April 20, 2024

PACET | MOJOKERTO ~ Prof Dr. KH Asep Syaifudin Chalim MA Selaku Pengasuh Pondok pesantren Amanatul Ummah secara langsung membuka International Conference on Research and community service tahun (ICORcs) Sabtu, 25 Juni 2022 pagi.

Konferensi Seminar Internasional ini diprakarsai Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet Mojokerto

Sementara itu, Dr KH Muhammad Mauhibur Rokhman Lc MIRKH Selaku Rektor kampus Institut KH Abdul Chalim mengatakan dalam sambutannya, persembahan konferensi ICORcs Internasional ini diwarnai beberapa pemateri kelas Profesional dunia yang nantinya akan menjadi sumber pengetahuan untuk kita dan peserta yang ada dalam konferensi baik secara online maupun online. Katanya dalam pelaksanaan ICORcs . Sabtu 25/06/22

Dilanjut sambutan sekaligus peresmian dibuka ICORcs konferensi Internasional 2022 oleh prof Dr KH Asep Saefudin Chalim , “Dengan membacakan Alfatihah Semoga pelaksanaan konferensi ICORcs Internasional IKHAC selalu disiplin meluluskan mahasiswanya, baik mahasiswa S2 maupun mahasiswa S3. Adanya ICORcs ini akan membantu mahasiswa dalam penulisan Jurnal dan sebagai Kegiatan dalam membantu peningkatan akreditasi. Jelas Kiai Asep Saefudin Chalim selaku pendiri Pondok pesantren Amanatul Ummah

hal demikian itu, Kiai Asep mengharapkan, pelaksanaan kegiatan ICORcs ini akan kami selenggarakan setahun 2 kali dan lebih sempurna lagi kedepannya,” tuturnya.

berdasarkan formatur Panitia ICORcs selaku Direktur LPPM IKHAC Muslihun, peluncuran tema yang diangkat “Strengthening Islamic Humanism in The context of Civil Society” Salahsatu cita cita besar yang diharapkan untuk menghasilkan berbagai pemikiran yang solutif dan inovatif terkait dengan peran aktif dalam rangka memberikan sumbangsih pemikiran humanisme dalam kehidupan bermasyarakat

Dalam sambutan, Kiai Asep menerangkan persiapan ICORcs 2022 sangat-sangat mepet. Dalam H-8, panitia ICORcs masih kesulitan mendatangkan narasumber dari luar negeri. Beruntung kiai Asep memiliki jaringan di Mesir.

” H-8 tersebut, narasumber masih berasal dari dalam negeri. Alhamdulillah, kami ada kenalan di Mesir dan perwakilan dari Yaman, Mesir dan Sudan sudah berada di tengah-tengah kita,” ungkap Kiai Asep di depan podium .

Masih kata Kiai Asep,Bukan alasan kebanyakan Narasumber dari luar negeri terkendala Visa dan transport. Kedepan, penyelenggaraan ICORcs akan persiapkan lebih baik lagi.

“Kami berharap, ICORcs ini akan kami selenggarakan setahun 2 kali dan lebih sempurna lagi,” tuturnya.peningkatan akreditasi mahasiswa.

“Kami tidak akan menumpuk-numpuk mahasiswa. Yang S2 harus lulus 2 tahun dan yang S3 harus lulus 3 tahun. Kami juga membantu mahasiswa membimbing penulisan jurnal,” terangnya.

Hadir dalam pembukaan tersebut, mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, prof Nasdar Hilmy Rektor (UINSA) Surabaya, Prof. Mufidah (UIN) Malang.

Presenter Dunia diantaranya, syech Prof. Hisyam Quraisah (Rektor Zaitunah Tunisia), Syech Zakaria Marzuq (Imam Al-Azhar Mesir), Dr.toha Ali Muhammad (Universitas Al-Azhar Mesir), Prof.Ednan Aslan (universitas of Vienna Austria).

Sebagai Informasi peserta Konferensi Seminar Internasional ICORcs dihadiri 500 peserta dari seluruh mahasiswa Institut KH Abdul Chalim dan Eksternal kampus yang berada di lembaga pendidikan tinggi Jawa timur (harie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *