Beranda blog Halaman 630

Kombes Polisi Djoko Wienartono resmi jabat Kabidhumas Polda Sulteng

PALU, Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) merupakan pengalaman baru bagi Kombes Pol Djoko Wienarto, SIK,SH,MH yang memiliki pengalaman dibidang Reserse Kriminal (Reskrim),

Hari ini KBP Djoko Wienartono dilantik menjadi Kabidhumas Polda Sulteng bersama 3 pejabat utama lain dan 2 Kapolres oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho yang berlangsung di Aula Rupatama Polda Sulteng, Senin (10/4/2023)

Djoko Wienartono sebelumnya memegang jabatan fungsional Auditor Madya tingkat III Pada Itwasda Polda Sulteng. Pembawaannya low profile dan ingin belajar dengan dinamika tugas yang ada di Bidhumas Polda Sulteng

“Tugas di Bidang Humas merupakan pengalaman baru, tetapi saya segera menyesuaikan dan belajar tentang tugas-tugas humas,” ungkapnya dihadapan media di Palu, Senin (10/4/2023)

Humas saat sekarang ini berbeda dengan humas jaman dahulu yang hanya sebagai corong organisasi. Humas saat ini merupakan fungsi operasional sama dengan fungsi operasional lainnya di Kepolisian, ujarnya

Ia juga mengatakan sebagai pejabat Kabidhumas yang baru saya ingin menjaga kemitraan, komunikasi dan kerjasama dengan teman-teman media. Karena baik buruknya organisasi Polri tidak lepas dari peran media,

Polda Sulawesi Tengah dikenal masyarakat luas atas keberhasilannya karena adanya peran dari media, demikian juga media memiliki peran fungsi kontrol dan pengawasan tugas-tugas Polri dengan melakukan kritikan yang konstruktif untuk perbaikan Polri, terang mantan Wadirreskrimum Polda Sulut ini.

Oleh karena itu komunikasi dan kerjasama dengan media akan kami utamakan guna membangun citra positif Polda Sulteng dan meningkatnya kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri, pungkasnya

30 Ribu Paket Sembako dari Kapolri Diserahkan ke Persis Wilayah Jakarta, Banten dan Jabar

Pendistribusian bantuan kemanusiaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih terus dilakukan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Persatuan Islam (PERSIS). Sebanyak 30 ribu paket sembako diberikan kepada Persis di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, 30 ribu paket sembako didistribusikan mulai dari gudang Slog Polri di Cipinang, Jakarta Timur ke Persis di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

“Sebanyak 60 unit truk memuat paket sembako sebanyak 30.000 dari gudang Slog Polri dengan pengawalan PJR melaksanakan pendistribusian kepada PERSIS (Persatuan Islam) di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 April 2023.

Sandi menuturkan, pembagian paket sembako kepada PERSIS (Persatuan Islam), terdiri dari 5.500 paket sembako ke wilayah Jakarta, 3.000 paket sembako ke Banten dan 21.500 ke delapan titik di wilayah Jawa Barat

“Dalam rangka kelancaran pendistribusian seluruh truk didampingi masing-masing dua orang personel Slog Polri untuk melaksanakan koordinasi kepada para pengurus PERSIS (Persatuan Islam) di setiap wilayah,” katanya.

Dengan bantuan dari Kapolri ini, Sandi berharap dapat mengurangi atau membantu beban dari anggota PERSIS untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok atau sembako.

“Bantuan Kapolri akan terus disalurkan untuk membantu masyarakat siapapun itu yang membutuhkan, yang terdampak fluktuasi harga bahan pokok selama Ramadan,” ujarnya.

Awali tugas, Kapolda Sulteng pimpin sertijab 4 PJU dan 2 Kapolres

PALU – Mengawali tugasnya di Polda Sulawesi Tengah Irjen Pol Agus Nugroho memimpin pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) 4 pejabat utama (Pju) dan 2 Kapolres, di ruang Rupatama Polda Sulteng, Senin (10/4/2023)

Pejabat utama yang dilantik dan melaksanakan setijab adalah Dirlantas Polda Sulteng, Dirpamobvit Polda Sulteng, Dirresnarkoba Polda Sulteng dan Kabidhumas. Sementara Kapolres yang melaksanakan sertijab Kapolres Poso dan Kapolres Touna.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho menyampaikan ucapan terima kepada kepada pejabat lama Polda Sulawesi Tengah

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas komitmen, integritas, loyalitas, kinerja dan inovasinya dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah,” ucapnya

“Sayapun mengucapkan terima kasih kepada Ny. Adhi Purbowo dan Ny. Suprayitno yang telah mendampingi suaminya selama melaksanakan tugas di Polda Sulawesi Tengah serta atas dedikasinya didalam memajukan Bhayangkari daerah Sulawesi Tengah” terang Irjen Agus Nugroho.

Kapolda Sulteng itu juga memberikan pesan kepada pejabat yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat atas promosi jabatannya selamat datang dan selamat bergabung di jajaran Polda Sulawesi Tengah,

“Semoga saudara-saudara dapat segera menyesuaikan dengan situasi, kondisi dan lingkungan kerja yang baru, sehingga senantiasa mendapatkan kesuksesan serta keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas, di tempat yang baru,” pesannya

“Saya berharap kiranya saudara-saudara mampu menciptakan terobosan-terobosan kreatif dalam memelihara dan menjaga kamtibmas di wilayah kerjanya masing-masing dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk terus bercipta dan berkarya serta, meneruskan dan meningkatkan capaian-capaian prestasi yang sudah ditorehkan, dengan selalu berpedoman pada program prioritas Kapolri (Presisi),” pungkasnya.

Untuk diketahui sesuai Surat Telegram Kapolri tanggal 27 Maret 2023 terdapat 4 PJU Polda Sulteng dan 2 Kapolres yang dirotasi, mereka hari ini mereka dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kapolda Sulteng, antara lain KBP Djoko Wienarto, SIK,SH,MH menjabat Kabidhumas Polda Sulteng menggantikan KBP Didik Supranoto,SIK,MH

Dirlantas Polda Sulteng dijabat KBP Dodi Darjanto, SIK menggantikan KBP Kingkin Winisuda, SH, SIK, Dirresnarkoba Polda Sulteng dijabat AKBP Dasmin Ginting SIK menggantikan KBP Adhi Purboyo, SIK, MH, Dirpamobvit Polda Sulteng dijabat KBP Choiron El Atiq, SH, SIK, MH menggantikan KBP Suprayitno, SH, SIK.

Sementara jabatan 2 Kapolres yang berganti adalah Kapolres Poso dijabat AKBP Riski Fara Sandhy, SIK,MIK menggantikan AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf yang akan menjabat sebagai Wadansat Brimob Polda Sulteng, sedangkan jabatan Kapolres Tojo Unauna dijabat oleh AKBP S. Sophian, SIK, MH menggantikan AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK.

Polresta Magelang Ungkap Ratusan Kilogram Obat Mercon Berikut Bahan Bakunya

MAGELANG – Satreskrim Polresta Magelang Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan ratusan kilogram obat mercon jadi dan bahan pembuat obat mercon di dua tempat yang berbeda di wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (09/04/2023) dini hari.

Polresta Magelang, juga berhasil mengamankan tiga orang pelaku terkait dengan kepemilikan obat mercon jadi, bahan-bahan pembuat serta peralatan untuk meraciknya.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan ketiga pelaku yang berhasil diamankan adalah MYA (28), SM (20), keduanya warga Desa/Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Serta MAR (28) warga Desa Mantingan, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

“Bahwa tadi malam, hari Minggu tanggal 9 April 2023 pukul 22.30 WIB telah berhasil diamankan 3 (tiga) pelaku di Dusun Krajan, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang,” jelasnya.

Kombes Ruruh menyampaikan bahwa informasi berawal dari Tim Resmob Polresta Magelang yang melaksanakan backup Unit Reskrim Polsek Srumbung. Dua orang pelaku berhasil diamankan yaitu, MYA, dan SM. Dari keterangan keduanya disebutkan bahwa obat mercon tersebut didapatkan dengan cara membeli melalui aplikasi Shoppe. Namun setelah dilakukan introgasi keduanya tidak dapat menunjukan bukti transaksi.

“Setelah dilakukan pengembangan akhirnya mengaku bahwa keduanya membeli obat tersebut melalui MAR berjumlah 250 Kilogram. Dalam bentuk bahan berupa potassium 150 Kg, Belerang 125 Kg, Brom 24 Kg, dan sumbu 100 lembar dengan harga seluruhnya Rp 26.400.000,” terang Kombes Ruruh.

Berdasar keterangan MAR didapat informasi bahwa yang bersangkutan memperoleh obat mercon tersebut dari “E” alamat Sukabumi. Barang yang dibeli berupa potassium 250 Kg, Belerang 475 Kg, dan Brom 5 drum dengan berat total 125 Kg, dengan harga Rp 34.750.000.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Sat Reskrim Polresta Magelang.

Di lokasi yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Drs. Adi Waryanto mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin atas kejadian tersebut. Seharusnya masyarakat Magelang dapat mengambil hikmah dengan kejadian di Kaliangkrik, yakni dengan menyimpan obat bahan baku petasan sangat riskan dan berpotensi membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mohon semua pihak untuk terus senantiasa memberikan edukasi atas bahayanya obat petasan ini. Serta kami secara fungsional melalui aparat pemerintahan akan memberikan imbauan agar warga tidak menyimpan dan meracik bahan berbahaya ini,” ujar Adi Waryanto.

Selanjutnya Dandim 0705 Magelang Letkol Inf Jarot Susanto menambahkan sependapat dan mendukung apa yang di sampaikan oleh Sekda Kabupaten Magelang, bahwa kejadian ini bisa menjadi tolok ukur bagi semua.

“Kejadian di wilayah Kaliangkrik adalah pelajaran bagi kita. Kami mengharap seluruh warga ikut serta membasmi terhadap peredaran mercon seperti ini,” tegas Letkol Jarot.

Kapolresta Magelang menambahkan bahwa siang ini sudah mengundang Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Tengah untuk melaksanakan disposal atau pemusnahan sebagian barang bukti yang cukup berbahaya ini.

“Sebagian akan kita sisihkan untuk keperluan penyidikan karena jumlahnya cukup besar. Sehubungan dengan perkara tersebut, ketiga pelaku kami lakukan penyidikan dengan menerapkan Pasal 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Kombes Pol Ruruh. (*)

Belanja Pakai Uang Palsu di Sunmori, Warga Kemranjen Banyumas Diamankan Polisi

Unit Reskrim Polsek Purwokerto Timur bersama Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Banyumas telah mengungkap kasus dugaan terjadinya tindak pidana peredaran uang palsu di wilayah Purwokerto Timur Kab. Banyumas, Minggu (9/4/24).

Terbongkarnya kasus ini lantaran Polisi menerima laporan warga di pasar tumpah Sunmori GOR Satria Purwokerto yang geram dengan aksi PS (52) warga desa Pagerlaang Kec. Kemranjen yang kedapatan membeli barang menggunakan uang palsu.

“Petugas langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku agar terhindar dari amuk massa dan membawa ke Polsek Purwokerto Timur”, ungkap Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Supriadi S, SIK, MH.

Sementara itu Kapolsek Purwokerto Timur AKBP Sambas Budi W, SH, menjelaskan bahwa pada pukul 10.30 wib, pelaku PS telah diamankan oleh warga di Pasar Tumpah GOR Satria Purwokerto karena mengedarkan uang palsu dengan cara membeli celana, kembang api, dan makanan sale.

“Saat diamankan, petugas mendapati 3 lembar Uang palsu pecahan 100.000 dan Uang asli senilai Rp. 185.000,- dari hasil kembalian penggunaan uang palsu”, ungkap Kapolsek.

Dari kejadian tersebut petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah pelaku dan berhasil menyita uang palsu sebanyak 30 lembar uang seratusan dan 15 lembar uang palsu pecahan Rp.50.000, sehingga total uang palsu sebanyak 35 lembar uang seratusan dan 15 lembar uang palsu Rp. 50.000,-.

“Kita melakukan pengembangan dan penelusuran ke rumah pelaku. Dari sana di dapati masih ada uang palsu sebanyak Rp3.750.000. Uang tersebut masih utuh dan belum dipakai pelaku,” kata Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, untuk mendapatkan uang palsu tersebut, pelaku memesan kepada orang lain secara online kemudian uang itu dikirim untuk diedarkan sendiri.

“Menurut pengakuannya, uang palsu didapat dari online. Kemudian pesan melalui aplikasi telegram selanjutnya barang dikirim melalui ekspedisi,” jelas Kapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 36 ayat (2), (3) UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang jo pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

PEPADI Kab Kebumen Gelar Ketoprak ” Babad Kebumen ” Di Gedung Seni Krida Bhakti.

