Beranda blog Halaman 275

Indonesia Negerinya Polisi, Rakyat Numpang Nonton

0

_Oleh: Wilson Lalengke_

Jakarta – Dunia publikasi media massa, termasuk media sosial dan jejaring whatsapp, Indonesia saat ini hanya dipenuhi berita tentang polisi. Secara sepintas, dari bangun tidur hingga ke bangun tidur hari berikutnya, tayangan yang menjadi tontonan dan bacaan masyarakat, melulu soal polisi. Uniknya, pemberitaan itu bukan hanya soal polisi menindak warga (yang seringkali adalah kriminalisasi warga oleh polisi), namun sebagian besarnya adalah terkait penindakan polisi terhadap polisi.

Belum kering ingatan publik soal polisi Sambo yang bunuh polisi, disusul dengan penanganan polisi terhadap kasus yang melibatkan ratusan polisi itu; kini ada lagi polisi bunuh polisi. Kalau Sambo yang jenderal bunuh anak buahnya yang berpangkat jauh di bawahnya, kasus polisi terbaru justru sesama perwira berpangkat AKP yang terlibat jadi pembunuh dan korban pembunuhan. Bedanya, yang satu lulusan akademi kepolisian dan masih usia muda, yang satu hanya lulusan sekolah menengah dan nyaris pensiun.

Belum lama berselang, viral kasus kecelakaan yang melibatkan dua mobil polisi yang saling bertabrakan. Mungkin kita bisa berargumen, namanya juga manusia, suatu hal yang biasa jika terjadi tabrakan antar kendaraan polisi. Persoalannya, tidak sesederhana itu. Polisi adalah orang-orang terlatih dan dipandang memiliki pengetahuan yang lebih mumpuni soal aturan berlalu-lintas dibandingkan warga biasa, sehingga polisi tabrak polisi menjadi sesuatu yang unik sekaligus memalukan.

Ada lagi berita tempo hari, polisi bakar polisi yang adalah suaminya sendiri. Sadis memang. Tapi dari penelusuran motif kasusnya, ternyata si polisi laki punya kebiasaan buruk, berjudi online alias judol. Dan, nyatanya dari temuan terbaru, ratusan ribu anggota Polri (plus TNI) terjerat kegiatan judol ini. Judi yang dulunya merupakan penyakit masyarakat kelas bawah, di era digital saat ini, judi naik kelas menjadi penyakit para elit berseragam. Hebat!

Tulisan sekenanya ini diinspirasi oleh komentar seorang teman atas peristiwa tragis penembakan Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil oleh Kabagops pada Polres yang sama, AKP Dadang. Komentar singkat kawan ini unik tapi nyeleneh sekaligus menggelikan. “Dengar polisi mati ditembak polisi, rakyat bergembira, horeee…”

Inilah Indonesia kini, seakan negeri ini hanya milik polisi dengan segala dinamika dan persoalannya. Indonesia yang dikuasai komunitas polisi untuk kepentingan primordialnya sendiri, tidak lagi menjadi pelayan yang diharapkan rakyat. Polisi Indonesia hanya menggunakan kekuasaan dan kewenangan sebagai penegak hukum untuk menggendutkan perut diri sendiri dan keluarganya, plus kroni-kroni mafiosonya.

Rakyat sudah tercerabut dari negerinya, Indonesia. Ini mungkin kenyataan pahit yang tak akan diakui oleh kebanyakan kita. Tapi jika saja diberikan peluang, maka semua warga akan memilih tempat yang jauh dari gangguan polisi, jauh dari hiruk-pikuk pemberitaan tentang polisi kriminal yang jumlahnya naudzubillah banyaknya bertebaran di se-antero nusantara ini. Jauh dari perilaku kriminal polisi yang menyengsarakan rakyat dimana-mana, jauh dari gerombolan mereka yang dijuluki wereng coklat itu.

Dalam ketidak-berdayaannya, terpaksalah rakyat di negeri ini berusaha duduk tenang menunggu hari malam, ngopi sambil menonton polisi bunuh polisi, polisi bakar polisi, polisi tabrak polisi, polisi tangkap polisi nyabu dan judol, dan lain sebagainya dan seterusnya, sambil tertawa girang: horeee… polisi mati lagi, hahaha. (*)

_Penulis adalah korban kriminalisasi polisi Polres Lampung Timur_

Kompas Siarkan Berita Menyesatkan tentang Konservasi Badak Jawa, Berikut Keterangan Balai TNUK

0

Pandeglang – Media Kompas.Com ternyata tidak seperti tagline ‘independen dan terpercaya’ yang digembar-gemborkan selama ini. Pasalnya, dalam pemberitaan terkait Konservasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), media ini dengan fulgar menampilkan informasi yang tidak akurat, tidak valid, tidak benar, bahkan merupakan kebohongan yang menyesatkan.

Hal itu tergambar dari penjelasan yang dipaparkan pihak Balai TNUK melalui siaran pers setebal 11 halaman yang diterima media ini, Sabtu, 23 November 2024. Kepala Balai TNUK menyatakan sangat prihatin dan menyayangkan keteledoran pemberitaan yang dilakukan media sekelas Kompas yang selama ini dianggap sebagai rujukan berita di tingkat nasional.

Selain media partisan Kompas.Com dan jaringannya, terdapat dua media lainnya yang ikut menyiarkan berita sesat terkait pengelolaan TNUK tersebut. Mereka adalah BantenNews.Co.Id dan IDNTimes.Com. Pemberitaan ketiga media ini memang berasal dari satu sumber yang sama, hanya berbeda tanggal penerbitan, pengolahan kata dan fasa, serta kalimat dan penekanan informasi, yang dimodifikasi sesuai patronase masing-masing media.

