Beranda blog Halaman 479

Jelang Penetapan Hasil rekapitulasi Suara, Subsatgas Jibom lakukan Sterilisasi KPU Sulteng

Palu – Subsatgas Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan sterilisasi KPU Sulteng sebelum dilakukan pencermatan dan penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024.

Sterilisasi dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Rapat Pleno KPU yang saat ini memasuki tahap pencermatan dan penetapan hasil rekapitulasi suara.

“Sterilisasi merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) pengamanan yang harus dikerjakan setiap hari sebelum pelaksanaan rapat pleno KPU,” ungkap Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata (OMB) Tinombala Kombes Pol. Djoko Wienartono di Palu, Kamis (14/3/2024)

Ia mengatakan, Satgas OMB Tinombala melalui Subsatgas Jibom Detasemen Gegana menerjunkan 4 personel subsatgas Jibom untuk melakukan sterilisasi KPU.

“Kami menggunakan peralatan pendeteksi logam dan bahan peledak untuk memastikan ruangan aman dari benda-benda berbahaya,” kata Djoko.

Djoko menjelaskan, sterilisasi dilakukan di seluruh ruangan yang akan digunakan untuk rapat Pleno di KPU Sulteng serta area sekitarnya, jelasnya.

Pengamanan di KPU Sulteng telah dilakukan Satgas OMB Tinombala Polda Sulteng sejak tanggal 4 Maret 2024 dan hari ini direncanakan akan dilakukan tahap pencermatan dan penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2024, ujarnya.

Djoko meminta kepada semua pihak yang hadir di KPU Sulteng untuk mematuhi tata tertib dan menghormati apapun hasil dari penetapan hasil rekapitulasi suara. Bila dianggap ada hal yang merugikan agar melakukan upaya sesuai aturan yang berlaku, pungkasnya

H10 Operasi Keselamatan Tinombala, Polda Sulteng Catat 17.489 Pelanggaran

PALU, Sepuluh hari atau H10 Operasi Keselamatan Tinombala, Polda Sulteng mencatat 17.489 kasus pelanggaran lalu lintas di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah atau naik 35 persen diwaktu yang sama dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2023

“Operasi Keselamatan Tinombala 2024 yang dimulai sejak tanggal 4 Maret telah mencatat 17.489 kasus pelanggaran lalu lintas,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu, Rabu (13/3/2024)

Dari jumlah tersebut ungkap Sugeng, 2.113 pelanggar terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis, 578 pelanggar terekam ETLE mobile dan teguran 14.798 pelanggar. Jumlah pelanggaran tersebut naik 35 persen bila dibandingkan diwaktu yang sama atau H10 Operasi Keselamatan Tinombala tahun 2023

“Sementara untuk kecelakaan lalu lintas H10 Operasi Keselamatan Tinombala 2024 telah terjadi 28 kasus kecelakaan lalu lintas, korban meninggal dunia 8 jiwa, korban luka berat 24, korban luka ringan 36 serta kerugian materiil sebanyak Rp 116.100.000,” terang Kasubbid Penmas.

Jumlah pelanggaran tersebut menunjukan, masih kurangnya kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas di jalan raya, walaupun upaya preventif dan preemtif telah dilakukan secara maksimal oleh Satgas Operasi Keselamatan Tinombala 2024, kata Kompol Sugeng

“Selama H10 Operasi Keselamatan, Satgas setidaknya telah melaksanakan kegiatan preventif sebanyak 22.364 kali meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli serta kegiatan preemtif yang meliputi dikmas lantas atau penyuluhan sebanyak 14.720 kegiatan dan penyebaran/pemasangan leaflet, sticker, spanduk dan billboard sebanyak 21.838 kegiatan” bebernya.

Tidak ada kata terlambat untuk tertib berlalu lintas, dengan mematuhi aturan berlalu lintas berarti kita menjaga keamanan dan keselamatan diri sendiri, keluarga dan pengguna lalu lintas lainnya dijalan raya, pungkasnya.

