April 18, 2024

Kebumen – Hutan mangrove merupakan salah dari beberapa komponen ekosistem pesisir yang perlu dijaga kelestariannya. Kerusakan hutan mangrove di banyak pesisir di Indonesia bisa mengancam keseimbangan ekosistem di pesisir.

Sehingga perlu dibutuhkan semua pihak untuk menjaga kelestarian mangrove baik dari unsur pemerintahan, TNI-POLRI, masyarakat agar tumbuh subur.

Sore ini Forkopimda Kabupaten Kebumen menghadiri kegiatan penanaman mangrove di Pantai Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Senin 15 Mei 2023.

Penanaman mangrove secara simbolis dilakukan Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana, Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin, perwakilan dinas terkait, serta para Muspika Kecamatan Mirit.

Dandim 0709 Kebumen saat memimpin kegiatan penanaman menjelaskan total lahan yang ditanami 800 meter persegi.

“Ditanami mangrove dengan luas (lahan) 800 meter persegi, dengan total 1.200 mangrove. Ini merupakan pencanangan penanaman bibit mangrove oleh Bapak Presiden, yang di mulai hari ini,” jelas Letkol Czi Ardianta Purwandhana.

Selanjutnya Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menambahkan, penanaman mangrove diharapkan dapat menaga kelestarian alam sehingga mampu mencegah abrasi, keberlangsungan ekosistem di sekitar hutan mangrove.

Diungkapkan Kapolres, penanaman mangrove bukan hanya dilakukan kali ini saja, tapi juga akan dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah pesisir Kebumen.

“Kabupaten Kebumen memiliki 57,5 Km, sehingga kedepan secara bertahap akan kita lakukan penanaman mangrove,” jelas Kapolres Kebumen.

Manfaat melestarikan mangrove bisa membuat lingkungan sekitarnya jadi lebih sehat. Diantaranya kualitas air dan udara jadi lebih bersih dan sehat, karena mampu menjadi filter air dan udara yang kurang bersih.

Kini yang dapat dipetik hasilnya oleh Kabupaten Kebumen, wisata Hutan Mangrove Muara Kali Ijo mulai diminati oleh wisatawan dan menjadi sumber bahan gula nipah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *