Beranda blog Halaman 442

Hendri Bangun-Sayid Panik, Tekan DK PWI Pusat Lewat Somasi, Minta Sanksi Organisasi Dibatalkan

Jakarta — Ketum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Hendry Ch. Bangun dan Sekjen Sayid Iskandarsyah, panik. Tekan DK (Dewan Kehormatan) PWI Pusat, lewat somasi. Mereka tuntut pembatalan sanksi organisasi yang diterbitkan, tanggal 16 April 2024.

Sebagaimana diketahui publik dan viral, kasus dugaan Korupsi dan atau penggelapan dana bantuan/CSR/sponsorship Kementerian BUMN Rp.2,9 milyar dari total Rp.6 milyar makin panas. Dugaan korupsi dan atau penggelapan dana tersebut di buka Ketua DK PWI Pusat, Sasongko Tedjo dan Bendum PWI Pusat, Martin Slamet.

Kemudian DK PWI Pusat, tanggal 16 April 2024 memberikan sanksi Organisasi terhadap Ketum PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun berupa Peringatan Keras dan pengembalian uang yang dikuasai secara tidak sah Rp.1,7 milyar. Sementara Sekjen, Sayid Iskandarsyah, Wabendum, M.Ihsan dan Direktur UKM, Syarif Hidayatullah direkomendasikan dipecat/diberhentikan.

Merasa tidak melakukan pelanggaran apapun, Hendri dan Sayid melawan dengan menunjuk Pengacara mensomasi DK PWI Pusat. Dalam meeting Zoom PWI Pusat dengan pengurus PWI Daerah pun, ketika ditanya Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat, apakah Hendri dan Sayid mengambil uang, baik Hendri dan Sayid membantah tidak mengambil uang.

Tetapi fakta yang terjadi ada pengembalian uang yang dikuasai secara tidak sah oleh Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah melalui transfer senilai Rp.540 juta. Kemudian menurut informasi ada juga pengembalian uang secara tunai Rp. 1.000.080.000 ke bagian keuangan PWI Pusat yang diduga dilakukan oleh Hendri Ch. Bangun.

Sementara inti somasi yang disampaikan Pengacara Hendri dan Sayid menyebutkan jika pemberian sanksi organisasi DK PWI Pusat, tidak sah, karena sesuai Peraturan Rumah Tangga PWI Pasal 4 Jo 21 ayat 3 kewenangan DK PWI Pusat hanya melakukan teguran tertulis, Peringatan keras, pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap.

Adanya rekomendasi agar Ketum PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun mengembalikan uang maksimal 30 hari disebut bukan kewenangan DK PWI Pusat, karena regulasinya belum ditetapkan. Inilah salah satu yang mendasari Pengacara menyebut, jika keputusan DK PWI Pusat tidak sah dan minta dibatalkan.

Menanggapi somasi yang disampaikan Hendri dan Sayid kepada DK PWI Pusat, penggiat anti korupsi, HM.Jusuf Rizal,SH, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ketika dimintai komentarnya di Jakarta menyebutkan somasi tersebut tidak memberikan pengaruh apapun dalam keputusan DK PWI Pusat yang telah menerbitkan sanksi, tanggal 16 April 2024.

DK PWI Pusat memiliki kewenangan sesuai konstitusi untuk memberikan sanksi sesuai tupoksinya. Sebab sesuai fakta terbukti adanya dugaan persekongkolan jahat, mens rea (niat tidak baik), pelanggaran prosedur dalam pencairan uang melalui Cheque, memberikan diskresi secara sepihak tentang fee yang disepakati 15%, tapi naik jadi 19% dan tidak jujur.

Bagaimana seharusnya DK PWI Pusat menyikapi pembangkangan Ketum PWI Pusat, Hendri Ch. Bangun dan Sekjen, Sayid Iskandarsyah, tanya wartawan.

“DK PWI Pusat, kepada empat orang oknum PWI Pusat, segera terbitkan keputusan pemberhentikan secara tetap, karena telah melawan konstitusi, melecehkan DK, tidak jujur, merusak nama baik organisasi PWI, tidak cakap, melakukan persekongkolan jahat, menguasai dana yang bukan haknya, melanggar etika, moral, tidak patuh pada PD/ART, dll,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu.

Jusuf Rizal yang banyak mengelola organisasi itu mendukung sikap tegas DK PWI Pusat agar kedepan citra dan wibawa PWI kembali terangkat setelah tercoreng kasus dugaan korupsi dan atau penggelapan dana bantuan Kementerian BUMN. Bantuan itu dikemas menjadi sponsorship untuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan melalui UKW (Uji Kompetensi Wartawan).

TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

TNI dan Polri menggelar apel gelar pasukan terkait pengamanan event Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Niti Mandala Renon hari ini, Rabu (15/5/2024).

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran selaku Kepala Operasi Puri Agung 2024 mengatakan, apel gelar pasukan kali ini untuk memastikan kesiapan personel TNI Polri dalam mengamankan WWF.

“Sebelum apel gelar pasukan ini kita rapat personel yang sifatnya detail, lalu ada Tactical Floor Game (TFG) dan Latihan Pra Operasi. Hari ini gelar pasukan mengecek kesiapan personel dan peralatan mengamankan acara,” kata Fadil.

Fadil mengatakan, sistem pengamanan yang dilakukan terpadu dengan semangat sinergis. Pada ring 1 akan dilakukan Paspampres, ring 2 TNI dan ring 3 akan dilakukan Polri dimana akan mengamankan tamu VIP beserta kegiatan lainnya di luar main event.

“Konsep ini biasa dilakukan dengan teman-teman TNI. TNI membentuk satgas dan kami menggelar Operasi Puri Agung,” katanya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, event WWF ini sangat penting karena membicarakan isu air. Menurutnya, isu air, pangan dan energi merupakan isu krusial untuk saat ini dimana dunia harus satu suara.

Nantinya ada 43 kepala negara yang direncanakan hadir. Kemudian 4 organisasi internasional dan 194 Menteri negara dan tentu dari menteri kabinet Indonesia maju.

“Polri melibatkan 5.791 personel dengan dilengkapi command center diharapkan lebih optimal pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fadil mengatakan, untuk jadwal kedatangan peserta dan tamu negara sudah ada. Nantinya sudah ada tim Walrolakir mengantar dari bandara menuju tempat registrasi dan akomodasi.

“Kepala negara tiba tanggal 18 ada tim yang menerima dan Polri dilibatkan sebagai petugas pengawal tamu VVIP. ring 3 melakukan pengamanan sterilisasi dimana nanti ada unit k9, polisi pariwisata, polisi obvit, sabhara yang bertugas memberikan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Fadil mengatakan atas nama Kapolri dan Polri mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Bali atas dukungan dan pengertiannya selama penyelenggaraan WWF berjalan lancar dan aman.

Ia pun mengimbau agar tetap menjaga kondusivitas situasi selama penyelenggaraan WWF dan meminta maaf jika nanti adanya pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang sifatnya situasional.

“Kegiatan ini (WWF) kita tak mau mengganggu aktivitas wisata yang menjadi urat nadi ekonomi Bali. Kami ingin jadikan contoh ada event tak ada gangguan tapi ada dampak buat masyarakat,” katanya.

Ia pun menjelaskan, nantinya akan ada 17 ribu peserta yang akan hadir dalam WWF. Hal ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Bali.

“Mudah-mudahan balancing keduanya antara perekonomian menggeliar dan isu air bisa membawa kesejahteraan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muhammad Khairil Lubis mengatakan, kegiatan KTT WWF ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya yang mana tahun ini Indonesia jadi tuan rumah.

Permasalahan air, katanya, tak terlepas dari isu global warming yang memang dari 15 tahun lalu dari zaman SBY presiden sudah mengingatkan dan memang sudah kita rasakan bahwasanya global warming itu nyata.

“Air kita sudah berkurang karena hutan kita sudah gundul, banjir akhirnya sering terjadi dengan longsor dan sebagainya,” ujarnya.

Dengan kehadiran beberapa kepala negara, ia berharap pembicaraan masalah air untuk kesejahteraan bagi masyarakat bisa terselesaikan.

Khairil menuturkan, kegiatan KTT ini sudah berkali-kali dilakukan di Bali. Ia pun bersyukur kepada masyarakat Bali yang memang sangat welcome untuk kegiatan ini.

“Dengan sistem keamanan yang TNI Polri lakukan yang udah ada pembagiannya dengan kekuatan alusista yang dikerahkan, kita berharap ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dengan kita tetap mengantisipasi adanya gangguan sekecil apapun,” ujarnya.

Red”

Imam Besar Masjid Istiqlal Apresiasi Polri Atas Keberhasilan Pengamanan Mudik

Jakarta. Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, mengapresiasi Polri atas keberhasilan mengamankan mudik Lebaran 2024. Terlebih, dalam Survei Indikator Indonesia menunjukkan angka kepuasan meningkat dibanding tahun lalu.

