Beranda blog Halaman 334

Tolak Calon Bupati Terlibat Kasus Korupsi Dana Hibah DPRD Jatim, Selamatkan Masyarakat Jember

0

Jakarta – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMAK) dan Aliansi Pemuda Mandiri (APMA) kembali menggelar aksi gedung KPK RI Jl. Persada Kuningan, Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2024) jam 12.30 WIB. Koordinator Lapangan Andi Ulfa Umar, AMD, Ketua Umum KOMAK Syafrudin Budiman, SIP dan lainnya juga mengirim surat dukungan kepada KPK untuk menuntaskan kasus dana hibah DPRD Jatim.

Kelompok ini menuntut M. Fawaid Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) dkk, untuk ditetapkan tersangka kasus dana hibah DPRD Jatim. Selain itu para demonstran meminta M. Fawaid agar mundur sebagai Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Jember sebelum ditetapkan KPU.

“Perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah ini, banyak melibatkan banyak anggota DPRD Jatim. Kasus ini sudah menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P. Simanjuntak hingga divonis 9 tahun penjara,” kata Andi Ulfa Umar, AMD atau Ulfa Bone yang berprofesi artis dan konsultan kesehatan ini.

Kata Ulfa Bone, KPK RI juga sudah menetapkan tersangka baru pimpinan DPRD Jatim Periode 2019-2024. Diantaranya, Kusnadi (Ketua DPRD Jatim), Anik Maslachah (Wakil Ketua DPRD Jatim), Anwar Sadat (Wakil Ketua DPRD Jatim) dan Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Jatim).

“Ketua KPK diharapkan segara bertindak mengusut dan menuntaskan kasus dana hibah ini. Dimana untuk tidak ragu dan terus bekerja maksimal tanpa tekanan dan intervensi dari pihak manapun. Sebab kasus dana hibah DPRD Jatim ini mengunakan anggaran negara sekitar 290 Milyar Rupiah.” ucap Ulfa Bone penuh lantang.

Sebagai informasi, M. Fawaid atau biasa akrab dipanggil Gus Fawaid ini merupakan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. Selain itu, Gus Fawaid diduga kuat terindikasi terlibat kasus dana hibah DPRD Jatim dan pernah diperiksa oleh KPK RI.

“Kami meminta KPK RI untuk mengusut tuntas kasus dana hibah DPRD Jatim ini sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai kasus ini jadi mainan isu politik yang bisa digunakan untuk kepentingan tertentu,” jelas Ulfa Bone.

Aksi KOMAK dan APMA ini juga meminta kepada Gus Fawaid untuk mundur dari pencalonan Cabup Bupati Jember. Supaya Gus Fawaid bisa berkonsentrasi pada dugaan kasus yang menjerat dirinya.

“Gus Fawaid kami minta mundur dalam pencalonan Cabup Jember dan berkonsentrasi pada dugaan kasus hukum yang menimpanya,” pinta Ulfa Bone.

Warga Jember kata Sekjen Aliansi Relawan Prabowo Gibran ini adalah basis kota santri dan menolak tampilkan kandidat Cabup Jember yang terindikasi korupsi. Takutnya kalau terpilih dan malah jadi tersangka, masyarakat Jember-lah yang akan dirugikan.

“Warga Masyarakat Santri Kabupaten Jember sangat menolak Calon Bupati bermasalah dan terindikasi kasus korupsi. Kmi mohon jangan sampai di Jember terpilih calon pemimpjn yang bermasalah dan tidak bersih,” tandas Ulfa Bone.

Aksi ini berjalan tertib dan membubarkan diri secara tertib jam 14.00 WIB dengan didampingi aparat kepolisian. Ulfa Bone selaku Korlap Aksi KOMAK dan APMA menghimbau massa membubarkan diri dan langsung mengirim surat desakan ke bagian admin kantor KPK.

“Perwakilan KOMAK dan APMA sudah mengirim surat desakan dan dukungan kepada KPK RI untuk mengusut tuntas kasus dana hibah DPRD Jatim. Semoga surat kami yang kedua ini bisa direspon dengan baik oleh pimpinan KPK,” tutup Ulfa Bone. (red)

Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Dana Hibah DPRD Jawa Timur

0

Jakarta – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMAK) dan Aliansi Pemuda Mandiri (APMA) kembali menggelar aksi gedung KPK RI Jl. Persada Kuningan, Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2024) jam 12.30 WIB. Koordinator Lapangan Andi Ulfa Umar, AMD, Ketua Umum KOMAK Syafrudin Budiman, SIP dan lainnya juga mengirim surat dukungan kepada KPK untuk menuntaskan kasus dana hibah DPRD Jatim.

