Beranda blog Halaman 104

Catatan Kecil dari Sulut: Dihadiri Sejumlah Jenderal, Ketum PPWI Lantik Pengurus PPWI Sulawesi Utara

Manado – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melantik kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPWI Provinsi Sulawesi Utara pada hari Senin, 04 Agustus 2025, lalu bertempat di Ballroom Hotel Swiss-Bell Manado, Sulawesi Utara. Ikut dilantik pada acara pelantikan tersebut, DPC PPWI Kota Manado dan DPC PPWI Kabupaten Minahasa.

Suatu kehormatan bagi PPWI, pada acara pelantikan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WITA ini hadir sejumlah jenderal, baik dari kalangan Kepolisian Republik Indonesia maupun Tentara Nasional Indonesia. Mereka antara lain Brigjenpol (Purn) Drs. Hilman Thayb Mandagi, Brigjen TNI Dr. Resmanto Widodo Putro, dan Brigjenpol (Purn) Drs. Edward Raymond Pakasi (mantan Wakapolda Sumatera Utara – red). Selain itu, hadir juga tokoh masyarakat Sulawesi Utara, Haji Ayub Ali Albugis yang merupakan mantan Anggota DPRD Sulawesi Utara, dan Haji Dahri Pakaya, S.E., seorang pengusaha sukses dari Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dari kalangan pejabat, terlihat hadir perwakilan Polda Sulawesi Utara, Kombespol Dr. Alamsyah Parulian Hasibuan, S.I.K., M.H., dan Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Efta Rinny Mamahit, S.E. Sementara, dari kalangan media massa, hadir sejumlah wartawan di berbagai media di Sulawesi Utara, seperti Asriel Tatande dari media online Bintang Bhayangkara Indonesia dan Rusdianto dari media online Radar News.

Upacara pelantikan juga diramaikan dengan hadirnya Ketua Dewan Penasehat PPWI Nasional, Dr. Maya Olivia Rumantir, MA, PhD, yang dikenal luas sebagai penyanyi senior dan Senator DPD RI dari Sulawesi Utara. Walaupun kehadiran Maya Rumantir hanya melalui rekaman video yang dikirimkan di saat acara sedang berlangsung, namun dukungan dan pesan serta arahan yang disampaikan amat bermakna, baik bagi PPWI Sulawesi Utara maupun bagi seluruh anggota PPWI dimanapun berada.

“Selamat dan sukses atas pelantikan DPD PPWI Sulawesi Utara, DPC PPWI Manado, dan DPC PPWI Minahasa. Semoga dapat berkontribusi bagi pembangunan SDM Sulawesi Utara, khususnya di bidang literasi, pencerdasan publik, dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat,” kata Dr. Maya Rumantir.

Seperti biasa, kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari Ketua Panitia. Selanjutnya, dilakukan prosesi pelantikan, dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pengurus Nasional PPWI tentang pembentukan dan pengangkatan ketiga kepengurusan PPWI di Sulawesi Utara. Rangkaian prosesi pelantikan ditutup dengan penyerahan pataka PPWI kepada Ketua DPD PPWI Sulawesi Utara.

Usai prosesi pelantikan, acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ketua DPD PPWI Provinsi Sulawesi Utara dan disusul oleh Ketum PPWI. Dalam sambutan dan arahannya, Ketum PPWI Wilson Lalengke menekankan pentingnya peningkatan kemampuan masyarakat umum di bidang jurnalistik.

“Hal ini sangat penting agar setiap informasi yang disebarluaskan warga di berbagai platform media massa, termasuk media sosial dan jaringan pertemanan WhatsApp Group mengikuti struktur penulisan atau pengolahan data dan informasi serta publikasi yang benar, baik, dan mudah dipahami pesannya oleh publik demi menghindari timbulnya kesalahpahaman di kalangan masyarakat,” jelas wartawan senior itu sambil menayangkan beberapa slide yang mencerminkan ketidakcermatan warga dalam menyampaikan informasi yang akhirnya berakibat fatal.

