Beranda blog Halaman 449

PPWI Mesir Akan Selenggarakan Diklat Jurnalistik Pewarta Ekonomi di Kairo

Cairo – Perwakilan Persatuan Pewarta Warga Indonesia di Mesir (PPWI Representative of Egypt) dalam waktu dekat akan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jurnalistik khusus bagi pewarta ekonomi. Diklat ini diselenggarakan bekerjasama dengan Institut Kualifikasi Nasional Mesir (BNSP-nya Mesir) dan disyahkan oleh Kementerian Luar Negeri negara piramida tersebut.

Selain itu, Dewan Pengurus Nasional PPWI di Jakarta juga ikut mengakreditasi kegiatan pendidikan dan pelatihan ini. Mitra konsorsium PPWI, yakni Firsts Union Association, yang berpusat di Lebanon menyatakan mendukung penuh kegiatan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PPWI Nasional urusan Internasional, Dr. Abdul Rahman Salem Dabboussi, setelah menerima laporan dari PPWI Representative of Egypt, Senin, 6 Mei 2024. “For the first time in Egypt and the Arab world, PPWI Representative of Egypt will soon start the first diploma in Economic Media accredited by the National Institute of Quality and attested by the Ministry of Foreign Affairs, as well as a certificate accredited by the Indonesian Citizen Journalists Association,” jelas Dabboussi dalam laporannya kepada Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diterima Dabboussi dari rekan Perwakilan PPWI Mesir, Mohamed Sayed Mohamed Sayed dan Ahmed Eissa Bedir, diklat dimaksud akan berlangsung selama 1 minggu. Kepada setiap peserta yang lulus akan diberikan sertifikat professional bidang pewarta ekonomi yang dilisensi oleh Nasional Institute of Quality of Egypt.

Merespon hal ini, Ketua Umum PPWI menyambut baik dan merasa gembira atas pergerakan PPWI Internasional yang sangat progresif di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, khususnya di Mesir. “Ketika saya diminta persetujuan atas program ini, dengan serta merta saya katakan bahwa PPWI Nasional di Jakarta sangat mendukung upaya pencerdasan masyarakat di setiap sudut dunia ini, salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik. Jikapun diperlukan pelatih jurnalistik dari Indonesia kita siap berangkatkan tenaga trainer professional yang diperlukan,” ujar trainer jurnalistik yang sudah melatih ribuan anggota masyarakat, termasuk TNI, Polri, PNS, LSM, ormas, mahasiswa, buruh, dan wartawan itu, Selasa, 7 Mei 2024.

Dewan Pengurus Nasional PPWI, tambah tokoh pers nasional ini, senantiasa berharap agar eksistensi organisasi yang mewadahi setiap orang untuk berkecimpung di bidang jurnalisme tanpa meninggalkan pekerjaan pokoknya itu bisa memberi manfaat bagi masyarakat di belahan dunia manapun. “Semoga kehadiran PPWI yang kini sudah memiliki perwakilan di 22 negara di luar Indonesia bisa memberikan manfaat maksimal bagi setiap orang dimanapun dia berada, dari bangsa manapun dia berasal,” tambah lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris, ini senang. (APL/Red)

Jalin Keakraban, Satgas Madago Raya Sambangi Para Tokoh di Poso Pesisir

Poso – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso Pesisir, Satgas Ops Madago Raya melakukan kegiatan tatap muka sambang atau silaturahmi terhadap tokoh pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, Senin (6/5/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto yang menyambangi Hi.Muhaiyang selaku Tokoh Agama di Kelurahan Mapane.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Poso Pesisir menyampaikan imbauan kepada Pemerintah Desa dan Masyarakat untuk selalu mendukung kegiatan Kepolisian serta mengajak pemerintah desa menyampaikan pesan kamtibmas.

Kapolsek Poso Pesisir juga mengajak warga, terutama para Tokoh agama dan Masyarakat, Pemuda, untuk lebih peduli dan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan serta selalu menjaga etika dalam bermedia sosial. Ia juga mengingatkan warga untuk menjauhi hal-hal negatif seperti Narkoba dan minuman keras.

Kapolsek Poso Pesisir mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan kejahatan lainnya. Ia juga memberikan imbauan dan sosialisasi tentang peran serta Pemerintah Desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Kegiatan Patroli dan sambang silaturahmi kamtibmas mendapat respon positif dari warga. Hubungan antara Polri dengan warga pekebun terjalin dengan baik.

Hi.Muhaiyang selaku Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat menyatakan siap mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan kepolisan. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polsek Poso Pesisir yang selama ini sudah menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayahnya, tutupnya.

