Beranda blog Halaman 277

Kapolres Kebumen Apresiasi Pengamanan Kondusif pada Debat Terbuka Paslon Putaran Kedua

0

Kebumen – Debat terbuka putaran kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kebumen yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen di Hotel Mexolie pada Rabu, 20 November 2024, berjalan aman dan kondusif.

Pengamanan acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Recky dan melibatkan 766 personel gabungan dari berbagai instansi.

Kapolres Kebumen menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan pelaksanaan debat. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak, termasuk personel Polri, TNI, Satpol PP, Disperkimhub, serta masyarakat yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama acara berlangsung,” ujar AKBP Recky.

Sebanyak 766 personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari anggota Polres Kebumen, Kodim 0709 Kebumen, Brimob Polda Jawa Tengah, Satpol PP Kebumen, dan Dinas Perkimhub Kebumen serta personel BKO dari beberapa Polres di bawah Polda Jateng.

Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal, dan siang ini bisa diwujudkan dengan situasi yang diharapkan.

Debat dihadiri oleh pasangan calon nomor urut 1, Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah, bersama tim pendukung mereka. Pasangan calon nomor urut 2, Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih, juga hadir didampingi simpatisannya. Kedua kelompok pendukung tetap tertib sepanjang acara, menciptakan suasana yang aman dan damai.

“Kami melihat kedewasaan politik yang luar biasa dari para simpatisan kedua paslon. Mereka mengikuti aturan dan tetap kooperatif selama jalannya debat,” tambah AKBP Recky.

Protokol keamanan diterapkan ketat di sekitar lokasi. Setiap tamu, termasuk panelis dan undangan, menjalani pemeriksaan atau skrining di pintu masuk untuk memastikan acara berjalan lancar tanpa gangguan.

Tim gabungan juga disiagakan di beberapa pos atau titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama dalam pengamanan. Disperkimhub bekerja sama dengan Satlantas Polres Kebumen untuk mengatur arus kendaraan di sekitar Hotel Mexolie.

Rekayasa lalu-lintas disiapkan Satlantas untuk mengurai kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan.

AKP Koyim Maturrohman Kasatlantas Polres Kebumen, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas berjalan efektif. “Berkat koordinasi yang baik, lalu lintas tetap lancar meskipun terjadi peningkatan aktivitas di sekitar lokasi debat,” ujarnya.

Selain itu, Brimob Polda Jawa Tengah juga disiagakan sebagai pasukan cadangan. Namun, hingga acara selesai, situasi tetap terkendali, sehingga tidak ada kebutuhan untuk pengerahan tambahan.

Para simpatisan kedua paslon menunjukkan kedewasaan berpolitik yang patut dicontoh. Mereka tertib, tidak memicu gesekan, dan mematuhi arahan petugas keamanan. Hal ini menciptakan suasana demokrasi yang sehat selama debat berlangsung.

Kapolres Kebumen menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pengamanan. Hingga akhir debat, tidak ada laporan insiden yang mengganggu jalannya acara.

Melalui koordinasi yang matang dan kerja sama yang baik, debat terbuka menjadi contoh sukses pelaksanaan demokrasi yang bermartabat. “Kami berharap situasi kondusif ini terus terjaga hingga seluruh rangkaian Pilkada selesai,” pungkas AKBP Recky.

Semua pihak berharap keberhasilan ini dapat menjadi momentum untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Kabupaten Kebumen.

Red”

12,3325 Gram Sabu Dan 93 Psikotropika Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Banyumas Dari Tiga Tersangka

0

Sat Resnarkoba Polresta Banyumas ungkap kasus dengan mengamankan tiga orang laki laki yang juga diduga sebagai pengedar berinisial duga pengedar RNS (20), PW (23) dan RKP (22).