Secara singkat, berdasarkan keterangan rinci dalam siaran pers yang diterbitkan Balai TNUK, terdapat setidaknya 11 poin kebohongan dan informasi sesat yang termuat pada pemberitaan media Kompas.Com, BantenNews.Co.Id, dan IDNTimes.Com. Menilik kesebelas poin informasi sesat yang diberitakan ketiga media tersebut, Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, S.TP, M.Sc, membantah dengan tegas dan menyatakan bahwa beritanya tidak benar alias bohong dan menyesatkan. Siaran Pers Balai TNUK selengkapnya dapat diakses di sini: https://tnujungkulon.menlhk.go.id/berita/detail/280.

Kompas.Com misalnya, dalam pemberitaannya di tanggal 15 September 2024 yang berjudul ‘Carut Marut Proyek Konservasi Badak Jawa, Dana Habis Rp 188 M, Fasilitas Terbengkalai’ sebagaimana dapat di akses pada tautan https://regional.kompas.com/read/2024/09/15/102139278/carut-marut-proyek-konservasibadak-jawa-dana-habis-rp-188-m-fasilitas?page=all ini, pihak Balai TNUK menyatakan keberatan dan menyebutkan judul tersebut menyesatkan. “Tanggapan kami, judul ini menyesatkan dan tidak benar, total dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara – red) tahun 2019, 2021-2022 adalah Rp. 130.222.665.413,- Demikian juga soal fasilitas yang dikatakan terbengkalai, ini sangat menyesatkan karena faktanya fasilitas yang dibangun dari dana tersebut saat ini masih digunakan dan berfungsi dengan baik,” demikian tulis pihak Balai TNUK dalam press release yang diterbitkan pada Jumat, 22 November 2024.

Demikian juga dalam pemberitaan media BantenNews.Co.Id tertanggal 12 September 2024 dengan judul ‘Proyek Mangkrak Penyelamatan Badak” yang dapat dilihat di tautan https://www.bantennews.co.id/investigasi-proyekmangkrak-penyelamatan-badak ini, pihak Balai TNUK menilai bahwa media tersebut tidak memahami apa yang mereka investigasi dan beritakan. Balai TNUK mengharapkan publik tidak termakan isu-isu bohong dan menyesatkan yang disebarkan media-media partisan semacam ini.

“Judul yang diangkat media BantenNews di atas itu terkait proyek mangkrak tidak benar sama sekali. Faktanya, bangunan SBSN saat ini masih digunakan dan tetap berfungsi dengan baik,” tegas Ardi Andono dalam pernyataan persnya.

Media IDNTimes.Com lebih parah lagi. Terbitan berita tertanggal 16 September 2024, IDNTimes menulis dengan judul “Proyek Main-main Pengamanan Badak Jawa, Proyek Sarana JRSCA Terbengkalai, Badak Jawa terancam”. Berita tersebut dapat dilihat di sini: https://banten.idntimes.com/news/banten/khairil-anwar-11/proyek-main-main-pengamananbadak-jawa-c1c2?page=all

“Tanggapan kami adalah bahwa judul di atas tidak benar. Penyelamatan Badak Jawa dalam bentuk JRSCA _(Java Rhino Study and Conservation Area – red)_ telah diinisiasi sejak tahun 2007, dan dimatangkan dengan dokumen-dokumen yang sah. Sarana prasarana JRSCA dan bangunan yang ada untuk keperluan penelitian dan konservasi tersebut masih dimanfaatkan dan digunakan dengan baik”. Demikian sebagaimana dikutip dari lembaran siaran pers yang diterima media ini.

Pada bagian keterangannya yang lain, pihak Balai TNUK juga tak menampik tentang adanya kendala dan tantangan berat yang sempat dihadapi dalam pengelolaan dan pelaksanaan program konservasi di wilayah kerjanya. Badai Covid-19 dan bencana gempa bumi yang terjadi di periode tahun anggaran 2020-2022 cukup mengganggu kinerja mereka. Meskipun demikian, fasilitas konservasi yang sudah dibangun selama ini masih dapat diberdayakan dan rencana kerja Balai TNUK secara umum masih dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, juga menyampaikan bahwa tulisan ketiga media tersebut berasal dari para wartawan Klub Jurnalis Investigasi Banten dengan tujuan awal untuk diikutkan dalam ICW Award. Perlu diketahui, Klub Jurnalis Investigasi (KJI) berdasarkan video dan liputannya, melakukan investigasi masuk ke dalam kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon, yakni di Tanjung Lame, Rancapinang, dan Legon Pakis.

Peraturan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Nomor P.7/IV-Set/2011 tentang tata cara penerbitan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI), setiap pengunjung yang masuk ke dalam kawasan harus menempuh prosedur Ijin Masuk Kawasan. Dan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, setiap pengunjung dikenai pungutan PNBP.

Dalam kasus ini, KJI tidak menempuh administrasi tersebut, sehingga kami menyatakan bahwa KJI melakukan tindakan ilegal di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon dan melanggar aturan. Dengan demikian validitas hasil investigasi yang didapatkan dikategorikan cacat hukum, yang oleh karena itu pernyataan KJI pun cacat hukum. Atas dasar tersebut diduga kuat KJI telah melanggar kode etik jurnalis dalam mendapatkan informasi/data dan dalam memberitakan di media-media tersebut di atas.

