Beranda blog Halaman 434

Risnandar Secara Resmi Dilantik Sebagai Pj Walikota Pekanbaru.

 

Pekanbaru –  Risnandar Mahiwa secara resmi dilantik sebagai Pj Walikota Pekanbaru oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (22/5/2024). Tugas berat telah menanti Risnandar dalam memimpin kota Pekanbaru menjelang Pilkada 2024. Salah satu nya mengembalikan Jabatan ASN yang dibohongi melalui SK Berdasarkan surat dari kementerian dalam Negeri Republik Indonesia nomor:100.2.2.6/1299/OTDA tanggal 27 februari 2023.
Terkait Mutasi Ilegal yang dilakukan Pemko Pekanbaru , Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru, T Azwendi Fajri mengatakan bahwa Pihaknya  menolak kegiatan mutasi yang dilakukan oleh Pemko Pekanbaru karena adanya penipuan didalam pengajuan mutasi tersebut. ” Kita sangat menolak apapun bentuk nya yang didasari oleh penipuan administrasi. Kegiatan mutasi itu harus di batalkan,” Tegas Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru .
Menurut nya lagi, Kami meminta kepada  lembaga berwenang yakni Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengembalikan jabatan ASN yang telah di zalimi dan di tipu, dan evaluasi pejabat berwenang yang melakukan kesalahan.
” Kita minta kepada lembaga yang berwenang dalam hal ini Mendagri untuk mengembalikan Jabatan ASN yang didasari data bohong serta evaluasi pejabat yang melakukan kesalahan itu,” tutup Azwendi.
Berita sebelumnya bahwa  Berdasarkan surat dari kementerian dalam Negeri Republik Indonesia nomor: 100.2.2.6/1299/OTDA tanggal 27 februari 2023 tentang persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat Administrator dan pejabat pengawas di lingkungan pemko pekanbaru.
Dalam ketentuan pasal 132 A ayat (1) huruf a dan ayat (2) peraturan pemerintah nomor 49 tahun 2008 tentang pemilihan , pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah menegaskan pejabat kepala daerah dan pelaksana tugas kepala daerah dilarang melalukan mutasi pegawai kecuali setelah dapat persetujuan Mentri Dalam Negeri.
Kemudian ,  berdasarkan berita acara rapat tim penilai kinerja pegawai negeri sipil  nomor : 824/TPKPNS-BA/254/2023 tanggal 3 Februari 2023 dan surat Gubernur Riau nomor 800/BKD/3.1/II/2023/626 tanggal 17 Februari 2023 hal rekemendasi pengisian jabatan inspektur pembantu dilingkungan pemko Pekanbaru pada prinsipnya di setujui sebanyak 49 orang.
Namun ditegaskan dalam poin 4 bahwa dalam pelaksanaan nya pengangkatan dan pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas tersebut tidak sesuai dengan ketentuan per undang-undangan dan data yang disampaikan tidak benar maka persetujuan Mentri Dalam Negeri ini batal dan segala kebijakan Pj Walikota Pekanbaru terkait persetujuan dimaksud di nyatakan tidak SAH.
Untuk diketahui ada puluhan pejabat esselon 3 dan 4 di Pemko Pekanbaru atas keputusan ini menjadi Non Job. Dalam Laporan Tim Baperjakat Pemko Pekanbaru ke Mendagri bahwa jabatan Lowong alias Kosong, padahal jabatan tersebut ada ASN yang menempatinya.
” Kami pada intinya merasa dizalimi dan dibohongi terkait mutasi ini. Seharusnya baperjakat mesti memberikan laporan yang benar untuk usulan mutasi ke Mendagri. Kalau kami ada masalah seharus nya ada surat peringatan dan proses harus dilaksanakan,” ujar A salah satu ASN yang di non jobkan oleh data bohong ini.
Menurut nya lagi, Untuk mengembalikan Marwah kami sebagai ASN , kami meminta Mendagri menjalan kan Poin 4 dalam SK mutasi yang dilakukan Pemko Pekanbaru ini. Karena data yang diberika tidak benar. ” Kami meminta kepada Kemendagri untuk mencabut SK Mutasi yang telah menonjobkan Puluhan ASN Pekanbaru. Karena data nya tidak benar,” tutupnya.
Menurut Dewan Pertimbangan Aliansi Media Indonesia (AMI) , Fadila Saputra menegaskan agar Mendagri melalui Dirjen Otda membatalkan Surat Keputusan no 100.2.2.6/1299/OTDA tanggal 27 Februari 2024 karena cacat administrasi dan data yang diberikan adalah bohong dan mal administrasi.
kembali kan marwah ASN esselon 3 dan 4 yang telah nonjob kan 1 tahun lebih  dengan cara menipu administrasi (Mall Administrasi)  atas Surat Keputusan no 100.2.2.6/1299/OTDA tanggal 27 februari 2023 tentang mutasi ASN kota Pekanbaru,” tegas Fadil.
Dikatakan Fadil lagi,  Pembohongan yang dilakukan yakni mengatakan jabatan ASN lowong padahal jabatan itu ada pejabat yang mengisinya. Sehingga terbit lah rekomendasi oleh Mendagri. Ini harus jadi perhatian khusus bagi Mendagri serta Pemerintah Provinsi Riau sebagai wakil pemerintah pusat didaerah.
<span;>” Mendagri harus menjalan kan Poin 4 dalam SK tersebut. Karena SK tersebut jelas dan tegas mengatakan bahwa jika data yang diberika tidak sebenarnya , maka SK tersebut batal demi hukum dan seluruh keputusan Pj Walikota Pekanbaru atas SK tersebut tidak Sah, Jelas Fadil.
Fadil menambahkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dan konsultasi dengan pihak Kemendagri, KASN, BKN Reg Pekanbaru dan Ombudsman.
” Kita Sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait , kemudian dalamwaktu dekat pihak nya akan melayangkan surat resmi demi tegak nya keadilan di Kota Pekanbaru,”  tutup Fadil. ( tnn )
Red: AMI