Selain kedua pimpinan PPWI itu, turut memberikan sambutan dan arahan oleh Brigjenpol Hilman Thayb yang juga merupakan Dewan Penasehat PPWI Nasional, dan Haji Ayub Ali Albugis, salah satu Dewan Penasehat PPWI Sulawesi Utara. Kedua tokoh ini menekankan pentingnya kerja sama antar elemen masyarakat dan organisasi dalam menjalankan peran masing-masing bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Berbeda organisasi atau profesi tidak semestinya menjadi hambatan bagi kita dalam berkolaborasi memperjuangkan pencapaian pembangunan yang dicita-citakan bangsa kita. Di kalangan para pelaku media massa misalnya, PPWI perlu bekerja sama dengan semua organisasi pers yang ada di Sulawesi Utara,” ujar Haji Ayub Ali mengingatkan. (APL/Red)

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Narkoba, 300 Butir Psikotropika Diamankan

Diduga sebagai pengedar, Sat Resnarkoba Polresta Banyumas menangkap seorang pria warga Kecamatan Sumbang berinisial FES alias Bagol (28).

“Bagol ditangkap di sebuah rumah ikut desa Kawungrancang RT 001 RW 001, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Sabtu (9/8/25) sekira pukul 09.20 wib”, terang Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S. I. K., M. H., melalui Kasat Resnarkoba Willy Budiyanto, S.H., M.H.

Kompol Willy menambahkan, pihaknya bergerak cepat merespon informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya peredaran obat psikotropika di sekitar wilayah Kecamatan Sumbang.

“Saat diamankan, tersangka Bagol kedapatan barang bukti berupa obat jenis Psikotropika sebanyak 300 (tiga ratus) butir”, kata dia.

Petugas juga mengamankan satu buah handphone merk Iphone yang digunakan sebagai sarana komunikasi oleh tersangka.

“Kami masih melakukan penyidikan mendalam kepada tersangka yang saat ini diamankan di Mapolresta Banyumas. Bagol disangkakan Pasal 62 Undang-Undang RI. No. 5 tahun 1997 Tentang Psikotropika”, tutup Kompol Willy.

Red”(PID Presisi Humas Polresta Banyumas).

Bakamla RI Dorong Formalisasi ACF ke Sekjen ASEAN

Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., memimpin delegasi dalam pertemuan resmi dengan Sekretaris Jenderal Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) H.E. Dr. Kao Kim Hourn, di Kantor Sekretariat ASEAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/8/2025).

Kepala Bakamla RI bertindak mewakili ASEAN Coast Guard Forum (ACF) dalam rangka meneguhkan tekad negara-negara ASEAN dalam memperkuat sinergi maritim serta mendorong koordinasi yang lebih intensif di antara institusi coast guard dan maritime law enforcement kawasan. Tujuannya adalah untuk memperoleh dukungan ASEAN dalam proses formalisasi ACF ke dalam struktur kelembagaan resmi ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Bakamla RI memaparkan sejarah pembentukan ACF yang dimulai sejak 2014 dan terus berkembang hingga saat ini melalui berbagai pertemuan tingkat teknis dan pimpinan. Disampaikan pula bahwa meskipun dokumen dasar seperti Terms of Reference (TOR) dan Concept Paper masih dalam proses finalisasi, ACF telah memperoleh pengakuan di sejumlah dokumen resmi ASEAN, termasuk dalam ASEAN Political-Security Community Strategic Plan 2045 dan Joint Communique pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN sejak 2023.

Bakamla RI menekankan bahwa ACF telah menunjukkan kemajuan konkret melalui kegiatan berbagi informasi rutin bulanan, kerja sama operasional seperti latihan bersama dan kunjungan pelabuhan, serta pelatihan peningkatan kapasitas antara coast guard dan maritime law enforcement agencies. Untuk memperkuat kerja sama ini, Bakamla RI juga merencanakan pelaksanaan Table-Top Exercise (TTX) pada 2026 di Indonesia, yang akan membahas protokol unplanned encounter at sea sebagai upaya membangun kepercayaan antar negara anggota.

Pertemuan ini juga memperkuat mandat yang diberikan oleh anggota ACF dalam pertemuan ke-4 di Pattaya, Thailand pada Juni 2025 lalu yang menunjuk Bakamla RI untuk mewakili forum dalam menjalin komunikasi dengan Sekretariat ASEAN. Bakamla RI berharap langkah ini dapat menjadi titik tolak menuju pengakuan resmi ACF sebagai sektor kerja sama maritim yang terintegrasi dalam kerangka ASEAN. (Humas Bakamla RI)

Autentikasi : Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd

Foto: Humas Bakamla RI

Komenwa Indonesia (KI) Mengikuti Kirab Hari Nasional Veteran 2025* Minggu,10 Agustus 2025.