KEBUMEN – PEPADI Kab Kebumen yang diketuai oleh R. Suman Sri Husodo menggelar Seni Budaya ketoprak dengan judul Babad Kebumen hari sabtu 8 April 2023 di Gedung Krida Bhakti.

Dalam acara tersebut dihadiri Dra Sri Kuntarti Msi kepala dinas pariwisata dan kebudayaan kab kebumen, ketua DPRD kab kebumen H .Sarimun,S.Sy , Anggota DPR RI Ir, KRT H.DARURI Wonodipuro, M.M, IPU , DPR Provinsi Jawa Tengah Saeful Hadi,S.Kom Ketua DKD Kab Kebumen Pekik Sat Siswonirmolo ,S.Pd.MPd , Wahyu Setiawan,S.Sy.MM Korps Komando Pusat DPP RI LIN Lembaga Investigasi Negara, Muspika Kecamatan Karang Anyar dan seluruh tokoh budayawan Kebumen dan sebagai sebagai Tamu Kehormatan Diantaranya Agus Gunawan, SH.MH Ketua Umum Dewan Pers Nusantara, Komisaris SCMI Cleopatra Natalie Aggazy S.H, M.H, Wadan III Korps Komando D. Silalahi.

Acara di awali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan memberikan penghargaan Seni Budaya kepada R. Suman Sri Husodo sebagai Tokoh Budayawan Kab Kebumen.
Dalam sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Kebumen Dra Sri Kuntarti Msi menyampaikan pesan Bupati agar Seni Budaya lokal seperti ketoprak harus dilestarikan dan kita harus silih asah, silih asih dan asuh dalam Seni tradisional.

Setelah sambutan selesai acara Ketoprak ” Babad Kebumen ” pun dimulai yang semua pemain ketopraknya adalah dalang-dalang binaan R. Suman Sri Husodo.

(Mardani Lubis)

DPC LIN Kota Bekasi Selenggarakan BASAR AMAL RAMADAN Dengan Tema BERSAMA KITA BISA,

DPC LIN Kota Bekasi kembali melakukan Aksi Giat Sosial ditengah masyarakat, kali ini DPC LIN Kota Bekasi menyelengarakan BAZAR AMAL RAMADHAN dengan Tema BERSAMA KITA BISA yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 April 2023 nanti.

Hasil yang akan kami kumpulkan lewat giat ini sepenuhnya akan didonasikan untuk adik adik Yatim Piatu dilingkungan tempat penyelengaraan Bazar tersebut, tepatnya area sekitar Kantor Kecamatan Bekasi Utara” Ujar Frits Saikat Ketua DPC LIN Kota Bekasi saat ditemui rekan Media.

Kolaborasi ini didukung oleh segenap element baik dari teman teman Jurnalis, Pemerintah Kota Bekasi dan Organisasi lainya
Pak Tri Adhianto PLT Walikota melalui Pak Sumpono Brahma selaku Camat Bekasi Utara sangat mendukung giat giat positif yang bisa mendorong majunya UMKM lewat Bazar Amal tersebut.

Bentuk sinergritas lintas elemen Pemerintah dan Organisasi Masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa Organisasi Masyarakat yang ada di Kota Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi mampu menyentuh ke akar rumput, kami hadir dari Masyarakat dan untuk Masyarakat”.
tutup Frits Saikat

Fenomena ‘MENDADAK JADI ALIM’ Jelang Pemilu 2024* Oleh : Dede Farhan Aulawi (Pengamat Perilaku Sosial)

Jelang pelaksanaan pesta demokrasi yang rencananya akan digelar pada tahun 2024, ada fenomena yang sangat menarik di sekitar kita. Tiba – tiba jalanan dan tempat – tempat publik banyak dihiasi oleh aneka spanduk, poster, dan berbagai media publik lainnya yang menampilkan sosok diri seolah -olah peduli dengan rakyat. Seolah – olah mereka sangat peduli dengan kesulitan rakyat. Padahal saat rakyat menjerit dan berteriak tentang kesulitan yang dideritanya, kebanyakan mereka seolah menutup mata dan tidak peduli.

