Beranda blog Halaman 479

Kasdam XVII/Cenderawasih Pimpin Upacara Penutupan TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo

Yahukimo – Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Hariyanto, memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-119 di wilayah Kodim 1715/Yahukimo, Papua, Rabu (20/03/2024). Upacara penutupan tersebut dihadiri oleh para pejabat terkait dan masyarakat setempat.

TMMD Ke-119 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1715/Yahukimo merupakan bagian dari program TNI untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan terisolir. Selama pelaksanaan program TMMD, puluhan personel TNI bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk melakukan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur dan sosial.

Dalam sambutannya, Kasdam XVII/Cenderawasih mengapresiasi kerja keras seluruh personel TNI yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Ke-119. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat setempat yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan program TMMD.

“Program TMMD ini tidak hanya tentang membangun fisik, tetapi juga membangun kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran TNI di daerah ini bukan hanya untuk tugas keamanan, tapi juga untuk membantu masyarakat dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Kasdam XVII/Cenderawasih.

Berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan selama TMMD Ke-119 antara lain pembangunan jalan, pembuatan MCK, renovasi gereja, serta penyuluhan kesehatan dan sosial kepada masyarakat. Semua kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Setelah upacara penutupan, Kasdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan meninjau langsung hasil kegiatan TMMD Ke-119 yang telah dilaksanakan di wilayah Kodim 1715/Yahukimo. Ia berharap bahwa program TMMD dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna mendukung pembangunan di daerah terpencil dan terisolir serta memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

Dengan berakhirnya TMMD Ke-119, diharapkan bahwa manfaat dari program ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan menjadi modal untuk terus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah. (Pen Kodim 1715/Yahukimo)

Polda Sulteng Persiapkan Pasukan PHH dan Dalmas, Antisipasi Perkembangan situasi Pleno KPU RI

PALU, Polda Sulawesi Tengah mempersiapkan Pasukan Penindak Hura Hara (PHH) untuk menghadapi perkembangan situasi tahap pleno pengumuman hasil suara Pemilu 2024 tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di Jakarta.

“Polda Sulteng saat ini telah menyiapkan pasukan Penindak Huru Hara (PHH) dan Pengendalian Masa (Dalmas),” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu, Rabu (20/3/2024).

Pasukan PHH dipersiapkan dari Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sulteng dan pasukan Dalmas dari Direktorat Samapta Polda Sulteng. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan situasi di wilayah Jakarta, ujarnya

Pasukan PHH Satbrimob nantinya akan bergabung dengan Brimob Nusantara, sementara untuk pasukan Dalmas nantinya akan bergabung dengan pasukan Dalmas Nusantara, kata Kasubbid Penmas.

“Kapan mereka diberangkatkan untuk melaksanakan Bawah Kendali Operasi (BKO) di wilayah Polda Metro Jaya tentunya kita menunggu perintah dari Mabes Polri,” ujarnya

Kasubbid Penmas menambahkan, untuk mengantisipasi perkembangan situasi tahap pengumuman hasil suara Pemilu 2024 oleh KPU RI di Jakarta, Polda Sulteng telah menyiapkan personel dan kesiapan peralatan yang dimiliki, latihan-latihan juga terus dilakukan.

“Untuk memberikan bantuan pengamanan di wilayah Polda Metero Jaya, Pasukan PHH dan Dalmas Polda Sulteng siap diberangkatkan untuk mendukung berlangsungnya tahapan Pemilu 2024 yang aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.

Red”

Kapolda Sulteng Rubah Nomenklatur 2 Polsek dibawah Polresta Palu

PALU, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Dr. Agus Nugroho melakukan perubahan nomenklatur 2 Kepolisian Sektor (Polsek) dibawah Polresta Palu.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari, dalam keterangan pers mengungkapkan, 2 Polsek dibawah Polresta Palu telah dilakukan perubahan nomenklatur

“Nomenklatur Polsek Palu Timur berubah menjadi Polsek Mantikulore dan Polsek Palu Utara berubah menjadi Polsek Tawaeli, Polresta Palu,” ungkap Kasubbid Penmas di Palu, Rabu (20/3/2024)

Hal itu sebut Kasubbid Penmas, tertuang dalam Keputusan Kapolda Sulteng nomor: Kep/135/III/2024 tanggal 18 Maret 2024 dimana nomenklatur Polsek Palu Timur dirubah menjadi Polsek Mantikulore dan Keputusan Kapolda Sulteng nomor: Kep/136/III/2024 tanggal 18 Maret 2024 nomenklatur Polsek Palu Utara berubah menjadi Polsek Tawaeli

“Keputusan itu dibuat setelah sebelumnya Kapolri memberikan persetujuan perubahan nomenklatur Polsek dan Polsubsektor di jajaran Polda, sebagaimana tertuang dalam surat nomor B/1274/I/OTL.1./2024 tanggal 29 Januari 2024” ujarnya.

