Beranda blog Halaman 483

Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Bangun Jembatan di Jalan Seradala-Kuaserama Bersama Masyarakat Setempat

Yahukimo – Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo aktif terlibat dalam pembangunan jembatan penting di Jalan Seradala – Kuaserama, Distrik Dekai, Kab. Yahukimo, Papua. Dalam kerja sama yang erat dengan masyarakat setempat, para anggota Satgas TMMD membangun infrastruktur vital yang akan memberikan manfaat besar bagi wilayah sekitar.

Demikian disampaikan Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo,S.Sos.,M.Han saat meninjau lokasi pembangunan jembatan, Jumat (8/3/2024). “Kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat merupakan contoh yang baik bagi upaya pembangunan bersama yang inklusif dan berkelanjutan. Kebersamaan dan gotong royong adalah kunci utama dalam memajukan wilayah yang masih terisolasi seperti ini,” ujar Dandim.

Dandim mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas desa-desa terpencil di Indonesia, khususnya di Kabupaten Yahukimo. Dengan membangun jembatan ini, diharapkan transportasi dan distribusi barang-barang ke daerah tersebut akan menjadi lebih lancar dan efisien.

Menurut Dandim, komitmen Satgas TMMD untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Melalui keterlibatan aktif dari warga sekitar, baik dalam pengumpulan material, tenaga kerja, maupun pengawasan proyek, jembatan ini dapat dibangun dengan cepat dan efektif.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, harapan akan terciptanya pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta integrasi yang lebih baik antara desa-desa di sekitarnya semakin mendekati kenyataan,” pungkasnya. (Pen Kodim 1715/Yahukimo)

Red”

Polres Purbalingga Ringkus 4 Tersangka Kasus Pembunuhan

Purbalingga – Polda Jateng | Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang korbannya ditemukan di Sungai Serayu, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada pertengahan Februari 2024. Empat tersangka diamankan berikut barang buktinya.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Aris Setiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa bermula dari penemuan sesosok mayat di Sungai Serayu Desa Kembangan Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada Minggu tanggal 18 Februari 2024.

“Kondisi mayat saat ditemukan dalam keadaan terikat tali tambang pada bagian perut. Ujung talinya terikat pada batu cor dengan berat kurang lebih 20 kilogram,” jelas Kasat Reskrim didampingi Plt Kasihumas Ipda Uky dan Kanit 1 Satreskrim Ipda Rinentah, Jumat (8/3/2024) siang.

Disampaikan bahwa hasil pemeriksaan dokter kondisi korban mengalami luka memar di kepala belakang bagian kanan disertai patah tulang sampai dasar kepala. Ditemukan perdarahan di selaput laba-laba otak dan ditemukan tanda kematian akibat tenggelam.

Berdasarkan kejadian tersebut, Satreskrim Polres Purbalingga kemudian melakukan pendalaman dan penyelidikan. Hasilnya identitas korban berhasil diketahui yaitu bernama Okta Novan Dwi (22) seorang sopir warga Desa Pagergunung, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan bersama dengan tim Jatanras Polda Jateng akhirnya pelaku pembunuhan berhasil diketahui dan kemudian diamankan pada Selasa (20/2/2024). Tersangka berjumlah empat orang yang memiliki peran masing-masing,” ungkapnya.

Tersangka yang diamankan yaitu P (37) pekerjaan sopir warga Desa Sentul, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang selaku eksekutor. Kemudian AB (22) warga Kabupaten Kendal serta dua warga Kabupaten Batang berinisial KSA (24) dan AT (19). Ketiganya membantu melakukan pembunuhan terhadap korban.

Diamankan sejumlah barang bukti diantaranya seutas tali tambang warna biru dengan panjang 21,55 meter, sebuah batu cor, pakaian yang dipakai korban, satu unit truk Mitsubishi warna kuning kombin bernomor polisi H-8915-UM, satu unit mobil Daihatsu Sigra warna putih H-1870-UM dan dua telepon genggam.

“Motif pelaku utama berinisial P selaku eksekutor melakukan pembunuhan karena merasa sakit hati kepada korban,” katanya.

Dijelaskan bahwa peristiwa pembunuhan bermula pada Kamis (15/2/2024) tersangka P yang sedang bersama korban di wilayah Kabupaten Batang tiba-tiba menabrak mundur korban menggunakan truk saat korban sedang berdiri di belakang truk. Korban yang kondisinya tidak sadar kemudian dimasukkan ke dalam truk oleh tersangka P.