Jakarta_ 100 (personil) atau 1 SSK terdiri dari senior dan organik yon 9 AMD Komando Resimen Mahasiswa Indonesia (KI) yang dipimpin langsung oleh Komandan Komenwa Indonesia Dr Datep Purwa Saputra S.Sos., MM.,MH.,MBA mengikuti Kirab Hari Veteran Nasional pada hari Minggu tanggal 10 Agustus 2025.

Peserta Kirab terdiri dari para Legeun Veteran Republik Indonesia (LVRI) seperti PKRI, Trikora,Dwikora, Seroja dan Pasukan Perdamaian Internasiknal (PBB) yang juga didukung oleh Komenwa Indonesia, PPM, Pramuka dan IPSI.

Kirab di lepas oleh Ketum LVRI
Letnan Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri. Dimulai dari Patung Kuda Kencana sd Bundaran HI dan dilanjukan dengan acara pertunjukan sejarah perjuana dalam mempertahankan Kemerdekaan pada saat agresi meliter belanda di Solo tanggal 7-10 Agustus 1948 yang di jadikan titik tolak Hari Veteran Nasional berdasarkan Keppres Nomor 30 Tahun 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Datep menyampaikan pada media bawa hari veteran nasional berangkat dari pertempuran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Solo pada tahun 1948 itu perlawanan terhadap agresi militer Belanda dengan TKR/TNI yang di dalamnya ada TRIP (TP/TGP dan CM) atau Brigade 17 TRIP yang nilai-nilai semangat kejuanganya dilanjutkan oleh Resimen Mahasiswa seperti kami organisasi Komando Resimen Mahasiswa (Komenwa) Indonesia. Jadi Komenwa Indonesia wajib memahami sejarah ini. Agar tidak salah arah bahwa Komenwa itu lahir untuk melanjutkan nilai kejuangan TRIP bukan untuk kepentingan politik praktis tapi melaksankan politik negara dalam mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD45 serta menjaga keutuhan dan kerukunan masyarakat Indonesia dalam bingkai Bineka Tunggal Ika pungkas Datep Dankomenwa Indonesia mengakhiri wawancara dengan media.
@red.

#LVRI
#KomenwaIndonesia
#Pramarin
#MatraLaut

Jaga Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif,Polsek Serang Baru Patroli dan Himbau Warga di Taman Wisata Palem Indah

Bekasi – Dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Serang Baru melaksanakan Patroli Preventif dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di kawasan wisata.

Kegiatan patroli yang berlangsung pada Minggu (10/8/2024) pukul 13.00 WIB ini dipimpin oleh IPTU Sopyan ES selaku Padal/Kanit Bimas, didampingi Aipda Ahmad SY, Briptu Sinyo W., dan personel keamanan setempat Ahmad. Lokasi yang menjadi sasaran adalah Taman Wisata Palem Indah, Kampung Babakan, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Dalam patroli tersebut, petugas memberikan imbauan kepada pengelola agar memperkuat sistem keamanan internal, menambah personel security, memasang CCTV di titik-titik strategis, serta menyediakan spanduk imbauan Kamtibmas.

Selain itu, personel kepolisian juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang sedang berkunjung, termasuk mengingatkan orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak di area wisata.

Hingga patroli berakhir, situasi di kawasan Taman Wisata Palem Indah terpantau aman dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Serang Baru untuk mencegah potensi tindak kriminal, khususnya di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan.

(Red)

Judi Sabung Ayam Kembali Marak di Putussibau, Dugaan Kebal Hukum Menguat

Putussibau Kapuas Hulu, Kalbar – 10 Agustus 2025

Aktivitas judi sabung ayam kembali mencuat di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, memicu kekhawatiran publik terkait lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut. Beredar video di sejumlah grup WhatsApp yang memperlihatkan persiapan pengiriman ayam jantan dari Kabupaten Sintang menuju arena sabung ayam di Putussibau, diduga berlangsung pada 8–10 Agustus 2025.

Dalam video yang diterima redaksi, terlihat beberapa pria mengangkat kotak-kotak berlubang berisi ayam jantan ke sebuah mobil berwarna silver. Setidaknya tujuh kotak berisi ayam dipindahkan dari sebuah kandang di wilayah Sintang. Pesan singkat yang menyertai video menyebutkan, “Bos dari Sintang siap OTW arena yang baru arah Putussibau.”

Kapolsek Putussibau Utara, IPTU Jauhari, sebelumnya pernah menyebut kepada media identitas seorang terduga pelaksana kegiatan ini, yakni AP. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan tegas yang diambil oleh aparat penegak hukum (APH) terhadap para pelaku maupun lokasi arena yang disebut-sebut beroperasi kembali.

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa para pelaku merasa kebal hukum, sehingga aktivitas terlarang tersebut bisa berjalan tanpa hambatan. Tokoh masyarakat di Putussibau menilai, jika praktik ini terus dibiarkan, dampaknya akan merusak kondisi sosial warga, meningkatkan potensi kriminalitas, dan menjerumuskan generasi muda ke lingkungan negatif.

Landasan Hukum dan Potensi Jerat Pidana
Perjudian sabung ayam masuk kategori tindak pidana sebagaimana diatur dalam:

Pasal 303 ayat (1) KUHP: Pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta bagi yang menawarkan atau memberi kesempatan bermain judi tanpa izin.

Pasal 303 bis ayat (1) KUHP: Pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda maksimal Rp10 juta bagi yang ikut serta bermain judi di tempat yang dapat dikunjungi umum tanpa izin.

Pasal 55 ayat (1) KUHP: Setiap pihak yang melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta dapat dipidana setara pelaku utama.

Pasal 421 KUHP: Pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan untuk membiarkan tindak pidana dapat diancam penjara hingga 5 tahun.

Pengamat hukum pidana menegaskan, selain pelaku di arena, pihak yang mengetahui tetapi sengaja membiarkan praktik perjudian juga bisa dijerat hukum.

Publik kini menunggu langkah nyata aparat untuk menutup arena sabung ayam di Putussibau dan memproses hukum semua pihak yang terlibat. Tanpa tindakan tegas, kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk dan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Penulis : Tim Aktivis 98

kirab hari Veteran Nasional 2025,akandihadiri baik pejuang Trikora, dwikora, dan seroja pada acara havetnas.

Jakarta, beberapa sosok pejuang sesepuh yang terlibat dalam pejuang kemerdekaan RI baik Trikora, dwikora dan seroja akan berkumpul dihari Veteran Nasional, (10/08/2025).

Kirab yang dilaksanakan pada saat car free day (CFD) dijakarta dari patung Arjuna Wijaya ,patung kereta kuda di jalan medan merdeka barat dan finish di bundaran HI jakarta.

Sekitar 500 orang Veteran RI akan mengikuti kirab, selain itu juga ada paskibra, piveri ( persatuan istri Veteran) PPM ( pemuda Panca Marga), dan pimpinan Komenwa Dr. Datep PS sebagai (danKomenwa Indonesia) pramuka dari Ka. Kwarda DKI jaya Dr Isnawa Adie, IPSI/PPS putra Betawi dengan ketua umum nya Mayjend. TNI (P) H. Nachorwi Ramli, S.E dan komunitas sepeda Onthel.

Demikian dikatakan oleh kepala departemen Kominfo DPP LVRI irjen pol (P) Drs. Jackie Uly, M.H selaku ketua kirab Harvetnas 2025.

Kirab didahului oleh Drumband, barisan membawa bendera merah putih karya dharma, dan seluruh peserta ( -+) 1.000 orang “ucap kepada awak media”.(9/08/2025).

Dengan adanya kirab ini, maka diharapkan untuk penerus bangsa ini akan mengetahui para pejuang yang telah melakukan perlawanan terhadap penjajah sehingga Indonesia merdeka”,.

Acara dihadirkan :
1. Ketua Umum DPP LVRI
2. DanKomenwa Indonesia.
3. Parah tokoh pejuang berusia 80 tahun, 95 tahun
4. dll.

Pada acara kirab, panitia mengadakan lomba membuat konten dengan latar belakang kirab Harvetnas 2025. ” Ucapnya”.

Redaksi”

kirab hari Veteran Nasional 2025,akandihadiri baik pejuang Trikora, dwikora, dan seroja pada acara havetnas.

Jakarta, beberapa sosok pejuang sesepuh yang terlibat dalam pejuang kemerdekaan RI baik Trikora, dwikora dan seroja akan berkumpul dihari Veteran Nasional, (10/08/2025).

