Beranda blog Halaman 422

Terkait Kasus Pengeroyokan Wartawan, Wilson Lalengke Prihatin dengan Kebohongan Polda Lampung

Jakarta – Setelah viral pemberitaan tentang penanganan kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto yang mandek di Polres Lampung Timur, Polda Lampung serta-merta meresponnya dengan me-release berita tandingan (counter opinion). Dalam pernyataan pers melalui Kabid Humasnya, Polda Lampung mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut terus berlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku dan telah menetapkan 1 tersangka.

“Kami sampaikan untuk perkembangan laporan tersebut sudah penetapan tersangka dan tahap 1 sejak 7 Maret 2024,” ujar Kabid Humas, Kombespol Umi Fadhilah Astutik, Rabu (22/5/2024).

Berita terkait di sini: Kasus Pengeroyokan Wartawan di Lampung Timur Dipastikan Terus Bergulir, Perkara Tetapkan 1 Tersangka (https://www.mabesnews.com/kasus-pengeroyokan-wartawan-di-lampung-timur-dipastikan-terus-bergulir-perkara-tetapkan-1-tersangka/)

Umi juga menambahkan bahwa pihak polisi telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada korban, Sopyanto. “Kami sudah memberikan SP2HP ke pelapor dan melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, dan saksi ahli,” tambah Umi Fadhilah sambil mengatakan bahwa kepolisian membutuhkan waktu, guna mengungkap secara pasti suatu laporan maupun informasi yang diterima kepolisian.

Menanggapi keterangan dari Polda Lampung tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, menyatakan sangat prihatin mendengar pernyataan aparat di Polda Lampung itu yang dinilainya menyebarkan berita bohong. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini bahkan sempat mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor kontak Kabid Humas Polda Lampung, Kombespol Umi Fadhilah Astutik, untuk mengingatkan yang bersangkutan agar tidak melakukan pembohongan publik.

“Ibu Umi Fadhilah Yang baik, jangan melakukan pembohongan publik yaa, repot memang kalau polisi tidak jujur sejak dari kandungan, selamanya akan diikuti dengan kebiasaan berbohong dan berbohong. Memalukan!” tulis Wilson Lalengke dalam pesannya kepada penanggung jawab bagian kehumasan Polda Lampung tersebut, Rabu, 22 Mei 2024.

Menurut korban kriminalisasi Polres Lampung Timur 2 tahun 2022 lalu ini, beberapa informasi dusta alias hoaks yang disebarkan Polda Lampung terkait penanganan kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto antara lain, pertama, korban yang adalah Ketua DPC PPWI Lampung Timur tidak menerima SP2HP sejak Maret 2024. Bung Fyan, demikian dia akrab disapa, menerima SP2HP terakhir pada tanggal 5 Februari 2024, itupun diberikan setelah polisi didesak terus-menerus untuk memberikan SP2HP tersebut, dan belum ada keterangan terkait penetapan tersangka.

Kedua, polisi di Polres Lampung Timur sebenarnya tidak bekerja serius menangani kasus ini. Jika mereka benar-benar bekerja dengan serius, kasus ini sudah lama tuntas. “Wong kasus pencurian hape saja hanya butuh waktu 1 jam bagi polisi untuk menangkap pelakunya? Ini pengeroyokan yang mengancam jiwa manusia Indonesia, bisa bertahun penanganannya, hellooooww Ibu Umi Fadhilah, mana waras… mana waras…?” tambah Wilson Lalengke dengan mimik heran sedikit kesal.

Ketika ditanyakan penyebab penanganan yang lamban ini, wartawan nasional yang dikenal getol membela warga terzolimi itu menduga bahwa polisi sedang mencari akal untuk menghentikan kasus ini. “Dugaan saya para polisi itu sedang mencari-cari alibi hukum agar kasus ini bisa dihentikan, minimal dipeti-eskan. Lihat saja modusnya, polisi menerapkan Pasal 170 KUHPidana, tapi tersangkanya hanya 1 orang. Yaa, pasti mental semua di Kejaksaan, karena Pasal 170 mempersyaratkan pengeroyok harus 2 atau lebih pelaku atau tersangka. Buktinya, berkas di-P19-kan oleh Jaksa, yang artinya penerapan pasal tindak pidananya tidak bersesuaian dengan jumlah tersangkanya,” ungkap Wilson Lalengke.