Korban kemudian dibawa tersangka P ke salah satu kostel di wilayah Kabupaten Batang. Selanjutnya tersangka P menghubungi tiga temannya yaitu AB, KSA dan AT untuk menunggui korban. Saat dilakukan pengecekan saat itu korban masih bernafas namun kondisi tidak sadar.

Kemudian pada Jumat (16/2/2024), korban dibawa oleh empat tersangka menuju ke Kabupaten Purbalingga menggunakan mobil Daihatsu Sigra warna putih. Sampai di Purbalingga korban yang masih keadaan tidak sadar diikat menggunakan tali dikaitkan batu cor kemudian dilempar ke Sungai Serayu dari atas jembatan wilayah Desa Kembangan Kecamatan Bukateja.

Berdasarkan keterangan tersangka P, korban memiliki hutang sebesar Rp. 6,3 juta terkait jual beli material. Namun karena saat ditagih tidak mau membayar dan malah berbicara kasar akhirnya tersangka P merasa sakit hati dan kemudian melakukan perbuatan tersebut.

Kasat Reskrim menambahkan kepada tersangka dikenakan pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Juncto Pasal 55 KUHP. Ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya dua puluh tahun.

Red”

SATLANTAS POLRES PEKALONGAN EVAKUASI TRUK TERGULING DI PANTURA

Pekalongan info lalin Jumat 8 Maret 2024- Sebuah truk bermuatan penuh telah terguling di jembatan Rembun (dekat perbatasan Pekalongan – Pemalang ) di jalur sisi selatan atau arah menuju Jakarta.

Polisi bergegas mengamankan lokasi dan mengevakuasi material atau barang muatan yang berserakan di jalan sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Sejumlah petugas juga nampak masih bersiaga di lokasi untuk mengamankan barang dan mengatur arus lalin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ipda Teguh Subiantoro Kanit Turjagwali Satlantas Polres Pekalongan saat dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya masih mengawal proses evakuasi dan telah membantu memindahkan tumpukan material yang tumpah di jalanan sejak pukul 01.00 dini hari hingga berita ini dirilis.

Adapun sejumlah kerugian material belum dijelaskan karena masih dalam pemantauan. Untuk proses evakuasi sendiri warga dan rekan dari pengemudi truk tersebut ikut serta membantu agar lekas selesai proses evakuasinya.

Diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara agar terhindar dari kecelakaan yang tidak diinginkan. Dari kejadian kecelakaan tersebut disinyalir pengemudi truk tersebut mengantuk sehingga kurang bisa mengendalikan laju kendaran dan terguling.

Penyebab pasti kecelakaan sedang dalam proses analisa pihak satlantas Polres Pekalongan. Untuk berita selengkapnya akan kami rilis selanjutnya.

Timsus Jateng

Polda Sulteng Gelar tradisi Kenaikan Sabuk Biru Kyu 5 Beladiri Polri

PALU, -300 personel Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengikuti tradisi kenaikan sabuk Beladiri Polri yang diikuti Bintara dan Tamtama remaja Polri angkatan 50 tahun anggaran 2023.

Acara didahului dengan rangkaian kegiatan peragaan dan penyematan sabuk biru Kyu 5 Beladiri Polri oleh Karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo, S.I.K mewakili Kapolda Sulteng.

“Rasa bangga bapak Kapolda terhadap kegiatan yang telah rekan-rekan laksanakan,” ucap Karo SDM Polda Sulteng saat menutup rangkaian tradisi kenaikan sabuk Beladiri Polri di Lapangan Apel Polda Sulteng, Jumat (8/3/2024) pagi.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh instruktur yang dengan punuh semangat dan dedikasi yang tinggi untuk menyusun program latihan Beladiri Polri, sehingga rekan-rekan Bintara remaja dapat lulus dengan baik sampai dengan Kyu 5.

“Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi kita dalam bidang Beladiri Polri, Bila ada kemauan kita pasti bisa,” ujar Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo yang juga Ketua Dewan Pembina Beladiri Polri Polda Sulteng.

Oleh karena sekali lagi, Karo SDM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Instruktur dan seluruh perserta latihan Beladiri Polri karena telah menunjukan dedikasi dan integritas yang cukup baik.

