Beranda blog Halaman 392

Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sulteng Gelar Doa Bersama Lintas Agama

PALU – Menyambut Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024, Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak menggelar acara doa bersama lintas agama yang dipusatkan di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta.

Acara ini juga diikuti secara serentak dan virtual oleh seluruh jajaran Kepolisian RI mulai di tingkat Polda dan Polres melalui sarana Zoom Meeting, Jumat (28/06/2024) malam.

Untuk di Polda Sulteng, Acara doa bersama digelar di Rupatama lantai 2 Mapolda Sulteng dan dihadiri oleh Kapolda Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH, Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto, SIP, M.Han, unsur forkopimda Sulteng, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, SIK, Pejabat Utama Polda Sulteng, tokoh lintas agama, serta Personel Polda Sulteng dan Korem 132 Tadulako.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak terasa dalam acara tersebut disaat pembacaan doa oleh tokoh lintas Agama menyambut Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024.

Kabid Humas Polda Sulteng Komves Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, bahwa acara doa bersama ini merupakan wujud syukur dan harapan agar Kepolisian RI dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui doa bersama ini, seluruh anggota Kepolisian diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, serta selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Kombes Pol. Djoko Wienartono juga menekankan pentingnya sinergi antara Kepolisian, TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Hari Bhayangkara ke-78 ini diharapkan menjadi momentum bagi personel Polda Sulteng untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayanan masyarakat serta dalam penegakkan hukum dan harkamtibmas, pungkasnya.

Red”

Korban Kebakaran Rumah Wartawan Di Karo, Keempat Jenazah Dikubur Berdampingan, Istri Rico Sedang Hamil

Karo – Tragedi memilukan dan tragis, hingga meregang nyawa akibat rumah yang ditempatinya hangus terbakar, yang menimpa salah seorang Wartawan Media Online TRIBRATA News TV, Rico Sempurna Pasaribu (47) yang terjadi, Kamis (27/06/2024) sekira pukul 15.30 WIB dini hari lalu, cukup membuat dunia pers di Indonesia sedih dan berduka, khusunya di Propinsi Sumatera Utara dan terkhusus lagi di Tanah Karo.

Bukan hanya Rico Sempurna, bahkan keluarga ikut menjadi Korban, yakni : Istri, Anak dan Cucunya. Sehingga kondisi ini meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi sanak famili dan keluarga besar Korban. Tidak terkecuali para Jurnalis di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), ikut merasakan atas tragedi ini.

Dengan iringan Mobil Ambulan, Jum’at (28/06/2024) siang, keempat Jenazah dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan menuju tempat peristirahatan di Pemakaman Umum Desa Salit, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Provinsi Sumut.

Tampak kesedihan diraut wajah keluarga saat mengiringi keempat jenazah yang dikuburkan secara berdampingan. Isak tangis pun pecah, tatkala keempat Jenazah disemayamkan kedalam liang lahat, lewat acara liturgi Agama Kristen.

Apalagi diketahui, bahwa Korban Elfrida Boru Ginting Istri dari Rico Sempurna Pasaribu sedang hamil tua. Melihat kejadian tersebut, masyarakat merasa sedih atas peristiwa yang mereka alami.

Diperoleh informasi, dari salah satu warga masyarakat sekitarnya, bermarga Ginting yang ikut serta mengantarkannya ke Penguburan mengatakan, bahwa keempat Korban Kebakaran yakni, Rico Sempurna Pasaribu (47), Elfrida Boru Ginting (48) Istri Rico, Sudi Investigasi Pasaribu (12) Anaknya, dan Loin Situngkur (3) Cucunya, dimakamkan secara serentak dan kuburannya berdampingan.

Kondisi yang diketahui saat ini, rumah Rico yang terbakar hingga merenggut nyawa keempat korban, yang berada di Jalan Nabung Surbakti Ujung Kelurahan Padang Mas Kabanjahe, dan terbuat dari dinding papan berukuran 2,5 x 4 Meter, yang sekaligus dijadikan warung kelontong tersebut, kini tinggal puing saja dan rata dengan tanah.

Terkait tragedi ini, informasi lainnya yang dihimpun Awak Media dari berbagai pihak mengatakan, agar kasus ini diungkap. Hal ini disebabkan masih simpang siurnya informasi yang beredar seputar peristiwa ini.

Kejadian memilukan ini bermula, ketika Korban baru saja pulang ke rumah sekitar pukul 24.00 WIB, diantar oleh seorang rekan sesama Wartawan.

Dalam beberapa hari terakhir, Korban memang memilih tidak pulang ke rumah sebagai tindakan antisipatif atas berita-berita yang ditulisnya.

Karena dua pekan terakhir, Korban gencar mengungkap kasus Perjudian, Narkoba, dan Penebangan Kayu Ilegal di wilayah Tanah Karo. Sehingga, Korban tidak memilih pulang ke rumah.

“Tadi malam Saya antar Dia pulang naik mobil karena ada rejeki sedikit yang hendak diberikannya pada istri”, ungkap rekan Wartawan yang mengantarnya, Kamis (27/6/2024) lalu.

“Enggo muli lah Kam Bang, adekndu uda bukakan pintu rumah (sudah, pulanglah bang, adikmu sudah buka pintu)”, kenang rekannya, dengan suara bergetar.

Kejadian tragis ini baru diketahui sekitar pukul 05.00 WIB ketika beberapa rekan Korban menghubungi dan memberi kabar mengenai kebakaran yang melahap rumah Korban hingga rata dengan tanah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, namun tak ada satupun barang yang bisa diselamatkan.

Informasi awal menyebutkan, bahwa kebakaran tersebut dipicu oleh ceceran Minyak Pertalite, karena Istri Korban berjualan minyak eceran.

Namun di luar itu, dugaan adanya unsur kesengajaan juga mencuat, mengingat sensitifitas Pemberitaan Korban terkait Perjudian, Narkoba, dan Penebangan Kayu Ilegal.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Rasmaju Ginting mengonfirmasikan, bahwa pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita masih di lokasi, olah TKP”, balasnya singkat saat dihubungi Wartawan.

Dilain pihak, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sofyan Siahaan, mengungkapkan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah ini.

Ia meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran, apakah ini benar-benar sebuah musibah atau ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kami berharap pihak kepolisian dapat mengungkap apakah ini murni musibah atau ada unsur kesengajaan terkait pemberitaan yang dilakukan Korban”, tegasnya.

Empat Korban Kebakaran ini, saat itu telah dievakuasi ke RSUD Kabanjahe, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk Otopsi.

Disebut-sebut, selain peristiwa ini menggoreskan luka mendalam bagi Keluarga Korban, juga merupakan tamparan keras bagi Dunia Jurnalistik dan seluruh Insan Pers di Indonesia.

Kini hanya tinggal menunggu waktu berbicara terhadap hasil pemeriksaan kepolisian, guna mengungkap sebuah kebenaran dapat tersingkap kelak.

Jika memang benar kejadian yang menimpa Rico dan Keluarga adalah sebuah konsekwensi buruk atas perilaku orang yang tak bertanggungjawab. Maka betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh seorang Wartawan untuk sebuah kebenaran lewat pemberitaan. (***)

Red”

Continue story: Mellisa California – Risto Jakarta Indonesia.PFI/Ist

YOUR BEST FELOW IS MINE
Oh, my dear, I told you that Melisa in studying at the State while I’m still on contract with the Turkish government
I will be coming alone from Turkey to your country to spend my long vacation with you, I will be so glad to meet you in person my dear.

Hello my dear, how are you doing today over there in your country ?

I’m really sorry for replying back to you so late as you already know that i’m always busy over here with a lot of work all the time

I hope you are in good health over there in your country my dear ? my dear are you the one that called me earlier on whatsapp?

I got a strange call with unknown number on my whatsapp earlier today and I couldn’t pick the call because I’m on contract here and we are not permited to be making calls here

Please always send a message to me on whatsapp and I will reply back when I’m lessbusy.

Oh ya my brother phoned you because your number can not record in my hp. So I use my brother roni. And how are you today ?

Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sulteng Gelar Penanaman Pohon hingga penyerahan Bea Siswa

PALU – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar kegiatan Penanaman Pohon Serentak, ketahanan pangan dan penyerahan bea siswa dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 yang berlangsung di Mako Batalyon A Satbrimob Polda Sulteng Biromaru Kab. Sigi, Kamis (27/06/2024).

Acara dihadiri oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, SIK, Irwsada, pejabat utama Polda Sulteng, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, Kepala BP DAS Palu Poso dan personel Polda Sulteng.

“Kegiatan penanaman pohon, ketahanan pangan dan penyerahan bea siswa ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 78” terang Wakapolda Sulteng.

Lebih lanjut, Wakapolda juga menerangkan bahwa penanaman pohon sangat penting bagi lingkungan dan masyarakat, ini juga sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah dalam penghijauan

“Pohon sangat penting bagi kita. Selain untuk melindungi dan mencegah erosi, manfaat lainnya yaitu membantu menanggulangi perubahan iklim serta memperbanyak oksigen,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Polri dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan terus melestarikan alam sekitar kita. Ini adalah upaya bersama untuk memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dengan adanya inisiatif kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan sehat di masa yang akan datang.

Sementara itu Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan penanaman pohon yang dilaksanakan Polda dan Polres jajaran sebanyak 13.000 pohon, dimana yang ditanam Polda Sulteng sebanyak 1.000 pohon.

Pohon yang ditanam terdiri dari pohon mahoni, pohon nantu, pohon jengkol, pohon pete, ketapang dan tabebuya, jelasnya

Sementara itu untuk mendukung program ketahanan pangan, Polda Sulteng dan Polres jajaran melaksanakan kegiatan berupa budidaya ikan sebanyak 9.300 ekor, budidaya tanaman buah dan sayuran sebanyak 2.750 bibit serta 200 kilogram benih jagung, beber Djoko.

Dalam kesempatan tersebut, kata Djoko, Polda dan Polres jajaran juga menyerahkan bea siswa kepada 26 pelajar dan santri tahfis Quran. 3500 paket sembako diserahkan untuk masyarakat.

Semoga momen Hari Bhayangkara ke-78 ini tidak hanya dirasakan oleh anggota Polri dimanapun bertugas, tetapi masyarakat juga turut merasakan dengan terselenggaranya berbagai kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, bantuan sosial dan bakti reliqi, pungkasnya

Red”

Ditjen Bina Adwil Sepakati Langkah Besar dalam Pembaruan Data Wilayah dan Pulau

Jakarta – Keputusan-keputusan penting tercipta dalam pelaksanaan rapat Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau di Hotel Orchardz Jayakarta, Kamis (20/6/2024). Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Toponimi dan Batas Daerah, Raziras Rahmadillah, S.STP, M.A serta dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai BIG, Pushidros TNI-AL, dan Badan Riset Inovasi Nasional, serta beberapa direktorat dan biro di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.

Revisi kebijakan mengenai pemberian dan pemutakhiran kode serta data wilayah administrasi pemerintahan dan pulau yang ada di Indonesia menjadi agenda utama pada kegiatan ini.

Keputusan penting yang dibuat meliputi dilakukannya pencabutan atas Kepmendagri sebelumnya yang mengatur hal serupa, dan penyusunan rancangan kebijakan baru yang lebih komprehensif. Dalam prosesnya, terdapat penambahan dan verifikasi data terkait wilayah administrasi dan pulau-pulau, termasuk perubahan nama dan status wilayah di beberapa provinsi. Selain itu, rapat juga menyepakati penambahan beberapa pulau baru berdasarkan hasil penelaahan terbaru, yang akan diakomodir dalam dokumen resmi Gazeter Republik Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbarui dan memverifikasi data wilayah administrasi dan pulau di Indonesia. Keputusan-keputusan yang diambil dalam rapat ini merupakan langkah konkret untuk memastikan akurasi dan keandalan data yang sangat penting bagi perencanaan pembangunan nasional,” tegas Raziras

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa data mengenai wilayah administrasi pemerintahan dan pulau di Indonesia selalu terbarukan dan akurat. Hal ini sangat penting untuk mendukung kebijakan pembangunan nasional yang lebih efektif dan tepat sasaran. Rapat ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keutuhan dan kejelasan informasi geospasial Indonesia.

“Dengan kerja sama yang baik antar instansi, kami yakin dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Kami mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya ini demi kemajuan Bersama,” tutup Raziras.

Red”

Puluhan Guru Agama dan BK SMP ikuti Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Banyumas

Sat Res Narkoba Polresta Banyumas menjadi nara sumber dalam kegiatan Peningkatan Kesadaran Penyalahgunaan Narkoba dan Obat-obatan lainnya kepada Guru SMP Kab. Banyumas yang bertempat di D’Garden Hall & Resto Purwokerto, Kamis (27/6/24).

Dalam kegiatan tersebut, Wakasat Narkoba Polresta Banyumas AKP Haruno Adinugroho S.H.,M.P. memberikan materi penyuluhan terkait pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada puluhan Guru Agama, Guru Kesiswaan /BK di wilayah Banyumas.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Narkoba Kompol Willy Budiyanto, SH, MH, bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Banyumas khususnya dilingkungan sekolah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran bersama bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya dan dapat merusak kehidupan masyarakat khususnya peserta didik SMP yang merupakan sasaran utama dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, kata Kasat Narkoba.

