Beranda blog Halaman 166

Polres Kebumen Ungkap Kasus Pencurian Kambing yang Meresahkan Warga, Pelaku Sudah 20 Kali Beraksi

Kebumen – Jajaran Satreskrim Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang sempat membuat resah masyarakat. Seorang pria berinisial FA (41), warga Desa Karanglo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, ditangkap karena diduga kuat menjadi pelaku utama pencurian kambing di sejumlah wilayah Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, mengungkapkan bahwa tersangka FA merupakan residivis yang sebelumnya pernah terlibat kasus kriminal di beberapa daerah.

Ia pernah terlibat dalam kasus penjambretan di wilayah Kabupaten Slawi dan juga pernah mencuri hewan ternak di Kabupaten Cilacap.

Terbaru, FA ditangkap setelah melakukan pencurian 8 ekor kambing milik warga Kecamatan Pejagoan, Kebumen. Korban berinisial SM (48) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kebumen setelah mendapati kandang miliknya dalam kondisi terbuka dan seluruh kambing hilang pada Jumat pagi (11/4/2025), sekitar pukul 08.30 WIB.

Berdasarkan laporan tersebut, Satuan Reserse Kriminal segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan intensif. Tidak butuh waktu lama, identitas pelaku berhasil dikantongi dan penangkapan dilakukan di wilayah Kabupaten Brebes, tempat tersangka berdomisili.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka FA mengaku menjalankan aksinya dengan menggunakan mobil rental sebagai sarana untuk mengangkut kambing hasil curian.

“Yang bersangkutan menyewa mobil dari rental untuk keperluan pencurian. Sasarannya adalah kandang-kandang yang berada di pinggir jalan. Untuk mempermudah pelaku dalam melarikan diri dan mengevakuasi kambing ke dalam kendaraan,” jelas Wakapolres Kompol Faris Budiman, Jumat 25 April 2025.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, tersangka FA telah melakukan pencurian kambing di 20 lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kebumen sejak bulan Januari 2024.

Modus yang digunakan relatif sama, yakni beraksi pada dini hari atau pagi hari saat pemilik ternak sedang lengah.

Atas perbuatannya, tersangka FA dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Kami berharap dengan tertangkapnya tersangka ini, keresahan masyarakat khususnya peternak kambing di wilayah Kebumen bisa teratasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, serta memasang pengaman tambahan di kandang ternak,” pungkas Kompol Faris.

Polres Kebumen akan terus mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain atau jaringan lain yang terlibat.

Red”(Humas Polres Kebumen)

Kejati Riau Ungkap Dugaan Korupsi Luar Biasa Pabrik Mini Sawit Bengkalis, Negara Dirugikan Rp 1, 3 Triliun

PEKANBARU (HR) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi meningkatkan status kasus dugaan korupsi terkait penguasaan tanpa hak atas aset daerah berupa Pabrik Mini Kelapa Sawit di Desa Tengganau, Kabupaten Bengkalis, ke tahap penyidikan. Aset negara yang seharusnya dikuasai pemerintah ini, hingga kini masih dikelola pihak swasta sejak 2015 tanpa dasar hukum yang sah.

Pabrik Mini Sawit tersebut merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis yang seharusnya telah dirampas untuk negara berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 1125/K/Pid.Sus/2014. Putusan itu telah dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis pada 2014. Namun, aset tersebut tetap dikuasai oleh swasta, diduga menimbulkan kerugian keuangan negara hingga Rp1,347 triliun dalam sembilan tahun terakhir.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, menyatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-04/L.4/Fd.1/04/2025 tertanggal 22 April 2025, sebagai bentuk komitmen dalam penyelamatan aset negara.

“Penyelamatan aset daerah bukan hanya soal nilai ekonomi, tetapi menyangkut keadilan dan kepastian hukum. Kami akan menindak tegas semua pihak yang bermain-main dengan aset negara,” ujar Zikrullah, Rabu (24/4).

Hal ini, menurut Zikrullah, sesuai Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto dan instruksi Jaksa Agung RI melalui Kepala Kejati (Kajati) Riau, Akmal Abbas.

“Saat ini, tim penyidik tengah mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan saksi-saksi untuk proses penetapan tersangka,” tegas Zikrullah.