“Sehingga kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 2,5 bulan dapat terlaksana dengan hasil yang memuaskan,” tandasnya

Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo berpesan, Jadikan kegiatan ini sebagai suatu kebanggaan karena dapat melaksanakan perintah tugas dengan sebaik-baiknya. Itulah kebanggan sebagai prajurit Bhayangkara sejati,

“Nanti kelak apabila sudah bertugas sesuai bidang masing-masaing, kebanggaan kita apabila dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,’ kata Heru

Program ini nantinya akan kita lanjutkan, sehingga rekan-rekan sekalian mencapai DAN 1, tegasnya

“Karena diharapkan dengan kemampuan yang kita miliki akan membawa kebanggaan bagi masyarakat Suilawesi Tengah dan sebagai sosok Polri yang mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui 300 Personel Polda Sulteng tersebut telah mengikuti pelatihan sebanyak 180 jam pelajaran Beladiri Polri sebagai syarat untuk mencapai kualifikasi kemampuan sabuk biru Kyu 5.

Pelatihan Beladiri Polri dilaksnakan selama 2.5 bulan baik di SPN Polda Sulteng, di Mako Polda Sulteng, Mako Ditsamapta Polda Sulteng dan di Mako Batalyon A Satbrimobda Sulteng.

Red”

Psikolog Undip Turut Komentari Aksi Polda Jateng Cegah Pelanggaran Pengendara Belia

SEMARANG – Polda Jateng|Guna menekan menekan aksi kebut-kebutan dan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara belia atau anak di bawah umur, Polda Jateng menggalakkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang dikemas dalam program Police Goes To School ini menjadi salah satu andalan Polda Jateng untuk mengedukasi kalangan remaja dan anak-anak di tingkat SD hingga SMA.

“Pelajar atau kalangan di bawah umur diberi edukasi agar mereka paham tentang keselamatan berlalu lintas,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Jumat (8/3/2024)

Para pengendara belia, ungkapnya, sering terjaring karena melakukan pelanggaran seperti berboncengan tiga, menggunakan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi hingga aksi kebut-kebutan dan balap liar.

“Mereka perlu pemahaman tentang aspek keselamatan. Bila melakukan aksi kebut-kebutan dapat membahayakan diri dan orang lain,” terangnya

“Berkendara itu perlu etika. Ada sanksi hukum buat mereka yang melanggar, apalagi kalau sampai terlibat kecelakaan sehingga merugikan orang lain,” imbuh Kabidhumas

Di sisi lain, pakar psikologi Universitas Diponegoro, Dr. Hastaning Sakti, M.Kes, mendukung upaya Polri dalam memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas pada remaja termasuk anak-anak di bawah umur.

Menurutnya, anak-anak perlu paham tentang tanggung jawab sosial dan konsekwensinya bila melakukan pelanggaran lalu lintas.

Dirinya merasa amat prihatin terhadap anak-anak yang melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.

“Bisa saja awalnya mereka diberi kelonggaran oleh orang tua. Tapi ujung-ujungnya malah ngebut di jalan,” kata Hastaning

Dilihat dari sisi psikologis, anak-anak dibawah umur cenderung merasa dirinya adalah “raja” dan bisa melakukan banyak hal. Kalangan ini cenderung berpikiran pendek dan emosi yang kurang matang.

Hal ini, kata dia, dipengaruhi oleh amigdala yang mereka miliki. Amigdala merupakan
bagian dalam anatomi otak yang berhubungan dengan proses emosi, perilaku, dan memori.

“Bila mendengar suara motor yang kencang di belakang mereka. Maka mereka akan memacu kendaraan (supaya tidak tersusul),” jelas pakar psikoneuroimunologi dan psikologi transpersonal ini.

Kalangan ini, tambahnya, cenderung belum merasa nyaman saat beradu pandang dengan orang lain.

“Sapaan dari orang lain yang melintas naik motor, bagi remaja kalangan ini dapat dianggap sebagai sebuah tantangan,” paparnya

Untuk itu, Hastaning mendukung upaya-upaya Polri untuk memberikan pemahaman pada remaja dan anak di bawah umur tentang lalu lintas.