Berdasarkan LP/A/126/XI/2024/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH, tanggal 15 November 2024, ketiga tersangka diamankan di wilayah Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja pada hari Jumat (15/11/24) sekira pukul 20.25 wib berikut barang bukti berupa serbuk kristal diduga sabu dengan berat netto 12,3325 (dua belas koma tiga tiga dua lima) gram, 93 (sembilan puluh tiga) butir psikotropika, 3 (tiga) buah handphone sera 1 (satu) unit sepeda motor.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., S.I.K., menjelaskan kronologi bahwa anggota Sat Resnarkoba awalnya berhasil menangkap 2 (dua) orang yaitu RNS alias Dalo dan PW keduanya warga Kecamatan Kembaran karena telah mengambil paket diduga berisi sabu. Menurut keterangan 2 (dua) pelaku tersebut mereka hanya diperintah oleh RKP yang juga warga Kecamatan Kembaran.

“Petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap RKP alias Aga dengan barang bukti padanya obat obatan diduga Psikotropika dan yang bersangkutan mengakui RNS dan PW benar orang suruhanya untuk mengambil paket sabu”, tutur Kompol Willy.

Saat ini ketiga tersangka berikut barang bukti diamankan di Mapolresta Banyumas guna proses hukum lebih lanjut. Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 62 undang-undang RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

Red”

Kasau Tinjau Wargaming Latihan Angkasa Yudha 2024 Kogasudgab Bravo

0

Makassar – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan latihan Wargaming Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab) Bravo saat Geladi Posko Latihan Angkasa Yudha 2024, bertempat di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Lembang, Selasa (19/11/2024).

Saat melaksanakan peninjauan di Kogasudgab Bravo, Kasau didampingi Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S. selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat), Kasau menyampaikan apresiasi terhadap keseriusan dan dedikasi para peserta, baik Komando Latihan (Kolat) maupun pelaku yang telah mengikuti rangkaian Latihan Angkasa Yudha hingga tahapan Wargaming.

Latihan Angkasa Yudha akan dilanjutkan dengan tahapan Manuver Lapangan pada akhir November, yang kemudian akan mencapai puncaknya pada awal Desember dengan agenda Fire Power Demo.

Diakhir pengarahannya, Kasau menegaskan pentingnya evaluasi pada setiap tahapan untuk meningkatkan kualitas Latihan Angkasa Yudha di masa mendatang. “Mudah-mudahan setiap kita melaksanakan Latihan Angkasa Yudha, semakin hari semakin baik dan semakin sempurna,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasau juga menyaksikan simulasi perintah operasi dari Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab) Alpha yang diperankan Koopsud I, Kogasudgab Bravo yang diperankan Koopsud II dan Kogasudgab Charlie yang diperankan Koopsud III.

Padang kesempatan yang sama, Komandan Kodiklatau menjelaskan bahwa, Latihan Angkasa Yudha merupakan komitmen untuk membangun kekuatan udara yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).

“Latihan Angkasa Yudha ini dirancang sebagai simulasi komprehensif yang melibatkan aspek teknis, taktis dan strategis dalam operasi udara terpadu, sebagai respon terhadap ancaman global yang semakin kompleks baik dalam bentuk fisik maupun digital,” ujar Komandan Kodiklatau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pangkoopsudnas, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Dankoharmatau, Pangkoopsud II, Pangkoopsud III, Dankopasgat, Wadanseskoau, Waaslog Kasau, Kas Koopsud I, para Kadis di jajaran Mabesau serta para pejabat TNI AU lainnya. (Pen Hnd)

Jelang Pilkada Serentak, Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Doa Bersama Lintas Agama di Semarang

0

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyukseskan Pilkada serentak tahun 2024, bertempat di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2024).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat persatuan dan menjaga suasana damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Acara tersebut melibatkan para tokoh lintas agama yang bersama-sama memanjatkan doa agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Diharapkan doa bersama ini dapat mempererat solidaritas antarwarga, meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran aktif masyarakat, serta memperkokoh semangat kebangsaan. Dengan suasana damai dan harmonis, Pilkada serentak 2024 diharapkan dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang membawa kemajuan bagi Indonesia.

Turut hadir dalam Acara Doa Bersama diantaranya Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, PJ. Gubenur Jawa Tengah, Pejabat Daerah, Tokoh Masyarakat, serta ribuan warga Semarang yang turut mendoakan suksesnya Pilkada serentak 2024.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

*Operasi Pekat Tinombala 2024, Emak-Emak di Kab. Sigi ditangkap Karena Judi ‘Kupon Putih

0

PALU, Karena judi toto gelap (togel) atau ‘Kupon Putih’ dua emak-emak diringkus dalam pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu 17 Nopember 2024.

Kabidhumas Polda Sulteng melalui Kasubbid Penmas AKBP Sugeng Lestari mengatakan, penangkapan pelaku perjudian ini terkait pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala 2024

“Ada dua pelaku yang kesemuanya wanita, diduga sebagai pengecer judi ‘Kupon Putih’ di wilayah Kabupaten Sigi,” kata Kasubbid Penmas AKBP Sugeng Lestari di Palu, Selasa (19/11/2024)

Sugeng menyebut, penangkapan dilakukan tim ditreskrimum Polda Sulteng pada hari Minggu 17 Nopember 2024. TKP pertama pukul 12.00 wita di Jalan poros Palu-Bangga Desa Beka Kec. Marawola Kab. Sigi dengan tersangka M (57). TKP kedua pukul 12.30 di jalan Keremik Desa Belane Kec. Kinovaro Kab. Sigi dengan tersangka S (50)

“Dua perkara ini diungkap setelah Kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat dan kasusnya dalam penyidikan Ditreskrimum Polda Sulteng sesuai Laporan Polisi nomor LP/A/06/XI/2024/SPKT.Ditreskrimum/Polda Sulteng dan LP/A/06/XI/2024/SPKT.Ditreskrimum/Polda Sulteng tanggal 17 Nopember 2024,” jelas Kasubbid Penmas.

Lanjut Sugeng menjelaskan dari pelaku M, Kepolisian mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 115 ribu, satu unit ponsel, satu rim kertas HVS dan tabel shio 2024. Sedangkan untuk pelaku S, diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 906 ribu, 164 rim kertas HVS dan lembar kertas ramalan.

“kedua pelaku diduga melanggar Undang Undang nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana pasal 303 ayat (1) ke 1 dan 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara 10 tahun penjara,” tegas kasubbid Penmas.

Ini bagian dari Komitmen Polda Sulteng dalam rangka mendukung asta cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan terus melakukan penindakan segala bentuk perjudian, tandasnya

Selama tahun 2024 Polda Sulteng dan Polres jajaran setidaknya telah mengungkap dan menangani 23 kasus berbagai bentuk perjudian, tutup Kasubbid Penmas.

Red”

Polri Bongkar Jaringan Clandestine Lab Narkoba Senilai Rp 1,5 Triliun di Bali

0

Bali – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan produksi narkoba terbesar di Indonesia yang berbasis di Bali. Laboratorium hashish ditemukan di sebuah vila di Jimbaran, Bali. Barang bukti yang disita mencapai nilai 1 triliun 521 miliyar 408 juta Rupiah dengan potensi menyelamatkan 1,4 juta jiwa dari ancaman narkoba.

Kepala Bareskrim Polri, Komjen. Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. menegaskan keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas jaringan narkoba.

“Ini pengungkapan pertama laboratorium hashish di Indonesia. Polri akan terus berupaya memerangi narkoba untuk melindungi generasi bangsa,” ujarnya saat konferensi pers, Selasa (19/11).

Barang bukti yang diamankan mencakup 18 Kg hashish (kemasan silver), 12,9 Kg hashish (kemasan emas), 35.000 butir pil Happy Five, dan bahan baku yang cukup untuk memproduksi lebih dari 2 juta pil dan ribuan batang hashish. Laboratorium tersebut diketahui berpindah-pindah untuk menghindari deteksi, dengan bahan baku sebagian besar diimpor dari luar negeri.

Komjen Wahyu menjelaskan bahwa jaringan ini menggunakan pods system yang biasanya digunakan untuk vaping, tetapi dimodifikasi untuk konsumsi hashish cair.

“Modus ini menyasar generasi muda dengan memanfaatkan tren teknologi. Kami mengimbau orang tua untuk lebih waspada terhadap perangkat seperti ini,” katanya.

Polri mengungkap jaringan ini dikendalikan oleh seorang WNI berinisial DOM yang kini berstatus buron (DPO). Produksi hashish direncanakan untuk diedarkan secara besar-besaran pada perayaan Tahun Baru 2025 di Bali, Jawa, hingga pasar internasional.

Dalam penggerebekan, empat tersangka berinisial MR, RR, N, dan DA berhasil ditangkap. Mereka bertugas sebagai peracik dan pengemas narkoba.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 59 Ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukuman maksimal yang dijatuhkan berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana 20 tahun, serta denda hingga Rp 10 miliar. Jika terbukti melakukan pencucian uang, mereka juga akan dijerat UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.

Polri meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap modus-modus baru peredaran narkoba dan melaporkan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan stakeholder dan masyarakat, kami optimis cita-cita Indonesia Bebas Narkoba dapat tercapai,” tutup Komjen Wahyu.

Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto serta menjaga masa depan generasi muda dari bahaya narkoba.

Red”

Kapolri Hadiri Doa Lintas Agama di Bali, Ikhtiar Pilkada Damai

0

Bali. Usai meninjau dan memberi bantuan ke para pengungsi bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kunjungan kerja ke Bali.

Di sana, Kapolri mengikuti doa bersama lintas agama bersama TNI-Polri dan masyarakat Bali.

Acara doa bersama lintas agama bersama TNI-Polri dan masyarakat Bali ini digelar di GOR Yudomo, Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Bali, Selasa (19/11/2024). Hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Agenda ini merupakan bentuk ikhtiar dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Provinsi Bali.

Turut mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit, yakni Irwasum Polri Irjen Dedi Prasetyo, Kapolda Bali Irjen Daniel Aditya Jaya, Astamaops Komjen Verdianto Bitticaca, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, Kadiv Propam Irjen Abdul Karim, Kadiv Humas Irjen Sandi Nugroho, hingga Kapusdokkes dr. Irjen Asep Hendradiana.

Adapun tokoh agama yang hadir memimpin doa dalam kegiatan ini yaitu, I Nyoman Kenaka (Parisada Hindu Dharma Indonesia/ PHDI Prov Bali) sebagai perwakilan agama Hindu, K.H. Drs. Mahrusun H, M.Pd.I (Majelis Ulama Indonesia/ MUI Prov Bali) sebagai perwakilan Agama Islam, Oscar Naib Wanouw (Perwakilan Umat Buddha Indonesia/ WALUBI Prov Bali) perwakilan dari agama Budha.

Hadir pula Adinata, S.E (Majelis Tinggi Agama Konghuchu Indonesia/MATAKIN Prov Bali) perwakilan dari agama Konghuchu, Romo Eventius Dewantoro (Keuskupan Prov Bali) perwakilan dari Agama Katolik, serta Bishop I Nyoman Agustinus, M.Th (Musyawarah Pelayanan Umat Kristen/MPUK Prov Bali) perwakilan dari Agama Kristen Protestan.

Selain doa bersama, juga dilaksanakan ceramah kebangsaan yang akan disampaikan oleh Dr. Drs. Abu Siri, S.Ag., M.Pd.I (Kabid Binmas Kemenag Prov. Bali) dan Prof. Dr. I Nyoman Budiana S.H., M.Si (Universitas Pendidikan Nasional).

Peserta dalam doa bersama lintas agama berjumlah 740 orang. Hadir dari Forkopimda Prov Bali sebanyak 8 orang, tokoh agama dan tokoh masyarakat Bali sebanyak 13 orang, Pemerintah Daerah Provinsi Bali dan instansi terkait sebanyak 143 orang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali sebanyak 56 orang, pejabat Kodam IX Udayana sebanyak 46 orang, pejabat Polda Bali sebanyak 74 orang, serta personel TNI dan Polri sebanyak 400 orang.

Red”

Danrem 012/TU : Media Sosial dan Globalisasi Jadi Tantangan Bagi Karakter Bangsa

0

Meulaboh – Korem 012/Teuku Umar menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bertema “Membendung Radikalisme dan Separatisme Melalui Penguatan Karakter Generasi Muda Bangsa” di Aula Bhakti Gara Makorem, Rabu (20/11/2024). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan TNI AD, khususnya Korem 012/TU, sekaligus mendukung tugas pokok sebagai Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil).

Kegiatan dibuka langsung oleh Danrem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, S.E., M.Han., yang dalam sambutannya menyoroti tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi, terutama media sosial, terhadap karakter bangsa. “Kegiatan ini sangat penting untuk membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Ini merupakan benteng untuk menangkal radikalisme dan separatisme dalam kehidupan berbangsa,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan Komsos ini dapat menciptakan lingkungan yang mandiri, mendorong partisipasi masyarakat, dan mampu menangkal pengaruh radikalisme demi menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Danrem juga menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan kepada peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa, dan tokoh pemuda. Menurutnya, kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dalam mencapai tujuan bersama. “Leadership atau kepemimpinan yang efektif sangat penting dalam pengelolaan desa. Seorang pemimpin desa yang baik harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mencapai tujuan pembangunan serta memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh, seseorang harus belajar mendengar, menghargai perspektif orang lain, dan menggunakan komunikasi sebagai alat pemberdayaan. “Kepemimpinan sejati adalah tentang melayani, bukan memerintah,” tambahnya.

Danrem berharap para tokoh yang hadir dalam kegiatan ini, dapat mengembangkan kapasitas mereka sebagai pemimpin yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Kegiatan ini dihadiri juga oleh para Dan/Kabalak Disjan Korem 012/TU, para Kasi Korem 012/TU, serta tamu undangan. (Penrem 012/TU)

Bercermin dari Wilson Lalengke, Pemimpin Sejati yang Melindungi Anggota tanpa Batas

0

_Oleh: Muhammad Adam, S.H._

Makassar – Kepemimpinan bukan hanya tentang mengarahkan atau mengendalikan, tetapi juga tentang melindungi, memperjuangkan, dan bertanggung jawab terhadap mereka yang berada di bawah naungan kita. Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang tidak hanya memikirkan keuntungan pribadi atau kekuasaan, tetapi lebih mengutamakan kesejahteraan dan keamanan orang-orang yang dipimpinnya. Salah satu contoh pemimpin yang mencerminkan prinsip ini adalah Wilson Lalengke, pemimpin PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Pusat Jakarta.

Wilson Lalengke adalah sosok yang dikenal dengan keteguhannya dalam memperjuangkan hak-hak jurnalis dan anggota organisasi yang ia pimpin. Sama seperti induk singa yang rela berlumuran darah dan kehilangan satu taringnya demi melindungi anak-anaknya, Wilson Lalengke juga tidak ragu untuk bertarung melawan berbagai rintangan dan bahaya demi kesejahteraan dan keamanan anggotanya. Dalam dunia jurnalistik yang penuh tantangan, di mana sering kali ancaman terhadap kebebasan berbicara atau keselamatan para jurnalis datang dari berbagai pihak, seorang pemimpin seperti Wilson Lalengke sangat dibutuhkan.

Pemimpin yang baik bukan hanya yang memimpin dengan kata-kata, tetapi yang juga memimpin dengan tindakan. Seperti induk singa yang tidak segan-segan bertarung dengan siapapun yang mengancam keluarganya, Wilson Lalengke menunjukkan bahwa kepemimpinan yang sejati adalah tentang berkorban dan melindungi, bahkan jika itu berarti harus kehilangan sebagian dari diri kita. Dalam berbagai kesempatan, Wilson Lalengke telah menunjukkan bahwa ia siap untuk menghadapi berbagai tantangan yang datang demi menjaga dan melindungi anggota PPWI dari berbagai ancaman, baik itu ancaman fisik, hukum, maupun sosial.

Dalam dunia jurnalisme, ancaman terhadap keselamatan sering kali datang dari berbagai arah, mulai dari tekanan politik, intimidasi hukum, hingga ancaman fisik yang nyata. Wilson Lalengke tidak hanya bertindak sebagai seorang pemimpin yang memberikan arahan, tetapi juga sebagai pelindung bagi anggotanya. Ia selalu menempatkan kepentingan dan keselamatan anggotanya di atas segalanya. Tidak jarang, ketika anggotanya menghadapi kesulitan atau ancaman, Wilson Lalengke akan turun tangan langsung, membela mereka, dan berjuang untuk memastikan bahwa hak-hak mereka tetap terjaga.

Sikap Wilson Lalengke yang berani dan tidak gentar menghadapi berbagai bentuk ancaman ini sangat mencerminkan prinsip kepemimpinan yang sejati. Seperti induk singa yang meski terluka, tetap melindungi anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan keteguhan, Wilson Lalengke berusaha keras untuk melindungi anggotanya, bahkan jika itu berarti ia harus berhadapan langsung dengan kekuatan yang jauh lebih besar atau lebih berbahaya.

Seorang pemimpin yang baik bukan hanya bertanggung jawab atas keberhasilan, tetapi juga atas kegagalan. Wilson Lalengke menyadari betul bahwa sebagai pemimpin, ia harus memikul beban yang sangat berat—terutama ketika anggota organisasi menghadapi kesulitan atau ketidakadilan. Dalam hal ini, dedikasi dan komitmen Wilson Lalengke terhadap anggota PPWI sangat jelas. Ia tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga siap melakukan segala cara untuk memastikan bahwa anggotanya tidak dibiarkan sendiri ketika menghadapi situasi sulit.

Sikap ini sangat penting dalam dunia yang penuh ketidakpastian dan ketegangan, di mana banyak pihak berusaha memanfaatkan ketidakberdayaan orang lain. Dalam hal ini, Wilson Lalengke membuktikan bahwa seorang pemimpin harus siap melakukan apa pun, termasuk mengorbankan kepentingannya sendiri, demi memastikan anggotanya tetap dalam perlindungan dan dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

Seperti induk singa yang meski kehilangan taringnya tetap bertarung demi anak-anaknya, Wilson Lalengke juga memiliki prinsip kepemimpinan yang mengedepankan pengorbanan. Dalam dunia jurnalistik yang terkadang penuh dengan risiko, seorang pemimpin harus rela mempertaruhkan diri untuk melindungi anggotanya. Tidak jarang, demi melindungi anggota PPWI yang menghadapi tekanan luar biasa, Wilson Lalengke mengambil risiko pribadi dan menghadapinya dengan kepala tegak.

Kepemimpinan yang mengorbankan diri demi orang lain adalah jenis kepemimpinan yang patut dihargai dan dicontoh. Wilson Lalengke tidak hanya menunjukkan prinsip tersebut dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan nyata. Ia berani berhadapan dengan tantangan, meskipun itu berarti ia harus menerima kerugian atau menghadapi risiko besar. Prinsip inilah yang menjadikan Wilson Lalengke seorang pemimpin yang kuat, dihormati, dan diandalkan oleh anggotanya.

Wilson Lalengke adalah seorang pemimpin yang mampu menggabungkan keberanian, dedikasi, dan pengorbanan dalam setiap langkah kepemimpinannya. Seperti induk singa yang tak kenal takut dan siap berkorban demi anak-anaknya, Wilson Lalengke menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati akan mempertaruhkan apapun demi melindungi anggotanya. Kepemimpinan yang demikian tidak hanya membangun rasa kepercayaan dan loyalitas di antara anggota, tetapi juga menginspirasi mereka untuk terus berjuang demi kebenaran dan keadilan, meskipun tantangan dan rintangan datang silih berganti.

Dengan prinsip kepemimpinan yang tegas, berani, dan penuh pengorbanan, Wilson Lalengke telah membuktikan bahwa menjadi pemimpin sejati bukanlah tentang mengejar kekuasaan, melainkan tentang melindungi dan memperjuangkan mereka yang dipercayakan kepadanya. Inilah prinsip kuat Wilson Lalengke yang menjadikannya seorang pemimpin yang bukan hanya dihormati, tetapi juga dicintai dan dipercaya oleh anggotanya. (*)

(Tulisan ini telah dimuat di media online WartaPolri.Co.Id di bawah judul: Seorang Pemimpin Sejati, Prinsip Kuat Wilson Lalengke yang Seperti Induk Singa Berlumuran Darah dan Kehilangan Satu Taringnya demi Melindungi Anggotanya)

_Penulis adalah kolumnis berbagai media online, Pemimpin Redaksi WartaPolri.Co.Id_

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Menyetujui 4 Pengajuan Restorative Justice Dalam Tindak pidana Narkoba

0

Kejaksaan Agung, Jakarta – Jaksa Agung melalui melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPidum) Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menyetujui 4 (empat) pengajuan permohonan penyelesaian perkara berdasarkan (Restorative justice) dalam tindak pidana narkotika pada ekspose perkara yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu 20 November 2024.
Adapun berkas perkara yang diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif, yaitu:

1. Tersangka Heru Antoni bin Tasrip dari Kejaksaan Negeri Batang, yang disangka melanggar Kesatu Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Kedua Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Ketiga Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

2. Tersangka Rioti Mailiyus bin Anwar Pgl Rio dari Kejaksaan Negeri Tanah Datar, yang disangka melanggar Kesatu Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Kedua Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Ketiga Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor
35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

3. Tersangka Roni Saputra bin Rustam Efendi dari Kejaksaan Negeri Tanah Datar, yang disangka melanggar Kesatu 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Kedua Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Ketiga Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

4. Tersangka Muhammad Chairul Rhazika pgl Dika bin Almijum dari Kejaksaan Negeri Padang, yang disangka melanggar Kesatu Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Kedua Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Ketiga Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Alasan disetujuinya permohonan rehabilitasi terhadap para Tersangka yaitu:  Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik, para Tersangka positif menggunakan narkotika;
 Berdasarkan hasil penyidikan dengan menggunakan metode know your suspect, para Tersangka tidak terlibat jaringan peredaran gelap narkotika dan merupakan pengguna terakhir (end user);

 Para Tersangka tidak pernah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO);  Berdasarkan hasil asesmen terpadu, para Tersangka dikualifikasikan sebagai pecandu narkotika, korban penyalahgunaan narkotika, atau penyalah guna narkotika;

 Para Tersangka belum pernah menjalani rehabilitasi atau telah menjalani rehabilitasi tidak lebih dari dua kali, yang didukung dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh pejabat atau lembaga yang berwenang;

 Para Tersangka tidak berperan sebagai produsen, bandar, pengedar, dan kurir terkait jaringan narkotika.
“Para Kepala Kejaksaan Negeri dimohon untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara Berdasarkan Keadilan Restoratif berdasarkan Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Melalui Rehabilitasi dengan Pendekatan Keadilan Restoratif Sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis Jaksa,” pungkas JAM-Pidum. (K.3.3.1)

Red”