Beranda blog Halaman 616

Baru terbentuk, 13 kasus ditangani Satgas TPPO Polda Sulteng

PALU, Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Polda Sulteng setidaknya sudah menangani 13 kasus kategori TPPO,

Hal itu diungkapkan Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Djoko Wienartono dalam siaran pers hari Rabu (14/6/2023)

“Ada 13 kasus kategori TPPO yang saat ini sedang ditangani Polda Sulteng dan jajaran terhitung mulai tanggal 5 Juni s.d 14 Juni 2023,” kata Kombes Pol. Djoko Wienartono

Djoko juga mengatakan, dari 13 kasus tersebut, jumlah korban TPPO sebanyak 16 Orang dimana korban dewasa 11 orang dan anak-anak 5 orang, tersangka sebanyak 14 orang.

Adapun jenis kasus kategori TPPO yang sementara ditangani Polda Sulteng dan jajaran adalah terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI) 2 kasus, Pekerja Seks Komersil (PSK) 7 kasus dan eksploitasi anak 4 kasus, jelas Kabidhumas.

Djoko juga menjelaskan, untuk menindak lanjuti perintah Kapolri dalam penanganan TPPO, Polda Sulteng telah menetapkan Target Operasi (TO) pengungkapan TPPO, dimana Ditreskrimum Polda Sulteng TO 5 kasus, Polresta Palu TO 3 kasus dan Polres jajaran lain masing-masing TO 2 kasus

Untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang diharapkan adanya kerjasama seluruh masyarakat dan stakeholder terkait. Masyarakat hati-hati dan cek kembali apabila ada yang menawari untuk bekerja ke luar negeri dengan janji gaji yang menggiurkan, apabila itu melalui perusahaan jasa penyalur tenaga kerja agar dichek reputasi dan ijin operasionalnya, pesan Kabidhumas.

Kepada orang tua untuk melakukan pengawasan dan terus mengecek putrinya, terlebih yang belum dewasa atau masih dibawah umur agar tidak terlibat dalam pergaulan seks bebas yang akhirnya akan dieksploitasi secara seksual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pungkasnya

Penyidikan Dugaan Pemalsuan Surat PT Wadya Prima Mulia Resmi Dihentikan

Kasus dugaan pemalsuan surat yang dilakukan oleh Direktur PT Wadya Prima Mulia, Yawarsa Halim dan Sales Enginner PT Wadya Prima Mulia, Syahrudin Agung terkait izin peredaran alat kesehatan jenis mikroskop biologis merek Olympus CX33, telah barakhir setelah pihak pelapor dan terlapor memilih penyelesaian perkara lewat mekanisme Restorative Justice (RJ).

Sebelumnya pihak pelapor, Bartholomeus Suksmo Permono selaku kuasa dari Presiden Direktur PT Fajar Mas Murni sempat membuat Laporan Polisi (LP) dengan nomor LP/B/1795/IV/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 07 April 2022 lalu. Dan laporan tersebut telah diajukan pencabutannya sejak tanggal 13 Januari 2023 lalu.

“Sebelumnya, Laporan Polisi tersebut sudah sampai pada tahap penyidikan. Namun setelah Pelapor dan Terlapor bertemu, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menempuh upaya Restorative Justice,” papar Kuasa Hukum Terlapor, Muhenri Sihotang dari Kantor Hukum J. Siregar & Associates saat ditemui di kantornya di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (08/06/2023).

Dalam Kesepakatan Bersama yang dibuat dan ditandatangani oleh Pihak Pelapor dan Terlapor pada 13 Januari 2023, disebutkan, Yawarsa Halim telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak PT Fajar Mas Murni. Dan Pihak PT Fajar Mas Murni pun telah memaafkan segala perbuatan Terlapor.

Atas dasar kesepakatan tersebut, maka proses penyidikan Laporan Polisi Nomor LP/B/1795/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 07 April 2022 tidak dilanjutkan, sehingga proses penyidikannya telah dihentikan berdasarkan Surat Nomor : B/356/I/RES.1.9./2023/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tanggal 19 Januari 2023.

Restorative justice sendiri merupakan penyelesaian tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku, keluarga korban, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, atau pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil melalui perdamaian dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula.

Pengertian Restorative Justice atau keadilan restoratif.

Hal itu diatur secara tegas dalam Pasal 1 huruf 3 Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021. Dalam pelaksanaan Restorative Justice, pelaku memiliki kesempatan terlibat dalam pemulihan keadaan (restorasi), masyarakat berperan untuk melestarikan perdamaian, dan pengadilan berperan untuk menjaga ketertiban umum. (Randi)

Supervisi Penanganan Kasus Pelecehan seksual di Parimo, Kompolnas Apresiasi Polda Sulteng

PALU, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang merupakan pengawas eksternal Polri melakukan supervisi di Polda Sulawesi Tengah, Selasa (13/6/2023) sore.

Supervisi yang dilakukan Kompolnas untuk mengetahui progress penanganan kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang saat ini ditangani tim penyidik Subdit PPA Ditreskrimum Polda Sulteng

Pejabat Kompolnas yang hadir antara lain Irjen Pol (Purn) Dr. Benny Josua Mamoto dan Poengky Indrawati, S.,H, L.LM, keduanya bertemu dengan Kapolda Sulteng sekaligus mendengarkan paparan dari tim penyidik yang menangani kasus yang menjadi perhatian publik secara nasional.

“Kompolnas datang ke Polda Sulteng dalam rangka supervisi penanganan kasus yang sempat menjadi atensi tingkat nasional,” kata Benny J. Mamoto dihadapan jurnalis yang menunggu di Polda Sulteng, Selasa (13/6/2023)

Dan tadi sudah mendapatkan paparan dari tim penyidik, tentang progress penanganan kasus ini, tambah mantan Kadivhumas Polri ini

Kami dari Kompolnas menyampaikan apresiasi kepada bapak Kapolda karena dengan segera kasus ini ditarik ke Polda, maka penanganannya bisa optimal. Pertama karena ditangani oleh subdit PPA yang notabene dari kompetensinya dan juga jumlah personelnya lebih memadai dari pada tingkat Polres, ujarnya

Yang kedua ketika harus memburu ketiga tersangka, ini saya salut karena apa, dalam tempo lima hari ketiga pelaku berhasil ditangkap, satu di Kendari, satu di Kutai Timur dan satu di Tarakan. Ini perburuan yang tidak mudah, ini kalau hanya ditangani Polres belum tentu secepat ini, terang Benny J. Mamoto

Oleh karena itu kami menyampaikan apresiasi atas keseriusan dalam menangani kasus ini karena betul-betul publik menunggu bagaimana penanganan kasus ini dan bagaimana menuntaskannya, tegas Benny yang juga Dosen di PTIK

Kemudian selanjutnya dalam proses penyidikan perlu mendengar keterangan ahli, ketika penyidik akan menerapkan pasal yang dipersangkakan itu perlu pendapat ahli, dimana dalam pendapatnya ahli menerangkan bahwa penerapan pasal sudah sesuai dengan fakta yang ditemukan. tegasnya

Di forum Pengadilan lah kita akan mendengar pembuktian hukum, bagaimana sih peristiwanya, Karena sering terjadi antara yang viral dengan yang fakta yang terungkap di Pengadilan itu berbeda. Oleh sebab itu marilah kita sama-sama mengikuti proses ini agar publik mendapatkan jawaban sesuai dengan peristiwa yang terjadi, harapnya

Di tempat yang sama Poengky Indrawati anggota Kompolnas menambahkan, supervisi yang kami lakukan untuk memastikan bahwa Polri sudah melaksanakan tugas secara professional dan mandiri, ucapnya

Selain itu kita juga berikan apresiasi bahwa terhadap DPO atau pelaku yang buron kesemuanya sudah tertangkap, ujarnya

penerapan pasal-pasal yang dilakukan penyidik itu sudah kuat, sehingga harapan kami ini bisa lancar. Ini semata-mata juga untuk memberikan perlindungan kepada korban agar kedepan kasus ini tidak kembali terjadi.dikemudian hari. Ini momentum bagi kita agar kita bisa menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi korban, pungkasnya