Kirab yang dilaksanakan pada saat car free day (CFD) dijakarta dari patung Arjuna Wijaya ,patung kereta kuda di jalan medan merdeka barat dan finish di bundaran HI jakarta.

Sekitar 500 orang Veteran RI akan mengikuti kirab, selain itu juga ada paskibra, piveri ( persatuan istri Veteran) PPM ( pemuda Panca Marga), dan pimpinan Komenwa Dr. Datep PS sebagai (danKomenwa Indonesia) pramuka dari Ka. Kwarda DKI jaya Dr Isnawa Adie, IPSI/PPS putra Betawi dengan ketua umum nya Mayjend. TNI (P) H. Nachorwi Ramli, S.E dan komunitas sepeda Onthel.

Demikian dikatakan oleh kepala departemen Kominfo DPP LVRI irjen pol (P) Drs. Jackie Uly, M.H selaku ketua kirab Harvetnas 2025.

Kirab didahului oleh Drumband, barisan membawa bendera merah putih karya dharma, dan seluruh peserta ( -+) 1.000 orang “ucap kepada awak media”.(9/08/2025).

Dengan adanya kirab ini, maka diharapkan untuk penerus bangsa ini akan mengetahui para pejuang yang telah melakukan perlawanan terhadap penjajah sehingga Indonesia merdeka”,.

Acara dihadirkan :
1. Ketua Umum DPP LVRI
2. DanKomenwa Indonesia.
3. Parah tokoh pejuang berusia 80 tahun, 95 tahun
4. dll.

Pada acara kirab, panitia mengadakan lomba membuat konten dengan latar belakang kirab Harvetnas 2025. ” Ucapnya”.

Redaksi”

Kirab Harvetnas 2025

Jakarta – Beberapa sosok pejuang sepuh yang terlibat dalam perjuangan Indonesia, baik Pejuang Kemerdekaan RI, Trikora, Dwikora, dan Seroja dihadirkan pada acara Kirab Hari Veteran Nasional (Harvetnas) 2025, Minggu (10/8/2025).

Hingga kini jumlah

Pejuang Kemerdekaan RI semakin berkurang, sehingga kehadiran para Veteran RI sangatlah langka.

Kirab yang akan dilaksanakan pada saat car free day (CFD) Jakarta start dari Patung Arjuna Wijaya (Patung Kereta Kuda) Jl Medan Merdek Barat, Jakarta dan finish di Bundaran HI, Jakarta.

Sekitar 500 orang Veteran RI akan mengikuti Kirab, selain Paskibra, Piveri (Persatuan Istri Veteran RI), Pemuda Panca Marga (PPM), Komenwa Indonesia dibawah pimpinan Dr.Datep PS /Danko, Pramuka dari Kwarda DKI JAYA dgn Ka Kwarda Dr.Isnawa Adie , IPSI /PPS PUTRA BETAWI dgn Ketum nya Mayjen.TNI(P) H Nachrowi Ramli,SE, dan Komunitas Sepeda Onthel Jakarta.

Demikian dikatakan oleh Kepala Departemen Kominfo DPP LVRI Irjen Pol Purn Drs. Jacki Uly, M.H. selaku Ketua Kirab Harvetnas 2025.

“Kirab akan didahului dengan Drumband. kemudian barisan yang membawa Bendera Merah Putih dan Bendera Karya Dharma. Jadi sangat meriah sekali.Peserta Kirab seluruhnya lebih dari 1.000 orang,” katanya kepada pers, di Mabes LVRI, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025) siang.

Tokoh pejuang yang akan hadir di antaranya I Gusti Bagus Saputera, S.H. dari Bali yang usianya 95 tahun. Beliau terlibat dalam perang Puputan Margarana yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai. Kemudian, AKBP Purn Soerito dari Jakarta Timur yang berusia 80 tahun, dan Dr. (HC) Hengky Suryawan dari Tanjung Pinang, Kepri yang berusia 77 tahun.

“Selain itu banyak Veteran yang menggunakan kursi roda hadir mengikuti Kirab,” kata Ketua Kirab.