“Perlu sesekali ada upaya untuk efek jera. Perlu warning (peringatan). Orang tua juga harus ikut memberikan pemahaman bahwa mengendarai kendaraan di jalan raya itu butuh tanggung jawab dan ada konsekuensinya,” tutupnya

Red”

Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1623/Karangasem: Dibukanya Jalan Di Bukit Catu Selumbung Menjadi Objek Wisata Baru Masa Depan

Karangasem – Suasana alam yang masih alami dan asri terlihat apabila berkunjung ke Desa Selumbung dengan panorama alam persawahan dan perbukitan. Kedepan, Desa Selumbung akan menjadi aikon baru daerah tujuan wisata di Kabupaten Karangasem. Ditunjang dengan telah dibukanya jalan dengan panjang 2.510 meter dan lebar 6 meter oleh Satgas TMMD ke-119 Kodim 1623/Karangasem tahun 2024 menambah semakin optimis Desa Selumbung akan menjadi daerah tujuan wisata paporit masa depan.

Jalan yang baru dibuka di Bukit Talas, Dusun Bukit Catu, Desa Selumbung, Kec. Manggis, menghubugkan dengan Banjar Dinas Dukuh Moding Sekar Gunung, Desa Sibetan, Kec. Bebandem, Kab. Karangasem. Tidak hanya sasaran fisik pembukaan jalan yang dilakukan anggota Satgas TMMD, seluruh sarana penunjang lainnya seperti pembuatan senderan 632,93 m³ di 11 titik, pembuatan galian selokan drainase dan saluran air dengan volume 465 M³, pengerjaan gorong-gorong untuk saluran air dengan diameter 60 cm di 1 titik, dan gorong-gorong diameter 80 cm 3 titik, gorong-gorong diameter 100 cm di 2 titik, sehingga total pengerjaan gorong-gorong ada 6 titik.

“6 (enam) titik pengerjaan gorong-gorong dilakukan mengingat jalan yang baru dibuka merupakan daerah perbukitan, harapannya pada saat musim hujan aliran air tidak merusak jalan. Sampai hari ke-17 Jumat (08/03/2024) seluruh sasaran fisik telah mencapai rata-rata 51,3 %, sedangkan pembuka jalan total telah mencapai 93 %, drainase 80 %, gorong-gorong 58 %, senderan 65 %, betonisasi 12 % dan leneng sudah mulai dikerjakan,” kata Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Sutikno, S.M. di lokasi kegiatan.

“Saya optimis seluruh kegiatan fisik dan non fisik TMMD termasuk sasaran tambahan program unggulan Bapak Kasad perehaban Pura Pucak Bukit Juwet Tirta Guna dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) selesai tepat waktu sampai upacara penutupan nanti Rabu 20 Maret 2024″, tandasnya. (Pen Kodim 1623/Karangasem)

Red”

APTIKNAS : Solartech Indonesia 2024 jadi Pameran B2B International terbesar se-Asia Tenggara

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) Ir. Soegiharto Santoso, SH menghadiri langsung pameran Solartech Indonesia, Inalight dan SmartHome+City Indonesia 2024 yang diselenggarakan GEM Indonesia pada tanggal 6 sampai dengan 8 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam sambutan dipembukaan pameran Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso mengapresiasi keberhasilan GEM Indonesia menjadikan pameran ini sebagai pameran B2B International terbesar se-Asia Tenggara di bidang ini (Solartech). “APTIKNAS selalu mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh GEM Indonesia, serta memberikan apresiasi kepada EO GEM Indonesia dan seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. Karena kita semua menjadi bagian yang akan turut andil demi mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060 mendatang,” kata Hoky sapaan akrabnya dalam pesan tertulis Kamis (7/3/2024) di Jakarta.

“Kami akan terus berupaya menjalin sinergitas dengan berbagai pihak memperkenalkan produk dan solusi demi mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060 dan program digitalisasi demi kemajuan serta kemandirian kita dibidang TIK,” tutur Hoky.

Hoky juga menyampaikan APTIKNAS akan terus melakukan sosialisasi transformasi digital, dan telah menjalankan program APTIKNAS Smart Nation, dimana di dalamnya ada 2 pondasi, yaitu; Talenta Digital dan Digital Leadership. Selain itu APTIKNAS menetapkan 6 pilar sebagai program prioritas yaitu; Digital City atau Smart City, Artificial Intelligence, Cloud Computing, Cybersecurity, Blockchain dan Hardware. Dimana dirinya yakin, semua teknologi ini bisa dijumpai dalam expo yang diselenggarakan saat ini.

Ia juga melanjutkan, APTIKNAS terus aktif berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengadakan berbagai Seminar, Webinar dan Workshop dengan tujuan peningkatan SDM di bidang TIK, termasuk telah mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SDM TIK yang terlisensi BNSP RI. Setiap tahun APTIKNAS rutin menyelenggarakan kegiatan National Cybersecurity Connect (NCC) yang menjalin kerjasama dengan pihak BSSN RI.