Anev Posko Presisi, Wakapolri Ungkap Pentingnya Cooling System Jelang Pemilu 2024

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar analisa dan evaluasi (anev) program Quick Wins Presisi Triwulan II tahun 2023 di Posko Presisi, Selasa kemarin (13/6/2023).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyampaikan anev ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Dalam rapat anev ini, Sandi menuturkan, Wakapolri menyampaikan atensi khusus terhadap pentingnya cooling system situasi Politik jelang Pemilu 2024.

“Wakapolri menekankan perlunya atensi khusus terhadap pentingnya cooling system situasi politik jelang Pemilu 2024,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (14/6/2023).

Humas Polri, kata Sandi, ditekankan Wakapolri memiliki peran vital untuk bisa mengamplifikasi dan mengglorifikasi setiap upaya yang telah dilakukan kepolisian.

Lebih lanjut, Sandi menambahkan, Wakapolri juga meminta para Satker dan Kasatwil untuk terus melaksanakan pengawasan melekat dengan tidak melakukan pembiaran terhadap anggotanya.

“Wujudkan profil polisi yang berintegritas dan sederhana. Terus ingatkan seluruh anggota Polri terkait kewajiban untuk netral selama Pemilu 2024,” katanya.

Terkait pelaksanaan Quick Wins Presisi, Wakapolri juga meminta harus dilaksanakan secara optimal, agar tidak ada lagi kendala teknis terkait operator ataupun personal.

“Pelaksanaan kegiatan para Bhabinkamtibmas yang disinergikan dengan program Polisi RW agar menjadi ujung tombak bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” katanya.

Sandi mengatakan, Wakapolri juga meminta para jajaran untuk mengutamakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), dengan mengoptimalkan patroli yang menargetkan kejahatan konvensional.

“Para jajaran diminta lakukan respons cepat laporan dan aduan yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Terakhir, Wakapolri mengamanatkan untuk terus meningkatkan pelayanan praktis kepolisian, seperti call center 110, superapps Presisi, Signal, SKCK online, SINAR dan lainnya.

“Berikan pelayanan terbaik agar masyarakat mau menggunakan aplikasi layanan yang telah dibuat,” ucapnya.

Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Diungkap Polres Kebumen, Pengakuan Tersangka Mengejutkan

Kebumen – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau human trafficking berhasil diungkap jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen. Dalam kasus itu, seorang perempuan 38 tahun inisial ST warga Desa Mangunweni, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka disangka melakukan penipuan terhadap calon tenaga kerja, di sisi lain, Penyidik juga mempersangkakan ST dengan pasal anti perdagangan orang karena diduga mengirim tenaga kerja ke luar negeri tidak melalui jalur yang resmi (ilegal).

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin dalam keterangan pers mengungkapkan, total korban 25 orang dari dalam dan luar Kabupaten Kebumen. Jumlah ini dimungkinkan masih bisa bertambah.

Selain didominasi warga Kebumen, para korban juga berasal dari Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Cilacap.

“Para korban dijanjikan akan bekerja di Jepang dengan gaji 30 juta Rupiah per bulan,” jelas Kapolres yang saat itu didampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana, Kejaksaan Negeri Kebumen, PN Kebumen dan Disnaker, Selasa 13 Juni 2023.

Agar bisa bekerja di Jepang sebagai tenaga kerja Indonesia, para korban harus menyetorkan uang 120 juta Rupiah untuk mengurus persyaratan pada sekitar bulan Juni 2022. Namun setelah menyetorkan uang, tersangka tak kunjung memberangkatakan para korban hingga akhirnya dilaporkan ke Polres Kebumen.

Ternyata uang dari korban, oleh tersangka digunakan untuk kepentingan pribadinya. Para korban yang sempat berharap banyak agar bisa diberangkatkan kerja di Jepang pada bulan April 2023, impian itu sirna.

“Para korban sempat dibawa di penampungan di Jakarta sampai 6 hari. Akhirnya korban pulang ke wilayah masing-masing karena tidak ada kejelasan,” pungkasnya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengapresiasi langkah cepat Polres Kebumen dalam penanganan kasus TPPO ini. Warga masyarakat juga diimbau untuk tidak tergiur dengan iming-iming menjadi tenaga kerja di luar negeri dengan cara ilegal. Bupati meminta kepada masyarakat agar mengikuti prosedur jika ingin menjadi tenaga kerja di luar negeri.

Keterangan tersangka ST, ia sebelumnya merupakan mantan TKW Jepang dan beberapa kali di China. Ia mengaku bisa memberangkatakan sejumlah orang untuk bekerja di Jepang dan China berdasarkan pengalamannya.

Ia mengaku dengan mudah mendapatkan para korban cukup dengan gaya hidupnya selama di Indonesia. “Mungkin para korban tergiur melihat saya. Sepertinya kehidupannya enak. Jadi banyak yang datang ke saya minta tolong,” kata ST.

Red:

Dirintelkam Polda Sulteng launching Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Sulteng

Palu, Rumah Kebangsaan Cipayung plus Sulawesi Tengah dilaunching oleh Dirintelkam Polda Sulteng Kombes Pol. Anggara Nasution di Jalan Gunung Tinombala Besusu Tengah, Palu, Senin (12/6/2023)

Dalam sambutannya Dirintelkam Polda Sulteng Polda Sulteng mengatakan Pendirian Rumah Kebangsaan merupakan amanat Presiden Joko Widodo pasca berdiskusi dengan para Ketua Organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus tingkat Pusat.

Selain itu Visi Rumah Kebangsaan sejalan dengan komitmen Polri yang disampaikan oleh Kapolri yaitu “meningkatkan sinergisitas, mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan Indonesia.

Atas nama bapak Kapolda Sulteng, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap organisasi kepemudaan dalam Cipayung Plus yang telah bahu membahu bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Sulawesi Tengah demi kepentingan bangsa dan negara Republik Indonesia.ujarnya

Terpisah Alif Veraldi selaku ketua umum Badko HMI Sulteng dalam keterangannya mengucapkan terima kasih kepada Polda Sulteng yang telah mendukung dan memfasilitasi Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Prov. Sulteng.

Ia mengharapkan kehadirang Cipayung Plus Prov. Sulteng dapat memberi dampak positif kepada masyarakat khususnya dalam menjaga situasi Kamtibmas melalui peranan kaum intelektual pemuda saat ini.

Tidak ada satupun perubahan di Indonesia tanpa adanya campur tangan dari kaum pemuda, untuk itu dengan adanya Rumah Kebangsaan Cipayung Plus dapat menjadi wadah kaum pemuda untuk berkolaborasi dalam membangun bangsa.pungkasnya

Kegiatan Launching ini di tandai dengan pengguntingan Pita oleh Dirintelkam dilanjutkan
dengan peninjauan rumah kebangsaan.

Satgas TPPO Polda Sulteng terbentuk, Brigjen Pol Hery Santoso Kasatgas

PALU, Pemerintah menilai masalah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pengiriman tenaga kerja illegal ke luar negeri perlu mendapatkan perhatian. Para tenaga kerja yang dikirimkan tersebut biasanya dijadikan sebagai budak dan dianiaya.

Menindak lanjuti amanah Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bergerak cepat dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) TPPO mulai dari pusat hingga daerah.

Tidak terkecuali Polda Sulawesi Tengah, Satgas TPPO dibentuk dengan Brigjen Polisi Hery Santoso Wakapolda Sulteng selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) TPPO.

“Kasatgas TPPO dibantu dua wakasatgas yaitu Dirreskrimum dan Dirbinmas Polda Sulteng” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono dalam siaran pers, Selasa (13/6/2023)

“Satgas TPPO Polda Sulteng dibentuk sejak tanggal 6 Juni 2023. Dalam pelaksanaan tugasnya Kasatgas/Wakasatgas dibantu 8 (delapan) Subsatgas,” ungkapnya

Djoko menambahkan 8 (delapan) Subsatgas dimaksud adalah Sbsatgas Pencegahan, Subsatgas Intelijen, Subsatgas Rehabilitasi dan Kesehatan, Subsatgas Rehabsos, Pemulangan dan Reintegrasi Sosial, Subsatgas Pengembangan Norma Hukum, Subsatgas Penegakkan Hukum, Subsatgas Kerjasama dan Koordinasi, serta Subsatgas Humas,” jelas Djoko Wienartono.

Masih jelas Djoko, berdasarkan kasus yang pernah ditangani oleh Polri, modus perdagangan orang di Indonesia adalah penyalahgunaan dokumen perjalanan, Penipuan lowongan kerja, pemanfaatan celah perbatasan, magang palsu dan eksploitasi seksual.

Cara bertindak (CB) satgas menurut Djoko ada empat, pertama secara Preemtif yaitu melakukan sosialisasi masyarakat local yang merupakan kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan melakukan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga terkait. Kedua, secara Preventif melakukan antisipasi jalur perlintasan, koordinasi dengan Disnaker, BP3MI, pihak Imigrasi dan melakukan patrol siber.

Sementara CB ketiga Represif terang Djoko yaitu menentukan target operasi serta melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sedangkan CB keempat adalah Rehabilitasi yaitu Restitusi, Pemulihan kesehatan korban, koordinasi dengan LPSK, koordinasi dengan rumah perlindungan dan trauma center (RTPC) Kemensos.

Masyarakat diharapkan untuk berhati-hati dan tidak cepat percaya adanya oknum yang menjanjikan dapat mempekerjakan ke luar negeri dengan gaji yang menggiurkan. Chek dan tanyakan dengan instansi terkait seperti Disnaker, pungkasnya.

Air Nusantara, Polda Sulteng kirim Air Uwentira untuk penyucian panji-panji Polri

PALU, Menjelang peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli 2023, Polda Sulawesi Tengah menggelar Apel Tradisi pengambilan air suci yang berlangsung di Lapangan Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Palu, Selasa (13/6/2023)

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH bertindak selaku pimpinan Apel turut dihadiri Wakapolda Sulteng, pejabat utama Polda Sulteng dan peserta Apel Tradisi.

“Kegiatan pengambilan air suci yang akan kita laksanakan pagi hari ini adalah sebuah tradisi untuk mengenang nilai-nilai luhur dan meningkatkan makna dari pada peringatan Hari Bhayangkara yang akan diperingati secara serentak pada tanggal 1 juli 2023,” kata Irjen Agus Nugroho saat membacakan amanatnya

Air suci yang nantinya akan dipergunakan untuk pensucian, panji – panji polri Tri Brata dan pataka Polda Sulawesi Tengah berasal dari mata air uwentira yang merupakan salah satu cagar alam sumber air suci yang dari dulu mampu memberikan penghidupan khususnya bagi masyarakat sekitar serta bagi mahkluk hidup lainnya, ungkapnya

Agus juga mengatakan, Acara tradisi ini diharapkan mampu menanamkan rasa kebanggaan bagi setiap anggota Polri terhadap institusi Polri dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta yang tidak kalah pentingnya rasa bangga sebagai insan Bhayangkara, dimana untuk bisa serta mempertahankan sebuah nama besar perlu adanya perjuangan dan pengorbanan

Tradisi pengambilan air suci tahun ini tambah Agus, selain dilaksanakan di wilayah Polda Sulawesi Tengah yang akan digunakan untuk pemuliaan pataka Polda Sulawesi Tengah “Wira Dharma Brata” secara serentak juga dilaksanakan oleh seluruh Polda yang ada di Indonesia yang nantinya akan digabungkan menjadi air nusantara untuk digunakan dalam kegiatan pemuliaan panji-panji Tri Brata di Mabes Polri.