Red”

Polsek Pebayuran Berhasil Amankan Pelaku Curanmor Yang Nyaris Diamuk Massa

Bekasi – Mendapat laporan dari warga. Polsek Pebayuran gerak cepat mengamankan diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kp Pulo Derowak Rt 002 Rw 004 Desa Karangjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.Selasa (12/03/2024) Pukul : 16.00 Wib.

AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Pebayuran, mengatakan Anggota Polsek Pebayuran Aipda Sukoco KA SPK ,Aipda Ismail Piket IK
,Aipda Edi K S.H Piket Reskrim
dan Bripka Tri KBS Piket Binmas,berhasil mengamankan pelaku Curanmor kendaraan bermotor yang berinisial An alias Koete Kp Toyo Giri RT.002 RW 003 Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.Alamat domisili pelaku di Kp Bakung Desa Karangreja Kec. Pebayuran Kabupaten Bekasi.

“Pelaku mengambil Sepeda motor
Honda Supra Fit tahun 2005, warna Hitam Merah, No.Pol.: T- 5669- ES, No.Ka.: MH1HB21115K854453, No.Sin.: HB21E1851949,milik Korban bernama Yono Kp Bojong Sari RW 001 RW 001 Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,yang pada saat itu sedang di tinggalkan pemiliknya untuk mengurus sawah di Desa Karangjaya dan sepeda motor tersebut di parkir di pinggiran sawah dengan kondisi kunci kontak sudah rusak,”ucap AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

Lanjutnya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran, menjelaskan pelaku mengambil sepeda motor pada saat Korban lengah dengan cara menghidupkan mesin sepeda motor tersebut dengan menyambungkan kabel kontak, pada saat sepeda motor sudah berhasil di bawa kabur oleh Pelaku.

“Korban melihat dan berusaha mengejar sambil berteriak sehingga warga sekitar ikut membantu mengejar dan berhasil menangkap Pelaku dan di amankan di rumah ketua Rt (TKP), mendapat informasi adanya kejadian tersebut Polsek Pebayuran langsung ke TKP dan mengamankan Pelaku dari amuk massa dan sekarang pelaku diamankan di Polsek Pebayuran untuk pemeriksaan lebih lanjut,”ujar AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

Dalam kesempatan ini Kapolsek Pebayuran AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran, menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak sembarangan ketika meletakan barang miliknya, pastikan keamanannya.

“Jangan memberikan kesempatan yang kemudian menimbulkan niat orang untuk melakukan kejahatan,karena kejahatan bisa timbul setelah niat dan kesempatan, hal ini saya sampaikan kaitannya dengan kejadian ini yang memarkirkan di pinggiran sawah dengan kondisi kunci kontak sudah rusak,”himbuannya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

(Red)

Polda Jateng Himbau _Ngabuburit_ Tidak Diwarnai Pelanggaran Lalu Lintas

SEMARANG – Polda Jateng|Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Satake Bayu Setianto meminta masyarakat untuk menjauhi kegiatan-kegiatan yang bersifat negatif saat ngabuburit menunggu momen berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Disebutnya, sejumlah hal-hal negatif yang melanggar hukum khususnya undang-undang lalu lintas, sering ditemui pada saat warga masyarakat melakukan aktivitas ngabuburit.

” Seharusnya masyarakat mengisi ngabuburit dengan kegiatan positif seperti beribadah, berbelanja untuk persiapan berbuka dan sahur atau jalan-jalan bersama keluarga. Namun jangan ada yang mengisinya dengan kegiatan yang melanggar aturan lalu lintas,” kata Kabidhumas, Rabu (13/3/2024).

Berdasar pengamatan, ungkapnya, pelanggaran lalu lintas yang sering ditemukan di lapangan antara lain penggunaan kendaraan dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, kebut-kebutan dan balap liar.

“Hal-hal di atas melanggar hukum, meresahkan warga dan tidak sesuai dengan nuansa bulan puasa yang seharusnya diisi dengan kegiatan yang bernilai ibadah,” ungkapnya

Dirinya berharap aksi-aksi yang meresahkan masyarakat tersebut segera ditinggalkan sehingga kekhusyukan bulan puasa tetap terjaga. Penggunaan knalpot brong, kebut-kebutan dan balap liar berpotensi menimbulkan keributan antar warga dan membahayakan jiwa.

Terkait hal ini, Kabidhumas menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polda Jawa Tengah akan meningkatkan patroli pengamanan sekaligus penindakan.

“Kegiatan operasi keselamatan candi juga menyasar pada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bulan Ramadhan. Sedangkan Patroli lingkungan serta penindakan terhadap pelaku balap liar dan kebut-kebutan akan dilakukan pada jam-jam rawan. Selain itu upaya edukasi dilakukan dengan menggandeng tokoh -tokoh masyarakat, pemerintah daerah serta sekolah,” katanya

Kabidhumas juga menghimbau agar warga masyarakat tidak segan melaporkan aksi-aksi meresahkan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Silahkan laporkan ke kantor Polisi terdekat untuk segera ditindaklanjuti,” himbaunya

Red”

Bawa Sajam Diduga untuk Tawuran, Seorang Pelajar di Wangon Banyumas Ditangkap Polisi

Seorang pelajar SMA diamankan polisi lantaran kedapatan membawa senjata tajam di tepi jalan desa Kelapa Gading Kec. Wangon, Kab. Banyumas, Senin dini hari (11/3/24).

Pemuda itu berinisial ADL (16) seorang pelajar kelas X, asal Kec. Lumbir Kab. Banyumas.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Kompol Adriansyah Rithas Hasibuan, SH, SIK, mengatakan, seorang pelajar tersebut diamankan lantaran membawa sebilah senjata tajam jenis egrek sawit panjang kurang lebih 50 cm.

“Sajam itu dibawa diduga dengan tujuan untuk melakukan penyerangan antar kelompok TOS (Tikungan Of Slow) melawan kelompok GTA (Gili Turi Asik)”, ungkapnya, Selasa (12/3/24).

Kasat Reskrim menjelaskan kronologi peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (11/23/24) pukul 01.30 Wib. Saat itu warga melihat segerembolan anak membawa sajam berhenti di pinggir jalan Desa Kelapa Gading Kecamatan Wangon.

Mendapati hal tersebut, kemudian warga
menghampiri segerombolan anak tersebut dan mendapati 1 (satu) bilah egrek sawit yang diduga akan digunakan tawuran antar kelompok. Selanjutnya warga mengamankannya dan menyerahkan kepihak Kepolisian.

“Saat ini pemuda tersebut beserta barang bukti telah kita amankan, atas perbuatanya dia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Tajam tanpa hak,” pungkas Kasat Reskrim.

Red”

10 Hari Operasi Keselamatan, Subsatgas Dokkes lakukan pemeriksaan kesehatan

Palu, Subsatgas Dokkes Polda Sulteng melakukan pengecekan kesehatan kepada Personel Operasi Keselamatan Tinombala 2024, Rabu (13/3/2024).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan secara profesional oleh Personil Dokkes Polda Sulteng , Bripda Didi Cahyadi Amd. Kep yang tergabung dalam Satgas Ban Ops yang memiliki kualifikasi dan pengalaman dalam bidang kesehatan.

Kasatgas Banops Kompol Winarto mengatakan, pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk memastikan bahwa Personel yang terlibat Operasi Keselamatan Tinombala 2024 dalam kondisi fisik dan mental yang optimal dalam menjalankan tugasnya.

“Pemeriksaan kesehatan dilakukan pada Personel yang terlibat Operasi Keselamatan Tinombala 2024, bukan hanya anggota Polri saja, yang dilakukan pemeriksaan namun seluruh petugas,” kata Kompol Winarto.

Kompol Winarto menambahkan, pemeriksaan kesehatan rutin oleh Subsatgas Dokkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel agar tetap sehat dan prima, pada saat melaksanakan tugas nantinya.

“Subsatgas Dokkes ini diarahkan agar selalu melakukan pengecekan terhadap personel untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk mendukung kinerja anggota,” tambahnya.

“Harapannya para petugas di lapangan selalu dalam kondisi sehat, sehingga bisa melaksaakan tugas secara maksimal selama Operasi berlangsung,” tandasnya”

Red”

Ditresnarkoba Polda Sulteng Kembali Ungkap 2 Kg Sabu di Pantai Barat Donggala

PALU, 2 (dua) paket besar narkotika jenis sabu kembali diungkap tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Sulteng di Pantai Barat Kab. Donggala, Minggu (10/3/2024)

Setelah melakukan pendalaman informasi, tim opsnal bergerak cepat untuk mengamankan pelaku dan barang bukti di Desa Dalaka Kec. Sindue Kab. Donggala, Sulawesi Tengah.

“Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Sulteng kembali mengungkap penyalahgunaan narkotika diduga jenis sabu” ungkap Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari di Palu, Rabu (13/3/2024).

Kasubbid penmas menyebut, pengungkapan dilakukan pada hari Minggu 10 Maret 2024 pukul 17.00 wita di Desa Dalaka Kec. Sindue Kab. Donggala. Ada 4 diduga pelaku yang diamankan dan 2 paket besar sabu seberat 2.091, 61 gram turut disita.

“Pelaku masing-masing inisial T (24), TR (29), P (45) dan G (41) kesemuanya warga Desa Dalaka Kec. Sindue Kab. Donggala,” ujarnya

Terduga pelaku T (24) berdalih bahwa 2 paket sabu dalam kemasan teh cina tersebut ia dapatkan dipinggir pantai karena terbawa ombak. Selanjutnya paket sabu tersebut disembunyikan T bersama teman-temannya.

“Keempat pelaku mengetahui keberadaan 2 paket sabu tersebut, sehingga penyidik menjerat pasal 112 dan 114 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 hingga 20 tahun penjara,” pungkasnya

Red”

Polsek Kutasari Gagalkan Perang Sarung, 21 Remaja Diamankan

Polsek Kutasari Polres Purbalingga menggagalkan aksi perang sarung di Lapangan Jaka Kusuma Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Rabu (13/3/2024) dini hari. Di lokasi, polisi mengamankan puluhan remaja.

Kapolsek Kutasari Iptu Heru Riyanto mengatakan berawal dari laporan warga yang mencurigai banyak remaja berkumpul di lapangan Desa Karangcegak. Diduga mereka hendak melakukan perang sarung.

“Adanya informasi tersebut kami langsung mendatangi lokasi dan menemukan puluhan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung,” jelasnya.

Disampaikan kapolsek bahwa di lokasi diamankan 21 remaja laki-laki yang berasal dari Desa Karangcegak, Desa Sumingkir, Desa Meri dan Desa Candiwulan. Diamankan juga 21 sarung yang sebagian sudah digulung siap digunakan perang sarung, 11 handphone dan 6 sepeda motor.

“Para remaja tersebut kemudian diamankan ke Polsek Kutasari berikut barang buktinya,” kata kapolsek.

Dari keterangan para remaja tersebut mereka sebelumnya berkomunikasi melalui WhatsApp untuk melakukan perang sarung. Setelah ditentukan lokasi di Lapangan Jaka Kusuma Desa Karangcegak mereka kemudian berdatangan. Rencananya perang sarung akan dilakukan 5 lawan 5.

Kapolsek menambahkan kepada para remaja tersebut akan dilakukan langkah pembinaan. Setelah dilakukan pendataan, hari ini seluruhnya dihadirkan berikut orang tua dan perangkat desa masing-masing di Mapolsek Kutasari.

