Beranda blog Halaman 268

MIRIS …!! 10 Tahun Terabaikan Semua Pemerintah Terkait , Jembatan Penghubung Dua Desa Cimerang – Desa Laksanamekar Nyaris Ambruk Parah

Jabar – Kondisi jembatan penghubung antar 2 (Dua) Desa yaitu Desa Cimerang, dan Desa Laksana Mekar, Kec. Padalarang , Kabupaten Bandung Barat, nyaris ambruk dan mirisnya lagi dapat membahayakan pengguna jalan. Kerusakan ini telah lama terabaikan hingga 10 (Sepuluh) tahun lamanya, dari semenjak Kepala Desa Cimerang terdahulu hingga Kepala Desa Cimerang yang menjabat saat ini.

Menurut informasi yang dihimpun awak Media ini , berdasarkan keluhan dari tokoh, maupun Warga masyarakat, bahwa jembatan penghubung antar Dua Desa tersebut yang berlokasi di Kp, Ciluncat Cipendeuy, RT 01 , RW 11, Desa Cimerang , Kecamatan Padalarang , Kab . Bandung Barat, dibangun pada tahun. 1999 dari hasil Swadaya masyarakat, dan hingga saat ini , walaupun nyaris ambruk diduga tidak mendapatkan perhatian baik dari kedua Desa tersebut, maupun dari pemerintah terkait.

Beberapa Tokoh masyarakat setempat menyampaikan , saat di konfirmasi bahwa ” Kami sudah mengajukan untuk perbaikan nya baik kepada Kepala Desa terdahulu, maupun Kepala Desa Cimerang yang saat ini menjabat, bahkan hingga Kami menitipkan pesan untuk disampaikan pada Pemerintah Bandung Barat, akan tetapi belum ditanggapi,” ungkapnya.

Iya, Kami sebagai Tokoh masyarakat mewakili warga, karena merasa khawatir setiap kali lewat di jembatan tersebut, Kondisinya sudah parah, kerusakannya sudah ambruk , karena struktur jembatan sudah tidak kuat menahan lagi ,” ujar salah satu Tokoh warga berinisial (A) kepada awak media ini.

Ini kondisinya perlu segera diperbaiki. Kami selalu was-was setiap kali lewat di situ jembatan,” tambahnya Warga lainnya yang tak ingin menyebutkan namanya.

Sudah 10 tahun itu. Sudah cukup lama. Warga selalu mendesak untuk diperbaiki, dan jawabnya nanti bila ada anggaran APBDes perubahan, namun hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki” ujarnya.

Sudah ada beberapa orang pengendara yang jatuh di situ jembatan. Untung tidak jatuh ke bawah jembatan, tetapi kalau dibiarkan ini jelas berbahaya. Jangan sampai ada korban selanjutnya, ” imbuhnya.

Selama ini menurut Warga masyarakat setempat, bahwa jembatan tersebut di perbaiki dengan menambalnya dan terus menerus Mereka lakukan tanpa ada tindak lanjut dari pemerintah terkait dari semenjak dibangun pada Tahun 1999, pengajuan perbaikan dari Tahun 2012 hingga Tahun 2024 belum terealisasi.

Kita sudah berulangkali mengajukan, dan pernah titip pesan pada Pemkab Bandung Barat, tapi hingga kini tak ada yang datang melihat. Seharusnya itu jembatan mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait karena pemakaian jembatan itu kan setiap hari dan menjadi akses penghubung dua desa,, bahkan akses jalan ke Kecamatan pun melalui jembatan tersebut, karena akses jalan alternatif apabila jalan utama macet, ” pungkasnys para Tokoh warga masyarakat setempat.

Awak media mencoba menghubungi Pemdes Desa Cimerang melalui Nomor Telpon maupun Chat WhatsApp Kepala Desa Cimerang bernama Deni Hermansyah yang menjabat saat ini, akan tetapi hingga berita ini tayang tak ada tanggapan, bahkan telpon pun tak diangkat pada hari Selasa, (3/11/2024) Pukul : 14.59 Wib.

Harapan Warga masyarakat meminta agar pemerintah terkait dapat segera menindaklanjuti jembatan penghubung Dua Desa tersebut, agar laju ekonomi masyarakat setempat dapat berjalan lancar kembali.

Narasumber Pewarta: Red. Editor Red : Egha.

Polda Jateng Pastikan Proses Seleksi Penerimaan Bakomsus Polri T.A. 2025 Berprinsip BETAH

Polda Jateng- Kota Semarang | Dalam rangkaian proses seleksi penerimaan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan kesehatan masyarakat Tahun Anggaran 2025, Polda Jawa Tengah melaksanakan sidang menuju pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap II di Panda Jateng. Sidang ini berlangsung pada Selasa (3/12/2024) sore, bertempat di Gedung Manunggal Akpol Lemdiklat Polri, dipimpin oleh Karo SDM Polda Jateng, Kombes Pol Yohanes Ragil Heru Susetyo, selaku Ketua Pelaksana.

Sidang dipimpin oleh Karo SDM Polda Jateng KBP Yohanes Ragil H. S, S.I.K, M. Hum dan dihadiri oleh para ketua tim seleksi,tim supervisi Baganev Rojianstra SSDM Polri, Timwas Internal dan External serta tenaga ahli IT dr Udinus. Kegiatan tsb ini bertujuan memastikan tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Kegiatan itu diikuti oleh sebanyak 99 peserta, yang terdiri dari 52 pria dan 47 wanita dari berbagai bidang keahlian seperti pertanian, perikanan, peternakan, gizi, dan kesehatan masyarakat yang bersiap melanjutkan ke tahap Rikkes II.

Karo SDM Polda Jateng, Kombes Pol Yohanes Ragil Heru Susetyo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya proses rekrutmen ini untuk menghasilkan personel Polri yang profesional.

” Rekrutmen ini bertujuan melahirkan insan Polri yang mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang jujur dan adil dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Proses seleksi yang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan tahap II pada hari Rabu (4/12/2024) di Poliklinik Sendangmulyo Biddokkes Polda Jateng ini diawasi secara ketat oleh tim pengawas internal, seperti Paminal dan Itwasda, serta pengawas eksternal dari LSM KPS dan ahli IT Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Selain itu, panitia juga menyiarkan seluruh proses seleksi secara langsung melalui kanal YouTube Penerimaan Polda Jateng untuk menjamin transparansi. Dari proses seleksi tersebut, sebanyak 50 orang peserta dinyatakan lolos tes kesehatan tahap II.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan komitmen Polda Jateng dalam melaksanakan proses seleksi secara bersih dan transparan.

“Kami berkomitmen memastikan setiap tahapan seleksi dilakukan secara adil dan humanis, dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak. Ini merupakan wujud tanggung jawab kami kepada masyarakat untuk menghadirkan Polri yang terbaik,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Polda Jateng berharap dapat melahirkan generasi Polri yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas tinggi dalam mengemban tugas melayani masyarakat.

Red

Warga Ucapkan Terimakasih Mendapatkan Bantuan Rutisae, dari Baznas Kabupaten Bekasi

Bekasi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi terus melakukan yang terbaik untuk masyarakat bagi yang kurang mampu dalam program Bekasi Peduli rumah tinggal sanitasi sehat (Rutisae) kali ini survay rumah Bapak Atun Kp Selang RT. 03 RW 03 Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.Selasa (03/12/2024).

Atun mengatakan alhamdulillah bantuan bedah rumah ini memang sangat kami butuhkan karena melihat kondisi rumah kami sudah banyak, mengalami kerusakan di beberapa bagian, terutama bagian samping dan belakang serta atapnya banyak yang bocor.

“Dan kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Bekasi, yang sudah datang survay rumah saya yang tidak layak huni ini,akan mendapatkan bantuan bedah rumah,rumah tinggal sanitasi sehat (Rutisae), dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi,”Ucap Atun.

(Red)

Pengamanan Unras di KPU, Polda Sulteng Kedepankan tindakan Humanis dan Tidak Ada Senpi

PALU, Mengahadapi rencana unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Sulteng Menggugat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Polda Sulteng menurunkan ratusan personel, Selasa (3/12/2024) pagi.

Saat memimpin apel pengamanan, Kaops Mantap Praja Tinombala Kombes Pol. Yohanes Afri Budi Slamet Riyadi mengingatkan, agar pengamanan kegiatan unjuk rasa dilakukan secara humanis

“Saya minta pengamanan unjuk rasa terhadap Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Sulteng Menggugat di KPU, lakukan secara humanis,” kata Kaops Mantap Praja Tinombala.

