Beranda blog Halaman 669

Panglima TNI: Para Santri Bisa Bergabung Dengan TNI

(Puspen TNI). Para santri yang terdiri dari pemuda-pemuda dengan dilandasi akhlak, hati dan jiwanya yang kuat bisa bergabung ke TNI melalui pendidikan Secata, Secaba, Perwira PK bahkan melalui pendidikan Akabri sehingga dapat mengisi kemerdekaan dan Negara ini. Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. saat mengunjungi dan sholat Jumat di Masjid Ar Riyadh Pesantren Hidayatullah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/1/2023).

Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan bahwa dirinya merasa terhormat bisa berkumpul bersama dan menyapa para santri di Pondok Pesantren Hidayatullah. “Kepada para santri agar berguru secara iklhas dan sungguh-sungguh. Tetaplah berguru dengan ikhlas karena itu merupakan modal awal untuk menatap masa depan, jangan berkecil hati,” pesannya.

“Saya Panglima TNI juga bukan berasal dari keluarga kaya, saya anaknya orang tani di Madiun. Dengan berbekal keikhlasan, kerja keras dengan diiringi kemauan yang tinggi untuk maju dan untuk mengangkat derajat orang tua sehingga saya bisa berkarier di militer dan Alhamdullilah sampai saat ini,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI juga merasa bersyukur bahwa Negara Indonesia lepas dari pandemic Covid-19, semua ini dapat dicapai dengan gotong royong sebagai kekuatan utamanya. Keterlibatan semua unsur termasuk pondok pesantren dalam menyukseskan program untuk menuntaskan Covid-19. “Negara kita Alhamdullilah bertahan dan terlepas dari Covid-19,” ucapnya.

Diakhir pengarahannya Panglima TNI mengajak para pemuda santri untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat meningkat kesejahteraannya dan maju disegala bidang. Kegiatan diakhir kunjungannya, Panglima TNI menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Ar Riyadh Pesantren Hidayatullah.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah KH Hamzah menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas kesempatan waktu Panglima TNI untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Ar Riyadh. Pimpinan pondok pesantren bersama para santri mendoakan agar Panglima TNI dan rombongan selalu diberkahi dan diberikan kesuksesan dalam menjalankan seluruh amanah yang diberikan.

Kunjungan ke Masjid Ar Riyadh Pesantren Hidayatullah merupakan hari kedua dari rangkaian kegiatan kunjungan Panglima TNI dan rombongan ke wilayah Kalimantan Timur.

Pagi hari sebelum ke Masjid Ar Riyadh Pesantren Hidayatullah, Panglima TNI dan rombongan melaksanakan olahraga bersama dengan prajurit TNI sekota Balikpapan di Makodam VI/Mulawarman. Setelah dari Masjid Ar Riyadh Pesantren Hidayatullah, Panglima TNI dan rombongan meneruskan kunjungan ke area pembangunan Makogabwilhan II di Amborawang, Kec. Samboja Kutai Kertanegara (Kukar) dan ke bangunan lama Makogabwilhan II di Dodiklatpur Rindam VI/Mlw.

Kakorlantas Polri: Tak Ada Salahnya Pemudik Lewat Jalur Pansela Jawa, Pemandangannya Indah

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi melakukan peninjauan jalur persiapan mudik Lebaran 2023. Kali ini, Irjen Firman meninjau jalur pantai selatan (pansela) pulau Jawa.

Dalam tinjauannya, Firman mengatakan secara umum belum banyak kendaraan melintasi jalur pantai selatan pulau Jawa. Padahal, menurutnya jalur tersebut cukup nyaman dan aman dilalui.

“Sayang saja fasilitas ini tidak bisa dieksplore dan tidak disampaikan kepada masyarakat. Ini bisa memecah volume kendaraan yang menuju wilayah timur untuk melaksanakan mudik,” kata Firman di Jembatan Kretek 2, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023).

Firman menuturkan, tidak ada salahnya nanti jika masyarakat yang ingin mudik bisa melewati jalur pantai selatan Jawa, lantaran pemandangan jalur ini sungguh indah dan bisa dinikmati.

“Tidak ada salahnya mereka yang akan berangkat terlebih dahulu bisa menikmati jalur pantai selatan jawa gitu ya, itu bisa melalui jalan yang kita sudah lalui bersama selama 3 hari ini dengan semua keindahan dan fasilitas yang ada,” katanya.

Untuk meyakinkan agar masyarakat yang mudik melintasi jalur pantai selatan Jawa, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda dan Kementerian terkait.

“Semua harus bisa berkontribusi yang positif. untuk bagaimana masyarakat bisa kita yakinkan bahwa melalui selatan ini tidak ada ruginya, kita cinta indonesia kita cinta pemandangan, Tidak ada salahnya kita membangun juga yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini memberikan tips-tips untuk mudik aman dan nyaman, terutama jika melewati jalur pantai selatan pulau Jawa. Salah satunya pengaturan waktu keberangkatan.

“Pertama diatur waktu berangkatnya supaya lebih santai bisa menikmati jalan. Ada tempat-tempat singgah yang bisa dipakai dan dimanfaatkan. Pom bensin lebih banyak ketimbang tahun lalu ini patut diinfokan ke masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan sehat. Ia pun menyarankan agar masyarakat tak mudik menggunakan sepeda motor demi keselamatan.

“Saya tetap mengimbau kalau bisa jangan pakai roda dua. Tetap silahkan roda empat, roda dua titipkan ke truk ada angkutan laut, kereta api seperti tahun lalu. Jadi ini saran keselamatan karena memang lelah kecuali banyak istirahatnya. Kalau sudah di jalan raya tidak boleh lengah kalau bicara keselamatan. Makanya orang harus sehat kalau di jalan,” katanya.

Kinerja Komisi Informasi Provinsi Jatim Patut Di Pertanyakan, Terkait Sidang Ajudikasi Non Litigasi PKN Versus PTUN Jawa Timur

Surabay- Perkumpulan masyarakat PKN( Pemantau Keuangan Negara) Menyayangkan terkait dengan putusan sidang yang di gelar di ruang Sidang Komisi Informasi diJalan Bandilan No. 2 dan 4, Waru, Kedungrejo, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur Kamis 19/01/2023. antara PKN ( Pemantau Keuangan Negara) Sebagai Pemohon Versus PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara)  sebagai Termohon, sidang Ajudikasi Non Litigasi, terkait Permohonan Laporan Pertanggung jawaban perjalanan Dinas  para Hakim dan Ketua PTUN yang dimohonkan PKN.

Menurut Ketua Umum PKN (Pemantau Keuangan Negara) Patar Sihotang SH,MH putusan ini sangat menyakit kan hati rakyat,.Sepertinya Komisioner dalam memberikan putusan kurang objektif dan kontradiksi. Berikut petikan Putusan Komisiomer terkait dengan sengketa Informasi Publik
1. Mengabulkan Permohonan Pemohon PKN seluruh nya
2. Menyatakan Seluruh Informasi yang di mohonkan PKN adalah Informasi terbuka
3. OMemerintahkan Termohon {Ketua PTUN} Hanya memperlihatkan
Putusan nomor 2 dan 3 sangat Kontradiksi dan bertentangan ,karena disebutkan terbuka ,namun di perintahkan PTUN hanya memperlihatkan .ini adalah putusan sontoloyo alias kaleng kaleng . dan tidak masuk Logika Hukum dan Logika Manusia ,karena PKN adalah Juga Manusia ,yang tidak Mungkin Mampu mengingat hanya melihat dokumen yang begitu banyaknya antara lain dokumen Perjalan Dinas Para Hakim dan Ketua PTUN Surabaya.
PKN menduga dan menilai Bahwa Para Komisioner ini tidak paham dengan UU 14 Tahun 2008 dan Tidak Mengerti Untuk apa lembaga Komisi Informasi di bentuk . sehingga Putusannya Tidak berdasarkan Logika Hukum dan tidak berkeadilan , cendrung Putusan Ngawur dan Ngarang Ngarang dan membuat PKN Miris dan merasa Malu mempunyai lembaga Produk Reformasi ini menjadi hanya tempat ajang mencari Pekerjaan tanpa menghayati arti sebuah perjuangan dan keterbukaan Informasi.

Ketua umum PKN Patar Sihotang SH, MH, mengatakan bahwa Komisi Informasi Provinsi Jawa timur tidak menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya dan cenderung syarat dengan kepentingan.
“Bagaimana kita harus percaya hasil putusannya, jelas sekali putusannya cenderung tidak berpihak kepada masyarakat PKN itu sendiri, sedangkan sudah jelas yang kita mohonkan/minta itu dari awal itu berupa Hard copy dan soft copy agar bisa tahu secara spesifik/rincian perjalanan dinas para Hakim dan Ketua PTUN. sedangkan putusannya hanya ditunjukan bisa dilihat dan dibaca. secara logika saja kita punya keterbatasan sebagai manusia mana bisa hanya melihat secara sekelebatan,” Jelasnya

PKN menduga dan menilai bahwa para Komisioner ini tidak paham dengan UU 14 Tahun 2008 dan Tidak Mengerti Untuk apa lembaga Komisi Informasi di bentuk . sehingga Putusannya Tidak berdasarkan Logika Hukum dan tidak berkeadilan ,cendrung Putusan yang Ngawur dan Ngarang Ngarang, membuat PKN Miris dan merasa Malu mempunyai lembaga produk Reformasi ini menjadi hanya tempat ajang mencari Pekerjaan tanpa menghayati arti sebuah perjuangan dan keterbukaan Informasi.

Patut diduga bahwa Komisi Informasi Provinsi Jawa timur tidak bekerja sesuai dengan tupoksinya dan cenderung tidak Objektif. dan ini menciderai hati masyarakat itu sendiri, menurut Patar Sihotang SH,MH,  selaku ketua Umum Lembaga Perkumpulan Masyarakat PKN ini tidak bisa dibiarkan dan jangan sampai preseden buruk dari masyarakat itu sendiri, sebagai Ketua Umum PKN Patar Sihotang  menginstruksi kan untuk melakukan orasi/demo secara besar-besaran. “ini tidak boleh di biarkan dan tidak boleh terjadi, sesuai dengan agenda bahwa Kita akan mengelar Demo/orasi, karena kita ingin tahu sejauh mana implementasi dan realisasinya keterbukaan Informasi Publik,”Pungkasnya
(Redaksi/Tim)

Korban Penganiayaan Oknum APH Polres Lampung Timur Menuntut Keadilan

Lampung – M. Abbas Umar, salah seorang warga negara Indonesia korban tindakan penganiayaan oknum Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Lampung Timur, menuntut keadilan. Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Abbas itu kepada media ini, Sabtu, 21 Januari 2023.

Abbas yang tinggal di Kayuagung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, juga menjelaskan bahwa dirinya akan terus mempertanyakan perihal tanggung jawab negara atas dugaan perilaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum APH Polres Lampung Timur terhadap dirinya tersebut mengingat pertanyaan dari keluarganya. Disebutkannya bahwa orang tua Abbas dan seluruh sanak keluarganya selalu menanyakan sejauh mana perkembangan penanganan hukum atas tindakan penganiayaan yang dialaminya pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 lalu.

“Kasus itu sudah dilaporkan ke Propam Polda Lampung secara online, akan tetapi untuk fisiknya belum, masih dipersiapkan dalam beberapa hari ini. Laporan secara online sebagaimana anjuran Divpropam Mabes Polri agar dilakukan melalui aplikasi Propam Presisi sudah dilakukan sekitar 6 bulan lalu, tapi hingga kini masih belum ada tindak lanjutnya,” kata Abbas, Sabtu, 21 Januari 2023.

Ketua DPC PPWI Ogan Komering Ilir (OKI) itu selanjutnya menuturkan bahwa pada saat kejadian dia telah menjelaskan dirinya tidak tahu-menahu tentang peristiwa perobohan papan bunga di Polres Lampung Timur sehari sebelumnya. Namun naas, para oknum APH Polres Lampung Timur tidak menggubris keterangannya, tapi malahan secara brutal melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi di halaman Mapolda Lampung, tatkala rombongan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, bermaksud menyampaikan laporan polisi terkait oknum Kapolres dan polisi Lampung Timur yang diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap anggota PPWI Lampung Timur, Muhammad Indra, ke Bidpropam Polda Lampung.

Dalam rangka mendapatkan keadilan atas perilaku barbar para oknum polisi dari Polres Lampung Timur terhadap dirinya, Abbas menjelaskan bahwa ia kini tengah mempersiapkan sejumlah bukti penganiayaan, antara lain hasil visum, foto bekas luka penganiayaan, video, dan print laporan online serta beberapa saksi. “Selain laporan polisi dalam bentuk fisik atau hard-copy, saya juga telah mempersiapkan bukti pendukung, seperti hasil visum, foto dan video serta print-out laporan online, serta saksi-saksi yang menyaksikan kejadian penganiayaan itu,” terangnya.

Dengan dilampirkan bukti fisik nantinya, Abbas berharap agar laporan online terdahulu ke Propam Polda Lampung dapat ditindaklanjuti dan dirinya mendapatkan keadilan. Untuk diketahui bahwa akibat penganiayaan oleh APH Polres Lampung Timur lalu, Abbas menderita pendarahan di hidung dan sejumlah bagian wajahnya. “Bahkan hidung saya sempat terluka parah, untung tidak patah,” tutupnya.

Sementara itu dari Jakarta, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menyampaikan bahwa pihaknya melalui Divisi Advokasi Dewan Pengurus Nasional PPWI sedang mempersiapkan laporan polisi terkait kejadian penganiayaan terhadap beberapa anggota PPWI Maret 2022 lalu. “Selain Abbas, gerombolan polisi dari Polres Lampung Timur juga menganiaya rekan PPWI Lampung Barat, Sahroni, dan PPWI Lampung Selatan, Amuri. Tidak hanya itu, perlakuan mereka terhadap Ketua DPD PPWI Lampung, Edi Suryadi, juga sangat tidak manusiawi. Para polisi itu jelas-jelas telah melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP) dan sudah semestinya ditindak tegas oleh lembaganya melalui Divisi Propam Mabes Polri,” jelas Wilson Lalengke, Sabtu, 21 Januari 2023.

Selain menganiaya anggotanya, tambahnya, para oknum polisi itu diduga kuat telah mengambil dan menggelapkan uang yang ada di dalam mobil PPWI saat kejadian. Juga, jam tangan M. Abbas Umar, yang baru dibelinya seharga Rp. 5 juta lebih hingga kini tidak diketahui rimbanya sejak diamankan oleh para oknum APH Polres Lampung Timur tersebut.

“Uang saya sejumlah Rp. 18 juta hilang dari mobil PPWI yang sempat mereka tahan saat itu. Hingga kini oknum Kapolres AKBP Zaky Alkazar Nasution dan gerombolannya tidak bertanggungjawab atas kehilangan uang saya. Kita akan masukan laporan segera agar permasalahan ini jelas duduk perkaranya, harus ada yang bertanggung jawab atas kehilangan uang dan jam tangan yang diambil mereka,” beber alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (AJP/Red)

Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan-Kesatuan Saat Tutup Porseni NU

Jawa Tengah – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) di Solo, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu, 21 Januari 2023.

“Sore hari ini kita semua bisa berkumpul untuk melaksanakan kegiatan penutupan Porseni NU tingkat Nasional dengan tema ‘Merawat Raga, Memperkuat Bangsa untuk Peradaban Dunia’,” kata Sigit mengawali sambutannya.

Sigit menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang dari kegiatan tersebut. Namun, Sigit menekankan, yang paling terpenting dari Porseni NU tersebut adalah semangat menjaga Ukhuwah atau rasa persaudaraan sesama warga Nahdliyin dan seluruh masyarakat.

“Yang penting adalah bukan masalah menang dan kalah. Tapi bagaimana semua teman-teman, semua atlet yang ada datang kesini sambil silaturahmi dengan seluruh masyarakat. kita kemudian melaksanakan kegiatan bersama. Menang kalah urusan kedua. Tapi bagaimana menjaga kerukunan menjaga Ukhuwah, menjaga persatuan dan kesatuan itu nomor satu,” ujar Sigit.

Sigit menjelaskan pentingnya menggelorakan pesan untuk menjaga Ukhuwah dan persatuan serta kesatuan Indonesia. Terutama kepada seluruh kader muda NU yang merupakan generasi penerus bangsa.

Lebih dalam, Sigit menyebut, saat ini Indonesia telah memasuki tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Sebab itu, diperlukan sinergisitas dan semangat yang sama untuk tetap menjaga serta mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Dalam setiap kesempatan, selalu saya menyampaikan pesan untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Karena memang hal yang utama dijaga oleh kader-kader Nahdliyin adalah yang namanya persatuan dan kesatuan, masalah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka kader NU, Nahdliyin selalu menjadi garda terdepan untuk hal tersebut,” ucap Sigit disambut gemuruh tepuk tangan seluruh tamu undangan.

Sigit menegaskan, menjaga persatuan dan kesatuan NKRI merupakan tugas pokok dari TNI-Polri. Namun, semangat itu harus bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat termasuk seluruh warga Nahdliyin.

Apalagi, kata Sigit, seluruh warga
Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia telah teruji dalam bersinergi maupun berdiri di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dari segala bentuk ancaman maupun gangguan yang ada.

“TNI-Polri tentunya melaksanakan hal tersebut (menjaga persatuan-kesatuan) karena tugas pokok kita. Tetapi, Nahdliyin sudah teruji. Bahkan sebelum merdeka pun semangat cinta tanah air, telah digelorakan dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman, ini sudah jauh-jauh hari ada,” tutur Sigit.

“Jadi bicara menjaga keutuhan NKRI, seluruh Nahdliyin tidak diragukan lagi. Kita harapkan kedepan terus kita jaga,” tambah Sigit menekankan.

Disisi lain, Sigit juga mengingatkan kepada seluruh pemuda-pemudi NU untuk terus meningkatkan kualitas demi menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, ketika Indonesia memasuki bonus demografi pada tahun 2030 – 2035.

Sigit berharap, generasi penerus NU memiliki kualitas SDM yang unggul demi mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. Sehingga terwujud estafet kepemimpinan Indonesia.

“Ini menjadi harapan kita semua. Adik-adik yang ada disini kedepan menjadi orang penting. Apakah itu di jajaran birokrat atau tetap membesarkan pesantren di dunia pendidikan. Ataukah di tempat lain. Yang jelas kita inginkan, kader disini tahun itu, menjadi orang hebat,” tutup Sigit.

Hari Raya Imlex 2574 di PT GNI, Kapolres Morut : Momentum untuk menjaga kerukunan

Morowali Utara-PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) dan PT Stardust Estate Investmen (SEI) menggelar perayaan Imlek 2574 atau tahun 2023 Masehi bertempat di belakang PLTU PT GNI Morowali Utara, Sabtu 21 Januari 2023.

Acara yang dimulai pukul 15.00 Wita diwarnai berbagai lomba yang menunjukan kekompakan dan kerjasama antar karyawan antara lain lomba lari 10 orang, perlombaan estafet hulahoop, estafet tepung, serta undian keberuntungan.

“Kegiatan ini wujud rasa persaudaraan, kebersamaan, serta rasa syukur perusahaan dan para karyawan, baik Tenaga kerja lokal maupun TKA. Untuk menjaga kerukunan dan saling menguatkan,” kata Mr Jiang selaku HOD Public Relation PT GNI

Ditempat yang sama Kapolres Morowali Utara ( Morut) AKBP Imam Wijayanto, SIK, MH mengatakan, Imlex 2574 semoga menjadi momentum untuk menjaga kerukunan, utamanya kerukunan antara karyawan TKI dan TKA,

Alhamdullilah acaranya walaupun dikemas secara sederhana, tetapi dapat membawa kebahagiaan kepada seluruh karyawan yang hadir. Semoga dapa membangkitkan semangat dan rasa solidaritas antar karyawan, harapnya

Kegiatan yang berakhir pada pukul 16.50 Wita ini dihadiri oleh Kapolres Morowali Utara, AKBP Imam Wijayanto. Wakapolres Morowali Utara Kompol Alfian. Mr. Jiang (HOD Public Relation PT. GNI). Mr. Bai (HOD) Smelter. Mr. Liu (HOD) Kontraktor, Serta para TKA maupun TKI yang berjumlah ratusan orang.

Kasus Kekerasan 5 Wartawan Saat Liputan Diskotik Ibiza, KJJT Serukan Ini

Surabaya. Terjadi lagi kekerasan terhadap wartawan/jurnalis di kota Pahlawan. Korbannya sebanyak lima orang. Mereka diduga dianiaya di depan Diskotik Ibiza, di Jalan Simpang Dukuh, Surabaya saat melakukan peliputan, pada Jumat (20/01/2022).

Ketika itu, mereka akan meliput rencana penyegelan diskotik Ibiza yang akan dilakukan pihak pemerintah. Kelima wartawan itu adalah Firman, jurnalis Inews, Anggadia dari Beritajatim, Rofik dari LensaIndonesia, Ali Fotografer Inews, dan Didik Fotografer LKBN Antara.

Penyegelan tersebut dilakukan lantaran ada dugaan peredaran narkotika di dalamnya. Diceritakan sebelumnya, bermula dari penangkapan tersangka berinisial SLH, ditempat kosannya di wilayah Dukuh Kupang, pada 8 Januari 2023 lalu.

Menurut polisi, tersangka itu mengaku, membeli barang haram tersebut di diskotik Ibiza. Saat pengembangan, dua hari kemudian, pelaku berinisial IK pun diamankan di salah satu apartemen di Kota Pahlawan Surabaya.

Dari penjelasan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, tersangka mengaku berjualan narkotika jenis ineks itu di diskotik Ibiza.

Karena itulah pihak pemerintah mulai Satpol PP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim, mendatangi diskotik tersebut. Mereka berencana akan menyegel tempat Rekreasi Hiburan Malam (RHU) itu.

Mengetahui ada rencana tersebut, kelima wartawan tadi mendatangi diskotik Ibiza. Lokasi hiburan malam itu di sebuah gedung di lantai lima. Tetapi, mereka tidak masuk ke dalamnya.

Mereka sambil menunggu duduk di warung di depan gedung tersebut. Seorang pria tak dikenal datang untuk meminta agar kelima wartawan tadi untuk mendatangi seseorang bernama Wahyu. Hanya saja, kelima wartawan menolak untuk naik.

Mereka hanya berniat menunggu tiga organisasi perangkat daerah (OPD) tadi. “Kami rencana hanya mau doorstop. Mau menanyakan apa yang dilakukan di dalam,” kata Rofik (21/01/2023).

Tiba-tiba, seorang perempuan dengan perkataan menghina dan ditujukan kepada awak media. Semua perkataannya merendahkan kelima jurnalis tadi. Karena kondisi tersebut, mereka memutuskan untuk pindah tempat. Masuk ke loby gedung itu.

Kemudian Rekan Rofik sempat kembali ke warung, berniat mengajak rekan Didik yang sejak awal tidak ikut pindah. Sesampainya rekan Rofik di warung, perkataan menghina kembali dilontarkan perempuan yang tak diketahui namanya.

Bahkan lebih kasar. Sampai mengeluarkan kata-kata menyebut beberapa nama binatang.

“Malah dia telepon suaminya. Membalikkan semua fakta yang terjadi. Perempuan itu bilang saya yang menghina dia, saya tegaskan tidak ada seperti itu,” terang Rofik.

Beberapa saat kemudian, sekelompok orang datang. Tidak mengetahui berapa jumlah mereka pastinya, sekitar puluhan orang. Namun, yang memukul Rofik hanya sekitar empat orang. “Mereka mukul area telinga, mencakar area leher, pipi, lengan, sikut hingga menendang kaki. Parahnya mereka juga sempat mukulkan kursi kepada saya,” jelasnya.

Melihat Rofik mengalami kejadian itu, rekan Didik sempat mengeluarkan kameranya. Ia sempat mengabadikan beberapa momen. Hanya saja, beberapa orang langsung mengintimidasi Didik. Meminta agar memasukkan kameranya, yang pada saat itu juga Didik mendapat kekerasan dari mereka.

Bahkan, beberapa orang itu sempat menghadiahkan bogeman kepada Didik. Sedang rekan Angga dan dua rekannya yang sedari tadi di loby gedung tersebut langsung mendatangi keributan itu. Berniat melerai. Lagi-lagi, rekan jurnalis Angga juga mendapat intimidasi.

Mereka semua memutuskan untuk pergi. Hanya saja, motor Angga dan Rofik ditahan oleh kelompok tersebut. Mereka pun, langsung mendatangi Polrestabes Surabaya. Melaporkan kejadian tersebut ke SPKT.

“Laporan polisinya sudah keluar. Setelah itu, kami diminta polisi untuk visum. Kami langsung berangkat ke RS Bhayangkara,” bebernya (21/01/2023).

Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kabar pelaporan tersebut. Mereka (lima wartawan) telah didampingi oleh Resmob.

“Nah ini kan tadi mereka menginformasikan, sedang laporan di Polrestabes saya minta didampingi Resmob,” ucapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi paska 5 wartawan berada di SPKT.

Ketua UmumKomunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Ade.S Maulana menyampaikan, jika dirinya sudah berkomunikasi ke lima rekan wartawan/jurnalis yang menjadi korban keganasan sekelompok orang.

“Kami mempertanyakan satu persatu kondisi rekan-rekan jurnalis usai mendapat kekerasan oleh sekelompok yang diduga pihak Ibiza. Ke limanya saya hubungi lewat seluler,” katanya (21/01/2023).

Atas kejadian itu, Ade mengajak rekan-rekan jurnalis untuk kompak dan bersatu. Tidak hanya itu, Ade juga menghimbau agar lebih berhati-hati saat melakukan peliputan.

“Karena keselamatan jurnalis dilapangan tidak ada yang menjamin, meski dalam undang-undang tertulis pekerja pers dilindungi oleh undang-undang. Maka, satu sama lain rekan seprofesi saling menjalin komunikasi yang baik,” seru Ade.

Ditambahkan oleh Ade, berdasarkan surat tanda bukti lapor polisi nomor : TBL / B /89 /I /2023 /SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim, yang diterima 5 rekan wartawan usai melapor Polrestabes Surabaya, menambah panjang daftar kekerasan terhadap pers, belum seminggu rekan jurnalis Edi Supriadi wartawan Jombang juga mendapat kekerasan fisik.

Oleh karena itu Ade meminta kepada pihak kepolisian, Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya untuk memberantas segala aksi kekerasan atau premanisme di Jawa timur, khususnya pelanggaran pasal pidana nomor : 90, Tahun 1999 Tentang Pers.

“Meski keselamatan kami dilapangan tidak ada yang menjamin saat melakukan peliputan. Setidaknya beri rasa nyaman dan aman untuk kami yang menyandang sebagai profesi jurnalis.

“Seperti masyarakat pada umumnya, berantas aksi main hakim sendiri. Tangkap mereka dan adili, kami menolak aksi kekerasan, kami menolak aksi premanisme dan main hakim sendiri. Kami juga ingin mengajak semua pihak tidak melakukan intimidasi terhadap pekerja pers. Kami juga bekerja atas nama undang-undang,” tutup Ade (21/01/2023), yang juga pernah menjadi korban persekusi oleh sekelompok orang waktu lalu.

Sumber : Humas Komunitas Jurnalis Jawa Timur

Polri Komitmen Berantas Narkoba, Termasuk Likuid Vape yang Mengandung Sabu

Jakarta,- Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas narkoba, termasuk mengusut tuntas liquid vape yang mengandung sabu. Belakangan ini ditemukan adanya produsen likuid vape yang mengandung narkotika sabu di wilayah Jakarta Barat.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, pihaknya bersama BNN dan lembaga terkait terus melakukan pencegahan dan melakukan tindakan pada narkoba.

“Polri bersama BNN dan lain-lain, komitmen akan terus menindak tegas terhadap penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apapun. Termasuk likuid vape yang juga pernah diungkap oleh Polda Metro yang lalu,” kata Dedi dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023).

Dedi mengimbau agar masyarakat tidak menyalahgunakan narkoba. Sebab, narkoba dapat merusak segala sendi kehidupan.

