Beranda blog Halaman 436

Kapolda Jateng Instruksikan Jajaran, Layani Masyarakat saat Libur Cuti Bersama

Menghadapi masa libur panjang cuti bersama Kenaikan Isa Almasih 2024, Polda Jawa Tengah berkomitmen menjamin keamanan. Hal ini di sampaikan Irjen pol Ahmad Luthfi, dalam keterangannya di Mapolda Jawa Tengah pada Jumat(10/5/2024)

” Pastikan Masyarakat yang berlibur ke tempat wisata aman dan lancar. Seluruh jajaran (Kapolres/ta/tabes) terjunkan personil untuk Patroli ke tempat yang ada potensi Kerawanan ”

Sementara itu dalam keterangan nya Kabid Humas Polda Jateng, Kombes pol Satake Bayu menyampaikan pihaknya turut menghimbau masyarakat yang akan berlibur.

“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan kompor dan peralatan elektronik seperti AC, kipas angin, dan pemanas dalam keadaan mati guna mencegah risiko kebakaran. Cek dan pastikan pintu dan pagar rumah terkunci dan titipkan kondisi rumah kepada satpam perumahan atau tetangga terdekat,” tuturnya.

“Berhati-hati saat berada di keramaian, jaga barang berharga, bila mengajak anak kecil agar selalu dalam pengawasan,” tambah Kabid Humas.

Bila mengalami suatu kendala atau permasalahan dirinya berpesan agar masyarakat tidak segan segera melapor ke petugas Kepolisian.

“Jangan sungkan untuk lapor ke Polisi. Kami harap libur panjang dapat menjadi momen yang menyenangkan” pungkasnya.

Red”

Aksi Pembubaran Ibadah Mahasiswa Katolik UNPAM, Gejala Lemahnya Ekosistem Toleransi

Tangerang – Kasus pembubaran peribadatan kembali terjadi, kali ini menimpa Mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (UNPAM) yang melaksanakan ibadah Rosario.

Video dan narasi-narasi terkait peristiwa tersebut viral di berbagai platform, baik media sosial maupun media arus utama.

Menyikapi insiden itu, Ir. Soegiharto Santoso, SH menyampaikan, tindakan tersebut sangat merusak nilai-nilai toleransi dalam beragama.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), dan Pendiri Portal Guetilang sekaligus sebagai Tenaga Ahli Sinergitas Bidang Kemitraan Warung NKRI Digital BNPT RI itu juga memberikan dukungan atas kegiatan yang dilakukan pihak SETARA.

“Catatan yang disampaikan oleh SETARA Institute adalah sebagai bentuk perhatian kita bersama. Pada intinya tindakan-tindakan yang bisa memecah belah antar umat beragama adalah pelanggaran hukum berat, dan para provokator harus di proses sesuai undang-undang yang berlaku,” jelas Hoky sapaan akrab Soegiharto yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/5/2024) di Jakarta.

Sementara, peristiwa tersebut menurut Halili Hasan sebagai Direktur Eksekutif SETARA Institute, sudah jelas menunjukkan pelanggaran terhadap Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB). Serta memperlihatkan lemahnya ekosistem toleransi di tengah keragaman Indonesia.

“Kejadian ini memperkuat fakta bahwa pelanggaran KBB dan gangguan terhadap tempat ibadah masih terjadi secara berulang. Data Setara Institute menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tahun 2007-2022, telah terjadi 573 kasus gangguan terhadap tempat ibadah dan peribadatan di Indonesia,” kata Halili dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (7/5/2024).

Terkait peristiwa tersebut, SETARA Institute menyampaikan beberapa catatan sebagai berikut :
Pertama, SETARA Institute menilai bahwa peristiwa tersebut merupakan pelanggaran atas Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) sekaligus cerminan dari lemahnya ekosistem toleransi di tengah tata kebinekaan Indonesia.

Kasus ini mempertegas bahwa situasi pelanggaran KBB stagnan serta gangguan atas tempat ibadah dan peribadatan masih terus terjadi. Data SETARA Institute menunjukkan, dalam periode tahun 2007-2022 terdapat 573 kasus gangguan terhadap tempat ibadah dan peribadatan yang terjadi di Indonesia.

Kedua, kasus pembubaran ibadah Rosario Mahasiswa Katolik UNPAM menunjukkan bahwa intoleransi dan kebencian terus menjadi ancaman terhadap hak atas KBB yang secara konstitusional harus dijamin oleh negara dan pemerintah.

Dalam kasus pembubaran rosario di Unpam, ada dua faktor utama yang mendorong pembubaran, yaitu intoleransi di kalangan masyarakat dan kegagalan elemen negara, dalam konteks ini RT/RW sebagai unsur negara di tingkat terkecil, di ranah masyarakat, untuk menjamin hak seluruh warga atas KBB.

Ketiga, upaya pihak kepolisian untuk mendamaikan para pihak mesti kita apresiasi. Namun demikian, kepolisian perlu memastikan adanya dugaan tidak pidana yang terjadi. Penegakan hukum atas kasus-kasus persekusi penting untuk dilakukan, untuk mencegah perluasan persekusi dan pelanggaran KBB.

Dalam pemantauan SETARA Institute selama ini, lemahnya penegakan hukum sering terjadi berkenaan dengan pelanggaran KBB dan secara umum menjadikan kelompok minoritas sebagai korban.

Keempat, SETARA Institute mendorong seluruh pihak untuk menahan diri. Narasi-narasi lanjutan terkait peristiwa yang mereproduksi kebencian dan menaikkan tensi konfliktual mesti dihentikan.

Para pihak diharapkan untuk melakukan upaya-upaya cooling down. SETARA Institute juga mendesak para pihak untuk menolak politisasi terkait kasus tersebut dalam rangka dinamika elektoral, khususnya terkait Pilkada pada November 2024 mendatang.

Selain itu, SETARA Institute mendesak Pemerintah untuk melakukan tindakan lanjutan yang dibutuhkan, seperti penanganan korban, jaminan perlindungan hak atas KBB, dan penegakan hukum atas tindak kekerasan yang terjadi.

Kelima, berkenaan dengan banyaknya kasus pembubaran, persekusi, dan pelanggaran-pelanggaran lain atas KBB, agenda besar yang harus menjadi perhatian bersama yaitu membangun ekosistem toleransi di tingkat masyarakat.

Ekosistem toleransi ini mesti dibangun dengan prakarsa kepemimpinan politik, yang mana walikota dan seluruh kepemimpinan politik mesti memberikan perhatian untuk agenda pemajuan toleransi.

Di samping itu, diperlukan inisiatif dan kepemimpinan birokrasi, termasuk birokrasi di tingkat Kecamatan dan RT/RW. Lebih dari itu, pembangunan ekosistem juga membutuhkan prakarsa dan kepemimpinan sosial.

Seluruh elemen masyarakat terkait, baik dalam bentuk entitas resmi seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Majelis-Majelis Keagamaan, maupun komunitas-komunitas sosial di berbagai bidang, seperti kebudayaan tradisional, kesenian, dan sebagainya, mesti terlibat dalam pembangunan ekosistem toleransi. (**)

Kenaikan Yesus Kristus, Pendeta Kamtibmas Ajak Tokoh Agama Jaga Keamanan di Poso Pesisir

Palu – Memanfaatkan momentum peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang penuh dengan pesan perdamaian dan kebersamaan, Pendeta Kamtibmas Polri Aiptu Halput Tarusu, S.Th, melaksanakan kegiatan sambang kepada Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Desa Saatu, Matius Palamba di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Kamis (9/5/2024).

Kunjungan Pendeta Halput Tarusu bertujuan untuk menjalin kemitraan antara Polri dengan tokoh agama dalam memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Halput Tarusu menyampaikan beberapa pesan penting kepada Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), diantaranya:

Pertama, Pendeta Halput Tarusu mengajak Bapak Matius Palamba untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Gereja GMAHK Desa Saatu dan sekitarnya.

Ia juga mengharapkan agar tokoh agama dapat membantu menyampaikan informasi kepada Polri jika ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kedua, Pendeta Halput Tarusu menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama di Desa Saatu dan sekitarnya.

Ia juga mengimbau Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) untuk selalu berupaya menjaga dan memelihara kerukunan antar sesama tokoh dan jemaat dalam Gereja GMAHK, serta dengan umat beragama lainnya.

Ketiga, Pendeta Halput Tarusu berharap bahwa melalui kemitraan antara Polri dan tokoh agama, kehidupan masyarakat di Desa Saatu dan sekitarnya dapat terwujud dengan rukun dan damai.

Pendeta Halput Tarusu meyakini bahwa dengan kerjasama yang baik, gangguan kamtibmas dapat diminimalisir dan terciptalah suasana yang kondusif bagi kehidupan masyarakat.

Kegiatan sambang Pendeta Halput Tarusu kepada Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) berjalan lancar dan mendapat respon yang positif dari tokoh agama tersebut.

Ketua Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerjasama yang erat dengan Polri dalam menjaga kamtibmas di wilayah Desa Saatu dan sekitarnya.

Red”

Bripda Yudhi, Dai Kamtibmas yang Peduli Santri Pondok Pesantren di Tojo Una Una

Tojo Una Una – Da’i Kamtibmas Polres Tojo Una Una Bripda Yudhi Pratama Djunu, kembali melaksanakan sambang dan silaturahmi di Pondok Pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairaat, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una Una, (8/5/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Bripda Yudhi tidak hanya bersilaturahmi dengan para santri dan ustadz, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan bahaya paham radikalisme dan intoleransi.

“Kami ingin para santri memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta terhindar dari pengaruh paham radikalisme dan intoleransi,” ujar Bripda Yudhi.

Selain itu, Bripda Yudhi juga memberikan sarana kontak berupa sejadah, pakaian muslim, peci, dan alat sholat kepada para santri.

“Sarana kontak ini diharapkan dapat membantu para santri dalam menjalankan ibadah mereka,” tambah Bripda Yudhi.

Kegiatan sambang dan silaturahmi ini disambut baik oleh para santri dan ustadz Pondok Pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairaat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bripda Yudhi atas kunjungan dan pemberian sarana kontaknya,” ujar Ustadz Syarawi, Ustadz Mudarris Pondok Pesantren Raudhatul Mustafa Lil Khairaat.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para santri, terutama dalam memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, tutupnya.

Red”

Rumah RT Dilalap Si Jago Merah di Tasik.

Tasik–Sebuah rumah milik ketua Rukun Tetangga di dusun Deudeul Desa Dedeul Kecamatan Taraju dilalap Si Jago Merah, Rabu kemaren.

Rumah milik RT yang terletak di kampung Deudel sekitar 7 km dari pusat ibukota kecamatan terbakar hangus sekitar pukul 10.00 Rabu (7/5) pagi.

Menurut keterangan, Pemilik rumah yang terbakar, juga seorang ketua RT setempat dan sangat histeris saat mengetahui peristiwa kebakaran yang melalap rumahnya.

Saat kejadian, pemilik rumah diketahui bernama Iwan ( 50) sedang tidak berada di rumah. Mereka diketahui dan keluarga berada di luar rumah.

Berkecamuknya Si jago merah membuat rumah, terbakar dan menghabis kan bangunannya dan tidak tersisa.

” Seratus juta tembus kerugian. yang dialami kebakaran rumah Iwan, itu kerugian materi rumah belum termasuk bangunannya. Rumah terbuat dari kayu rata dengan tanah hanya arang yang tersisa.

Pemilik rumah diketahui bernama Iwan suparman (50) pemilik rumah dan sebagai ketua RT Salabaya desa Dedeul kecamatan Taraju termangu di depan puing rumah. Api berhasil dipadamkan setelah sejam menghanguskan rumah dipadamkan oleh kepala dusun RW/RT, Karang Taruna dan masyarakat setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja Iwan pemilik rumah kayu sok dan saat ini ditangani oleh pihak Puskesmas setempat.

Dugaan sementara api berasal konslet listrik dan petugasI masih melakukan penyelidikan sumber api. Ris

“Apakah tkebakaran dari arus pendek?”

Batuan dan logistik berdatangan dari warga yang peduli dan saat ini Iwa? Dan keluarga mengungsi ke tempat keluarga.

Red” Ris

Polres Purbalingga Terjunkan Personel Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus

Polres Purbalingga menyiagakan personel untuk mengamankan kegiatan ibadah di sejumlah gereja dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (9/5/2024).

Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto yang memimpin pengamanan mengatakan pada hari ini kami melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus di sejumlah gereja wilayah Kabupaten Purbalingga.

“Fokus pengamanan ada di tiga gereja besar yaitu Gereja Kristen Indonesia, Gereja Kristen Jawa dan Gereja Katolik Santo Agustinus,” ungkapnya.

Disampaikan bahwa dalam pengamanan di tiga gereja besar disiapkan 45 personel dari Polres Purbalingga. Masing-masing gereja dijaga 15 orang personel polisi. Sedangkan di luar tiga gereja besar pengamanan tetap dilakukan oleh personel polsek jajaran.

“Selain tiga gereja besar, dilakukan juga pengamanan di gereja lain yang menyelenggarakan ibadah pada hari ini. Pengamanan gereja lainnya melibatkan personel dari polsek jajaran,” katanya.

Kabag Ops menambahkan dengan pengamanan yang dilakukan, kami memastikan bahwa tempat ibadah di gereja-gereja wilayah Kabupaten Purbalingga dalam keadaan aman. Sehingga masyarakat khususnya umat Kristiani dapat tenang dalam menjalankan ibadahnya.

Red”

Ada Apa! SPR Layangkan Surat Somasi KeCafe Sikembar

Serikat Pejuang Rakyat (SPR) layangkan surat somasi ke cafe sikembar agar pemilik cafe sikembar menghentikan praktek perstitusi yang berkedok cafe dan Gym namun diduga menyediakan fasilitas dan transaksi prostitusi.

Dugaan adanya fasilitas dan kegiatan perstitusi didalam cafe sikembar terkuak setelah team investigasi SPR datang sebagai tamu dan berhasil merekam pembicaraan salah satu pelayan terkait harga perempuan per satu kali melakukan kencan dalam kamar.

Adapu harga yang ditawarkan senilai Delapan Ratus Ribu Rupiah (800,000)Rp per satu kali bersetubuh dengan perempuan yang sudah disiapkan oleh cafe sikembar yang terletak di jalan Jipang kecamatan Bontonompo selatan kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Selasa 07/05/2024.

Menurut ikbal saat wawancara oleh beberapa awak media mengatakan, “Kami telah layangkan surat somasi kepada pemilik cafe sikembar agar menghentikan kegiatan perstitusi dan tidak menyediakan minuman keras beralkohol” ,tuturnya.

Lanjut ikbal menuturkan, “saat kami menyerahkan surat somasi kepada salah seorang yang diduga pemilik cafe sikembar pada saat itu malah melontarkan kata kata yang seolah-olah menantang” , tandasnya.

Tidak hanya itu, ikbal juga menyampaikan, “Orang yang diduga pemilik cafe sikembar mengatakan, kalau mau lakukan aksi unjuk rasa silahkan, di manapun titik aksi unjuk rasa saya akan kerahkan anggota saya dan kita baku tabrak” ,kata ikbal, menirukan perkataan orang yang diduga pemilik cafe sikembar.

“Hari senin tanggal 13 Mei 2024 kami akan lakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Polda Sulsel dengan tuntutan tangkap penyedia layanan perstitusi lanjut didepan kantor dinas pariwisata untuk mendesak agar segera mencabut izin cafe sikembar” ,tutupnya,

Red”

TNI AU Dirikan Posko Satgasud Di Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Di Lapangan Andi Djemma Kabupaten Luwu

Makassar – TNI Angkatan Udara mendirikan Pos Komando (Posko) Satuan Tugas Udara (Satgasud), bertempat di Posko Induk Tanggap Darurat Bencana yang di pusatkan di Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (8/5/2024).

Didirikannya Posko Satgasud tersebut bertujuan untuk mengatur dan mengendalikan seluruh jadwal rencana penerbangan pesawat helikopter mulai dari waktu penerbangan, rute dan area penerbangan, ketinggian serta muatan yang diangkut. Pengaturan dan pengendalian jadwal penerbangan sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan penerbangan untuk pesawat helikopter digunakan mengevakuasi dan mendistribusikan bantuan korban bencana banjir dan tanah longsor di beberapa desa yang masih terisolir di Kecamatan Latimojong.

Saat ini sebanyak tiga helikopter yang digunakan dalam membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan korban banjir dan tanah longsor. Tiga helikopter yang digunakan dalam membantu misi kemanusiaan di Kabupaten Luwu yaitu, Helikopter Caracal H-225M TNI AU, Helikopter AW 162 dari Kepolisian dan Helikopter Bell 412 dari BNPB.

Hingga hari keenam bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Luwu, helikopter TNI AU, Kepolisian dan BNPB berhasil mengevakuasi sebanyak 278 warga. Prioritas evakuasi melalui jalur udara adalah warga terisolir dan membutuhkan pertolongan medis seperti lansia, anak-anak dan warga yang sakit.

Red: Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Bonang Bayuaji G., S.E., M.M.

Wujud Kepedulian, Satgas Madago Raya Serahkan Bantuan ke TPA dan Masjid di Sigi

Sigi – Dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi dan mendukung kegiatan keagamaan di Desa Kotarindau, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, satgas preemtif ops madago raya menyerahkan bantuan berupa kipas angin dan karpet sajadah ke TPA Asy’ Syuaba Alkhairaat dan Masjid Al Muhajirin, Rabu (8/5/2024).

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Aiptu Andi Agustiar perwakilan satgas preemtif kepada Ustadz Fadhel selaku kepala TPA Asy’ Syuaba Alkhairaat bersama Imam Masjid Al Muhajirin Ustadz Hastang.

Diketahui, masing-masing Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) dan Masjid menerima 5 kipas angin dan 4 karpet sajadah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar di TPA dan ibadah di Masjid.

Pada kesempatan tersebut, Satgas Preemtif juga menyampaikan beberapa arahan dan imbauan, antara lain:

Pertama, Membangun hubungan silaturahmi yang kuat antara Polri dan masyarakat.

Kedua, Menolak segala paham radikal dan intoleransi.

Ketiga, Melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mendengar orang atau tempat ibadah yang eksklusif dan mencurigakan.

Keempat, Menjaga ukhuwah dan persaudaraan antar sesama tanpa memandang suku, bangsa, ras, dan agama.

Kelima, Menjunjung tinggi moderasi dalam beragama.

Terpisah, Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas Madago Raya terhadap masyarakat di wilayah operasi.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar di TPA dan ibadah di Masjid,” ujar AKP Basirun Laele.

Selain itu, AKP Basirun Laele juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Laporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan,” imbuh AKP Basirun Laele.

AKP Basirun Laele juga berharap dengan adanya bantuan dan program ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.

“Semoga dengan adanya bantuan dan program ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Kita bersama-sama membangun wilayah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkas AKP Basirun Laele.

Red”

Apresiasi Kapolda, Polres Sigi Raih Penghargaan dalam Penyelesaian Kasus

Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho memberikan penghargaan kepada Polres Sigi atas prestasinya dalam penyelesaian kasus dengan persentase 81,25% pada bulan April 2024.

Penghargaan ini diserahkan dalam kegiatan Gelar Operasional (GO) yang berlangsung di aula Rupatama Polda Sulteng, Rabu (8/5/2024).

Pencapaian Polres Sigi ini merupakan bukti kerja keras dan dedikasi tinggi personelnya dalam menjalankan tugas dan fungsi kepolisian.

“Kami mengapresiasi kerja keras Polres Sigi yang telah menunjukkan prestasi yang luar biasa dalam penyelesaian kasus pada bulan April ini,” ujar Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho.

Prestasi ini menunjukkan komitmen tinggi mereka dalam penegakan hukum dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jelasnya.

Sementara itu, Polres Parigi Moutong berada di urutan terakhir dalam penyelesaian jumlah kasus dengan persentase 9,80%. Kapolda Sulteng mengajak Polres Parigi Moutong untuk terus berusaha meningkatkan kinerjanya.

“Saya berharap Polres Parigi Moutong dapat mengambil pelajaran dari hasil ini dan terus berusaha meningkatkan kinerjanya dalam penyelesaian kasus,” imbuh Irjen Pol Dr. Agus Nugroho.

Kapolda juga berharap dengan pemberian penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Polres jajaran Polda Sulteng untuk terus meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tandasnya.

Red”