kami awak media jawapes dan kabar satu nusantara.meliput kegiatan acara resepsi pernikahan putri ke 3 dari Bpk Nur hasan. di acara tersebut diselenggarakan hiburan pagelaran wayang kulit yang Di Dalangi oleh Ki Sikin Hadi Warsono.
dengan judul lakon Wahyu kedaga inteAn.

sebelum acara pagelaran wayang kulit dimulai kami awak media berwawanca dengan warga masyarakat sebut saja Pujiono dan Sumanto sebagai Kadus di desa tersebut.
Pujiono menuturkan kepada awak media bahwa Ki Sikin hadiwarson ini sosok dalang yang mumpuni dalam membawakan crita dalam pewayangan sebab beliau Sangat mirip dengan seniornya yaitu Dalang Gino yang sekarang sudah Almarhum.(dalam mendalang mirip Dalang Gino).acara pada malam hari ini dihadiri oleh beberapa kalangan tokoh masyarakat,ketua Rt,Rw,masyarakat setempat,serta prangkat desa setempat yang tidak bisa disebutkan namanya.
setelah itu kami juga sempat wawancara langsung dengan Ki Sikin hadiwarsono,sebelum pentas ki Sikin menuturkan bahwa saya mendalang dari Tahun 85 sampai sekarang sudah banyak sekali pentas diberbagai wilayah khususnya jawa Tengah.
beliau juga menjelaskan bahwa sinden yang dihadirkan di pagelaran wayang kulit ini dari beberapa wilayah salah satu nya yaitu dari kebumen.
trus dari kru live streaming hans,
untuk judul lakon Wahyu kendaga inten ini permintaan langsung dari Nur Hasan selaku yang punya hajat.
pagelaran wayang kulit ini
dengan lakon Wahyu kendaga inten,
yang menceritakan atau menggambar kan seorang pemimpin kerajaan
Astina melawan perang dengan pasukan Kurawa,bethara kala. Untuk membela kebenaran dan mempertahankan tanah airnya.
diceritakan singkat Wahyu kendaga inten ini sebuah pusaka sakti Mandra guna.untuk menumpas penjahat di medan perang.
Diceritakan singkat,bahwa Raden Wisanggeni pada jaman dahulu mengorbankan diri melawan perang pasukan Kurawa demi kejayaan para Pandawa.
Dari Desa barebeg kecamatan Lakbok,kabupaten Ciamis jawa barat mugi mengabarkan.
Red”
