Beranda blog Halaman 462

Presiden LSM LIRA Dan Edison Ke Bareskrim Lapor Kasus Dana Hibah BUMN Yang Diduga Dikorup Oknum PWI Pusat Rp,2,9 M

Jakarta —Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), HM.Jusuf Rizal,SH dan Wartawan Edison ke Bareskrim Mabes Polri melaporkan kasus dana hibah Kementerian BUMN untuk pelaksanaan UKW. (Uji Kompetensi Wartawan) yang diduga di korup oknum PWI Pusat senilai Rp.2,9 Milyar dari Rp.6 Milyar.

Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak yang juga Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) bersama Edison diterima Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Arief Adiharsa didampingi staf Pengaduan Masyarakat, Jumat,19 April 2024 di Mabes Polri.

Dalam penerimaan laporan pengaduan tersebut Bareskrim Mabes Polri menurut Arief Adiharsa akan mempelajari dalam waktu dekat tentang pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum PWI Pusat. Apakah terkait tindak pidana korupsi atau masuk dalam kategori penggelapan dalam kasus dana hibah Kementerian BUMN Tersebut.

“Secara hukum bisa dipastikan ada dugaan pelanggaran hukum dalam konteks penggelapan. Namun karena ada unsur dana Cash Back ke Kementerian BUMN, maka Bareskrim akan panggil pihak-pihak terkait yang kami laporkan untuk mempelajari unsur korupsinya,” tegas Jusuf Rizal penggiat anti korupsi itu.

Jusuf Rizal juga menambahkan jika ada laporan masyarakat terkait masalah dugaan korupsi dana hibah Kementerian BUMN yang diduga diselewengkan oknum PWI Pusat, dapat membuat pengaduan ke Bareskrim, baik secara pribadi maupun institusi. Laporan tersebut akan jadi satu dalam Pengumpulan barang bukti.

Dalam pelaporan dugaan penyalahgunaan wewenang dan penggelapan dana hibah Kementerian BUMN tersebut, menurut Jusuf Rizal secara resmi, ia melaporkan atas nama LSM LIRA sekaligus sebagai PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia). Wilson melaporkan secara pribadi selaku anggota PWI yang merasa dirugikan.

Bareskrim Mabes Polri, tambah Jusuf Rizal merespon positif laporan yang disampaikan, selain masalah ini sudah viral di media dan juga memperoleh atensi dari Kabareskrim Mabes Polri. Ia berharap kasus ini ditangani dengan cepat karena peristiwa korupsi ini telah mencederai citra wartawan dan institusi PWI selaku organisasi wartawan tertua di Indonesia.

Red”

Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A 2024, Kapolda Sulteng Tekankan Hal ini

PALU, -Memulai seleksi penerimaan terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran (T.A) 2024, Polda Sulawesi Tengah menggelar penandatanganan pakta Integritas dan pengambilan sumpah kepada peserta seleksi, orang tua dan panitia berlangsung di Rupatama Polda Sulteng, Jumat (19/4/2024)

Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko mewakili Kapolda, memimpin pengambilan sumpah dan menyaksikan serta menanda tangani pakta integritas yang disaksikan oleh Irwasda Polda Sulteng diwakili Auditor Kombes Pol. Boy Samola dan Karo SDM Kombes Pol. Heru Budi Parsetyo.

Dalam sambutan tertulis Kapolda Sulteng dibacakan oleh Wakapolda, antara lain mengtakan, penerimaan terpadu anggota polri merupakan bagian dari penyediaan sumber daya manusia Polri yang bertujuan mencapai sasaran kekuatan dengan memilih warga negara yang berkualitas untuk menjadi seorang anggota polri.

“Nantinya diharapkan mampu berperan sebagai pengemban tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat secara profesional, bermoral dan modern.” Ujarnya.

Oleh karenanya Kapolda juga berharap, setiap calon anggota Polri dituntut memiliki kualitas yang dipersyaratkan, baik yang menyangkut aspek mental kepribadian, intelegensia, kesehatan maupun kesamaptaan jasmani.

“Pada kesempatan ini, perlu saya sampaikan bahwa pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas penerimaan terpadu anggota polri yang telah kita laksanakan bersama ini bermakna sangat strategis guna mewujudkan proses penerimaan yang clear and clean.” tegasnya

Sumpah yang saudara-saudara ucapkan merupakan salah satu bentuk manifestasi hubungan manusia dengan Tuhan, yang mengandung makna dan konsekuensi yang wajib dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Adapun pakta integritas yang saudara-saudara tanda tangani, merupakan upaya kita untuk membangun komitmen bersama, guna mewujudkan penerimaan yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, terang Irjen Agus Nugroho

“Untuk itu, saya berharap kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini benar-benar dapat dijadikan sebagai pedoman dan landasan moral bagi seluruh peserta dan panitia dalam melaksanakan seluruh tahapan seleksi” harap Kapolda.

Perlu juga saya ingatkan, bahwa pakta integritas yang saudara-saudara tanda tangani, mengatur sanksi yang tegas bagi para pelaku penyimpangan, mulai dari sanksi moral, sanksi administratif sampai dengan sanksi pidana.

Lanjut Kapolda Sulteng juga memberikan penekanan dalam penerimaan terpadu anggota Polri T.A 2024 ini, sebagai berikut:

1. Kepada para peserta, agar mengikuti proses penerimaan terpadu anggota polri dengan baik dan tidak mengandalkan orang lain atau sponsorship, namun mengandalkan kemampuan diri sendiri dan berdoa kepada tuhan yang maha kuasa, sehingga keberhasilan akan menghampiri peserta sekalian;

2. Kepada para orang tua peserta, agar percaya terhadap kemampuan para peserta tanpa harus mengandalkan orang lain atau sponsorship, selalu iringi mereka dengan dukungan dan doa kepada tuhan yang maha kuasa.

3. Kepada seluruh panitia dan pengawas, jangan pernah untuk mencoba melakukan penyimpangan. Laksanakan proses penerimaan ini, dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

Sementara itu Karo SDM Polda Sulteng Kombes Pol. Heru Budi Prasetyo mengatakan, bahwa proses penerimaan terpadu anggota polri diawali dengan pendaftaran mulai tanggal 25 Maret 2024 dengan jumlah pendaftar yang terverifikasi sampai saat ini sebanyak 371 orang terdiri dari 366 orang pria dan 47 orang wanita.

Lanjut Heru juga merincikan peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari :

1. Taruna Akpol sebanyak 53 orang terdiri dari 48 orang pria dan 5 orang wanita;

2. Bintara Polri sebanyak 340 orang terdiri dari 298 orang pria dan 42 orang wanita;

3. Tamtama Polri sebanyak 20 orang pria.

“Selanjutnya, para peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi yaitu pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan psikologi, uji akademik, uji jasmani dan penelusuran mental kepribadian, tandasnya.

Sedangkan pendaftaran untuk Bintara dan Tamtama Polri masih dubuka hingga tanggal 25 April 2024, sehingga dipersilahkan kepada adik-adik lulusan SLTA/Sederajat untuk segera mendaftarkan diri, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui website : penerimaan.polri.go.id, pungkasnya

Red”

Perang Iran-Israel: Bara Api Yang Akan Padam Atau Makin Meluas?”

Semua bermula ketika Israel menyerang sebuah fasilitas yang ada di area gedung diplomatik Iran di Suriah. Peristiwa itu adalah serangan terhadap Konsulat Iran di Damaskus, Suriah. Serangan 1 April itu menewaskan 16 orang, termasuk dua jenderal Iran. Dua jenderal Iran itu adalah Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi dan perwira tinggi lainnya, Brigadir Jenderal Mohammad Hadi Haji Rahimi. Apa yang dilakukan oleh Israel adalah sebuah pelanggaran internasional yang membuat Iran merasa sangat harus membalas serangan Israel iru. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan akan membalas serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah itu. Dia juga bertekad membuat rezim Zionis di Gaza Palestina segera bubar. Iran menekankan langkah penyerangan terhadap Israel merupakan pembelaan sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB, dan reaksi dari serangan berulang-ulang yang dilakukan Israel hingga menyebabkan pejabat militer Iran tewas.

Maka Iran pun meluncurkan gempuran udara ke Israel, pada Minggu (14/04) malam, yang mencakup 170 drone, 30 rudal jelajah, dan 110 rudal balistik. Sebuah serangan yang dahsyat. Maka dunia pun gelisah atas terkadinya serangan tersebut. Terbayangkan akan terjadi sebuah peperangan besar pasca Iran menyerang Israel. Bahkan dalam kegelisahan yang lebih besar, perseteruan Iran dan Israel itu bukan tak mungkin akan melahirkan perang dunia ke-3.

Hubungan antara Israel dan Iran sejatinya cukup baik sampai ketika Revolusi Islam yang dikomandoi Ayatollah merebut kekuasaan di Teheran pada 1979. Meski menentang rencana pembagian wilayah Palestina yang berujung pada berdirinya negara Israel pada 1948, Iran adalah negara Islam kedua yang mengakui pendirian Israel setelah Mesir. Ketika terjadi perang Iran-Irak, Israel menetapkan kakinya di sisi Iran.

Situasi tegang di antara Iran dan Israel ternyata bukan hanya melahirkan kegelisahan — bahkan ketakutan — tetapi juga memunculkan beberapa asumsi di balik situasi tegang tersebut. Asumi tersebut mulai dari soal politik hingga agama. Semua asumsi tersebut memiliki argumentasi kuat, yang kadang bisa diterima secara logis.

Salah satu asumsi menarik adalah tentang persekutuan AS, Iran dan Israel, yang membuat ketegangam antara Iran dan Israel hanya dianggap sebuah drama politik. Sehingga sebenarnya apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran dan juga sebaliknya, sama sekali tak ada hubungan dengan perang Hamas dan Israel. Singkatnya, apa yang dilakukan oleh Israel bukanlah memiliki latar belakang mereka mereka dengan Hamas atau Palestina, demikian pula apa yang dilakukan oleh Iran sama sekali tak berhubungan dengan perjuangan rakyat Palestina melawan Israel. Perang antara Palestina dan Israel telah berlangsung lebih dari 6 bulan dan Iran hanya diam, Iran baru bereaksi manakala fasilitas diplomatiknya diganggu oleh Israel.

Namun ada yang tak peduli dengan alasan Iran menyerang Israel. Bagi mereka yang paling penting cuma satu: Israel hancur, oleh apa pun, oleh siapa pun. Ternasuk tak peduli jika Iran adalah penganut syiah. Padahal, isyu syiah-suni adalah isyu paling kuat di kalangan Islam, termasuk di Timur Tengah. Isyu syiah dan suni itulah yang menjadi salah satu unsur penyebab dari kurang solidnya negara-negara di Timur Tengah.

Konflik Syi’ah-Sunni merupakah salah satu konflik etnik yang sudah berlangsung selama empat belas abad. Konflik inilah yang juga turut mewarnai dinamika politik di kawasan Timur Tengah sampai hari ini. Dalam sejarahnya, dua mazhab dalam Islam, Syi’ah-Sunni telah menciptakan ketegangan, gejolak politik, dan ketidakharmonisan hubungan antar negara karena perbedaan pandangan keduanya. Sebagai golongan mayoritas, Sunni selalu menganggap bahwa Syi’ah merupakan golongan yang salah, pun demikian sebaliknya.

Isyu syiah-suni itu pula yang diangkat oleh media-media pro Israel, dengan tujuan agar serangan yang dilakukan oleh Iran ke Israel tidak memperoleh dukungan negara-negara Islam, terutama di kawasan Timur Tengah. Apakah Israel sebenarnya memiliki ‘ketakutan’ terhadap Iran? Bisa ya, bisa pula tidak. Secara kekuatan militer, Israel memang kalah oleh Iran. Melansir dari Global Firepower, Iran berada di peringkat 14 dari 145 dalam kekuatan militer pada 2024 dengan Power Index 0,2269. Sementara Israel menduduki peringkat ke-18. Kekuatan negara Yahudi ini rupanya masih di bawah beberapa negara mayoritas Muslim. Namun harus pula diakui bahwa Israel tak memiliki ketakutan terhadap negara mana pun, jika mengingat bahwa Israel selalu dilindungi oleh AS dan sekutunya.

Sampai kapankah konflik Iran-Israel ini akan menemukan ujungnya? Sulit dijawab pastinya. Terlebih setelah Rusia, Cina dan Korea Utara telah berdiri tegak meneriakkan semangat untuk membela Iran. Pun demikian dengan AS dan para sekutunya yang berbaris rapih di sisi Israel. Konflik akan memiliki potensi meluas secara geografis, dan efek potensi itulah yang dikhawatirkan: perang dunia ke-3. M.Zarkasih/ mantan Atpol/ Pelaksana Fungsi Politik khusus KBRI Amman Jordania 2017- 2019 ( Jurdania , Palestina ,Lebanon, Syria,Irak dan Iran)

Red”

Komplotan Oknum Koruptor di PWI Segera Dilaporkan ke APH, Wilson Lalengke Minta Hendry dan Sayid Dicekal

Jakarta – Sejumlah pihak yang konsern dengan pemberantasan tindak pidana korupsi berencana segera melaporkan para oknum pengurus pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke aparat penegak hukum. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, meminta agar pihak terkait mempertimbangkan untuk mencegah-tangkal (cekal) ke luar negeri para oknum PWI terduga koruptor, Hendry Ch Bangun, Sayid Iskandarsyah, dan gerombolannya.

Dari informasi yang diterima media ini, Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), Drs. KRH HM. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si, melalui pesan WhatsApp-nya menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan korupsi yang dilakukan oleh para oknum pengurus pusat PWI. “Kami akan segera bergerak ke Mabes Polri untuk menindaklanjuti temuan dan informasi tentang kasus penyelewengan dana hibah BUMN ini,” ujar Jusuf Rizal yang juga adalah Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia).

Menurut dia, dugaan pelanggaran pidana yang dapat dipersangkakan adalah pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Dugaan pelanggaran pidannya adalah penggelapan jo korupsi karena ini dana BUMN,” tambahnya.

Dalam kasus korupsi oleh para oknum pengurus pusat PWI yang santer diberitakan ribuan media di tanah air, negara dirugikan hampir 3 miliar rupiah. Hal ini sesuai pernyataan yang disampaikan oleh Dewan Kehormatan kepada publik dan Dewan Penasehat PWI kepada Menteri BUMN.

Dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi oleh Hendry Ch Bangun dan kawan-kawannya semakin menguat manakala Bendahara Umum PWI, Marthen Selamet Susanto, telah memberikan informasi terkait kronologi dana cash back bantuan BUMN untuk UKW yang ditransfer ke rekening PWI. Dalam keterangan yang telah menyebar luas itu, Marthen menjelaskan bahwa dirinya terkaget-kaget ketika mendapat kabar ada uang keluar dalam jumlah besar dari rekening PWI tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Bendaraha Umum.

“Desas-desus cash back BUMN sudah merebak di beberapa kalangan pengurus PWI sebelum peringatan HPN 20 Februari 2024. ⁠Kabar ini saya redam dulu hingga peringatan HPN pada 20 Februari 2024 usai. Saya sebagai Ketua Pelaksana HPN tentu harus konsentrasi ke HPN agar acara berjalan lancar,” ungkap Marthen dalam prenyataan pers-nya setebal 2 halaman yang beredar beberapa hari ini.

Selesai HPN, sambungnya, dirinya sebagai Bendahara Umum PWI mencari tahu kebenaran kabar desas-desus cash back tersebut. “Bagaimana bisa saya sebagai Bendahara Umum PWI tidak mengetahui (kalau benar) ada dana keluar dalam jumlah besar,” kata pimpinan redaksi harian Koran Jakarta itu.

Marthen Selamet Susanto kemudian menanyakan soal hal-ihwal uang hibah dari BUMN itu ke staf sekretariat PWI bagian keuangan, bernama Lia. “Menurut Lia, dari Rp 6 miliar dana BUMN tersebut sudah masuk ke rekening PWI sebesar 3,6 M. Rinciannya pada akhir Desember 1,3 M dan 500 juta, kemudian pada 12 Februari masuk 1,8 M,” terangnya.

⁠Berdasarkan penuturan Lia, dari 3,6 M dana yang sudah masuk itu, sudah keluar dari rekening PWI sebagai cash back sebesar 540 juta pada akhir Desember, 540 juta pada 13 Februari. “Ada juga fee kepada yang dianggap berjasa disetujuinya bantuan BUMN tersebut (Syarif) sebesar 691 juta (19 persen dari dana masuk). Total dana yang keluar 1,771 M atau sekitar 49 persen dari 3,6 M,” imbuh Marthen lagi.

Di bagian kesimpulannya, pria berusia 57 tahun ini mengatakan bahwa dana sponsorship BUMN untuk UKW yang sudah disetor ke rekening PWI adalah Rp 4,6 Miliar. Sebesar 1,5 M telah digunakan untuk UKW di 10 provinsi. ⁠Dikeluarkan untuk cash back kepada orang BUMN Rp 1,080 M.

“⁠Ditransfer untuk fee Syarif karena dianggap berjasa menggolkan bantuan BUMN tersebut sebesar Rp 691 juta. Apa benar Syarif ini yang berjasa menggolkan dana bantuan BUMN. Bukankah ini atas perintah Presiden Jokowi saat menerima pengurus PWI di Istana?” ujar Marthen dengan nada sewot.

⁠Yang lebih mengherankan, ternyata Kementerian BUMN mengatakan bahwa tidak satu pun orang BUMN yang menerima cash back dari PWI. “⁠Uang sudah keluar Rp 1,080 M dari rekening PWI untuk cash back, tapi pihak BUMN membantah menerima cash back tersebut. Kemana larinya uang Rp 1,080 M tersebut. Lantas siapa yang terima cash back Rp 540 juta akhir Desember 2023 dan kemana larinya cash back Rp 540 juta pada 13 Februari 2024 dengan tanda terima yang ditandatangani Sekjen tersebut?” pungkas Marthen Selamet Susanto.

Mencermati kasus tersebut dan rencana LIRA melaporkan para pengurus pusat PWI ke aparat berwajib, Wilson Lalengke mengatakan bahwa pihaknya mendorong penyelesaian kasus korupsi ini ke ranah hukum sesegera mungkin. Selain itu, dia berharap kepada para terduga koruptor dana rakyat yang bercokol di organisasi pers PWI agar bertanggung jawab dan tidak melarikan diri.

“Melihat keterangan dari Bendahara Umum PWI, Marthen Selamet Susanto, sudah terang-benderang adanya tindak pidana korupsi dan penggelapan uang rakyat oleh gerombolan oknum bertameng wartawan di PWI itu. Saya mendukung Presiden LIRA dan semua pihak yang anti korupsi untuk segera melaporkan para oknum wartawan korup tersebut ke aparat penegak hukum. Dan kepada terduga koruptor Hendry Ch Bangun, Sayid Iskandarsyah, dan teman-temannya yang menikmati uang haram tersebut harus secara jantan berani mempertanggungjawabkan perbuatan tercelanya, jangan lari ke luar negeri ya,” beber Wilson Lalengke, Kamis, 18 April 2024.

Kepada aparat yang menangani kasus ini nanti, lulusan pasca sarjana dari tiga universitas ternama di Eropa itu berharap agar menerapkan juga pasal terkait pencucian uang yang di-junto-kan pada Pasal 55 KUHPidana. “Mohon kepada aparat berwajib yang menangani kasus dugaan korupsi Hendry Ch Bangun, dan kawan-kawannya itu nanti, perlu diterapkan UU money laundry dan di-junto-kan ke Pasal 55, ikut serta melakukan kejahatan,” pungkas trainer jurnalistik yang sudah melatih ribuan anggota TNI, Polri, wartawan, guru, PNS, mahasiswa, dan berbagai kalangan ini. (APL/Red)

Polsek Tapung Hulu Tingkatkan Kasus Dugaan Pengancaman Wartawan dari Penyelidikan ke Penyidikan

Dugaan pengancaman terhadap Wartawan dari salah satu media online yang dialami oleh Ramadhan Gulo yang terjadi di SPBU nomor : 14.284.135 di Desa Sumber Sari kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar, Riau pada hari Jum’at,29 Maret 2024 dengan Nomor Laporan : LP/B/III/2024/SPKT/POLSEK TAPUNG HULU/POLRES KAMPAR/POLDA RIAU TANGGAL 29 maret 2024 mendapat perhatian serius dari Pihak Kepolisian

Keseriusan pihak kepolisian Polsek Tapung Hulu ini disampaikan oleh Kapolsek Tapung Hulu Wel Etria,.SS.,MH ketika disambangi awak media di ruang kerjanya sambil menceritakan kronologis kejadiannya.(18/4/2024).

Yang mana kejadian itu berawal ketika Ramadhan Gulo bersama rekan seprofesinya mendatangi SPBU dan mengambil Video dan naik ke atas mobil dump truk yang diduga milik terlapor dan didapati atau melihat ada 20 buah jerigen yang diduga berisikan bahan bakar minyak jenis solar.

Melihat aksi Ramadhan Gulo (wartawan) yang menaiki dump truk milik terlapor tanpa permisi, terlapor merasa tidak nyaman sehingga terjadi cekcok antara Terlapor dengan Ramadhan

“Kenapa naik diatas mobil saya??!!…lalu Ramadhan Gulo menjawab, “Saya mau melihat apa yang ada didalam bak mobil mu.” ucap nya sehingga terjadi adu mulut antara Ramadhan Gulo dengan terlapor

Merasa tidak senang akan perlakuan Ramadhan, Terlapor mengambil sebuah benda yang diduga senjata tajam jenis Parang dari dalam mobilnya seraya berkata “Saya bawa parang,lalu mau saya apakan ini” ucap terlapor,lalu rekan Ramadhan menarik nya untuk menjauhi terlapor

“Kalau bukan wartawan kau sudah ku hajar”!!! ucap terlapor dengan geramnya sehingga mengundang perhatian pihak keamanan SPBU dan menyuruh pergi terlapor dari area SPBU dan sementara itu Ramadhan Gulo beserta rekannya langsung membuat laporan ke Polsek Tapung Hulu untuk proses selanjutnya

“Terkait perkara dugaan pengancaman tersebut sudah kami tangani,dan kami telah melakukan gelar perkara pada beberapa waktu lalu.Saat ini pihak kepolisian Polsek Tapung Hulu sudah meningkatkan statusnya,dari status penyelidikan kini sudah naik ke tahap penyidikan” jelas Kapolsek Tapung Hulu

Sumber : DPP AMI

Pelaku Pemalsu Plat Dinas TNI Ditangkap

(Puspen TNI). Pelaku pemalsu plat dinas TNI yang viral beberapa waktu lalu telah ditangkap, upaya yang dilakukan oleh Puspom TNI bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya membuahkan hasil, pelaku yang berinisial PWGA ditangkap pada Selasa (16/4/2024) ketika bersembunyi kediaman kakaknya di daerah Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dari Kepolisian dan Puspom TNI, pelaku dipastikan merupakan seorang pengusaha (bukan seorang anggota TNI). Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc mengatakan bahwa pelaku telah diperiksa oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya. “Iya benar (sudah ditangkap), selanjutnya pelaku akan mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dengan menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya, dan hari ini, Kamis (18/4/2024) sudah dilaksanakan Press Conference dengan menghadirkan tersangka dan barang bukti,” kata Kapuspen TNI.

Kapuspen TNI mengungkapkan terkait motif pelaku selama ini. “Adapun motif yang bersangkutan memalsukan plat dinas TNI Noreg 84337-00 tersebut semata-mata untuk menghindari peraturan lalu lintas ganjil genap di wilayah Jakarta,” ucapnya.

Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan dan diancam pasal 263 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan dengan ancaman pidana kurungan selama 6 tahun. Kapuspen TNI menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan pidana pemalsuan plat nomor dinas TNI. “Ancaman tindak pidana bagi pengguna plat dinas TNI palsu jelas, yaitu pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, kurungan selama 6 tahun,” pungkasnya.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Komnas HAM

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Audiensi Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro yang didampingi Komisioner/Koordinator Bidang Penegakan HAM Uli Parulian Sihombing, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Putu Elvina, Sekretaris Jenderal Henry Silka Innah, Kepala Biro Penegakan HAM Imelda Saragih, Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerja sama Gatot Ristanto, Sekretaris Tim Pengamatan Situasi di Papua Endang Sri Melani, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (18/4/2024).

Audiensi ini sekaligus halal bihalal Ketua Komnas HAM beserta rombongan kepada Jenderal TNI Agus Subiyanto selaku Panglima TNI yang baru setelah serah terima dari Laksamana TNI Yudo Margono.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI pada Audiensi tersebut diantaranya, Kasum TNI, Irjen TNI, Pangkogabwilhan I, para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Panglima TNI Pimpin Penyerahan Jabatan Pangkogabwilhan II dan Sertijab 3 Jabatan Strategis Mabes TNI

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Penyerahan Jabatan Pangkogabwilhan II kepada Marsda TNI M. Khairil Lubis, Sertijab Dansesko TNI dari Marsdya TNI Samsul Rizal kepada Marsda TNI Arif Widianto, Aspers Panglima TNI dari Marsda TNI Arif Widianto kepada Marsda TNI Mohammad Syafii serta Kapusdalops TNI dari Brigjen TNI Putra Widiastawa kepada Kolonel Inf Patar Mospa Sitorus, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2024).

Dalam amanatnya Panglima TNI menyampaikan bahwa, pergantian kepemimpinan dalam suatu organisasi merupakan suatu hal yang biasa. Selain untuk pengembangan karier bagi Perwira yang bersangkutan, regenerasi dan kaderisasi kepemimpinan memiliki arti penting untuk penyegaran organisasi, peningkatan kinerja, serta perbaikan produktivitas. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, kepada para Pejabat lama atas pelaksanaan tugasnya selama mengemban amanah jabatan dan terima kasih serta penghargaan yang tulus kepada para istri Pejabat Lama yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan tugas suami, serta dalam membina IKKT Pragati Wira Anggini,” ujarnya.

Panglima TNI mengucapkan selamat bertugas kepada para Pejabat baru dan berpesan agar melaksanakan amanah jabatan dengan sebaik-baiknya. “Lakukan inovasi dan terobosan-terobosan kreatif agar TNI yang PRIMA dapat menjawab tantangan perkembangan jaman dengan cepat dan tepat,” tegasnya.

Diakhir sambutannya Panglima TNI juga mengucapkan selamat kepada para istri Pejabat baru. “Berikan dukungan penuh kepada suami dalam pelaksanaan tugasnya, serta bina IKKT Pragati Wira Anggini cabang masing-masing dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Tim Da’i Polri Peduli, Bantu Panti Asuhan di Parigi Moutong

Parigi Moutong – Dalam rangka mencegah masuknya paham radikal dan intoleran di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Tim Da’i Polri Polres Parigi Moutong melaksanakan silaturahmi dan memberikan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Nur Reski Rahmat, di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, pada hari Kamis (18/4/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Irwan, bersama anggota Tim Da’i Polri lainnya. Dalam silaturahmi tersebut, Aiptu Irwan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama dan mencegah penyebaran paham radikalisme.

“Mari kita jaga bersama kerukunan antarumat beragama. Jangan mudah terpengaruh oleh paham radikal dan intoleran,” pesan Aiptu Irwan.

Selain itu, Tim Da’i Polri Satgas Madago Raya juga memberikan tali asih berupa paket sembako berupa beras 50 Kg, mie sedap 4 dos dan telur 2 tak, kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban anak-anak panti asuhan.

Pimpinan Panti Asuhan Nur Reski Rahmat, Ibu Hasni Dg Dingin, mengucapkan terima kasih kepada Tim Da’i Polri atas kunjungan dan bantuannya.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuannya dari Tim Da’i Polri. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan,” kata Ibu Hasni.

Ibu Hasni Dg Dingin, juga berharap agar Tim Da’i Polri dapat terus menjalin silaturahmi dengan panti asuhan dan memberikan edukasi tentang bahaya paham radikalisme dan intoleran kepada anak-anak, tandasnya.

Red”

Dalam Mempererat Tali Silaturahmi,Kapolsek Pebayuran Hadiri Acara Halal Bihalal di Kecamatan Pebayuran

Bekasi – AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran,menghadiri acara halal bihalal dalam rangka hari raya idul fitri 1 syawal 1445 H,yang di gelar camat pebayuran bertempat di Kantor Kecamatan Pebayuran Kabupaten.Kamis (18/04/2024).

Dalam acara halal bihalal tersebut, dihadiri.Forkopimcam Kecamatan Pebayuran.AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran.
Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha.Danramil 11 Pebayuran kapten Chb Ibrohim.H Ibong Ketua Apdesi Pebayuran.Anggota Polsek Pebayuran dan Setaf Berserta Jajaran Kecamatan Pebayuran.

AKP Hotma Portugu Sitompul S.H Kapolsek Pebayuran,mengatakan alhamdulillah,pada hari ini kami bersama Anggota bisa menghadiri acara halal bihalal bersama di kantor Kecamatan Pebayuran,ini adalah merupakan ajang silaturahmi antara Forkofincam dengan tokoh masyarakat di wilayah pebayuran.

“Dengan Adanya Halal Bi Halal di hari raya idul fitri 1 syawal 1445 H ini,kita bisa saling maaf dan bermaafan sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi, sehingga dapat bersosialisasi dengan masyarakat,”ucap AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

Lanjutnya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H,dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan seluruh masyarakat diwilayah Pebayuran.

“Karena tugas pihak kepolisian tidak akan terlaksana jika tidak dibantu masyarakat dengan memberikan informasi kepada Polsek Pebayuran,agar sinergitas ini tetap terjalin semakin erat,”pungkasnya AKP Hotma Portugu Sitompul S.H.

(Red)