Beranda blog Halaman 487

Tim Tabur Kejagung RI Bersama Kejati Papua Barat Berhasil Mengamankan DPO Tindak Pidana Korupsi.

Papua Barat- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Papua Barat, dan Kejaksaan Negeri Sorong berhasil mengamankan Terdakwa yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Sorong, bertempat di Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (17/03/2024), Sekitar Pukul 17:00 wib.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala KeJaksaan Tinggi (Kejati ) Papua Barat
Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum.,melalui siaran pers tertulisnya yang diterima oleh Media ini, Senin (18/03/2024).

Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa Identitas Tersangka yang diamankan, yaitu:
Nama : DIU
Tempat Lahir : Ambon,
Umur/Tanggal Lahir : 41 Tahun / 30 Juni 1982
Jenis Kelamin : Laki-laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jalan Wortel, Kelurahan Malawale, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta.

Adapun Terdakwa DIU selaku Ketua Kelompok Ternak Nusantara Distrik Salawati Kabupaten Sorong , kelompok ternak ini dibuat terdakwa secara fiktif tanpa melalui rapat kelompok yang mana menunjuk dirinya sebagai ketua kelompok ternak tersebut karena mengetahui adanya dana hibah dari pemerintah Provinsi Papua Barat yang bersumber dari APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2019.

Selanjutnya terdakwa membuat proposal permohonan bantuan dana hibah kepada pemerintah Provinsi Papua Barat untuk kegiatan pengadaan ternak sapi. Kemudian terdakwa telah menerima dana hibah atas nama Kelompok Ternak Nusantara sebesar Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) untuk pelaksanaan pengadaan sapi namun terdakwa menggunakan dana hibah tersebut hanya untuk kepentingan pribadi sehingga perbuatan terdakwa mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Terdakwa DIU dilakukan penahanan sejak proses penyidikan sejak tanggal 22 September 2021 hingga dikeluarkan dari tahanan demi hukum tanggal 15 September 2022 pada tahap upaya hukum kasasi Penuntut Umum.

Tanggal 24 Mei 2022 Penuntut Umum menuntut Terdakwa DIU dengan pidana penjara 4 tahun dan denda Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) subsider 6 bulan kurungan serta mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 200.000.000,-. Selanjutnya tanggal 17 Juni Hakim Pengadilan Ad Hoc Tipikor pada PN Manokwari memutus terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan dan selebihnya putusan sama dengan Penuntut Umum. Kemudian Penuntut Umum melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Jayapura dimana putusan Pengadilan Tinggi Jayapura menguatkan putusan Pengadilan Ad Hoc Tipikor Manokwari. Selanjutnya Penuntut Umum melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung dan pada tanggal 21 Desember 2022 putusan kasasi menolak permohonan kasasi yang diajukan Penuntut Umum sehingga Penuntut Umum melaksanakan putusan pengadilan Tipikor tingkat pertama dan akan melakukan eksekusi.

Oleh Penuntut Umum telah melakukan panggilan kepada terdakwa secara patut sebanyak 4 kali namun terdakwa tidak pernah mengindahkannya sehingga Kejaksaan Negeri Sorong memasukkan terdakwa dalam DPO dan akhirnya berhasil diamankan ketika pencarian diintensifkan.

Melalui program Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, Ucapnya Kejati
Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum. (Red).

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Sulteng : Memantapkan Kualitas pengabdian, serta Kecintaan kepada Bangsa dan Negara

PALU, -Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH menjadi Inspektur Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Polda Sulteng yang turut dihadiri Wakapolda Sulteng, Irwasda, pejabat utama Polda Sulteng dan seluruh anggota, Senin (18/3/2024)

“Hari “kesadaran nasional” diperingati setiap bulannya oleh seluruh instansi pemerintah, dalam rangka memantapkan kualitas pengabdian, serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara,” kata Kapolda Sulteng mengawali amanatnya

Selain itu tambah Kapolda Sulteng, hari kesadaran nasional dilaksanakan sebagai salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada semua unsur aparatur negara

“Oleh sebab itu, upacara peringatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel polda Sulawesi Tengah, untuk tetap teguh dalam bertugas dan dapat menjalankan peran sosialnya secara aktif, baik sebagai problem solver maupun sebagai panutan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya

Kita ketahui bersama bahwa masyarakat Indonesia baru saja memberikan hak suaranya melalui Pemilu 2024. Patut kita syukuri pelaksanaan pemungutan suara khususnya di wilayah provinsi Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan lancar aman, damai dan sejuk, ungkap Kapolda Sulteng

Pada kesempatan yang baik ini, perkenankanlah saya untuk yang kesekian kalinya, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Sulawesi Tengah yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024, khususnya pada tahapan pemungutan suara dan tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang telah selesai dilaksanakan di 13 kabupaten/kota secara lancar dan tepat waktu, pungkasnya

Kejagung RI Gelar Pertemuan Bersama Menteri Keuangan RIBahas Adanya Dugaan Korupsi Dalam Pembiayaan Ekspor Nasional oleh LPEI.

Jakarta- Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani beserta jajaran, yang membahas terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi/fraud dalam pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), bertempat di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (18/03/2024).

Jaksa Agung menyampaikan bahwa kredit ini terdiri dari beberapa tahapan (Batch), dengan Batch 1 yang terdiri dari 4 perusahaan terindikasi fraud dengan total sebesar Rp2,504 triliun, perusahaan tersebut antara lain:
PT RII sebesar Rp1,8 triliun.
PT SMS sebesar Rp216 miliar.
PT SPV sebesar Rp144 miliar.
PT PRS sebesar Rp305 miliar.

“Terhadap perusahaan tersebut, akan diserahkan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) untuk ditindaklanjuti pada proses penyidikan,” Ucapnya Jaksa Agung.

Kemudian, Jaksa Agung menambahkan bahwa akan ada Batch 2 yang terdiri dari 6 perusahaan yang terindikasi fraud senilai Rp3 triliun dan 85 miliar masih dalam proses pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI dan akan diserahkan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN) dalam rangka recovery asset.

Jaksa Agung mengingatkan kepada perusahaan-perusahaan debitur Batch 2 agar segera menindaklanjuti kesepakatan dengan JAM DATUN, BPKP, dan Inspektorat Kementerian Keuangan, agar nantinya tidak berlanjut kepada proses pidana.
Untuk diketahui, laporan kredit LPEI ini terdeteksi pada tahun 2019 dan sampai saat ini para debitur perusahaan tersebut statusnya belum ditentukan.

Perusahaan-perusahaan debitur tersebut bergerak pada bidang kelapa sawit, batu bara, perkapalan dan nikel.
Menteri Keuangan menyampaikan bahwa kunjungan kali ini merupakan bentuk sinergi Kementerian Keuangan dan Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum terkait dengan keuangan negara. Hal ini serupa dengan penanganan perkara dalam Satgas BLBI.

Kemudian, Menteri Keuangan juga mengatakan bahwa LPEI akan terus melakukan penelitian terhadap kredit-kredit bermasalah. Selain itu, LPEI juga akan terus bekerja sama dengan JAM DATUN, BPKP RI, dan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dalam satu Tim Terpadu.

“Negara tetap mendukung LPEI melaksanakan perannya meningkatkan ekspor Indonesia dengan menerapkan tata kelola yang baik, zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran hukum agar peran strategisnya berjalan optimal sesuai mandat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009” imbuh Menteri Keuangan. (Red).

AKEN dan LKPP Gelar Buka Puasa Bersama

Jakarta- Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) bersama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP, menggelar buka puasa bersama atau Ramadhan Iftar pada, Kamis (14/03/2024) di Fraser Residence Sudirman, Jakarta.

Acara ini digelar sebagai bentuk rasa syukur serta ajang mempererat jalinan tali silahturahmi. Acara ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP Patria Susantosa, Kepala Pusat P3DN Kemenperin Nila Kumalasari, Ketua Umum Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI) Tri Wahyu Widodo, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) Soegiharto Santoso.

Ketua Umum Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN) Sutardi Huang mengatakan, kegiatan buka puasa Bersama ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan kerjasama yang baik antara pemegang kebijakan yakni LKPP dan para pelaku pengadaan barang dan jasa.

“Selama ini AKEN mendukung penuh pengembangan ecatalog versi terbaru 6.0. Semoga melalui pertemuan di bulan berkah ini semua pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintahan, terus mendukung penggunan produk TKDN,” ujar Sutardi.

Pada kesempatan ini, Plt. Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Susantosa mengatakan, katalog elektronik merupakan marketplace pemerintah yang dapat mempercepat proses dan transparan. “Lembaga pemerintah harus bisa memiliki strategi yang tepat agar bisa menghadirkan yang terbaik dalam proses pelayanan masyarakat dengan cepat,” ujarnya.

Menurut Patria, sebagai lembaga pemerintah yang bertugas untuk menyusun kebijakan dan regulasi terkait pengadaan barang jasa pemerintah, LKPP memiliki tujuan agar pengadaan barang/jasa pemerintah yang dibiayai dengan APBN/APBD dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan efisien serta lebih mengutamakan penerapan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat, transparan, terbuka, dan perlakuan yang adil bagi semua pihak.

Sementara itu, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Kemenperin, Nila Kumalasari menjelaskan, Kemenperin melalui Pusat P3DN akan mendorong optimalisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri pada berbagai pengadaan barang/jasa. “Program P3DN merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat industri dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia (IFPI), Tri Wahyu Widodo menyatakan, karena para fungsional pengelola pengadaan barang memiliki fungsi yang sangat strategis, maka perlu adanya komitmen moralitas dari para pelaksananya agar tidak terjebak kedalam perilaku menyimpang. “Pengadaan barang/jasa pada instansi pemerintah mempunyai peran sangat penting dalam menunjang pembangunan pemerintah,” sambungnya.

Sebagai informasi, IFPI merupakan Organisasi Profesi untuk Jabatan Fungsional Pengelola PBJP di Indonesia, yang beranggotakan ASN Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan anggota mencapai 3000 orang diseluruh Indonesia, saat ini IFPI memiliki 18 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). “Tujuan dari organisasi profesi ini adalah kita memberikan wadah untuk berkomunikasi dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi masing-masing anggotanya yang merupakan ASN,” terangnya.

Disisi lain, Project Director GovTech Procurement Telkom Indonesia Rahmat Danu Andika menyebutkan, Telkom berkomitmen penuh mendukung LKPP dalam pengembangan lokapasar pemerintah. Saat ini Telkom Indonesia telah mulai melakukan upaya peningkatan system secara cepat dan berkala, seperti penambahan fitur dan layanan tentunya, agar dapat selaras dengan target transaksi yang telah ditetapkan.

Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan AKEN. “Momen kali ini merupakan wujud sinergitas antara pelaku usaha dan pemegang kebijakan. Kita semua dukung setiap upaya meningkatkan TKDN. Termasuk pengusaha TIK wajib mendukung kebijakan LKPP mendorong kenaikan TKDN,” ujar Hoky sapaan akrabnya.

Red”

Ngabuburit, Pangdam XII/Tpr Mancing Bersama Forkopimda Kalbar dan Kalteng.

Kubu Raya, — Mengisi Ngabuburit Ramadhan atau menunggu waktu berbuka puasa, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., lomba mancing dengan Forkopimda Kalbar dan Kalteng di Kolam Pemancingan Berembang, Sungai Kakap, Kubu Raya. Sabtu kemarin (16/3/2024).

Lomba ini juga diikuti para PJU, pada Dan/Kabalak jajaran Kodam XII/Tpr. Lomba memancing di bagi dua kategori yakni Ikan Mas dan Ikan Patin. Hadiah utama berupa 1 unit mobil Honda Brio.

Lomba mancing diawali dengan pelepasan ikan jackpots dan penekanan tombol sirene oleh Pangdam XII/Tpr. Usai lomba dilanjutkan dengan acara buka puasa sholat Maghrib berjamaah di tempat wisata Amal Zone.

Saat memberikan keterangan kepada awak media, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan menerangkan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi bersama dengan Forkopimda Kalbar dan Kalteng baik Provinsi, Kabupaten dan Kota serta tokoh masyarakat. Event ini diikuti sebanyak kurang lebih 200 peserta.

“Ini merupakan sarana silaturahmi sambil ngabuburit dan dilanjutkan buka bersama serta doa bersama untuk keamanan Kalbar dan Kalteng serta mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.

Mayjen TNI Iwan Setiawan berharap dengan adanya event bersama ini kedepan akan semakin meningkatkan hubungan silaturahmi antara Forkopimda maupun Forkopimda dengan masyarakat.

“Harapannya silaturahmi ini terus ditingkatkan agar keamanan Kalbar dan Kalteng maupun nasional terus terjaga. Semuanya harus saling bersinergi, menghormati dan menghargai. Sehingga antara Forkopimda dengan masyarakat semakin solid dan mantap,” harapnya.

Adapun juara untuk lomba mancing diantaranya, kategori ikan Patin juara 1 Dandim 1016/Palangka Raya, Kolonel Czi Wiwid Wahyu Hidayat. Juara 2 Kabid Propam Polda Kalbar, Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera dan juara 3 Kapolres Kapuas, AKBP Gede Pasek Muliadnyana.

Kemudian untuk juara kategori ikan Mas diantaranya, juara 1 Kasmin Pangdam XII/Tpr, Mayor Inf Adi Sumarno, juara 2 Pamen Ahli Bid. Sishaneg, Kolonel Arh Sattya Wardana, S.E, juara 3 Kepala BKSDA Kalbar RM. Wiwied Widodo, S.Hut., M.Sc. (Pendam XII/Tpr)
Red”

Antisipasi Tawuran Ramadhan, Kapolsek Pebayuran Gelar Apel dan Berikan Himbauan Serta Mendirikan Satgas Anti Tawuran Kepada Masyarakat

Bekasi – Kapolsek Pebayuran,memberikan himbauan dan mendirikan satgas anti tawuran kepada masyarakat Kecamatan Pebayuran dan masyarakat Kecamatan Sukakarya dan terkait maraknya aksi tauran atau kenakalan remaja diwilayah Pebayuran,kegiatan tersebut bertempat dihalaman Kantor Desa Karang Reja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,Sabtu (16/03/2024) pukul 22,00 wib

Dalam Kegiatan tersebut,dihadiri AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran,Ipda Hotman Panjaitan Selaku ( PADAL),Personil Polsek Pebayuran,Anggota Koramil 11 Pebayuran,Satpol PP Kecamatan Pebayuran,Ormas FKPPI Pebayuran,Masyarakat Desa Sukalaksana, Masyarakat Desa Sukamakmur Kecamatan Sukakarya,Masyarakat Desa Karangreja dan Masyarakat Desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran,

AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran, mengatakan kepada awak media kegiatan malam hari ini kami mengumpulkan empat desa,Masyarakat Desa Sukalaksana.Masyarakat Desa Sukamakmur Kecamatan Sukakarya,Masyarakat Desa Karangreja dan Masyarakat Desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran, dimana saat ini kita berdiri disini sebagai orang-orang terpanggil mengamankan wilayahnya dari aksi anak-anak muda yang suka tawuran.

“Dan Kita bersama-sama bahu membahu TNI/Polri,Unsur Kecamatan,Aparat Desa dan masyarakat melakukan pengamanan terhadap wilayah atau jalur merah yang sering terjadinya tawuran,yang sudah berlangsung sejak lama,semoga dengan Keberadaan kami disini dapat mengurangi aksi-aksi tawuran para remaja dan kita menghimbau kepada anak-anak kita serta masyarakat agar lebih perduli terhadap anaknya agar orang tua lebih merasa memiliki anak dan merasa menyayangi anaknya sehingga tidak keluar di jam-jam tidak wajar yang bermain lagi”ucap AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

Lanjutnya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran,menjelaskan dengan adanya satgas ini yang di bentuk oleh masyarakat dengan muspika Pebayuran,”Harapan kami satgas ini tidak bubar tidak hanya saat bulan suci ramadhan tapi akan berjalan seterusnya,untuk mengamankan wilayah Pebayuran dari aksi tawuran dan aksi-aksi kejatan lainnya yang terjadi di malam hari,seperti pencurian dengan kekerasan atau begal pencurian bermotor atau kejahatan lainnya.

Untuk waktu apel kami lakukan pukul.22.00 Wib malam,kemudian kita bagi tugas masyarakat setelah dari sini dari aparat desa,warga atau tokoh masyarakat akan memberikan himbauan kepada anak-anak mudah yang berkerumun atau bergerombol tanpa tujuan,sehingga aparat desa bersama tokoh masyarakat meminta kepada para pemuda tersebut untuk pulang kerumah masing-masing.

Dan apabila himbauan aparat desa dan masyarakat tidak di hiraukan,maka kita dari Polsek Pebayuran akan melakukan tindakan mengamankan pemuda di Polsek Pebayuran,dimana hal tersebut kita lakukan supaya anak muda tersebut tidak menjadi korban atau pelaku aksi tawuran tersebut,”harapnya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

(Red)

Di Kudus ada 1040 pengungsi akibat Banjir, Kapolda Jateng salurkan bantuan Sosial

Kudus – Polda Jateng|Bencana banjir yang terjadi di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Kudus menyita perhatian banyak pihak.

Salah satunya Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng hadir bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi mengunjungi lokasi pengungsian di Aula DPRD Kab. Kudus dan mengecek tanggul Sungai Wulan, Minggu (17/3/2024).

Kedatangan kedua pimpinan tertinggi TNI-Polri di Jawa Tengah tersebut sebagai wujud empati terhadap korban banjir yang terjadi di Kabupaten Kudus selama beberapa hari terakhir.

Kapolda Jateng menyebutkan saat ini ada 1040 warga terdampak banjir Kudus sudah mengungsi.

“Kami mengecek terkait dengan dampak banjir di wilayah Kudus, jadi ada 5 kecamatan, 23 desa yang terdampak, jumlah pengungsi ada sekitar 1040 orang yang tersebar di 15 lokasi pengungsian,” jelas Irjen Pol Ahmad Luthfi kepada awak media usai meninjau pengungsi di Aula DPRD Kudus.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam Mayjen Deddy Suryadi, yang didampingi sejumlah PJU Polda Jateng, Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto, Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo dan Ketua DPRD Kab, Kudus Masan, menyapa sekaligus memberikan paket Sembako kepada warga yang mengungsi di Aula DPRD Kudus.

“Kita prioritaskan dulu penanganan pengungsi, saya dengan Pangdam berkoordinasi terkait dengan pendistribusian dan pendirian dapur umum,” jelas Kapolda Jateng.

” Termasuk peralatannya dimungkinkan menggunakan perahu juga sudah kita siapkan” sambung Kapolda Jateng

Mengenai terputusnya jalur Pantura Demak – Kudus di Kecamatan Karanganyar Demak akibat banjir, Lanjut Kapolda, pihaknya sudah menyiapkan jalur alternatif serta penempatan anggota untuk mengatur arus lalulintas.

Kapolda Jawa Tengah kembali menegaskan, pengungsi adalah nomor satu, karena itu dilakukan pengecekan terkait pendistribusian bantuan, kesehatan, dapur umum dan trauma healing.

“Ini kami lakukan secara serentak sehingga masyarakat akan terbantu. Saya dengan Pangdam akan selalu koordinasi untuk bersama-sama dalam rangka mengatasi problem banjir,” imbuh Kapolda Jateng.

Red”

Kunjungi Korban Banjir di Juwana Pati, Kapolda Jawa Tengah Berikan Bantuan

Polresta Pati – Polda Jateng| Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi mengunjungi korban banjir di wilayah Desa Doropayung Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (17/03/2024).

Kedatangan Kapolda Jateng bersama Pangdam IV Diponegoro diterima oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Dandim 0718 Pati Letkol Inf Jon Young Saragi dan PJU Polresta Pati.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng bersama Pangdam IV Diponegoro memberikan bantuan paket sembako serta mengecek dapur umum dan Layanan kesehatan gratis oleh Sie Dokkes Polresta Pati.

Sebagaimana diketahui, bahwa peristiwa banjir di Desa Doropayung 438 Rumah dan sebanyak 1.249 orang terdampak Banjir, dengan Ketinggian air dalam rumah 5 cm sampai 75 cm.

Kapolda menyampaikan, bahwa Polda Jateng beserta Kodam IV Diponegoro memprioritaskan wilayah yang terdampak banjir dengan membuat beberapa dapur umum, fasilitas fasilitas umum, pendistribusian bantuan sembako, termasuk peralatan peralatan bantuan yang lainya seperti perahu dan lain-lain, sehingga dapat mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak banjir.

“Polda Jateng beserta Kodam IV Diponegoro melaksanakan cek ricek dan final cek wilayah terdampak banjir, kami laporkan bahwa di wilayah Polda Jateng 42 Kecamatan dengan 222 desa dengan jumlah pengungsi 4.200 orang yang terdampak banjir,” ujarnya.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menambahkan, Untuk wilayah Kabupaten Pati para stakeholder Kapolresta, Bupati, Dandim 0718 dan BNPB Pati telah berkoordinasi untuk melakukan rapat, mana wilayah wilayah yang sering terdampak banjir musiman, mana yang tidak sehingga banjir dapat tertanggulangi.

Red”

Pasangan Bukan Suami Istri Malu Tutupi Wajahnya saat Polisi Ketuk Kamar Hotel

Kebumen – Empat pasang bukan suami istri diamankan Polres Kebumen saat sedang asyik “bersembunyi” di kamar hotel.

Keempatnya diamankan saat Polres Kebumen menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) patroli ke sejumlah hotel di wilayah Kebumen, Sabtu 16 Maret 2024, malam.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, pasangan yang diamankan tak bisa menunjukkan bukti legalitas sebagai suami istri sah, sehingga harus digelandang ke Mapolres Kebumen untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Kita data lalu diberikan pembinaan. Keempat pasang laki-laki dan perempuan yang kita amankan bukan suami istri. Mereka kedapatan sedang berada di kamar hotel saat kita patroli,” jelas AKP Heru, Minggu 17 Maret 2024.

Melalui KRYD yang dilakukan Polres Kebumen, tujuan lain yakni untuk memastikan tidak ada peredaran narkotika hingga kejahatan pada bulan Ramadhan.

Selama melakukan penyisiran ke kamar hotel, Polres Kebumen terlebih dahulu meminta izin kepada pihak hotel untuk melakukan patroli.

Pada saat penyisiran, petugas patroli juga didampingi petugas hotel saat melakukan penggeledahan kamar hotel.

Nampak para pasangan bukan suami istri itu malu sehingga menutupi wajah mereka saat petugas mengetuk pintu kamar.

Ada yang bersembunyi di dalam kamar mandi, sehingga petugas harus cukup sabar membujuknya agar mau keluar dan dimintai keterangan.

Selain ke sejumlah hotel, KRYD juga menyambangi kafe karaoke di wilayah Kebumen. Sejumlah room yang sedang digunakan “adu tarik suara” dicek satu persatu untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum.

Dari keseluruhan kafe karaoke yang disambangi Polres Kebumen, petugas tidak menemukan penyalahgunaan narkotika ataupun peredaran narkotika, yang menjadi salah satu sasaran patroli.

“Dari kegiatan yang kita lakukan salah satunya untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika. Kegiatan yang dilakukan tadi malam, kita tidak menemukan narkotika dari para pengunjung kafe maupun hotel,” pungkasnya.

Red”

Banjir di Grobogan, Kapolda Jateng dan Pangdam Kunjungi Lokasi Pengungsian

Polres Grobogan – Polda Jateng|Akibat luapan air sungai Lusi, sebanyak 113 Desa yang terbagi di 13 kecamatan dari total 19 wilayah kecamatan di Kabupaten Grobogan terdampak banjir. Hal itu pun mendapat atensi dari berbagai pihak, termasuk TNI Polri.

Sebagai wujud empati terhadap para korban banjir, Kapolda Jateng Irjen pol Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi mengunjungi tempat pengungsian sekaligus dapur umum untuk warga terdampak banjir di Balai Desa Getasrejo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan pada Minggu (17/3/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng menyempatkan diri untuk menyapa 170 orang pengungsi akibat banjir yang terjadi di Kecamatan Grobogan.

“Bapak ibu kalau ada yang dibutuhkan di tempat pengungsian ini, silahkan sampaikan, Saya dan Pak Pangdam sudah perintahkan Kapolres dan Pak Dandim untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi. Pengungsi adalah yang utama,” kata Kapolda Jateng.

Kapolda Jateng menambahkan, dari pantauan udara menggunakan helikopter pihaknya telah melakukan pengecekan. Dari hasil pantauan tersebut diketahui bahwa aliran air sungai Lusi masih meluap dan deras.

“Untuk antisipasinya, saya sudah koordinasi dengan Pangdam dan nanti siang akan kita lakukan rapat bersama BNPB,” imbuh Irjen pol Ahmad Luthfi.

Disampaikan Kapolda Jateng bahwa di wilayah Jawa Tengah terdapat 7 Kabupaten atau Kota yang terdampak banjir. Ketujuh wilayah tersebut diantaranya Pekalongan Kota, Kajen, Grobogan, Demak, Kudus, Pati, Jepara dan Blora.

“Semuanya akibat curah hujan yang tinggi, kemudian drainase dan lain sebagainya,” ujar Kapolda Jateng.

Menurut Kapolda Jateng, pengungsi adalah yang nomor satu untuk di prioritaskan penanganan nya, oleh karena itu dilakukan pengecekan terkait pendistribusian bantuan, pengecekan kesehatan, dapur umum dan trauma healing.

“Ini kami lakukan secara serentak sehingga masyarakat akan merasa terbantu. Saya dengan Pangdam akan selalu koordinasi untuk bersama-sama dalam rangka mengatasi problem banjir ” ungkap Kapolda Jateng.

Red”