Jaga kekompakan dan kebersamaan, jangan mudah terpancing sehingga melakukan tindakan diluar prosedur, ujarnya.

Kombes Pol. Yohanes Afri yang juga Dirpamobvit itu juga mengingatkan untuk tidak ada penggunaan senjata api saat pengamanan unjuk rasa.

Sementara itu Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menyebut, ratusan personel dilibatkan dalam pengamanan unjuk rasa di KPU Sulteng, sekitar 250-350 personel.

Djoko juga mengingatkan, dalam penyampaian pendapat dimuka umum atau penyampaian aspirasi agar dilaksanakan secara aman, tertib dan damai.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan tidak dibarengi dengan aksi anarkhis. Kalau niatnya datang di KPU untuk berbuat anarkhis, sebaiknya untuk tidak datang di KPU,” pinta Djoko yang juga Kasatgas OMP Tinombala.

Lanjut Djoko mengatakan, Kepolisian akan kedepankan tindakan humanis dalam pengamanan apabila aksi damai, jangan paksa Kepolisian bertindak tegas apabila masa berbuat anarkhis.

Kami apresiasi dan ucapkan terima kasih apabila penyampaian pendapat dimuka umum dilaksanakan aman dan damai. Terima kasih Pilkada Sulteng yang berlangsung 27 Nopember 2024 kemarin berlangsung aman dan kondusif, pungkasnya.

Red”

Janji Amankan Unras Secara Humanis, Polda Sulteng Kedepankan Barisan Polwan

PALU, Pengamanan Unjuk Rasa dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Sulteng Menggugat dengan sasaran KPU Sulteng, Kepolisian mengedepankan barisan Polisi Wanita dibantu Polisi pria dalam menerima pengunjuk rasa, Selasa (3/12/2024)

Polda Sulteng sendiri telah berkomitmen untuk mengawal dan mengamankan aksi secara humanis.

Dalam orasinya, koordinator lapangan aksi, Salim, menyoroti rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Sulteng 2024.

Dalam tuntutannya, massa mendesak pencopotan Ketua KPU Sulteng serta pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Ketua KPU Provinsi Sulteng Risvirenol didampingi beberapa petugas Kepolisian Menanggapi tuntutan tersebut, ia menyampaikan bahwa proses rekapitulasi suara di sejumlah kabupaten masih berlangsung.

“Ada yang sudah selesai, dan ada yang baru dimulai hari ini, hingga tanggal 6 nanti. Setelah itu, kita akan mengetahui tingkat partisipasi pemilih, khususnya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur,” ujarnya di hadapan massa.

Risvirenol juga memastikan bahwa logistik Pilkada tidak mengalami kendala, meskipun penurunan partisipasi pemilih menjadi perhatian serius.

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi situasi saat ini, yang akan dievaluasi dalam rapat pleno mendatang.

“Jadi tingkat partisipasi yang digaung-gaungkan untuk wilayah Sulawesi Tengah itu dikarenakan ada beberapa faktor, kami akan mengevaluasi yang menjadi kemauan massa aksi dan akan membahas ini di rapat pleno nanti,” terang Ketua KPU.

“Saya berterima kasih kepada mahasiswa yang peduli terhadap demokrasi di Sulteng. Masukan ini akan kami bahas demi perbaikan demokrasi,” tambah Risvirenol.

Sementara itu Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas penyampaian aksi unjuk rasa yang dilakukan secara aman, tertib dan damai.

“Sesuai janji kami dari Kepolisian akan melakukan pengamanan secara humanis, maka kami kedepankan Polisi wanita (Polwan) dibarisan depan untuk menerima Aksi,” ungkapnya

Terima kasih kepada Ketua KPU yang hadir dan memberikan respon dengan menemui masa serta mengakomodir apa yang menjadi tuntutan mereka, sehingga pelaksanaan unjuk rasa berlangsung tertib, pungkasnya

Red”

Tanggapi Kritik HMI Luwuk Banggai, Kapolres Bangkep : Kami Terbuka dan siap Menindaklanjuti

Banggai Kepulauan, – Dianggap tidak netral dan memihak salah satu pasangan calon Bupati di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam pelaksanaan Pilkada 2024, Kapolres Bangkep ucapkan terima kasih atas kritikan yang disampaikan.

Hal itu disampaikan Kapolres Bangkep AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak menanggapi pemberitaan Infoselebes.com tanggal 30 Nopember 2024 berjudul “Kritik HMI cabang Luwuk Banggai terhadap Integritas Polres Bangkep yang terancam”.

“Terima kasih atas kritik yang disampaikan kepada Polres Bangkep, utamanya sebagaimana yang disampaikan HMI Cabang Luwuk Banggai,” kata Kapolres Bangkep, Minggu (1/12/2024) di Salakan.

Kapolres juga menyebut, terkait kritik tersebut serta untuk meluruskan dan memperjelas beberapa hal penting demi menjaga keseimbangan informasi serta memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, maka ia sampaikan hak jawab

Pertama kata Kapolres, Netralitas Polri dalam Pilkada, Saya tegaskan bahwa netralitas adalah prinsip yang tidak dapat ditawar-tawar bagi setiap anggota Polri, termasuk di Polres Banggai Kepulauan.

“Kami berkomitmen penuh untuk tidak memihak kepada kandidat atau partai politik mana pun. Jika masyarakat memiliki informasi atau bukti terkait pelanggaran netralitas, kami sangat terbuka dan siap menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur” tegasnya

Kami juga mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap netralitas Polri dalam pelaksanaan Pilkada, tandasnya

Kedua, Kehadiran Investor di Wilayah Banggai Kepulauan.  Polri berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung iklim investasi yang sehat di wilayah Banggai Kepulauan. Namun, kami tegaskan bahwa perizinan usaha pertambangan bukanlah kewenangan Polri, melainkan berada di tangan Pemerintah Provinsi.

“Tugas kami adalah memastikan seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Polri juga siap melakukan pengawasan terhadap setiap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum” jelas mantan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Sulteng.

Terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), kami sampaikan bahwa Polri tidak memiliki kewenangan dalam penilaian atau penerbitan izin lingkungan. Hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab instansi teknis terkait.

“Peran kami terbatas pada pengamanan dan penegakkan hukum bila ditemukan adanya pelanggaran hukum dalam proses pelaksanaan kegiatan yang memerlukan Amdal,” terang Jimmy Marthin Simanjuntak.

Pilkada di Kabupaten Banggai Kepulauan yang sudah berlangsung dengan aman, damai dan kondusif, mari kita kawal bersama hingga perhitungannya di PPK dan KPU Banggai Kepulauan, pintanya

Bila ada dugaan kecurangan, pelanggaran atau tidak netralnya anggota Polri silahkan dilaporkan pihak yang berwenang atau ajukan gugatan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, harap Kapolres.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Banggai Kepulauan. Mari kita jaga kondusivitas wilayah agar proses pembangunan dan investasi dapat berjalan dengan lancar demi kesejahteraan masyarakat” pungkasnya.

Red”

Sultan Paser 18 : Indonesia Saatnya Pimpin Ekonomi Ketahanan Pangan Dunia

Malaysia – Berdasarkan penuturan yang telah disampaikan oleh Sultan Paser 18 (King of Nusantara) mengatakan, Indonesia bisa mampu swasembada pangan dan memiliki ketahanan pangan. Hal ini disampaikan Sultan Paser 18 saat menghadiri acara “Smart Farming di Malaysia” pada 26-28 November 2024 yang digelar Universitas Putra Malaysia (UPM).

Dalam keterangan rilis media, Selasa (3/12/2024) di Jakarta usai pulang dari Malaysia. Sultan Paser 18 Dr. M.H. Andrian, S.T., MBA mengatakan, maksud dan tujuan acara Smart Farming di Malaysia, membahas Krisis pangan dunia yang melanda akibat perubahan iklim, konflik global dan distribusi yang macet akibat resesi ekonomi.

” Saya diundang sebagai Narasumber dari 27 negara dalam acara tersebut, yang dilakukan secara marathon selama 3 hari. Forum diskusi tingkat tinggi mengenai Pergeseran Mindset Menuju Pertanian Berkelanjutan Abad 21,” ucapnya.

Acara dimoderatori oleh Prof Dato Dr Aileen, FASc untuk memimpin para Panelis, terdiri dari Dr. M.H. Andrian, S.T., MBA sebagai King of Nusantara, Mahbub Alam sebagai Director of Chamber of Commerce and Industry Bangladesh (BMCCI), Peter Mutinda sebagai President of the Asia Africa Asia Middle East Chamber of Commerce (AAMECC), dan YBhg Tan Sri Abu Kassim bin Mohamed sebagai Founder and Chairman of Koperasi Kabuniti Selangor.

“Forum acara ini bertujuan untuk mengupas strategi dalam pemenuhan kebutuhan pangan yang dapat disediakan secara sehat dalam rangka menghasilkan produksi pangan secara cerdas dan berkelanjutan,” ujar Sultan Paser 18.

“Yang tentunya bertujuan agar pangan dapat selalu tersedia dan terjangkau pada saat yang sama dengan didukung teknologi secara memadai dalam penanganan dan pengelolaannya”, lanjutnya.

Katanya, di era Abad 21 teknologi memang telah berkembang sangat pesat, namun kenyataannya dalam hal penanganan dan pengelolaan pangan masih dihadapkan pada tantangan. Terutama adanya ketidakpastian penanganan dan pengelolaan pangan berbasis di bidang teknologi.

Pemicu terjadinya hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: kurangnya ketrampilan untuk menangani pendekatan dan inovasi pertanian modern. Bahkan kata dia, masih banyak lagi kesenjangan lainnya dan tantangan yang harus dihadapi, seperti: terjadinya perubahan iklim dan revolusi industri era Abad 21.

“Acara Smart Farming diselenggarakan dalam rangka sebagai ajang berbagi ide dan pendapat untuk dapat mengentaskan solusi terbaik kedepannya,” tegasnya.

Terakhir kata Sultan Paser 18, dengan acara tersebut diupayakan Pergeseran Pola Pikir Menuju Pertanian Berkelanjutan untuk era Abad ke-21 dapat menjadi fokus utama di berbagai negara. Bahkan juga dapat direalisasikan dengan baik dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan secara sehat.

“Kita semua harus memenuhi kebutuhan pangan yang sehat melalui produksi pangan secara cerdas dan berkelanjutan. Saya yakin Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI  Prabowo Subianto bisa menciptakan swasembada pangan yang menjadi ketahanan pangan nasional dan bahkan bisa membantu pangan dunia,” tutupnya. (red)

Kejam!!! Oknum Dishub Karawang Diduga Aniaya Supit Truk

Karawang – Salah seorang pria berprofesi sopir truk mengadukan keluh kesah yang menimpa dirinya seusai berpapasan dengan razia Dishub Karawang yang diduga tidak resmi. Adalah Robi Alfarizi pria kelahiran Bekasi Jawa Barat menceritakan awal kejadian tersebut saat ia keluar tol Karawang Barat dari arah Jakarta.

Roby yang merupakan sopir pengangkut barang jenis engkel Berplat nomor F/Bogor, menceritakan kejadian tersebut secara detail kepada awak media”Ketika saya bawa truk membawa besi untuk dikirim ke Cilamaya, sesampainya di Karawang Barat lampu merah dipas saya dijaga sama oknum memakai seragam Dishub Karawang sebanyak 4 orang berdiri di tengah jalan,” ujarnya kepada awak media, pada tanggal 30 November 2024.

Robi yang berstatus sopir ini bahkan menyatakan ketika memang ini razia Dishub resmi ia akan taat pada peraturan. “Saya juga akan taat dan mau berhenti. Ya kalau tidak sedang razia resmi saya tidak akan berhenti tapi oknum Dishub itu mengejar saya memaksa saya berhenti sampai dia terkena spion mobil saya,” jelasnya.

Menurut Robi dalam pengakuannya sangat geram dengan kelakuan 4 orang berseragam Dishub tersebut bahkan dirinyapun tidak menghiraukan hingga ia dikejar sampai di RS Islam di Tanjungpura Karawang. “Saya lanjut terus jalan sampai di dekat RS Islam, saya dikejar sama oknum berseragam Dishub,” jelasnya.

Lebih lanjut Roby sangat menyayangkan oknum Dishub tersebut telah mengeluarkan kata kata kotor. “Saya dikatain monyet sama oknum berseragam Dishub, disitu bahasa binatang keluar semua pak, saya lanjutin aja perjalanannya sampai di lampu merah Tanjungpura arah ke Lamaran, nah disitu oknum datang menghampiri mobil saya mencoba mengambil kunci mobil saya tapi saya tahan. Pas saya menahan kunci mobil saya supaya tidak diambil, oknum tersebut malah menonjok bagian mata sebelah kanan saya sampai pelipis saya lebam. Pas saya mau ambil hp untuk video oknum berseragam Dishub tersebut malah hp saya diambil sama temennya, lanjut saya turun dari mobil untuk merebut hp saya kembali sambil saya adu mulut sama oknum tersebut, habis adu mulut terjadi hp saya baru dikasih oleh temannya,” urainya.

Akibat dari kejadian ini, Roby mengaku tidak bisa menerima. Oleh karena itu pada Minggu (1/12/2024) Roby didampingi kuasa pendamping membuka laporan polisi ke Polres Karawang. Berdasarkan Surat nomor STTLP/B/1501/XII/2024/SPKT/Polres Karawang/Polda Jawa Barat kasus dugaan penganiayaan oleh 4 orang berseragam Dishub Karawang ini resmi ditangani oleh Polres Karawang.

Kuasa pendamping kasus ini, Rahmat Hidayatullah mengaku mengapresiasi kinerja Polres Karawang yang cepat tanggap dalam menerima laporan dari Roby. Ia sangat berharap keadilan dapat ditegakkan terhadap korban yang hanya seorang sopir. “Terima kasih Polres Karawang sudah bekerja maksimal, cepat dan efisien menerima pengaduan dari Roby. Kami berharap keadilan akan hadir dalam kasus ini, juga hukum akan sama-sama tajam kepada pihak yang bersalah baik itu kepada masyarakat biasa ataupun pegawai pemerintah. Yang penting terbukti salah, APH jangan ragu melakukan tindakan hukum,” ungkap Rahmat.

Selanjutnya kata Rahmat, kejadian ini harus menjadi peringatan bagi pegawai pemerintah dimanapun berada agar jangan bertindak melanggar hukum dalam bertugas. “Jadilah teladan bagi masyarakat bukan menjadi contoh buruk yang semakin membuat jelek citra pemerintah di mata masyarakat,” pungkasnya.

(Red/Tim)

Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Orang Saksi Terkait Perkara Tipikor Permufakatan Jahat Berupa Suap dan/atau Gratifikasi dalam Penanganan Perkara Ronald Tannur

Jakarta – Senin 2 Desember 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 1 (satu) orang saksi, terkait dengan perkara pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara Terpidana Ronald Tannur tahun 2023 s.d 2024.

Adapun saksi yang diperiksa berinisial SEP selaku Manager Quality Control PT Antam Tbk, terkait penyidikan perkara pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara Terpidana Ronald Tannur tahun 2023 s.d. 2024 atas nama Tersangka ZR dan Tersangka LR. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)
Jakarta, 2 Desember 2024 KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

Dari Tangan DP, 8.9733 Gram Sabu Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Banyumas

Sat Resnarkoba Polresta Banyumas berhasil menangkap seorang laki laki berinisial DP (21) tersangka pengedar narkotika jenis sabu, Rabu (27/11/24) sekira pukul 00.30 wib.

DP warga Jatibarang Kabupaten Brebes ini diamanakan di pinggir jalan ikut Kelurahan Tanjung RT 001 RW 009 Kecamatan Purwokerto Selatan.Karena mencurigakan, masyarakat kemudian mengamankan DP dan kedapatan membawa 21 paket narkotika jenis sabu. Warga selanjutnya menghubungi Polsek Purwokerto Barat dan Sat Resnarkoba.

“Saat petugas melakukan interogasi awal, DP mengaku telah meletakan paket paket yang diduga sabu sebanyak 19 paket pada titik titik di wilayah Purwokerto, Ajibarang dan Wangon”, tutur Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H.

Berbekal pengakuan dari DP kemudian petugas melakukan pencarian dan setelah dilakukan pencarian dengan petunjuk foto yang ada di handphone tersangka petugas berhasil mengamankan 9 paket dan ada 10 alamat atau titik paket sabu yang sudah kosong.

“10 alamat atau titik titik yang kosong ini kemungkinan sudah laku terjual dan sudah diambil”, terangnya.

Guna proses hukum lebih lanjut, saat ini DP berikut barang bukti berupa 30 paket sabu dengan berat netto 8, 9733 gram, 1 (satu) buah HP Redmi warna hitam kombinasi biru, 1 (satu) buah tas slempang warna hitam bertuliskan R2 Reliable Remarkable serta 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam diamanakan di Mapolresta Banyumas.

Red”