Bukan itu saja, di tahun politik ini nampaknya banyak fenomena “mendadak jadi alim”. Lihat saja mereka yang sehari – harinya tidak pakai kerudung, kopiah, surban, baju koko, dan lain – lain, kok tiba-tiba di berbagai spanduk, poster, dan media lainnya jadi alim. Kenapa mereka tidak tampil apa adanya ? Inilah fenomena politik yang penuh dengan intrik dan kepalsuan. Inilah politik penyamaran identitas untuk mengelabui sebagian rakyat yang bisa ia kelabui.

Ada juga mereka yang membangun ‘Citra Diri’ seolah – olah dekat dengan orang kecil. Menyuapi makan fakir miskin, merangkul nenek sepuh, dan peduli pada yatim. Padahal selama ini jalan fikiran dan jalan perbuatan dalam membuat produk politik banyak yang menyusahkan rakyatnya dan melahirkan yatim – yatim baru. Kalau hal ini dipertanyakan oleh rakyatnya sendiri, biasanya sebagian mereka pada jurus menghindar dengan berbagai dalih dan argumen politik sebagai pembenaran diri.

Rakyat kita perlu terus diajarkan pendidikan politik yang cerdas dan berintegritas. Meskipun tentu bukan perkara yang mudah, karena politik transaksional telah berlangsung lama dan seolah seperti sudah mengakar dan membudaya. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan bahwa panggung politik banyak dihiasi oleh mereka kaum ‘pemilik modal’. Meskipun sebenarnya ada banyak kader anak bangsa yang potensial namun karena mereka tidak memiliki modal finansial akhirnya tersisihkan dan terdampar di pinggir kehidupan.

Memilih calon pemimpin dan calon wakil kita bukanlah perkara ringan. Ingatlah siapapun yang akan kita pilih akan berdampak pada masa depan kita dan generasi yang akan datang. Intelektualitas saja tidaklah cukup karena ia pun harus memiliki. ‘standar moral dan akhlaq ‘ yang harus dan patut diteladani. Begitu nilai moralnya rendah, maka ia akan melahirkan kebijakan – kebijakan yang tidak berlandaskan pada nilai moral yang luhur.

Siapapun kandidat yang akan kita pilih, pastikan bahwa ia bukanlah kader pengkhianat bangsa yang hanya akan menjual kekayaan negara untuk keuntungan pribadi dan golongannya. Ingatlah kandidat yang akan kita pilih bisa berpengaruh pada keimanan dan ketaqwaan anak cucu kita di masa yang akan datang. Jika mereka yang dipilih jauh dari nilai – nilai ajaran agama, maka kebijakan yang akan dia buat setelah mendapatkan kekuasaan bisa dipastikan akan berpotensi jauh dari nilai – nilai keagamaan. Ingatlah bahwa saat kita berada di bilik-bilik pencoblosan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Jangan serampangan memilih calon pemimpin hanya karena dia sudah berbagi uang.

Jika kita memilih seseorang karena uang yang telah dibagikannya, maka kita telah berkontribusi memelihara praktek kecurangan, manipulasi dan korupsi. Lihatlah jejak langkah pengabdian mereka selama ini kepada masyarakat. Jangan hanya dilihat dekat kepada rakyat hanya saat mau pemilu saja. Jika mereka dekat dan turun ke masyarakat hanya saat mendekati pemilu saja, maka itulah kedekatan semu yang hanya melahirkan para pemimpin yang tidak memiliki ikatan batin dengan rakyatnya. Bagaimana kita bisa berharap mereka bisa menyalurkan aspirasi rakyatnya jika mereka tidak memiliki ikatan batin dengan rakyat yang diwakilinya?

Coba tataplah mereka yang di poster – poster itu tampak ramah tersenyum sumringah, padahal terkadang sebagian saat menerima keluh kesah rakyatnya dihadapi dengan wajah ketus penuh kebencian. Itulah di berbagai kesempatan, para kaum cerdik cendekia memiliki kewajiban moral untuk membuka wawasan politik rakyat yang mencerdaskan dan mencerahkan. Jangan malah terjebak turut mewarnai ‘dusta politik ‘ dengan perilaku dan ucapan yang membodohi rakyat. Kaum cerdik cendekia memiliki kapasitas intelektual berlandaskan nilai-nilai moral untuk membangun peradaban manusia yang luhur dan berkarakter.

Mari kita semua gaungkan tekad untuk memperbaiki peradaban bangsa dengan cara sederhana, yaitu pilihlah calon pemimpin dan calon wakil kita yang bermoral, cerdas dan berintegritas sebagai bentuk kecintaan kita terhadap bangsa dan negara.