Sekjen DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Laksdya TNI Purn Djoko Sumaryono menjelaskan Kirab sengaja diselenggarakan pada saat CFD Jakarta, di saat masyarakat melakukan kegiatan olahraga. “Karena tanggal 10 Agustuslah Hari Veteran Nasional (Harvetnas) diperingati. Jika dihitung, maka tanggal 10 Agustus lagi pada hari Minggu akan jatuh pada tahun 2031. Kegiatan Kirab tersebut memperoleh dukungan penuh dari Kemhan RI, Gubernur DKI Jakarta dan jajarannya, termasuk TransJakarta yang akan mengajak tur para Veteran RI; Wali Kota Surabaya, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya..

Diharapkan dengan adanya Kirab tersebut , maka generasi penerus bangsa ini akan mengetahui para Pejuang yang telah melakukan perlawanan terhadap penjajah, sehingga Indonesia merdeka.

Pada akhir acara Kirab akan digelar teatrikal dari Surabaya yang menggambarkan pertempuran empat hari di Solo, Jawa Tengah. Teatrikal akan dilaksanakan di pelataran trotoar Plaza Indonesia, Jakarta.

Ketua Umum DPP LVRI Letjen TNI Purn Herman Bernhard Leopold (HBL) Mantiri selain menyampaikan pidato juga akan menganugerahkan Tanda Penghargaan Bintang LVRI kepada Ketua DPC LVRI Surabaya Kolonel Laut Purn Gitoyo serta piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya Kirab 2025.

Pada acara Kirab, panitia mengadakan lomba membuat konten dengan latar belakang Kirab. Hadiah jutaan rupiah disiapkan oleh panitia untuk beberapa orang juara.
*Merdeka*!!!

Redaksi :
*Dr H M.Zarkasih, SH.,MH.MSi* Karo Bankum LVRI/ Pembina Komenwa Indonesia/Waka Kwarda DKI JAYA Bidang Sakoma.

Mafia Tanah di Gresik Terbongkar, Kades Glindah dan Sejumlah Oknum Diduga Terlibat Rampas Petok D

GRESIK – Praktik dugaan mafia tanah yang melibatkan sejumlah oknum aparatur desa dan pihak swasta di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, kini menjadi sorotan publik, Sabtu 8 Agustus 2025.

Kasus ini mencuat setelah seorang petani bernama Muanah melaporkan perampasan dokumen kepemilikan tanah (Petok D) serta penjualan lahannya secara ilegal.

Menurut hasil investigasi, kasus ini bermula saat Kepala Desa (Kades) Glindah, Sutri, diduga mengambil dokumen Petok D dari tangan Muanah. Namun, tragisnya, pengambilan dokumen tersebut dilakukan sebelum pembayaran lunas. Pj. Kepala Dusun (Kasun) Polo Molladi dan Bambang BPD juga diduga ikut terlibat dalam intimidasi terhadap korban dan keluarganya untuk membungkam kasus ini.

Investigasi juga mengungkap nama Syaiful yang disebut sebagai perantara dalam dugaan penggelapan jabatan oleh Kades Sutri. Selain itu, ada nama Agus, seorang pemborong sekaligus pemilik lahan, yang diduga sebagai otak di balik skandal mafia tanah ini.

Indikasi keterlibatan mereka semakin kuat setelah ditemukan fakta bahwa lahan pertanian milik Muanah telah diubah menjadi 12 kavling siap jual. Bahkan, dua rumah permanen sudah berdiri kokoh. Salah satu kavling bahkan telah dijual kepada warga Surabaya berinisial HN, padahal Muanah belum menerima pembayaran penuh.

Pernyataan mengejutkan datang dari Saipul, marketing proyek tersebut, yang mengakui bahwa lahan itu sudah mulai dijual meskipun belum lunas. “Memang belum lunas, tapi sudah mulai dijual,” ujarnya santai.

Muanah mengaku kecewa dan merasa dikhianati. “Kepala desa minta Petok D saya, tapi uang belum lunas. Sekarang tanah saya malah sudah dibangun jadi rumah. “Saya sudah serahkan semuanya ke kuasa hukum,” katanya.

Kasus ini dikuasakan kepada Djaka Hikmatul Aulia dan Irawan. Salah satu kuasa hukum, Gus Aulia, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran hukum agraria yang serius, terutama karena melibatkan aparatur desa.

Publik mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas dan menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau. Hingga berita ini diterbitkan, upaya mediasi yang dilakukan tim investigasi tidak membuahkan hasil. Pihak-pihak yang terlibat tidak memenuhi panggilan untuk pertemuan. (PRIMA)