Menurut Kasat Narkoba, kegiatan ini merupakan langkah awal pengendalian internal sekolah dan upaya pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan SMP yang menjadi tanggungjawab bersama.

“Melalui kegiatan ini diharapkan adanya komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, wali murid dan peserta didik SMP untuk melakukan upaya pencegahan secara dini terhadap penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan SMP”, ujarnya.

Red”

Polsek Bobotsari Ringkus Pelaku Penipuan Modus Pura-pura Beli Sepeda Motor

Polsek Bobotsari Polres Purbalingga berhasil meringkus pelaku penipuan dan atau penggelapan dengan modus berpura-pura transaksi jual beli sepeda motor. Tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya.

Kapolsek Bobotsari AKP Sarno Ujianto saat memberikan keterangan mengatakan kasus penipuan dan atau penggelapan sepeda motor terjadi pada hari Rabu (5/6/2024) sekira jam 18.00 WIB di depan toko wilayah Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

“Modusnya tersangka berpura-pura akan membeli sepeda motor milik korban dan janjian bertemu untuk mengecek kendaraan berikut surat-suratnya. Tersangka selanjutnya mencoba mengendarai sepeda motor milik korban namun kemudian dibawa kabur,” jelas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Bobotsari Aipda Toni Wijaya dan PS Kasubsi Penmas Aipda Mistar, Kamis (27/6/2024).

Korban bernama Awaldy Muharram Sam (32) karyawan swasta warga Desa Kejene, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Sedangkan Tersangka yang diamankan berinisial NB (23) sopir travel warga Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Kejadian bermula saat korban mengunggah foto sepeda motor untuk dijual melalui akun media sosial Facebook pada Minggu (2/6/2024). Selanjutnya tersangka mengirim pesan dan meminta nomor WhatsApp untuk komunikasi lanjutan.

Tersangka kemudian meminta korban untuk transaksi jual beli sepeda motor di wilayah Kecamatan Bobotsari. Korban kemudian setuju selanjutnya janjian bertemu di depan Toko Baru Dua Bobotsari pada Rabu (5/6/2024) malam sekira jam 18.00 WIB.

“Saat itulah tersangka datang dan berpura-pura mencoba sepeda motor atau test drive. Namun saat dicoba oleh tersangka sepeda motor dibawa kabur ke arah PurbaIingga. Sehingga korban melaporkan kejadian ke Polsek Bobotsari,” jelasnya.

Berdasarkan laporan korban, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Bobotsari melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan diketahui identitas terduga pelaku penipuan dan atau penggelapan sepeda motor tersebut. Tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya pada Rabu (12/6/2024) di wilayah PurbaIingga.

Barang bukti yang diamankan yaitu satu unit sepeda motor Honda CRF bernomor polisi G-2417-DAD milik korban. Selain itu, surat kendaraan berupa satu buah BPKB dan STNK sepeda motor tersebut.

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia sengaja melakukan tindakan tersebut untuk bisa memiliki sepeda motor. Namun setelah beberapa kali digunakan kemudian berusaha untuk dijual agar mendapatkan uang.

“Tersangka sempat menawarkan sepeda motor tersebut seharga Rp. 16 juta melalui salah satu temannya. Namun belum sampai sepeda motor tersebut laku, tersangka sudah berhasil diketahui keberadaanya kemudian diamankan polisi,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan kepada tersangak dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Dengan ancaman hukuman selama-lamanya empat tahun penjara.

Red”

Ketum dewan pers Nusantara mengecam keras aparat penegak hukum memproses kriminalisasi wartawan dengan Benar.

Jakarta – Dengan adanya kriminalisasi wartawan yang sering terjadi di seluruh Indonesia dan selalu dimentahkan pelaporanya, mulai sekarang “STOP” Dan baru – baru ini ada rumah wartawan yang dibakar oleh orang tidak dikenal.

Segera aparat penegak hukum bertindak untuk segera menangkap pelaku pembakaran rumah wartawan. “Motif orang suruhan” Kamis (27/06/2024.)

Jangan jadikan wartawan yang membantu kinerja, sebagai kontrol sosial pemerintah malah dijadikan korban untuk menutupi kesalahan – kesalahan para oknum bejat.

Jangan lupa tanpa ada “wartawan / jurnalistik” maka negara ini pasti lebih hancur dengan oknum yang korupsi uang negara secara berjamaah dan para oknum pelindung ” Tegasnya”.

