Beranda blog Halaman 167

Sabu Seberat 20,26 Gram Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Banyumas Dari RM

Sat Resnarkoba Polresta Banyumas berhasil ungkap kasus Narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang laki laki diduga pengedar berinisial RM alias Jibon (27) warga Kecamatan Purwokerto Selatan.

“RM alias Jibon ditangkap oleh petugas Sat Resnarkoba pada hari Selasa (29/4/25) sekira pukul 19.00 wib di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Pramuka Kelurahan Purwokerto Kulon Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas”, ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H.

Dalam penangkapan berdasarkan Laporan Polisi nomor:LP/A/39/IV/2025/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH tanggal 29 April 2025 tersebut, tersangka RM kedapatan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu seberat 20,26 gram beserta timbangan digital, diamankan pula barang bukti handphone sebagai sarana komunikasi dari tangan tersangka.

Saat ini RM berikut barang bukti diamankan di Mapolresta Banyumas guna proses hukum lebih lanjut. RM dijerat dengan Pasal Primer Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Red”(PID Presisi Humas Polresta Banyumas).

DPP Merah Putih, Serukan Pesan Penting dihari Peringatan Pers Sedunia tanggal 3 Mei 2025

Jakarta – 2 Mei 2025 – Ketua Umum Merah Putih, Bobby Irawan di dampingi Haris Susetyo Wibowo, menyampaikan pesan penting dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2025. Beliau menekankan pentingnya peran pers yang bebas dan independen sebagai pilar demokrasi dan garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Ia menyampaikan “Kebebasan pers bukanlah sekadar hak bagi para jurnalis, melainkan juga hak bagi seluruh warga negara untuk mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya,” ujar Bobby Irawan dalam pernyataan resminya.

Masih Bobi Irawan “Pers yang bebas memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengawasi jalannya pemerintahan, dan mengambil keputusan yang informed.”

Selain itu “Bobby Irawan juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh para pekerja pers di berbagai belahan dunia, termasuk intimidasi, kekerasan, dan pembatasan akses informasi. Beliau menyerukan kepada semua pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas, untuk menghormati dan melindungi kebebasan pers serta keselamatan para jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

Merah Putih berkomitmen untuk mendukung kebebasan pers dan akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tegas Bobby Irawan.

Beliau berharap peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi.

Lebih lanjut, Bobby Irawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta untuk selalu mengedepankan verifikasi dan klarifikasi guna menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat merusak tatanan sosial. Tutupnya

Sementara itu Haris Susetyo Wibowo juga menambahkan Hari Kebebasan Pers Dunia yang diperingati setiap tanggal 3 Mei menjadi momentum krusial untuk merefleksikan dan menegaskan kembali pentingnya peran pers yang bebas dan independen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah dinamika informasi yang semakin kompleks, kebebasan pers menjadi pilar utama bagi tegaknya demokrasi, akuntabilitas publik, dan pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya. Ucapnya.

Haris Susetyo Wibowo juga mengatakan “Tanggung jawab besar yang diemban oleh para jurnalis dalam menyajikan informasi yang berimbang, faktual, dan bertanggung jawab, terutama di era disinformasi yang masif.

Kebebasan pers bukanlah sekadar kebebasan bagi para jurnalis untuk meliput dan memberitakan tanpa rasa takut. Lebih dari itu, kebebasan pers adalah hak publik untuk mengetahui, untuk mendapatkan akses terhadap beragam perspektif, dan untuk berpartisipasi secara aktif dalam wacana publik.

Pers yang bebas menjadi garda terdepan dalam mengawasi kekuasaan, mengungkap praktik korupsi, dan menyuarakan aspirasi kelompok marginal yang seringkali terabaikan.

Namun demikian, kebebasan pers di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Kekerasan terhadap jurnalis, intimidasi, pembatasan akses informasi, dan tekanan ekonomi media menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan jurnalisme yang berkualitas.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh elemen bangsa – pemerintah, masyarakat sipil, organisasi pers, dan individu – untuk terus memperjuangkan dan melindungi kebebasan pers.

Pada Hari Kebebasan Pers Dunia ini, mari kita bersama-sama:
* Mengapresiasi dedikasi dan keberanian para jurnalis yang terus berjuang menyampaikan kebenaran di tengah berbagai risiko.
* Mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
* Mendukung upaya peningkatan profesionalisme jurnalis melalui pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.
* Melawan segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan pembatasan terhadap kebebasan pers.
* Meningkatkan literasi media di masyarakat agar mampu memilah informasi yang kredibel dan bertanggung jawab.

Kebebasan pers adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan dan kedewasaan sebuah bangsa. Dengan pers yang bebas dan bertanggung jawab, kita dapat membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan partisipatif. Mari terus jaga dan perkuat kebebasan pers sebagai fondasi penting bagi demokrasi yang kokoh.

Publisher -Red
Editor –

Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Upacara Penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 432/WSJ

 

Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menghadiri Upacara Penyambutan Satuan Penugasan (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 432/WSJ/3/3 Kostrad diwilayah Papua, bertempat di Dermaga Layang, Mako Lantamal VI Makassar, Jl. Yos Sudarso, Kota Makassar, Kamis (1/5/2025).

Upacara Penyambutan Satgas ini dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infantri 3 Kostrad Mayjen TNI Bangun Nawoko, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian para prajurit yang telah melaksanakan tugas negara dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Pangkoopsud II Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, S.E., Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Windiyatno., Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si., Danlantamal VI/Mks Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M.Han., Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos., M.M., C.Fr.A., Kasdiv 3 Kostrad Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han., Ir Divif 3 Kostrad Brigjen TNI Alexsius Ngurah Adnjana, P.Sc M.Han., M. S. S. S. D., ndc., Wakil Ketua III DPRD Prov. Sulsel Bpk. Sufriadi Arif., Kakesbangpol Kota Makassar Andi Bukti Djufrie., Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur., Kepala balai besar karantina Sulsel Ir. Sitti Chadijah, M.Si. (Pen Hnd)

Alumni Perguruan Tinggi, Selenggarakan Diskusi Publik Di Bandung, Jogya dam Surabaya.

Jakarta. Seputar Indonesia – Lulusan Perguruan tinggi yang tergabung di Keluarga Besar Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, menyelenggarakan diskusi publik, di Bndung Jogyakarta dan Surabaya.

Acara diskusi bertemakan Stabilitas Politik Negara dan Visi Misi Misi Presiden RI VIII.Jenderal Prabowo Subianto, Presiden RI VIII yang didukung dan dipaparkan oleh Tim KB APTSI berkaitan Asta Cita yang menarik perhatian pakar dan Intlektual ekonomi, politik dan hukum.

Adapun delapan unsur yang disampaikan kepada peserta simposiun.yaknin: Pertama, memperkokoh ideologi pancasila, demokrasi,dan HAM.Kedua, memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan.mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, seperti energi.air.

Sedang di bidang ekonomi meningkatkan ekonomi kreaktif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Ketiga, meningkatkan lapangan kerja yang berkuaitas, mendo rong kewiraswastaan, mengem bangkan industri kreatif dan.melanjutkan pengem bangan Infrastruktur.

Keempat, memperkuat pembangunan SDM Sains; teknologi, pendidikan kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas.

Kelima, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Ketujuh, memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.Dan kedelapan, mempekuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya serta peningkatan toleransi antar umat.

Keynote speaker, Abdullah puteh, menyoroti Pembangunan nasional, membangun dari desa dan dari bawah, yaitu mengurangi kesenjangan ekonomi dan memberantas kemiskinan, katanya.

Mantan ketua umum DPP KNPI di tahun 1985 silam dan Nantan Gubernur Riau Abdulkah Puteh sangat mendukung program dan Asta Cita yang harus didukung oleh semua lapisan warga dan pejabat serta tokoh.masyarakat untuk kolaborasi membenahi sistem administrasi negara dalam upaya memperkokoh NKRI.

Gelombang diskusi nasional yang pertama dan utama menggelorakan warga Kota Bandung yang mengikuti diskusi publik yang dilaksanakan sehari penuh di hotel Asrilia awal pekan di bulan Mei 2025.

Mantan calon gubernur DKI Jakarta Komjen Pol Purn Drs Dharma Pongrekun dalam paparannya menyoroti Skenario Agenda Politik Global yang mengguncang Stabilitas Politik Nasional.

GLOBALISASI Sistem, agenda utama sistem.moneter, sistem pemerintahan dan pengendalian jumlah penduduk. Strategi politik global terstruktur, kebijakan dan.masif yang diaplikasikan melalui Visi (digitalization) menyatukan sistem dunia untuk terwujudnya Misi total kontrol ((new world order)

Strategi untuk terwujudnya agenda politik global yang ditargetkan hingga 2030.Dua konsep yang bertolak belakang antara Sistem PBB dengan skenario agenda politik global yang melumpuhkan berbagai kehidupan dan penghidupan rakyat banyak, ungkap Komen Pol Purn DR Drs Dharma Pongrekun, M.M,MH.

” Keluarga Besar Alumni Pergutuan Tinggui Seluruh Indonesia mengajak seluruh peserta untuk turut mengaplikasikan hasil diskusi ini. Mari bersama-sama kita renungkan, kita diskusikan, dan kita bangun Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur, ” tutup Hendra Zon, Ketua Umum KB APTSI. Ris.

Red”

Satgas Yonif 400/Banteng Raiders Gelar Sosialisasi dan Program Makan Bersama di Distrik Dal, Nduga

Nduga, Papua – Dalam upaya mempererat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat Papua, Satgas Yonif 400/Banteng Raiders melaksanakan kegiatan sosialisasi program “Makan Bersama Masyarakat dengan TNI” di wilayah penugasan, bertempat di halaman Posko Satgas, Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis, 1 Mei 2025. Program ini bertujuan tidak hanya untuk membangun keakraban antara prajurit TNI dan warga, tetapi juga untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, khususnya para siswa SD Inpres Dal.

Hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para orang tua murid. Para murid SD Inpres Dal yang hadir terlihat antusias mengikuti acara tersebut.

Pendeta Mainus, mewakili tokoh agama, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif TNI. “Kami sangat mengapresiasi program ini. Kehadiran TNI yang aktif dan peduli terhadap kondisi masyarakat sangat kami rasakan manfaatnya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Papua,” ujarnya.

Selain menjadi wadah untuk memperkuat hubungan sosial, program ini juga dijadikan sebagai media edukasi yang positif. Satgas Yonif 400/Banteng Raiders memanfaatkan kesempatan ini untuk meluruskan informasi yang salah di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Dansatgas Yonif 400/Banteng Raiders, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, membantah isu adanya racun dalam makanan yang disediakan.

“Kami tegaskan bahwa isu tersebut adalah hoaks dan fitnah yang sangat keji. Ada pihak-pihak tertentu yang ingin menciptakan ketakutan dan memecah belah masyarakat,” tegas Letkol Gunawan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “TNI hadir untuk masyarakat, bukan untuk menakuti. Mari kita jaga keamanan dan kedamaian bersama,” tambahnya.

Melalui program ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI semakin kuat dan pembangunan di Papua dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. (TIM/Red)

75M uang Judi Online disita oleh Bareskrim Polri

Dittipidsiber Bareskrim Polri telah berhasil menyita uang dari pelaku Judi Online.Berdasarkan LHA dari PPATK terdapat *5.885* rekening yang diduga ada kaitannya dengan judi Online, selanjutnya dittipidsiber melakukan penyitaan uang senilai *Rp.61 Miliar* dari 164 rekening yang terkait Judi Online dan sisa rekening lainnya masih dalam pemblokiran dan penghentian sementara dari PPATK.

Selain itu, Dittipidsiber Bareskrim Polri telah berhasil Kembali mengungkap aktifitas judi online dengan website h55.hiwin.care yang dilakukan oleh *4 tersangka*
Diawali penangkapan pada tanggal 13 Maret 2025 di Kab. Bandung, dengan pelaku 1 orang inisial DH dan telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.
Selanjutnya dilakukan pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap 3 orang pada tanggal 30 April 2025 dengan inisial AF, RJ dan QR. *QR adalah WNA asal Cina* yang menjadi otak dari berjalannya judol dengan website h55.hiwin.care. di Indonesia. Adapun barang bukti yang telah diamankan berupa Handphone, Kartu ATM, dan uang tunai sebanyak *Rp. 14 Miliar* pelaku beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Bareskrim Polri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Bahwa perbuatan para tersangka tersebut dijerat Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 2 UU ITE dan/atau Pasal 82 dan Pasal 85 UU Transfer Dana dan/atau Pasal 303 KUHP dan Pasal 3,4,5 TPPU dengan ancaman maksimal 20 Tahun Penjara

Red”

Lindungi Buruh dari Aksi Anarkis, Polisi Bubarkan Kelompok Anarko Yang Ganggu Aksi Damai Mayday

Polda Jateng- Kota Semarang | Situasi pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah sempat memanas akibat tindakan provokatif dari kelompok berpakaian hitam yang diduga berafiliasi dengan jaringan Anarko. Polri bertindak cepat untuk melindungi massa buruh dan mengendalikan situasi secara terukur.

Sebelumnya, massa buruh dari aliansi KASBI, KSPIP, FSPMI dan KSPN telah menggelar aksi secara damai sejak pukul 14.30 WIB dengan menyampaikan sejumlah tuntutan melalui orasi dan sholawatan. Namun sekitar pukul 15.15 WIB, muncul kelompok berpakaian serba hitam yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko yang mencoba menyusup dan memprovokasi jalannya aksi.

