Beranda blog Halaman 469

Panglima TNI Bersama Presiden RI Laksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melaksanakan shalat Idul Fitri 1445 H dengan khidmat dan penuh makna, bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2024).

Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1445 H dipimpin oleh Imam Harian Masjid Istiqlal Ustadz H. Ahmad Husni Ismail dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Abdul A’la Basyir berlaku sebagai khatib.

Dengan tema yang diusung, “Memperkuat Kebersamaan dengan Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, pelaksanaan Shalat Idul Fitri kali ini menggambarkan pentingnya kesucian bulan suci Ramadhan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Kapolri: Idul Fitri Jadi Momentum Pererat Persatuan di Tengah Perbedaan

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selama Idulfitri 1445 Hijriah. Momentum lebaran, dipandangnya sebagai kekuatan kebersamaan dalam membangun bangsa.

“Idul fitri selalu mengisahkan sejuta cerita, Setelah sebulan lamanya, berbagi kebaikan, menahan segala nafsu. Saatnya menyusuri kepadatan menuju kampung halaman, menikmati harumnya santapan Lebaran dan hangatnya kebersamaan,” ujar Kapolri dalam video di akun instagram resminta, Rabu (10/4/24).

Jenderal Sigit menyebut, Idulfitri memiliki makna kembali ke fitrah umat manusia menuju kesucian.

Tak lupa Kapolri mengingatkan, di tengah perbedaan, tercipta indahnya toleransi yang semakin mempererat kesatuan. Oleh karenanta, masyarakat harus saling mengisi guna menatap masa depan.

“Saya atas nama Keluarga Besar Polri dan Bhayangkari mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah. Jadikan semangat Lebaran sebagai kekuatan kebersamaan dalam membangun bangsa,” jelasnya.

Di sisi lain, Wakapolri Komjen. Pol. Agus Andrianto, Irwasum Polri Komjen. Pol. Agung Budi Maryoto, As SDM Kapolri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan pejabat utama Polri lainnya melakukan salat ied di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri. Khutbah dalam salat ied kali ini diisi oleh Pro. Jajang Jahroni. Ph.D.

Prof. Jajang menyampaikan khutbah dengan tema Pentingnya Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

Dalam khutbah tersebut, disampaikan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat sudah seharusnya menjadi keberagaman yang harus disyukuri. Oleh karenanya, tidak sepatutnya menjadi sumber perpecahan.

“Kita harus belajar untuk menghargai dan menghormati perbedaan tersebut, sambil tetap bersatu dalam menjalankan ajaran agama kita. Sambil kita terus menerus belajar dan mengamalkan nilai-nilai yang telah disepakati dalam berbangsa dan bernegara,” ujar khotib, Rabu (10/4/24).

Di sisi lain, tak dipungkiri bahwa dinamika berbangsa dan bernegara tengah terjadi. Namun, netralitas Polri menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi dinamika tersebut.

“Polri memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga netralitanya sebagai institusi negara, terutama dalam konteks politik,” ungkapnya.

Tak dapat dipungkiri juga, ujar khotib, masih banyak kekurangan yang dimiliki Polri. Kendati demikian, apreasiasi juga harus dilakukan kepada Korps Bhayangkara atas semua pengabdian kepada masyarakat hingga saat ini.

“Dengan cara seperti ini, kita akan memiliki pandangan yang berimbang, kritis, dan apresiatif terhadap polisi kita,” jelas khotib.

Red”

Panglima TNI Hadiri Halal bi Halal di Istana Negara

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menghadiri Halal bi Halal bersama Presiden RI Joko Widodo beserta para Menteri Kabinet Indonesia Maju, bertempat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/04/2024).

Dalam acara tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Ini Himbauan Polda Jateng Bagi Masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Polda Jateng. Kota Semarang | Silaturahmi ke rumah kerabat dan sanak famili menjadi tradisi masyarakat usai melaksanakan sholat Ied di Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk rekreasi ke sejumlah destinasi wisata.

Hal ini menjadi perhatian Polda Jateng yang menindaklanjuti dengan mempertebal personil pengamanan di sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian masyarakat.

“Sejak awal Ops Ketupat Candi 2024 kita sudah terjunkan personil pengamanan di sejumlah tempat wisata. Penambahan personil akan dilakukan dilihat dari kepadatan jumlah pengunjung,” ujar Kabidhumas Polda Jateng Kombes Satake Bayu di Mapolda Jateng usai kegiatan pengamanan Sholad Ied.

Penambahan personil tersebut tidak hanya untuk menjamin keamanan masyarakat, namun juga untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata.

” Prioritas kami adalah keamanan dan keselamatan pengunjung tempat wisata. Untuk itu kami himbau saat berwisata patuhi arahan dari petugas di lapangan. Perhatikan barang berharga yang dibawa dan awasi anak kecil yang diajak serta dalam berwisata,” lanjutnya.

Sebelum meninggalkan rumah, Kabidhumas kembali mengingatkan masyarakat untuk mengecek dan memastikan kompor dan peralatan elektronik seperti kipas angin dan AC dalam keadaan mati guna mencegah resiko kebakaran.

“Pastikan juga rumah dan pagar dalam keadaan terkunci. Bila memungkinkan, titip kondisi rumah kepada tetangga yang tidak bepergian atau satpam penjaga perumahan,” tandasnya.

Red”

Patroli malam takbir, Kapolda Sulteng Cek Posyan Operasi Ketupat Jalan Soedirman Palu

PALU, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko dan pejabay utama memantau malam takbir Idul fitri 1445 H di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Tinombala-2024 Polresta Palu, Jalan Soedirman, Palu, Selasa (9/4/2024) malam.

Selain untuk memantau pelaksanaan takbir umat Islam menjelang Idul fitri 1445 H, Kapolda juga memastikan kesiapan anggota yang bertugas di Posyan dan Pospam tergelar dengan baik.

“Tetap semangat dan jaga kesehatan. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang merayakan Idul fitri 1445 H,” kata Kapolda Sulteng kepada petugas Posyan Operasi Ketupat.

Jaga sinergitas agar beban pengamanan menjadi ringan. Keberadaan Pospam dan Posyan menunjukan kehadiran negara untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1445 H, pesannya.

Terima kasih kepada rekan-rekan TNI dan instansi terkait yang turut membantu Kepolisian dalam rangka pengamanan hari raya Idul fitri, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, ungkap Kapolda.

Selain untuk memberikan motivasi, Kapolda Sulteng juga menyerahkan bingkisan Idul fitri untuk personel yang bertugas di Pos Terpadu dan Pos Pelayanan Idul Fitri 1445 H.

“Saya berharap malam takbir Idul fitri dapat berlangsung aman dan lancar, demikian juga pelaksanaan solat Ied yang digelar esok berlangsung tertib tanpa ada gangguan,” harap Kapolda.

“Saya atas nama pribadi, keluarga, seluruh staf Polda Sulteng dan Bhayangkari mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, mohon maaf lahir dan bathin,” pungkasnya.

Red”

Wakapolda Cek Perkembangan Situasi Pospam dan Posyan Operasi Ketupat di Provinsi Sulteng

PALU, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko melakukan pengecekan perkembangan situasi Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Tinombala-2024 yang digelar di seluruh wilayah jajaran Polda Sulteng.

Bertempat di Pos Terpadu Operasi Ketupat Tinombala Polda Sulteng di Jalan Teratai Palu, Wakapolda menerima laporan perkembangan situasi dari Kapolres secara virtual zoom meeting di Pospam dan Posyan di wilayahnya, Selasa (9/4/2024)

Kapolres secara umum melaporkan perkembangan situasi H6 Operasi Ketupat diwilayahnya, antara lain kesiapan personel dan keberadaan Pospam dan Posyan.

Lanjut para Kapolres juga melaporkan kondisi Bahan pokok penting (Bapokting), Gangguan kamtibmas, kejadian menonjol dan kesiapan pengamanan malam takbir Idul fitri 1445 H serta pengamanan sholat Ied.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda meminta seluruh Kapolres bersama pejabat utama Polres agar turun ke lapangan untuk memantau langsung perkembangan situasi diwilayahnya.

“Minimalisir permasalahan yang ada dan segera tangani apabila timbul masalah hingga tuntas,” pinta Wakapolda Sulteng.

Dalam pelaksanaan takbir keliling agar benar-benar dilakukan pengamanan dan pengawalan. Imbau saat takbir keliling tidak menggunakan sepeda motor berknalpot bogar atau bising.

Wakapolda juga meminta, momen operasi ketupat dalam rangka pengamanan Idul fitri 1445 H untuk memberikan pelayanan yang terbaik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Dalam pelaksanaan pengecekan Pospam dan Posyan Operasi Ketupat Tinombala-2024, Wakapolda didampingi Irwasda, Karoops, pejabat utama Polda Sulteng dan perangkat Operasi Ketupat.

Red”

Satresnarkoba Polres Purbalingga Ringkus Kurir Narkotika, 33,24 Gram Sabu Diamankan

Polres Purbalingga – Polda Jateng | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga berhasil meringkus seorang pria kurir narkotika jenis sabu. Tersangka diamankan berikut barang buktinya di wilayah Desa Toyareja, Kecamatan/Kabupaten Purbalingga.

Wakapolres Purbalingga Kompol Donni Krestanto saat memberikan keterangan, Selasa (9/4/2023) mengatakan pihaknya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Tersangka yang diamankan yaitu S (44) warga Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

“Modus tersangka yaitu mendapatkan paket sabu dari seseorang asal Kabupaten Banyumas. Kemudian diedarkan di wilayah Kabupaten Purbalingga,” jelasnya didampingi Kasatresnarkoba AKP Achirul Yahya dan Plt Kasihumas Ipda Uky Ishianto.

Disampaikan bahwa pengungkapan kasus bermula saat personel Satresnarkoba Polres Purbalingga melaksanakan observasi dan pemantauan, Kamis (28/3/2024). Sekira jam 13.30 WIB didapati seseorang mengendarai sepeda motor yang gerak geriknya mencurigakan.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap orang tersebut. Didapati barang bukti 1 bungkus serbuk putih diduga sabu yang tergeletak di jalan dan 18 paket ada di saku celana tersangka serta 1 paket di jok sepeda motor,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setelah dilakukan pengembangan ditemukan kembali paket sabu yang disimpan tersangka di rumah orang tuanya. Didapati 30 paket, satu alat hisap sabu (bong) dan satu buah pipet kecil.

“Total narkotika jenis sabu yang diamankan sebanyak 50 paket dengan berat total mencapai 33,24 gram,” ungkapnya.

Tersangka mengaku menjadi kurir sabu sejak Februari 2024 karena tergiur imbalan yang diberikan. Ia mengaku pekerjaannya yang serabutan dirasa kurang untuk menghidupi seorang istri sehingga menerima tawaran menjadi kurir sabu.

Dari mengantar sabu, tersangka mengaku mendapat imbalan Rp. 25 ribu per paket yang dikirimkan ke sebuah alamat. Tidak hanya mengedarkan namun tersangka juga mengaku ikut mengkonsumsi narkotika jenis sabu tersebut.

Wakapolres menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku dapat diancam pidana pidana mati, seumur hidup, ataupun penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp. 8 miliar.

Red”

Patroli Subuh, Satgas Operasi Ketupat Cegah Balap Liar di Kota Palu

PALU, Polda Sulawesi Tengah melalui Satgas Operasi Ketupat Tinombala-2024 turunkan tim patroli subuh untuk mencegah aksi balap liar di Kota Palu.

“Mencegah aksi balap liar anak-anak remaja saat waktu subuh dibulan suci Ramadhan, Polda Sulteng turunkan tim patroli subuh,” ungkap Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala-2024 Kompol Sugeng Lestari di Palu, Selasa (9/4/2024)

Patroli subuh dilaksanakan sejak dimulaimya operasi ketupat tinombala-2024 dari Pukul 05.00 s.d 06.30 Wita, sebutnya

Patroli subuh ini dilakukan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, ujar Kompol Sugeng lestari

“Tim patroli subuh dilaksanakan oleh Personel Polda Sulteng yang terlibat Operasi Ketupat Tinombala dari fungsi Ditlantas, Ditsamapta dan Satbrimobda,” terang Kompol Sugeng.

Masih kata Sugeng, Patroli subuh sekaligus juga memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menuju masjid guna melaksanakan solat subuh berjamaah.

“Minimal keberadaan Patroli subuh ini juga dapat mencegah adanya niat dan kesempatan seseorang atau kelompok untuk melakukan kejahatan,” pungkasnya

Red”

Rumah Kosong Ditinggal Mudik, Polisi Banyumas Intensifkan Patroli Cegah Pencurian

Polresta Banyumas Polda Jateng melaksanakan patroli di perumahan kosong yang ditinggal mudik. Patroli ini dilakukan sebagai upaya antisipasi tindak kriminal.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Kompol Subeno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli dengan sasaran rumah kosong yang ditinggal mudik para penghuninya ini kami lakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas, ujarnya, Selasa (9/4/2024).

Kompol Subeno menambahkan bahwa patroli ini dilakukan di berbagai lokasi perumahan yang ada di Purwokerto.

“Patroli ini dilakukan di berbagai titik perumahan yang letaknya strategis di sekitar Kota Purwokerto. Beberapa perumahan tersebut diantaranya perumahan yang terletak di wilayah Kecamatan Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, Purwokerto Utara dan Purwokerto Barat”, imbuhnya.

Disamping untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bagi masyarakat yang sedang mudik agar merasa aman dan nyaman, patroli ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal.

“Diharapkan dengan kegiatan patroli perumahan kosong karena ditinggal mudik penghuninya ini dapat mencegah pencurian dan juga tindak kriminalitas lainnya”, tutupnya.

Red”

UKW Gate Tak Tersentuh Media Nasional

Oleh : Hence Mandagi

Dugaan Korupsi Dana Hibah BUMN kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk program Uji Kompetensi Wartawan atau UKW Gate semakin marak diberitakan media non mainstream lokal dan nasional di beberapa hari terakhir ini. Sayangnya media mainstream atau media arus utama nasional justeru menghilang dari peredaran bak ditelan bumi.

Kawan-kawan pentolan organisasi pers non konstituen mulai terlecut bersuara keras atas desakan anggotanya menyikapi UKW Gate ini. Anehnya, Dewan Pers malah diam seribu bahasa, dan lebih aneh lagi tidak ada satupun media nasional yang berani mengangkat dan mengawal kasus ini sampai ada pihak yang dinyatakan bertanggungjawab atas penyalahgunaan uang rakyat oleh organisasi tertua di republik ini. Yang ada hanyalah berita siaran pers terkait skandal korupsi dana UKW di segelintir media mainstream nasional.

Sebagai pimpinan organisasi dan pelaksana kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan, penulis sebetulnya memilih berdiam diri dan apatis karena yakin pengusutan UKW Gate ini bakal menguap. Pilihannya hanya satu yakni bersuara. Karena kalau diam berarti setuju dan ikut melindungi kejahatan korupsi di kalangan wartawan.

Pelaksanaan UKW selama ini memang jadi lahan subur penggunaan uang rakyat oleh Dewan Pers dan para organisasi konstituen. Miliaran rupiah dana UKW dari Kementrian Kominfo RI dana APBD pemda di berbagai daerah, tak terhitung jumlahnya.

Puncaknya, kisruh bagi-bagi ‘kue’ dana UKW ternyata hanya nyangkut ke PWI. Pembagian ‘Kue’ lezat nan mewah bernilai miliaran rupiah uang rakyat dari BUMN rupanya tidak merata. Tak heran, UKW Gate ini mencuat gara-gara bagi-bagi jatah tidak merata.

Dari sekian belas provinsi sebagai sasaran UKW, ternyata hanya 10 Provinsi yang nyangkut dana tersebut. Media nasional seolah malu-malu kucing mengangkat kasus ini karena takut disebut ‘Jeruk Makan Jeruk’.

Masih segar dalam ingatan, ketika Dana Bansos yang disalurkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menjelang pemilu, ramai-ramai diberitakan media nasional tanpa tahu asal-usul dana tersebut. Bahkan komentar tokoh agama Romo Magnis saat menjadi saksi di sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi baru-baru ini, bahwa perilaku Presiden Jokowi membagi-bagi bansos itu seperti pencuri, justeru marak diberitakan media nasional dan menjadi tranding topik di mana-mana.

Menteri yang terjerat kasus korupsi pun seringkali diblow up dari pagi, siang, malam selayaknya resep dokter bagi pasien minum obat 3 kali sehari. Berita korupsi Hakim Mahkamah Agung pun tak kalah heboh diliput media secara non stop.

Sayang sekali, ketika pelaku korupsi kali ini adalah pengurus lembaga atau organisasi pers yang fungsinya mengawasi dan melakukan sosial kontrol, berita yang maha dahsyat dan lebih menarik dari pada menteri, hakim, dan aparat yang terlibat korupsi ini, justeru didiamin oleh media nasional.

Tak terkecuali, organisasi pers konstituen yang kritis sekelas AJI dan IJTI pun diam kayak orang amnesia. Kalau sudah begini kondisinya, ini sama saja menempatkan wartawan seolah Gangster Mafia yang tak terjamah hukum.

Jika sudah seperti ini kondisi pers di Indonesia, maka kepada siapa lagi rakyat mau menaruh kepercayaan ? Sekali lagi penulis menutup tulisan singkat ini : “tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.”

Penulis adalah Ketua Umum DPP SPRI dan Ketua LSP Pers Indonesia