Red”

Apresiasi Bhabinkamtibmas, Kapolres Metro Bekasi Berikan Seragam Dan Rompi Baru

Bekasi – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi memberikan arahan kepada seluruh Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Metro Bekasi. Selasa, (07/05/2024).

“Sebanyak 187 bhabinkamtibmas dari berbagai wilayah di kabupaten bekasi di hadir untuk diberiikan pengarahan,” kata Twedi.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat desa atau kelurahan. Pentingnya membangun hubungan yang baik dan terjalinnya komunikasi yang efektif antara polisi dengan masyarakat setempat.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya karena bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak kepolisian serta mata dan teling yang langsung mendengar keluhan dari masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti tentang pentingnya kehadiran dan keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan di wilayahnya. Hal ini sebagai upaya untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta membangun kepercayaan yang lebih besar.

“Terima kasih atas kinerja para Bhabinkamtibmas yang tidak pernah lelah dan selalu cepat dalam merespons permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat,” ungkap Twedi.

Selama sesi pengarahan, Kapolres juga memberikan tips dan trik tentang teknik-teknik penyuluhan dan pencegahan kriminalitas yang efektif yang dapat dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Twedy berharap, melalui pengarahan ini dapat memberikan motivasi dan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas-tugas mereka sehari-hari. Kapolres Metro Bekasi juga memberikan seragam dan rompi baru kepada bhabinkamtibmas sebagai bentuk apresiasi.

“Dengan kerja keras dan dedikasi mereka, diharapkan Polsek jajaran Polrestro Bekasi dapat semakin efektif dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayahnya,” tutupnya.

(*)

Helikopter Carakal H-225M TNI AU Evakuasi 36 Orang Lansia Dan Anak Anak Dari Desa Terisolir

Makassar – Helikopter Carakal H-225M TNI AU berhasil mengevakuasi 36 orang lansia dan anak-anak yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (6/5/2024).

Memasuki hari keempat bencana banjir dan tanah longsor, Helikopter Carakal H-225M TNI AU terus bekerja untuk melakukan evakuasi warga yang berada di desa terisolir, khususnya warga yang sakit dan lansia serta anak-anak yang membutuhkan pertolongan darurat. Dari 36 orang yang dievakuasi terdapat 8 orang lansia yang sakit dan membutuhkan pertolongan medis.

Selain mengevakuasi warga, Helikopter Carakal H-225M TNI AU juga berhasil mengirim tim medis sebanyak enam orang dari Posko Penanggulangan Bencana Andi Jema menuju Desa Rante Lajang.

Sulitnya medan yang berada didaerah pegunungan dan perubahan cuaca yang demikian cepat di lokasi banjir dan tanah longsor membuat Helikopter Carakal H-225M TNI AU harus bekerja cepat untuk mengirimkan bantuan. Sebanyak tiga ton bantuan berupa beras, mie instan dan obat obatan berhasil dikirimkan ke Desa yang masih terisolir seperti Desa Pangi, Desa Rante Lajang dan Desa Tolajo. (Pen Hnd)

Menhan Prabowo Gelar Acara Halal Bihalal dan Pengarahan Pegawai Kemhan

Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggelar acara Halal Bihalal dan Pengarahan kepada sejumlah 1.000 pegawai Kemhan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Di awal sambutan, Menhan Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan Hari Kenaikan Isa Almasih bagi yang merayakan. “Mohon maaf lahir dan batin, semoga amal ibadah kita semua diterima yang Maha Kuasa dan juga bagi saudara-saudara yang beragama Kristiani, selamat merayakan kenaikan Isa Almasih pada tanggal 9 Mei yang akan datang,” ujar Menhan Prabowo.

Selanjutnya Menhan Prabowo menjelaskan mengenai pentingnya pertahanan yang kuat untuk sebuah bangsa yang besar seperti Indonesia. “Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai agama, banyak suku, banyak ras, tapi satu nasib, satu masa depan dan satu takdir,” tegas Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo kemudian mengatakan bahwa semua pegawai Kementerian Pertahanan harus memahami dan selalu menjaga tugas, pekerjaan dan misi. “Karena misi pertahanan adalah misi yang sangat menentukan. Dalam UUD 1945 tujuan nasional kita yang pertama adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, kemudian memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegas Menhan Prabowo.

