Beranda blog Halaman 589

Saat Lakukan Tugas Penangkapan Markis . Markis Lakukan Perlawanan Tikam Anggota Polisi.

Ogan Komering” Tejadinya penikaman terhadap anggota polisi di desa Siring agung kecamatan kisam tinggi kabupaten Ogan Komering ulu selatan sekitar Jan 19:15 wib tgl 4 /8/2023.

WWW.lin ri.com

Penangkapan yang di lakukan pihak kepolisian terhadap Makis ,lakukan perlawanan penikaman terhadap salah satu anggota kepolisian” yang allhasil menerima (tiga) butir timah panas.

Dan anggota yang di tikam oleh Makis langsung di bawa ke rumah sakit,dan langsung mendapat penanganan medis.penikaman yang di lakukan markis mengenai beberapa bagian tubuh Tedi, yaitu
1,bagian perut. 2.bagian baghu. 3.bagian paha kanan. 4.bagian lengan kanan dan 5.bagian kepala.

Terjadi nya penikaman menurut informasi dari mayarakat setempat
Sebut saja Al ”
Al ,mengatakan Saat terjadi pengerbekkan di rumah tersangka markis , anggota polisi tidak dapat menemukan barang bukti narkoba jenis ganja ,Kemudian anggota satuan kepolisian” bernama Tedi, selaku anggota Polsek” kisam tinggi
Melakukan introgasi terhadap markis ,Dan tidak diakui tentang ada nya narkoba jenis ganja yang di sebut, tedi, pun terus meluncurkan pertanyaan itu terus menerus pada tersangka markis ,laku kan perlawanan dengan menikam salah satu anggota kepolisian”
Dan terjadilah peristiwa yang melukai salah satu anggota kepolisian” yang bernama Tedi, yang bertugas di Polsek kisam tinggi,
Kemudian dengan sigap anggota kepolisian” yang saat itu bersama tedi, pun melakukan penembakan yang Ter arah dan ter ukur, untuk melumpuh kan tersangka markis.
Begitulah yang saya ketahui ucap Al,

Tentang prihal ini kami selaku pihak media Lin-Ri.com sudah menanyakan prihal kejadian tersebut ke salah satu anggota Polsek kisam tinggi, (via online) dengan pbk Arsan satuan kepolisian Polsek kisam tinggi
Pak Arsan membenar kan prihal kejadian itu Dan mengatakan Telah kami temukan sedikit barang bukti jenis ganja di rumah tersangka
Ucap BPK Arsan

Rilis. Kiki
(Kaperwil Sumsel)

Bamus Ormas dan LSM Kota Depok Gelar Acara Penyuluhan Narkoba, Hukum dan majelis Dzikir

Depok – Badan Musyawarah Organisasi Masyarakat ( BAMUS ORMAS ) Dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM )Koto Depok, menyelenggarakan giat Penyuluhan Narkoba, Hukum, dan Majelis Dzikir dalam rangka menghadapi tahun politik 2024 Menuju Depok aman, damai, dan sejahtera, bertempat di Aula taman balairung perumahan PGRI Rt.003 Rw. 009, kelurahan kalibaru, kecamatan cilodong, kamis malam ( 03/08/23 )

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Ketua umum Bamus IR, Jarmud AS Tahun, Mth, Wakil bendahara umum Agus Kurniawan, Wakil ketua 1 Reggy. G. Leon, Wakil ketua 2 Mufid, Wakil Sekjen Miriawan, Hukum Steven Pangaribuan S.H, Kerohanian K.H Muhammad Nurhadi Alhafidz, para ketua Rt, ketua Rw, serta warga masyarakat kota Depok.

Ketua Umum BAMUS IR. Jarmud AS Tahun. Mth kepada insan media mengatakan, ” Ini adalah salah satu gagasan Bamus bahwa target kita kota depok yaitu menjaga supaya aman, damai, dan sejahtera ”

” Programnya ialah penyuluhan mengenai narkoba dan tentang hukum yang kami angkat, dan memberikan edukasi kepada warga sehingga dapat memahami serta membentengi diri tentang bahaya penyebaran narkoba dan hukum, serta birokrasi menghadapi tahun politik nanti,” Tegas Ketum Bamus

Wakil bendahara Umum sekaligus Ketua IPWL GMDM DPW Depok Agus Kurniawan, dalam kesempatan itu juga memberikan penyuluhan terkait bahaya narkoba terutama untuk generasi muda, yang bisa menghancurkan masa depan mereka,
” Jangan sampai generasi muda di wilayah Depok khususnya dan umunya kepada masyarakat terjerumus dalam mengkonsumsi atau memakai narkoba karna efeknya selain merusak moral generasi muda, juga tindakan yang akan melanggar hukum di negara Indonesia,”.

