Juli 17, 2024

Semarang – Pondok Pesantren (Ponpes) Wakaf Literasi Islam Indonesia (Wali), kedatangan Ulama Syeh Ruhi Al Jaelani, cucu ke 26 Sultonul Auliya Syeh Abdul Qadir Jaelani, Jumat (10/3/2023) lalu.

Dalam kunjungannya itu, Syeh Ruhi memberikan tausiyah di hadapan ribuan warga dan santri serta wali santri Ponpes Wali yang tengah menggelar acara Haflah Akhir Sanah (Pesta Akhir Tahun Ajaran).

Pada kesempatan ini Syeh Ruhi berpesan kepada para santri agar terus menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Menurutnya, Indonesia adalah negara yang penuh berkah dan bisa menjadi contoh bagi negara negara berpenduduk muslim lainnya.

“Saya pun jatuh cinta pada Indonesia, ” ucap Syeh Ruhi sambil mengajar para hadirin melantunkan Ya Lal Wathon dan Indonesia Raya.

Selain itu, Syeh Ruhi juga sempat memberikan ijazah manakib Syeh Abdul Qadir al Jaelani agar diamalkan oleh santri santri dan masyarakat luas.

Untuk diketahui, Ponpes Wali merupakan Pesantren salafiyah bermanajemen modern yang fokus pada pengembangan kemampuan literasi para santrinya.

Selain mengajarkan kitab kuning, Ponpes Wali juga memberikan life skill kepada santri santrinya agar bisa bersaing dan berkontribusi nyata kepada kemajuan bangsa dan negara.

Pengasuh Pesantren Wali Tuntang ,Kabupaten Semarang, KH Anis Maftuhin mengatakan pembelajaran bahasa Arab di ponpes wali menerapkan metode Pondok Gontor dengan kurikulum KMI.

Adapun untuk penguatan wawasan keilmuan dan keislaman, ponpes wali mengajarkan kitab-kitab kuning dengan metode Pesantren salafiyah, baik sorogan maupun bandongan.

“Kami memiliki komitmen untuk melahirkan santri yang mampu mengakses khazanah literasi islam yang sangat kaya dan memiliki skill hidup yang berkualitas, ” papar Anie Maftuhin dalam pernyataan tertulisnya, Senin (13/3/2023). *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *