Beranda blog Halaman 595

Polri Peduli Lingkungan, Polresta Banyumas Korve Bersihkan Sampah di Komplek Pertokoan Kebondalem

Jajaran Kepolisian tak hanya peduli terhadap warga namun juga peduli terhadap kebersihan Lingkungan. Seperti yang dilakukan oleh Jajaran Polresta Banyumas bersama relawan dan petugas kebersihan Kab. Banyumas melaksanakan korve bersama.

Diawali dengan apel kesiapan di Polsek Purwokerto Timur, kegiatan korve kebersihan lingkungan ini menyasar pada komplek pertokoan Kebondalem Purwokerto Timur, Kamis (13/7/23).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kabag SDM Polresta Banyumas Kompol Sukarwan, SH, MM, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mewujudkan kepedulian Polri terhadap lingkungan dalam menjaga lingkungan bersih bebas sampah.

“Melalui kegiatan peduli lingkungan ini kita mengajak dan mengedukasi seluruh masyarakat untuk selalu peduli dengan lingkungan khususnya dalam menjaga kebersihan dari sampah. Karena selain tidak enak dipandang dan menimbulkan bau, sampah juga dapat menimbulkan penyakit”, ujarnya.

Kabag SDM menambahkan kegiatan bersih sampah secara serentak ini selain dilakukan Polresta Banyumas juga dilaksanakan oleh Polsek jajaran bersama dengan instansi terkait dan masyarakat ditingkat kecamatan.

Sementara itu, Tri Wahyuni salah satu warga setempat mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Jajaran Polresta Banyumas yang telah melakukan kerja bakti di lingkungan tempat dia berjualan sehari-hari.

“Terimakasih kepada Polresta Banyumas atas kepeduliannya membersihkan sampah dilingkungan kami sehingga sekarang nampak bersih, lebih nyaman dan enak dipandang”, ungkapnya.

Red:

Polisi Jadi Pahlawan di Dongeng Buatan Anak, Kapolri: Tanamkan dan Jadikan Semangat Jadi Lebih Baik

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Awarding Day Apresiasi Kreasi 77 Polri Presisi Untuk Negeri di Balai Samudera, Jakarta, Rabu, 12 Juli 2023 malam.

Sigit mengungkapkan, acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara. Pemberian penganugerahaan tersebut diserahkan kepada personel Polri, TNI maupun masyarakat.

“Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan lomba kreasi terkait dengan rangkaian HUT Bhayangkara ke-77 sekaligus juga kita memberikan hadiah atau reward kepada personel-personel Polri yang berprestasi baik dalam mengharumkan nama bangsa pada saat Sea Games kemarin. Ataupun beberapa lomba internasional lainnya,” kata Sigit.

Dalam acara tersebut, Sigit menyebut juga diikuti oleh anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK). Mereka diberikan kesempatan untuk membuat dongeng. Kegiatan yang juga diikuti seluruh lapisan masyarakat tersebut terkait dengan pelayanan, fungsi dan harapan terhadap institusi Polri.

“Ada dongeng, cerpen dan tentunya disitu kita berikan kebebasan mau cerita tentang jeleknya pak Polisi supaya bisa menjadi lebih baik atau mungkin kesan-kesan yang mereka dapatkan,” ujar Sigit.

Sigit pun memberi perhatian lebih terhadap dongeng yang dibuat anak-anak. Pasalnya, mereka membuat cerita dimana sosok Polisi menjadi seorang pahlawan yang gemar menolong masyarakat.

Melihat cerita dongeng yang digoreskan anak-anak tersebut, Sigit menekankan kepada seluruh personel Polri untuk menanamkan hal itu sebagai semangat untuk terus menjadi lebih baik lagi kedepannya.

“Tentunya saya harapkan didengar oleh seluruh anggota kepolisian karena ini adalah dongeng yang ditanamkan kepada anak-anak biasanya, tapi kali ini didongengkan untuk kita, untuk polisi. Jadi harapannya tidur, setel itu dongeng anak-anak tadi, bangun, semangat untuk menjadi polisi yang baik dan terus berkarya untuk menjadi polisi yang lebih baik,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyebut bahwa, dengan digelarnya kreasi kebebasan berekspresi ini diharapkan semua personel Polri bisa memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga demi mewujudkan sosok kepolisian yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat.