“Kami lakukan langkah pembinaan kepada mereka dengan menghadirkan orang tua dan pemerintah desa. Dengan harapan mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya,” pungkas kapolsek.

Red”

Satgas TMMD Ke-119 Kodim Yahukimo Bangun MCK Untuk Warga Desa-Desa Terpencil

Yahukimo – Satgas TMMD ke-119 yang dilaksanakan oleh Kodim 1715/Yahukimo terus berupaya mempercepat pembangunan sejumlah infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat, salah satu prioritas saat ini adalah pembangunan MCK (Mandi Cuci Kakus) bagi warga desa-desa terpencil di wilayah Kabupaten Yahukimo yang belum memiliki akses sanitasi memadai.

Menyadari pentingnya akses sanitasi yang layak bagi kesehatan warga masyarakat, Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo bergerak cepat untuk memastikan pembangunan MCK tersebut dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antara aparat TNI, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya, proses pembangunan MCK pun dapat dipercepat.

Dansatgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., Selasa (12/03/2024) menyampaikan bahwa pembangunan MCK merupakan bagian dari komitmen TNI untuk meningkatkan kualitas hidup warga masyarakat di pedesaan. “Kami berusaha sekuat tenaga agar pembangunan MCK ini dapat segera diselesaikan guna memberikan manfaat langsung bagi warga setempat,” ujarnya.

Warga sekitar pun menyambut baik upaya Satgas TMMD dalam mempercepat pembangunan MCK ini dan berharap dengan adanya akses sanitasi yang memadai, kehidupan sehari-hari mereka menjadi lebih nyaman dan sehat. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari TNI melalui program TMMD ini. Semoga pembangunan MCK ini dapat selesai dengan lancar,” kata Yohanes, salah seorang warga setempat.

Diharapkan dengan adanya pembangunan MCK oleh Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715 Yahukimo, tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di desa-desa terpencil di wilayah tersebut dapat meningkat. Selain itu, kehadiran TNI melalui program TMMD diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan dan kemajuan daerah tersebut secara keseluruhan. (Pen Kodim 1715/Yahukimo)

Dikirimkan berita Satgas Yonif 726/Tml. Terima kasih atas bantuannya.

 

Merauke – Satgas Pamtas Yonif 726/Tml, dalam hal ini Pos Kout yang berada di Kampung Bupul 1 kembali memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan materi tata cara mengibarkan bendera sebagai bagian dari proses belajar dan mengajar di SD Inpres Bupul 4, Kampung Gerisar, Distrik Elikobel, Selasa (12/03/2024).

Kegiatan bantuan tenaga pendidik dipimpin oleh Serda Yogi dan beberapa personel dari Pos Kout dengan memberikan contoh bagaimana tata cara yang benar dalam pengibaran bendera merah putih serta memberikan pengetahuan dasar materi PBB yang benar.

Secara umum materi ini menumbuhkan sikap yang tangkas dan disiplin bagi para siswa-siswi SD Inpres Bupul 4. Selain itu, kegiatan ini juga melatihkan rasa kekompakan dan rasa nasionalisme untuk siap membela tanah air indonesia.

Dengan keterbatasan guru pembina, diakui pihak sekolah latihan ini sangat membantu sekali meringankan tugas tenaga pendidik di SD Inpres Bupul 4. Selama ini pelaksanaan pengibaran bendera belum dilaksanakan secara teratur, namun saat ini dengan pembinaan dari personel Satgas kedepan dapat kembali dilaksanakan setiap hari Senin.

Ibu Estu Kinanti, S.pd sebagai Kepala Sekolah SD Inpres Bupul 4 berharap, bantuan pembinaan kepada siswa-siswinya dapat terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 726/Tml guna menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme pada generasi muda di wilayah perbatasan RI-PNG.

Authentifikasi : Penerangan Satgas Yonif 726/Tml