Beranda blog Halaman 641

Mengenal Devina Susanto, Wanita Muda asal Cilacap Penulis Sejumlah Buku Novel

Menulis terkadang menjadi hobi di kala bosan. Dengan menulis, kamu bisa menuangkan ide-ide yang terkadang tidak bisa kamu ungkapkan secara langsung dan menggunakan diksi-diksi yang luar biasa. Bicara soal menulis, tidak semua orang mampu dan sanggup untuk menulis sebuah buku dan bahkan buku tersebut bisa menjadi best seller. Butuh ketekunan dan semangat yang membara untuk menerbitkan sebuah buku.

Devina Susanto, seorang selegram dengan akun instagram @devinasusantoo dan juga pemilik toko roti D’Vina cake yang beralamatkan di Sidareja adalah merupakan anak dari Yohanna Fitriyanti pemilik Sanggar senam Yohan’s Studio

Lahir di Purwokerto, 30 Januari 1997 Devina adalah juga seorang novelis, Ia kerap menulis untuk sejumlah novel diantarnya :

Loved by The Bastard, yang diterbitkan oleh Dark Rose Publisher. Mengisahkan tentang seorang gadis muda yang berprofesi sebagai make up artist yang harus terpaksa pura-pura menikah dengan CEO tampan sekaligus arogan. Loved by The Bastard telah dibaca lebih dari 1 juta kali di aplikasi Wattpad.

Merangkai Rindu pada Hujan. Novel kumpulan prosa tentang jatuh bangun mencintai dan merindu. Novel terbitan Transmedia ini akan menemani pembaca mengisi waktu luang.

Devina berhasil menerbitkan novel pertamanya pada tahun 2018 yakni, Loved by The Bastard. Meski begitu, ada beberapa judul novel di wattpad yang belum diterbitkan menjadi buku.

Novel berjudul “Loved by The Bastard” pertama wanita muda ini yang mengidolakan penulis Dee Lestari, ini terbit sembari menyelesaikan skripsinya di Unika Soegijapranata Semarang.

“Rasanya luar biasa karena untuk pertama kalinya aku bisa menulis lebih dari 120 halaman”, ucap devina.

Hampir semua kisah yang aku tulis punya kesan tersendiri. Karena di setiap buku itu aku menulisnya dengan sepenuh hati. Tapi novel Merangkai Rindu pada Hujan, novel terbaruku memang punya kesan khusus buatku. Selain karena itu kumpulan prosa, banyak sekali pesan yang ada di dalamnya. Kadang, lagi diem ngelamun, aku kepikiran satu prosa dan nulis di instagram, nah salah satunya ada di novel itu”, terang Devina.

Hingga kini, mahasiswi jurusan Komunikasi sekaligus selegram ini telah menerbitkan 2 judul buku dan beberapa judul novel online di wattpad.

Meski anak Yohana Fitriyanti sudah sering menulis, ia pun juga mengalami beberapa kesulitan dalam menulis seperti ketiadaan ide dalam menulis sampai pemahaman EYD, tanda baca, kosa kata dan diksi.
“Untung banget ada mas Zulham Farobi, team editorku dari Transmedia yang banyak bantu dan edit kekeliruanku” ungkap Devina

“Pernah banget. Apalagi, awalnya memang aku nggak expect bakal jadi buku. Aku cuma nulis di wattpad aja. jadi banayk EYD yang salah, kosa kata yang belum pas dan lain-lain. Terus untuk buku lainnya, aku memang mengajukan ke penerbit, dan nggak bisa di prediksi banget.. naskahnya diterima atau ditolak, prosesnya juga panjang.” terang Devina

Devina ini memiliki pesan penting untuk kita. Menulislah! Karena seperti yang dikatakan oleh Pramoedya Ananta Toer, orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah caraku tetap kembali pulang!” ungkapnya.

Kunjungi Kampung Buddis di Desa Watuagung Tambak, Kapolresta Banyumas Gelar Baksos dan Tabur Benih Ikan

Kapolresta Banyumas bersama PJU Polresta Banyumas melaksanakan kunjungan kerja di Desa Watuagung Kec. Tambak, Kab. Banyumas dalam rangka tabur benih ikan dan Bakti Sosial di kampung Buddis, Jumat (10/3/23).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, didampingi oleh PJU Polresta Banyumas dan dihadiri oleh Forkompimcam Tambak, Kepala Desa Watuagung, perangkat Desa, Ketua Vihara Vihara Bhavana Gaha Plandi Desa Watuagung serta umat Buddha dan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan diawali dengan pemberian bantuan bibit benih ikan air tawar untuk ditabur di sungai sebanyak 5.000 ekor ikan nila sebagai wujud menjaga kelestarian ekosistem sungai agar tetap terjaga.