Delapan Ormas dan Salah satu pengusaha CV Syahrul kota bitung Berkolaborasi membagikan Takjil gratis buat umat Muslim di kota bitung.

Bitung – 1444 Takjil di bagikan ke masyarakat umat muslim di kota bitung di beberapa Titik . Ada pun Titik pembagian Takjil tersebut patung kuda Tangkoko Girian,pusat kota bitung Dan di pateten (Ruko)

Alhamdulillah dengan Ada nya kegiatan Seperti ini adalah ajang silaturahmi buat kami untuk bisa saling ber jabat tangan dan saling bertatap muka di Acara ini sehingga Qt bisa Saling kenal Satu sama lain dengan ketua2 ormas yang ada di kota bitung.ungkap ketua DPC Lin kota bitung.
Ada pun pejabat2 Tinggi kota bitung Sulawesi Utara yang Hadir ya itu wakil walikota Bitung Hengki Honandar, SE beserta staf. Dan dari pihak polres Bitung ,bahkan Dari anggota Dandim 1013 pula ikut Hadir di acara Tersebut yang di buat oleh beberapa ormas2 dan LSM yang ada di kota Bitung yang di kordinir oleh Soeyadi Aipda Duhe.S.Sos yang Termaksut juga Anggota kepolisian Ri.

Ramadhan adalah bulan yang mulia dan penuh dengan keberkahan, di dalamnya kita tidak hanya di didik tentang potensi Ruhani melainkan juga di didik tentang potensi sosial dalam bingkai kemanusiaan. Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Investigasi Negara (LIN) dan beberapa organisasi yang sempat hadir dalam rangka membagikan Takjil buka puasa di beberapa titik sebanyak 1444 takjil.

Lin tidak hanya bergerak dalam urusan Negara, tetapi juga melalui gerakan kemanusiaan .ungkap ketua DPC Lembaga investigasi Negara Republik Indonesia Frelly Hamzah.

Selesai pembagian Takjil di beberapa Titik Tersebut Maka delapan ormas dan Salah satu pengusaha balik ke Wangurer kampung Ramadhan untuk Berbuka bersama Sambil menunggu kedatangan wakil walikota Bitung beserta beberapa Sataf beliau.

Identitas Terungkap, Mayat yang ditemukan di Tengah Laut Ayah, adalah Nelayan Asal Kabupaten Karawang Jabar

Kebumen – Identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung oleh nelayan di Laut Samudra Indonesia, dengan jarak kurang lebih 2 mil dari lepas Pantai Pasir, masuk Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada hari Sabtu 8 April 2023, telah diketahui.

Mayat identik dengan warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang bernama M. Zet Sartono (43), yang dilaporkan hilang sejak hari Minggu 2 April 2023.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, terungkapnya identitas korban dari foto selebaran yang dibagikan Polres Kebumen melalui medsos ataupun pesan berantai Whatshaap.

“Ada anggota keluarga yang mengenali tato dan celana dari foto korban yang kita bagikan. Lalu keluarga menghubungi Sat Polairud Polres Garut untuk mencoba menghubungi kami (Polres Kebumen),” jelas AKP Heru, Minggu 9 April 2023.

Setelah menghubungi Polres Kebumen, lanjut AKP Heru, keluarga korban juga mengirimkan foto korban semasa masih hidup, dengan tato serta celananya identik dengan korban yang ditemukan lepas Pantai Pasir Ayah.

Dengan terungkapnya identitas korban, AKP Heru mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang bergerak cepat membagikan informasi dari Polres Kebumen sehingga kurang dari 1×24 jam jenazah bisa dikenali.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang ikut aktif berpartisipasi dalam pengungkapan jati diri korban, dengan membagikan informasi dari kami,” pungkasnya.

Lanjut AKP Heru, menurut keterangan dari Sat Polairud Polres Garut, korban yang juga berprofesi sebagai nelayan dinyatakan hilang sejak hari Minggu 2 April 2023.

Saat itu korban pergi berlayar mencari benih lobster di perairan laut garut dengan menggunakan kapal seorang diri. Namun setelah berangkat, korban tidak pernah kembali.

Saat ini jenazah masih di RSUD Kebumen menunggu pihak keluarga menjemput untuk dimakamkan.