Informasi yang dihimpun, pabrik tersebut awalnya dibangun tahun 2004 melalui dana pinjaman lunak sebesar Rp9,7 miliar dari Pemkab Bengkalis dan dikelola oleh Koperasi Tengganau Mandiri. Namun, Ketua Koperasi saat itu, Farizal, telah divonis bersalah dalam kasus korupsi, dan aset pabrik dirampas untuk negara. Ironisnya, pabrik masih dikelola oleh Koperasi Tengganau Mandiri Lestari.

Red”

Bikin Hebo!! Mafia BBM Diduga Beraksi di SPBU Ponrangae, Kapolres Sidrap di Minta Turun Tangan

Sidrap,
Di Sidenreng Rappang kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, Kemarahan warga meluap! SPBU Ponrangae diduga menjadi sarang “mafia BBM” yang dengan leluasa menguras solar bersubsidi. Warga mengeluhkan antrian panjang dan kesulitan mendapatkan solar, sementara para “pelansir” dengan motor berjerigen hilir mudik mengisi bahan bakar.

“Kami sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan mereka! Kami antri berjam-jam, sementara pelansir ini bolak-balik mendapat solar. Ini jelas permainan mafia!” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, geram.

Warga menilai SPBU Ponrangae seolah memberikan ‘perlakuan istimewa’ kepada para pelansir bahkan mereka mengisi sendiri jeregenya tanpa karyawan SPBU tegasnya, yang diduga menjual solar subsidi kembali dengan harga lebih tinggi. “Petani dan nelayan yang membutuhkan solar untuk usaha mereka malah kelimpungan,” tambah warga lainnya.

Kejadian ini menimbulkan kecurigaan adanya mafia BBM yang melibatkan oknum pengelola SPBU. Warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini. “BPH Migas dan Polres Sidrap harus bertindak tegas!” tegas warga.

Kasus ini mengungkap celah dalam program subsidi BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Kejahatan ini tak hanya merugikan negara, tetapi juga merugikan masyarakat yang membutuhkan.

Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih ketat mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan menindak tegas pelaku mafia BBM.

informasi keterangan dirangkum pada Kamis 24/4/2025.

Red”(Timredaksi)

Diwarnai Rasa Sedih dan Haru,Pisah Sambut Kapolsek Pebayuran

Bekasi – Seputarindonesia – Acara pisah sambut Kapolsek Pebayuran diwarnai kesedihan oleh kalangan masyarakat Pebayuran, kegiatan tersebut bertempat di lapangan Mako Polsek Pebayuran Kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi.Jum’at (25/04/2025) Pukul 08:30 Wib.

Dalam kegiatan pisah sambut tersebut dihadiri AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Pebayuran (Lama),AKP Iing Suheri S.H Kapolsek Pebayuran (Baru), Seluruh Anggota Polsek Pebayuran, Anggota Koramil 11 Pebayuran, Muspika Kecamatan Pebayuran, Satpol-PP Kecamatan Pebayuran,Pokdar Kamtibmas Pebayuran,Satgas Anti Tawuran, FKPPI Kecamatan Pebayuran, Ormas Pemuda Pancasila Kecamatan Pebayuran dan LSM GMBI Pebayuran,Tokoh Agama Serta Tokoh Masyarakat.

AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Pebayuran yang lama dalam sambutannya puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa,pada kesempatan pagi hari ini, kita masih diberikan kesehatan ,sehingga bisa melaksanakan acara pisah sambut di lapangan Polsek Pebayuran.

“Saya ucapkan terimakasih kepada anggota, muspika, masyarakat yang selama satu tahun setengah telah bersama dengan Polsek Pebayuran dalam memelihara Kamtibmas di wilayah Pebayuran,” Sambutannya Kapolsek.

Sambungnya Kapolsek”Saya mohon maaf kepada masyarakat dimana belum bisa melayani masyarakat pebayuran secara maksimal dan saya berpesan kepada para anggota Polsek Pebayuran terus lah layani masyarakat tanpa pamrih sebagai bentuk syukur terhadap institusi Polri agar tetap dicintai oleh masyarakat,”Tuturnya Kapolsek.

Sementara itu Bondan Ketua Satgas Anti Tawuran, mengatakan saya mewakili masyarakat pebayuran mengaku merasa sedih dan berat untuk melepas AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Pebayuran,tapi kami akhirnya bisa menerima, demi kemajuan karir beliau di masa depan.

“Ia juga figur Kapolsek yang merakyat, sangat dekat dengan masyarakat, rendah hati, tidak membeda-bedakan, serta telah memberikan banyak kontribusi untuk masyarakat diwilayah Pebayuran.Bagi kami, ia luar biasa dan terbaik,”Ujarnya Bondan.

Hal senada juga disampaikan Ali Usman Waka Pokdar Kamtibmas Pebayuran,mengungkapkan AKP Hotma Sitompul S.H.,M.H adalah sosok anggota Polri dan kapolsek yang telah meninggalkan banyak kenangan manis bagi masyarakat Pebayuran.

“Ia memang anggota Polri yang luar biasa.Terima kasih atas kerja keras, keikhlasan dan pengabdian selaku Kapolsek Pebayuran kepada masyarakat.Kami semua warga masyarakat Pebayuran mendoakan AKP Hotma Sitompul S.H.,MH semakin sukses di tempat yang baru,”Pungkasnya Ali Usman.

Red”(Red/Humas Polsek Pebayuran)

Rocky Gerung: Jambore Karhutla 2025 Jadi Kampanye Serius untuk Hijaukan Indonesia Kembali

Jakarta. Founder Tumbuh Institute, Rocky Gerung, mendukung Jambore Karhutla 2025. Jambore Karhutla ini bukan hanya sekadar kemping, tetapi merupakan sebuah kampanye serius mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Saya ada di Pekanbaru untuk mempersiapkan satu event nasional atau bahkan event global, karena kita akan mulai satu kampanye serius untuk melindungi bumi ini dari kerusakan,” ujar Rocky Gerung, Jumat (25/4/2025).

Jambore Karhutla merupakan upaya mitigasi pencegahan karhutla yang dilaksanakan secara kolaboratif antara Polda Riau bersama Pemprov Riau sebagai realisasi untuk mewujudkan etika lingkungan.

“Ide bahwa bumi ini terhubung dengan etika lingkungan, siapa yang peduli pada bumi dia harus menghidupkan etika lingkungan,” imbuhnya.

Rocky Gerung yang juga pengamat politik ini akan hadir untuk mengisi acara di Jambore Karhutla 2025 bersama sejumlah tokoh masyarakat di Provinsi Riau. Beberapa tokoh dari Malaysia, kata dia, juga akan hadir sebagai narasumber untuk menuangkan ide dan pemikiran dalam upaya pencegahan bencana karhutla hingga pelestarian lingkungan hidup, khususnya di Bumi Lancang Kuning.

“Artinya kita ingin supaya kebakaran hutan dan lahan itu tidak terjadi di Riau, karena Riau selalu menjadi semacam sorotan global karena kita mengekspor asap ke negara tetangga,” lanjutnya.

Rocky Gerung meyakini dengan adanya Jambore Karhutla ini, Provinsi Riau tidak akan lagi ‘mengekspor’ asap ke negara tetangga.

“Tapi mulai tanggal 25 April nanti kita akan pastikan kita akan mengekspor etika lingkungan inisiatif yang sungguh bermanfaat, dimulai oleh kapolda karena Pak Kapolda dalam dua minggu ini mengkampanyekan tentang etika lingkungan disupport oleh pemerintah Provinsi Riau dan itu berarti Pak Gubernur paham tentang etika lingkungan,” paparnya.

Rocky Gerung mendukung Jambore Karhutla ini sebagai kampanye untuk memulai dari titik nol. Artinya, ke depan Provinsi Riau diharapkan zero karhutla dan kerusakan lingkungan.

“Dan sekarang itu teman-teman akademisi, LSM, dan terutama Pemda dan Polda Riau akan bersama-sama memulai kampanye dari titik nol, kita sebut titik nol karena kita ingin menolkan kerusakan lingkungan mulai dari Riau salam akal sehat datang bersama-sama,” ungkapnya.

Rocky Gerung dan sejumlah aktivis hingga civitas akademika akan kemping di Jambore Karhutla ini, dengan harapan bahwa dari Riau akan ada perubahan, dari Riau etika lingkungan akan dihidupkan, dan dari Riau masyarakat akan percaya bahwa Indonesia bisa dihijaukan kembali.

Red”

Jaga Kebugaran Personel, Polda Sulawesi Tengah Gelar Kesamaptaan Jasmani

Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggelar kegiatan kesamaptaan jasmani tahap I Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dimulai tanggal 16 hingga 29 April 2025 dan diikuti oleh seluruh satuan kerja dan satuan wilayah di lingkungan Polda Sulteng.

Kesamaptaan jasmani merupakan Program Kegiatan berkala yang bertujuan untuk mengukur serta menjaga tingkat kebugaran dan kesiapan fisik seluruh personel Polri.

Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang memerlukan kondisi fisik yang prima dan sigap.

Sebelum menjalani tes kebugaran, para peserta dilakukan pemeriksaan tekanan darah oleh tim medis serta pemanasan fisik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulteng melalui Kabagwatpers, AKBP Dwi Hari Harsono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat formalitas, namun merupakan bagian penting dari pembinaan personel.

“Kesamaptaan jasmani ini menjadi sarana evaluasi bagi setiap anggota Polri dalam menjaga kebugaran fisik. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat pun akan lebih optimal,” ujar AKBP Dwi Hari Harsono kepada awak media di Palu, Jumat (25/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus diawasi secara ketat oleh panitia pelaksana guna memastikan pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

“Kami berharap, melalui kegiatan kesamaptaan jasmani ini, seluruh personel mampu meningkatkan disiplin, etos kerja, serta kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan,” pungkasnya.

Red”

APTIKNAS Turut Berpartisipasi di Solartech Indonesia 2025, Pameran Dagang Terbesar di ASEAN

Setelah sukses di tahun 2024, GEM Indonesia kembali hadir dengan Solartech Indonesia 2025. Pameran Dagang Terbesar di ASEAN untuk Tenaga Surya Fotovoltaik dan Penyimpanan Energi ini diselenggarakan bersamaan dengan sub-acara Battery & Energy Storage Indonesia, Smart Energy Indonesia, INALIGHT, Cable & Wire Indonesia, Smart Home+City Indonesia, Smart IoT Indonesia, dan INATRONiCS.

Ajang ini diikuti oleh lebih dari 1.000 perusahaan global terkemuka, termasuk Atelier Solar Indonesia, JA Solar, AE Solar, Jinko Solar, Ginlong Solis, Utomodeck, Solar Mart Energi, dan masih banyak lagi.

Dalam sambutannya Presiden Direktur PT GEM Indonesia, Baki Lee mengatakan Pameran ini mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS), serta sejumlah asosiasi seperti APAMSI, ALINDO, APERLINDO, AESI dan NBRI.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga ikut mendukung dan kehadirannya diwakili Ir. Elisabeth Ratu Rante Allo, MM., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM Provinsi DKI Jakarta.

“Solartech Indonesia 2025 ini (diperkirakan) akan dihadiri lebih dari 35.000 pengunjung selama tiga hari (23–25 April 2025) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Indonesia. Ajang ini juga menghadirkan kesempatan utama untuk terhubung dengan para pakar industri terkemuka, membangun hubungan penting, dan memperoleh pengetahuan terbaru di bidang ini,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Ketum APTIKNAS Ir. Soegiharto Santoso, SH yang hadir bersama Sekjen APTIKNAS Fanky Christian dan Ketua Komtap Kegiatan APTIKNAS Yolanda Roring mengatakan, kegiatan expo ini sangat berkaitan bidang usaha anggota APTIKNAS. “Kami sangat mengapreasiasi ajang ini karena terkoneksi dengan jenis usaha anggota APTIKNAS yang berkaitan dengan dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi,” ungkap Soegiharto.

Ia juga mengungkapkan, APTIKNAS terus melakukan sosialisasi transformasi digital, terutama program APTIKNAS Smart Nation, dimana di dalamnya ada 2 pondasi, yaitu; Talenta Digital dan Digital Leadership, serta 6 pilar yaitu; Digital City atau Smart City, Artificial Intelligence, Cloud Computing, Cybersecurity, Blockchain dan Hardware.

Soegiharto menambahkan, APTIKNAS terus aktif berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengadakan berbagai Seminar, Webinar dan Workshop dengan tujuan peningkatan SDM dibidang TIK, termasuk telah mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SDM TIK yang terlisensi dari pihak BNSP RI.

“APTIKNAS saat ini sedang berinisiatif menjalankan program nasional yaitu pelatihan AI untuk 100,000 UMKM di 20 kota besar Indonesia, sepanjang tahun 2025 – 2026, yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui pemanfaatan Teknologi Kecerdasan buatan (AI),” ujar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Pendiri dan Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Waketum Serikat Pers Republik Indonesia, serta Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.

Hoky menyampaikan apresiasi kepada EO GEM Indonesia yang telah berhasil menghadirkan para peserta dari luar negeri, yang pada pelaksanaan kali ini terdapat sekitar 600 peserta. Banyak peserta sebelumnya yang telah melakukan investasi membangun parbiknya di Indonesia, untuk memenuhi regulasi terkait TKDN.

Disampaikan pula tentang APTIKNAS yang tetap concern terkait isu TKDN dalam Negosiasi dengan AS. Sebab menurut Hoky sesungguhnya TKDN adalah kebijakan yang pro-pertumbuhan industri lokal, bukan proteksi yang tidak fair. “TKDN justru mendorong investasi asing untuk berkontribusi pada pembangunan kapasitas industri Indonesia melalui transfer teknologi, alih pengetahuan, dan penciptaan lapangan kerja,” imbuhnya.

Saran dari APTIKNAS adalah perkuat data dampak positif TKDN, seperti : peningkatan investasi, lapangan kerja, atau ekspor produk IT lokal, bahkan sesungguhnya TKDN sejalan dengan semangat kemitraan global, bukan sebagai penghalang.

“Kita bisa memilah mana yang memang harus TKDN dan mana yang tidak perlu, karena ada produk produk yang memang belum mampu diproduksi di Indonesia” tuturnya.

Ia juga menambahkan, APTIKNAS sangat mendukung kegiatan pameran ini sebab event ini turut mewujudkan Net Zero Emission (NZE) di 2060 nanti. Termasuk dapat menciptakan Smart City dan Smart Home hingga Smart Village.

“Saya selaku Ketua Umum bersama jajaran pengurus APTIKNAS akan terus berupaya menjalin sinergi dan berkolaboarsi dengan berbagai pihak dalam hal memperkenalkan produk dan solusi untuk implementasi demi mewujudkan Net Zero Emission di tahun 2060 dan program Digitalisasi demi kemajuan serta kemandirian kita dibidang TIK,” pungkasnya.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini berlatar belakang pertimbangan bahwa jumlah penduduk Indonesia lebih dari 280 juta jiwa, yang merupakan pemain utama dalam lanskap energi terbarukan di Asia-Pasifik, di mana tenaga surya fotovoltaik (PV) diperkirakan akan mendominasi, mencakup lebih dari 60% (361 GW) dari kapasitas energi terbarukan yang direncanakan sebesar 587 GW. Kemajuan terkini di sektor tenaga surya Indonesia menunjukkan potensinya untuk menjadi pasar tenaga surya PV teratas di ASEAN.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Indonesia menunjukkan adopsi tenaga surya atap yang kuat. Pada tahun 2024, hampir seluruh alokasi tenaga surya atap sebesar 901 MW telah digunakan, dengan hanya tersisa 90 MW. Kuota ini akan meningkat menjadi 1.004 MW pada tahun 2025 dan selanjutnya menjadi 1.593 MW pada tahun 2028.

Selain itu, Indonesia memiliki peluang yang cukup besar untuk pengembangan PV terapung di sekitar 325 danau dan bendungan. Informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menunjukkan bahwa 259 bendungan saja dapat mendukung proyek tenaga surya terapung dengan total kapasitas hingga 14,7 GW.

Kemajuan substansial Indonesia dalam memanfaatkan berbagai sumber daya energi diharapkan dapat menarik investor domestik dan internasional untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi inovatif di sektor spesifik mereka.

Selain dukungan dari pemerintah dan badan usaha milik negara, GEM Indonesia, penyelenggara acara terkemuka di negara ini, juga secara aktif berperan dalam mencapai tujuan Net Zero Emission 2060. ***

Red”

Danlanud Laksanakan Halal Bihalal Dengan Pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin

Makassar – Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, Ny. Betty Arifaini Nur Dwiyanto, menggelar acara Halal Bihalal dengan pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, bertempat di Gedung Serbaguna Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan Halal Bihalal digelar sebagai wujud rasa syukur dalam rangka mempererat tali silaturahmi setelah merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Danlanud Sultan Hasanuddin selaku pembina PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara seluruh elemen di lingkungan Lanud Sultan Hasanuddin, termasuk para pengurus PIA Ardhya Garini yang selama ini turut memberikan dukungan moril dan kontribusi positif bagi satuan. “Halal Bihalal ini merupakan momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam mendukung tugas-tugas Lanud ke depan,” ujar Danlanud.

Kegiatan Halal Bihalal yang digelar dengan sederhana namun penuh makna tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin. (Pen Hnd)

Kejaksaan Agung Memeriksa 11 Orang Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

Kamis 24 April 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 11 (sebelas) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023, berinisial:
TA selaku Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional.
DS selaku Departemen Logistik PT Orbit Terminal Merak.
YM selaku Division Head Product Strategic Account PT PPN Tahun 2019 s.d. 2020.
WJY selaku VP Industrial & Marine of Business PT PPN tahun 2020 s.d. 2022.
HR selaku Sr. Account Manager I Mining Industry Sales PT Pertamina Patra Niaga.
SHL selaku Manager Industri PT Pertamina Patra Niaga.
LRA selaku Manager Dealership Sales Support PT Pertamina Patra Niaga.
TNA selaku Quality & Quantity TBBM Tg. Gerem.
DDH selaku Senior Account Manager II Mining Industry Sales PT Pertamina Patra Niaga.
AIS selaku Manager Product Trading PT Pertamina Patra Niaga periode 2023.
AA selaku Manager B2B Commercial and Pricing PT Pertamina Patra Niaga.
Adapun sebelas orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama Tersangka YF dkk.
Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

Jakarta, 24 April 2025
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

red”Dr. HARLI SIREGAR, S.H., M.Hum.

Tingkatkan Profesionalitas Personil Pengemban Fungsi Kehumasan, Bidhumas Polda Jateng Gelar Rakernis Libatkan Praktisi Media

Polda Jateng, Kota Semarang | Bidang Humas Polda Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2025 pada Kamis, (24/04/2025) di Hotel Muria Semarang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas personel humas di jajaran Polda Jateng.

Mengusung tema “Peningkatan Kemampuan Humas Polri dalam Teknis Pemberitaan, Liputan, dan Pengelolaan Media untuk Meningkatkan Transparansi dan Kepercayaan Publik”, Rakernis diikuti 119 peserta dari Humas Polres, PPID Satker, serta menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis dan praktisi multimedia.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa konvergensi media telah mengubah lanskap komunikasi massa secara signifikan. Kabidhumas berharap, para peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber dan menerapkannya dalam tugas keseharian di lapangan.

“Saat ini media konvensional dan digital sudah terintegrasi. Hal ini berdampak langsung pada industri media dan perilaku konsumsi informasi masyarakat. Maka dari itu, kemampuan teknis personel Humas harus terus ditingkatkan agar tidak tertinggal,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Narasumber pertama Ahmad Rofiq dari Detik Jateng menjelaskan mengenai pentingnya penyusunan narasi berita yang kuat sebagai alat komunikasi organisasi. Ia menekankan bahwa setiap personel humas harus memahami peran ganda mereka sebagai komunikator, pembentuk citra, hingga pemecah masalah.

“Menulis berita itu seperti memasak. Kita perlu bahan yang bagus, teknik yang tepat, dan penyajian yang menarik,” ungkapnya.

Sementara itu Roni Yuwono (Suara Merdeka) membahas mengenai pemahaman terhadap unsur 5W+1H yang merupakan dasar utama dalam setiap peliputan berita, baik yang bersifat terencana maupun mendadak. Roni juga menekankan pentingnya profesionalisme wartawan yang mencakup kepekaan, ketepatan informasi, dan tanggung jawab etik.

“Tidak semua informasi layak diberitakan. Kita harus memilah dengan tetap memegang etika,” tegasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Youlanda Muhammad dari Suara Merdeka yang menyampaikan teknik produksi konten visual. Ia memaparkan pentingnya teknik pengambilan gambar, variasi shot, serta pengeditan video yang menarik namun tetap sederhana.

“Visual adalah kekuatan utama kita dalam membangun persepsi positif publik,” jelasnya.

Adapun materi terakhir disampaikan oleh Aulia dari Tim Multimedia Polda Jateng yang memaparkan mengenai pentingnya respons cepat dan interaksi dua arah di media sosial. Ia menjelaskan bahwa pilar utama keberhasilan media sosial adalah pada kekuatan caption, visual yang menarik, serta kecepatan dan kualitas respon terhadap komentar dan pesan langsung dari publik.

“Komentar dan DM itu bukan sekadar pesan, tapi ruang dialog. Ketika kita respons cepat, kita sedang mengendalikan opini publik di ruang digital,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan sesi tanya jawab yang membahas hubungan antara Humas Polri dan media, serta tantangan menjaga profesionalisme dalam peliputan di era digital. Di akhir sesi, peserta diajak untuk terus meningkatkan respon cepat terhadap hoaks dan menguasai teknik framing positif sebagai bagian dari strategi komunikasi kelembagaan.

Red”