Mengapa aparat terkesan mempermainkan hukum dalam kasus pengeroyokan wartawan Sopyanto itu? “Tanya langsung ke Ibu Umi Fadhilah yaa. Tapi bagi saya jelas, karena banyak oknum polisi akan terseret dalam kasus terkait penambangan illegal pasir silika di Kecamatan Pasir Sakit yang menjadi pangkal bala kasus pengeroyokan wartawan itu. Inilah akibatnya jika para bandit berseragam diberi kewenangan menangani hukum di sebuah negara, rekayasa demi rekayasa kasus akan menjadi keseharian mereka,” beber lulusan pasca sarjana bidang Etika Terapan dari Universitas Utrecht, Belanda, dan Universitas Linkoping, Swedia itu.

Wilson Lalengke pantas sedih dan prihatin dengan kinerja polisi, khususnya di Polda Lampung. Pasalnya beberapa kasus yang turut diperjuangkannya tidak mendapatkan penanganan serius dari aparat setempat.

“Kasus pengeroyokan Muhammad Abbas Umar oleh sejumlah polisi bejat Polres Lampung Timur dan Polda Lampung yang terjadi pada Sabtu, 12 Maret 2022, yang sudah dilaporkan ke Bidpropam Polda Lampung, baik melalui aplikasi Propam Online maupun secara manual mendatangi Bidpropam, hasilnya hingga kini menguap tanpa berita. Saya mau dengar komentar si Kombespol Umi Fadhilah itu tentang kasus ini, sudah sampai dimanakah Ibu Umi?” terang Wilson Lalengke mengingatkan Polda Lampung tentang kasus pemukulan Ketua DPC PPWI Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Muhammad Abbas Umar, dan menilap jam tangan barunya seharga 5 juta rupiah oleh gerombolan polisi Lampung 2 tahun lalu tersebut.

Polri ini, lanjutnya, memang sangat keterlaluan buruknya dalam memperakukan masyarakat. Jangankan warga biasa, anggota polisi saja mereka perlakukan sewenang-wenang. “Lihat saja kasus Ibu Polwan Rusmini yang hingga kini dibolak-balik, dipingpong sana-sini, tidak kelar-kelar. Padahal jelas kasusnya adalah kriminalisasi terhadap Ibu Rusmini, plus gajinya selama 8 tahun raib dimakan hantu di lingkungan Polda Lampung itu. Saya habis kata-kata yang pantas untuk menggambarkan betapa biadabnya para oknum aparat di Lampung, speechless!” sebut Wilson Lalengke sedih.

Oknum Kapolda Lampung, Irjenpol Helmy Santika, tidak luput dari kritikan tokoh pers nasional itu. Dia merujuk kepada pemberitaan teranyar tentang penghargaan sang Kapolda kepada aparatnya yang berhasil menangkap narapidana anak yang kabur dari Lapas Anak.

“Rupanya bintang dua di Indonesia ini, kalau tidak jadi bandar sabu, yaa hanya bisa menangkap buronan anak-anak. Coba dong yang lebih berbobot gitu, tangkap itu para pengeroyok wartawan di Lampung Timur, itu baru bisa dibanggakan punya pangkat bintang di pundak. Wartawan Sopyanto itu berjasa menjaga lingkungan hidup, menjaga kekayaan alam milik negara agar tidak dicuri para mafia penambang illegal, seharusnya dia dilindungi, bahkan diberi penghargaan, ini malah dibiarkan kasusnya terlunta-lunta. Kalau tidak diberitakan kemarin, pasti pada mingkem si Umi Fadhilah itu,” pungkas Wilson Lalengke. (TIM/Red)

GMKI Jakarta;Apresiasi TNI/POLRI Dalam Menjaga Kondusifitas PEMILU.