Marilah wartawan / jurnalistik se-Indonesia kita satukan kekuatan untuk melawan para oknum setan yang berada di tubuh instansi – instansi pemerintah dan mendara daging.

Segera para penegak hukum yang mendapatkan pelaporan dan tindak pidana kekerasan / kriminalisasi wartawan agar secepatnya diproses dan dilakukan pengembangan terhadap penyelidikan suatu perkara” Ucap ketua umum dewan pers Nusantara.

Terkait masalah janggal pada anggara APBD & APBN segera pihak BPK atau inspektorat jgn beri ampun sedikitpun karena menghambat kemajuan suatu daerah.

“Bilamana ada wartawan/ jurnalis yang membackup / menyanggah pemberitaan dengan bukti otentik” segera lakukan komportir kedua belah pihak agar terjadi klarifikasi dan langsung laporkan media atau wartawan tersebut ke dewan pers & dewan pers Nusantara, agar dilakukan proses hukum yang berlaku di negara kita.

Demikian para penegak hukum dari segala sisi harus membela yang benar.

Red
AGUS GUNAWAN S.H, M. H

LSM GNRI GERAM ….!!! Adanya Dugaan kong kalingkong PPK Dan Kelompok Tani Sri Murni Desa Bantarsari LSM GNRI : Akan Segera Melaporkan.

Kabupaten Bekasi – Adanya lanjutan pekerjaan yang terbengkalai dan tidak selesai kegiatan pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier yang berlokasi di Kp.Pesiut, Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi menjadi dugaan adanya kongkalingkong dan main mata antara PPK Dinas pertanian dan Kelompok Tani Sri Murni desa bantarsari kecamatan pebayuran.

Hal ini mendapat kecaman dan sorotan serius dari Ketua Umum DPDK LSM GNRI Kabupaten Bekasi ( Gerakan Nawacita Rakyat Indonsia ) Bahyudin.
Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya dan laporan dari masyarakat, Bayudin menyampaikan kepada Wartawan Kamis 26/06/2024,”saya selaku Ketua DPDK LSM GNRI, sangatlah miris dengan perihal kegitan yang terbengkalai dan di tinggalkan tanpa tanggung jawab.

Tentunya ini sikap dan perbuatan yang tidak pantas, tidak profesional yang sudah di lakukan oleh oknum kedua belah pihak, baik itu pihak Dinas pertanian Kabupaten Bekasi maupun dari pihak pengelola yakni Kelompok Tani, saya menduga ini ada permainan dan kerja sama,” terang Bayudin.

Masih sambung Bayudin,” anggaran DAK ( Dana Alokasi Khusus ) tahun 2023, melalu Dinas pertanian Kab.Bekasi dengan nilai anggaran Rp.200.000.000; dengan panjang 180,5 M X 2 dan ketinggian 1 Meter, dengan waktu pengerjaan 90 hari tentunya sudah selesai dan rampung dan tentunya pula LKPJ pun telah di laporkan.

Ini yang harus kita sikapi, oknum oknum yang tidak bertanggung jawab di dalamnya, baik itu PPK, Pengawas dan Konsultan.Seharusnya mereka memberi arahan dan petunjuk, memonitoring kegiatan sehingga tidak terjadi hal seperti ini.Patut lah kita duga adanya kerjasama diantara mereka dengan kelompok tani Sri Murni, karena tentunya kegiatan di tahun 2023 anggaran yang di gelontorkan sudah terselesaikan, atau bayarkan sesuai nilai kontrak,” Bayudin berpendapat.

Kita LSM GNRI akan secara resmi melayangkan surat ke Dinas, untuk segera lakukan sidak dan audit, supaya hal hal semacam ini tidak terjadi lagi.Dan untuk kedepanya juga para kelompok tani bertanggung jawab dalam pekerjaanya bukan sekedar menerima anggaran saja, begitu juga PPK, Pengawas dan Konsultan bersikap profesional.

Ini salah satu bentuk lemahnya kinerja Dinas dalam pengawasan dan arahan.Apalagi ketika melakukan Monev ( Monitoring Evaluasi ) di lakukan secara SOP bukan sekedar menggugurkan kewajiban, mungkin tidak akan terjadi hal seperti ini.Dan kalaupun pekerjaan tersebut di lanjutkan pekerjakanya, tetap secara aturan tetaplah salah sudah kena finalti dan Adendum dan tetap sudah menjadi kesalahan fatal.