Didalam Keputusan Kapolda Sulteng tersebut, menetapkan Polsek Mantikulore berada dibawah Polresta Palu dengan daerah hukum Kepolisian tingkat Kecamatan Mantikulore dan Kecamatan Palu Timur. Sedangka Polsek Tawaeli membawahi daerah hukum Kepolisian tingkat Kecamatan Tawaeli dan Kecamatan Palu Utara.

Dengan adanya perubahan nomenklatur kedua Polsek dibawah Polresta Palu ini tentunya nanti akan ditindak lanjuti dengan dilakukan pengukuhan 2 Polsek tersebut diatas, terang Kompol Sugeng,

Perubahan nomenklatur ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan otonomi pemerintah daerah didalam melakukan pemekaran pemerintahan Kecamatan khususnya yang ada di Kota Palu yang tentunya akan ditindak lanjuti juga dengan pembentukan Polsubsektor didalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, pungkasnya.

Red”

Jelang Mudik, Polda Jateng Cek Keamanan Jalur dan Peta Kerawanan Lalulintas di Brebes

BREBES – Polda Jateng|Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda bersama Dirlantas Jateng Kombes Pol Sonny Irawan dan sejumlah pejabat Utama Polda Jateng melakukan kunjungan di Brebes dalam rangka pengecekan jalur kesiapan pengamanan Mudik lebaran tahun 2024, Selasa (19/3/2024).

Ikut dalam rombongan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, Kabid TIK Polda Jateng Kombes Pol.Didik Dwi Santoso dan Dir Samapta Polda Jateng Kombes Pol.DR. Risto Samodra.

Kedatangan rombongan yang mengggunakan helikopter tersebut disambut oleh Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq di lapangan Dealer Nasmoco, desa Klampok, Kecamatan Wanasari

Pengecekan jalur dimulai dari jalur pantura. Kemudian, ke arah exit Tol Pejagan hingga di Flyover Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan

Dalam keterangannya, Dirlantas Jateng Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan bahwa pengecekan tersebut dilakukan untuk mengetahui jalur-jalur yang akan digunakan saat mudik tahun 2024. Pengecekan juga dilakukan terhadap sejumlah trouble spot yang memiliki tingkat kepadatan dan kemacetan lalu lintas yang tinggi saat arus mudik berlangsung.

Disebutkan Dirlantas, untuk di wilayah Kabupaten Brebes diprediksi titik troble spot berada di jalur exit tol Pejagan sampai dengan perbatasan Slawi di fly over Klonengan.

Dirlantas menyebut salah satunya yakni, di pertigaan Dermoleng Ketanggungan.

“ Di Dermoleng titik kepadatan atau trouble spot terjadi karena adanya pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU),” kata Dirlantas

Kemudian trouble spot selanjutnya berada di Flyover Klonengan. Di titik ini kepadatan terjadi karena adanya pertemuan arus dari Purwokerto, Slawi dan Pejagan.

“ Dengan hasil pengecekan ini dapat dijadikan panduan untuk menentukan berapa personil yang diturunkan dan rekayasa lalulintas apa yang harus dipersiapkan serta infrastruktur apa yang harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Terkait adanya beberapa titik jalur yang masih minim penerangan dan rambu rambu, Dirlantas menyampaikan pihaknya telah berkirim surat ke instansi terkait.

“Terkait jalan, kami sudah berkirim surat ke BPPJN (Balai Pusat Pelaksanaan Nasional). Sedangkan terkait rambu-rambu juga kita sudah berkirim surat ke Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR provinsi untuk segera melakukan penerangan lampu,” ujarnya.

“Koordinasi dengan BPPJN juga dilakukan terkait semua jalan di jalur arteri Pantura. Apabila ada kerusakan bisa segera diperbaiki. Diharapkan, 1 April sudah selesai semua,” pungkas Dirlantas

Red”

Lima Tahun Jalani Profesi Dokter Gadungan, Akhirnya Ditangkap Polisi

Bekasi – Polisi menangkap pria bernama Ingwy Tito Banyu alias Sunaryanto di Kabupaten Bekasi, lantaran menjadi dokter gadungan. Aksinya menyamar dokter dilakukan sudah lima tahun, dan mendirikan klinik sendiri.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan kasus tersebut terungkap pada Selasa (12/3/2024) sore. Mulanya pihak kepolisian mendapatkan laporan bahwa adanya dokter gadungan yang membuka praktik.

