Beranda blog Halaman 406

Baksos dan Bansos Serentak Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Sulteng Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Program Bedah Rumah

 

PALU, -Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH meresmikan hasil Program Bedah rumah dan fasilitas air bersih di Kelurahan Layana II Kec. Mantikolore Kota Palu, Selasa (25/6/2024)

Terdapat 15 Unit rumah masyarakat kurang mampu yang mendapatkan program bedah rumah dan 15 Unit fasilitas pengadaan air bersih yang dibangun Polda Sulteng dan Polres jajaran.

Selain itu dalam kegiatan Bakti sosial (Baksos) dan Bantuan Sosial (Bansos) serentak Hari Bhayangkara ke-78 ini, Polda Sulteng setidaknya telah menyiapkan dan mendistribusikan 9800 paket sembako untuk masyarakat yang berhak.

“Itu semua kami lakukan, disamping untuk menindak lanjuti petunjuk dan arahan Mabes Polri juga berangkat dari kesadaran, bahwa Polisi ada karena masyrakat ada, Polisi berasal dari masyarakat, Polisi digaji oleh masyarakat, Polisi yang diberi kewenangan begitu besar berasal dari masyarakat dan saatnya nanti Polisi juga akan kembali menjadi masyarakat,””jelas Kapolda Sulteng

Oleh karenanya muara pengabdian kami, seluruh anggota Polri sejatinya sebesar-besarnya ditujukan untuk masyarakat, terang Kapolda.

Dalam kesempatan yang baik ini, kiranya masyarakat dapat memberikan bantuan dan kerjasamanya kepada Institusi Polri agar kedepan Polri lebih baik dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Sulawesi Tengah dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat dan penegakkan hukum, pungkasnya.

Baksos dan Bansos Serentak Hari Bhayangkara ke-78 Polda Sulteng, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho berkesempatan melakukan peresmian program bedah rumah milik bapak Sunar warga Layana II Kec. Mantikolore, peresmian fasilitas air bersih menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat.

Hadir dalam pelaksanaan Ceremonial baksos dan bansos serentak diantaranya unsur forkopimda, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, Pejabat Utama Polda Sulteng, pengurus Bhayangkari dan tokoh masyarakat Kelurahan Layana Palu.

Red”

Serahkan Sertipikat Tanah Elektronik di Jambi, Menteri AHY: Persempit Ruang bagi para Pelaku Kejahatan Pertanahan

Jambi – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan langsung 27 Sertipikat Tanah Elektronik bagi masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) di Jambi. Penyerahan ini berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Jambi pada Selasa (25/06/2024).

Adapun sertipikat yang diserahkan antara lain 1 sertipikat hasil program Redistribusi Tanah, 4 sertipikat Barang Milik Negara (BMN) milik Kepolisian Republik Indonesia, 6 sertipikat Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Provinsi Jambi, 2 sertipikat BMD Pemerintah Kabupaten Sarolangun, 1 sertipikat tanah wakaf, dan 13 sertipikat untuk tanah ulayat.

Melalui sertipikat yang telah diberikan, Menteri AHY berharap mampu mencegah sengketa pertanahan yang masih banyak terjadi di masyarakat. “Sama-sama kita mencegah sengketa sekaligus menyelesaikan konflik pertanahan yang masih banyak terjadi di tengah-tengah kita,” jelasnya.

Untuk menghindari pihak yang tidak bertanggung jawab dan meminimalisir adanya pemalsuan dokumen, Menteri AHY memastikan bahwa Sertipikat Tanah Elektronik yang dibagikan ini mampu mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan pertanahan.