Selanjutnya, Kapolresta Banyumas beserta PJU Polresta Banyumas mengunjungi Kampung Buddis Grumbul Plandi Desa Watuagung Rt 08/03 kec. Tambak, yang dilanjutkan jalan kaki menuju Vihara lama (Metha Bumi) meninjau Vihara dan pemberian paket sembako kepada warga umat Budhis di Vihara Bhavana Gaha Plandi Desa Watuagung.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Watuagung yang telah hadir bersilaturahmi dan bertatap muka dalam rangka kunjungan kerja dan Bakti Sosial Polresta Banyumas.

“Pada kesempatan ini kami bersyukur bisa sampai disini yang merupakan perbatasan 3 Kabupaten sambil menikmati indahnya hutan dan pemandangan. Terimakasih atas kehadiran bapak ibu sekalian, semoga bantuan kami bisa membantu meringankan beban warga masyarakat disini”, ucap Kapolresta Banyumas.

Disisi lain, Kepala Desa Watuagung bapak Tirin mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta Banyumas beserta jajaran yang telah hadir memberikan bantuan kepada warganya.

“Terimakasih kepada Kapolresta Banyumas dan jajarannya atas bantuan kepada warga kami, semoga hal ini bermanfaat dan memberikan energi positif bagi kami”, ungkap Kepala Desa.

Saat dikonfirmasi usai kegiatan, Kapolresta Banyumas menjelaskan bahwa pihaknya melakukan kunjungan kerja dalam rangka bakti sosial di Desa Watuagung berupa pemberian bantuan 5000 bibit benih ikan air tawar dan pembagian paket sembako sebanyak 150 paket kepada warga masyarakat dikampung Buddis.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang tentunya sebagai wujud kedekatan Polri dengan tokoh agama, elemen masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Personel Satgas Madago Raya Dianjurkan “Curhat” Saat Hadapi Masalah

POSO – Curahan hati alias curhat menjadi salah satu metode yang dianjurkan Psikolog Polri bagi personel Kepolisian yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya yang saat ini sedang bertugas di wilayah Operasi Satgas Madago Raya, yakni Kabupaten Poso, Parigi Moutong, Sigi, dan Tojo Unauna, Sulawesi Tengah.

Psikolog Polri yang menjabat sebagai Kabag Psipol Biro Psikologi SSDM Polri, Kombes Pol Cucuk Trihono, S.Psi., berpesan kepada Satgas Operasi Madago Raya agar mencari teman dan mengeluarkan keluh kesah jika menghadapi masalah.

“Semua kita pasti mempunyai masalah. Minimal bercerita, atau kalau bahasa sekarang, minimal curhat,” ujar Kombes Pol Cucuk Trihono kepada personel Satgas Madago Raya di Pos Sekat Balinggi Operasi Madago Raya 2023, di Kecamatan Parigi Moutong, Kamis (9/3).

Kombes Pol Cucuk Trihono menyambangi tiga Pos Operasi Madago Raya dalam rangkaian kegiatan pendampingan Psikologi bagi anggota Polri dalam Operasi Madago Raya I Tahun 2023, dengan tagline mental sehat, kerja hebat yang dilakukan Ropsi SSDM Polri yang berkolaborasi dengan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, dan Bagian SDM Polres Poso.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak seratus personel Satgas Madago Raya mendapatkan pendampingan yang dipusatkan di Pos Komando Taktis (Kotis) Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir. Kombes Pol Cucuk Trihono didampingi Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif dan Danyon B Pelopor Satbrimobda Sulteng, Kompol Robi Utomo.

Kegiatan yang melibatkan tim fasilitator pendampingan Psikologi yang terdiri dari 7 personel Biro Psikologi SSDM Polri, 5 personel Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, dan 3 personel Bagian SDM Polres Poso, dilakukan dalam rangka untuk lebih meningkatkan kinerja personel sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal, dimana operasi Madago Raya saat ini merupakan operasi untuk memelihara kondisi kamtibmas, untuk menjadi lebih baik.