“Kemudian petugas Polsek Cikarang Selatan melakukan penyelidikan dan observasi terkait adanya aduan masyarakat tersebut di sekitar TKP. Dengan cara menginterogasi masyarakat sekitar,” kata Twedi saat Konferensi Pers si Mapolres Metro Bekasi, Selasa (19/3/2024).

Kemudian petugas bergegas bergerak ke klinik tersebut, dan tak lama setelah itu mengamankan pada Jumat (15/3/2024). Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa tiga potong baju dokter, satu unit stetoskop, daftar pasien berobat, dan resep dokter pun turut disita.

“Anggota tim opsnal telah berhasil mengamankan terhadap adanya dokter yang tidak memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) yang lengkap, yang berinisial ITB (Ingwy Tito Banyu),” kata dia.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah mengecek STR dan SIP pelaku ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Setelah dicek, betul pelaku melakukan dokter gadungan.

“Setelah dilakukan pengecekan ke bagian Dinas Kabupaten Bekasi tidak ditemukan STR atas nama saudara Dr Ingwy Tito Banyu dan SIP. Untuk Klinik Pratama Keluarga Sehat tidak mempunyai izin resmi dari Dinas Kesehatan melalui perizinan terpadu Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

“Hasil penyidikan ditemukan nama asli dari pelaku bernama Sunaryanto kelahiran 23 Januari 1985 bukan Dr Ingwy Tito Banyu,” imbuhnya.

Sementara, Klinik Pratama Keluarga Sehat tersebut selama ini berdiri selama lima tahun lamanya sejak 2019 lalu. Pelaku mengaku bisnis tersebut dilakukan untuk meraup keuntungan dengan cepat.

“Hasil penyidikan ditemukan fakta-fakta kegiatan klinik Pratama Keluarga Sehat telah beroperasi sejak bulan september 2019 sampai dengan sekarang. Pelaku ingin mendapatkan uang secara cepat dan memperkaya diri serta dihargai orang,” jelasnya.

(Red)

Tingkatkan Layanan Makanan Kepada WBP, Kanwil Kemenkumhgam Jatim Gelar Sostek Standar Dapur Sehat

SURABAYA – Keamanan dan pembinaan di lapas/ rutan dilakukan dengan strategi khusus. Salah satunya adalah pelayanan makanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang harus dilaksanakan sesuai standar yang sudah ditetapkan.

Karenanya pada Senin (04/03), Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar sosialisasi Teknis Standar Dapur Sehat Percontohan di Lapas, LPKA dan Rutan. Kegiatan yang digelar di Hotel Tunjungan Surabaya tersebut dibuka secara langsung oleh Kakanwil Jatim Heny Yuwono, dan didampingi Kadiv Pemasyarakatan Asep Sutandar.

Dalam sambutannya kakanwil mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemasyarakatan merupakan rangkaian yang dilaksanakan secara terpadu, dimana pelaksanaannya tidak boleh dipisahhkan antara keamanan dan pembinaan. “Dibutuhkan strategi khusus dalam penanganannya, salah satunya peningkatan pemberian pelayanan makanan kepada WBP,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, digelar Sosialisasi Teknis Standar Dapur Sehat Percontohan sehingga menghasilkan makanan yang diharapkan atau sesuai standard yang sudah ditetapkan. “Kita memahami bahwa menghasilkan makanan yang sehat tentu harus diperhatikan Kebersihan Dapur, bahan makanan yang harus dikelola, SDM yang mengelola, sarana prasarana pengelolaan bahan makanan tersebut, kemudian Gizi yang akan disajikan dan seterusnya,” urainya.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga telah membuat Aplikasi si Monev yang mana harus dilaporkan secara rutin beberapa hal terkait bahan makanan diantaranya Permintaan Bahan, Penerimaan Bahan, Penyimpanan, Pengelolaan, Penyajian, Pendistribusian dan Higiene.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan narasumber yaitu dari Ditjen Pemasyarakatan, Dinkes Kota Surabaya dan Poltekes Malang. “Kita tidak bisa bekerja sendiri, karenanya hari ini kita perlu bersinergi, sehingga dapat menyelesaikan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab,” terangnya. (Redho) Red”

Berita Foto: Panglima TNI Menerima Audiensi Menteri ATR/BPN

(Puspen TNI). Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agus Harimurti Yudhoyono di Subden Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Selasa (19/3/2024).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, dibahas sejumlah isu strategis terkait pertahanan dan pengelolaan tata ruang di Indonesia. Kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara TNI dan Kementerian ATR/BPN guna mendukung pembangunan dan keamanan nasional.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Menggelar Buka Bersama Dengan para Pengurus dan Anak Yatim

Pontianak Kalbar, Mempererat tali silaturahmi Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)
Kalbar menggelar buka puasa bersama antara pengurus dan anggotanya serta anak yati
piatu, bertempat di Kampung Budaya Pondok Caping jalan Imam Bonjol Gang Mendawai Laut Pontianak, Minggu 17 Maret 2024.

Ketua Umum HIPMI Kalbar Gulam Mohamad Sharon usai buka puasa bersama mengatakan bahwa buka puasa bersama ini
agenda rutin yang kita lakukan setiap tahun supaya HIPMI bisa berbagi bersama kawan-kawan dan juga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas agenda ini untuk muscab di kabupaten-kabupaten.

“Untuk pemilihan ketua HIPMI yang baru, kemungkinan besar di bulan Desember kita akan adakan muscab untuk pemilihan ketua HIPMI yang baru untuk provinsi Kalimantan barat , kita juga mengucapkan terima kasih atas support dari kawan-kawan media yang sudah ikut hadir pada buka puasa bersama pada hari ini,” ungkapnya.

Sharon melanjutkan sementara ini kita fokus di UMKM untuk membantu kawan-kawan untuk mengakses jaringan-jaringan yang mereka butuhkan misalnya untuk di pusat supaya perizinan-perizinan yang terhambat menjadi lebih lancar setelah itu kita juga akan membangun jaringan-jaringan mitra dengan kawan-kawan di seluruh Indonesia, karena HIPMI Network di seluruh Indonesia.

Jadi kawan-kawan di sini bisa terkoneksi ke jakarta karena mungkin skill jakarta lebih bagus dan kawan-kawan HIPMI di sana bisa juga di bawa ke Kalimantan Barat.

Untuk menambah kemampuan kawan-kawan dalam berusaha HIPMI akan menciptakan pengusaha-pengusaha baru karena ekonomi itu paling penting tanpa ada roda ekonomi yang berputar yang tidak dilakukan oleh pengusaha bagaimana ekonomi kita bisa berjalan jika tidak di bantu oleh pengusaha yang membantu untuk menggerakkan ekonomi yang ada di daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Sementara itu Sekretaris HIPMI Kalbar Sudirman menambahkan, momen buka puasa bersama ini adalah kegiatan rutin organisasi kita setiap tahun, di bulan suci Ramadhan ini HIPMI selalu mengadakan kegiatan buka puasa bersama sekaligus berbagi sedikit rejeki dengan anak-anak yatim piatu.

“Kegiatan buka puasa bersama ini adalah yang terakhir di pengurusan kami karena tahun 2024 organisasi kepengurusan kami berakhir dan akan di lanjutkan oleh kepengurusan yang baru yang akan terbentuk, ungkapnya ( Vanie )

Antisipasi Lonjakan Kasus DBD, Pemkot Bekasi Imbau Warga Lakukan PSN di Rumah

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang di lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menyampaikan imbauan pemberantasan sarang nyamuk bagi masyarakat ini agar terus dimasifkan mengingat bahayanya penyakit ini. Selain lingkungan rumah, PSN juga baiknya dapat dilakukan di lingkungan sekolah tempat anak didik belajar.

“Bidang P2P Dinkes Kota Bekasi mencatat kasus DBD Januari hingga 15 Maret 2024 sebanyak 441 orang dengan 4 kasus kematian. Kasus terbanyak berada di Kecamatan Jati Asih dengan 117 kasus dan dua kematian, kasus kedua terbanyak di kecamatan Bantargebang dengan 60 kasus dan nol kematian,” ucapnya.

Adapun jumlah 4 orang meninggal karena kasus DBD hingga Maret 2024 ini terdiri dari dua di kecamatan Jati Asih, Satu orang di Jatisampurna dan satu orang di Bekasi Selatan.

Lebih lanjut ia menyampaikan data kasus DBD untuk bulan Maret 2024 sebanyak 111 kasus. Data kasus DBD per usia terbanyak diusia 15-44 tahun dengan 53 kasus dan 5-14 tahun dengan 44 kasus. Sedangkan data kasus per jenis kelamin dengan 73 laki-laki dan 38 perempuan.

Tanti Rohilawati menyampaikan pihaknya selalu bersiaga terhadap kasus DBD maupun penyakit lainnya yang terjadi dengan menyiapkan fasilitas pendukung di puskesmas dan tenaga kesehatan yang ada.

“Kita juga telah menyampaikan surat Kesiapsiagaan Mengantisipasi Penyakit di Musim Hujan dan Banjir Nomor : 443/253/Dinkes,” ucapnya.

Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi
1) Whatsapp Grup Puskesmas dan Rumah Sakit untuk mempercepat koordinasi dan pelaporan kasus
2) Whatsapp Grup perwakilan Kader Jumantik se Kota Bekasi, untuk menggerakkan kader-kader Jumantik supaya lebih giat dalam membantu penanggulangan kasus DBD
3) Pemberian Larvasida untuk tiap Puskesmas se-Kota Bekasi supaya bisa menekan jentik nyamuk Aedes
4) On air radio tentang himbauan DBD
5) Monitoring Tim DBD ke 12 Kecamatan se-Kota Bekasi
6) Kegiatan bersama BBTKLP – Kemenkes pada survey perilaku vektor DBD di Kota Bekasi (tahun 2022)
7) Kegiatan bersama BBTKLP vektor DBD di Kota Bekasi Kemenkes pada surveilans resistensi Insekstisida terhadap Vektor DBD di Kota Bekasi (2022)
8) Evaluasi layanan KDRS DBD bagi RS se-Kota Bekasi (2022)
9) Peningkatan kapasitas tata laksana fogging nyamuk Aedes Aegypty bagi petugas fogging Puskesmas (2022
10) Diseminasi P2 Vektor DBD Dan Zoonosis Bagi Kecamatan Kelurahan, TP PKK dan Puskesmas (2022)
11) Pemantauan pencatatan dan pelaporan vektor dengan aplikasi Silantor (2023)
12) Pendampingan dan pemberdayaan kader kelurahan dalam pengendalian vektor terpadu (2022)
13) Koordinasi dan optimalisasi penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi. (2023)
14). Deteksi dini infeksi dengue(demam berdarah) dengan test cepat Rapid DBD Combo sehingga bila positif pasien segera dirujuk ke RS untuk mendapatkan perawatan. (2018 s.d. sekarang )

Breaking News,,Warga Desa Tiangko Tenggelam Terbawa arus Sungai,,Basarnas Tutup mata.

Merangin Jambi,,Dikabarkan salah seorang Warga Desa Tiangko Kecamatan Sungai Manau Tenggelam terbawa arus Sungai Batang Merangin pada Senen malam sekira pukul 17.00 Wib.

Menurut keterangan warga setempat, korban terpeleset alias jatuh kesungai saat ingin menyebrang sungai tersebut dengan cara melewati tali gantungan seperti biasa yang dilakukan oleh masyarakat sekitar untuk melakukan penyebrangan dikarenakan tidak adanya jembatan dilokasi kejadian perkara.

Diketahui korban adalah warga Desa Tiangko Kecamatan Sungai Manau yang berinisial IW (26) pada saat itu korban hendak pergi kerja mendulang dilokasi Tambang Mas di Desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin, namun takdir berkata lain sehingga IW dikabarkan tenggelam terbawa arus sungai yang deras.

Sampai saat ini dikabarkan oleh warga, bahwa korban masih belum juga ditemukan, yang buat masyarakat kesal dengan pemerintah yang berwenang terutama Basarnas, sudah dihubungi namun tidak ada tindakan sama sekali.19/3/2024

,,Kami sangat kesal dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Merangin dalam hal mengkoordinasi agar mendapat bantuan pertolongan dari Basarnas dengan segera, beberapa saat sudah kejadian sudah kami hubungi namun sampai saat ini tidak ada tanggapan, yang lebih kesal lagi kami dikasih nomor kontak Basarnas Kabupaten Muaro Bungo,,terang warga dengan kesal.

Kapolsek Sungai Manau Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, mengkonfiramsi melalui via telepon, membenarkan bahwa ia barusan mendapat kabar adanya kejadian tersebut, namun informasi tersebut kata Yusuf (Kapolsek) belum dapat dipastikan, karena kabar tersebut baru 1 jam ia terima.

,, Ya, saya juga baru dapat kabar sekitar 1 jamman lah, namun informasi tersebut belum bisa dipastikan karena diketahui TKP nya dimana, namun tetap segera saya cek kebenaran tersebut,,ujar Kapolsek singkat.

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Merangin, saat dihubungi oleh awak Media ini melalui via Watshapp, namun tidak ada balasan sama sekali.
*(Zm)