“Mari kita para orang tua sama – sama menjaga dan mendidik anak hal yang positif, supaya jangan sampai terjerat narkoba dan Hukum.” ucap Agus.

Acara kegiatan berjalan dengan Hikmat dan lancar sampai acara selesai

Sumber : Ketua IPWL GMDM DPW Kota Depok Agus Kurniawan

(Febryanto/Ade)

Pengabdian 28 Tahun, Alumni Akpol 95 Bagikan Ribuan Liter Air Bersih di Rawalo Banyumas

Brimob Polda Jateng melaksanakan bakti sosial pembagian air bersih kepada masyarakat di wilayah Jawa Tengah dalam rangka memperingati 28 Tahun pengabdian Alumni Akpol ’95 Batalyon Patriatama, Jum’at (4/8/23).

Kegiatan ini diberangkatkan secara terpusat dari Mako Brimob Srondol Semarang oleh Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Yopie Indra Prasetya, SIK, MSi, yang dilaksanakan secara serentak di 9 Kabupaten/Kota dengan kurang lebih 40 tanki air bersih yang disalurkan.

“Ini merupakan bakti kita Kepolisian kepada masyarakat terutama di Jawa tengah yang membutuhkan air bersih”, ungkap Danyon D Sat Brimobda Polda Jateng Kompol Asfaroni, S.H.,saat di konfirmasi.

Dia mengatakan, untuk wilayah Banyumas sendiri ada 4 tanky masing-masing berisi 5000 liter air bersih yang merupakan kerja sama antara Brimob dengan Polresta Banyumas dan BPBD Kab. Banyumas yang di salurkan kepada masyarakat di Desa Tipar Kecamatan Rawalo Kab. Banyumas.

“Menurut laporan dari Kapolsek Rawalo, Kades dan Camat Rawalo, di Desa ini membutuhkan air bersih karena memang belum turun hujan”, ujarnya.

Kompol Asfaroni juga menyebutkan, selain di Banyumas ada 9 Kabupaten/kota tersebar di wilayah Jawa Tengah yang mendapat bantuan air bersih.

“Untuk di wilayah sini (Eks wil Banyumas), pemberian bantuan air bersih juga meliputi Kabupaten Cilacap, Purbalingga dan Kebumen”, pungkasnya.

Red”

Forum Silaturahmi Wartawan Mahkamah Agung Sukses Gelar Pelatihan Jurnalis

Sejumlah wartawan peliput Mahkamah Agung Republik Indonesia baru-baru ini menggelar Pelatihan Pers di Kantor Redaksi Media Biskom, Ruko Ketapang Indah Blok B No.33-34 Jakarta Barat. Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia Hence Mandagi didaulat sebagai pembicara bersama Pimred Media Biskom.web.id Soegiharto Santoso.

Kegiatan pelatihan pers memilih topik pembahasan mengenai Cara Menentukan Topik Utama Liputan di Bidang Hukum dan Penggunaan Istilah Hukum dalam Pemberitaan, serta Pengembangan Pers terlait Peluang Bonus Demografi. Sebanyak 30 orang perwakilan media Online terlihat antusias mengikuti pelatihan pers ini.

“Pelatihan seperti ini perlu terus dilakukan agar kualitas wartawan peliput di MA makin baik. Dan ini sekaligus ajang berbagi pengalaman antar sesama wartawan,” ujar Hence Mandagi, usai menyampaikan materi dalam pelatihan pers, Sabtu (29/7/2023).

Pelatihan pers ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sederet kegiatan lanjutan yang tengah dirancang Forum Silaturahmi Wartawan Mahkamah Agung. Pasca pelatihan ini akan disusul pelatihan pers lanjutan berupa Pelatihan Video Jurnalis, dan Pelatihan editing video melalui perangkat smart phone.

Sementara itu Soegiharto Santoso alias Hoky sebagai pembicara lainnya, mengatakan, ini adalah kegiatan pelatihan pers perdana yang diinisiasi wartawan peliput MA. Hoky juga menegaskan dalam menghadapi Bonus Demografi tahun 2045 mendatang para pekerja media (jurnalis) harus terus mengasah perfomance dan pengetahuan tentang teknologi dan digitalisasi informasi.

Apalagi dengan perkembangan tekhnologi melalui internet yang demikian pesat sehingga lahirlah media-media Online, Podcast, Youtube chanel dan produk sosmed lainnya, yang jika tidak disikapi sejak sekarang maka akan tertinggal oleh generasi mendatang yang telah siap pakai dalam segala hal.

“Kami sudah mengantisipasi itu jauh hari maka selain Media Online Biskom dan Guetilang.com, dimana bersama Mas Hence dan beberapa teman mendirikan LSP Pers Indonesia. Kami terbuka kepada teman-teman jurnalis untuk mengembangkan profesi dengan lebih baik dan semoga kedepan nanti akan ada pendalaman materi pelatihan pers lanjutan”, papar Hoky yang juga Ketum APTIKNAS (Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional)

Sedangkan Arief P Suwendi sebagai jurnalis senior yang turut menjadi peserta menyatakan, seluruh materi yang dipaparkan cukup lugas tentang bagaimana 5W + 1 H itu demikian fleksibel penggunaannya dalam membuat satu berita. “Ibarat fotographer, semua mempunyai kebebasan dalam menentukan sudut-bidik (angle foto), nah kita dikasih pemahaman yang sama bagaimana menempatkan salah satu dari 5W + 1H tersebut sebagai topik utama berita atau yang dianggap paling menarik minat pembaca, ” tuturnya.

Sama pentingnya materi yang disampaikan Soegiharto Santoso, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP SPRI dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, serta sederet jabatan prestisius lainnya baik dalam asosiasi profesi komersil dan sebagianya.

Suwendi mengaku cukup tertarik atas pemaparan Hoky terkait upaya APTIKNAS dan jaringannya yang memiliki program besar keterkaitan dengan pre-Bonus Demografi 2045 yang erat kaitannya dengan dunia jurnalis. Melalui program Nasional 2023 ‘APTIKNAS Smart Nation’, akan menjadi satu tema program nasional yang sudah dirasakan, dan ini sangat perlu dilakukan untuk melakukan sinergi pengembangan skala TIK menuju ‘Digital Leadership’.

“Apalagi telah dipaparkan pula tentang tingkat Penetrasi Internet Nasional semakin meningkat. Jika di tahun 2022 sekitar 77.02% dari jumlah penduduk maka di tahun 2023 meningkat mencapai 78,19% dari jumlah penduduk sebesar 275.773.901 jiwa,” ungkap Suwendi mengutip pemaparan Hoky.

Artinya ada 215.626.156 orang yang terkoneksi diinternet. Ini adalah potensi besar bagi para jurnalis yang menggarap Media Online khususnya dalam menyiasati Bonus Demografi 2045 yang harus dipersiapkan dengan peningkatan SDM Indonesia. Jika tidak maka fenomena ini akan membawa dampak negatif dan menjadi sebuah masalah besar bagi Indonesia. ****

FWJI & GENDIS Bersama LHS Jalin Silaturahmi Lestarikan Tradisi Seni Budaya Leluhur

Tangerang Selatan | Sejarah semua daerah pasti tak lepas dari cerita tradisi, seni budaya dan leluhurnya, begitu pula dengan Kota Tangerang Selatan, khususnya wilayah Pondok Pucung, Pondok Aren. Di wilayah Pondok Pucung inilah beradanya sebuah sanggar seni budaya tradisi Betawi yaitu Sanggar Lenong Haji Saran yang dipimpin oleh Saran Abraham bersama Keluarganya.

Selasa pagi, 1 Agustus 2023 perwakilan FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia) Ade Gunawan berinisiatif mengajak Ninik Parmini & Anggoro yang merupakan pengurus Yayasan GENDIS ( Generasi Dermawan Insan Sejahtera ) untuk bersilaturahmi ke Sanggar Seni Budaya Lenong Haji Saran dan inisiatif tersebut jadi gayung bersambut yang akhirnya diaktualisakan bersilaturahmi pada selasa malam.

Kedatangan silaturahmi Perwakilan FWJI & GENDIS disambut hangat oleh Saran Abraham & Sulis Setiawan sebagai pimpinan & pengurus Sanggar Seni Budaya Lenong Haji Saran (LHS).

Ade Gunawan Perwakilan dari FWJI bersama Ninik Parmini & Anggoro Perwakilan dari GENDIS menyampaikan Terima kasih atas sambutan Saran Abraham dan Keluarga, sekaligus menyampaikan niat bersama untuk bisa saling bersinergi & berkolaborasi dibidang pelestarian Seni budaya tradisi Nusantara di Tangerang, Banten beserta semua ekonomi kreatif yang ada didalamnya.

Niat tersebut disambut baik dan bahagia oleh pimpinan dan pengurus Sanggar Seni Budaya Lenong Haji Saran. Saran Abraham mempersilakan semua tamu menikmat sajian kopi sambil berkelar, mari diminum kopinya jangan sampe dikerebutin semut, jadi menambah kehangatan dan keakraban silaturahmi tersebut.

Anggoro dan Ninik pun mulai menceritakan tentang Yayasan GENDIS yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan termasuk dibidang Seni budaya & ekonomi kreatif, hingga tertarik untuk bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan pimpinan atau pengurus Sanggar Seni Budaya Lenong Haji Saran.
Saran Abraham & Sulis Setiawan pun menceritakan tentang LHS bahwa Saya (Saran) berinisiatif membentuk kelompok kesenian gambang keromong LHS sejak April 1997 dan alhamdulillah sampai saat ini bisa tetap eksis rutin berkegiatan.

Awal kami membentuk LHS ketika Balai Kesenian Oncor menggelar festival kesenian Betawi di dekat Pondok Aren yang digagas aktor Ray Sahetapy. Selama satu bulan mereka bermain di situ. Setelah itu, sebagian anggota LHS bergabung dengan teater Oncor sebagai kru panggung. Di sela-sela kegiatan Oncor, mereka tetap tampil di panggung lenong.

Pada 2006 Oncor bubar. Mereka yang telah bergabung sebagai kru Oncor kembali fokus berkegiatan bersama LHS. Mereka mencoba bertahan dengan 72 anggota.

Perjalanan kelompok lenong itu selanjutnya tak mudah. Sepuluh tahun yang lalu, LHS masih sering tampil di acara TVRI dan di Banten TV untuk acara Ledek, Lenong Demokrasi sebanyak 32 episode. ”Selain itu, kami juga manggung di acara-acara kesenian. Pernah juga di Festival Nusantara yang diselenggarakan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, bertemu dengan kelompok kesenian dari seluruh Indonesia,” tutur Saran.

Kini, LHS hanya manggung apabila ada undangan atau acara kesenian tertentu. Namun, undangan untuk bermain lenong semakin langka. Orang Betawi yang sedang hajatan kini lebih memilih menanggap organ tunggal yang biayanya hanya Rp 2 juta. Kalau menanggap lenong, biayanya bisa sampai Rp 18 juta untuk satu grup.

Selain menyediakan lenong, LHS juga menyediakan penyewaan ondel-ondel dan palang pintu (upacara penyambutan tamu khas Betawi). Untuk mengundang mereka, dibutuhkan biaya Rp 2 juta-Rp 10 juta.

Meski begitu, semangat mereka tak pernah surut. Saran bersama generasi yang sudah tua mengajak anak-anak dan generasi muda untuk mengenal kesenian Betawi. ”Anak bungsu saya, Sulis Setiawan sudah kenal lenong dari mulai dia masih menyusu sampai sekarang, dia sudah bisa main tehyan,” tutup cerita Saran Abraham

Ade Gunawan perwakilan dari FWJI pun menanggapi kedua cerita perjalanan GENDIS & LHS, ya mendengar cerita sejarah ini saya melihat potensi dan peluang untuk saling mensinergi kolaborasikan program kita semua dari FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia), GENDIS maupun LHS. Ayo Kita sama – sama sinergikan program untuk mendorong pelestarian seni budaya tradisi Nusantara Khususnya yang ada di LHS berupa event bersama maupun mempromosikan organisasi masing – masing. Misalnya FWJI sebagai organisasi kewartawanan bisa mengangkat lewat pemberitaan dan iklan, Yayasan Gendis bisa untuk fund raising buat event sosial yang dibungkus pelestarian Seni budaya tradisi dan LHS yang tampil mengisi acara, ujar Ade Gunawan.

Usulan tersebut disambut hangat oleh semua dan Sulis Setiawan dari manajemen LHS mengusulkan untuk langsung merealisasikan hal tersebut, yaitu mengundang kembali para pengurus Yayasan GENDIS & FWJI untuk bisa hadir melihat langsung latihan rutin setiap hari minggu malam senin. Dan akhirnya semua yang hadir sepakat dan akan menindak lanjutinya. Pertemuan Silaturahmi berakhir dengan Foto Bersama.

Tolak Bank Emok dan Bank Keliling..! Masuk Diwilayah Desa Sukaringin

Bekasi – Banyak bermunculannya aktivitas bank emok dan bank keliling serta bank lainnya di Kabupaten Bekasi semakin meresahkan dan sangat mecekik warga,Selasa (01/08/2023).

Setelah diinvestigasi oleh Ormas Gempa Bekasi Raya,Ormas Jejaka Nusantara,Ormas FBR Gardu 0411 Bontot Sengke,Ormas Pemuda Pancasila Ranting Desa Sukaringin dan DPDK LSM GNRI Kabupaten Bekasi serta Media,ternyata pemicunya karena terjerat bank emok dan bank keliling,aksi penolakan kembali dilakukan oleh sejumlah warga Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Masyarakat menolak keras kehadiran bank emok dan bank keliling,atau sejenisnya masuk ke wilayahnya.Bahkan beberapa warga masyarakat sengaja memasang spanduk besar bertuliskan kami warga Desa Sukaringin menolak keras masuk bank emok dan bank keliling atau sejenisnya,”ucapnya.

Misnan LL.B Sekda LSM GNRI Kabupaten Bekasi bersama Sya’ib Alifullah biasa di panggil bang Pule Ketua Ormas Gempa Bekasi Raya berserta Tim membenarkan, pihaknya mengaku bahwa sebagian warga masyarakat Desa Sukaringin resah dengan kehadiran aktivitas bank emok dan bank keliling atau sejenisnya.Karena sangat memberatkan masyarakat terutama dengan bunga yang besar dan cara penagihannya pun sampai malam hari.

“Sehingga tidak jarang warga yang meminjam bukannya bisa membayar utang atau bangkit ekonominya, malah sebaliknya kian terpuruk.Akibat beban bunga bank yang cukup besar jauh dari standar perbankan dan mereka hanya mampu membayar 5000 ribu perminggu apabila permasalahan ini sampai di pengadilan dan kami berharap Pemerintah Desa Sukaringin bisa menyelesaikan permasalahan masyarakat dengan bank emok,”harapnya.

(..)

Guru BK Siap Serahkan Kasus Kenakalan Remaja ke Polres Kebumen Jika Muridnya Terjerat Pidana

Kebumen – Kasus kenakalan remaja di Kabupaten Kebumen menjadi perhatian khusus Polres Kebumen bersama dengan Disdikpora Kabupaten Kebumen. Hari ini para guru bimbingan konseling (BK) setingkat SMK di Kabupaten Kebumen diundang secara khusus oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin membahas penyelesaian masalah kenakalan remaja, Rabu 2 Agustus 2023.

Pada kesempatan itu, diungkapkan Kapolres Kebumen, pihaknya siap melakukan patroli serta penyuluhan bahaya kenakalan remaja ke sejumlah sekolah ataupun titik yang diindikasikan sebagai basecam para pelajar berkumpul.

Menurut Kapolres, kasus kenakalan remaja yang ditangani Polres Kebumen harus segera segera diselesaikan bersama setelah banyaknya kasus kenakalan yang mengarah ke tindak Pidana seperti kasus tawuran hingga pengeroyokan.

Data dari Polres Kebumen, banyak dari pemuda yang masih berstatus pelajar akhirnya harus menjalani proses hukum karena kenakalan remaja. Menurut AKBP Burhanuddin, di tahun 2023 Polres Kebumen menangani 5 kasus tawuran di Kebumen dengan total korban 10 pemuda.

Imbasnya banyak pelajar dikeluarkan dari sekolah, bahkan ada beberapa dari mereka tidak diterima oleh sekolah manapun akibat kenakalan remaja yang dilakukan.

Ini juga menjadi perhatian khusus Polres Kebumen agar persoalan kenakalan remaja tidak berkelanjutan.

“Banyak kasus tawuran yang kami tangani, terutama para pelajar setingkat SMK di Kebumen. Ini menjadi perhatian khusus kami semua,” jelas AKBP Burhanuddin di hadapan Kadisdikpora Kebumen Yanie Giat Setiawan, serta para guru Bk.

Fenomena kenakalan remaja, menurut Kapolres bukan hanya dilakukan pelajar asal Kebumen saja. Namun, banyak juga pelajar dari luar ikut gabung dengan pelajar di Kebumen lalu melakukan aksi kenakalan.

Menurut Kadisdikpora Kebumen Yanie, masalah ini harus diselesaikan hingga pada pangkal persoalan. Sehingga harus ada formula yang tepat mengatasi persoalan itu.

Menurut Yanie, guru BK setingkat SMK juga harus saling koordinasi dengan guru BK di tingkat SMP sebagai upaya dini.

“Perlu koordinasi antara guru BK SMK dengan guru BK SMP agar informasi tidak terputus. Siswa SMP sebagai input dan SMK sebagai output. Bahkan suatu ketika saya pernah melihat ada game tawuran anak sekolah,” jelas Yanie.

Selanjutnya, para guru BK di Kebumen sepakat akan melakukan koordinasi dengan Polres Kebumen kaitannya antisipasi kenakalan remaja.

Pihak sekolah juga akan menyerahkan sepenuhnya kasus kenakalan remaja jika kasus tersebut memenuhi unsur pidana sebagai efek jera bagi pelaku atau menjadi cermin bagi pelajar lainnya agar tidak menirum

Herlina salah satu guru BK yang hadir saat itu, ia pernah menjumpai sebuah postingan di Instagram di mana para pelajar membawa senjata tajam. Postingan itu ia lihat melalui live Instagram.

“Setiap malam IG itu siaran langsung melakukan live ada yang membawa parang. Sangat meresahkan, terutama sasarannya adalah anak-anak kelas X. Mereka direkrut untuk menjadi kelompoknya,” ungkap Herlina.

Red”Humas

As SDM Irjen Dedi Prasetyo Terima Presisi Award Berkat Keterbukaan Rekrutmen Polri

Jakarta – Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo menerima penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi).

Penghargaan tersebut diberikan berkat inovasi serta keterbukaan proses hingga pasca-rekrutmen anggota Polri tahun 2023.

“Dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam inovasi penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun 2023 berbasis komunikasi publik,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan saat memberikan penghargaan ke Irjen Dedi Prasetyo di Gedung TNCC Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Agustus 2023.

Lemkapi menyebut bahwa, SSDM Polri dalam proses rekrutmen tahun ini telah membuka ruang digital pada tujuh platform media sosial. Hal itu dinilai sebagai keterbukaan komunikasi publik mulai dari saat pra rekrutmen hingga setelahnya.

“Kami mengamati sejak proses rekrutmen berjalan, SSDM Polri telah membangun komunikasi dua arah yakni engagement dengan catar (calon taruna), keluarga dan pemerhati kepolisian di ruang digital.

Komunikasi dua arah tersebut, kata Edi, sangat berdampak terhadap meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri yang saat ini di angka 76,4 dan diharapkan kedepannya akan mencapai 80 persen.

“Kerja keras SSDM Polri ini adalah wujud implementasi program Presisi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan,” ucap Edi.

Menerima penghargaan Presisi Award itu, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan saran terkait dengan keterbukaan informasi seluruh rangkaian proses rekrutmen anggota Polri.

Dedi menegaskan, penghargaan ini dijadikan semangat untuk melakukan inovasi serta hal yang lebih baik lagi kedepannya terkait dengan penerimaan anggota Polri.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan elemen yang telah mendukung rekrutmen Polri. Tentunya, SSDM Polri akan terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya agar terwujud Polri yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat,” tutup Dedi.

Kapolda Sulteng Serahkan Penghargaan 5 Kapolres Berprestasi

PALU, -Pelaksaan Gelar Operasional Sementer I tahun 2023 di Polda Sulawesi Tengah diwarnai pemberian penghargaan kepada 5 Kapolres berprestasi oleh Kapolda Sulteng Irjen Polisi Agus Nugroho di Rupatama Polda Sulteng, Selasa (1/8/2023)

Adapun 5 Kapolres yang menerima penghargaan antara lain Kapolresta Palu, Kapolres Donggala, Kapolres Parigi Moutong, Kapolres Morowali Utara dan Kapolres Banggai

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Djoko Wienartono dalam keterangan resminya yang dibagikan kepada media mengungkapkan, dalam pelaksanaan Gelar Operasional, Kapolda Sulteng serahkan penghargaan dari Kementerian PANRB dan Kapolri, Selasa (1/8/2023)

“Empat Kapolres dan Kapolresta diserahkan penghargaan dari Kementerian PANRB dan satu Kapolres diserahkan penghargaan dari Kapolri” Jelas Kombes Pol. Djoko Wienartono,

Adapun empat Kapolres yang diserahkan penghargaan dari Menteri PANRB oleh Kapolda Sulteng kata Djoko, adalah Kapolresta Palu, Kapolres Donggala, Kapolres Morowali Utara dan Kapolres Banggai,

Djoko juga menyebut, penghargaan dari Kementrian PANRB yaitu penghargaan penyelenggara unit pelayanan publik kategori A- “Sangat Baik” tahun 2022.

Sementara Kapolres Parigi Moutong, satu-satunya Polres jajaran Polda Sulteng yang menerima penghargaan dari Kapolri terkait pelaporan Quick Wins Presisi tahun 2022-2023, ungkapnya

Atas nama pimpinan, tentunya diucapkan selamat kepada Kapolres dan Kapolresta penerima penghargaan, tidak berpuas diri dengan capaian saat ini, jadikan penghargaan ini untuk motivasi untuk meningkatkan pelayanan public yang lebih baik serta peningkatan pelaporan Quick Wins Presisi, pungkas Djoko

Polri Salurkan Bantuan Air Bersih Atasi Kekeringan di Grobogan

Jawa Tengah. Polri melalui Polres Grobogan menyalurkan bantuan kepada warga atas kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Kekeringan terjadi akibat kemarau panjang yang terjadi.

Beberapa hari belakangan, sempat viral adanya warga yang mengambil air dari lubang yang dibuat di dasar sungai. Hal itu, terjadi di Dusun Karanganyar, Geyer, Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan saat penyaluran bantuan air bersih mengerahkan 1 mobil water cannon yang biasa dipakai menghalau massa saat aksi demonstrasi, 4 mobil tangki, 4 mobil patroli yang telah dimodifikasi, dan 50 anggota Bhabinkamtibmas dengan motor bronjong berisi air bersih. Menurutnya, dalam mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayah Grobogan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan PDAM Grobogan.

‘’Hari ini 1 mobil water cannon, 4 mobil tangki milik BPBD dan PDAM, 4 mobil patroli serta 50 motor bronjong Bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk membantu mengatasi kekeringan yang terjadi di Kabupaten Grobogan,’’ jelas Kapolres Grobogan dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/23).

Kapolres menambahkan, air bersih bersih tersebut akan disalurkan di beberapa titik, di antaranya mobil water canon dan 2 mobil tangki menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan. Kemudian, 2 mobil tangki di Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan.

‘’Untuk mobil patroli yang telah di modifikasi dan motor bronjong polisi berisi air bersih, mengikuti penyaluran air bersih di masing-masing wilayah Polseknya,’’ ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan Dwi Sri Astutik mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Grobogan beserta jajarannya. Menurutnya, penyaluran air bersih yang dilakukan langsung oleh Kapolres Grobogan di Desanya itu sangat membantu masyarakat yang selama ini mendapatkan air bersih dengan cara mengambil air dari sumur yang berada di sawah.

‘’Warga kami telah mengalami kekeringan selama dua bulan ini. Selama ini, warga mengambil air dari sumur yang berada di sawah. Karena kalau membeli harganya sekitar Rp120 ribu. Tentunya itu sangat berat bagi warga kami yang sebagian besar bekerja sebagai petani,’’ ujar Dwi Sri Astutik.

Ia berharap, bantuan air bersih untuk warga ini dapat terus dilakukan. Bahkan, ia berharap diberikan bantuan air minimal seminggu sekali.