Hoky menambahkan, pameran ini menjadi bagian dari eko sistem yang mempertemukan seluruh pihak terkait dari hulu sampai hilir di bidang TIK dan energi baru, terbarukan. “APTIKNAS sangat mendukung kebijakan pemerintah tentang TKDN, sehingga para vendor ataupun prinsipal dari produk-produk ternama peserta pameran selanjutnya dapat membangun pabriknya di Indonesia untuk menjamin TKDN terpenuhi,” ujar Hoky.

Didalam pameran tersebut terdapat sub events lainnya yaitu; Battery & Energy Storage Indonesia, Smart IOT Indonesia, SmartLift Indonesia, Cable & Wire Indonesia serta InagreenTech, yang merupakan pameran terbesar di Asia Tenggara yang diikuti lebih dari 800 peserta pameran dari puluhan negara dengan target dihadiri lebih dari 25 ribu pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri.

Pameran ini diselenggarakan oleh PT. Global Expo Management (GEM) Indonesia yang menghadirkan perusahaan-perusahaan terkemuka global di bidang Solar PV, Energy Storage, Perlampuan, dan Smart Home.

Diantaranya PLN Nusantara Power, Huayao PV, Atelier Solar, Gotion, Apollo Solar Indonesia, JJ-Lapp, Solis, Hexing Livoltek, RePower, MKOPTO, AE Solar, Damai Cable, Boamax, Bluetti, Goodwe, Ecoflow, ATW Solar, Utomo Solar UV, dan Aviation Electrical.

Pameran ini mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konsevasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, serta Kementerian Perindustrian RI melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah yang turut memfasilitasi perusahaan-perusahaan lokal untuk memamerkan produk buatan Indonesia di ajang pameran Internasional ini.

Pameran kali ini juga memperoleh dukungan dari berbagai Asosiasi, diantaranya APAMSI, APERLINDO, ALINDO, AKLI, APPLE, GAMATRINDO, GAPENDO, dan PERTAMISI, serta APTIKNAS.

Di sela pameran, seluruh tamu dan undangan sempat berkeliling booth peserta pameran bersama Sahid Junaidi, S.Kom, M.M. selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI yang hadir mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI, didampingi Presiden Direktur GEM Indonesia, Baki Lee.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Dr. I Nyoman Adhiarna urut mengunjungi booth pameran APTIKNAS yang menampilkan berbagai produk dan solusi para anggota APTIKNAS, antara lain Robotic, pelatihan tersertifikasi tentang merancang dan membangun sistem surveillance pintar berbasis Al, KiosK Onesia, UPS Onesia, System Monitoring PRTG dan lainnya.

Turut hadir saat peresmian pameran jajaran Pengurus APTIKNAS antara lain; Sekjen Fanky Christian, Waketum 3 Bidang Kerjasama & Event Serta Hubungan Internasional Andi Mulja Tanudiredja, Ketua Komtap Kerjasama Luar Negeri Soetresno Hartanto dan Ketua Komtap AI Karim Taslim serta Ketua DPD DKI Jakarta Hendri Andrigo Sutanto.

Red”

Tim Tabur Kejagung RI Mengamankan DPO Tersangka Korupsi Pembangunan RSUD Kabupaten Pasaman Barat.

Jakarta- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan Tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, bertempat di Bekasi Timur Regency, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (06/03/2024) lalu.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Pusat Penentangan Hukum (Kapuspenkum) Dr.Ketut Sumedana saat menggelar siaran persnya di kantor KeJaksaan Agung RI,
Jln. Sultan Hasanuddin No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (07/03/2024).

Kapuspenkum Dr.Ketut Sumedana menjelaskan bahwa Identitas Tersangka yang diamankan, yaitu:
Inisial Nama : HPS
Tempat lahir : Pagar Alam
Usia/tanggal lahir : 59 tahun / 22 Maret 1965
Jenis kelamin : Laki-laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan : Wiraswasta
Tempat Tinggal : Bekasi Timur Regency Blok G9 RT.004/RW.19 Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Bekasi.