“Tentunya harapan kita bagaimana kita betul-betul bisa melaksanakan harapan masyarakat, bagaimana mewujudkan apa yang diharapkan oleh masyarakat, bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan kita terhadap masyarakat. Sehingga polisi betul-betul dirasakan kehadirannya, dekat dengan masyarakat dan dicintai masyarakat,” papar Sigit.

“Tentunya masih banyak hal-hal yang harus kita perbaiki dan evaluasi, kita semua miliki semangat yang sama untuk terus berbenah jadi lebih baik. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi mengikuti kegiatan yang kita lombakan dan ini jadi spirit baru untuk institusi Polri,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Red.

Operasi Patuh Candi 2023, Satlantas Polresta Bagikan Brosur Kamtibcarlantas Kepada Masyarakat

Dalam rangka Operasi Patuh Candi 2023, Sat Lantas Polresta Banyumas melaksanakan kegiatan pembagian brosur/leaflet dan sriker himbauan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat dan pengguna jalan di Wilayah Hukum Polresta Banyumas, Rabu (12/7/23).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Bobby A. Rachman, SIK, MH, mengungkapkan bahwa pembagian brosur/leaflet dan stiker kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas bahwa saat ini sedang berlangsung Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Patuh Candi 2023.

“Ada sebanyak 400 lembar brosur atau leaflet yang kami bagikan, selain itu juga ada sekitar 200 buah stiker imbauan yang kami tempel ditempat umum sehingga informasi terkait ops patuh ini dapat tersampaikan kepada masyarakat”, kata Kasat Lantas.

Kasat Lantas menjelaskan, dengan adanya pembagian brosur imbauan ini diharapkan agar masyarakat serta para pengendara di jalan raya dapat mematuhi aturan dan tata tertib dalam berlalu lintas.

“Harapan kami, dengan adanya kegiatan pembagian brosur ini diharapkan masyarakat pengguna jalan lebih berhati – hati dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas sehingga dapat mencegah terjadinya pelanggaran dan laka lantas di wilayah Hukum Polresta Banyumas,” jelas Kasat Lantas.

Sebagai informasi, Operasi Patuh Candi 2023 ini berlangsung selama dua pekan atau 14 hari mulai tanggal 10 s/d 23 Juli 2023. Untuk itu dihimbau agar para masyarakat dan pengendara selalu tertib dan taat mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya.

Red

Operasi Patuh Candi 2023, Satlantas Polresta Bagikan Brosur Kamtibcarlantas Kepada Masyarakat

Dalam rangka Operasi Patuh Candi 2023, Sat Lantas Polresta Banyumas melaksanakan kegiatan pembagian brosur/leaflet dan sriker himbauan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat dan pengguna jalan di Wilayah Hukum Polresta Banyumas, Rabu (12/7/23).

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Bobby A. Rachman, SIK, MH, mengungkapkan bahwa pembagian brosur/leaflet dan stiker kepada masyarakat dan para pengendara yang melintas bahwa saat ini sedang berlangsung Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Patuh Candi 2023.

“Ada sebanyak 400 lembar brosur atau leaflet yang kami bagikan, selain itu juga ada sekitar 200 buah stiker imbauan yang kami tempel ditempat umum sehingga informasi terkait ops patuh ini dapat tersampaikan kepada masyarakat”, kata Kasat Lantas.

Kasat Lantas menjelaskan, dengan adanya pembagian brosur imbauan ini diharapkan agar masyarakat serta para pengendara di jalan raya dapat mematuhi aturan dan tata tertib dalam berlalu lintas.

“Harapan kami, dengan adanya kegiatan pembagian brosur ini diharapkan masyarakat pengguna jalan lebih berhati – hati dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas sehingga dapat mencegah terjadinya pelanggaran dan laka lantas di wilayah Hukum Polresta Banyumas,” jelas Kasat Lantas.

Sebagai informasi, Operasi Patuh Candi 2023 ini berlangsung selama dua pekan atau 14 hari mulai tanggal 10 s/d 23 Juli 2023. Untuk itu dihimbau agar para masyarakat dan pengendara selalu tertib dan taat mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya.

Red

Berantas Radikalisme, Kerja Sama Kunci Keberhasilan

Jakarta. Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Prof. Dr. Dedi Prasetyo M.Hum, M.Si, M.M, membedah buku berjudul Radikalisme Terorisme dan Deradikalisasi di Indonesia. Buku ini mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme.