Polisi Bantu Amankan Warga Mengamuk di Kutasari

Purbalingga – Polisi dari Polsek Kutasari Polres Purbalingga membantu mengamankan seorang pria yang mengamuk dan membuat resah warga di Desa Munjul, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Rabu (23/5/2024) sore.

Setelah diamankan pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Sebab pria tersebut memiliki gangguan kejiwaan dan kerap mengamuk, masuk rumah, memukul dan membuat takut warga sekitar.

Kapolsek Kutasari Iptu Heru Riyanto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya warga dengan gangguan jiwa mengamuk di Desa Munjul. Kami kemudian mendatangi lokasi membantu mengamankan.

“Walaupun sempat ada perlawanan, namun dibantu warga akhirnya kami dapat mengamankan pria dengan gangguan jiwa tersebut,” jelas kapolsek.

Disampaikan Kapolsek, setelah diamankan, atas kesepakatan pihak keluarga dan pemerintah desa, pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan. Hal itu agar gangguan kejiwaan yang dimiliki bisa disembuhkan.

“Didampingi pihak keluarga, kami antar pria tersebut menggunakan mobil dinas polsek sampai ke rumah sakit,” katanya.

Kades Munjul Herlan Susanto mengatakan di wilayah desanya ada warga berinisial IR (48) yang memiliki riwayat gangguan jiwa. Yang bersangkutan sudah pernah menjalani pengobatan sebanyak tiga kali di rumah sakit.

“Namun saat penyakitnya kambuh sering mengamuk membuat resah dan takut warga sehingga kami minta bantuan polisi mengamankan dan mengantar ke rumah sakit,” ucapnya.

Herlan berharap, setelah dilakukan pengobatan warga tersebut bisa sembuh dari penyakitnya. Sehingga tidak lagi membuat resah dan takut warga di lingkungan tempat tinggalnya.

“Terima kasih atas bantuan pihak kepolisian Polsek Kutasari yang membantu mengamankan warga mengamuk dan mengantar ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan,” pungkasnya.

Red”

Terkait Kasus Pengeroyokan Wartawan, Wilson Lalengke Prihatin dengan Kebohongan Polda Lampung

Jakarta – Setelah viral pemberitaan tentang penanganan kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto yang mandek di Polres Lampung Timur, Polda Lampung serta-merta meresponnya dengan me-release berita tandingan (counter opinion). Dalam pernyataan pers melalui Kabid Humasnya, Polda Lampung mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut terus berlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku dan telah menetapkan 1 tersangka.

“Kami sampaikan untuk perkembangan laporan tersebut sudah penetapan tersangka dan tahap 1 sejak 7 Maret 2024,” ujar Kabid Humas, Kombespol Umi Fadhilah Astutik, Rabu (22/5/2024).

Berita terkait di sini: Kasus Pengeroyokan Wartawan di Lampung Timur Dipastikan Terus Bergulir, Perkara Tetapkan 1 Tersangka (https://www.mabesnews.com/kasus-pengeroyokan-wartawan-di-lampung-timur-dipastikan-terus-bergulir-perkara-tetapkan-1-tersangka/)

Umi juga menambahkan bahwa pihak polisi telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada korban, Sopyanto. “Kami sudah memberikan SP2HP ke pelapor dan melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, dan saksi ahli,” tambah Umi Fadhilah sambil mengatakan bahwa kepolisian membutuhkan waktu, guna mengungkap secara pasti suatu laporan maupun informasi yang diterima kepolisian.

Menanggapi keterangan dari Polda Lampung tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, menyatakan sangat prihatin mendengar pernyataan aparat di Polda Lampung itu yang dinilainya menyebarkan berita bohong. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini bahkan sempat mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor kontak Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Umi Fadhilah Astutik, untuk mengingatkan yang bersangkutan agar tidak melakukan pembohongan publik.

“Ibu Umi Fadhilah Yang baik, jangan melakukan pembohongan publik yaa, repot memang kalau polisi tidak jujur sejak dari kandungan, selamanya akan diikuti dengan kebiasaan berbohong dan berbohong. Memalukan!” tulis Wilson Lalengke dalam pesannya kepada penanggung jawab bagian kehumasan Polda Lampung tersebut, Rabu, 22 Mei 2024.

Menurut korban kriminalisasi Polres Lampung Timur 2 tahun 2022 lalu ini, beberapa informasi dusta alias hoaks yang disebarkan Polda Lampung terkait penanganan kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto antara lain, pertama, korban yang adalah Ketua DPC PPWI Lampung Timur tidak menerima SP2HP sejak Maret 2024. Bung Fyan, demikian dia akrab disapa, menerima SP2HP terakhir pada tanggal 5 Februari 2024, itupun diberikan setelah polisi didesak terus-menerus untuk memberikan SP2HP tersebut, dan belum ada keterangan terkait penetapan tersangka.

Kedua, polisi di Polres Lampung Timur sebenarnya tidak bekerja serius menangani kasus ini. Jika mereka benar-benar bekerja dengan serius, kasus ini sudah lama tuntas. “Wong kasus pencurian hape saja hanya butuh waktu 1 jam bagi polisi untuk menangkap pelakunya? Ini pengeroyokan yang mengancam jiwa manusia Indonesia, bisa bertahun penanganannya, hellooooww Ibu Umi Fadhilah, mana waras… mana waras…?” tambah Wilson Lalengke dengan mimik heran sedikit kesal.

Ketika ditanyakan penyebab penanganan yang lamban ini, wartawan nasional yang dikenal getol membela warga terzolimi itu menduga bahwa polisi sedang mencari akal untuk menghentikan kasus ini. “Dugaan saya para polisi itu sedang mencari-cari alibi hukum agar kasus ini bisa dihentikan, minimal dipeti-eskan. Lihat saja modusnya, polisi menerapkan Pasal 170 KUHPidana, tapi tersangkanya hanya 1 orang. Yaa, pasti mental semua di Kejaksaan, karena Pasal 170 mempersyaratkan pengeroyok harus 2 atau lebih pelaku atau tersangka. Buktinya, berkas di-P19-kan oleh Jaksa, yang artinya penerapan pasal tindak pidananya tidak bersesuaian dengan jumlah tersangkanya,” ungkap Wilson Lalengke.

Mengapa aparat terkesan mempermainkan hukum dalam kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto itu? “Tanya langsung ke Ibu Umi Fadhilah yaa. Tapi bagi saya jelas, karena banyak oknum polisi akan terseret dalam kasus terkait penambangan illegal pasir silika di Kecamatan Pasir Sakit yang menjadi pangkal bala kasus pengeroyokan wartawan itu. Inilah akibatnya jika para bandit berseragam diberi kewenangan menangani hukum di sebuah negara, rekayasa demi rekayasa kasus akan menjadi keseharian mereka,” beber lulusan pasca sarjana bidang Etika Terapan dari Universitas Utrecht, Belanda, dan Universitas Linkoping, Swedia itu.

Wilson Lalengke pantas sedih dan prihatin dengan kinerja polisi, khususnya di Polda Lampung. Pasalnya beberapa kasus yang turut diperjuangkannya tidak mendapatkan penanganan serius dari aparat setempat.

“Kasus pengeroyokan Muhammad Abbas Umar oleh sejumlah polisi bejat Polres Lampung Timur dan Polda Lampung yang terjadi pada Sabtu, 12 Maret 2022, yang sudah dilaporkan ke Bidpropam Polda Lampung, baik melalui aplikasi Propam Online maupun secara manual mendatangi Bidpropam, hasilnya hingga kini menguap tanpa berita. Saya mau dengar komentar si Kombespol Umi Fadhilah itu tentang kasus ini, sudah sampai dimanakah Ibu Umi?” terang Wilson Lalengke mengingatkan Polda Lampung tentang kasus pemukulan Ketua DPC PPWI Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Muhammad Abbas Umar, dan menilap jam tangan barunya seharga 5 juta rupiah oleh gerombolan polisi Lampung 2 tahun lalu tersebut.

Polri ini, lanjutnya, memang sangat keterlaluan buruknya dalam memperakukan masyarakat. Jangankan warga biasa, anggota polisi saja mereka perlakukan sewenang-wenang. “Lihat saja kasus Ibu Polwan Rusmini yang hingga kini dibolak-balik, dipingpong sana-sini, tidak kelar-kelar. Padahal jelas kasusnya adalah kriminalisasi terhadap Ibu Rusmini, plus gajinya selama 8 tahun raib dimakan hantu di lingkungan Polda Lampung itu. Saya habis kata-kata yang pantas untuk menggambarkan betapa biadabnya para oknum aparat di Lampung, speechless!” sebut Wilson Lalengke sedih.

Oknum Kapolda Lampung, Irjenpol Helmy Santika, tidak luput dari kritikan tokoh pers nasional itu. Dia merujuk kepada pemberitaan teranyar tentang penghargaan sang Kapolda kepada aparatnya yang berhasil menangkap narapidana anak yang kabur dari Lapas Anak.