Sebelumnya, Polri menangkap satu warga negara Indonesia (WNI), MR. Ada barang bukti yang disita adalah 385 botol likuid vape yang mengandung sabu siap edar dengan cairan 16 liter.

“(Tersangka) WNI. Satu tersangka atas nama MR sudah kita amankan, dan kita akan kembangkan ke atas. Barang buktinya sebanyak 385 botol dengan berat kurang lebih 16 liter. Siap edar. Dan udah ada siap kirim juga,” ujar Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Jakarta Barat, Sabtu (14/1/2023.

Mukti menuturkan pelaku menyewa rumah kontrakan untuk membuat likuid vape berisi sabu. Pelaku juga baru dua hari menempati kontrakan tersebut.

Polri Siap Amankan Perayaan Imlek 2023

Jakarta,- Polri telah siap pengamanan perayaan peringatan Tahun Baru Imlek yang akan diperingati pada Minggu, 22 Januari 2023.

Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi mengatakan, setiap Polda akan menempatkan personel di tempat keramaian, tempat ibadah, wisata serta pengamanan arus lalu lintas.

“Mabes Polri sudah memberikan arahan kepada Polda jajaran dalam penyelenggaraan pengamanan Imlek tahun 2023,” kata Agung dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023).

Agung menuturkan pengamanan perayaan Imlek dilakukan secara rutin dan diselenggarakan di semua tingkatan. Meski demikian, pengamanan perayaan ini diperlukan kerjasama semua pihak, termasuk dari masyarakat agar selalu berhati-hati dan menaati peraturan.

Menurutnya, perayaan Imlek diiringi dengan adanya libur pada tanggal 21, 22 dan 23 Januari 2023. Agung mengimbau agar masyarakat yang menjalankan aktivitas liburannya agar mempersiapkan dengan baik.

“Pesan tiket pulang-pergi bagi yang naik kendaraan umum. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, siapkan kendaraan dalam kondisi prima, perlengkapan administrasi SIM, STNK, KTP dan kebutuhan lainnya,” paparnya.

Selain itu, Agung juga mengimbau agar masyarakat terus mengikuti perkembangan cuaca dan daerah bencana dari BMKG dan BNPB, mencatat nomor penting seperti bantuan polisi di 110.

“Sabar dan tidak emosional disepanjang jalan, Tidak membuka HP selama mengemudi,” pungkasnya.

Kasal Ajak Komisi I Kunjungi Sarang Petarung Prajurit Brigif 2 Mar

Jakarta, 20 Januari 2023, — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengajak Anggota Komisi I DPR RI Efendi Simbolon menyaksikan langsung kesigapan para prajurit Sarang Petarung Brigif 2 Marinir Sidoarjo, Jawa Timur saat melaksanakan berbagai latihan demi mewujudkan prajurit yang profesional, modern dan tanggung sesuai harapan Kasal.

Berbagai Latihan disuguhkan dalam kunjungan kerja Kasal ke Mako Brigif 2 Marinir Kesatrian Marinir R Suhadi Gedangan Sidoarjo, Kamis (19/01/2023) kemarin seperti kontak drill, penyeberangan sungai dan serbuan, drill senjata bantuan Mortir 80, halang rintang dan rubber boat slalom.

Kunjungan Kasal ke Brigif 2 Marinir didampingi Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono, Para Pejabat Utama Mabesal dan Para Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya disambut langsung Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan dan Komandan Danbrigif 2 Marinir Kolonel Marinir I Gede Edy Supryadi. Kunjungan kerja Kasal sesuai dengan program prioritas Kasal, untuk mengetahui langsung kondisi satuan operasi baik personel yang professional, modern dan tangguh untuk melaksanakan tugas yang memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi.

Rombongan Kasal dengan menggunakan Rantis P6 ATAV dan Rantis KIA diajak berkeliling melaksanakan tour facility dan mendapat penjelasan tentang situasi dan kondisi Kesatrian Marinir R Suhadi sarang petarung Prajurit Brigif 2 Marinir dari Komandan Pasmar 2 dan Komandan Brigif 2 Mar yang tentunya nantinya dapat dijadikan sebagai masukan dalam meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana dalam menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL.