Beranda blog Halaman 169

Kapolri Hadiri Pembukaan Rapat Kerja Teknis Gabungan Seluruh Divisi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) gabungan seluruh jajaran Divisi di Gedung Rupatama, pada Rabu (30/4).

Kegiatan Rakernis Gabungan Jajaran Divisi tersebut diikuti satuan Divisi Hukum, Humas, TIK, hingga Hubinter Polri. Selain itu turut hadir dalam acara pembukaan Rakernis seluruh Pju Mabes Polri maupun para Kapolda dan Kapolres secara daring.

Dalam pembukaan Rakernis Gabungan Divisi itu Kapolri turut menandatangani dan meresmikan Renovasi dan Pembangunan Gedung Divhumas Polri Extension.

Kapolri juga menerima Blueprint Divisi Humas Polri berisi dokumen rancangan strategis yang disusun Akademisi, Praktisi, dan Tenaga Ahli beserta para Founding Father Humas Polri.

Blueprint tersebut memuat rencana jangka Panjang Divisi Humas Polri hingga 20 tahun kedepan sekaligus Blueprint pertama diantara Satuan Kerja Polr lainnya. Blueprint itu diharapkan dapat menjawab tantangan komunikasi Polri di era modern, sesuai visi dan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Red”

APTIKNAS Apresiasi Karya Anak Bangsa Cloud Nusantara Bersaing Dengan Produk Global

Indonesia boleh berbangga memiliki Cloud Nusantara di tengah derasnya arus platform cloud internasional menguasai pasar Indonesia. Cloud Nusantara sendiri adalah karya anak bangsa yang dibangun oleh perusahaan nasional PT. Parsaoran Global Datatrans, melalui unit bisnisnya ION Network.

Cloud Nusantara dari ION Network memiliki keunggulan tersendiri dalam mengembangkan solusi cloud lokal dengan keunggulan komparatif yang signifikan dibandingkan pemain global, terutama dalam pemahaman kebutuhan spesifik bisnis di Indonesia, kepatuhan regulasi data, dukungan bahasa, dan sensitivitas latensi.

Cloud computing atau komputasi awan adalah layanan yang memungkinkan pengguna menyimpan dan mengakses data melalui internet, dengan data disimpan di pusat penyimpanan yang terhubung secara online. Sayangnya, Sebagian besar data center cloud computing berada di luar negeri.

Untuk itu ION Network meluncurkan Cloud Nusantara, layanan cloud lokal dengan pusat penyimpanan data di dalam negeri. Cloud Nusantara resmi diluncurkan pada 25 April 2025 di Ballroom The Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta.

Menariknya, pada peluncuran produk anak bangsa ini terdapat sederet kegiatan seperti panel diskusi dengan beberapa pakar IT (Information Technology) terkemuka, serta pameran yang menampilkan kemajuan terbaru dalam teknologi dan inovasi.

Chief Marketing Officer ION Network Ricky Simanjuntak mengungkapkan, Cloud Nusantara bukan hanya layanan teknologi baru, tetapi juga bagian dari gerakan menuju kedaulatan digital nasional.

“Layanan ini dikembangkan sepenuhnya di Indonesia, dengan infrastruktur dalam negeri dan tenaga ahli lokal, serta mematuhi regulasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri),” ujar Ricky Simanjuntak.

Menurutnya, persaingan dengan pemain global yang memiliki sumber daya besar dan brand awareness yang kuat menjadi tantangan signifikan. Selain itu, edukasi pasar mengenai keunggulan cloud lokal dan membangun kepercayaan juga memerlukan upaya yang berkelanjutan.

“Inovasi yang cepat dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi cloud yang pesat adalah tantangan tersendiri. Menghadapi tantangan tersebut, ION Network telah merancang beberapa strategi kunci untuk Cloud Nusantara. Salah satu strategi utama kami adalah fokus pada solusi yang disesuaikan untuk berbagai industri di Indonesia,” terang Ricky.

Ia meyakini pihaknya tidak menawarkan solusi one-size-fits-all, melainkan memahami kebutuhan spesifik setiap sektor, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar.

Dukungan APTIKNAS Terkait Kedaulatan Data

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) Ir. Soegiharto Santoso, SH., mendukung kehadiran peluncuran Cloud Nusantara sebagai karya anak bangsa. Tokoh nasional dan pemimpin sejumlah organisasi besar di Indonesia ini mengaku senang dan bangga karena ada produk cloud lokal yang tidak kalah bersaing dengan produk global.

“Cloud lokal adalah kebutuhan mendesak untuk menjaga kedaulatan data Indonesia dan saya bangga karya anak bangsa Cloud Nusantara dapat bersaing dengan produk global,” tegas Hoky, sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Pendiri dan Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Waketum Serikat Pers Republik Indonesia, serta Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.

Hoky juga menambahkan, Inovasi sangat diperlukan untuk bisa bertahan di era sekarang ini, dan ION jeli melihat potensi cloud lokal yang masih terbuka luas. Diharapkan ION bisa merangkul ekosistem IT Indonesia, dengan melibatkan sebanyak mungkin solusi dan produk yang bisa digunakan dalam bundling produk cloud lokal, terutama dari anggota APTIKNAS.

“Apa yang sedang kita lakukan hari ini yaitu Cloud Nusantara adalah bagian produk lokal yang mempunyai TKDN dan harus kita perjuangkan untuk benar-benar seluruh data center berada di Indonesia, jika kita menggunakan sistem asing, kita bayar mahal dan data kita berisiko, sebaliknya jika kita bangun sendiri, kita bisa lebih efisien, data terjaga, dan ekonomi nasional tumbuh. QRIS dan GPN kita sudah buktikan itu. Sekarang giliran cloud lokal unjuk gigi,” imbuhnya, sembari menambahkan bahwa APTIKNAS siap memainkan peran dalam menyuarakan hal tersebut, serta advokasi kebijakan terkait data center harus berada di Indonesia.

“Kunci kesuksesan saat ini adalah mewujudkan kolaborasi dan sinergi bersama yang saling menguntungkan untuk kemajuan bangsa yang memang sejak dahulu diajarkan oleh nenek moyang kita tentang gotong royong,” tutur Hoky.

APTIKNAS, yang merupakan transformasi dari APKOMINDO telah berdiri selama 34 tahun dan memiliki lebih dari 2000 anggota di seluruh Indonesia, sangat mendukung upaya Cloud Nusantara dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

Turut hadir jajaran pengurus APTIKNAS antara lain Andri Sugondo selaku Bendahara Umum dan Ketua Koperasi APTIKNAS, Andi Mulja Tanudiredja selaku Waketum Bidang Kerjasama & Event Serta Hubungan Internasional, Yuliasiane Sulistiyawati selaku Ketua Komtap Cyber Security Solusi, Aditya Adiguna selaku Ketua Komtap Kerjasama & Event, Totok Sedyantoro selaku Ketua Komtap Sertifikasi Profesi, Wong Sui Jan selaku Ketua Komtap Open Source, dan Fauzi Rahman selaku Ketua Komtap Big Data Analytic dan Bussines Consultant serta Hendri Andrigo Sutanto selaku Ketua DPD APTIKNAS Jakarta.

Pada saat yang sama, Jerry Siregar selaku Ketua Umum APJATEL menyatakan, “Peluncuran Cloud Nusantara merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun konektivitas digital dan konektivitas nasional, untuk mencapai kedaulatan digital, infrastruktur yang kuat seperti jaringan fiber optic, data center, dan cloud lokal sangatlah penting.”

Pengembangan SDM untuk Cloud Nusantara

Pada kesempatan yang sama, pakar IT terkemuka dan Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) Onno W. Purbo, turut memberikan pandangannya tentang peran SDM dalam kesuksesan Cloud Nusantara.

“Teknologi secanggih apa pun tetap harus didukung oleh manusia yang kompeten. Di kampus kami menyediakan transfer ilmu saya secara gratis dengan sengaja buat satu situs khusus yaitu http://cyberlearning.web.id., jadi jika ada yang mau belajar, silakan ikut kuliah di situ, tujuannya untuk membantu generasi muda mempelajari cloud dan teknologi lainnya,” ungkap Onno.

Onno mengatakan, jika diberikan kesempatan dan ekosistem yang mendukung, SDM lokal di Indonesia bisa bersaing di level global. Ia pun menyarankan untuk menciptakan konten yang membangun dan berdampak.

“Bagi para orangtua milenial, Cloud Nusantara adalah kabar baik. Layanan cloud lokal ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang masa depan anak-anak kita. Dengan cloud lokal, data keluarga lebih aman, peluang belajar dan bekerja di bidang teknologi semakin terbuka, dan kita turut membangun masa depan digital Indonesia yang lebih mandiri, adil, dan inklusif,” papar Onno. ***

Red”

POLDA METRO JAYA BERHASIL TANGKAP PEMBUNUH DI TASIK

Tasik, Seputar Indonesia –Tim Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap HB (38) diduga pembunuhan di Tangerang, ditangkap di Tasikmakaya Jawa Barat.

Ia diduga pelaku pembunuhan seorang bocah berusia 4 tahun yang ditemukan tewas terbakar di rumah kontrakan wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang Banten.

Pelaku ditangkap di area Masjid Raya Al Hidayah, Deudeul, Kecamatan Taraju, pukul 06.30, Selasa (29/4) sekitar 20 km dari ibukota kabupaten Tasikmalaya di Singaparna.

HB yang sempat buron selama dua hari diketahui bersembunyi di kampung halamannya di Tasikmalaya. Ia ditangkap tanpa perlawanan.

“Pelaku pembunuhan anak di wilayah Tangerang sudah kami amankan,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.

Kasus ini sempat menggegerkan masyarakat setelah korban berinisial MA ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamar rumah kontrakan milik HB, Minggu (27/4/2025).

Korban mengalami luka bakar serius pada bagian wajah dan tubuh, serta sejumlah memar akibat dugaan kekerasan fisik.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, mengungkapkan hasil autopsi menunjukkan adanya luka akibat benturan benda tumpul di kepala dan leher korban.

Ditemukan pula resapan darah di bagian tenggorokan, serta memar di tubuh lain yang mengindikasikan kekerasan sebelum korban tewas terbakar.

Korban diduga disiksa sebelum akhirnya dibakar. Meski sebagian besar tubuh masih utuh, luka bakar serius terlihat di wajah, kepala, leher, dan lengan korban.

Kronologi kejadian bermula saat ibu korban, F alias J, tidak menemukan anaknya di rumah dan mencarinya ke rumah kontrakan HB.

Sebelumnya, MA sempat dititipkan kepada HB. Setibanya di lokasi, F mendapati pintu kontrakan terkunci dan keberadaan HB tidak diketahui.

Warga yang membantu pencarian sempat menemukan anak kunci rumah kontrakan di dalam selokan dekat lokasi. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

Suwandi (42), paman korban, mengaku tidak mengetahui bagaimana keponakannya bisa berada di rumah kontrakan HB.

Ia menyebut selama ini korban hanya bermain di sekitar rumah dan tidak pernah pergi jauh.
“Biasanya main di sekitar rumah, enggak pernah ke mana-mana. Kita kenal HB itu baik, makanya enggak sangka,” ujarnya.

Penangkapan HB diharapkan menjadi titik terang bagi penegakan hukum atas kasus kekerasan terhadap anak yang kembali mengundang keprihatinan masyarakat luas.

” Polisi masih mendalami motif pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, ” ujar AKBP Abdul Rohim.rt

Red

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng Dilantik Jadi Ketua Komisi Medis PB POSSI

Jakarta, 30 April 2025 – Dalam sebuah acara pelantikan di Jakarta, dr. Judi Dermawan M.M.Kes, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi tengah resmi dilantik sebagai Ketua Komisi Medis Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) periode tahun 2025, oleh ketua umum KONI Pusat Letjen. ( Purn ) Marciano Norman. Pelantikan tersebut menandai tonggak penting bagi kemajuan olahraga selam di Indonesia, khususnya dalam hal kesehatan dan keselamatan atlet.

dr.Judi dermawan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng yang lama bertugas dibidang kedokteran pasukan elite Polri yaitu satuan Brimob Polri serta berpengalaman luas di bidang kedokteran kepolisian, akan memimpin Komisi Medis PB POSSI dalam memastikan kesehatan dan keselamatan para atlet selam Indonesia. Komisi ini akan berperan penting dalam memberikan dukungan medis yang optimal, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin hingga penanganan medis darurat selama pertandingan dan pelatihan.

Dalam sambutannya, dr. Judi dermawan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng, menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan standar pelayanan medis bagi atlet selam Indonesia. Beliau berjanji akan bekerja keras untuk memastikan para atlet selalu dalam kondisi prima dan terlindungi dari berbagai risiko kesehatan yang mungkin terjadi selama aktivitas selam.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting diantaranya ketua umum KONI Pusat dan sejumlah Pengurus Besar POSSI serta tokoh-tokoh olahraga selam Indonesia. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, menunjukkan optimisme terhadap perkembangan olahraga selam di masa mendatang. Kehadiran dr. Judy Dermawan M.MKes, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulteng diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan prestasi atlet selam Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Semoga dengan kepemimpinan beliau, olahraga selam di Indonesia dapat semakin maju dan berprestasi.

Red”

Dua Tersangka Baru Korupsi Talud di Pesisir Tanakeke: Proyek Rp1,6 Miliar Rugikan Negara Hampir Rp700 Juta

Takalar, Sulsel — Komitmen Kejaksaan Negeri Takalar dalam membongkar praktik korupsi kembali dibuktikan. Pada Selasa (29/4/2025), dua nama resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan talud di pesisir Tanakeke.

Yang mengejutkan, salah satu tersangka adalah Muh. Yusri (MY), Direktur Utama PT. Selaras Cipta Magna Konsultan, perusahaan yang seharusnya mengawasi jalannya proyek. Bersamanya, Zainuddin Lawa alias Brama Kumbara (Z), pelaksana lapangan dari CV. Pitu Poetra Oetama, juga ikut dijerat.

Proyek yang seharusnya melindungi garis pantai Desa Tompo Tanah dan Maccini Baji dari abrasi, justru menjadi ladang bancakan. Dengan anggaran sebesar Rp1,6 miliar dari APBN 2023, hasil pemeriksaan ahli menyebut negara mengalami kerugian hingga Rp696.823.200.

Kepala Kejari Takalar, Tenriawaru, menegaskan bahwa penetapan ini berdasarkan hasil ekspose penyidikan yang komprehensif. “Kuat dugaan keduanya terlibat aktif dalam rekayasa proyek yang merugikan keuangan negara,” ujarnya.

Keduanya dijerat pasal berat: Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Tipikor serta Pasal 55 KUHP, dengan subsider Pasal 3. Kini, MY dan Z mendekam di Lapas Kelas IIB Takalar selama masa penahanan 20 hari, mulai 29 April hingga 18 Mei 2025.

Tak berhenti di sini, Kejari Takalar membuka peluang pengembangan kasus. “Penyidikan masih berjalan. Kami tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut menikmati aliran dana proyek ini,” tutup Tenriawaru. (TIM)

Red”

Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Kadisbtbau Laksanakan Survei Pengalihan Aset PT. Angkasa Pura Kepada Kemhan RI

Makassar – Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., bersama Kepala Dinas Barang Tidak Bergerak Angkatan Udara (Kadisbtbau), Marsma TNI Easter Hariyanto melaksanakan survei bersama dalam rangka persiapan pengalihan aset milik PT. Angkasa Pura kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia dalam hal ini Mabes TNI AU, bertempat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Selasa (29/4/2025).

Saat melaksanakan survei bersama, Danlanud Sultan Hasanuddin dan Kadisbtbau selaku ketua tim penyerahan aset PT. Angkasa Pura Indonesia kepada Kementrian Pertahanan juga didampingi Kapus BMN Baranahan Kemhan, Marsma TNI Tisna Kurniawan, Aslog Kaskoopsud II, Kolonel Tek Royke Caleb Manusiwa, S.E., M.M., Danwing Udara 5, Kolonel Pnb Hilman L. P. Ambarita, M. M. S., Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Tek Luqman Hakim, S. Pd., M.Int.Sy., Kadispers Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Adm Sidik Pramono, M. MS., Asset Management Group Head PT. Aviasi Pariwisata Indonesia, Farid Indra Nugraha, Asset Management Group Head PT. Angkasa Pura Indonesia, Kelik Hari Purwanto, Auditor Ahli Muda dari BPKP, Muhammad Fahrul Rozi, Kepala seksi PKBMN II C DJKN, Ambi Gultom, serta pejabat Lanud Sultan Hasanuddin.

Survei bersama dilaksanakan di area yang menjadi objek pengalihan aset, dengan tujuan untuk memastikan kondisi fisik dan kelengkapan administratif aset tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Survei ini menjadi langkah penting dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan aset negara untuk kepentingan pertahanan.

Usai melaksanakan survei bersama, Danlanud Sultan Hasanuddin menyampaikan bahwa proses survei ini merupakan bagian dari upaya percepatan administrasi dan teknis dalam mendukung program strategis pertahanan nasional. “Kami bersama Kadisbtbau, Kapus BMN Baranahan Kemhan, DJKN, BPKP dan Angkasa Pura Indonesia melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa seluruh aset yang akan dialihkan dalam kondisi siap, tertib administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan pertahanan,” ujar Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto. (Pen Hnd)

Red”

Panglima TNI Tanamkan Nilai Kepemimpinan dan Nasionalisme kepada Siswa SMA Taruna Nusantara

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pembekalan kepada siswa-siswi Kelas XI Angkatan ke-34 SMA Taruna Nusantara di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (29/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan karya wisata yang bertujuan membangun karakter, menanamkan nasionalisme, serta membentuk jiwa kepemimpinan generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.

Di hadapan 368 siswa, Panglima TNI menekankan pentingnya nilai-nilai integritas, kedisiplinan, semangat belajar, dan bela negara sejak dini. Jenderal TNI Agus Subiyanto juga mengingatkan bahwa tantangan global menuntut generasi muda untuk adaptif, inovatif, dan tetap berpegang pada jati diri bangsa. “Mulai dari sekarang harus fokus belajar, punya visi dan misi, kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat, dengan nilai kejujuran, disiplin, integritas, serta cinta tanah air,” ujar Panglima TNI.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme, di mana para siswa berkesempatan berdialog langsung dengan Panglima TNI tentang berbagai isu kepemimpinan, nasionalisme, serta peran generasi muda dalam pembangunan bangsa. Antusiasme ini menunjukkan kesiapan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh dan berkarakter.

Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan komitmennya untuk membina generasi penerus bangsa, tidak hanya dalam bidang pertahanan tetapi juga dalam pembangunan karakter nasional. Generasi muda yang berkarakter kuat diyakini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Red:
Kabidpenum Puspen TNI
Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Kasus Duel Berdarah di Sengkol Belum Menemukan Titik Terang

Praya (30/4/2025) Kasus duel berdarah antara warga sipil LAD alias Dante dan oknum anggota Polisi, Aipda LS, yang terjadi pada Sabtu, 8 Februari 2025 di Sengkol Lonbok Tengah masih belum menemukan titik terang atau kepastian hukumnya. Meskipun keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penganiayaan berat namun tidak ada penahanan yang dilakukan

Kuasa hukum Dante, Muhanan SH MH, mempertanyakan kejelasan dan transparansi penanganan kasus tersebut. Sementara Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Imam Maladi, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses.

Muhanan SH menyampaikan informasi yang diperoleh bahwa berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan, namun belum menerima hasil penelitian maupun petunjuk tambahan. Bahkan, SP2T (Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka) pun sudah lama diterima, namun tidak ada perkembangan signifikan, ini kita pertanyakan ada apa?

“Hari ini kami dampingi Dante, mendatangi Unit Pidum untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut’ ungkapnya

Dikatakan Muhanan SH, salah satu hal yang juga menjadi sorotan publik, adalah hilangnya handphone milik Dante yang diyakini menyimpan bukti penting dalam kasus ini. Ia menegaskan bahwa tugas penyidiklah yang seharusnya menelusuri keberadaan barang bukti tersebut.

Ia berharap agar kasus ini segera dituntaskan secara adil dan transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (ms)

Red”

Terungkap Sudah.! Alasan kepala inspektorat Banggai laut tidak buka suara Terkait Temuan BPK.

Banggai laut, Sulawesi Tengah, CN – Dari hasil investigasi Tim CN, Terungkap kenapa kepala inspektorat bungkam dari hasil audit yang di jadikan temuan BPK tahun anggaran 2024 kebelakang, terkait dugaan korupsi salah satu nya Dikpora tahun anggaran 2020, Selasa Banggai (29/04/2025).

Diketahui teryata oknum Kainspektorat Banggai laut yang berinisial RM pernah menjabat sebagai kepala dinas Dikpora pada tahun 2020 dengan mengelola anggaran ratusan miliar.

Dari narasumber terpercaya yang berinisial RI ex Pegawai dinas Dikpora tahun 2020 menjelaskan “Saya menduga oknum RM ada ketakutan tersendiri karna oknum RM bisa jadi sebagai calon tersangka koruptor berikutnya, mengingat oknum RM bukan hanya kasus Dikpora tahun 2020, bisa saja oknum RM salah gunakan jabatanya untuk membek’up para calon tersangka koruptor agar terhindar dari proses hukum. Terangnya.

Kuat dugaan oknum RM manfaatkan situasi maupun jabatanya untuk perkaya diri sendiri saat menjabat di dinas pendidikan dan olahraga, di inspektorat saat ini”, Tambahnya.

Ia juga berharap “Melalui kerja Para Awak media dan LSM dan Ormas serta rekan CN saya berharap kasus ini dapat diungkap dengan terang dan juga harus dikawal, Agar supaya ada kejelasan dan kepastian hukumnya, kalau perlu tim Tipikor, KPK dan BPK-RI juga bersama Tim Merah Putih dari pusat melakukan pensus kembali di daerah kami, uang negara untuk pembangunan daerah dan kemajuan suatu wilayah menjadi ajang para oknum koruptor untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok tertentu, karena budaya korupsi itu sangat jahat disamping merugikan negara juga merugikan Rakyat. “tutupnya.

Red”Reporter liputan CN- Faisal

Bikin Geger, Usaha ilegal Dibekingi Oknum, Mafia Solar di Bogor Pamer Kebal Hukum

Bogor,
Malam kemarin, wajah kelam penegakan hukum di Indonesia kembali dipertontonkan di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Sebuah gudang penampungan solar berukuran sekitar 1000 meter persegi, diduga kuat milik Kasdi — seorang pensiunan anggota Polri — tetap beroperasi bebas meski diselimuti pelanggaran hukum yang nyata.

Investigasi awak media pada Sabtu malam (26/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB mengungkap, gudang berciri khas gerbang seng bercat biru itu menyimpan belasan unit tangki berkapasitas masing-masing 8000 liter solar. Aktivitas berlangsung diam-diam, memperkuat dugaan bahwa operasi ini berusaha disembunyikan dari pengawasan publik.

Berdasarkan informasi dari narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, usaha ilegal ini tidak berjalan sendiri. Kasdi diduga mendapat perlindungan dari oknum aparat kepolisian berinisial A serta oknum wartawan berinisial A. Keterlibatan oknum ini diduga memberikan rasa aman bagi berjalannya praktik ilegal tersebut.

Fakta lain yang mencuat, satu unit mobil tangki berkapasitas 8000 liter milik Kasdi telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti. Meski proses hukum terhadap barang bukti tersebut masih berlangsung, ironisnya, usaha Kasdi tetap beroperasi normal, seolah-olah kebal terhadap hukum.

Kondisi ini menggugah pertanyaan serius: Apakah hukum di negeri ini masih berfungsi? Apakah aparat sudah menjual keadilan kepada para pengusaha nakal? Sebuah tamparan keras bagi sistem hukum Indonesia yang seharusnya berpihak kepada keadilan, bukan kepada para pelaku pelanggaran hukum.

Tidak berhenti di situ, awak media bertekad mendalami lebih lanjut identitas oknum aparat penegak hukum yang terlibat. Investigasi lanjutan akan menelusuri di mana oknum tersebut bertugas, siapa atasan langsungnya, serta meminta klarifikasi dari instansi terkait. Awak media juga akan mempertanyakan secara tegas, sanksi apa yang seharusnya dijatuhkan terhadap aparat yang justru membekingi usaha ilegal, tindakan yang jelas mencoreng marwah institusi hukum di Indonesia.

Saat awak media mencoba meminta keterangan dari pekerja di lokasi, mereka tampak ketakutan dan enggan berbicara. Mereka bahkan menolak menghubungi Kasdi, memperlihatkan adanya tekanan kuat yang membungkam suara-suara kebenaran.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasdi maupun pihak PT Wahana Lestari Energi Sejahtera belum memberikan pernyataan resmi. Awak media akan terus mengawal dan membongkar praktik-praktik busuk yang mengkhianati kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Masyarakat menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum yang bersih segera bertindak tegas, membongkar jaringan ini hingga ke akar-akarnya, dan mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap hukum dan keadilan di negeri ini.

(Redaksitim)