“Untuk mencapai itu memerlukan satu kondisi kesehatan mental personel yang prima. Sehingga kerja dari personel ini bisa maksimal. Mental yang sehat akan mewujudkan kerja yang hebat,” kata Kombes Pol Cucuk Trihono.

Selain di Pos Kotis, Kombes Pol Cucuk Trihono bersama fasilitator Biro Psikologi SSDM Polri dan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, mengunjungi langsung 2 pos Satgas Madago Raya di Parigi Moutong.

“Pesan paling penting kepada rekan-rekan yang sedang menjalankan tugas Operasi Madago Raya di pos-pos yang kita kunjungi ini, adalah memberikan sentuhan untuk memahami dan menunjukkan perilaku empati kita kepada rekan-rekan yang sedang menjalankan tugas operasi,” tutur Kombes Pol Cucuk Trihono.

Menurutnya, para personel Satgas Madago Raya selama bertugas di lapangan pasti berinteraksi dengan berbagai pihak, sehingga memiliki kondisi psikologis yang harus dikelola dengan baik, sebab dapat menimbulkan permasalahan jika tidak tertangani.

“Pesan pentingnya, kelola masalah itu, kemudian saling berbagi diantara yang satu dengan yang lain. Kalau itu dilakukan, kepedulian antara satu dengan yang lain, ada apa-apa saling berbagi, kami yakin Insya Allah kesehatan mentalnya tetap akan terpelihara dengan baik sehingga tujuan tugas itu akan tercapai secara maksimal,” tandas Cucuk Trihono.

Respons Masalah dengan Cepat, Korps Brimob Polri Resmikan Struktur Organisasi Baru

Korps Brimob Polri meresmikan struktur organisasi baru dan pelantikan jabatan Komandan Pasukan Brimob I, II dan III. Peresmian dan pelantikan ini dilakukan di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/3/2023).

Dankor Brimob Polri Komjen Anang Revandoko mengatakan, peresmian struktur baru dan pelantikan beberapa jabatan di Korps Brimob Polri ini guna mempercepat dalam memberikan perlindungan, melayani, dan mengayomi masyarakat.

Dalam struktur organisasi yang baru, Dankor Brimob berpangkat Komjen atau bintang tiga. Sementara Wadankor Brimob berpangkat Irjen atau bintang dua. Di bawahnya ada Kepala Biro Perencanaan Operasi yang berpangkat Brigjen atau bintang satu.

Dalam struktur organisasi baru ini juga terdapat 3 Komandan Pasukan Brimob yang akan ditempatkan di tiga wilayah bagian. Pasukan Brimob I wilayah Indonesia Barat akan dipusatkan di Aceh. Untuk Pasukan Brimob II wilayah Indonesia Tengah berada di Kalimantan Timur.

“Pasukan Brimob II di wilayah Indonesia Tengah untuk menjaga kebijakan pemerintah yaitu untuk persiapan IKN bagaimana Pasukan Brimob II menjaga kebijakan kita untuk persiapan IKN yang ada di Kalimantan Timur,” kata Anang, Jumat (10/3/203).

Sementara untuk Pasukan Brimob III wilayah Timur akan bertempat di Papua khususnya di Timika. Ketiga Komandan Pasukan Brimob di tiga wilayah tersebut akan dipimpin jenderal bintang satu.

Lebih lanjut, Anang menuturkan, peresmian struktur organisasi baru di Korps Brimob merupakan kajian lama pimpinan Polri agar Korps Brimob dapat menjadi lebih baik, cepat dan profesional dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

“Korps Brimob Polri yang memiliki tugas penanganan konflik, penanganan kelompok bersenjata yang lintas Provinsi dan lintas negara, maka Polri perlu percepatan penanganan konflik di awal agar permasalahan tidak semakin melebar ke wilayah lainnya,” katanya.

Dengan kemampuan yang profesional Korps Brimob Polri dan peralatan yang modern, ia menegaskan, Korps Brimob Polri akan hadir bersama dengan masyarakat untuk Indonesia.

Apalagi, kata Anang, Indonesia akan memasuki tahun politik, sehingga perlu adanya antisipasi dan respons yang cepat untik menangani setiap permasalahan yang ada. Hal itu dilakukan belajar dari pengalaman penyelenggaraan Pemilu sebelum-sebelumnya.

“Polri pada tahun politik saat ini mengantisipasi lebih dengan kecepatan dalam merespons, serta melihat situasi jika ada potensi-potensi yang membahayakan dan bersifat mengancam kepada masyarakat dan institusi,” katanya.

Kapolda Sulteng letakkan batu pertama Bedah Rumah Polda Sulteng Peduli

PALU, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi melakukan peletakan batu pertama bedah rumah dalam tajuk Polda Sulawesi Tengah Peduli, berlangsung di Jalan Bukit Aladin Kelurahan Talise Kecamatan Mantikolore, Palu, Kamis 9 Maret 2023

Konsep pelaksanaan bedah rumah ini didasari semangat gotong royong, dimana Kapolda Sulteng yang menyiapkan material bangunan dan masyarakat sekitar yang mengerjakan bangunannya,

Hal itu dijelaskan Kabidhumas Polda Sulteng diwakili Kasubbid Penmas Kompol Sugeng lestari saat dikonfirmasi media di Palu, Kamis 9 Maret 2023.

“Benar hari ini telah dilaksanakan peletakan batu pertama bedah rumah warga di Jalan Bukit Aladin Kelurahan Talise, Palu,” jelas Kompol Sugeng lestari

Kasubbid penmas itu juga menjelaskan, Bedah Rumah Polda Sulteng Peduli, peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bapak Kapolda Sulteng didampingi Karo SDM dan disaksikan unsur Muspika, tokoh agama dan tokoh masyatakat setempat.

“Konsep pelaksanaan bedah rumah ini didasari semangat gotong royong yaitu bapak Kapolda yang siapkan bahan material bangunan dan dikerjakan oleh masyarakat dengan semangat gotong royong,” ujarnya

Mantan Wakapolres Tolitoli ini juga menyebut, warga yang mendapatkan berkah Polda Sulteng Peduli berupa Bedah Rumah adalah bapak Makmur Muhtada seorang guru mengaji. Bapak Kapolda Sulteng juga berkesempatan menyerahkan dua kursi roda kepada dua penyandang difabel.

Ini merupakan bentuk kepedulian dari Polda Sulteng kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus ini sebagai cerminan bahwa Polri khususnya Polda Sulteng selalu dekat dengan masyarakat, tutupnya.

Ropsi SSDM Polri berikan pendampingan Psikologi kepada personel Satgas Madago Raya

POSO – Biro Psikologi SSDM Polri berkolaborasi dengan Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulawesi Tengah, memberikan pendampingan Psikologi kepada seratus personel Satgas Madago Raya yang bertugas di Poso, Sulawesi Tengah, dipusatkan di Pos Kotis Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir pada Kamis 9 Maret 2023.

Pendampingan tersebut bertujuan untuk memberikan perawatan terhadap kondisi kesehatan mental psikologis personel Satgas Madago Raya di wilayah operasi. Menurunkan 15 personel Polri sebagai fasilitator yang terdiri dari personel Biro Psikologi SSDM Polri 7 orang, personel Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulawesi Tengah 5 orang, dan personel SDM Polres Poso 3 orang.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala tim Pendampingan Psikologi, Kabag Psipol Ropsi SSDM Polri, Kombes Pol Cucuk Trihono, S.Psi., Psikolog, dengan didampingi Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, dalam rangka untuk lebih meningkatkan kinerja personel sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.

Personel Satgas yang mendapatkan pendampingan juga diberikan keterampilan praktis dalam mengelola kompetensi psikologi, yang didampingi langsung Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimobda Sulawesi Tengah, Kompol Robi Utomo.

“Pendampingan yang dilakukan menggunakan salah satu metode, yakni dukungan psikologi melalui sentuhan, pemberian perhatian, olah rasa, dan terapi psikologi atau Support Psi,” jelas Kabag Psipol Ropsi SSDM Polri, Kombes Pol Cucuk Trihono

Ia juga menjelaskan, hal itu dilakukan berdasarkan hasil pemetaan untuk menangani sumber stres yang dapat berasal dari tekanan, baik dari organisasi, pekerjaan, individu, atau lingkungan,

Sehingga kepada personel bisa dibimbing untuk mewujudkan pengelolaan stress pada diri masing-masing untuk mengelola stress atau coping stres, terangnya

“Pengelolaan sumber stres melalui coping stres yang baik akan mewujudkan kesehatan mental yang prima sehingga akan menghasilkan kerja yg hebat,” ujar Kombes Pol Cucuk Trihono,