Turut hadir dalam acara ini, Plt. Sekjen Kemhan Donny Ermawan Taufanto, serta para pejabat eselon I, dan II di lingkungan Kementerian Pertahanan. (Biro Humas Setjen Kemhan)

Polres Purbalingga Siagakan Personel Cegah Konvoi Kelulusan SMA

Purbalingga menyiagakan personel untuk mengantisipasi adanya kegiatan konvoi kelulusan siswa tingkat SMA/SMK di wilayah Kabupaten Purbalingga. Personel siaga diapelkan di halaman Mapolres Purbalingga, Senin (6/5/2024).

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto mengatakan pihaknya menyiapkan personel untuk mencegah kegiatan konvoi kelulusan siswa tingkat SMA/SMK yang diumumkan hari ini. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan konvoi sepeda motor dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat. Oleh sebab itu, kami melakukan antisipasi mencegah kegiatan tersebut dilaksanakan,” jelasnya.

Disampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan sebagai langkah antisipasi konvoi kendaraan diantaranya meningkatkan kegiatan patroli. Patroli dilakukan di sekolah tingkat SMA/SMK maupun di tempat lain yang berpotensi dijadikan lokasi berkumpulnya siswa yang merayakan kelulusan.

“Kami lakukan peningkatan skala patroli untuk mencegah siswa melakukan konvoi sepeda motor. Termasuk patroli dengan sasaran sekolah tingkat SMA/SMK dan tempat lainnya di wilayah Kabupaten Purbalingga,” ucapnya.

Kabag Ops menambahkan selain kegiatan tersebut Polres Purbalingga juga telah mengeluarkan imbauan yang dipublikasikan melalui media sosial. Imbauan tersebut ditujukan kepada siswa berupa larangan merayakan kelulusan secara berlebihan atau melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Imbauan tersebut diantaranya tidak melakukan konvoi sepeda motor untuk merayakan kelulusan, tidak mencorat coret seragam maupun fasilitas umum dan larangan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan,” pungkasnya.

Red”

Da’i Kamtibmas Bagikan Sarana Kontak untuk Santriwati Madarisul Quran di Touna

Tojo Una-una – Da’i Kamtibmas Polres Tojo Una Una, Bripda Yudhi Pratama Djunu, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Putri Madarisul Quran di Desa Sabulira, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Minggu (5/5/2024).

Dalam kunjungannya, Bripda Yudhi tidak hanya bersilaturahmi dengan para santriwati, tetapi juga memberikan pesan-pesan kamtibmas dan menyampaikan bahaya paham radikalisme dan intoleransi.

Sebagai bentuk kepedulian dan menjalin kemitraan dengan pondok pesantren, Bripda Yudhi juga memberikan sarana kontak berupa sejadah, pakaian muslimah, dan alat sholat kepada para santriwati.

Kegiatan ini disambut baik oleh para santriwati dan pimpinan pondok pesantren, Ustadz Efendi. Ustadz Efendi mengucapkan terima kasih kepada Da’ Kamtibmas atas kunjungannya dan pemberian sarana kontak yang bermanfaat bagi para santriwati.

Kasubsatgas Humas Ops Madago Raya, AKP Basirun Laele menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda, khususnya para santriwati.

“Polri selalu berkomitmen untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada generasi muda, termasuk para santriwati. Hal ini dilakukan agar mereka terhindar dari pengaruh negatif dan dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” ujar AKP Basirun Laele.

Kasubsatgas Humas mengatakan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Polri dalam menanggulangi paham radikalisme dan intoleransi sejak dini.

“Para santriwati diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai moderasi dan cinta tanah air di lingkungan mereka,” kata AKP Basirun Laele.

Kunjungan Da’i Kamtibmas ke pondok pesantren merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan pondok pesantren. Melalui sinergi ini, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, tukasnya.

Red”

Dukungan Terus Mengalir, Keluarga Pasaman Riau Dorong Abdul Wahid Jadi Gubernur

Pekanbaru. Ikatan Keluarga Pasaman dan Pasaman Barat Pekanbaru memberikan dukungan kepada bakal calon gubernur riau Abdul Wahid, hal itu diuangkapkan oleh ketua Zulkifli Toguan saat gelaran acara halal bihalal dan silaturahmi warga pasaman dan pasaman barat pekanbaru, di pondok arowana komplek ICBS Kubang, minggu sore(05/03/24)

Dalam Penyampaiannya zulkifli mengatakan Abdul Wahid sosok pemuda yang potensial, sebagai rule model untuk kepemimpinan bagi generasi muda

“Saya melihat abdul wahid ini figur muda pemberani, rule model untuk generasi muda, berhasil bertarung dijakarta, saat ini ingin kembali mengabdi untuk riau, saya kira patut kita dukung dan doakan” ungkap zuulkifli

Pernyataan yang sama datang dari mantan bupati 2 peride kabupaten kampar Jefri Noer, ia mengatakan Abdul Wahid ini Figur Potensial untuk kita dorong maju sebagai gubernur.
“Saya kira Abdul Wahid potensial, usianya muda, sudah sangat berpengalaman, saat ini beliau 44 tahun, saya pertama jadi bupati 41 tahun, tak ada urat takut saya, kedepan riau ini harus punya pemimpin berani” cakap jefri

Lebih lanjut ia mengatan bahwa riau ini pembangunannya tidak terencana dan terarah, kabupaten kota dan provinsi tidak saling sinergi

” saya lihat provinsi riau pembangunannya tidak terencana dengan baik, saat saya jadi bupati saya merasakan betul, tidak ada sinergi, bangun sendiri-sendiri, saya kira pak wahid ini mampu menyelesaikan itu, biasanya anak muda lebih berani membuat terobosan” tegas mantan bupati kampar 2 periode ini. (Rls)

Deteksi Dini Penyakit, Polres Purbalingga Gelar Pemeriksaan Kesehatan Personel

Purbalingga – Polda Jateng | Polres Purbalingga menggelar pengecekan kesehatan melalui pemeriksaan tensi bagi seluruh personel. Kegiatan dilaksanakan oleh Seksi Dokkes di halaman Mapolres Purbalingga, Senin (6/5/2024) pagi.

Kabag SDM Polres Purbalingga Kompol Supriyanto mengatakan pengecekan kesehatan dilaksanakan dalam rangka mendeteksi dini kesehatan personel melalui pemeriksaan tensi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap seluruh anggota.

“Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan karena banyaknya personel di jajaran Polda Jateng yang sampai dengan hari ini sudah mencapai seratus lebih personel mengalami sakit dan tenaganya tidak bisa dimanfaatkan,” ucapnya.

Disampaikan bahwa dengan kondisi banyaknya personel jajaran Polda Jateng yang sakit maka, dilakukan langkah deteksi dini dengan pemeriksaan tensi. Kegiatan akan dilaksanakan setiap pagi sebelum pelaksanaan apel kepada seluruh anggota.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini akan terus berlanjut dan berkesinambungan sehingga kondisi kesehatan para personel bisa terus terpantau,” ucapnya.

Kabag SDM berharap dengan langkah yang sudah dilakukan, semoga kesehatan personel dapat terus terpantau. Sehingga jumlah personel sakit di wilayah jajaran Polda Jateng tidak bertambah dari jumlah yang sudah ada.

Red”

Penanganan Dedengkot Koruptor PWI Bakal Mandek, Sesama Bandit Saling Melindungi

Jakarta – Saya kehabisan judul yang tepat untuk menggambarkan isi tulisan ini. Bagaimana tidak? Keresahan di kalangan senior dan pini sepuh organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terkait kasus korupsi miliaran uang rakyat yang dilakukan Ketua Umum PWI, Hendri Ch Bangun bersama kroco-kroconya sangatlah mengundang rasa iba kita. Mereka yang pernah berada di dalam kepengurusan organisasi pers tertua itu harus ikut menanggung malu atas peristiwa memalukan yang dilakukan para pengurus PWI saat ini.

Kondisi itu terlihat dari curhatan beberapa wartawan kawakan PWI kepada saya atas kebiadaban Hendri Ch Bangun Cs yang menjadikan organisasi PWI sebagai wadah penyemaian dan pengembangan karakter korup di kalangan wartawan di nusantara untuk kepentingan perut kelompoknya sendiri. Sebagai pendengar yang baik, saya hanya bisa menghela nafas panjang dan memberikan respon sekadarnya sebagai tanda ikut berbelasungkawa atas kematian rasa malu dan kehancuran harga diri di kalangan anggota dan pengurus PWI.

Keadaan bertambah suram, masih menurut para pini sepuh itu, karena kasus besar yang oleh hukum digolongkan ke dalam kelompok extra-ordinary crime, korupsi uang negara, ini tidak menyentuh nurani satupun dari jajaran media besar di negeri ini. Ibarat pepatah Minang, ‘tibo di mato dipicingkan, tibo di paruik dikempihkan’, itulah sifat dan karakter buruk media-media besar di tanah air. Mereka hanya galak memberitakan orang lain yang korupsi, tapi diam seribu bahasa ketika diri dan rekannya sendiri yang melakukan korupsi.

Untunglah ada ribuan media akar rumput yang masih memelihara idealisme jurnalistik, yang dengan tidak kenal lelah mengangkat kasus mega skandal UKW-Gate oknum koruptor PWI binaan Dewan Pers, Hendri Ch Bangun, Sayid Iskandarsyah, Muhamad Ihsan, dan Syarief Hidayatullah, plus tentunya para pengurus Dewan Pers. Jika tidak ada media-media golongan semut yang terus bersuara menggugat perbuatan bejat para begundal perampok uang rakyat itu, maka kasus ini pasti tidak terekspos ke publik.

Keprihatinan dan keresahan hati para senior PWI tidak berhenti sampai di situ. Pasalnya, laporan polisi atas dugaan penggelapan dan korupsi uang rakyat oleh para oknum pengurus pusat PWI, Hendri Ch Bangun dan kawan-kawannya, ke Bareskrim Polri disinyalir kuat tidak akan digubris Jenderal Lisyo Sigit Prabowo dan jajarannya. Mengapa? Secara singkat, jawabannya ada pada judul artikel ini.

Tersebutlah beberapa oknum pengurus PWI, baik dewan pengurus harian, dewan penasehat, dan dewan kehormatan, adalah peliharaan para bandit yang terkoneksi dengan korps baju coklat itu. Dari bocoran para senior, dapat kita sebutkan bahwa Timbo Siahaan merupakan salah satu anak emas TW, yang kita sangat mafhum merupakan salah satu tokoh pengusaha hitam pengendali istana di negeri ini. Bukan tidak mungkin, sang taipan itu langsung lakukan courtesy call ke Jenderal LSP untuk tidak merespon laporan Jusuf Rizal dari LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), dengan alasan uang yang dikorupsi pengurus PWI akan dikembalikan berpuluh kali lipat.

Belum lagi Sayid Iskandarsyah yang tidak lain adalah salah satu orang kepercayaan Ilham Bintang, sang Dewan Penasehat PWI. Walaupun wartawan senior pemilik media Check & Recheck itu terlihat koar-koar tentang korupsi di tubuh PWI, tapi kita tidak tahu persis keadaan medan papan catur yang mereka sedang mainkan saat ini. Hampir pasti, waktu akan meredakan ketegangan di antara mereka, dan semuanya tuntas diselesaikan secara adat di internal mereka, yang berujung case closed.

Penanganan kasus ini juga tidak semudah mengusut pelaku pencuri kambing bernama Hotdog versi Rocky Gerung. Gurita skandal korupsi yang melibatkan para petinggi PWI peternak koruptor itu telah menjalar dari pusat kekuasaan, Istana Negara, hingga ke desa-desa. Adakah para wereng coklat itu memiliki nyali untuk memanggil Erick Tohir sebagai Menteri BUMN, misalnya, untuk dimintai keterangan soal penyaluran dana hibah BUMN ke PWI dengan dalih membiayai kegiatan UKW, yang notabene illegal itu? Tentu lebih mustahil Lisyo Sigit Prabowo punya setitik darah keberanian untuk memanggil Presiden Joko Widodo yang memerintahkan Erick Tohir memberikan dana hibah yang dapat dikategorikan sebagai suap kepada wartawan PWI menjelang Pilpres 2024.

Jikapun kita boleh berandai-andai, Bareskrim dengan semangat presisinya memanggil para dedengkot koruptor PWI, Hendri Ch Bangun dan kawan-kawannya, hampir dipastikan polisi ibarat sedang mengundang harimau ke tempat berlindung mereka di Trunojoyo sana. Taring-taring media besar nasional yang selama ini menikmati status quo limpahan rejeki dari APBN bersama PWI akan bermuculan dan siap menerkam para petinggi Polri yang selama ini telah dikenal sebagai para bandit berbaju undang-undang. Melihat taring-taring runcing berkilau, hampir pasti seragam coklat para polisi itu luntur berubah jadi pucat pasi seperti kucing basah,

Itulah kondisi bangsa ini. Anda boleh percaya, boleh juga tidak. Toh, kerusakan bangsa akibat korupsi miliaran oleh para dedengkot koruptor PWI tak Anda rasakan, bahkan seakan tidak berpengaruh sama sekali pada kehidupan rakyat. Kapolda Riau, Muhammad Iqbal saja masih kongkow bahagia bersama koruptor Hendri Ch Bangun. Plus, Mendargi Tito Karnavian bahkan meminta PWI lakukan sosialisasi pilkada ke daerah-daerah, yang hampir pasti akan jadi lahan korupsi lagi bagi Hendri dan kawan-kawannya.

Salam Korupsi Indonesia..!! Ingat, sesama busway dilarang saling mendahului, sesama bandit harus saling melindungi. (*)

_Penulis adalah Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012_

Red’