PAM TPS menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang, kita akan melaksanakan pengamanan Pemilu 2024 yang terbagi dalam 5.587 TPS dan tersebar di 27 Kecamatan Se Kab. Banyumas”, kata Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan, dalam pengamanan tersebut pihaknya melibatkan 698 personil Polri, terdiri dari 574 personil Polresta Banyumas dan 124 BKO Polda Jateng. Sedangkan untuk pergeseran pasukan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2024 (H-1 menjelang Pemilu 2024).

“Teknis pengamanan TPS Pemilu 2024
adalah 2 (dua) personil Polri yang akan mengamankan 16 TPS dengan menggunakan buddy system”, ungkapnya.

Kapolresta meminta kepada seluruh personil yang terlibat pengamanan TPS, setelah kegiatan apel untuk menyaksikan simulasi pengaman pemungutan suara di TPS agar memahami cara bertindak sesuai prosedur yang telah ditentukan.

“Setelah Apel ini akan dilanjutkan kegiatan simulasi pemilihan dan pemungutan suara, sehingga kita menjadi paham dan tahu tentang apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita selama pelaksanaan pengamanan pemungutan suara dalam Pemilu 2024”, ungkap Kapolresta.

Diakhir arahanya, Kapolresta mengimbau kepada seluruh personel untuk melaksanakan semua tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Menurutnya, setiap tahapan demi tahapan pemilu telah dilaksanakan dengan baik. Harapanya pengamanan proses pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga akhir.

“Tahapan pemungutan suara tinggal beberapa hari lagi, oleh karena itu mari kita tetap fokus sehingga pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman lancar tanpa kurang suatu apapun”, pungkas Kapolresta.

Red”

Jaksa Agung ST Burhanuddin: “Kerja Sama Kejaksaan Agung dan KPPU Langkah Strategis dalam Meningkatkan Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Indonesia”.

Jakarta- Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima audiensi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan kerja sama dalam penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia, bertempat di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (07/02/2024).

Sebelumnya pada tanggal 4 Juni 2021, KPPU dan Kejaksaan Agung telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Koordinasi dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi yang akan berakhir pada 4 Juni 2024.

Menindaklanjuti nota kesepahaman tersebut, Sekretariat Jenderal KPPU bersama Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) pun menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada tanggal 9 September 2021 yang berlaku hingga 9 September 2024.

Pada audiensi ini Jaksa Agung menekankan beberapa hal penting terkait peningkatan kerja sama antar kedua lembaga, diantaranya:
1). Koordinasi Strategis: Diperlukan koordinasi yang lebih baik terkait langkah-langkah strategis dalam penanganan perkara keperdataan dan tata usaha negara, khususnya terkait denda administratif yang memiliki tingkat ketaatan yang rendah.

2). Optimalisasi Pelaksanaan Kerja Sama: Pentingnya meningkatkan dan mengoptimalkan kerja sama antara KPPU dengan jajaran Kejaksaan di tingkat daerah di seluruh Indonesia.

3). Pelatihan Kolaboratif: Diperlukan pelatihan kolaboratif antara personel KPPU dan Kejaksaan, seperti Focus Group Discussion, seminar, dan kegiatan lainnya untuk meningkatkan kemampuan personal dalam penegakan hukum persaingan usaha.

4). Integritas dan Profesionalitas: KPPU sebagai lembaga yang menegakkan hukum persaingan usaha perlu menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugasnya, serta menghindari pola transaksional dalam penegakan hukum persaingan usaha.

“Dari informasi intelijen yang diperoleh, masih terdapat indikasi pola transaksional dalam penanganan perkara persaingan usaha oleh KPPU. Hingga saat ini, Kejaksaan masih belum memastikan informasi tersebut,” terangnya Jaksa Agung.

Jaksa Agung juga menyampaikan bahwa tugas-tugas KPPU dengan Kejaksaan sangat beririsan, bukan saja terkait monopoli perizinan tambang atau ekspor impor, tetapi juga terkait persekongkolan tender proyek baik di pusat maupun di daerah. “Kita harus saling berkoordinasi sehingga tidak saling bersinggungan antar wewenang atau silang pendapat nantinya,” Kata Jaksa Agung.

Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa menyampaikan bahwa terdapat 12 perkara KPPU yang telah dibantu penyelesaiannya oleh JAMDATUN. Selain itu, KPPU juga memiliki tunggakan lebih dari Rp280 miliar yang memerlukan solusi serta dukungan dari Kejaksaan dalam penguatan tugas dan fungsi KPPU ke depannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran KPPU dan apresiasi atas kerja sama, sinergi, dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara KPPU dan Kejaksaan Agung,” pungkas Jaksa Agung dalam menutup audiensi.

Hadir dalam acara ini yaitu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Feri Wibisono, Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Sarjono Turin beserta Para Direktur ketiga bidang terkait. Sementara itu, jajaran KPPU dihadiri oleh Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa, Wakil Ketua KPPU Aru Armando, Para Anggota Komisioner KPPU, Sekretaris Jenderal KPPU, Deputi Bidang Kajian dan Advokasi KPPU, Deputi Bidang Penegakan Hukum KPPU, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Kepala Biro Hukum KPPU, Direktur Pengawasan Kemitraan dan Kepala Panitera. (Red).

Intelektual Salatiga Peduli Bangsa Beri Seruan Jelang Pemilu 2024

Beberapa waktu belakangan ini muncul berbagai pernyataan sikap dari sejumlah kalangan khususnya akademisi jelang pelaksanaan Pemilihan Umum 2024. Kali ini giliran Intelektual Salatiga Peduli Bangsa, yang terdiri dari para dosen, mahasiswa, peneliti, dan pemerhati bangsa, menyampaikan Seruan kepada seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2024 pada Rabu (7/2/2024 di Cafe Ole, Salatiga.

Seruan ini disampaikan dengan memperhatikan kondisi sosial politik bangsa dan negara Indonesia berkenaan dengan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024. “Seruan ini dilandasi tanggung jawab moral Intelektual untuk menjadi radar dalam menyikapi persoalan sosial politik bangsa yang berpotensi mereduksi penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan,” ujar Prof. Umbu Rauta, Dosen Fakultas Hukum UKSW Salatiga.

Berikut poin Seruan Intelektual Salatiga Peduli Bangsa yang dikirim ke redaksi. Pertama, Penyelenggara Negara (baik di pusat dan daerah) seharusnya melindungi segenap bangsa Indonesia, melayani warga negara secara menyeluruh, mengutamakan keadaban dalam berpolitik, serta menghindari pelayanan yang diskriminatif.

Kedua, Aparatur Sipil Negara, Polri, dan TNI harus menghindarkan diri dari upaya menggiring dan mengintimidasi warga negara untuk kepentingan kelompok tertentu yang berpotensi mereduksi peran sebagai pelayan masyarakat.

Ketiga, Partai Politik Peserta Pemilu, Calon Anggota Legisaltif, Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta Elit Politik harus mengutamakan kesantunan dan moralitas dalam berpolitik, demi kohesivitas dan keutuhan bangsa dan negara.

Keempat, Penyelenggara Pemilu (utamanya KPU dan Bawaslu pada setiap jenjang) harus mengedepankan pemenuhan asas penyelenggaraan pemilu, yaitu jujur dan adil, imparsial, independen (mandiri), serta melakukan penegakan hukum pemilu yang konsisten.

Kelima, Warga Negara (utamanya para Pemilih) harus menggunakan hak pilih secara bebas dan bertanggungjawab, tidak terjebak pada kepentingan politik identitas, serta berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu yang bersih, jujur, dan adil.

Adapun tokoh yang tergabung dalam Intelektual Salatiga Peduli Bangsa yakni Prof. Umbu Rauta (Dosen), Prof. Yusak B. Setiawan (Dosen), Prof. Joseph Ernest Mambu (Dosen), Prof. Agus Sugiarto (Dosen), Izak Y. M. Lattu, Ph.D.(Dosen), Dr. Sri Aryanti Kristianingsih (Dosen), Agastya Rama Listya, Ph.D. (Dosen), Sampoerno, M.Si. (Dosen), Rully Adi Nugroho, Ph.D. (Dosen), Yesaya Sandang, Ph.D.  (Dosen), Dr. J. Mardimin (Dosen), Dr. Wilson Therik (Dosen), Imanuel Teguh Harisantoso, M.Si. (Dosen), Tyas Tri Arsoyo, MH (Dosen), Mardian Putra Frans, MH (Dosen), Freidelino de Sousa, MH (Dosen), Marthinus Ngabalin, M.Si (Mahasiswa S3), Yan Malino, M.Pd.  (Mahasiswa S3), Yoga Fanggidae, S.Hub. Int. (Alumni), Dr. Royke Siahanenia (Dosen), Suprayitno, M.Si. (Mahasiswa S3), Yulius Yusak Ranimpi, P.hD (Dosen), Tri Aprivander Waruwu (Mahasiswa S1), dan Dr. Suwarto (Dosen).

Panglima TNI Kumpulkan Para Atase Militer Negara Sahabat, Ada Apa ?

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut dengan hangat seluruh Atase Pertahanan dan Atase Matra pada acara Coffee Morning guna memperkuat kerjasama bilateral dan multilateral dari berbagai negara sahabat. Acara bertempat di wisma Ahmad Yani, Menteng Jakarta pusat, Rabu (07/02/2024).

Acara ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk berkumpul dan berkomunikasi secara informal, tetapi juga menjadi media efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan para Atase Pertahanan negara sahabat. Komunikasi yang baik diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas, tidak hanya di tingkat militer, tetapi juga di tingkat diplomatik.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan harapannya untuk meningkatkan kerja sama baik dalam skala bilateral maupun multilateral pada tahun ini. “Kehadiran Atase Pertahanan telah meningkatkan hubungan dan kerjasama tidak hanya antara angkatan bersenjata tetapi juga antar negara.”