Selain untuk pemeliharaan kesehatan mental, pendampingan psikologi juga dilakukan untuk memelihara kondisi psikologi personel dalam masa operasi supaya tetap semangat sampai masa penugasan selesai, pungkasnya

Manfaatkan Lahan dan Panen Semangka Ala Polda Sulteng

PALU, Memanfaatkan lahan pekarangan yang ada di sekitar Markas Komando Polda Sulawesi Tengah kurang lebih 5 hektar, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Hery Santoso, SIK, MH mengkomandoi anggotanya untuk menanam aneka buah dan sayuran.

Setelah melalui perawatan beberapa bulan, hasil jerih payah tersebut akhirnya dapat dirasakan oleh seluruh personil Polda Sulteng yang bermarkas di Jalan Soekarno Hatta Palu tersebut.

Jumat sehat setelah melaksanakan olah raga pagi, jalan santai dan senam aerobic, Polda Sulteng melakukan panen buah semangka yang ditanam disebelah selatan tempat ibadah yang ada di Polda Sulteng itu.

Nampak kegembiraan anggota Polda Sulteng yang langsung mengambil hasil kebun tersebut baik untuk dikonsumsi maupun dibawa pulang,

“Hari ini Jumat Sehat, Jumat Berkah. Setelah berolahraga dan bergembira, ada agenda tambahan panen buah semangka,” ungkap Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu, Jumat (10/3/2023)

“Kurang lebih ada sepuluh jenis tanaman yang ditanam di pekarangan Polda Sulteng itu,” jelas Kasubbid Penmas.

“Ada buah semangka, melon, nanas, pisang, sayur bayam, sayur kangkung, durian, dan lain-lain,” sebutnya

Alhamdullilah hari ini hasilnya dapat dirasakan seluruh anggota Polda Sulteng, pungkasnya.

Bantu Polisi Tangkap Pelaku Kejahatan Jalanan, 3 Orang Warga Diganjar Penghargaan

Magelang – Kapolresta Magelang Polda Jateng Kombes Pol Ruruh Wicaksono S.I.K, S.H, M.H berikan reward / penghargaan kepada 3 orang yang berjasa membantu Kepolisian menangkap pelaku kejahatan jalanan. Pemberian penghargaan dilaksanakan bersamaan dengan apel pagi personil Polresta Magelang di halaman depan lapangan apel Mapolresta Magelang pada, Kamis (9/3/2023).

Kegiatan diikuti Wakapolresta Magelang Kompol Aron Sebastian S.I.K, M.SI, para Kabag, Kasat, para perwira, dan seluruh Kapolsek jajaran, semua anggota serta ASN Polresta Magelang.

Ke tiga orang penerima penghargaan masing masing, Didik Hermawan (41 thn), swasta, alamat Perum Bumi Kirana Dusun Manggoran Rt 002 Rw 007 Desa Bondowoso Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang dan M.Kholik Sugiarto, (44 thn), karyawan swasta alamat  Dusun Brajan 001/011 Desa Danurejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang serta Muslim Siregar, (32 thn), Pengacara, alamat Dusun Neglasari 032/008 Desa Purwadadi Barat Kecamatan Purwadadi Kabupaten Subang Jawa barat.

Selaku pimpinan apel Kapolresta Magelang dalam sambutannya menyampaikan, “Terimakasih hari ini kita berikan penghargaan kepada 3 orang warga masyarakat karena telah berjasa membantu Polisi menangkap pelaku kejahatan jalanan”, ungkapnya.

“Perlu diketahui mereka bertiga saat sedang mengendari mobil pada hari Senin (6/3/2023) sekira pukul 04.00 wib di wilayah Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang melihat secara langsung dua orang pengendara berboncengan membawa clurit dengan diacung acungkan keatas serta menggores goreskan clurit ke aspal yang di depannya ada ibu ibu kemungkinan akan ke pasar”.

“Inisiatif mereka bertiga sebagai warga negara yang baik juga karena sebelumnya ada beberapa kejadian pembacokan diantaranya Muntilan, Grabag, serta Salaman, yang rata rata pelakunya kebetulan anak dibawah umur masih berstatus pelajar, ini sangat membuat kita prihatin”, imbuhnya.

Minggu depan kami akan undang tatap muka dengan para Kepala Sekolah SMP, SMK, SMA, Madrasah jangan sampai mereka beranggapan kejadian ini hanya tugas Polisi, ketika sekolah menjadi tanggung jawab sekolah, kalau di luar adalah tugas kita semua untuk mengawasi, dan di rumah adalah keluarga yang bertanggung jawab. “Yang menjadi masalah disini kita tidak bisa sepenuhnya mengawasi”, terang Kapolresta Magelang.

Kombes Pol Ruruh mengatakan, “Kejadian di Mertoyudan kemarin kalau tidak ada bapak bapak ini akibatnya seperti apa kejadian berikutnya, karena di Muntilan kejadiannya juga sama mengayunkan senjata tajam jenis clurit diarahkan kepada setiap pengendara yang melintas padahal tidak salah tidak saling kenal. Untuk itu kepada rekan rekan agar tingkatkan patroli terutama malam minggu malam panjang”.

“Hasil pemeriksaan dua orang pelaku kejadian di Mertoyudan mereka masih anak pelajar SMK didahului minum minuman keras pada jam sepuluh malam, karena minuman habis sekira jam dua dini hari keluar lagi untuk beli rokok sambil membawa clurit namun ternyata beli minuman keras dan meminumnya lagi”, ujarnya.

“Yang membuat bapak bapak bertiga kaget adalah ketika itu saat diperjalanan tidak hanya mengacungkan clurit namun sempat memecahkan spion mobil dan memukul mukul kap mobil beberapa kali, akhirnya dikejar dan dipepet pengendara sepeda motor terjatuh. Beberapa menit kemudian petugas dari Polsek Mertoyudan tiba di lokasi kejadian mengamankan kedua anak tersebut yang belum sempat lari karena kondisi mabuk berat”.

Oleh karena itu kami dari Polresta Magelang mengapresiasi serta memberikan penghargaan kepada tiga orang bapak ini yang telah membantu Kepolisian menangkap pelaku kejahatan jalanan. “Kepada Kapolsek Mertoyudan AKP.Winadi S.H kami juga terimakasih atas respon cepatnya menanggapi laporan dari masyarakat, juga kepada anggota yang kebetulan sedang piket agar selalu siaga, kapan siapapun masyarakat yang laporan untuk direspon cepat”, tandas Ruruh.

“Kami berpesan kepada masyarakat tolong awasi anak anak kita dalam pergaulan jangan sampai menjadi genk yang lebih besar yang nantinya akan lebih sulit diatasi. Karena anak anak ini telah membuat akun medsos yang tidak diketahui pihak sekolah untuk melakukan tantang tantangan”, pungkasnya.

Bekali Warga Binaan Keterampilan, Ibu Iriana: Keluar dari Sini Bisa Mandiri

Dalam kunjungannya ke Provinsi Lampung, Ibu Iriana Joko Widodo bersama para anggota OASE KIM mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung, pada hari Rabu, 8 Maret 2023. Di sana, Ibu Iriana bersama anggota OASE KIM meninjau kegiatan pembinaan keterampilan bagi para warga binaan di lapas tersebut.

“Di sini kita menghadiri di lapas, ternyata warga binaan ini sangat senang sekali sudah ada pembinaan, masing-masing bisa punya keterampilan,” ucap Ibu Iriana usai peninjauan.

Ibu Iriana berharap agar nantinya, warga binaan yang sudah bisa meninggalkan lapas dapat hidup mandiri dengan menggunakan keterampilan yang diperoleh. “Nanti keluar dari sini bisa mandiri,” ucap Ibu Iriana.

Senada, Ketua Bidang 3 OASE KIM Loemongga Kartasasmita berharap dengan diberikannya pembinaan tersebut, warga binaan yang telah keluar dari lapas nantinya dapat memiliki kesempatan pekerjaan dengan keterampilan yang telah dimiliki.

“Nantinya juga kami harapkan warga nanti—warga binaan—keluar nanti mereka bisa memiliki kesempatan atau alternatif pekerjaan karena keterampilan yang kami sampaikan ini bisa memiliki kesempatan yang lebih baik, keluar dari sini itu ada bayangan mereka bisa ngapain aja,” tandasnya.

Lebih lanjut, Loemongga menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh OASE KIM tersebut telah dilaksanakan selama tiga minggu dengan memberikan keterampilan dalam hal kerajinan tangan dan kuliner.