Perlu juga ditegaskan di sini bahwa kegiatan pembangunan SBSN tahun 2019 telah diaudit oleh BPK RI, didampingi oleh Inspektorat Jenderal KLHK, dan juga bersama Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Pandeglang. Demikian juga untuk pembangunan SBSN tahun 2021-2022, telah diaudit oleh BPK RI dan didampingi oleh Inspektorat Jenderal KLHK, sehingga akuntabilitas pembangunan sarana prasarana SBSN di TNUK dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian hak jawab kami sampaikan, agar publik mengetahui kebenaran yang ada, dan kepada seluruh redaksi diwajibkan mencantukan hak jawab ini di media online yang saudara pimpin dan meminta maaf kepada kami karena memberitakan informasi dan data yang tidak valid, tidak benar dan menyesatkan. (TIM/Red)

_Video pernyataan Kepala Balai TNUK dan keterangan para pihak terkait dapat disimak di sini: https://youtu.be/6Gxs97PzyjQ dan di sini: https://youtu.be/CBLc31S8tYs_

Baznas Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Bergengsi dalam The Great Champions of Asia

0

Bekasi – 23 November 2024 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi “Best Zakat Management Institution with Innovative Programs 2024-2025.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, SE, dalam acara The Great Champions of Asia yang diselenggarakan oleh Majalah Penghargaan.com.
Acara penghargaan tersebut berlangsung di Hotel Aston Priority, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari institusi, dunia bisnis, pendidikan dan wisata dari dalam negeri dan malaysia.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mengelola zakat secara profesional serta menghadirkan program-program inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, SE, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas penghargaan yang diraih. “Penghargaan ini tidak semata-mata menjadikan kita yang terbaik tapi bagaimana caranya kita bisa berbuat baik.

“Penghargaan ini kami didedikasikan kepada lembaga, para pengelola (staf) dan Pimpinan di BAZNAS Kabupaten Bekasi mudah-mudahan tetap semangat, tetap diberikan amanah, mudah-mudahan BAZNAS Kabupaten Bekasi diterima oleh masyarakat Kabupaten Bekasi dan umumnya untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.

“Dengan prestasi ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pengelola zakat terbaik di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga zakat lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,”Pungkasnya.

(Red)

Penemuan Mayat Perempuan Lansia di Saluran Irigasi Sempor, Kebumen

0

Polres Kebumen – Warga Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Kebumen, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan berinisial ST (71), warga Kelurahan Wonokriyo, Kecamatan Gombong, Jumat (22/11/2024) pagi. Korban ditemukan meninggal di saluran irigasi sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang warga yang tengah melintas di lokasi tersebut.

Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Gombong pada Selasa (19/11/2024) sekitar pukul 22.00 WIB. Keluarga merasa khawatir karena korban tidak kunjung pulang ke rumah. Berdasarkan keterangan keluarga, ST memiliki riwayat pikun sehingga keberadaannya sulit dilacak.

Kapolres Kebumen AKBP Recky, melalui Kapolsek Sempor Iptu Darminto, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Setelah dilakukan olah TKP dan hasil pemeriksaan medis dari RSUD dr Soedirman Kebumen, tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat, korban terpeleset dan jatuh ke dalam saluran irigasi hingga akhirnya meninggal dunia,” jelas Iptu Darminto.

Korban dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polsek Sempor, TNI, dan warga setempat ke RSUD dr Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil visum juga menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan, bukan karena tindakan kriminal.

Keterangan dari sejumlah warga sekitar menyebutkan, lokasi saluran irigasi tersebut cukup licin, terutama setelah hujan turun beberapa hari terakhir. Selain itu, kondisi aliran air yang cukup deras diduga turut berkontribusi dalam insiden nahas ini.

Pihak keluarga korban yang telah dikonfirmasi mengaku sangat kehilangan. Mereka juga berterima kasih kepada masyarakat dan aparat yang telah membantu menemukan dan mengevakuasi korban.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama di area yang berpotensi berbahaya. Pihak berwenang juga berharap warga dapat saling menjaga dan memberikan perhatian lebih kepada lingkungan sekitar.

Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan secara adat setempat.

Red”

Terkait Dugaan Pungli di Sekolah, PPWI Inhil Soroti Sikap Kadisdik dan Pemkab Inhil yang Memble

0

Inhil – Tim DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan tanggapan atas bantahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil terkait dugaan “tutup mata” Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) terhadap isu pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah. Pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kadis Kominfops), Trio Beni, menjadi sorotan utama tim PPWI.

Ketua PPWI Inhil, Mely, mempertanyakan alasan Kadisdik tidak memberikan tanggapan langsung terkait isu di bidangnya. “Kalau urusan Kominfo, wajar Trio Beni yang berbicara karena itu tugasnya. Tapi ini masalah pendidikan, kenapa Kadisdik diam dan justru diwakili oleh Kadis lain? Apa sebenarnya fungsi Kadisdik di Inhil ini, dan siapa sebenarnya Trio Beni ini mengapa harus semudah itu dia yang angkat bicara?” ketus Mely dengan nada tanya.

PPWI Inhil juga mengkritisi surat edaran yang disebut-sebut telah diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Inhil. Hingga laporan PPWI kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ditayangkan, tim PPWI mengaku tidak menerima informasi terkait surat tersebut. Selain itu, saat konfirmasi ke Kabid SMP, pihak terkait justru tidak merespons dan bahkan memblokir nomor kontak pengurus PPWI.

Yang lebih membingungkan, menurut Mely, surat edaran Kadisdik yang berisi larangan pungli di sekolah-sekolah baru diterima oleh PPWI pada sore hari setelah Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya, dilaporkan ke Kemendagri. Namun, tanggal surat edaran tersebut dibuat mundur sebulan dari waktu penerimaan. “Kalau memang surat edaran itu sudah ada, kenapa tidak diberikan sejak awal atau dipublikasikan agar masyarakat tahu isinya? Apa yang sebenarnya direncanakan hingga surat ini terkesan dirahasiakan?” ungkap Mely dengan nada kecewa.

Bukan hanya itu, saat di konfirmasi ke Pj Bupati, Erisman Yahya sendiri mengatakan sangat disayangkan, mengapa tidak satu pun media yang mempublikasikan tegurannya ke bawahannya itu. Bahkan media yang dikelola pemda pun tidak memberitakan adanya teguran tersebut. Ini menjadi pertanyaan besar, apakah ada upaya untuk menutup-nutupi persoalan ini.

*PPWI Inhil Menuntut Transparansi*

Melalui berita ini, PPWI Inhil meminta Pemkab Inhil, khususnya Dinas Pendidikan, untuk bersikap transparan dan profesional dalam menangani isu-isu publik. PPWI juga mendesak agar surat edaran yang diterbitkan segera dipublikasikan secara luas agar masyarakat mengetahui langkah apa yang diambil untuk menangani kasus pungli di sekolah.

“Ini masalah kepercayaan publik. Jika instansi terkait terus bersikap tertutup, wajar jika muncul kecurigaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan, dan jangan bisanya hanya menyalahkan wartawan dan menilai wartawan tidak profesional dalam membuat berita,” tutup Mely.

Sementara itu, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, yang dimintai pendapatnya tentang ‘kekacauan birokrasi’ setelah Pj. Bupati Erisman Yahya dilaporkan ke Menteri Dalam Negeri, mengatakan bahwa salahs atu kebiasaan buruk pejabat adalah membohongi publik. “Para pejabat di Indragiri Hilir itu mencoba mengelabui publik dengan rangkaian kebohongan, tapi kedodoran. Malahan sebaliknya, lebih transparan terlihat kebungulan alias kedunguan para pejabat itu, mulai dari level Pj. Bupatinya, Dinas Kominfo, si Trio Beninya, hingga Kadis Pendidikan, dan seterusnya,” sebut alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini sambil menambahkan bahwa pemerintahan yang dikelola dengan kebohongan hanya akan melahirkan birokrasi yang buruk dan amburadul, yang akhirnya berujung pada pelayanan publik yang mengecewakan rakyat.

Transaparansi itu, tambah pria yang pernah bertugas sebagai guru PPKN di SMP Negeri Sapat, Inhil, periode 1990-1993 ini, semestinya dimulai dari dinas yang mengurusi komunikasi dan informasi. Dinas ini yang terkait langsung dengan UU Keterbukaan Informasi Publik dan bertugas untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah tersebut.

“Lah, Kadis Kominfo Inhil, Trio Beni, saja sangat tertutup, tidak bersedia memberikan informasi soal data media-media yang bekerja sama dengan dinas tersebut dalam pengelolaan informasi yang menggunakan uang rakyat. Bagaimana mungkin kita bisa mengharapkan transparansi pemerintahan dari para pejabat otak bungul semacam itu? Capek deh!” sindir Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, menyikapi problematika pemerintahan di Inhil yang dinilainya memble dan bobrok tersebut. (TIM/Red)

Kota Bandung Puncak Rangkaian IGX 2024 dan TechSummit 4th Edition di Indonesia

0

Bandung – Dunia gaming dan teknologi di Indonesia akan mencapai puncaknya dengan digelarnya Indonesia Game Experience (IGX) 2024 dan TechSummit 4th Edition di D’Botanica Mall, Bandung, pada 21 – 24 November 2024. Event akbar ini menjadi penutup rangkaian IGX 2024 yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Tangerang, Jakarta, dan Surabaya.

Sebagai festival gaming terbesar di Indonesia, IGX 2024 menawarkan berbagai kegiatan interaktif bagi pengunjung. Selain itu, rangkaian event TechSummit 4th Edition akan memberi akses kepada peserta dan pengunjung untuk mengikuti sesi diskusi dalam rangka penajaman wawasan mendalam seputar teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung program pemerintah tentang kota cerdas dan berkelanjutan.

IGX 2024 di Bandung menghadirkan berbagai program menarik untuk memanjakan para pencinta game di Indonesia.

Berikut rangkaian kegiatan IGX: Game Terbaru & Demo Eksklusif dari developer terkenal, Kompetisi eSports, yang mempertemukan gamer terbaik di Indonesia, Meet & Greet dengan pengembang game, content creator, dan figur industry, kemudian ada pembagian door price pada sesi Merchandise & Giveaway menarik untuk pengunjung .

Yang pasti, pihak panitia menjamin, pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan di IGX secara gratis tanpa ada pungutan biaya, dengan registrasi yang sangat mudah melalui situs resmi IGX 2024.

Kegiatan IGX 2024 dan TechSummit 4th Edition di D’Botanica Mall, Bandung ini juga mendapat dukungan dari Handiyanto selaku Direktur D’Botanica Mall Bandung dan berharap kegiatan tersebut dapat dilanjutkan di D’Botanica Mall, Bandung untuk tahun-tahun selanjutnya.

TechSummit 4th Edition: Fokus pada AI untuk Kota Cerdas

Sementara itu, pada edisi keempatnya, TechSummit akan membahas tema “AI Implementation for Smart Offices and Sustainable Cities”. Acara ini menghadirkan pembicara ternama, termasuk Ir. Soegiharto Santoso, S.H. selaku Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan Kamilov Sagala, S.H., M.H. selaku Ketua Umum Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Muhammad Deni Hendriawan selaku Pranata Komputer Ahli Muda Dinas KOMINFO JABAR serta nama-nama lainnya yaitu; Fanky Christian, Andi Tanudiredja, Muhammad Kurnia Adiputra, Dedhy H. Yahya, Anthon Budyana, A. Carlotta Nataayo dan Michael Edward.

TechSummit bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana teknologi AI dapat mempercepat transformasi kota dan kantor menjadi lebih cerdas dan ramah lingkungan. Acara ini juga terbuka untuk umum secara GRATIS.

Menurut Ketua Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso, pihaknya mendukung penuh kegiatan ini sejak pertama kali ide ini diajukan salah satu pengurus ke APTIKNAS. Karena kegiatan gaming dan pengembangan teknologi AI menjadi salah satu fokus kegiatan dan program kerja APTIKNAS.

“Kami memberikan akses penuh seluruh jaringan APTIKNAS di berbagai daerah untuk ikut mensuport IGX ini. Pada gilirannya, APTIKNAS akan mendorong penyelenggaraan IGX ini bisa juga merambah ke seluruh wilayah di Indonesia agar masyarakat pencita game dan teknologi AI bisa ikut merasakan sensasi event akbar terbesar di bidang gaming dan teknologi ini,” papar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Wakil Ketua Umum Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, dan Penasehat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS).

Dukungan dari Taiwan Excellence

Pada kesempatan yang sama, Manager TAITRA Jakarta, Tiffany Wang selaku pendukung acara ini hadir langsung pada acara pembukaan IGX 2024. Menurutnya, pihak Taiwan sebagai pemimpin dalam industri teknologi, terutama perangkat gaming, akan terus mendukung pertumbuhan e-sports di Indonesia.

“Dengan adanya kolaborasi yang terus berlanjut antara merek-merek Taiwan Excellence dan industri game Indonesia, potensi pertumbuhan dan inovasi dalam kancah esports sangat menjanjikan,” tuturnya.

Seminar Edukasi untuk Gamer & Teknisi

Selain sederet kegiatan bergengsi yang digelar panitia, IGX 2024 juga menawarkan seminar dengan dua tema sekaligus yakni : “Cara Merakit PC Gaming yang Optimal,” dan “Dasar-Dasar Artificial Intelligence.”

Seminar ini akan menghadirkan pembicara dari berbagai merek teknologi, seperti MSI, Samsung, dan Giga Computing, serta memberikan e-sertifikat dan merchandise eksklusif bagi peserta.

Dukungan Sponsor & Mitra Teknologi

Acara ini didukung oleh merek-merek besar, termasuk Taiwan Excellence, MSI, Samsung Odyssey, Lexar, dan SteelSeries, serta asosiasi seperti APTIKNAS dan PERATIN.

Kota Bandung Jadi Penutup Spektakuler Rangkaian IGX 2024

Bandung menjadi kota terakhir dalam rangkaian IGX 2024 setelah sukses diadakan di Tangerang, Jakarta, dan Surabaya. Kota ini dijanjikan akan menjadi penutup paling spektakuler dengan berbagai acara interaktif, inovasi teknologi, dan kolaborasi komunitas yang mengesankan.

IGX 2024 dan TechSummit 4th Edition tidak hanya menjadi panggung bagi gamer dan komunitas teknologi, tetapi juga membuktikan bahwa ekosistem gaming dan teknologi Indonesia terus berkembang pesat.

Menurut Angelika Putri, Pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal Asosiasi Payment Gateway Indonesia (APGI), terkait keterlibatan teknologi dan payment gateway di acara seperti IGX 2024 dan TechSummit 4th Edition ini, karena perkembangan dunia gaming dan teknologi tidak hanya membuka peluang besar dalam inovasi produk, tetapi juga dalam infrastruktur pembayaran digital yang andal dan efisien.

“Dengan semakin meningkatnya jumlah gamer dan transaksi mikro dalam industri ini, sistem payment gateway yang aman, cepat, dan mendukung berbagai metode pembayaran menjadi kunci utama di transaksi pembayaran industri gaming ini,” urainya.

Sebagai bagian dari Asosiasi Payment Gateway Indonesia, lanjut Angelika, pihaknya berjanji akan terus mendukung penuh acara seperti IGX 2024 dan TechSummit 4th Edition yang tidak hanya mempertemukan komunitas gaming, tetapi juga mendorong integrasi teknologi, termasuk solusi pembayaran digital yang mendukung ekosistem gaming dan smart cities di Indonesia.

“Kolaborasi antara teknologi dan payment gateway sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, aman, dan inklusif,” tambah Angel.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut di motori oleh Hendri Andrigo Sutanto selaku Ketua DPD APTIKNAS Jakarta yang didukung oleh Andi Tanudiredja selaku Wakil Ketua Umum DPP APTIKNAS dan Michael Edward selaku Sekretaris DPD APTIKNAS Jakarta serta Fanky Christian selaku Sekretaris Jenderal DPP APTIKNAS.

Turut hadir dalam peresmian IGX 2024 dan TechSummit 2024 antara lain; Sakaria Tanzil, Tamin Tanzil, Erdi Irmawan Adiyatna dan Yuli – Public Relations Specialist – ION Network serta tamu undangan lainnya.

Jangan lewatkan acara ini, dan jadilah bagian dari momen bersejarah dalam dunia gaming dan teknologi di Indonesia. ***

Red”

BREAKING NEWS: Atas Perintah Raja Maroko, Putra Mahkota Moulay El Hassan Sambut Presiden Tiongkok di Casablanca

0

Casablanca – Raja Maroko, Yang Mulia King Mohammed VI, memerintahkan putranya, Yang Mulia Putra Mahkota Moulay El Hassan menyambut dan menerima Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Yang Mulia Xi Jinping, yang sedang dalam kunjungan singkat ke Kerajaan Maroko, Kamis malam, 21 November 2024, di Casablanca. Setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Mohammed V di Casablanca, Kepala Negara Tiongkok itu terlihat disambut oleh Moulay El Hassan.

Selanjutnya, YM Xi Jinping disambut oleh Kepala Pemerintahan, Aziz Akhannouch, sebelum meninjau satu detasemen Pengawal Kerajaan yang memberikan penghormatan kepada tamu negara tersebut.

Bersama Putra Mahkota Kerajaan Maroko, Presiden Tiongkok Xi Jinping kemudian disambut oleh Wali Wilayah Casablanca-Settat, Gubernur Provinsi Casablanca, Mohamed Mhidia, Ketua Dewan Regional Casablanca-Settat, Abdellatif Maâzouz, Gubernur Provinsi Nouaceur, Jalal Benhayoun, Ketua Dewan Regional Nouaceur, Mohammed Salmani, dan Wali Kotamadya Nouaceur, Abdelaziz Radi.

Selain itu, Putra Mahkota Maroko Moulay El Hassan dan tamu kehormatannya Xi Jinping juga disambut oleh Li Changlin, Duta Besar Tiongkok untuk Maroko, Zhou Zhicheng, Menteri Penasihat di Kedutaan Besar Tiongkok, Xia Kelin, Atase Militer di Kedutaan Besar Tiongkok, dan Zheng Wei, dan Penasihat Ekonomi dan Komersial di Kedutaan Besar Tiongkok.

Di pintu masuk ruang tunggu VVIP bandara, Kepala Negara Tiongkok, yang didampingi oleh beberapa delegasi, antara lain anggota Komite Tetap Biro Politik dan Direktur Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT), Cai Qi; anggota Biro Politik Komite Sentral PKT dan Direktur Kantor Komisi Pusat Urusan Luar Negeri, Wang Yi; dan Wakil Menteri Luar Negeri, Hua Chunying, diundang ke upacara adat persembahan susu dan kurma.

Setelah istirahat sejenak di ruang tunggu VVIP, dilakukan prosesi resmi menuju kediaman atau tempat menginap Presiden Tiongkok itu di Casablanca yang merupakan ibu kota ekonomi Kerajaan Maroko.

Kunjungan ini mencerminkan ikatan persahabatan, kerja sama, dan solidaritas yang kuat antara masyarakat Maroko dan Tiongkok. Hal itu dapat terbangun berkat komitmen bersama Raja Maroko, King Mohammed VI, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk memajukan kemitraan strategis Tiongkok-Maroko, yang diresmikan selama kunjungan bersejarah Raja Maroko ke Beijing pada Mei 2016.

Sementara itu, Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (PERSISMA), Wilson Lalengke menyambut gembira atas perkembangan hubungan Kerajaan Maroko dengan berbagai negara yang terjalin beberapa waktu ini. “Saya sangat mendukung dan menyambut baik atas hasil yang dicapai oleh Raja Maroko, King Mohammed VI, dalam membangun hubungan kerja sama yang baik dan kuat dengan negara-negara di semua belahan dunia. Dalam tahun 2024 ini saja, tidak kurang dari 20-an MoU kerja sama, baik bilateral maupun multilateral yang ditanda-tangani oleh Pemerintah Kerajaan Maroko dengan pemerintahan negara sahabat,” ungkap pria yang berkesempatan mengunjungi Maroko tahun 2015 lalu untuk melihat dari dekat pelaksanaan program pembangunan di wilayah Sahara Maroko. (PERSISMA/Red)

Pengembangan Kemitraan Multidimensi antara Maroko dan Austria Disorot di Wina

0

Wina – Sebuah konferensi yang membahas pengembangan kemitraan multidimensi antara Maroko dan Austria diadakan di Wina pada hari Rabu, atas inisiatif Moroccan Millennium Leaders (MML) dan Jaringan Profesional Muda Austria.

Sejumlah perwakilan terpilih, operator ekonomi, tokoh masyarakat, dan akademisi menghadiri acara ini, sebagai bagian dari komitmen masyarakat sipil Maroko untuk mempromosikan pengaruh Kerajaan di antara mitra-mitranya di Eropa.

Erragheb Hormatallah, Presiden Dewan Komunal Dakhla, menyoroti aset ekonomi provinsi-provinsi selatan Kerajaan, khususnya wilayah Dakhla-Oued Eddahab.

Ia juga memperkirakan bahwa prospek kerja sama ekonomi dan investasi antara Maroko dan Austria dapat mencapai potensi penuhnya, yang menggarisbawahi peluang dan aset ekonomi yang ditawarkan Kerajaan.

“Maroko telah mengalami transformasi besar dan pembangunan ekonomi selama hampir 25 tahun,” tegasnya, mengingat bahwa negara itu telah mengadopsi piagam investasi generasi baru, yang memberi investor peluang unik dan iklim bisnis yang andal.

Menyoroti keinginan bersama para pelaku ekonomi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjadi bagian dari momentum ini, Hormatallah menunjukkan bahwa kota Dakhla merupakan pusat utama di berbagai bidang ekonomi, seperti pariwisata, energi terbarukan, dan akuakultur.

“Berkat konektivitas udaranya dengan beberapa negara Eropa, Dakhla siap untuk terus menerima investasi dari seluruh dunia,” tegasnya.

Nico Marchetti, anggota Dewan Nasional Austria dan wakil partai berkuasa ÖVP, menggarisbawahi dinamika hubungan yang luar biasa antara Maroko dan Austria.

“Kami tidak hanya meningkatkan aspek politik hubungan kami, tetapi juga berupaya untuk memperkuat ikatan budaya dan ekonomi antara kedua negara,” kata Marchetti, yang memuji pengalaman perintis Kerajaan di bidang energi angin.

Ia mengindikasikan bahwa upaya-upaya ini kemungkinan akan menciptakan kerangka kerja yang mendukung kolaborasi yang lebih kuat antara kedua negara, dengan menekankan pentingnya membina hubungan yang lebih erat antara para pemimpin muda dari kedua belah pihak, dengan tujuan berbagi ide untuk membangun masa depan kedua negara.

Thomas Mark, Presiden MK Illumination S.A., sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam manufaktur dan desain proyek, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menawarkan “kesempatan yang fantastis” untuk membangun jembatan antara kedua negara melalui inovasi dan kreativitas, dengan mencatat bahwa “solusi yang kita bangun bersama akan memiliki dampak yang langgeng di Maroko dan Austria.”

Sementara itu, Jalila Morsli, Presiden Kamar Dagang Daerah Casablanca-Settat menekankan signifikansi simbolis dan strategis dari kerja sama bilateral, dengan menegaskan bahwa kemitraan antara Maroko dan Austria “merupakan simbolis dialog antara dua peradaban berusia ribuan tahun.”

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa “saat ini, jembatan kerja sama yang signifikan dibangun berkat kontribusi berbagai pihak,” dengan mencatat bahwa sejumlah kerja sama diplomatik, politik, parlementer, budaya, dan ekonomi antara kedua negara terus berlanjut dalam semangat persahabatan.

Ia juga mendesak untuk memanfaatkan setiap peluang guna memperkuat kemitraan strategis ini, dengan menunjukkan bahwa “beberapa mitra di Eropa dan di tempat lain telah memahami apa itu Maroko: peradaban berusia seribu tahun dan mitra yang dapat diandalkan dan sangat diperlukan di benua Afrika dan Mediterania.” Henri Louis Vedie, Profesor di HEC Paris dan Peneliti Senior di Policy Center for the New South (PCNS), berbicara tentang kemitraan strategis antara Maroko dan Prancis, memujinya sebagai model kerja sama strategis Eropa. “Kemitraan ini lebih dari sekadar ekonomi: kemitraan ini mencerminkan visi bersama tentang solidaritas antarbenua. Bersama-sama, kita dapat membangun masa depan yang lebih adil dan tangguh,” katanya. Dia juga meninjau potensi dan peluang investasi di Provinsi Selatan, sebagai bagian dari model pembangunan baru. Menurut Mario Ralon, Di

Terjemah”

Developing Multi-Dimensional Partnership between Morocco, Austria Highlighted in Vienna*

Vienna – A conference tackling the development of a multi-dimensional partnership between Morocco and Austria was held in Vienna on Wednesday, at the initiative of Moroccan Millennium Leaders (MML) and Austria’s Young Professional Network.

A number of elected representatives, economic operators, community actors and academics attended this event, part of the Moroccan civil society’s commitment to promoting the Kingdom’s influence among its European partners.

Erragheb Hormatallah, President of the Dakhla Communal Council, highlighted the economic asset of the Kingdom’s southern provinces, particularly that of the Dakhla-Oued Eddahab region.
He also estimated that the prospects for economic cooperation and investment between Morocco and Austria could reach their full potential, underscoring the economic opportunities and assets the Kingdom has to offer.

“Morocco has been undergoing major transformation and economic development for nearly 25 years,” he stressed, recalling that it has adopted a new-generation investment charter, providing investors with a unique opportunity and a reliable business climate.

Highlighting the shared desire of economic players, the government and various stakeholders to be part of this momentum, Hormatallah pointed out that the city of Dakhla is a key hub in various economic fields, such as tourism, renewable energies and aquaculture.

“Thanks to its air connectivity with several European countries, Dakhla is ready to continue hosting investments from all over the world,” he stressed.

Nico Marchetti, member of the Austrian National Council and deputy of the ruling ÖVP party, underlined the outstanding dynamics of relations between Morocco and Austria.

“We are not only improving the political aspect of our relations, but also working to strengthen the cultural and economic ties between both countries,” said Marchetti, who hailed the Kingdom’s pioneering experience in the field of wind energy.

He indicated that these efforts are likely to create a framework conducive to even stronger collaboration between the two countries, emphasizing the importance of fostering closer ties between young leaders from both sides, with the aim of sharing ideas to build the future of both nations.

Thomas Mark, President of MK Illumination S.A., a company specializing in manufacturing and project design, said the meeting offered a “fantastic opportunity” to build bridges between the two countries through innovation and creativity, noting that “the solutions we build together will have a lasting impact in both Morocco and Austria.”

For her part, Jalila Morsli, the President of the Casablanca-Settat Regional Chamber of Crafts emphasized the symbolic and strategic significance of bilateral cooperation, asserting that the partnership between Morocco and Austria “is symbolic of a dialogue between two millennia-old civilizations.”

She went on to say that ” today, significant cooperation bridges are built thanks to the contribution of various players,” noting that a number of diplomatic, political, parliamentary, cultural and economic cooperation between the two countries continues in a spirit of friendship.

She also urged to seize every opportunity to strengthen this strategic partnership, pointing out that “several partners in Europe and elsewhere have understood what Morocco is: a thousand-year-old civilization and a reliable and indispensable partner on the African and Mediterranean continents.”

Henri Louis Vedie, Professor at HEC Paris and Senior Fellow at the Policy Center for the New South (PCNS), spoke of the strategic partnership between Morocco and France, hailing it as a European model of strategic cooperation.

“This partnership is much more than economic: it reflects a shared vision of solidarity between continents. Together, we can build a more just and resilient future,” he noted.

He also reviewed the investment potential and opportunities in the Southern Provinces, as part of the new development model.

As per Mario Ralon, Sales Director of Austrian company KapschTrafficCom, a leader in the smart mobility sector, highlighted Morocco’s ripe business climate for foreign investment.

Ralon, an Austrian investor operating in Morocco, talked about his company’s experience in toll road solutions. He said that the company would like to support the Kingdom in setting up road infrastructure, namely for the upcoming sporting events Morocco will be hosting.

The event, which was attended by over 80 leading figures from the Austrian political, economic and academic arenas, addressed key issues such as energy, mobility, sustainable development and cultural exchanges. (PERSISMA/Red)

Pemprov Papua Pegunungan Rayakan 23 Tahun Otsus Papua

0

Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Otonomi Khusus (Otsus) Papua, bertempat di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan di Wamena, Selasa (19/11/2024). Perayaan itu dihadiri langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Dr. Ribka Haluk.

“Pemberian otonomi khusus Papua tidak terbatas dari semangat untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan dan pengakuan terhadap keunikan serta keberagaman yang dimiliki masyarakat Papua,” kata Wamendagri Ribka Haluk membacakan sambutan tertulis Mendagri RI.

Dikatakan, Undang-Undang Otsus bukan sekadar sebagai wujud daripada pengakuan dan penghormatan hak-hak dasar Orang Asli Papua (OAP) serta pemberdayaan secara strategis dan mendasar, tapi juga mewujudkan penyelenggaraan good government yang berciri pada partisipasi rakyat sebesar-besarnya. “Dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan pembangunan melalui keikutsertaan para tokoh adat, agama, perempuan dan pemuda serta UMKM. Pelaksanaan pembangunan yang diarahkan sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan dasar Orang Asli Papua dan penduduk Papua umumnya,” ujar Ribka Haluk.

Hadirnya Otsus Papua, penyelenggaraan pemerintahan daerah di Papua berbedah dengan Provinsi lainnya di Indonesia, yakni adanya MRP yang merupakan representasi kultur orang asli Papua yang memiliki kewenangan dan perlindungan hak-hak OAP yang dilandasi atas dasar adat, agama, dan pemberdayaan perempuan. “Selain MRP, terdapat pula anggota DPRD yang terpilih melalui pemilihan umum dan DPRP yang diangkat dari unsur Orang Asli Papua yang merupakan perwakilan rakyat Papua yang akan memperjuangkan hak-hak masyarakat khusus Orang Asli Papua secara politik sehingga adanya keseimbangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Papua,” kata wanita asal Wamena itu.

Sementara itu, Pj. Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai, mengatakan bahwa perayaan HUT tersebut, selain 23 tahun Otsus, juga sekaligus perayaan dua tahun hadirnya Provinsi Papua Pegunungan karena pada 11 November 2022 Menteri Dalam Negeri meresmikian 4 Proinsi baru di Tanah Papua, termasuk di dalamnya adalah Papua Pegunungan. “Kemudian juga dilantik penjabat gubernur 3 DOB ini, sehingga hari ini genap perjalanan kita 23 tahun (Otsus) dan juga dua tahun perjalanan provinsi baru kita,” ujarnya.

Dikatakan melalui momentum hari ulang tahun, Gubernur mengajak semua pihak untuk membangun dengan pendekatan sosial budaya dan dengan semua nilai-nilai sejarah peradaban yang ada di Tanah Papua, khususnya di Papua Pegunungan. “Langkah-langkah dari kami birokrasi, langkah-langkah teknokratik akan dilandasi dengan nilai-nilai sosial budaya, sejarah, nilai-nilai spiritual, nilai-nilai kasih yang melandasi pembangunan di Papua Pegunungan,” kata Gubernur Velix Vernando Wanggai.

Perayaan HUT Otsus Papua Pegunungan itu mengusung thema Papua Maju menuju Indonesia Emas, Green Culture Community. Pemerintah juga secara resmi mencanangkan pembangunan wisata honai digital Aikima Culture Park dan pembukaan mountain street coffee tahun 2024, serta digelar pameran pembangunan melalui pembukaan stand pameran.

Perayaan 23 tahun Otsus turut dihadiri para Bupati se Papua Pegunungan, Ketua MRP Papua Pegunungan, Agus Nikilik Hubby, Ketua DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (TERRY/Red)

Ungkap Kasus Curanmor, Polsek Mrebet Ringkus Dua Pelaku

0

Polres PurbaIingga – Polda Jateng | Polsek Mrebet Polres PurbaIingga berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga. Dua orang pelaku diringkus berikut barang buktinya.

Kapolsek Mrebet Iptu Susetyo Yulianto dalam konferensi pers, Jumat (22/11/2024) mengatakan Unit Reskrim Polsek Mrebet berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Pagerandong.

Pencurian sepeda motor terjadi pada hari Sabtu (16/11/2024), diketahui sekira jam 15.30 WIB. Korban bernama Ibrahim As Salafy yang beralamat di Desa Pagerandong RT 2 RW 1, Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga.

“Tersangka yang ringkus yaitu STK (23) dan RES (24), keduanya warga Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga,” jelas Kapolsek didampingi Kasi Humas Iptu Setyo Hadi dan Kanit Reskrim Aipda Rino Waluyo.

Menurut Kapolsek, modus operandi yang dilakukan yaitu tersangka berboncengan sepeda motor mencari sasaran. Saat mendapati sepeda motor dengan kunci yang masih menempel di halaman rumah, kemudian dibawa kabur.

“Tersangka berhasil tangkap berikut barang buktinya pada Senin (18/11/2024). Saat diperiksa, keduanya mengakui perbuatannya telah mencuri sepeda motor korban,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi R-3768-L, 1 buah kunci kontak sepeda motor, satu buah jaket merk Eiger warna hitam dan satu sepeda motor yang digunakan tersangka berkeliling mencari sasaran.

Saat ditanya, tersangka mengaku nekat mencuri sepeda motor karena membutuhkan uang. Keduanya mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga kemudian muncul ide untuk mencuri sepeda motor.

Menurut tersangka, sepeda motor hasil curian rencananya akan dijual dan sudah diposting pada grup jual beli di Facebook. Namun belum sampai terjual, tersangka sudah ditangkap pihak kepolisian berikut barang buktinya.

Kapolsek menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Red”