Jakarta– Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta melaksanakan Seminar Nasional bersama Civitas Akutansi UPN Veteran mengangkat tema “Konstribusi Mahasiswa dan Lulusan Akuntansi Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu”.

Pertumbuhan ekonomi bagaikan nadi kehidupan bagi kemajuan bangsa. Pertumbuhan ini tercipta ketika seluruh komponen ekonomi berjalan selaras dengan visi bersama. Dalam perjalanan membangun Indonesia yang sejahtera, stabilitas ini menjadi kunci utama.

Dalam sambutannya, Chrysmon Gultom menyampaikan “Baru saja kita melewati Pemilu Presiden dan wakil Presiden, dan Pilkada pun menanti di depan mata. Penting bagi kita semua untuk menjaga stabilitas di masa transisi ini, sehingga roda ekonomi nasional tidak terhambat. Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada TNI/Polri terkhusus Wilayah Jakarta atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan selama Pemilu dan mengantisipasi potensi kerusuhan. Semangat yang sama perlu dikobarkan untuk Pilkada mendatang, demi mewujudkan pesta demokrasi yang damai dan kondusif.

Di sisi lain, peluang untuk memperkuat stabilitas ekonomi terbuka lebar. Hilirisasi sektor UMKM, pengelolaan mandiri sumber daya alam seperti pangan, energi, dan air, serta pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan peningkatan daya beli masyarakat melalui upah layak, merupakan langkah strategis yang perlu terus diupayakan.

Sebagai mahasiswa Kristen, teks ini mengingatkan kita akan peran penting prinsip kasih dalam menjaga stabilitas ekonomi. Kasih yang menekankan kepedulian terhadap kaum berpenghasilan rendah dan rentan, mendorong kita untuk memberi dengan tulus, bukan karena paksaan. Ajaran Alkitab tentang martabat manusia juga menegasikan praktik kerja paksa dan perbudakan.

Marilah kita bersama-sama, dengan penuh tanggung jawab dan kasih, menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan semangat “Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian”, dan motto “Ut Omnes Unum Sint” (Supaya Semua Menjadi Satu), kita wujudkan masa depan Indonesia yang cerah dan sejahtera bagi seluruh rakyat.(Red/bar)

Hartati Rahayu S.Pd.M.Pd Diduga Kuat Tipu CV Setia Karya Lestari, Dengan Terkait Penawaran Proyek Pengaspalan Di UIN Raden Mas Said Surakarta,

Cilacap – CV setia karya lestari merasa di bodohi oleh Saudara Hartati Rahayu S.Pd. M.Pd dengan penawaran pekerjaan proyek pengaspalan jalan di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta 18/05/2024.

WWW Lin RI.com 23/05/2024.

Proyek pekerjaan aspal yang di tawarkan dan di sepakati dengan pembuatan RAB dari Saudara Hartati Rahayu S.Pd M.Pd ada empat(4) paket perjanjian awal secara lisan, dalam proses di awali Saudara haryati Rahayu gunakan modus minta di bantu untuk Prin Company Profil dengan biaya di tanggung oleh CV. dan di anggap itu wajar saja, namun itu ada saja yang diminta lagi berkaitan dengan uang untuk Proyek Pengaspalan Jalan,

Sungguh sangat di sayangkan tindakan seorang yang berpendidikan tinggi tidak punya etika Tata krama dan sopan santun dengan setatus sebagai seorang dosen, Sangatlah miris nasib yang di alami oleh team CV setia karya lestari di tipu mentah mentah sampe datang ke UIN, dan di telantarkan oleh oknum yang mengatasnamakan dosen UIN Raden Mas said Surakarta.

Sampai saat ini Saudara Hartati Rahayu belum ada kejelasan dan tidak sesuai Harapan yang diucapkan, Hanya janji janji tidak pasti, dan yang saya sangat kecewa saya jauh jauh dari Cilacap datang ke Surakarta dengan harapan yang pasti, namun kenyataan nya saya sangat di kecewakan.”Ujar SR”

Saya bersedia memberikan bukti bukti percakapan rekaman dan bukti yang lainnya, saat berkomunikasi dengan Saudari Hartati Rahayu S.Pd M.Pd, apabila kelakuan ini,ketika ini dibiarkan akan semakin banyak para korban yang dibodohi oleh Hartati biarlah saya saja yang jadi korban dosen gadungan ini.”Tutup SR”

Saya juga sangat kecewa dengan kelakuan se orang yang mengatasnamakan Dosen dan juga seorang ketua yayasan dan mengatasnamakan juga seorang pimpinan dari salah salah satu media.dengan kelakuan tidak terpuji. Saya meminta kepada teman teman seluruh media dan masyarakat untuk berhati hati terhadap orang orang ini. ucap Tri.

Hartatirahayu setelah di buatkan pra-rilis membalas dengan jawaban lewat whatsapp akan bertanggung jawab dan akan mengganti kerugian yang di alami investor sampai hari Rabu tanggal 22/05/2024.
Namun janji itu pun hanya janji palsu, sampe hari ini dan sampe brita ini di terbitkan tidak ada kabar.

Redaksi”

Warga Desa Tanah Pilih Puas Dengan Kinerja Aparatur Desa.

Warga masyarakat desa tanah pilih kecamatan sungai are kabupaten oku selatan Perovinsi sumatra selatan merasa bersyukur dan puas dengan kinerja para perangkat desanya. 22/05/2024

Salah satu warga mengungkapkan rasa sukur kepada awak media Lin RI.com.
Kami selaku warga desa tanah pilih merasa bersyukur atas kinerja perangkat desa dan kepemimpinan bapak kepala desa (Nasrul hadi) dan kami rasa anggaran dana desa yang di kucurkan pemerintah terserap dengan baik.ungkap warga.

Kami sangat bersyukur dulu kami mengendari jalan di sini menggunakan kendaraan roda dua harus pake Ranai sekarang sudah tidak lagi dan sekarang jalan sudah bagus.ucap Afr.

Dari para petani sekarang pun ikut merasakan kinerja kepala desa yang mana kala bisa mengolah dan menerapkan anggaran dana desa, dengan tepat sasaran. Salah satu ketua klompok tani pun menyampaikan hal yang sama.puas dengan kinerja kepala desanya.

Sementara itu kepala desa Nasrul hadin saat di temui awak media di kediaman nya. Mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dan amanah dari pemerintah untuk di terapkan dengan baik.dan menjalan kan kegiatan melalui musdes dan hasil dari musdes yang menjadi acuan saya dalam menjalankan program desa.

(Kiki)

Polri Ungkap Keberhasilan Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Polri terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Penyelenggaraan event internasional yang dihadiri beberapa kepala negara dan delegasi sejauh ini terbilang cukup aman dan sukses.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keberhasilan Polri mengamankan penyelenggaraan KTT WWF tak terlepas dari persiapan yang matang.

“Bapak Kapolri selalu menginstruksikan ke Kaops Puri Agung dengan konsep perencanaan dengan matang termasuk bagaimana manajemen risiko dalam operasional kepolisian dan bagaimana mengantisipasinya, maka implementasi saat ini alhamdulilah situasi baik kondusif dan terselenggara dengan lancar,” kata Trunoyudo di Bali, Rabu (22/5/2024).

Kemudian, kata Trunoyudo, konsep operasi pengamanan yang dilakukan Polri adalah operasional terpadu sinergi antara Paspampres, TNI, dan Stakeholder Kementerian Lembaga.

“Kemudian di ruangan inilah (command center) dilakukan dinamisator oleh Kaposko yang kemudian bagaimana menggerakan seluruh pola pengamanan baik itu secara internal dengan satgas yang ada di Operasi Puri Agung serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Trunoyudo yang juga menjabat Kasatgas Humas Operasi Puri Agung menyampaikan beberapa apresiasi dari tokoh masyarakat, agama, adat di Bali termasuk delegasi dan beberapa pimpinan Kementerian Lembaga dengan keramahan yang dilakukan anggota Polri dalam pengamanan.

Menurutnya, keramahan ini juga berasal dari masyarakat Bali yang memberikan suatu pengertian dan menjadi kultur ramah tamah sehingga delegasi juga nyaman.

“Selain sinergi dan kolaboratif juga tidak luput dari tokoh-tokoh di Bali sehingga situasi menjadi nyaman dan lancar,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan, pengamanan yang dilakukan Polri dalam penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ini adalah agenda rutin kepolisian setiap adanya event internasional di Indonesia.

“Polri selalu dilibatkan dalam event-event internasional tidak hanya di bali. Polri juga mengamankan event di Jakarta, Danau Toba dan berbagai event internasional. Tentu menjadi kewajiban tugas pokok, fungsi dan peran Polri,” ucapnya.

Harapannya, dengan adanya penyelenggaraan event WWF ini, Trunoyudo mengatakan generasi muda dapat melestarikan dan merawat alam serta air di masa mendatang.

“Untuk harapan tentu menjadi isu krusial salah satunya air. Menuju Indonesia emas generasi muda menjadi saksi sejarah sehingga ke depan Presiden Indonesia mengharapkan generasi penerus bisa melestarikan dan merawat alam dan air secara khususnya,” katanya.

Red”

Ceramah Kamtibmas, Da’i Polri: Jaga Kerukunan, Waspadai Paham Radikal

Palu – Tim Da’i Polri Satgas Preemtif Ops Madago Raya menggelar ceramah Kamtibmas di Masjid Nur Fatra, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Rabu, (22/5/2024).

Ceramah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menangkal masuknya paham radikal dan intoleran di wilayah Kabupaten Poso.

Tim Da’i Polri yang terdiri dari Ipda Ilham Sriwan, Aiptu Ridwan, dan Aipda Sofyan Al Liosi menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada jamaah Masjid Nur Fatra, antara lain:

Pertama, Bersyukur atas rasa aman dan tentram yang diberikan Allah Subhannahu Wa Ta’ala, dan diharapkan jamaah dapat menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif.

Kedua, Tetap menjaga toleransi serta kerukunan antar umat beragama.

Ketiga, Mewaspadai masuknya paham radikal dan intoleran yang dapat merusak keyakinan beragama dan berbangsa, serta menjaga generasi muda dari pengaruh paham-paham tersebut.

Jamaah Masjid Nur Fatra menyambut baik ceramah Kamtibmas dari Tim Da’i Polri dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan mereka.

Jamaah juga menyatakan kesiapannya untuk membantu Polri dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Poso.

Kasubsatgas Humas Ops Madago Raya, AKP Basirun Laele mengatakan, bahwa kegiatan ceramah Kamtibmas ini merupakan salah satu upaya Polri untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Poso.

“Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga Kamtibmas, diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut,” kata AKP Basirun Laele.

AKP Basirun Laele juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap informasi-informasi yang tidak benar dan provokatif yang dapat mengganggu Kamtibmas.

“Masyarakat harus selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, dan jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong,” tandas AKP Basirun Laele.

Red”

Sapa Pengungsi Banjir Bandang Sumbar, Ketum Bhayangkari Hibur Anak-anak Pengungsi

Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Listyo Sigit, mengunjungi Posko Pengungsian Banjir Bandang Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Juliati menyapa warga yang terdampak bencana alam tersebut, terutama kaum ibu dan anak-anak.

Dilihat dari video SSDM Polri, Selasa (21/5/2024), Juliati bersama rombongan bhayangkari lainnya juga membagikan bingkisan bantuan berupa sembako untuk pengungsi dewasa. Pengungsi anak-anak turut diberi hadiah.

“Siapa yang bisa nyanyi lagu 17 Agustus?” tanya Juliati pada anak-anak di pengungsian.

Anak-anak tersebut langsung mengangkat tangan, berebut agar ditunjuk bernyanyi. “Wah semuanya bisa,” sambung Juliati sambil tersenyum.

Seorang anak perempuan dengan percaya diri bernyanyi di hadapan Juliati dan rombongan bhayangkari. Anak-anak memang termasuk sasaran proses pemulihan trauma pascabencana. Saat sesi trauma healing pada anak dengan panggung hiburan sederhana.

Nampak istri dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini ikut bernyanyi sambil bertepuk tangan di belakang anak perempuan tersebut.

Kegiatan trauma healing ini juga dilakukan tim SSDM Polri, yang dipimpin Psikolog Utama TK. II Ropsi SSDM Polri Brigjen Pol Dra Desy Andriani. Pada Minggu (19/5), mereka mendatangi lokasi terdampak bencana banjir lahar dingin di Posko Pengungsian Sungai Jambu, Batusangkar, Sumbar.

Sebanyak 504 penyintas bencana banjir bandang Gunung Marapi mendapatkan treatment trauma healing pada kegiatan ini. SSDM Polri, dalam keterangannya, menyebut dukungan psikososial bagi korban terdampak dan relawan kemanusiaan setempat sangat diperlukan untuk menurunkan tingkat stres menghadapi dampak dari bencana alam ini.

Red”

Satgas TMMD Ke 120 Kodim 0726/Sukoharjo Bangun Poskamling Guna Tingkatkan Keamanan Desa

Sukoharjo-Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga bekerja bersama membangun Poskamling di lokasi TMMD Desa Wirun Kecamatan Mojolaban yang pembangunannya sudah sampai ke pemasangan Bata merah, rabu (22/05/2024)

Tak perlu mewah apalagi megah yang penting sarana dan fasilitas warga untuk mengamankan wilayah di desa tersebut ada. Hal ini diungkapkan Herman salah seorang warga, “terimkasih bapak tentara telah membangun pos kamling untuk kami,Poskamling yang dibangun di lokasi strategis, tepat berada di pertigaan simpang jalan memudahkan kami nanti dalam mengamati situasi”ungkapnya.

Danki TMMD ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Letda Inf Nasikin menuturkan, progres pembangunan pos kamling akan di kebut agar cepat selesai dan segera di fungsikan.

“Untuk pengerjaan pos kamling kami dikebut, sampai dengan saat ini hari ke 10 sudah mencapai 40 persen” terangnya.

Sementara, Kapten Inf Kurniawan Jayadi selaku Perwira Pelaksanan TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo di tempat terpisah mengatakan, tujuan pembangunan Poskamling tersebut untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar desa yang dijadikan sasaran pencurian maupun permasalahan lainnya.

“Dengan mengaktifkan kembali ronda ataupun patroli malam sehingga secara tidak langsung masyarakat akan terdidik untuk melaksanakan pengamanan kampungnya sendiri secara swakarsa dan mandiri,” ucapnya.

Kapten Inf Kurniawan jayad, juga mengharapkan kepada masyarakat mulai dari Kepala Desa, Ketua RT maupun warga untuk sama-sama ikut peduli terhadap keamanan wilayah.

“Harapannya, setiap permasalahan yang ada khususnya terkait dengan Kamtibmas dapat terdeteksi dengan cepat dan dilaporkan kepada pihak yang berwajib jika tidak bisa diselesaikan,” tambahnya.

Red”

Curi Delapan Burung Merpati, Residivis Kasus Pencurian Diamankan Polsek Bobotsari

Purbalingga -Polsek Bobotsari mengamankan pelaku pencurian burung merpati yang terjadi di Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pelaku diamankan berikut barang buktinya.

Kapolsek Bobotsari AKP Sarno Ujianto saat memberikan keterangan menjelaskan bahwa peristiwa pencurian terjadi pada Selasa tanggal 14 Mei 2024 sekira jam 02.30 WIB. Korban bernama Nur Hidayati dan Junaidi warga Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari.

Pelaku pencurian yaitu RSP (25) laki-laki, pekerjaan buruh, alamat Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

“Modus yang dilakukan pelaku yaitu pada malam hari berkeliling mencari sasaran. Kemudian mengambil burung merpati di kandang sebanyak delapan ekor milik dua orang korban,” jelasnya didampingi Plt Kasihumas Ipda Uky Ishianto dan Kanit Reskrim Polsek Bobotsari Aipda Toni Wijaya, Rabu (22/5/2024).

Disampaikan bahwa pelaku pertama kali sampai di Desa Karangmalang langsung memarkir motor di pinggir jalan. Selanjutnya menuju kandang milik korban Junaidi yang lokasinya di samping rumah untuk mengambil dua ekor burung merpati kemudian dimasukkan ke dalam tas.

“Selanjutnya pelaku bergeser ke lokasi lainnya di kandang merpati milik Nur Hidayati dan mengambil burung merpati sebanyak enam ekor kemudian dimasukkan ke dalam tas. Pelaku juga mengambil satu buah kandang merpati di lokasi tersebut,” ungkap kapolsek.

Menurut kapolsek, setelah mengambil burung merpati di lokasi kedua, aksi pelaku dipergoki oleh warga. Pelaku berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Bobotsari berikut barang buktinya.

“Pelaku merupakan residivis dan pernah dihukum karena kasus pencurian dengan pemberatan pada tahun 2019,” jelas kapolsek.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku yaitu delapan ekor burung merpati, satu buah tas gendong warna hitam dan satu buah sangkar burung merpati. Kerugian yang ditimbulkan akibat pencurian tersebut sebesar Rp. 2,8 juta.

Tersangka mengaku melakukan pencurian karena membutuhkan uang karena sedang tidak bekerja. Rencananya burung merpati yang sudah dicuri akan dijual untuk mendapatkan uang. Namun aksinya dipergoki warga hingga diamankan ke Polsek Bobotsari.

Kapolsek menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan juncto Pasal 64 KUHP. Dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Red”

Polda Sulteng Jadwalkan Ulang Pemeriksaan FMI, Kasus Pemalsuan Dokumen IUP

PALU, -Pemeriksaan terhadap terduga tersangka FMI alias F dalam perkara pemalsuan dokumen pertambangan yang dilaporkan PT. Artha Bumi Minning yang dijadwalkan Penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng gagal dilaksanakan.

Penyidik menjadwalkan melakukan pemeriksaan FMI alias F pada hari Selasa 21 Mei 2024 pukul 10.00 wita, akan tetapi melalui penasehat hukumnya menyampaikan surat permohonan penundaan jadwal pemeriksaan.

“Iya benar, direncanakan FMI alias F dipanggil dan diperiksa hari Selasa 21 Mei 2024 kemarin,” ungkap Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng Kompol Sugeng lestari menjawab pertanyaan media melalui pesan whatsapp, Rabu (22/5/2024)

Penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng sudah menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan kemarin jam 10.00 wita, ujarnya

“tetapi tersangka FMI alias F melalui pengacaranya mengirimkan surat kepada penyidik, perihal permohonan penundaan jadwal pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Kompol Sugeng

Sugeng juga menyebut, Alasan penundaan pemeriksaan dikarenakan tersangka menunaikan ibadah haji yang sudah terjadwalkan sejak tahun 2024.

“Kami akan jadwalkan ulang, setelah tersangka FMI selesai menjalankan ibadah haji tentunya dengan berkoordinasi dengan pengacaranya,” ucap mantan Wakapolres Tolitoli ini.

Untuk diketahui perkara yang teregistrasi sesuai LP/B/153/VII/2023/SPT/Polda Sulteng tanggal 13 Juli 2023 yang dilaporkan PT. Artha Bumi Minning tentang dugaan pemalsuan dokumen Ijin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, akhirnya Penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng pada tanggal 13 Mei 2024 telah menetapkan FMI alias F sebagai tersangka.

Kuasa Hukum PT. ABM, Happy Hayati berharap, penetapan tersangka atas nama FMI dalam pemalsuan dokumen perijinan oleh PT. Bintang Delapan Wahana, membuka jalan terang untuk menyelesaikan permasalahan

“Kami berharap penetapan tersangka atas nama FMI dalam pemalsuan dokumen perizinan oleh PT. Bintang Delapan Wahana, membuka jalan terang untuk menyelesaikan permasalahan sengketa hukum yang tidak berkesudahan selama 10 tahun,” jelasnya

Dengan demikian jelas Happy, PT. Artha Bumi Minning dapat segera merealisasikan rencana rencana investasi yang tertunda dan dapat memenuhi kewajiban kepada negara sebagai pemegang izin usaha pertambangan, tandasnya.Red”