Pertemuan ini menjadi perwujudan dari visi Panglima TNI yaitu TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, Adaptif) yakni visi integratif sehingga TNI mampu berkolaborasi dengan militer negara sahabat dalam peningkatan dalam bidang pertahanan.

Panglima TNI juga mengapresiasi peran penting para Atase Pertahanan dalam kesuksesan pelaksanaan latihan multilateral, seperti Super Garuda Shield pada tahun 2022 dan 2023, serta menjadi tuan rumah pada pertemuan rutin para Panglima Angkatan Bersenjata ASEAN, ACDFM ke-20 pada tahun 2023. Peran mereka diakui sebagai kontribusi luar biasa dalam memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan-kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh 43 Atase Pertahanan dari negara-negara sahabat yang hadir dengan penuh antusias, serta para pejabat Mabes TNI dan juga Angkatan.

#tniprima
#profesional
#responsif
#integratif
#modern
#adaptif

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Letkol Cba Tedi Rudianto

Bahas Lahan di IKN, Kepala Bakamla RI Courtesy Call Menteri ATR/BPN

(Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) — Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., melaksanakan Courtesy Call dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Marsekal TNI (Purn) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto S.I.P., di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk bersilaturahmi serta membangun kesepahaman dan sinergitas antar Kementerian dan lembaga pemerintah. Tak hanya itu, pertemuan ini guna membahas pembangunan gedung Bakamla RI di IKN, serta permohonan lahan yang akan digunakan untuk Kantor Zona dan Pangkalan Armada Kapal Negara Bakamla RI di IKN Nusantara.

Menanggapi hal tersebut, Marsekal TNI (Purn) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto S.I.P., menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN akan selalu siap untuk bersinergi dengan Bakamla RI dan mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam pembangunan di IKN.

Diakhir pertemuan, Kepala Bakamla RI mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan, serta berharap kedua instansi dapat saling membantu dalam mengemban tugas masing-masing. Kegiatan ditutup dengan penukaran plakat dan sesi foto bersama.

Pada kesempatan ini, Kepala Bakamla RI didampingi oleh Sestama Bakamla RI Laksda TNI Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han)., Kepala Biro Sarana dan Prasarana Laksma Bakamla Rudi Parulian Simorangkir, S.E., serta Direktur Operasi Udara Maritim Laksma Bakamla Bambang Somantri, S.I.P., M.Si. (Humas Bakamla RI)

Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Dua Pelaku Curanmor di Kalibagor Banyumas Dibekuk Polisi

Unit Reskrim Polsek Kalibagor Polresta Banyumas bersama Unit Resmob Polresta Banyumas berhasil ungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi disebuah rumah warga di desa Desa Kaliori Kec. Kalibagor, Kab. Banyumas.

“Kami berhasil amankan dua orang pria pelaku curanmor berinisial GRP (30) dan GDI (33) yang keduanya merupakan warga desa Papringan Kec. Banyumas Kab. Banyumas”, kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu, SIK, MH melalui Kapolsek Kalibagor AKP Diah Sudiarti, SH, saat dikonfirmasi, Selasa (6/2/27).

Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian tersebut terjadi pada hari Senin  tanggal 01 Januari 2024, sekira pukul 12.30 wib. Pada saat itu korban yang bernama WH, warga Desa Kaliori Kec. Kalibagor, Kab. Banyumas merasa kehilangan sepeda motor miliknya saat diparkir dihalaman rumahnya.

“Mendapati motornya yang hilang, selanjutnya korban melapor ke Polsek Kalibagor dengan kerugian 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul GT, tahun 2018, warna hijau yang ditaksir senilai Rp, 14.000.000,- (empat belas juta rupiah)”, ungkap Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kalibagor kemudian berkordinasi dengan Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Banyumas untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam rangkaian proses penyelidikan, petugas kemudian berhasil mendaptkan informasi dan melakukan penangkan terhadap pelaku GRP pada hari Rabu (31/1/24) sekira pukul 18.00 wib di sekitar bundaran Margono Berkoh Purwokerto Selatan.

“Dari hasil interogasi, pelaku GRP menerangkan bahwa pencurian sepeda motor dilakukan bersama-sama dengan rekanya yaitu GDI. Kemudian Unit Resmob segera mencari pelaku GDI dan berhasil mengamankannya”, ungkap Kapolsek.

Selanjutnya kedua pelaku bersama dengan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul GT tahun 2018, diserahkan ke unit Reskrim Polsek Kalibagor untuk proses sidik lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, Kapolsek menerangkan bahwa kedua pelaku mengakui bahwa sebelumnya mereka telah melakukan pencurian sepeda motor di tujuh TKP diantaranya ada di wilayah Sokaraja, Rawalo, Kalibagor, Kemranjen, Karanglewas, Somagede dan Banyumas.

“Jadi modusnya, setelah melakukan pencurian kemudian pelaku menjual sepeda motor melalui media sosial Facebook dengan kisaran harga dari 1,3 juta hingga 3,3 juta rupiah tergantung jenis sepeda motornya”, ungkap Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Red”