Pengambilan air suci dari mata air ini mencerminkan seluruh insan Bhayangkara diharapkan mampu untuk menjadi seperti mata air yang mengalir, dengan filosofi memiliki pribadi yang pantang menyerah dan berpendirian teguh. meski banyak rintangan yang menahan alirannya, ia akan terus menerus mencari jalan keluar sekecil apapun, sehingga ke depan Polri yang kita banggakan ini mempunyai tekad, semangat, motivasi dan dedikasi yang tinggi untuk melaksanakan tugas mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai, jelasnya

Air suci yang kita ambil dan akan digunakan dalam pensucian panji-panji Polri Tri Brata dan pataka Polda Sulawesi Tengah diharapkan mampu membersihkan diri dari semua kesalahan-kesalahan selama ini, maupun dari berbagai tindakan yang tidak sesuai dengan harapan, yang menghambat, merusak serta merugikan nama baik satuan, tutup Kapolda Sulteng

Selesai pelaksanaan Apel, Kapolda Sulteng melepas iring-orongan kendaraan dinas Polda Sulteng yang akan melakukan prosesi pengambilan air suci dari mata air Uwentira di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Air Uwentira nantinya selain dipergunakan untuk penyucian pataka “Wira Dharma Brata” Polda Sulteng, juga akan dikirim ke Mabes Polri untuk digabungkan menjadi Air Nusantara dalam pelaksanaan tradisi penyucian panji-panji Polri.

Turnamen Sepak bola Bhayangkara Cup 2023, Kapolda Sulteng : Semua pihak harus bisa menjaga fair play dan Sportifitas

PALU, Setelah vakum selama tiga tahun karena pandemi covid-19, kembali Polda Sulawesi Tengah menggelar turnamen sepak bola Bhayangkara Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023.

Pertandingan yang diikuti oleh internal Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah itu dibuka oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH berlangsung di Lapangan sepak bola Tatura Jalan Batu Bata Indah, Palu, Senin (12/6/2023)

“Sepak bola merupakan olah raga yang merakyat, sangat populer dan banyak disukai masyarakat bahkan lebih jauh dapat mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. “Sepak bola adalah alat perjuangan Bangsa” sudah sejak lama masyhur dalam benak rakyat Indonesia yang digelorakan oleh tokoh-tokoh pergerakan bangsa Indonesia yang menggemari olahraga,” kata Kapolda Sulteng dalam sambutannya

Irjen Agus Nugroho juga mengatakan, pada setiap gelaran event sepakbola, baik di dalam maupun di luar negeri selalu bisa membuat masyarakat dilanda demam sepak bola. Kita dapat melihat dan merasakannya pada saat pergelaran Piala Dunia 2022, liga Indonesia dan yang terkini adalah ketika masyarakat Indonesia ber-euforia karena timnas U-22 berhasil meraih medali emas Sea Games 2023 Kamboja

Turnamen sepak bola Bhayangkara Cup 2023 ini merupakan upaya Polda Sulawesi Tengah sebagai bentuk dukungan untuk turut berkontribusi bagi perkembangan prestasi Olah raga Indonesia, khususnya dalam bidang sepak bola. Turnamen sepak bola Bhayangkara Cup 2023 ini juga sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-77 tanggal 1 juli 2023 yang akan datang, sebutnya

Dalam pertandingan ini pasti ada yang menang dan ada yang kalah, tentu ini merupakan hal wajar dan biasa dalam pertandingan, namun dibalik kegiatan tersebut, ada nilai esensi yang dapat kita ambil, yaitu kebersamaan dan sportifitas, pesan Agus Nuhroho

Mengakhiri sambutannya Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho berpesan kepada peserta dan panitia pertandingan untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi bagi sesama personel Polda Sulawesi Tengah di tengah-tengah kepadatan tugas;

2. Menjadi motivasi bagi anggota polda sulawesi tengah untuk selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan sehingga menghasilkan bibit-bibit sepak bola yang dapat mengharumkan nama Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah termasuk mengharumkan provinsi Sulawesi Tengah;

3. Para pemain, official, pendukung dan semua pihak harus bisa menjaga fair play dan sportifitas. Hormati dan respek kepada lawan dan wasit sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses;

4. Berkompetisilah dengan sehat jangan melakukan tindakan yang kontraproduktif dan dapat merugikan nama baik institusi;

5. Manfaatkan untuk meningkatkan kebugaran jasmani anggota Polda Sulawesi Tengah sehingga berguna dalam menunjang tantangan tugas kepolisian yang semakin berat

Bhayangkara Cup tahun 2023 ini diikuti oleh 22 kesebelasan yang berasal dari satuan kerja (satker) Polda Sulteng dan satuan wilayah (satwil) Polres jajaran di Polda Sulteng.

Turnamen Sepak bola Bhayangkara Cup 2023, Kapolda Sulteng : Semua pihak harus bisa menjaga fair play dan Sportifitas

PALU, Setelah vakum selama tiga tahun karena pandemi covid-19, kembali Polda Sulawesi Tengah menggelar turnamen sepak bola Bhayangkara Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023.

Pertandingan yang diikuti oleh internal Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah itu dibuka oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH berlangsung di Lapangan sepak bola Tatura Jalan Batu Bata Indah, Palu, Senin (12/6/2023)

“Sepak bola merupakan olah raga yang merakyat, sangat populer dan banyak disukai masyarakat bahkan lebih jauh dapat mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. “Sepak bola adalah alat perjuangan Bangsa” sudah sejak lama masyhur dalam benak rakyat Indonesia yang digelorakan oleh tokoh-tokoh pergerakan bangsa Indonesia yang menggemari olahraga,” kata Kapolda Sulteng dalam sambutannya

Irjen Agus Nugroho juga mengatakan, pada setiap gelaran event sepakbola, baik di dalam maupun di luar negeri selalu bisa membuat masyarakat dilanda demam sepak bola. Kita dapat melihat dan merasakannya pada saat pergelaran Piala Dunia 2022, liga Indonesia dan yang terkini adalah ketika masyarakat Indonesia ber-euforia karena timnas U-22 berhasil meraih medali emas Sea Games 2023 Kamboja

Turnamen sepak bola Bhayangkara Cup 2023 ini merupakan upaya Polda Sulawesi Tengah sebagai bentuk dukungan untuk turut berkontribusi bagi perkembangan prestasi Olah raga Indonesia, khususnya dalam bidang sepak bola. Turnamen sepak bola Bhayangkara Cup 2023 ini juga sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-77 tanggal 1 juli 2023 yang akan datang, sebutnya

Dalam pertandingan ini pasti ada yang menang dan ada yang kalah, tentu ini merupakan hal wajar dan biasa dalam pertandingan, namun dibalik kegiatan tersebut, ada nilai esensi yang dapat kita ambil, yaitu kebersamaan dan sportifitas, pesan Agus Nuhroho

Mengakhiri sambutannya Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho berpesan kepada peserta dan panitia pertandingan untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Menjadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi bagi sesama personel Polda Sulawesi Tengah di tengah-tengah kepadatan tugas;

2. Menjadi motivasi bagi anggota polda sulawesi tengah untuk selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan sehingga menghasilkan bibit-bibit sepak bola yang dapat mengharumkan nama Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah termasuk mengharumkan provinsi Sulawesi Tengah;

3. Para pemain, official, pendukung dan semua pihak harus bisa menjaga fair play dan sportifitas. Hormati dan respek kepada lawan dan wasit sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses;

4. Berkompetisilah dengan sehat jangan melakukan tindakan yang kontraproduktif dan dapat merugikan nama baik institusi;

5. Manfaatkan untuk meningkatkan kebugaran jasmani anggota Polda Sulawesi Tengah sehingga berguna dalam menunjang tantangan tugas kepolisian yang semakin berat

Bhayangkara Cup tahun 2023 ini diikuti oleh 22 kesebelasan yang berasal dari satuan kerja (satker) Polda Sulteng dan satuan wilayah (satwil) Polres jajaran di Polda Sulteng.