“Saya Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta mengapresiasi Polri atas Survei Indikator bahwa masyarakat puas dengan mudik lebaran 2024,” jelasnya, Rabu (15/5/24).

Diketahui, survei itu melibatkan 1.227 responden. Kemudian, hasilnya menunjukkan 90,4% masyarakat merasa puas atas pelaksanaan mudik Lebaran 2024.

Padahal, pada 2023 tingkat kepuasan hanya mencapai 82,9%.

Imam Besar Masjid Istiqlal menilai, keberhasilan pelaksanaan mudik Lebaran 2024 dapat diraih karena kuatnya sinergitas lintas sektoral. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Polri atas pengamanan tersebut.

“Tentu ini merupakan hasil kerja sama solid Polri, TNI, dan kementerian lembaga terkait untuk mudik aman, nyaman, ceria, dan penuh dengan makna,” jelasnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menkopolhukam, Menko PMK dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terus melakukan pengecekan ke terminal, stasiun kereta, pelabuhan dan juga bandara serta memantau langsung melalui helikopter.

Sinergisitas yang solid antara Polri-TNI dan kementrian lembaga menjadi kunci suksesnya dalam Operasi Ketupat 2024 dalam mewujudkan Mudik Ceria dan Penuh Makna. Kesuksesan mudik
lebaran tak lepas dari semua pihak yang telah bekerja keras di lapangan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami berterima kasih kepada seluruh petugas di lapangan dan rekan-rekan media yang telah bekerja keras. Saya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung dalam mewujudkan arus balik dapat berjalan aman, nyaman dan lancar,” kata Kapolri.

Red”

Tim Penyidik Memeriksa 2 Orang Tersangka dan 11 Istri Tersangka Sebagai Saksi dalam Perkara Komoditas Timah

Rabu 15 Mei 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 2 (dua) orang Tersangka dan 11 (sebelas) orang saksi, yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022.
Hari ini Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Tersangka HLN dan Tersangka RL, serta 11 (sebelas) orang saksi di antaranya Sdri. SD, EK, RS, AG, DSA, ALY, ECS yang merupakan istri para tersangka.
Adapun pemeriksaan tersebut dilakukan guna melakukan klarifikasi harta ataupun aset milik para Tersangka yang bisa atau tidak bisa dipertanggungjawabkan sehingga diduga kuat sebagai hasil kejahatan. Dengan demikian, Tim Penyidik dapat melakukan penyitaan dengan tepat guna mengoptimalisasi pemulihan kerugian negara.
Khusus terhadap saksi SD, Tim Penyidik melakukan pendalaman terkait:
Aset yang terindikasi sebagai hasil tindak pidana dari Tersangka HM seperti pesawat jet, yakni mengenai tipe, kepemilikan, tahun perolehan, tempat penyimpanan (keberadaan pesawat jet), nama dan nomor teregistrasi;
Kebenaran dan waktu pembuatan perjanjian pranikah.
Berikutnya, sampai dengan hari ini Tim Penyidik telah melakukan:
Pemblokiran terhadap 66 rekening dan 187 bidang tanah/bangunan;
Penyitaan terhadap sejumlah uang tunai, 55 unit alat berat, dan 16 unit mobil.
Selain itu, Tim Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap aset berupa 6 smelter di wilayah di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dengan total luas bidang tanah 238.848 m2, serta 1 (satu) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Lalu untuk 6 smelter akan ditindaklanjuti dengan pengelolaan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga tindakan penyitaan yang dilakukan tetap menjaga nilai ekonomis dan tidak memberikan dampak sosial. (K.3.3.1)Red.

Coast Guard Basic Training Personel PPPK Bakamla RI Resmi Dibuka

(Bakamla RI/Indonesian Coast Guard 2023). Pelatihan Coast Guard Basic Training (CGBT) bagi personel PPPK Bakamla RI resmi dibuka. Upacara pembukaan pelatihan dipimpin oleh Sestama Bakamla RI, Laksda TNI Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), di Puslatdiksarmil, Surabaya, pada Rabu (15/5/2024).

Dalam upacara pembukaan, Sestama Bakamla RI membacakan amanat Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla. “Tanamkan rasa bangga, karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini, tanamkan rasa saling memiliki kepada instansi yang kita cintai, Bakamla RI. Serta, tanamkan rasa pengabdian yang tinggi kepada Ibu Pertiwi,” ucapnya.

Di ikuti 137 peserta, Coast Guard Basic Training ini merupakan pelatihan yang esensial dan paripurna untuk membentuk kemampuan, karakter, kompetensi, dan mental personel Bakamla RI sebagai penjaga laut nusantara.