“Kami dari Bidang 3 mewakili OASE Kabinet Indonesia Maju melakukan pembinaan selama tiga minggu yang lalu hingga kemarin. Jadi pembinaannya itu adalah di bidang kuliner, kemudian juga diberikan beberapa keterampilan kerajinan,” tandasnya.

Adapun keterampilan yang diberikan pada warga binaan tersebut diantaranya keterampilan dalam membuat tapis, kerajinan tradisional sulam benang asal Lampung. Loemongga menyebut para warga binaan di sana diajarkan untuk membuat tapis yang lebih modern.

“Diberikan pengetahuan dan cara-cara untuk bisa membuat tapis yang lebih modern sehingga bisa lebih bersaing dan bisa menjadi bekal bagi warga binaan kelak kalau sudah keluar dari lapas ini,” jelasnya.

Bentrok Antar Ormas di Kecamatan Sumbang, Begini Kata Kapolresta Banyumas

Polresta Banyumas tengah melakukan penyelidikan terkait Bentrok antar organisasi masyarakat (ormas) yang melibatkan Pemuda Pancasila (PP) dengan Lowo Ireng (LI) yang terjadi di Dusun Keradenan, Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Selasa (7/3/2023) malam.

Hal ini dikemukakan oleh Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, kepada awak media di depan kantor Sat Reskrim Polresta Banyumas, Rabu siang (8/3/23).

Kapolresta Banyumas menjelaskan kronologi tersebut berawal pada bulan Februari tanggal 22 Februari 2023, pada saat ada pembangunan proyek wanawisata di Desa Gandatapa Kec. Sumbang yang mempekerjakan Ketua Paguyuban Lowo Ireng Kab. Banyumas beserta anggotanya.

Dalam pembangunan wanasiwata tersebut, mengakibatkan aliran sungai menjadi tersumbat dimana diketahui aliran sungai tersebut merupakan satu satunya fasilitas pengairan yang digunakan warga sekitar untuk mengaliri sawah dan kolam ikan milik warga sekitar.

Sehingga timbul masalah antara pemilik proyek wahana bermain yaitu Imam dengan warga pemilik kolam ikan.

“Namun dari informasi yang kami dapatkan, sudah terjadi kesepakatan bahwa akan diganti. Sehingga kemarin (7/3) akan dilakukan penimbangan terhadap beban kerugian daripada warga tersebut,” jelas Kombes Pol Edy.

“Dari informasi yang kami dapatkan pada saat penimbangan terhadap beban kerugian warga sudah mulai terjadi keributan, dimana di sana sudah ada oknum Lowo Ireng dan oknum PP,” sambungnya.

Dan di hari yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB terjadilah keributan sehingga mengakibatkan 2 orang korban dari pihak Lowo Ireng.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, olah TKP dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kemarin kita sudah periksa 8 orang saksi, dan orang lainnya hari ini ada 9 orang lagi kita lakukan pemeriksaan,” paparnya.

Menurut Kapolresta, untuk pelaku sedang dilakukan pengejaran dan dihimbau untuk segera menyerahkan diri.

“Orang-orang yang terkait kami akan panggil dan akan kami minta keterangan. Dan beberapa pelaku kita sedang lakukan pengejaran, dan kami himbau juga kepada pelaku segera menyerahkan diri,” terangnya.

Dari kejadian tersebut Kapolresta Banyumas menekankan bahwa tidak dibenarkan untuk masyarakat maupun ormas main hakim sendiri.

“Tidak ada organisasi apapun yg kedudukannya diatas hukum, sehingga saya minta semua harus menghormati hukum dan apabila ada yang mengetehui segera melaporkan ke pihak Kepolisian terdekat”, ungkapnya.

Selain itu, diakhir wawancara, terkait peristiwa tersebut Kapolresta juga mengimbau kepada masyarakat tentang aksi ormas yang meresahkan masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan kepihak Kepolisian.

“Pada kesempatan ini saya imbau kepada masyarakat, apa bila ada intimidasi, pengancaman, pemaksaan dan segala macam bentuk premanisme agar berani melaporkan kepada pihak kepolisian jangan takut karena kami Polda Jateng dalam hal ini Polresta Banyumas hadir ditengah masyarakat sebagai reperesntasi negara. Setiap laporan terkait aksi premanisme pasti akan kami tindak”, imbau Kapolresta.