“Rupanya bintang dua di Indonesia ini, kalau tidak jadi bandar sabu, yaa hanya bisa menangkap buronan anak-anak. Coba dong yang lebih berbobot gitu, tangkap itu para pengeroyok wartawan di Lampung Timur, itu baru bisa dibanggakan punya pangkat bintang di pundak. Wartawan Sopyanto itu berjasa menjaga lingkungan hidup, menjaga kekayaan alam milik negara agar tidak dicuri para mafia penambang illegal, seharusnya dia dilindungi, bahkan diberi penghargaan, ini malah dibiarkan kasusnya terlunta-lunta. Kalau tidak diberitakan kemarin, pasti pada mingkem si Umi Fadhilah itu,” pungkas Wilson Lalengke. (TIM/Red)

GMKI Jakarta;Apresiasi TNI/POLRI Dalam Menjaga Kondusifitas PEMILU.

Jakarta– Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta melaksanakan Seminar Nasional bersama Civitas Akutansi UPN Veteran mengangkat tema “Konstribusi Mahasiswa dan Lulusan Akuntansi Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu”.

Pertumbuhan ekonomi bagaikan nadi kehidupan bagi kemajuan bangsa. Pertumbuhan ini tercipta ketika seluruh komponen ekonomi berjalan selaras dengan visi bersama. Dalam perjalanan membangun Indonesia yang sejahtera, stabilitas ini menjadi kunci utama.

Dalam sambutannya, Chrysmon Gultom menyampaikan “Baru saja kita melewati Pemilu Presiden dan wakil Presiden, dan Pilkada pun menanti di depan mata. Penting bagi kita semua untuk menjaga stabilitas di masa transisi ini, sehingga roda ekonomi nasional tidak terhambat. Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada TNI/Polri terkhusus Wilayah Jakarta atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan selama Pemilu dan mengantisipasi potensi kerusuhan. Semangat yang sama perlu dikobarkan untuk Pilkada mendatang, demi mewujudkan pesta demokrasi yang damai dan kondusif.

Di sisi lain, peluang untuk memperkuat stabilitas ekonomi terbuka lebar. Hilirisasi sektor UMKM, pengelolaan mandiri sumber daya alam seperti pangan, energi, dan air, serta pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan peningkatan daya beli masyarakat melalui upah layak, merupakan langkah strategis yang perlu terus diupayakan.

Sebagai mahasiswa Kristen, teks ini mengingatkan kita akan peran penting prinsip kasih dalam menjaga stabilitas ekonomi. Kasih yang menekankan kepedulian terhadap kaum berpenghasilan rendah dan rentan, mendorong kita untuk memberi dengan tulus, bukan karena paksaan. Ajaran Alkitab tentang martabat manusia juga menegasikan praktik kerja paksa dan perbudakan.

Marilah kita bersama-sama, dengan penuh tanggung jawab dan kasih, menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan semangat “Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian”, dan motto “Ut Omnes Unum Sint” (Supaya Semua Menjadi Satu), kita wujudkan masa depan Indonesia yang cerah dan sejahtera bagi seluruh rakyat.(Red/bar)

Hartati Rahayu S.Pd.M.Pd Diduga Kuat Tipu CV Setia Karya Lestari, Dengan Terkait Penawaran Proyek Pengaspalan Di UIN Raden Mas Said Surakarta,

Cilacap – CV setia karya lestari merasa di bodohi oleh Saudara Hartati Rahayu S.Pd. M.Pd dengan penawaran pekerjaan proyek pengaspalan jalan di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta 18/05/2024.

WWW Lin RI.com 23/05/2024.

Proyek pekerjaan aspal yang di tawarkan dan di sepakati dengan pembuatan RAB dari Saudara Hartati Rahayu S.Pd M.Pd ada empat(4) paket perjanjian awal secara lisan, dalam proses di awali Saudara haryati Rahayu gunakan modus minta di bantu untuk Prin Company Profil dengan biaya di tanggung oleh CV. dan di anggap itu wajar saja, namun itu ada saja yang diminta lagi berkaitan dengan uang untuk Proyek Pengaspalan Jalan,

Sungguh sangat di sayangkan tindakan seorang yang berpendidikan tinggi tidak punya etika Tata krama dan sopan santun dengan setatus sebagai seorang dosen, Sangatlah miris nasib yang di alami oleh team CV setia karya lestari di tipu mentah mentah sampe datang ke UIN, dan di telantarkan oleh oknum yang mengatasnamakan dosen UIN Raden Mas said Surakarta.

Sampai saat ini Saudara Hartati Rahayu belum ada kejelasan dan tidak sesuai Harapan yang diucapkan, Hanya janji janji tidak pasti, dan yang saya sangat kecewa saya jauh jauh dari Cilacap datang ke Surakarta dengan harapan yang pasti, namun kenyataan nya saya sangat di kecewakan.”Ujar SR”

Saya bersedia memberikan bukti bukti percakapan rekaman dan bukti yang lainnya, saat berkomunikasi dengan Saudari Hartati Rahayu S.Pd M.Pd, apabila kelakuan ini,ketika ini dibiarkan akan semakin banyak para korban yang dibodohi oleh Hartati biarlah saya saja yang jadi korban dosen gadungan ini.”Tutup SR”

Saya juga sangat kecewa dengan kelakuan se orang yang mengatasnamakan Dosen dan juga seorang ketua yayasan dan mengatasnamakan juga seorang pimpinan dari salah salah satu media.dengan kelakuan tidak terpuji. Saya meminta kepada teman teman seluruh media dan masyarakat untuk berhati hati terhadap orang orang ini. ucap Tri.

Hartatirahayu setelah di buatkan pra-rilis membalas dengan jawaban lewat whatsapp akan bertanggung jawab dan akan mengganti kerugian yang di alami investor sampai hari Rabu tanggal 22/05/2024.
Namun janji itu pun hanya janji palsu, sampe hari ini dan sampe brita ini di terbitkan tidak ada kabar.

Redaksi”

Warga Desa Tanah Pilih Puas Dengan Kinerja Aparatur Desa.

Warga masyarakat desa tanah pilih kecamatan sungai are kabupaten oku selatan Perovinsi sumatra selatan merasa bersyukur dan puas dengan kinerja para perangkat desanya. 22/05/2024

Salah satu warga mengungkapkan rasa sukur kepada awak media Lin RI.com.
Kami selaku warga desa tanah pilih merasa bersyukur atas kinerja perangkat desa dan kepemimpinan bapak kepala desa (Nasrul hadi) dan kami rasa anggaran dana desa yang di kucurkan pemerintah terserap dengan baik.ungkap warga.

Kami sangat bersyukur dulu kami mengendari jalan di sini menggunakan kendaraan roda dua harus pake Ranai sekarang sudah tidak lagi dan sekarang jalan sudah bagus.ucap Afr.

Dari para petani sekarang pun ikut merasakan kinerja kepala desa yang mana kala bisa mengolah dan menerapkan anggaran dana desa, dengan tepat sasaran. Salah satu ketua klompok tani pun menyampaikan hal yang sama.puas dengan kinerja kepala desanya.

Sementara itu kepala desa Nasrul hadin saat di temui awak media di kediaman nya. Mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dan amanah dari pemerintah untuk di terapkan dengan baik.dan menjalan kan kegiatan melalui musdes dan hasil dari musdes yang menjadi acuan saya dalam menjalankan program desa.

(Kiki)

Polri Ungkap Keberhasilan Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Polri terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Penyelenggaraan event internasional yang dihadiri beberapa kepala negara dan delegasi sejauh ini terbilang cukup aman dan sukses.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keberhasilan Polri mengamankan penyelenggaraan KTT WWF tak terlepas dari persiapan yang matang.

“Bapak Kapolri selalu menginstruksikan ke Kaops Puri Agung dengan konsep perencanaan dengan matang termasuk bagaimana manajemen risiko dalam operasional kepolisian dan bagaimana mengantisipasinya, maka implementasi saat ini alhamdulilah situasi baik kondusif dan terselenggara dengan lancar,” kata Trunoyudo di Bali, Rabu (22/5/2024).

Kemudian, kata Trunoyudo, konsep operasi pengamanan yang dilakukan Polri adalah operasional terpadu sinergi antara Paspampres, TNI, dan Stakeholder Kementerian Lembaga.

“Kemudian di ruangan inilah (command center) dilakukan dinamisator oleh Kaposko yang kemudian bagaimana menggerakan seluruh pola pengamanan baik itu secara internal dengan satgas yang ada di Operasi Puri Agung serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Trunoyudo yang juga menjabat Kasatgas Humas Operasi Puri Agung menyampaikan beberapa apresiasi dari tokoh masyarakat, agama, adat di Bali termasuk delegasi dan beberapa pimpinan Kementerian Lembaga dengan keramahan yang dilakukan anggota Polri dalam pengamanan.

Menurutnya, keramahan ini juga berasal dari masyarakat Bali yang memberikan suatu pengertian dan menjadi kultur ramah tamah sehingga delegasi juga nyaman.

“Selain sinergi dan kolaboratif juga tidak luput dari tokoh-tokoh di Bali sehingga situasi menjadi nyaman dan lancar,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan, pengamanan yang dilakukan Polri dalam penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ini adalah agenda rutin kepolisian setiap adanya event internasional di Indonesia.

“Polri selalu dilibatkan dalam event-event internasional tidak hanya di bali. Polri juga mengamankan event di Jakarta, Danau Toba dan berbagai event internasional. Tentu menjadi kewajiban tugas pokok, fungsi dan peran Polri,” ucapnya.

Harapannya, dengan adanya penyelenggaraan event WWF ini, Trunoyudo mengatakan generasi muda dapat melestarikan dan merawat alam serta air di masa mendatang.

“Untuk harapan tentu menjadi isu krusial salah satunya air. Menuju Indonesia emas generasi muda menjadi saksi sejarah sehingga ke depan Presiden Indonesia mengharapkan generasi penerus bisa melestarikan dan merawat alam dan air secara khususnya,” katanya.

Red”

Ceramah Kamtibmas, Da’i Polri: Jaga Kerukunan, Waspadai Paham Radikal

Palu – Tim Da’i Polri Satgas Preemtif Ops Madago Raya menggelar ceramah Kamtibmas di Masjid Nur Fatra, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Rabu, (22/5/2024).

Ceramah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menangkal masuknya paham radikal dan intoleran di wilayah Kabupaten Poso.

Tim Da’i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jamaah Masjid Nur Fatra, antara lain:

Pertama, Bersyukur atas rasa aman dan tentram yang diberikan Allah Subhannahu Wa Ta’ala, dan diharapkan jamaah dapat menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif.

Kedua, Tetap menjaga toleransi serta kerukunan antar umat beragama.

Ketiga, Mewaspadai masuknya paham radikal dan intoleran yang dapat merusak keyakinan beragama dan berbangsa, serta menjaga generasi muda dari pengaruh paham-paham tersebut.

Jamaah Masjid Nur Fatra menyambut baik ceramah Kamtibmas dari Tim Da’i Polri dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan mereka.

Jamaah juga menyatakan kesiapannya untuk membantu Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Poso.

Kasubsatgas Humas Ops Madago Raya, AKP Basirun Laele mengatakan, bahwa kegiatan ceramah Kamtibmas ini merupakan salah satu upaya Polri untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Poso.

“Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga Kamtibmas, diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut,” kata AKP Basirun Laele.

AKP Basirun Laele juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap informasi-informasi yang tidak benar dan provokatif yang dapat mengganggu Kamtibmas.

“Masyarakat harus selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, dan jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong,” tandas AKP Basirun Laele.

Red”

Sapa Pengungsi Banjir Bandang Sumbar, Ketum Bhayangkari Hibur Anak-anak Pengungsi

Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Listyo Sigit, mengunjungi Posko Pengungsian Banjir Bandang Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Juliati menyapa warga yang terdampak bencana alam tersebut, terutama kaum ibu dan anak-anak.

Dilihat dari video SSDM Polri, Selasa (21/5/2024), Juliati bersama rombongan bhayangkari lainnya juga membagikan bingkisan bantuan berupa sembako untuk pengungsi dewasa. Pengungsi anak-anak turut diberi hadiah.

“Siapa yang bisa nyanyi lagu 17 Agustus?” tanya Juliati pada anak-anak di pengungsian.

Anak-anak tersebut langsung mengangkat tangan, berebut agar ditunjuk bernyanyi. “Wah semuanya bisa,” sambung Juliati sambil tersenyum.

Seorang anak perempuan dengan percaya diri bernyanyi di hadapan Juliati dan rombongan bhayangkari. Anak-anak memang termasuk sasaran proses pemulihan trauma pascabencana. Saat sesi trauma healing pada anak dengan panggung hiburan sederhana.

Nampak istri dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini ikut bernyanyi sambil bertepuk tangan di belakang anak perempuan tersebut.

Kegiatan trauma healing ini juga dilakukan tim SSDM Polri, yang dipimpin Psikolog Utama TK. II Ropsi SSDM Polri Brigjen Pol Dra Desy Andriani. Pada Minggu (19/5), mereka mendatangi lokasi terdampak bencana banjir lahar dingin di Posko Pengungsian Sungai Jambu, Batusangkar, Sumbar.

Sebanyak 504 penyintas bencana banjir bandang Gunung Marapi mendapatkan treatment trauma healing pada kegiatan ini. SSDM Polri, dalam keterangannya, menyebut dukungan psikososial bagi korban terdampak dan relawan kemanusiaan setempat sangat diperlukan untuk menurunkan tingkat stres menghadapi dampak dari bencana alam ini.

Red”

Satgas TMMD Ke 120 Kodim 0726/Sukoharjo Bangun Poskamling Guna Tingkatkan Keamanan Desa

Sukoharjo-Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga bekerja bersama membangun Poskamling di lokasi TMMD Desa Wirun Kecamatan Mojolaban yang pembangunannya sudah sampai ke pemasangan Bata merah, rabu (22/05/2024)

Tak perlu mewah apalagi megah yang penting sarana dan fasilitas warga untuk mengamankan wilayah di desa tersebut ada. Hal ini diungkapkan Herman salah seorang warga, “terimkasih bapak tentara telah membangun pos kamling untuk kami,Poskamling yang dibangun di lokasi strategis, tepat berada di pertigaan simpang jalan memudahkan kami nanti dalam mengamati situasi”ungkapnya.

Danki TMMD ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Letda Inf Nasikin menuturkan, progres pembangunan pos kamling akan di kebut agar cepat selesai dan segera di fungsikan.

“Untuk pengerjaan pos kamling kami dikebut, sampai dengan saat ini hari ke 10 sudah mencapai 40 persen” terangnya.

Sementara, Kapten Inf Kurniawan Jayadi selaku Perwira Pelaksanan TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo di tempat terpisah mengatakan, tujuan pembangunan Poskamling tersebut untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar desa yang dijadikan sasaran pencurian maupun permasalahan lainnya.

“Dengan mengaktifkan kembali ronda ataupun patroli malam sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terdidik untuk melaksanakan pengamanan kampungnya sendiri secara swakarsa dan mandiri,” ucapnya.

Kapten Inf Kurniawan jayad, juga mengharapkan kepada masyarakat mulai dari Kepala Desa, Ketua RT maupun warga untuk sama-sama ikut peduli terhadap keamanan wilayah.

“Harapannya, setiap permasalahan yang ada khususnya terkait dengan Kamtibmas dapat terdeteksi dengan cepat dan dilaporkan kepada pihak yang berwajib jika tidak bisa diselesaikan,” tambahnya.

Red”