Kelompok ini menuntut M. Fawaid Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) dkk, untuk ditetapkan tersangka kasus dana hibah DPRD Jatim. Selain itu para demonstran meminta M. Fawaid agar mundur sebagai Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Jember sebelum ditetapkan KPU.

“Perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah ini, banyak melibatkan banyak anggota DPRD Jatim. Kasus ini sudah menjerat mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P. Simanjuntak hingga divonis 9 tahun penjara,” kata Andi Ulfa Umar, AMD atau Ulfa Bone yang berprofesi artis dan konsultan kesehatan ini.

Kata Ulfa Bone, KPK RI juga sudah menetapkan tersangka baru pimpinan DPRD Jatim Periode 2019-2024. Diantaranya, Kusnadi (Ketua DPRD Jatim), Anik Maslachah (Wakil Ketua DPRD Jatim), Anwar Sadat (Wakil Ketua DPRD Jatim) dan Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Jatim).

“Ketua KPK diharapkan segara bertindak mengusut dan menuntaskan kasus dana hibah ini. Dimana untuk tidak ragu dan terus bekerja maksimal tanpa tekanan dan intervensi dari pihak manapun. Sebab kasus dana hibah DPRD Jatim ini mengunakan anggaran negara sekitar 290 Milyar Rupiah.” ucap Ulfa Bone penuh lantang.

Sebagai informasi, M. Fawaid atau biasa akrab dipanggil Gus Fawaid ini merupakan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. Selain itu, Gus Fawaid diduga kuat terindikasi terlibat kasus dana hibah DPRD Jatim dan pernah diperiksa oleh KPK RI.

“Kami meminta KPK RI untuk mengusut tuntas kasus dana hibah DPRD Jatim ini sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai kasus ini jadi mainan isu politik yang bisa digunakan untuk kepentingan tertentu,” jelas Ulfa Bone.

Aksi KOMAK dan APMA ini juga meminta kepada Gus Fawaid untuk mundur dari pencalonan Cabup Bupati Jember. Supaya Gus Fawaid bisa berkonsentrasi pada dugaan kasus yang menjerat dirinya.

“Gus Fawaid kami minta mundur dalam pencalonan Cabup Jember dan berkonsentrasi pada dugaan kasus hukum yang menimpanya,” pinta Ulfa Bone.

Warga Jember kata Sekjen Aliansi Relawan Prabowo Gibran ini adalah basis kota santri dan menolak tampilkan kandidat Cabup Jember yang terindikasi korupsi. Takutnya kalau terpilih dan malah jadi tersangka, masyarakat Jember-lah yang akan dirugikan.

“Warga Masyarakat Santri Kabupaten Jember sangat menolak Calon Bupati bermasalah dan terindikasi kasus korupsi. Kmi mohon jangan sampai di Jember terpilih calon pemimpjn yang bermasalah dan tidak bersih,” tandas Ulfa Bone.

Aksi ini berjalan tertib dan membubarkan diri secara tertib jam 14.00 WIB dengan didampingi aparat kepolisian. Ulfa Bone selaku Korlap Aksi KOMAK dan APMA menghimbau massa membubarkan diri dan langsung mengirim surat desakan ke bagian admin kantor KPK.

“Perwakilan KOMAK dan APMA sudah mengirim surat desakan dan dukungan kepada KPK RI untuk mengusut tuntas kasus dana hibah DPRD Jatim. Semoga surat kami yang kedua ini bisa direspon dengan baik oleh pimpinan KPK,” tutup Ulfa Bone. (red)

Kapolda Terima Kunjungan Silaturahmi Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan

0

Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dari Komandan Resor Militer (Danrem) 132 Tadulako yang baru, Brigjen TNI Deni Gunawan, S.E., Senin 09/09/2024 sore, di ruang kerja Kapolda.

Kunjungan ini merupakan bentuk perkenalan resmi Brigjen TNI Deni Gunawan sebagai Danrem 132 Tadulako, menggantikan Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han.,

Sebelumnya kedua pehabat telah melaksanakan serah terima jabatan di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIII/Merdeka di Manado, Sulawesi Utara, Jumat 06 September 2024, dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Chandra Wijaya.

Dalam pertemuan yang penuh kehangatan tersebut, Kapolda Sulteng menyambut baik kedatangan Brigjen TNI Deni Gunawan.

Keduanya berbincang terkait sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya jelang Pilkada serentak di tingkat Provinsi, 12 Kabupaten dan 1 Kota, serta menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Kapolda menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dan kerja sama antara TNI dan Polri dalam mendukung tugas masing-masing institusi demi menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif di wilayah Sulawesi Tengah khususnya jelang Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Brigjen TNI Deni Gunawan, dalam kesempatan itu juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama yang solid dengan jajaran Polda Sulteng.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjalankan tugas negara, terutama di wilayah yang strategis seperti Sulawesi Tengah.

“Kami akan terus bersinergi dengan Polri untuk mewujudkan keamanan dan kedamaian bagi masyarakat, khususnya jelang Pilkada serentak di tingkat Provinsi, 12 Kabupaten dan 1 Kota,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mempererat hubungan antara kedua institusi, sekaligus menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

“Ini adalah pertemuan silaturahmi yang penuh makna, terutama dalam upaya kita bersama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif,” ungkap Kabid Humas.

“Dengan pergantian kepemimpinan di Korem 132 Tadulako, diharapkan kolaborasi antara TNI dan Polri di Sulawesi Tengah dapat terus terjaga dan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Red”

Tidak Hanya Polisi, Kapolsek Tojo Buktikan Keahliannya Melalui Sunatan Gratis

0

Tojo – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polsek Tojo Polres Tojo Una-Una bekerja sama dengan Puskesmas Uekuli menggelar bakti sosial sunatan secara gratis. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (9/9/2024) ini diikuti oleh sejumlah anak dari Desa Tayawa dan sekitarnya.

Iptu Jefri Henrik Tania selaku Kapolsek Tojo, tidak hanya menjadi pemimpin dalam kegiatan bakti sosial sunatan secara gratis, namun juga langsung turun tangan sebagai tenaga medis.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, Kapolsek Tojo Iptu Jefri Henrik Tania dengan cekatan melakukan tindakan sunat kepada tiga anak di Desa Tayawa serta memberikan tali asih berupa sarung dan peci.

“Sebagai seorang polisi, saya memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan melayani masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan yang bisa saya berikan adalah dengan memanfaatkan ilmu kesehatan yang saya miliki,” ujar Kapolsek Jefri.

Kapolsek Tojo, Iptu Jefri Henrik Tania, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Saya merasa terpanggil sebagai pelayan masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga. Kegiatan sunatan secara gratis ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan anak-anak. Sunatan ini selain bermanfaat bagi kesehatan, juga memiliki nilai religius,” ucap Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Uekuli, Moh. Ikbal Kandupi, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dengan Polsek Tojo.

“Kolaborasi antara Polri dan tenaga kesehatan sangat penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan sunatan gratis yang digelar Polsek Tojo mendapat sambutan hangat dari warga Desa Tayawa. Kehadiran Kapolsek Tojo yang juga langsung melakukan tindakan sunat semakin menambah antusiasme masyarakat.

Fitri Handayani Ranggoli, salah satu orang tua yang anaknya disunat, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini.

“Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Tojo Una-Una dan Kapolsek Tojo serta seluruh petugas medis yang telah memberikan pelayanan yang sangat baik,” ujarnya.

Red”

Temui Personel yang Jadi Penggali Kubur, Kapolri : Terus Menjadi Polisi Baik untuk Masyarakat

0

Samarinda – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung Bripka Joko Hadi Aprianto, Bintara Polsek Samarinda Hulu, yang juga seorang penggali kubur untuk masyarakat. Pertemuan itu berlangsung di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, Senin, 9 September 2024.

Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dan mendengarkan pengalaman langsung dari Bripka Joko yang memutuskan untuk menjadi tukang gali kubur selain bertugas sebagai personel kepolisian.

“Kamu kan sekarang polisi dan sampai sekarang terus berlanjut menggali kubur, apa yang ada di hatimu saat ikut membantu melaksanakan gali kubur. Niat mu apa?,” tanya Kapolri.

“Izin jenderal kalau dahulu buat nyari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan,” jawab Bripka Joko.

Setelah mendengarkan pengalaman dan cerita dari Bripka Joko, Kapolri menyatakan bahwa, membantu masyarakat dengan menjadi tukang gali kubur merupakan niat yang sangat mulia.

Disisi lain, Kapolri sempat menyinggung sekolah perwira kepada Bripka Joko. Namun, ketika hendak ditawarkan, Bripka Joko lebih memilih perluasan area makam untuk kebutuhan masyarakat luas.

“Sudah sekolah belum. Mau sekolah perwira?,” tanya Sigit.

“Mohon izin Jenderal, mohon maaf ingin nambah tanah wakaf kuburan karena mulai penuh untuk masyarakat,” jawab Bripka Joko.

“Niat mu mulia untuk amal,” tambah Kapolri menanggapi keinginan Bripka Joko.

Terkait dengan keinginan Bripka Joko, Sigit berharap dilakukan komunikasi kepada pihak terkait soal rencana perluasan lahan area makam. Mengingat, saat ini, semakin terbatas karena sudah mulai penuh.

“Ini nanti dibantu dikomunikasikan ya,” kata Kapolri.

Oleh karena itu, Sigit menekankan, Bripka Joko harus terus konsisten menjadi polisi yang baik dan pelayan masyarakat. Ia juga menyampaikan, hal ini bisa menjadi contoh bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

“Dan tolong niat baik ini diturunkan bukan hanya ke anak-anak mu saja, tetapi juga ke rekanmu yang lain. Terus menjadi polisi yang baik,” ucap Sigit.

Sebagai informasi, Bripka Joko Hadi Aprianto (37) yang menjalani tugas lain sebagai penggali kubur sejak dia duduk di bangku kelas 2 SMP.

 

Red”

Di Duga Petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik P2TL Menambah Kegaduhan Di Lampung Timur

0

Kampung Timur ” Ditengah2 situasi politik lampung timur sedang kacau balau,petugas p2TL malah menambah kekisruhan dan kegaduhan di kalangan masyarakat. 08 – 09 – 2024.

Pasalnya pasangan suami istri lansia di Dusun V, Desa Sukaraja Tiga, Kecamatan Marga Tiga, harus merogoh kocek hingga Rp4 juta setelah terkena denda oleh petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN.

Panut dan Sumati, yang hidup serba pas-pasan, dipaksa membayar denda tersebut akibat pelanggaran golongan IV (P-IV), di mana alat pengukur listrik yang mereka gunakan dinyatakan tidak terdaftar atas nama mereka.

Kisah ini berawal dari keputusan Panut beberapa tahun lalu untuk menurunkan daya listrik dari 1300 watt menjadi 900 watt, setelah merasa tagihan listriknya terlalu tinggi. Dalam proses penurunan daya tersebut, Panut menggunakan jasa pihak ketiga yang dikenal sebagai “joki” untuk mempermudah urusannya.

Namun, beberapa hari lalu, KWH meter yang mereka gunakan mengalami masalah—token listrik tidak bisa diisi. Setelah berkonsultasi dengan seorang kenalan bernama Hendra, petugas PLN pun datang dan menyarankan penggantian KWH karena ID-nya diblokir.

Tak lama berselang, petugas PLN dan aparat kembali datang, kali ini untuk melakukan operasi penertiban listrik (OPAL). Panut terkejut saat mengetahui bahwa mereka dianggap melakukan pelanggaran karena KWH meter tersebut bukan terdaftar atas nama mereka, melainkan atas nama orang lain yang bernama Komang.

“P2TL bilang itu punya orang lain, punya Komang, bukan atas nama kami. Dahulu kala, memang Komang dan satu temannya yang memasangkan KWH Meter,” ujar Panut pada Minggu, 8 September 2024.

Pada Selasa, 3 September 2024, petugas P2TL memutus aliran listrik rumah Panut dan membawa KWH meter yang belum lama diganti. Mereka juga mengajukan denda sebesar Rp8,2 juta, namun kemudian dikurangi menjadi Rp4,1 juta setelah diberikan “keringanan”. Denda tersebut terpaksa dibayar Panut dengan meminjam uang dari saudara, namun tanpa diberikan kwitansi atau tanda bukti pembayaran yang sah.

“Saat ini, listrik di rumah kami sementara di loss stroom oleh pegawai P2TL, tapi kalau dalam 14 hari kami belum mendaftar pemasangan baru, listrik akan dicabut,” kata Panut yang juga menyampaikan bahwa istrinya sempat drop akibat stres menghadapi situasi ini.

Sekretaris Jenderal LSM Majas, Tobi, menilai PLN seharusnya lebih humanis dalam melakukan razia. Menurutnya, banyak warga di Kecamatan Marga Tiga yang adalah petani dan buruh dengan pemahaman terbatas mengenai aturan listrik, sehingga mereka sering kali merasa terintimidasi ketika dihadapkan pada sanksi mendadak seperti ini.

“Kami akan mempelajari dan berkomunikasi dengan pihak PLN mengenai prosedur yang dilakukan. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Edukasi kepada masyarakat sangat penting agar mereka tidak merasa terintimidasi. Listrik adalah kebutuhan pokok, jadi harus ada pendekatan yang lebih bijak,” ujar Tobi.

Dengan laporan kasus seperti ini, Tobi berharap PLN bisa menemukan langkah terbaik dalam menangani pelanggaran KWH agar tidak lagi membuat warga terpukul, baik secara finansial maupun mental.

Red”(TIM)

Silaturahmi Dengan Rektor Untad, Dirbinmas Bangun Sinergi Jelang Pilkada 2024

0

PALU, Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, Dirbinmas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Dr. H. Surajuddin Ramly, S.H, M.H mengunjungi Universitas Tadulako, Palu, Kamis (5/9/2024)

Dirbinmas yang didampingi perwira staf Ditbinmas disambut hangat Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof. Dr. Ir. Amar, S T., M.T, di ruang kerjanya.

“Kunjungan kami ke Universitas Tadulako dalam rangka menjalin Silaturahmi dengan bapak Rektor,” ungkap Dirbinmas Polda Sulteng.

Banyak hal yang kami diskusikan dengan bapak rektor, utamanya terbangunnya sinergi antara Polda Sulteng dengan Universitas Tadulako Palu, ujarnya.

Selain itu ungkap Dirbinmas, mengharap adanya bantuan dan dukungan dari bapak Rektor, utamanya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, rektor Universitas Tadulako Palu memberikan apresiasi dan menyambut positif kunjungan Dirbinmas Polda Sulteng

“Terima kasih atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan Polda Sulteng melalui bapak Dirbinmas,” ucap Prof. Amar rektor Universitas Tadulako Palu.

Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Polda Sulteng guna bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pilkada 2024, ujar Prof. Amar.

Rektor Universitas Tadulako itu juga berharap kedepannya ada kerjasama antara Polda Sulteng dan Universitas Tadulako.

“Kedepan kami berharap dan siap bekerjasama dengan Polda Sulteng untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Dimana Untad sangat terbuka untuk membina dan mendidik personil yang ingin melanjutkan pendidikan yg lebih tinggi” tandasnya.

Terlebih tantangan tugas kedepan Kepolisian semakin kompleks, sehingga membutuhkan SDM yang mumpuni dan unggul sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan profesional, pungkas Prof. Amar.

Respon Cepat Polres Parimo Atasi Longsor Km 8 Kebun Kopi, Kendaraan Melintas Jalan Alternatif

0

PALU, Perkembangan penanganan longsor yang menutup ruas jalan trans sulawesi kilometer 8 Kebun Kopi wilayah Kabupaten Parigi Moutong akhirnya dapat dilalui kendaraan, Kamis (5/9/2024) sore.

Setelah tiga alat berat yang didatangkan Kepolisian Lalu Lintas Polres Parigi Moutong di lokasi longsor berupaya membuat jalan alternatif.

Khusus kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat yang bisa melintasi jalan alternatif, baik yang dari Palu atau dari Parigi Moutong (Parimo).

Kasat Lantas Polres Parigi Moutong AKP Muriyanto.S.H, mengatakan, bencana lonsor yang terjadi Kamis (5/9/2024) pukul 11.20 wita di Kilometer 8 Kebun Kopi menutup ruas jalan trans Sulawesi.

Kasat Lantas menyebut, saat kejadian material longsor sempat menghantam dua unit kendaraan roda empat dan menutup total ruas jalan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan jenis apapun.

“Mobil yang menjadi korban yaitu satu unit mobil toyota Rush warna putih nomor polisi DN 1505 KA dikendarai oleh Pdt. Carlon Binambuni S.Th bersama isteri mengalami luka ringan dan dirawat di RSU Anuntaloko Parigi dan 1 unit Mobil Terios Warna Hitam DD 8313 XX,” jelasnya

Syukur Alhamdullilah dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, kata Muriyanto.

“Setelah adanya bantuan tiga unit alat berat, akhirnya diupayakan untuk dibuat jalan alternatif guna mengatasi kemacetan,” ungkapnya.

Masih kata Muriyanto, Akhirnya sore ini pukul 15.00 wita, khusus kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat sudah dapat melintasi jalan alternatif, sehingga perlahan kemacetan mulai dapat diurai.

“Untuk kendaraan roda enam atau lebih untuk sementara belum dapat melintas, mengingat kondisi jalan alternatif dan masih terus dilakukan pembersihan material longsor” pesannya

Diharapkan masyarakat tetap hati-hati dan waspada saat melintasi ruas jalan trans sulawesi Km.8 Kebun Kopi Parigi Moutong, terlebih apabila ada turun hujan,” pinta AKP Muriyanto.

Red”

Polri Siap Amankan Misa Akbar Paus Fransiskus dan ISF 2024: Bersejarah Bagi Umat dan Dunia

0

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah mengamankan pelaksanaan Misa Apostolik Paus Fransiskus dan International Sustainability Forum (ISF) di Jakarta, Kamis (5/9/2024) hari ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan kedua agenda tersebut sangat bersajarah bagi umat Katolik dan dunia.

“Agenda ini memiliki makna bersejarah, baik dari segi keagamaan maupun keberlanjutan global,” kata Ade Ary dalam keterangannya, Kamis (5/9).

Ade Ary mengatakan kedua agenda besar tersebut yakni kegiatan Misa Apostolik yang dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), pukul 17.00 WIB. “Kegiatan ini tentunya sangat dinantikan, terutama oleh umat Katolik di Indonesia yang ingin menyaksikan langsung kehadiran Paus Fransiskus di negara kita,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya.

“Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para umat untuk mendapatkan berkah serta mendengarkan pesan damai dan persatuan dari Bapak Suci,” sambungnya.

Lebih lanjut, agenda besar lainnya yakni ISF 2024 yang lokasinya berdekatan yakni di Jakarta Convention Center (JCC). Dikatakannya, kegiatan ini akan diikuti oleh para pemimpin dunia, pegiat lingkungan dan tokoh-tokoh di bidang berkelanjutan yang akan berdiskusi dan berbagai solusi mengenai perubahan iklim dan masa depan bumi.

“Forum ini juga menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional,” tandasnya.

Oleh karena itu, Polri kata Ade melakukan pengamanan dengan sandi Operasi Tribrata Jaya 2024. Personel gabungan yang diturunkan dalam mengamankan Misa Akbar dan ISF 2024 yaitu sebanyak 4.730 personel..

“Personel, terbagi dalam 8 Satgas, itu sudah termasuk satgas Polres yang ada di Polres wilayah seperti Bandara Soetta dan Jakarta Pusat,” terangnya.

Adapun tugas dari kedelapan satgas tersebut adalah :
1. *Satgas Preemtif* dipimpin oleh Dirpolitik Baintelkam Polri
– kegiatan intelijen meliputi Lidikpamgal dengan angkah deteksi, identifikasi terhadap faktor yang pengaruhi terjadinya guan Kamtibmas, jelang, saat dan setelah kegiatan Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024
2. *Satgas Preventif* dipimpin oleh Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri
– pencegahan dan penangkalan dengan menggunakan K-9, sterilisasi dengan tim Jibom, mengawasi pelaksanaan pemeriksaan dokumen, bagasi dan barang bawaan rombongan Paus Fransiskus dan seluruh delegasi/peserta kegiatan ISF 2024
3. *Satgas Pam Walrolakir* dipimpin oleh Dirkamsel Korlantas Polri
– menentukan dan memploting personel pada titik-titik rute perjalanan VVIP/VIP dan rombongan di jalan Tol, jalan arteri, pertigaan, perempatan, persimpangan jalan dan fly over yang menjadi rute perjalanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF 2024
– mengamankan dan mencegah bentuk-bentuk kegiatan yang dapat mengganggu kelancaran pengawalan perjalanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan delegasi International Sustainability Forum (ISF) Tahun 2024
4. *Satgas Tindak* dipimpin oleh Danpas Gegana Korbrimob Polri
– melaksanakan penanganan pengunjuk rasa dalam situasi damai/tertib dengan memedomani Perkap Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru-Hara dan Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian
– melakukan pemetaan jalur Escape bagi Paus Fransiskus dan VVIP/VIP yang hadir pada kegiatan ISF Tahun 2024 apabila terjadi situasi kontinjensi (ancaman terror, bencana alam dan kecelakaan lalu lintas)
– penanggulangan gangguan Kamtibmas yang berintensitas tinggi yang menggunakan bahan KBRN berbahaya
5. *Satgas Gakkum* dipimpin oleh Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim
– lidik temuan barang bukti yang patut diduga akan digunakan untuk melakukan aksi mengganggu pelaksanaan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan VVIP/VIP serta delegasi pada kegiatan ISF 2024
– penindakan Kejahatan siber (Computer Crime) seperti: peretasan sistem elektronik (hacking), intersepsi illegal, pengubahan tampilan situs web, gangguan sistem (system interference), manipulasi data terkait pengamanan dan pelaksanaan kunjungan Paus Fransiskus dan VVIP/VIP serta delegasi pada kegiatan ISF 2024
– Menginventarisir lokasi-lokasi strategis tempat kegiatan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainability Forum (ISF) Tahun 2024 serta memastikan dan melakukan pemasangan CCTV yang dapat memindai wajah (face recognition) terutama di GBK, JCC dan Monumen Nasional oleh Pusinafis dan terkoneksi ke Posko operasi
6. *Satgas Anti Teror* dipimpin oleh Dirtindak Densus 88 AT Polri
– pencegahan dengan melakukan penggalangan dalam hal mendapatkan informasi terkait jaringan atau kelompok terorisme yang masih dan akan melakukan kegiatan terorisme
– pengamanan tertutup melalui koordinasi maupun melekat langsung dengan Satgas intelijen, dan apabila ekskalasi kegiatan teror meningkat akan dilakukan penindakan dalam rangka preventive strike
7. *satgas Humas* dipimpin oleh Karo PID Divhumas Polri
– memberikan informasi melalui media mainstream, media sosial maupun media online ttg penutupan rute, jalan dan sit arus lalu lintas/pengalihan arus saat pelaksanaan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024
– peliputan dan dokumentasi terkait kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF Tahun 2024
8. *satgas Banops* dipimpin oleh Karoprovos Divpropam Polri
– menyiapkan alkom stasioner maupun mobile antara lain berupa GPS TracKer, HT, Repeater, Komob/Flayaway dan lainnya guna mendukung kelancaran pelaksanaan pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF Tahun 2024
– pengamanan personel operasi, kegiatan dan baket pelaksanaan pam kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan ISF tahun 2024

Ia mengatakan, dalam pengamanan agenda Paus Fransiskus dan ISF 2024 ini, Polri bersinergi dengan TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan Misa Akbar yang akan diikuti oleh 8.700 Jamaat Katolik ini tentunya akan membuat kepadatan di seputar kawasan Senayan dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya melakukan rekayasa lalulintas untuk kenyamanan para pengguna jalan.

Berikut keterangan jalur lalu lintas yang direkayasa pada Misa Akbar Paus Fransiskus tersebut.
1. Arus lalu lintas dari arah jalan Gatot subroto yang akan menuju ke jalan Gerbang pemuda diarahkan lurus ke arah slipi
2. Arus lalu lintas dari arah slipi diarahkan lurus ke arah semanggi, tidak ada yang menuju layang ladokgi ke arah jalan Gerbang pemuda
3. Arus lalu lintas dari arah bund. Senayan yang akan menuju jalan Pintu satu senayan diluruskan ke jalan Jend. Sudirman arah semanggi
4. Arus lalu lintas dari arah jalan Mustopo yang menuju ke arah jalan Asia afrika di belokkan ke kanan menuju jalan Hang tuah raya
5. Arus lalu lintas dari arah jalan Patal senayan 1 yang akan menuju ke arah jalan Asia afrika di belokkan ke kiri ke jalan Tentara pelajar
6. Arus lalu lintas dari arah jalan Tentara pelajar yang akan menuju jalan Patal senayan diluruskan ke arah jalan Permata hijau
7. Arus lalu lintas dari arah manggala wanabakti yang akan menuju jalan Gelora diluruskan ke arah jalan Tentara pelajar

Sedangkan untuk lokasi Parkir sekitar GBK Sebagai panduan serta kapasitasnya.
1. Parkir Plaza Tenggara Kapasitas 150 kendaraan roda empat atau mobil Kapasitas 174 kendaraan roda dua atau motor
2. Parkir Istora Kapasitas 257 mobil Kapasitas 1.000 motor
3. Parkir Elevated (sisi selatan) Kapasitas 400 mobil Kapasitas 1.500 motor
4. Parkir Elevated (sisi utara) Kapasitas 400 roda empat Kapasitas 1.500 roda dua
5. Parkir Akuatik Kapasitas 175 mobil Kapasitas 250 motor
6. Lapangan ABC Kapasitas 50 mobil Kapasitas 1.305 motor
7. Stadion Madya Kapasitas 100 roda empat atau mobil Kapasitas 500 roda dua atau motor
8. Lapangan Softball Kapasitas 150 mobil Kapasitas 500 motor
9. Masjid Albina Kapasitas 25 roda empat Kapasitas 1.000 roda dua
Tidak hanya itu, Polda Metro Juga Menyiapkan Kantong-kantong Parkir diantaranya :
1. 1.Rni / Aldiron Total = 300 Bus
2. 2.Smesco Total = 50 Bus
3. 3.PPK Kemayoran (C3) Total = 300 Bus
4. 4.PPK Kemayoran (C4) Total = 100 Bus
5. 5.PPK Kemayoran (D10) Total = 150 Bus
6. 6.Museum Purna Bhakti Pertiwi Tmii Total = 200 Bus
7. 7.PPD Kramat Jakarta Pusat Total = 100 Bus
8. 8.Pool Trans Jakarta/Cawang Total = 200 Bus
9. 9.Pool Trans Jakarta/Kp. Rambutan Total = 100 Bus
Ada 9 Kantong Parkir dan bisa menampung Sekitar 1.500 Bus.
Ade Ary mengimbau kepada masyarakat untuk memerhatikan lalulintas di sekitar GBK, mengingat adanya potensi kepadatan akibat kedua acara besar tersebut.

“Diharapkan agar masyarakat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti petunjuk petugas di lapangaan, serta mengutamakan keselamatan di jalan dan terus pantau informasi lalu lintas terkini melalui melalui kanal di media sosial, online, maupun mainstream,” pungkasnya

 

Red”

*Ditlantas Polda Sulteng Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69

0

PALU, Dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas (Lantas) Bhayangkara Tahun 2024, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah, yang dilaksanakan di Aula Ditlantas Polda Sulteng, Kamis (5/9/2024) pagi.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Pol Atot Irawan, S.I.K.,M.M mengatakan bahwa kegiatan donor darah tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69.

“Jadi bakti kesehatan ini merupakan rangkaian kegiatan Ditlantas Polda Sulteng dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 69. yang puncaknya nanti pada 22 September 2024 dengan tema Polantas Presisi Hadir Menuju Indonesia Maju” imbuhnya.

Adapun dalam kegiatan sosial donor darah ini di ikuti oleh personel Ditlantas dan satker Polda Sulteng. Dalam kegiatan ini Ditlantas menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palu dengan target dapat terkumpul sebanyak 100 kantorng darah.

“Selain dalam rangka menyambut hari Lalu Lintas, kegiatan sosial donor darah ini juga bertujuan untuk menanamkan kepada anggota Ditlantas Polda Sulteng untuk dapat memberikan sumbangsih dalam hal kebutuhan ketersediaan darah” jelas Dirlantas

Dirlantas berharap kegiatan donor darah ini dapat membantu ketersediaan di PMI Kota Palu Sulawesi Tengah. Sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah. (*)

 

Red”