Dalam amanatnya, Kepala Bakamla RI pun berharap Coast Guard Basic Training ini menjadi pondasi untuk mewujudkan cita-cita Bakamla RI sebagai Indonesia Coast Guard.

Di akhir sambutan, Sestama Bakamla RI mengucapkan terima kasih kepada Komandan Kodiklatal dan segenap jajarannya, khusunya Komandan Puslatdiksarmil atas dukungan fasilitas pelatihan, tenaga pelatih dan pengajar dalam penyelenggaraan kegiatan Coast Guard Basic Training bagi PPPK Bakamla RI.

Pada kesempatan ini, Sestama Bakamla RI didampingi oleh Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Laksma Bakamla Frandinanto, ST serta Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Bambang Trijanto. (Humas Bakamla RI)

Red: Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Calon Gubernur Riau , Abdul Wahid Salurkan Bantuan kepada Korban Galodo Sumbar

Sumatra Barat—  Calon Gubernur Riau dari PKB Abdul Wahid memberikan bantuan ratusan sembako untuk masyarakat yang terdampak banjir lahar dingin marapi di  batipuh ateh, Padang Panjang,  dan  di pulau jambu, Tanah datar , Sumatra Barat.

Bantuan yang diberikan berupa Paket sembako dan kain sarung sebanyak 500 paket yang diserahkan langsung oleh Staff pribadi Abdul Wahid ,Dahri Iskandar.

H. Abdul Wahid melalui Staff Pribadinya , Dahri Iskandar menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa datang karena sedang menjalankan tugas.

” Beliau (Abdul Wahid,red) ingin sekali  turun langsung memberikan bantuan kepada saudara kita yang terkena musibah, namun karena agenda yang tidak bisa ditinggalkan beliau memberikan mandat ke kami untuk mewakili,” ujar Dahri.

Dikatakan Dahri lagi, Beliau (Abdul Wahid,red) berharap semoga  dengan sedikit bantuan ini bisa  meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Tanah Datar.

”  Bapak Abdul Wahid berharap dengan sedikit bantuan ini hendaknya dapat meringankan beban saudara saudara kita yang terkena musibah galodo. Dan  Semoga saudara  kita terkena musibah juga dapat menghadapinya dengan tabah dan sabar  ” ujar Dahri.

Dahri Iskandar Mengatakan Paket Sembako ini diserahkan di dua tempat, di Batipuh Ateh, Padang Panjang (14/5)dan dipulau jambu Tanah datar (15/5).

Sementara itu, Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh staf ahli SDM dan Kemasyarakatan Agusril mengucapkan terimakasihnya atas bantuan yang didistribusikan bapak Abdul Wahid anggota DPR RI asal Riau fraksi PKB.

“Mewakili pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar, saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan mendoakan agar bantuan ini dicatat sebagai amal ibadah bagi kita semua.

Selanjutnya Agusril juga menyampaikan bahwa semua paket sembako ini akan didistribusikan kepada para korban terdampak bencana di Tanah Datar. (Rls)

Red: AMI

Menhan Prabowo Bicara di Qatar Economic Forum, Bahas Pembangunan Negara

Doha – Setelah pertemuan dengan Presiden UEA, Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Abu Dhabi, kemarin (14/5/), selanjutnya Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertolak ke Doha, Qatar.

Kedatangan Menhan Prabowo di Doha International Airport, Qatar, Selasa (14/5/2024), disambut oleh H.E Secretary General of the Ministry of Foreign Affairs of the State of Qatar, Dr. Ahmad Al-Hamadi dan Atase Pertahanan RI, Kolonel Laut (T) Hariyanto.

Kunjungan Menhan Prabowo ke Doha dalam rangka mengikuti sejumlah pertemuan di antaranya menjadi pembicara pada acara Qatar Economic Forum / Forum Ekonomi Qatar yang berlangsung mulai 14-16 Mei 2024.

Menhan Prabowo menyampaikan pada kesempatan itu bahwa dalam membangun sebuah negara diperlukan proses yang panjang. Ia mengatakan bahwa saat ini pada pemerintahan Presiden RI Joko Widodo telah berhasil menetapkan landasan untuk menciptakan perekonomian yang kuat.

“Seperti yang Anda ketahui, pembangunan bangsa adalah sebuah proses jangka panjang. Dan Presiden RI Joko Widodo telah membangun fondasi yang kuat,” ujar Menhan Prabowo.