“Buku ini mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme, mengupas tentang terorisme dan soft deradikalisasi untuk memperkaya pemahaman pembaca,” ungkap As SDM dalam sambutannya, Rabu (12/7/23).

Menurut As SDM, dibutuhkan intervensi untuk mencegah perkembangan paham radikalisme. Sebab, Indonesia merupakan negara yang memiliki heterogenitas tinggi adanya intoleransi yang dapat melahirkan paham radikal dan dapat berujung pada aksi terorisme.

Salah satu bentuk intervensi yang dapat dilakukan, jelas As SDM, adalah pencegahan melalui pengembangan kearifan lokal yang kontra ideologi radikalisme dan terorisme.

“Untuk merealisasikan hal ini, dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar mantan Kadiv Humas Polri tersebut.

Red

Hari Pertama Operasi Patuh Tinombala-2023, Polda Sulteng Catat 1.705 Pelanggaran

PALU, Hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Tinombala-2023 Senin 10 Juli 2023 di wilayah Polda Sulawesi Tengah telah mencatat sebanyak 1.705 pelanggar,

Hal tersebut diungkapkan Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari dalam siaran pers yang dibagikan kepada media, Rabu (12/7/2023)

“Posko Operasi Patuh Tinombala-2023 Polda Sulteng telah mencatat sebanyak 1.705 pelanggar lalu lintas hari pertama pelaksanaan operasi patuh. Sedangkan kecelakaan lalu lintas masih nihil” kata Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari di Palu,

Ia juga menambahkan, sebanyak 205 pelanggar tercapture dalam kamera tilang elektronik dan 870 pelanggar diberikan teguran oleh petugas dilapangan

Jenis Pelanggaran ranmor roda dua ungkap Sugeng meliputi tidak menggunakan helm SNI 67 kasus, Pengendara dibawah umur 3 kasus, berboncengan lebih dari 1 orang 4 kasus.

Masih kata Sugeng, jenis pelanggaran ranmor roda empat antara lain menggunakan HP saat berkendara 29 kasus, tidak menggunakan safety belt 97 kasus dan melibihi muatan 5 kasus.

Sedangkan kelompok jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran, sepeda motor 74 unit, mobil penumpang 92 unit dan mobil barang 39 unit kendaraan, ujarnya

Bila dilihat dari kelompok profesi pelanggar, didominasi karyawan/swasta 99 pelanggar, PNS 46 pelanggar, Sopir 26 pelanggar, Pelajar/Mahasiswa 25 pelanggar dan lain-lain 9 pelanggar, ungkap Kompol Sugeng Lestari.

Usia pelanggar lalu lintas terbanyak adalah kelompok usia 31-35 tahun sebanyak 59 orang, disusul kelompok usia 26-30 tahun sebanyak 33 orang dan kelompok usia 36-40 tahun sebanyak 32 orang, terangnya.

Untuk kegiatan yang bersifat preemtif seperti penyuluhan, penyebaran brosur, melalui media sosial, pemasangan sticker, leaflet dan lain-lain sebanyak 1.804 kegiatan, sedangkan kegiatan bersifat preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patrol sebanyak 1.159 kegiatan, ucap Sugeng

Dengan adanya Operasi Patuh Tinombala-2023 ini diharapkan dukungan semua Stakeholder terkait dan terkhusus masyarakat agar dapat lebih mematuhi dan tertib dalam berlalu lintas agar tercipta Kamseltibcar lalulintas yang semakin baik di wilayah Sulawesi Tengah, pungkasnya

Red

Pelaku Yang Mencuri Motor Didepan Polres Gowa Ditangkap, Ternyata Oknum LSM

GOWA – Iksan Dg Tika, Oknum LSM di Jebloskan Ke penjara Gegara Rental Mobil,Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polres Gowa, Selasa (11/7).

Dia diamankan berdasarkan Laporan warga atas kasus dugaan penggelapan mobil rental.

Oknum LSM tersebut bernama Iksan Daeng Tika, warga Jalan Pelita Taborong, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga.

Setelah gelar perkara dan penetapan tersangka atas dugaan penggelapan mobil rental berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP/B/595/VI/2023, Tim Jatanras Polres Gowa bergegas melakukan pencarian keberadaan pelaku.

Sekitar pukul 23.00 Wita Tim Jatanras Polres Gowa mulai melakukan penyelidikan.

Selain LP penggelapan mobil rental tim Jatanras juga membawa surat penangkapan pencurian bermotor jenis Yamaha NMax yang hilang dicurinya di depan Mapolres Gowa.