“Dengan Sertipikat Tanah Eletronik ini semuanya akan terhimpun dalam _database_, sehingga mempersempit ruang bagi para pelaku kejahatan pertanahan untuk melakukan aksi-aksinya, yang penting kita jaga baik-baik dan kita perkuat sistem pengamanannya,” terang Menteri AHY.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingingatkan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan pertanahan di Kantor Pertanahan. “Jika Bapak/Ibu ingin menggunakan layanan pertanahan di Kantor Pertanahan, langsung datang. Jangan menggunakan calo atau pihak ketiga,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi, Agustin Iterson Samosir melaporkan bahwa Provinsi Jambi memiliki estimasi bidang tanah mencapai 2,5 juta bidang. Saat ini telah terdaftar 2 juta atau sebesar 80%. “Yang telah bersertipikat sebanyak 1,6 juta atau sebesar 64%, dengan Sertipikat Tanah Elektronik yang telah terbit sebanyak 678 sertipikat,” lapornya.

Hadir mendampingi Menteri AHY dalam rangkaian kegiatan ini, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; serta jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Jambi. Turut hadir, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi. (GE/PHAL)

#AHYMenteriATR
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#SetiapKitaAdalahHumas
#SetiapKitaAdalahAmbassador

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: http://twitter.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id

Red,”

Usai Diberitakan Dugaan Penyelewengan Anggaran, Kepala Desa Ciantra Blokir Nomer Wartawan

Bekasi – Sikap kurang profesionalisme sebagai pejabat negara ditunjukkan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi-Jawa Barat.Selasa (25/06/2024)

Hal itu di sinyalir saat Kades Ciantra Mulyadi Fernando, Atau yang akrab disapa Lurah Bule tersebut terkesan menghindar dengan cara memblokir nomor wartawan saat dimintai tanggapan terkait pemberitaan. dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD), dan anggaran pendapatan belanja negara APBN tahun anggaran 2021-2022-2023.

Menghindarinya Lurah Bule memperkuat dugaan penyelewengan anggaran tersebut benar adanya. Bahkan, surat konfirmasi dugaan penyelewengan anggaran yang dilayangkan yang disinyalir dari media manuver.com pada 6 Juni 2024 lalu belum mendapat balasan.

Menanggapi hal demikian Hidayat, Ketua Team Bekasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada awak media sangat menyayangkan sikap profesional Kades Bule tersebut dan jika memang bersih kenapa harus risih.

“Sebagai pejabat publik apa lagi kepala wilayah (Kades). tentunya, tak lepas dari kontrol apalagi berkenaan dengan uang rakyat dari anggaran dana desa, ataupun APBN, kalau bersih kenapa harus risih,”jelas Hidayat dengan geram.

Lanjut Hidayat, Pihaknya meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera periksa Kepala Desa Ciantra yang dinilainya so jago tersebut.

“Saya meminta kepada APH untuk segera periksa Kepala Desa Ciantra yang so jago itu. Segera saya dan team akan melaporkan dugaan penyelewengan anggara dana desa Ciantra ke Kejaksaan Negeri Cikarang, dan Inspektorat Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

(Red)

Polri Bangun Fasilitas Air Bersih hingga Perbaiki Tempat Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-78

Jakarta,– Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Polri melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, diantaranta pembangunan fasilitas air bersih dan perbaikan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia.

Asisten Logistik (Aslog) Kapolri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih dan tempat ibadah yang perlu diperbaiki. Dia menyebut hingga kini, Polri telah berhasil membangun 237 titik air bersih dari target 337 titik di seluruh Indonesia.

“Kami fokus pada daerah-daerah yang sangat membutuhkan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Argo yang juga Ketua Panitia Bakti Sosial Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2024).

Argo menyebut, pembangunan fasilitas air bersih oleh Polri melibatkan perbaikan sumber-sumber air yang ada, pemasangan pompa air, dan pembangunan saluran distribusi air. Program ini juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber air.

Sementara Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selain membantu mengatasi krisis air bersih, ujar Sandi, pihaknya berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari kehadiran Polri di tengah-tengah mereka,” tutur Sandi.

Selain pembangunan fasilitas air bersih, Polri juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial lainnya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78. Di antaranya adalah bedah rumah, perbaikan dan pembersihan tempat ibadah, serta pemberian bantuan sosial berupa paket sembako. Hingga kini, Polri telah mendistribusikan 186.338 paket sembako dari total 410.838 paket sembako.

Red”

Kapuspen TNI Hadiri Peringatan Harsiarnas ke-91

(Puspen TNI). Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc. mewakili Panglima TNI menghadiri pembukaan Rakornas Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2024 dan peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke – 91 yang diselenggarakan tanggal 24- 25 Juni 2024, bertempat di Nusantara Hall 1 Indonesia Convention Exhibition (ICE), Jl. BSD Grand Boulevard Raya No 1 Pagedangan Kab. Tangerang, Banten, Senin (24/6/2024).

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, tersebut mengusung tema “Penyiaran Indonesia tumbuh kuat dengan harmoni”. KPI sebagai lembaga independen, menjalankan peran penting dalam penyiaran sesuai Undang-Undang No. 32 Tahun 2002.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua Komisi I DPR RI, Ketua MUI, Gubernur Banten, Sekertaris Kemen PAN-RB, Deputi Sekneg Bid. Polhukam, Deputi Bid. Polhukam Bapennas, Deputi Bid. Teknologi Informasi Penanaman Modal, Staf Ahli Kemenkominfo Bid. Teknologi, Staf Ahli Kemenkumham Bid. Penguatan Reformasi, Staf khusus Mendagri, Karopenmas Divhumas Polri, Kabiro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenku.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Aplikasikan Komsos Babinsa Klego Bantu Warga

Boyolali- TNI Manunggal dengan rakyat, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali Serda Supriyanto melaksanakan karya bakti membantu pembangunan rumah milik Bapak Jumadi ( 46) warga binaannya di Desa Karangmojo Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali. Senin( 24/06/24)

Babinsa Serda Supriyanto mengatakan pengerjaan hari ini melaksanakan pemasangan dinding rumah dengan batu hebel, membantu melubangi batu hebel untuk pengecoran dinding atas serta membantu memasang papan cor dinding atas.
Kami para Babinsa dalam membantu kegiatan di wilayahnya mempunyai tujuan agar lebih dekat dengan masyarakat serta guna menjaga hubungan dan memelihara komsos yang selama ini sudah terjalin dengan baik, sehingga tercipta sinergitas TNI bersama Masyarakat”, ujar Babinsa

Di tempat terpisah, Danramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Doni Hidayat mengungkapkan, kerja bakti maupun Komunikasi Sosial (Komsos) rutin di lakukan oleh para Babinsa. Guna menjalin hubungan yang harmonis sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat binaan.
“Dengan membantu kesulitan warga seperti saat ini yang kita lakukan, merupakan wujud kepedulian Babinsa kepada warga binaan,” ujarnya.

Menurutnya, kerja bakti tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus membangun keakraban dan kekeluargaan. Sehingga diharapkan keberadaan Babinsa di tengah-tengah masyarakat dapat diterima dan berdampak positif.
“Sebagai TNI harus menjaga hubungan keharmonisan dan kebersamaan dengan masyarakat, serta bisa memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah desa binaannya,” ujarnya
Sementara itu, pemilik rumah, Ibu Bapak Jumadi menyampaikan terima kasih kepada Babinsa yang telah peduli dalam membantu proses pembangunan rumahnya.
“Saya menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian Babinsa, relawan,destana dan warga. Sehingga saat ini kami bisa mulai melakukan tahap pembangunan rumah yang di mulai dengan pembuatan pondasi dan pemasangan Hebel,” tandasnya.

Red”

Buka Rakernis Ditintelkam, Kapolda Sulteng : Antisipasi Potensi Konflik Pilkada 2024*

PALU, – Rapat Kerja Teknis (Rakernis) jajaran Direktorat Intelijen dan keamanan (Ditintelkam) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dibuka Kapolda Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, SIK, SH, MH di Aula Rupatama Polda Sulteng, Senin (26/6/2024)

Hadir dalam pelaksanaan pembukaan Rakernis Ditintelkkam, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Norhandoko, SIK, Irwasda Kombes Pol. Asep Ahdiatna, SIK, MH, pejabat utama dan jajaran Ditintelkam Polda Sulteng.

Dalam sambutannya Kapolda Sulteng mengatakan, jajaran intelkam merupakan salah satu “Garda terdepan” organisasi kepolisian yang mampu memberikan early warning dan early detection dalam upaya pengelolaan kamtibmas di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Karenanya kemampuan personil ditintelkam dan jajaran pun harus terus dipelihara, dijaga dan ditingkatkan sehingga dapat memenuhi harapan organisasi dan bermanfaat bagi kamtibmas, pintanya

“Kedepan kita masih memiliki tugas besar yang harus kita amankan, yakni pelaksanaan pilkada serentak 2024, yang mana di wilayah provinsi sulteng akan berlangsung 1 Pilgub/wagub, 1 pemilihan walikota/wakil wali kota dan 12 pemilihan bupati/wakil bupati,” terang Kapolda.

Dimana pelaksanaan pilkada memiliki potensi konflik yang cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemilu 2024 terutama di kewilayahan sehingga hal ini perlu diantisipasi oleh fungsi intelijen khususnya yang bersumber dari isu sara dan politik identitas, ujarnya

“Intelijen memiliki peran yang sangat penting, peran yang sangat strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kapolda

Saya juga berharap melalui kegiatan rakernis ini, jajaran intelijen dapat lebih berkontribusi dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga agenda dan program pemerintah yang saat ini sedang berjalan dapat terselenggara dengan aman dan lancar, terutama dalam rangka mensukseskan pilkada serentak 2024 di Provinsi Sulteng, pungkasnya

Red”

Bakti Kesehatan, Polda Sulteng Berikan Layanan Gratis Operasi Katarak Hingga Penanganan Stunting

Palu – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar kegiatan bakti kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Kamis (24/6/2024). Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

Sebanyak 38 pasien, terdiri dari penderita bibir sumbing, katarak, dan stunting, mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis sebelum menjalani operasi.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho beserta pengurus hadir langsung dalam kegiatan ini.

Dalam keterangannya, Kapolda Sulteng Irjen Dr. Agus Nugroho mengungkapkan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini dilandasi rasa kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Ini merupakan bentuk keprihatinan kami sebagai pengayom masyarakat. Kami digaji oleh rakyat, sudah sepantasnya kami institusi Polri memberikan bantuan dan pelayanan bagi masyarakat yang kurang mampu,” ujar Irjen Dr. Agus Nugroho.

Kapolda Sulteng juga memberikan penghargaan kepada empat dokter yang dianggap berjasa melayani pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Selain itu, bantuan tali asih juga diberikan kepada perwakilan pasien yang mengikuti operasi.

Lebih lanjut, Kapolda Sulteng menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Hal ini dibuktikan dengan diletakkan batu pertama pembangunan gedung perawatan baru di rumah sakit tersebut.

“Semoga dengan bertambah gedung baru ini, diharapkan pelayanan kesehatan dapat semakin maksimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ucap Irjen Dr. Agus Nugroho.

Salah satu pasien operasi katarak, Arfan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program operasi katarak gratis ini.

“Terima kasih, dengan adanya kegiatan ini kami sangat terbantu. Saya berharap kegiatan seperti ini berkelanjutan, agar masyarakat kurang mampu dapat menerima manfaatnya,” kata Arfan.

Red”

10 Tahun Keberhasilan Pembangunan Jokowi adalah Kado Terbaik di HUT Ke-63 

Oleh Syafrudin Budiman SIP
‘Politisi Muda PAN, Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia, Kornas Aliansi Relawan Prabowo Gibran (AR-PG)’

Tepat tanggal 21 Juni 2024 adalah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi Widodo (Jokowi). Di-tanggal 21 Juni 2024 ini juga bertepatan sisa 4 bulan jabatan kepemimpinan Jokowi 20 Oktober 2024 mendatang.

Jokowi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) Periode 2014-2019 dan Periode 2019-2024. Artinya, Pak Dhe Jokowi sapaan akrabnya sudah menjabat 10 tahun kurang 4 bulan di sisa akhir masa jabatannya.

HUT Pak Dhe Jokowi ke-63 ini memiliki kado terbaik yang bisa menjadi torehan sejarah bagi sistem politik dan pembangunan ekonomi Indonesia. Sebab, di HUT berikutnya Jokowi sudah pensiun dan bukan lagi menjadi arsitek kepemimpinan nasional.

Apakah kado terbaik itu? Kado terbaik itu adalah keberhasilan kepemimpinan Jokowi membawa Indonesia Maju. Selain itu, menorehkan hasil kerja yang positif selama 10 tahun menjabat. Baik itu di pembangunan infrastruktur, pemerataan ekonomi, kesejahteraan sosial, penegakan hukum, peningkatan sumberdaya manusia yang unggul, peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, pemberantasan korupsi dan juga mengurangi angka kemiskinan secara signifikan.

Capaian 5 Tahun Presiden Jokowi

Di-akhur tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) Periode 2014-2019, dan sekaligus untuk dilantik kembali menjadi Presiden RI periode 2019-2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan hasil-hasil pembangunan infrastruktur dalam 5 (lima) tahun kepemimpinannya yang pertama.

Lima tahun pemerintahan periode ini berjalan adalah lima tahun dengan pembangunan infrastruktur di semua bidang: jalan, jalan tol, jembatan, pelabuan, bendungan, bandar udara, sampai pos lintas batas negara. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi langsung melalui tulisan fan page facebooknya yang baru diunggahnya di akhir masa jabatan lima tahun.

Segenap infrastruktur itu, menurut Presiden, tersebar di seluruh daerah Indonesia, bersambung ke kawasan-kawasan produksi rakyat, industri kecil, Kawasan Ekonomi Khusus dan pariwisata, juga terhubung ke kawasan-kawasan persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

“Dengan itulah kita percaya diri untuk melangkah ke depan menyambut lima tahun berikutnya, dengan tetap melanjutkan pembangunan yang telah berjalan, seraya membangun sumber daya manusia sebagai fokus,” pungkas Presiden Jokowi, sebagaimana dilansir dari website panrb.go.id, 18 Oktober 2019.

Pesan dalam fan page facebook itu juga dilengkapi dengan video yang menyampaikan angka-angka riil keberhasilan pembangunan infrastruktur. Yaitu: 980 km jalan tol, 3.793 km jalan nasional, 2.778 km jalan perbatasan, 330 unit jembatan gantung, 7 PLBN, 18 trayek tol laut, 15 bandara baru, MRT dan LRT, 79 infrastruktur olahraga, dan 65 bendungan.

“Kita ingin merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan merasa bangga menjadi warga NKRI,” kata Presiden Jokowi dalam video berdurasi 1 menit itu. Dalam video tersebut juga ada tagline bertuliskan ‘Indonesia Maju”.

“Hanya dengan jaringan listrik yang menjangkau seluruh Nusantara, pelabuhan dan bandara yang menghubungkan pulau-pulau, bendungan dan irigasi yang mengairi sawah-sawah, jalan dan jembatan sebagai jalur angkutan dan logistik, Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju. Tidak ada jalan lain,” tulis Presiden Jokowi.

Teori Pembangunan Klasik

Capaian Jokowi lima tahun ini sejalan dengan teori pembangunan klasik. Dalam teori pertumbuhan ekonomi neoklasik, faktor pertumbuhan ekonomi negara dilihat dari tiga hal, yaitu penduduk, kewirausahaan, dan investasi.

Menurut Joseph Schumpeter, ekonomi suatu negara dapat meningkat apabila pengusaha membuat inovasi dan kombinasi baru terkait proses produksi maupun investasi bisnisnya. Dalam teori ini, kemajuan teknologi sangat ditentukan oleh jiwa kewirausahaan masyarakat yang mampu melihat peluang usaha dan memperluas usaha.

Dengan demikian, tersedia lapangan kerja tambahan untuk menyerap jumlah tenaga kerja yang selalu bertambah di setiap tahun.

Dalam pandangan Robert M. Solow, ada empat faktor utama produksi, yaitu manusia, teknologi modern, akumulasi modal, dan hasil. Solow berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk dapat berdampak positif ataupun negatif. Oleh karenanya, pertumbuhan tersebut harus dimanfaatkan sebagai sumber daya produktif.

Selain itu, Solow juga berpendapat bahwa tingkat tabungan berpengaruh pada modal dan hasil. Jika tingkat tabungan tinggi, modal dan hasil juga ikut meningkat.

Sementara pandangan Harrod-Domar memandang bahwa perlu ada pembentukan modal atau investasi demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil. Jadi, semakin banyak ketersediaan modal, produksi barang dan jasa juga dapat mengalami peningkatan. (https://www.ocbc.id/id/article/2023/02/08/teori-pertumbuhan-ekonomi).

Capaian keberhasilan Jokowi ini sejalan dengan teori pembangunan tiga tokok klasik di atas. Pertama, Jokowi meningkatkan pembangunan dengan merangkul pengusaha membuat inovasi dan kombinasi baru, terkait proses produksi maupun investasi bisnisnya. Jokowi dengan slogan Indonesia Maju SDM Unggul mampu membuat kemajuan teknologi dan meningkatkan jiwa kewirausahaan masyarakat dengan membuka peluang usaha dan memperluas usaha merangkul investor lokal dan luar negeri sejalan dengan pandangan Schumpeter.

Kedua, sesuai teori Solow, Jokowi sudah melakukan empat faktor utama produksi. Yaitu manusia, teknologi modern, akumulasi modal, dan hasil. Jokowi berhasil melakukan hilirisasi industri sebagai modal kekuatan negara. Baik industri pertanian dan pangan, industri pertambangan, industri teknologi dan informasi, industri perkebunan, industri besi, baja dan nikel, dan industri-industri lainnya.

Jokowi juga melakukan inovasi teknologi modern yang barengi dengan persiapan tenaga kerja yang unggul dan handal. Dimana agar terjadi pencapaian maksimal dengan penguatan sumberdaya manusia yang unggul dengan teknologi modern, dengan modal sumberdaya alam yang luar biasa dan akhirnya berhasil mensejahterakan rakyat Indonesia.

Jokowi mampu memanfaatkan pertumbuhan penduduk yang berdampak positif bagi pembangunan Indonesia selama 10 tahun di bawah kepemimpinannya. Jokowi mampu melakukan pertumbuhan ekonomi yang sudah dimanfaatkan sebagai sumber daya produktif.

Sementara sesuai pandangan Harrod-Domar, Jokowi sudah mampu melakukan pembentukan modal atau investasi demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil. Jokowi mampu menyeimbangkan antara modal jumlah penduduk sebagai sumber daya manusia dan sumber daya alam. Sehingga Jokowi mampu melakukan penguatan atau penyiapan banyak ketersediaan modal yang banyak. Dimana hasilnya produksi barang dan jasa juga dapat mengalami peningkatan di masyarakat dan pajak meningkat yang menjadikan modal semakin kuat.

Capaian 10 Tahun Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya saat membuka Workshop dan Rakernas PAN di Semarang, Minggu (26/2/2023) lalu, mengklaim sudah banyak perubahan yang terjadi di Indonesia. Hal ini ia akui semasa 8 tahun dirinya menjabat sebagai kepala negara. Tentu 8 tahun ini adalah cerminan atau modal utama 10 tahun capaian keberhasilan pembangunan pemerintah.

“Kita sudah bekerja 8 tahun, semuanya sudah banyak perubahan-perubahan yang kita lakukan. Sehingga ke depan, harus kita lanjutkan perubahan-perubahan yang telah kita lanjutkan,” jelas Jokowi.

Jokowi menyebut setidaknya ada lima keberhasilan, baik dari sisi pembangunan nasional dan peningkatan ekonomi, selama dirinya menjabat sebagai Presiden RI. Diantaranya: pembangunan infrastruktur di Indonesia. Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur selama delapan tahun mencapai Rp 3.309 triliun. Pembangunan infrastruktur kini merata di seluruh penjuru tanah air, bukan hanya di Pulau Jawa saja.

“Dulu pembangunan selalu Jawa sentris, infrastruktur dibangun hampir 70% di Jawa, kemudian digeser jadi Indonesia sentris. Infrastruktur sudah menghabiskan Rp 3.309 triliun, kemudian pergeseran (investasi) terjadi, karena infrastruktur siap,” kata Jokowi.

Dibangunnya infrastruktur di pelosok negeri, kata Jokowi memudahkan pergerakan investasi tanah air, baik itu di sektor kawasan industri, perkebunan, pertanian dan pariwisata. Berkat meratanya pembangunan infrastruktur tersebut, kata Jokowi, kini investasi pun telah bergeser menjadi 53% di luar Pulau Jawa.

Seperti diketahui, sepanjang 2022 realisasi investasi di Indonesia sebesar Rp 1.207,2 triliun atau mencapai 100,6% dari target investasi yang sebesar Rp 1.200 triliun. Berdasarkan data Kementerian Investasi, besaran investasi di luar Pulau Jawa investasi paling mendominasi pada 2022. Porsinya sebesar Rp 636,3 triliun atau 52,7%. Sementara di Jawa investasinya sebesar Rp 570,9 triliun atau 47,3% dari total investasi 2022.

“Investasi bergeser, dulu 70-30, dulu selalu 70% di Jawa. Sekarang sudah bergeser 53% di luar Jawa,” jelas Jokowi.

Keberhasilan berikutnya, kata Jokowi yakni meratanya perekonomian di Indonesia. Saat ini kata dia perekonomian tidak hanya menyebar di perkotaan, tapi juga perdesaan. Ia menyebut, sebanyak 74.800 desa di Indonesia saat ini, pemerintah telah menggelontorkan Rp 470 triliun dana desa untuk mendorong perekonomian di pedesaan. Hal ini dinilai sebagai komitmen besar negara.

“Ini komitmen menggeser kota sentris menuju desa sentris. Sehingga jalan-jalan produksi desa itu semua terbangun, meskipun belum selesai,” ujarnya.

Keberhasilan keempat yang diklaim Jokowi selama 8 tahun jadi presiden, yakni keberhasilan Indonesia untuk melakukan hilirisasi, yang membawa dampak terhadap perekonomian nasional. Jokowi bilang, bahwa pada 2020 ekspor nikel bahan mentah telah dilakukan. Meskipun Indonesia telah kalah gugatan di WTO dari Uni Eropa, mantan Gubernur DKI Jakarta ini bersikeras bahwa hilirisasi harus dilakukan.

Hilirisasi, kata Jokowi adalah kunci kesuksesan sebuah negara untuk bisa menjadi negara maju. “Kalau kita kalah, kemudian kita ragu, dan kalau berbelok lagi ekspor bahan mentah, sampai kapanpun negara ini tidak akan jadi negara maju,” tegas Jokowi.

Lagipula, hilirisasi nikel yang dilakukan Indonesia sejak 2020 telah terlihat hasilnya saat ini. Laju ekspor Indonesia meningkat, dari sebelumnya hanya Rp 17 triliun, menjadi Rp 450 triliun pasca Indonesia hanya mengekspor barang setengah jadi dan barang jadi dari komoditas nikel.

“Dari situ lah negara mendapatkan pajak penghasilan, PPN, pajak karyawan, Pajak Negara Bukan Pajak, bea ekspor. Kalau ikut di perusahaan, seperti di Freeport kita dapat dividen, dapat royalti,” ujar Jokowi.

“Dampak hilirisasi itu luar biasa besarnya. kalau ini semua bahan-bahan mentah bisa kita hilirkan semuanya. PDB bisa melompat ke angka Rp 11.000 triliun, lapangan kerja yang akan terbentuk bisa 10,5 juta,” kata Jokowi lagi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada penerus kepala negara untuk periode berikutnya, untuk tetap melakukan hilirisasi komoditas sumber daya alam. Sehingga, apapun resikonya, pemimpin Indonesia berikutnya harus berani dan tetap hilirisasi diteruskan. Karena membuka lapangan kerja 10,5 juta.

Keberhasilan terakhir, yang tak kalah penting kata Jokowi adalah dari sisi neraca perdagangan. Selama 2022, 32 berturut-turut Indonesia mencetak surplus. Bahkan sepanjang tahun 2022, surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai US$ 54,46 miliar atau tertinggi sepanjang sejarah.

Di tahun 2022 kata Jokowi, kita surplus US$ 54 miliar, itu kalau dirupiahkan Rp 831 triliun. Bahkan dirinya, memperkirakan surplus neraca perdagangan akan lebih tinggi lagi di tahun ini. Hal ini nanti akan bisa lebih besar lagi, mungkin bisa (surplus neraca perdagangan) tahun ini, sehingga tidak bisa diperkirakan.

Jokowi merinci, bahwa sepanjang 2022, surplus neraca perdagangan Indonesia tertinggi berasal dari Amerika Serikat (AS), India, dan Uni Eropa. Nilai surplus perdagangan Indonesia dengan AS mencapai US$ 16,6 miliar atau Rp 253 triliun. Kemudian dengan India sebesar US$ 14,1 miliar atau Rp 215 triliun. Kemudian perdagangan dengan Uni Eropa, tercatat surplus sebesar US$ 9,8 miliar atau Rp 149 miliar.

Sementara dengan mitra dagang erat, China kata Jokowi saat ini Indonesia masih mencatatkan defisit neraca perdagangan sebesar US$ 1,7 miliar. Namun, berdasarkan data resmi dari Negeri Tirai Bambu, transaksi perdagangan Indonesia dan China sudah mencetak surplus sebesar US$ 6 miliar.

“Seumur-umur dengan China selalu defisit US$ 17 miliar, besar sekali. Sekarang catatan kita, di catatan kita masih minus US$ 1,7 miliar. Tapi catatan yang ada di Kemenlu, kita sudah surplus US$ 6 miliar, ini ada beda pencatatan saja,” pungkas Jokowi di lansir dari CNBC Indonesia, Minggu, (26/02/2023).

Tentu dengan capaian 5 tahun dan 10 tahun kepemimpinan Jokowi, yang hanya menyisakan 4 bulan lagi di akhir masa jabatan 20 Oktober 2024 adalah kado terbaik di HUT ke-63 Presiden Jokowi. Keberhasilan spektakuler ini akan menjadi catatan sejarah yang gemilang di bidang perekonomian dan pembangunan modern.

Selamat Ulang Tahun ke-63 Pak Dhe Jokowi. Terima kasih atas jasa-jasamu bagi negeri kami. Semoga Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Terpilih Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 bisa melanjutkan warisan atau legacy Presiden Jokowi yang sudah berhasil selama sepuluh tahun terakhir menjadi lebih maju dan ebih sejahtera lagi. (*)

Red”

Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Orang Saksi Terkait Perkara Komoditi Emas

Senin 24 Juni 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 1 (satu) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 s/d 2022.
Adapun saksi yang diperiksa yaitu MAK selaku Trading and Services Manager Bureau Head pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) PT Antam Tbk, terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas tahun 2010 s/d 2022 atas nama Tersangka TK, Tersangka HN, Tersangka DM, Tersangka AHA, Tersangka MA, dan Tersangka ID. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)
Red”