Adapun menurutnya dalam pembangunan negara, ketahanan pangan dan keamanan energi adalah aspek yang penting. Selain itu, keberlanjutan industrialisasi dan pengolahan sumber daya alam yang baik juga dinilai sebagai aspek penting bagi pembangunan Indonesia. (Biro Humas Setjen Kemhan)

Masyarakat Pekon Kota Agung Kampung Kecamatan Kota Agung kecewa dengan kinerja Kepala Pekon(desa) nya.

Lampung – Tanggamus “”Kekecewaan dan penyesalan Masyarakat setelah menentukan Pilihan pada Saat pesta Demokrasi PILKAKON DI Desa/Pekon setempat meluap Di karenakan banyaknya Perangai pimpinan Mereka saat ini,yang sangat membuat Masyarakat setempat merasa Malu,baik di segi Tingkah laku,perbuatan,Maupun Pekerjaan. Rabu 15 /05/2024.

“Banyaknya yang bertolak belakang nya kepada Masyarakat dalam Kinerja Kepala pekon Saat ini, baik disisi pisik,maupun yang lain nya.” Ungkap salah satu warga

Masyarakat menilai kinerjanya pimpinan Pekon mereka saat ini dinilai sangat tidak memuaskan, “Justru,bahkan menjadikan pertanyaan besar, terbukti dalam membuat Rabat Beton yang bertepatan di Pedukuhan Bayur,Baru seumur jagung sudah hancur”Kata warga setempat

Masyarakat setempat menyayangkan soal anggaran yang besar dalam membangun rabat beton itu Tampa di iringi kualitas yang baik. Terlebih asas manfaat nya juga sangat tidak urgen, atau masih banyak hal hal yang lain yang lebih perlu di perhatikan Dan di bangun.

“Dengan nilai pagu yang cukup besar,harus nya pihak Pekon bisa rasional dalam pemanfaatan dana desa itu,bukan malah sengaja membangun hal-hal yang kurang perlu”Ujar warga sambil senyum.(TIEM)

Panglima TNI: Kebanggaan Bagi Saya Bisa Mengunjungi Korem 132/Tdl

(Puspen TNI). Panglima TNI mengunjungi dan memberikan pengarahan kepada prajurit Korem 132/Tdl, tempat dimana beliau pernah menjabat sebagai Danrem 132/Tdl, di saat berpangkat Kolonel pada tahun 2017-2018, bertempat di halaman Makorem 132/Tdl, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/5/2024).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam pengarahannya mengungkapkan perasaan syukur atas perjalanannya dari pangkat Kolonel hingga mencapai pangkat Jenderal saat ini, mencerminkan rasa hormat dan kenangan yang mendalam di Korem 132/Tdl. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya bisa kembali ke sini lagi (Korem 132/Tadulako). Saya terakhir pangkat Kolonel disini, sekarang Alhamdulillah seperti sekarang ini (Jenderal),” ungkap Panglima TNI.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan pula apresiasi dan penghargaan tinggi atas pelaksanaan tugas seluruh prajurit TNI di wilayah Sulteng. Ia mengajak kepada seluruh prajurit untuk bersama-sama mengukir prestasi gemilang untuk bangsa Indonesia. “Setiap prajurit TNI harus selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena apa yang didapat selama ini merupakan rahmat dan karunia-Nya. Dan Jadilah prajurit TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif),” pungkasnya.

Di akhir acara, Panglima TNI didampingi Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI, Chandra Wijaya, Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.IP., M.Han., dan para jajaran Komandan Satuan TNI Wilayah Sulteng menandatangani Prasasti rehab Masjid Al-Aqsha, Serambi Kehormatan, dan Kantor Korem 132/Tdl serta menuliskan kesan dan pesan, diakhiri dengan makan bersama para Prajurit dan Awak Media.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Red: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Kejaksaan Negri Jakarta Timur Telah Menerima Tersangka dan Barang Bukti Tahab ( ll ) Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Penjualan Emas Logam Mulia.

 

Bahwa pada hari Rabu, 15 Mei 2024 sekira pukul 11.30 WIB, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur telah menerima Penyerahan Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dari Penyidik JAM Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung di ruang Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Timur terkait Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan wewenang dalam Penjualan Emas oleh Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 Antam (BELM Surabaya 01 Antam) Tahun 2018.

Bahwa akibat perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara yang dalam hal ini PT ANTAM menjadi pihak yang tertagih dan memiliki kewajiban untuk melakukan penyerahan emas sebanyak 1.136 Kilogram kepada tersangka BUDI SAID.

Bahwa selanjutnya terhadap tersangka dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 15 Mei 2024 s.d. 03 Juni 2024 di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Bahwa tersangka diduga melanggar :
Primair Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,
Subsidair Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Red)