Kapuspenkum menerangkan bahwa HPS merupakan TERSANGKA tindak pidana korupsi pada Pekerjaan Pembangunan Gedung RSUD Kabupaten Pasaman Barat Tahun Anggaran 2018 s/d 2020 (multi years),akibat perbuatan tersebut, menimbulkan kerugian negara sebesar Rp20.135.000.000 (dua puluh miliar seratus tiga puluh lima juta rupiah) terangnya Ketut Sumedana.

Saat diamankan Tersangka HPS bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Tersangka dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk kemudian dilakukan serah terima kepada Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Pasaman Barat.

Lebih lanjut Kapuspenkum Dr.Ketut Sumedana menjelaskan bahwa melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. (Red).

Koramil 13 Salem Karya Bakti Tanah Longsor di Desa Pabuaran

Brebes – Batituud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Peltu Rahmat Wahyudin bersama anggota Babinsa, Kepala Desa Pabuaran Rasidi dan warga, Bagana serta Banser melaksanakan karya bakti pembukaan tanah akibat tanah longsor membendung aliran sungai Citatah, Desa Pabuaran, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (07/03/2024).

Peltu Rahmat Wahyudin menyampaikan saat ini di beberapa tempat banyak terjadi longsor baik skala besar maupun kecil. Salah satunya disini, akibat dari longsioran tanah menutupi aliran Sungai Citatah sehingga lahan pertanian seluas 1 hektar tergenang luapan air dan tak surut, untuk itu sebagai TNI selalu hadir dalam setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat. Salah satunya adalah membantu mengatasi bencana alam. Kita selalu hadir bersama komponen yang lain untuk menyelesaikan permasalahan secepat mungkin. Sehingga kerugian bisa diminimalisir.

“Saat ini kita bersama sama membantu masyarakat yang sedang terkena musibah, karena cuaca belum menentu maka saat pengerjaan harus perhatikan faktor keamanan. Saat ini cuaca sudah mendung, jika hujan turun harus segera dihentikan demi keamanan” kata Peltu Rahmat Wahyudin.

Kepala Desa Pabuaran Rasidi melaporkan ke Koramil 13 Salem bahwa terjadi bencana tanah longsor yang menimbun Sungai Citatah, akibatnya air tersumbat, jika ini dibiarkan maka lahan sawah seluas 1 hektar tidak bisa difungsikan.

Dengan adanya karya bakti yang dilaksanakan oleh Koramil, Bagana, Banser dan relawan serta masyarakat, atas nama pemerintah desa mengucapkan banyak terima kasih. Sehingga saat musibah yang terjadi bisa meringankan beban kami. Kehadiran para aparat sangatlah membantu, menjadi spirit kami dalam mengatasi musibah ini, pungkas Kades. (Pen0713).

Polsek Cukuh Balak Identifikasi Warga Digigit Buaya di Sungai Way Rilau

Tanggamus – Seorang warga Pekon Way Rilau, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus bernama Bambang (65) dilaporkan menjadi korban serangan buaya liar saat sedang mandi di sungai setempat.

Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Joko Wahyudi, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada hari Kamis, 6 Maret 2024, pukul 16.30 WIB, bermula korban yang baru saja menyelesaikan pekerjaan menjahit di rumahnya, memutuskan untuk mandi di sungai.

“Namun, saat sedang menikmati air segar sungai, kejadian mengejutkan terjadi ketika seekor buaya tiba-tiba muncul dan menggigit paha kanan Bambang,” kata Ipda Joko Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser, Kamis 7 Maret 2024.

Kapolsek menjelaskan, dalam momen berbahaya itu, korban dengan cepat bereaksi dengan memukul buaya tersebut menggunakan tangannya, yang membuat buaya melepaskan gigitannya.

“Setelah terlepas, korban segera berlari ke daratan dan kembali ke rumah untuk meminta pertolongan,” jelasnya.

Dibantu oleh keluarganya, Bambang segera dibawa ke bidan setempat, Bidan Yeni, untuk mendapatkan perawatan.

Menurut keterangan Sunardewi selaku istri korban bahwa suaminya pulang dengan kondisi tergigit buaya.

“Istri korban segera membawa korban menuju bidan setempat untuk mendapatkan bantuan medis,” ujarnya.

Ditambahkannya, menurut keterangan Bidan Yeni, bahwa korban mengalami luka gigitan di paha kanan dan lecet di tangan kiri serta jempol kaki kanan termasuk ringan.

“Korban telah diberikan penanganan medis yang tepat, termasuk penyuntikan dan pemberian obat,” tandasnya. (TIEM)

Red”