Saya juga akan mempertanyakan kepada Aspirator dari Partai Gerindra dalam menyikapi kegiatan tersebut, langkah dan tindakan yang di ambil oleh Aspirator karena yang notabanenya kegiatan ini berasal dari aspirasi partai Gerindra,” tutup Bahyudin.

(Red)

Giat *Dede Farhan Aulawi*

Saat memaparkan Implementasi dan Pengembangan Pertahanan Pulau – pulau Besar (Khususnya Kalimantan) Dalam Perspektif Potensi Kewilayahan”* yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kemenhan RI dalam rangka Penyusunan Kepmenhan tentang Pedoman Implementasi dan Pengembangan Pertahanan Pulau – pulau Besar.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Makodam VI/ Mulawarman, Balikpapan – Kalimantan Timur pada hari Kamis, tanggal 27 Juni 2024. Acara dibuka oleh Dirjend Strahan Kemhan Mayjend. TNI Ujang darwis, MDA. Narasumber lainnya Dirjakstrahan Brigjen. TNI Immer HP Butarbutar dan Aspotwil Kogabwilhan II Brigjen. TNI M. Hasyim Lalhakim SE, MM, MSc. Adapun peserta terdiri dari Kogabwilhan II, Kodam VI/Mlw, Korem 091/Asn, Lanal Balikpapan, Lanud Dhomber, Pemprov Kaltim (Bappeda, Dinas PUPR, dan Kesbangpol), dan Kanwil ATR/BPN Kaltim.

Adanya perubahan Perkembangan Iingkungan Strategis (BangIingstra) maka akan merubah bagaimana strategi suatu negara untuk mencapai tujuan nasionaInya (Ditjen Strahan Dephan RI, 2008) demikian puladengan Indonesia. perkembangan Iingkungan strategis merupakan pertimbangan sangat penting daIam berbagai perumusan kebijakan bidang Iuar negeri (foreign-affair poIicy), pertahanan (defense) dan keamanan nasionaI (nationaI security).

Pertahanan pulau-pulau besar (P3B) dan kompartemen strategis (komstrat) diletakan pada kesamaan doktrin dasar – defensif-aktif, pertahanan berlapis, perang rakyat dan perang gerilya/berlarut. Namun, komstrat kerap dipahami identik pada Kodam, sebaliknya P3B relatif terabaikan seiring perubahan – perubahan doktrin sejak 1966. Implementasi P3B sesuai Jakum Hanneg 2020 – 2024 membutuhkan redefinisi P3B yang terfokus pada integrasi kekuatan dibawah satu komando di pulau besar dengan dishamoni-paradigmatik atas Kogabwilhan. Hal ini mengakibatkan polarisasi pemikiran atas Kodam dihadapkan P3B, komstrat, dan Kogabwilhan.

Untuk menentukan kebijakan lebih lanjut, baik terkait dengan desain arsitektur dan konstruksi pertahanan yang ideal di pulau – pulau besar dan strategis tentu diperlukan kajian lebih mendalam yang berbasis analisis teoretis, baik gelar, center of gravity (COG), komando dan kendali, hingga strategi dalam operasi militer.

Implementasinya tentu tidak mudah, karena pasti ada kendala – kendala yang dihadapi sebagai sebuah fakta di luar konteks asumsi – asumsi, misalnya kendala substantif sebagai input dalam sinkronisasi ditandai pengorganisasian kekuatan Kodam-Kodam belum terstruktur sebagai COG, diskrepansi gelar dalam wilayah pertahanan dan kevakuman siskodal P3B, hingga terbatasnya sistem senjata jarak jauh. Ditambah aspek proses sinkronisasi yang dipengaruhi disposition of power, dan nature of power dalam interrelasi antara Kemhan, Mabes TNI dan TNI AD, yang membuat sulitnya perubahan besar dalam implementasi P3B.

Strategi pertahanan pulau-pulau besar merupakan strategi pertahanan yang berfokus pada pelibatan seluruh elemen bangsa untuk secara mandiri menyelenggarakan pertahanan negara.
Dalam rangka mewujudkan strategi tersebut, maka diperlukan adanya kebijakan pemberdayaan wilayah pertahanan yang berfokus pada tiga poin penting dalam strategi pertahanan pulau-pulau besar, yaitu :
1) Penyiapan kawasan sebagai mandala pertahanan
2) Penyiapan wilayah pertahanan untuk menjadi pusat logistik
3) Mewujudkan kemampuan komando dan pengendalian yang efektif

Semoga bermanfaat. Aamiin YRA