Guna melindungi keselamatan peserta aksi May Day dari potensi kericuhan, petugas Polri kemudian menghimbau para buruh dan mobil komando aliansi buruh untuk masuk ke halaman Kantor Gubernuran Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan menjelang pembubaran aksi kelompok anarko yang terus melakukan perbuatan anarkis.

Setelah memastikan posisi aman bagi para buruh, pasukan Dalmas awal membentuk barisan di depan gerbang dan menyampaikan imbauan pembubaran massa secara tertib menggunakan pengeras suara. Namun imbauan tersebut tidak diindahkan.

Massa justru melanjutkan aksi anarkis dengan merusak pagar pembatas jalan, melakukan vandalisme di aspal Jalan Pahlawan, dan terus melempari petugas dengan botol, batu, serta benda-benda berbahaya lainnya.

Petugas bertameng kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menyemprotkan water canon untuk membubarkan massa. Namun, aksi tersebut dibalas dengan lemparan petasan dari arah kerumunan.

Untuk mengurai dan mengendalikan situasi, dilakukan pergantian pasukan dengan lintas ganti PHH Brimob Polda Jateng yang menghalau massa menggunakan gas air mata ke arah kerumunan. Imbauan untuk membubarkan diri terus disampaikan melalui pengeras suara.

Pada pukul 17.30 WIB, situasi di Jalan Pahlawan Kota Semarang kembali kondusif. Massa meninggalkan lokasi dan menyebar ke arah Pleburan dan Simpang Lima.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh kelompok Anarko dalam aksi peringatan Hari Buruh tersebut. Dirinya menegaskan bahwa pembubaran yang dilakukan pihaknya merupakan upaya melindungi keamanan dan keselamatan bagi rekan rekan buruh yang melaksanakan aksi damai serta masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

“Polri mendukung penuh kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, namun harus dilakukan dengan tertib dan damai. Tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum serta membahayakan orang lain adalah pelanggaran hukum dan tidak dapat ditoleransi,” tegasnya.

Red”

SKANDAL PIP MENGGEROGOTI HAK SISWA! Kelalaian Fatal SDN 1 Banjarharja Hambat Pendidikan Anak Yatim!

Pangandaran, Program Indonesia Pintar (PIP), seharusnya menjadi penolong siswa dari keluarga kurang mampu, namun diduga terjadi kelalaian fatal di SDN 1 Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Bantuan pendidikan diduga tidak sampai ke siswa yang berhak karena inkompetensi pihak sekolah.

Intan Nur Fatonah, siswi yatim, seharusnya menerima bantuan PIP saat bersekolah di SDN 1 Banjarharja (Januari-Juni 2024). Ironisnya, setelah pindah ke Kabupaten Cilacap, Juli 2024, Intan dan ibunya mengetahui dana PIP Intan telah cair di sekolah lama!

Pada Maret 2025, ibunya mengurus pencairan di SDN 1 Banjarharja. Setelah memenuhi persyaratan, BRI Unit Tunggilis menyatakan dana PIP Intan telah kembali ke kas negara!

Pihak sekolah dan BRI memberikan keterangan yang mengejutkan. Guru SDN 1 Banjarharja, Herna, mengaku kepala BRI memberitahu dana PIP Intan kembali ke negara sebelum Lebaran. Kepala BRI Unit Tunggilis, Dimas, mengungkapkan dana PIP Intan dua kali masuk rekening dan kembali ke kas negara (Februari dan September 2024) karena tak diambil!

Kepala BRI menjelaskan bank hanya menjadwalkan pencetakan buku tabungan dan ATM. Konfirmasi pencairan seharusnya dari sekolah ke BRI, sesuai informasi Kemendikbud.

Dimana tanggung jawab SDN 1 Banjarharja? Mengapa sekolah tidak memberitahu Intan tentang pencairan dana PIP saat masih bersekolah disana? Kelalaian ini merugikan anak yatim yang membutuhkan biaya pendidikan.

Awak media mendatangi kediaman ibunda Intan di desa sidanegara kecamatan Kedungreja kabupaten Cilacap (Sabtu, 26/04/2025) dan mengklarifikasi ke SDN 1 Banjarharja. Dua guru membenarkan permasalahan tersebut.

KEJAHATAN ADMINISTRASI! SDN 1 Banjarharja ceroboh dalam menyalurkan PIP. Hak siswa atas pendidikan layak terancam.

Harapan kini pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan sampai kelalaian merusak masa depan anak bangsa! Transparansi dan koordinasi lebih baik dalam pelaksanaan PIP harus diwujudkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Redaksi”

Kapolsek Serang Baru Pimpin Apel Persiapan Pengamanan dan Monitoring Keberangkatan Massa Buruh Menuju Monas Dalam Rangka Perayaan Mayday

Bekasi – Dengan tujuan memaksimalkan wilayah hukumnya yang aman serta kondusif.Kapolsek Serang Baru Pimpin Apel Pam dan monitoring keberangkatan massa Garda Metal FSPMI dan KEP SPSI,menuju Monas dalam rangka Persiapan Perayaan Mayday 2025, Bertempat di Kawasan GIIC Indonesia Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi.Kamis (01/04/2025) Pukul 06.00 Wib.

Dalam kegiatan tersebut dipimpin AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Serang Baru Didampingi Iptu Sutarman S.H Waka Polsek Serang Baru,Iptu Heru Abdullah S.H Kanit Intelkam Polsek Serang Baru Beserta Personil Polsek Serang Baru dan Babinsa Desa Nagasari.

AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Serang Baru dalam arahannya kepada peserta apel”Saya mengucapkan terima kasih kepada Rekan-rekan yang sudah hadir hari ini, kita laksanakan pengamanan keberangkatan masa serikat buruh yang akan menuju ke Monumen Nasional (Monas) dalam rangka menghadiri perayaan Mayday 2025.

“Untuk Perayaan Mayday 2025 terdapat 3 Lokasi yang akan dituju oleh rekan – rekan Buruh, yaitu Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR RI dan Hotel SAHID untuk Perayaan Mayday di Kabupaten Bekasi.Namun untuk Wilayah Hukum Polsek Serang Baru Peserta Mayday hanya akan berangkat menuju Monas dan memberangkatkan sebanyak 150 orang dengan Rincian 100 Orang dari PT Daiho menggunakan 3 unit Bus dan 50 Orang dari PT Toyo INK menggunakan 1 unit Bus,”Ucapnya Kapolsek.

Lebih lanjutnya Kapolsek Serang Baru untuk rekan-rekan laksanakan tugas ini dengan baik dan penuh tanggung jawab,tetap Standy By dikawasan GIIC Kota Delta Mas Desa Nagasari sampai ada perintah lebih lanjut,dalam pelaksanaan pengamanan lakukan dengan humanis jangan lakukan hal hal yang merugikan institusi.

“Bagi anggota yang memegang senjata Api mohon di simpan terlebih dahulu dan Sebelum pemberangkatan Buruh saya selaku Kapolsek Serang Baru dan rekan rekan apel akan memberikan Himbauan dan arahan kepada peserta mayday agar selalu menjaga kondusifitas,”Pungkasnya Kapolsek Serang Baru.

(Red)

Gawat.!! Haji Jayadi Ketua Asosiasi Rokok Soppeng Tersandung Dugaan Produksi Rokok ilegal

Soppeng, Sulsel
Terbongkar ! Ketua Asosiasi Pengusaha Rokok “HIPTERS” di Soppeng, Haji Jayadi, diduga terlibat dalam produksi dan penjualan rokok ilegal bermerek Kartu AS. Padahal, HIPTERS seharusnya berperan aktif mencegah peredaran rokok ilegal dan melindungi industri rokok legal di Soppeng.

Ironisnya, Soppeng justru mendapat alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) yang cukup besar, mencapai Rp. 1,1 milyar pada tahun 2024. Publik pun mengingatkan bahwa alokasi DBHCHT tersebut seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, bukan mendukung kegiatan ilegal.

“Ini sangat disayangkan. Seharusnya ia mencegah rokok ilegal, tapi malah memproduksinya,” ungkap seorang warga Soppeng. “Jabatan ketua Asosiasi ini dijadikan sebagai perlindungan untuk produksi dan mengedarkan rokok ilegal.”

Menanggapi hal ini, Tim Media berupaya mengkonfirmasi Haji Jayadi dan Arif bagian penindakan Bea Cukai makassar, namun Tim Media tidak mendapat tanggapan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang apakah ada upaya penutup-nutupan terkait peredaran rokok ilegal di Soppeng.

“Kalau memang Bea Cukai Pare-Pare tidak sanggup mencegah peredaran rokok ilegal di Soppeng, sebaiknya Bea Cukai pusat di Jakarta turun tangan,” tegas warga tersebut.

Kasus ini membuka mata publik tentang potensi penyalahgunaan wewenang dan ketidaktransparanan di industri rokok di Soppeng. Apakah lembaga asosiasi rokok yang harusnya menjalankan peran positif malah terlibat dalam kegiatan ilegal? Pertanyaan inilah yang menunggu jawaban dari pihak berwenang.

Informasi keterangan dirangkum dan diterbitkan langsung oleh media Pada 1/5/2025.

(Redaksitim)