Sekitar 15 personel Jatanras gabungan bersama intel Polres Gowa melakukan pencarian yang dibagi di dua titik.

Tim Jatanras Gowa sempat kebingungan mencari lokasi Oknum LSM tersebut yang berpindah-pindah.

Alhasil, hasil lidik Tim Jatanras Gowa mengetahui keberadaan pelaku berada di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga.

Oknum LSM tersebut bernama Iksan Dang Tika berhasil diamankan disebuah indekost milik pamannya tak jauh dari kediaman orang tuanya.

Setelah diamankan, Tim Jatanras Polres Gowa membawa Oknum LSM melakukan pencurian motor jenis Yamaha NMax yang dicurinya.

Motor jenis NMax hasil curian berhasil didapatkan yang di parkir di kediaman keluarganya tidak jauh dari lokasi indekos lokasi oknum LSM tersebut diamankan.

Oknum LSM inipun, dibawa ke Mapolres Gowa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Barang Bukti motor jenis Yamaha NMax hasil pencuriannya juga turut diamankan. (*).

LSI: Kepercayaan Publik Kepada Polri Terus Naik Diatas KPK

Jakarta. Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan tingkat kepercayaan terhadap Polri kini menyentuh angka 65%. Peningkatan kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara tersebut dipandang karena Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dengan tegas memerintahkan anak buahnya profesional menuntaskan kasus-kasus besar.

“Capaian ini tentu memberi angin segar sekaligus bentuk afirmasi publik terhadap ikhtiar Polri untuk terus berbenah,” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam konferensi pers secara daring, Selasa (11/7/23).

Ia menjelaskan, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat jika dibandingkan dengan temuan April 2023. Bahkan, saat ini di atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan partai politik.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 1-8 Juli 2023 dengan melibatkan 1.242 responden. Populasi sampel adalah warga Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional. Responden diwawancarai lewat telepon oleh pewawancara terlatih.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak. Margin of error survei diperkirakan ±2.8% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

Diduga Mafia Tanah Masih Berkeliaran Diwilayah Kabupaten Bekasi

Bekasi – Praktek mafia tanah masih menjadi momok menakutkan bagi warga.Telah banyak warga yang menjadi korban Sejak Tahun 2016 Bahkan sampai saat ini, masih ada warga yang merasa tanahnya diserobot secara sepihak,Senin (10/07/2023)

Salah satunya Yani Taslimah ahli waris almarhum Goeteng warga asal,Kp Pulo Bambu Rt 003/001 Desa Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi,yang merasa tanahnya diduga diserobot oleh PT. ARRAYAN seluas 55.000 M2,Tanah tersebut beralamat di Kobak Lompong Desa Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Bahkan Sudah Jadi Perumahan, Dan Diduga Ada nya Pemalsuan Dokument dgn dasar alas Hak Membangun Rumah Tersebut dan Selaku Ahli waris Belum Pernah Merasa Jual Tanah Tersebut.

Kuasa Hukum Rius Pas & Partener’s Yani Taslimah,mengatakan kami membuat laporan ke Polres Metro Bekasi, betdasarkan Alas Hak Dri Clien Kami yang merasa Kliennya diduga menjadi korban mafia tanah oleh PT ARRAYAN,atas sebidang tanah seluas 55000 M2,dengan nomor laporan STTLP/B/1847/VII/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya,tertanggal 03 Juli 2023.

“Kami sebagai Kuasa Hukum meminta Kerja sama Kepada Kepolisian khusus nya Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya,untuk benar benar Mengusut dan berantas Mafia tanah khusus nya Wilayah Hukum Polres Metro Bekasi,”Ujar Kuasa Hukum PAS & PARTNER’S

Dalam hal ini Encih adik Yani Taslimah,menjelaskan kepada media seputarindonesia.co.id,dari awal mulanya itu tanah kake kami diduga direbut sama pihak (H.J) dari (H.J) di warisin ke anaknya kalau tanah itu katanya tanah dia sedangkan suratnya tidak ada,kalau kita punya surat yang asli,sudah setelah itu tanah itu di perjual belikan sebelum kena gusuran perumahan bekerjasamanya dengan Almarhum Lurah Sarwalih,
Kalau tidak ada lurah kan tidak bisa dijual bikin surat surat lainya.

Terus kalau dari PT ARRAYAN mah tidak tau menau masalah tanah tersebut gimana gimananya,taunya mungkin yang penting ada surat tanah,mau surat tanah palsu mau tidak,nah di beli dah sama pihak PT ARRAYAN,sedangkan kita belum pernah menjual apalagi menghibahkan tidak pernah,”ucapnya Encih.

Lanjutnya Encih terus dari pihak PT ARRAYAN datang kesini mau kasih uang 200.000.000 JT,kata dia tolong permasalahan tanah ini tidak usah di ungkap lagi tutup sampai disini tanda tangan di atas matrai.

“Keluarga ahli waris ini,saya kasih uang 200.000.000 JT tapi tutup dan jangan di permasalahkan lagi soalnya kita mau ngebangun,saya nolak tidak mau di kasih uang 200.000.000 JT tersebut,”Harapan saya biar selesai saja biar ada etikat baik dari pihak PT.ARRAYAN dari pihak yang menguasai,”harpnya Encih,

Sementara itu Yani Taslimah mengatakan kami disini sebagai ahli waris allhmarhum Goeteng selalu korban mafia tanah,bahwa kami disini tanahnya diduga diserobot oleh PT.ARRAYAN.

“Dan kami memohon kepada Bapak Kapolres Metro Bekasi selaku yang punya wilayah hukum dan yang terhormat kepada Bapak Presiden Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro Jaya,kami memohon untuk di berantas mafia tanah,”pungkasnya Yani Taslimah.

(Red)

As SDM Polri: Jangan Percaya Lolos Rekrutmen Harus Bayar, Pasti Dibohongi!

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat tak lagi percaya dengan hasutan dan iming-iming janji lolos rekrutmen Polri dengan membayar sejumlah uang. Dedi menegaskan jika ada yang mengaku bisa meloloskan calon peserta rekrutmen dengan imbalan, pasti orang tersebut sedang melakukan penipuan.

“Jangan mudah terprovokasi oleh hasutan-hasutan orang, yang dengan cara-cara secara instan bisa masuk ke polisi. Apalagi dengan membayar uang tertentu, itu pasti dibohongin,” kata Dedi di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (11/7/2023).

Dedi meminta masyarakat juga melek informasi soal banyaknya kasus penipuan modus rekrutmen Polri. Sejak awal pendaftaran rekrutmen Polri dibuka, sambung Dedi, pihaknya dan jajaran telah mensosialisasikan masuk Polri gratis tanpa pungutan biaya.

“Ya memang dari berbagai macam kasus (penipuan) yang terjadi, yang sudah diungkap oleh Polri, ada kejadian di Sumatera Utara dan yang terakhir itu yang pedagang bubur yang di Cirebon, itu seperti itu. Jadi masih ada sebagian masyarakat (yang percaya dengan memberi sejumlah uang bisa jadi polisi-red),” jelas Dedi.

Mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan masyarakat yang hendak mengikuti rekrutmen Polri harus percaya diri. Karena lolos seleksi, sambung Dedi, berdasarkan kemampuan diri sendiri.

“Di awal rekrutmen itu sudah kita sosialisasikan bahwa percaya kepada diri sendiri. Kemudian harus yakin pada persiapan-persiapan yang dilakukan,” ucap Dedi.

“Jangan mudah percaya, ataupun jangan mudah merasa dengan menggunakan cara-cara mengeluarkan uang, kemudian percaya dengan beberapa oknum tertentu yang bisa meluluskan untuk menjadi polisi,” imbuh dia.

Dedi menuturkan banyak kasus penipuan modus rekrutmen Polri yang terungkap karena orang tua peserta rekrutmen merasa dibohongi saat sudah membayar sejumlah uang kepada orang tertentu, tetapi anaknya tetap tidak lolos seleksi. Dedi menekankan kelulusan peserta rekrutmen Polri adalah berdasarkan kemamuan dan persiapan maksimal. Tidak ada cara instan.

“Pada kenyataannya, banyak yang tidak lulus. Karena apa? Karena semuanya boleh dikatakan persiapannya tidak maksimal. Persiapannya instan. Nah itu kita mengharapkan kepada masyarakat untuk betul-betul apabila ingin menjadi anggota Polri, dipersiapkan semaksimal mungkin fisiknya, kemudian kesehatannya, kemudian intelektualnya, kemudian mentalnya. Dan harus yakin kepada kemampuan sendiri,” ungkap Dedi.

Red: