Kategori: TNI / POLRI

  • CV ANGGUN SEJATI INGKAR JANJI! UPAH PEKERJA PAFINGISASI SDN 03 SIDAMUKTI 10 JUTA TAK KUNJUNG DIBAYAR!

    CV ANGGUN SEJATI INGKAR JANJI! UPAH PEKERJA PAFINGISASI SDN 03 SIDAMUKTI 10 JUTA TAK KUNJUNG DIBAYAR!

    “Pekerjaan pafingisasi di SDN 03 Sidamukti yang dikerjakan oleh CV Anggun Sejati, beralamat di Jalan Letjen Suprapto Nomor 32A, Cilacap, telah Selesai, 05 – 03 -2025.

    Namun meninggalkan luka mendalam bagi para pekerja, termasuk saudara Widi. Jerih payah mereka, keringat yang menetes, dan waktu yang dihabiskan demi terwujudnya lingkungan sekolah yang lebih baik, seakan tak berharga karena upah yang dijanjikan belum terealisasi.
    Ketika dikonfirmasi oleh awak media, Widi mengungkapkan, “Kami sudah bekerja keras menyelesaikan proyek ini. Kami berharap CV Anggun Sejati segera memenuhi kewajibannya. Kami butuh uang ini untuk kebutuhan keluarga kami. Saya sudah berulang kali menagih kepada saudara Bintang selaku pelaksana di CV tersebut, tapi yang saya dapatkan hanya ucapan saling lempar, tidak ada kejelasan. Ucap Widi

    Menurut perhitungan saya, upah yang belum dibayarkan sekitar 10 juta rupiah. Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, kami akan melaporkannya kepada pihak terkait.”dalam hal ini kepada dinas pendidikan kabupaten Cilacap

    Kepada CV Anggun Sejati, beralamat di Jalan Letjen Suprapto Nomor 32A, Cilacap, kami memohon dengan sangat agar segera melunasi hak para pekerja, termasuk Widi. Janji untuk segera menyelesaikan pembayaran upah tampaknya hanya isapan jempol belaka. Jangan biarkan kerja keras mereka ternoda oleh ketidakadilan. Ingatlah, setiap rupiah yang tertunda, berarti menunda harapan dan kebutuhan keluarga mereka.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Anggun Sejati bintang selaku pelaksana belum memberikan respons baik terhadap konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp.(TG)

    Redaksi”

  • Masyarakat Bekasi Keluhkan. PTPN Bogor Tolong, STOP Alih Fungsi Serapan.

    Masyarakat Bekasi Keluhkan. PTPN Bogor Tolong, STOP Alih Fungsi Serapan.

    BEKASI || (4 Maret 2025) hampir disemua wilayah Kota Bekasi terendam banjir akibat debit air kiriman dan curah hujan yang intensitasnya tinggi, ini berakibat banjir besar melebihi banjir per 5 Tahunan yang biasa terjadi.

    Kantor Pemerintah, Sekolah, Perkantoran, Rumah Sakit, Pasar, dan lainya semua mengalami imbas dari banjir yang terjadi
    Tenda tenda pengungsipun sudah mulai berdiri dibeberapa titik yang mengalami banjir cukup parah, agara Masyarakat bisa mengungsi, salah satunya perumahan elit Kemang Pratama dibilangan Kota Bekasi.

    Kediaman Walikota terpilih (Tri Adhianto) tidak luput dari musibah tersebut, semua mengalami imbas dari musibah banjir,
    ” Alhamdulillah semua element masyarakat bahu membahu untuk saling membantu disaat musibah banjir ini dan tenda2 pengungsipun sudah mulai berdiri guna membantu masyarakat berteduh, dan Alhamdulillah juga Walikota beserta keluarga aman dan juga sudah mengungsi dari kediamanya yg mebgalami musibah banjir, meskipun tidak di tenda tapi di Hotel Horison, Miris disaat warga mengungsi penuh dengan keterbatasan sedangkan Pak Walikota ngungsi dengan dengan penuh fasilitas, Kan sama2 kena bencana banjir. Ini empatinya gimana sih.” Ujar Ketua DPC LIN Kota Bekasi Frits Saikat singkat.

    Terpantau (4/3) hampir diseluruh area Kota Bekasi tergenang air sejak pukul 2.00 WIB Debit air semakin tinggi dan puncaknya pada jam 6.00 WIB beberapa ruas jalan utama tertutup dan aliran kali meluap tinggi tinggi 30cm – 1,5M.

    Banjir di Kota Bekasi sangat berdampak pada masyarakat Kota Bekasi baik secara ekonomi maupun infrastruktur, banjir yang diakibatkan debit air yang sangat tinggi dari Bogor ini sangat merugikan Kota Bekasi, hampir dibeberapa ruas jalan utama Kota Bekasi terendam banjir, pusat pusat ekonomi (Mall, Rumah Sakit, Sekolah, Perkantoran, Pertokoan, Pasar, dll) dan beberapa rumah masyarakat tidak luput dari akibat banjir tersebut.

    Frits Saikat Aktivis kemanusiaan dan juga sebagai Ketua DPC LIN Kota Bekasi yang berbasis dari Kota Bekasi sangat mengecam PTPN Bogor yang mengorbankan Kota Bekasi akibat dari keputusan yang tidak bijak mengalih fungsikan 1.000 Hektar lahan hijau serapan untuk kepentingan peningkatan Ekonomi, ruang hijau yang seharusnya dapat meminimalisir debit air banyak dialih fungsikan oleh PTPN Bogor, STOP ALIH FUNGSI LAHAN SERAPAN Ucap Frits Saikat keras.

    Redaksi”

  • TNI-Polri Bantu Evakuasi Korban Banjir 1,5 Meter yang Mau Cuci Darah

    TNI-Polri Bantu Evakuasi Korban Banjir 1,5 Meter yang Mau Cuci Darah

    Depok. Banjir turut merendam Perumahan Asri Sawangan, Depok, Jawa Barat, dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Petugas gabungan dari TNI-Polri mengevakuasi warga yang terdampak banjir, termasuk seorang pria yang hendak menjalani cuci darah di rumah sakit.

    Pada Selasa (4/3/2025), Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, turun langsung dalam proses evakuasi. Beberapa warga berhasil dievakuasi menggunakan perahu karet, termasuk seorang warga yang menggunakan kursi roda.

    Kapolsek mengatakan bahwa pria tersebut telah dibawa ke RSUD Sawangan untuk mendapatkan perawatan. Selain pria tersebut, petugas juga telah mengevakuasi 15 warga lainnya, terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu. Fauzan mengimbau warga untuk segera mencari tempat yang lebih aman.

    “Pagi tadi kami telah mengevakuasi 15 warga di Kelurahan Pasir Putih. Mereka berhasil kami selamatkan, termasuk anak-anak dan ibu-ibu. Kami juga mengimbau warga untuk segera meninggalkan rumahnya dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Kapolsek, Selasa (4/3/2025).

    Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung, terutama di wilayah Sawangan Baru. Petugas juga mengevakuasi seorang ketua RT yang sedang sakit, serta seorang warga bernama Pak Budi yang membutuhkan perawatan cuci darah.

    Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan anggota TNI-Polri serta relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan. Warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

    Red”

  • Polri-TNI Bagikan Makanan ke Warga Terdampak Banjir di Sawangan, Depok

    Polri-TNI Bagikan Makanan ke Warga Terdampak Banjir di Sawangan, Depok

    Jakarta. Banjir melanda Perumahan Asri Sawangan, Depok, Jawa Barat, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Polri-TNI pun sigap membagikan makanan ke warga yang terdampak.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Abdul Waras, Dandim 05/08 Depok Kolonel Iman, dan Camat Sawangan Anwar Nasihin turun menyambangi lokasi bencana.

    Mereka bersama-sama memberikan mie instan kepada warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing menggunakan perahu karet. Tampak banjir di lokasi juga mulai surut.

    “Hari ini kami dari jajaran Polres Metro Depok dengan Kodim Kota Depok melalui kegiatan pemantauan didampingi Pak Camat hari ini kita di Kelurahan Sawangan Baru. Tentu kita ikut berbelasungkawa dengan saudara-saudara kita yang terdampak banjir hari ini,” ujar Kapolres, Selasa (4/3/2025).

    “Ini ada beberapa lokasi yang kita petakan. Ada yang hari ini di sini, Kelurahan Sawangan Baru ini masih ada genangan air dan ada beberapa tempat yang sudah surut. Alhamdulillah kami dari jajaran pemerintah, Kodim, Polres, dan juga pemerintah daerah ikut membantu masyarakat,” jelas Kapolres.

    “Kalau untuk yang daerah tadi sudah surut, kita lakukan pembersihan yang membantu masyarakat untuk meringankan. Dan tadi juga kami di sini sedikit memberikan bantuan dengan jajaran Kodim,” tambah Kapolres.

    Kapolres menyampaikan pembagian makanan itu berupa mie instan hingga air mineral. Rencananya, 200 porsi disiapkan untuk dibagikan ke warga.

    “(Bantuan) Ada mie instan, kemudian air mineral, insyaallah nanti juga kita siapkan untuk makan. Insyaallah rencana ini kami lagi komunikasikan sekitar 200 porsi,” jelas Kapolres.

    Sebelumnya, banjir merendam Perumahan Asri Sawangan, Depok, Jawa Barat, pagi ini. Tinggi air di wilayah tersebut mencapai 1,5 meter.

    Sebanyak 40 keluarga terkena dampak, dan keluarga tetap bertahan di rumah. Per pukul 13.59 WIB banjir sudah mulai surut.

    Red”

  • Wujud Nyata Dukung Program Pemerintah, Jenderal Sigit Jalankan Program 100.000 Rumah Bagi Personel Polri

    Wujud Nyata Dukung Program Pemerintah, Jenderal Sigit Jalankan Program 100.000 Rumah Bagi Personel Polri

    Karawang. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memimpin prosesi peletakan batu pertama program 100.000 rumah subsidi bagi Personel Polri. Peletakan batu pertama tersebut juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

    Turut mendampingi Kapolri, Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Akhmad Wiyagus, beserta para pejabat Mabes Polri. Kemudian, hadir dari Kapok Sahli TNI Brigjen Arh. Albertus Magnus Suharyadi, Dirut PT Asabri Jepri Haryadi, perwakilan BTN, perwakilan Tapera, dan tamu undangan lainnya.

    “Alhamdulillah, hari ini kita semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan kebijakan Bapak Presiden terkait dengan pembangunan 3 juta rumah,” ungkap Kapolri di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/3/25).

    Jenderal Sigit mengungkapkan, rumah adalah kebutuhan mendasar yang tentunya juga menjadi salah satu harapan dari personel-personel Polri. Dengan program ini, diharapkan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota Polri.

    Dijelaskan Jenderal Sigit, terdapat 100.000 rumah yang ditargetkan pembangunannya tahun ini. Saat ini di seluruh wilayah Polda Jajaran terdapat 14.000 rumah akan dibangun.

    “Ternyata kebutuhannya mungkin bisa lebih besar lagi. Sehingga dengan demikian tentunya kalau memang semuanya berjalan dengan baik, harapan kita, target kita tidak hanya 100 ribu, tapi mungkin bisa lebih dari itu. Dan ini tentunya betul-betul bisa bermanfaat bagi anggota Polri di sisi lain,” jelas Kapolri.

    Lebih lanjut Kapolri mengatakan, program ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dengan program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi daerah.

    “Karena kita tahu bahwa sektor properti, sektor perumahan ini betul-betul menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya dari hal ekonomi itu,” ujar Kapolri.

    Red”

  • Seorang Perempuan Tewas Di Bunuh Ponakannya Sendiri

    Seorang Perempuan Tewas Di Bunuh Ponakannya Sendiri

    Bumijawa,Tegal,Jawa Tengah.
    Pada hari Senin 03 Maret 2025 sekira jam 17.15 Wib,di tengah hujan lebat di kejutkan ada seorang perempuan tewas tergeletak lehernya hampir putus dijalan perkampungan.
    Ponirah (35) tahun warga RT 02 RW 04 tewas diduga oleh ponakannya sendiri yaitu Komar (37) tahun.
    Keduanya warga RT 02 RW 04 Dukuh Benda,Desa Bumijawa,Tegal.

    Kampung yang damai dimana masyarakat nya biasa hidup berdampingan dan saling tolong menolong baik diwaktu senang maupun waktu susah,tiba tiba digegerkan dan menyaksikan pemandangan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, Bagaikan arus listrik yang menyengat tubuhnya dan mengetarkan seluruh jiwa nya tatkala menyaksikan tubuh Ponirah seorang ibu rumah tangga (35) tahun tergeletak bersimbah darah dengan leher hampir putus,Kemudian jerit dan tangis pun spontanitas memekakan telinga baik oleh orang lain yang menyaksikan insiden tersebut maupun keluarga dari Ponirah.

    Pembunuhan diduga terjadi dilatar belakangi oleh dendam keluarga.
    Dan untuk menghindari amuk masa pelaku langsung dibawa oleh Polsek Bumijawa yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bumijawa.

    Sampai berita ini diturunkan diduga pelaku pembunuhan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.***

    Redaksi”Yanto

  • Kejaksaan Agung Memeriksa 3 Orang Saksi dan 7 Orang Tersangka Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

    Kejaksaan Agung Memeriksa 3 Orang Saksi dan 7 Orang Tersangka Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

    Senin 3 Maret 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan
    Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 3 (tiga) orang
    saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah
    dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak
    Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023, berinisial:

    1. ANW selaku Manager Treasury PT Pertamina Patra Niaga.
    2. TAW selaku Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional.
    3. AA selaku Manager QMS PT Pertamina (Persero).
    Adapun ketiga orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana
    korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero),

    Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama
    Tersangka YF dkk.
    Selain ketiga saksi tersebut, Tim Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap 7 (tujuh)
    orang Tersangka yaitu YF, RS, DW, GRJ, SDS, AP, MKAR sebagai saksi untuk Tersangka
    MK dan Tersangka EC.
    Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan
    dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

    Jakarta, 3 Maret 2025
    KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
    Dr. HARLI SIREGAR, S.H., M.Hum

    Red”

  • Seorang Lansia Warga Mrebet Ditemukan Meninggal di Sawah

    Seorang Lansia Warga Mrebet Ditemukan Meninggal di Sawah

    Polres Purbalingga – Polda Jateng | Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Selaganggeng, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (3/3/2025) siang. Korban ditemukan oleh warga desa setempat yang hendak ke sawah.

    Kapolsek Mrebet Iptu Susetyo Yulianto mengatakan korban diketahui bernama Wiryanto (79) warga Desa Mrebet RT 7 RW 1, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

    “Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Satimah (80) warga Desa Selaganggeng yang hendak ke sawah,” ungkap Kapolsek.

    Disampaikan bahwa saat saksi hendak ke sawah, melihat ada seseorang tergeletak dalam posisi tertelungkup. Saksi kemudian memberitahu warga lain kemudian melakukan pengecekan.

    “Saat dilakukan pengecekan diketahui korban sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke polisi,” jelas Kapolsek.

    Polisi dari Polsek Mrebet yang datang bersama Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan di TKP. Kemudian memeriksa jenazah korban bersama dokter Puskesmas Mrebet.

    “Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah kepada tindak pidana. Diduga korban mengalami penurunan kesadaran kemudian terjatuh,” kata Kapolsek.

    Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

    Red”(Humas Polres Purbalingga)

  • Ungkap Penganiayaan Di Tengah Pawai Obor, Polresta Pontianak Tangkap 2 Pelaku

    Ungkap Penganiayaan Di Tengah Pawai Obor, Polresta Pontianak Tangkap 2 Pelaku

    PONTIANAK, Polda Kalbar–Polresta Pontianak melaksanakan giat press rilis terkait kasus penganiayaan hingga meninggal dunia yang terjadi di tengah kegiatan pawai obor menyambut bulan suci Ramadhan (27/2/25) lalu.

    Kapolresta Pontianak Kombes. Pol. Adhe Hariadi, S. I. K., M. H., yang didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas menjelaskan dua tersangka berhasil diamankan unit Jatanras Polresta Pontianak salah satunya berusia dibawah umur.

    “F alias Lojeng (18 tahun) dan ABH (15 tahun), pelaku penganiaya hingga menyebabkan Muhammad Iqbal Syahputra (15 tahun) meninggal dunia berhasil kami amankan beberapa saat setelah pengananiayaan tersebut terjadi, pada malam pawai Obor, di Jalan Ahmad Yani, Pontianak, ” ujar Adhe.

    Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, menyatakan, bahwa dari rangkaian penyelidikan, dan pemeriksaan beberapa orang saksi, akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan di kediamannya masing-masing di Pontianak.

    “Dari hasil pemeriksaan, Lojeng mengaku bahwa dirinya memulai aksi penganiayaan dengan memberi aba-aba ” 1,2,3″ kepada pelaku lainnya kemudian memukul kepala korban dengan bambu kemudian melarikan diri,” ungkap Kapolresta Adhe Hariadi.

    “Setelah kejadian tersebut, ABH kemudian menghampiri korban dan saat korban dalam keadaan jongkok ABH kemudian memiting korban menggunakan tangan kiri dan tangan kanannya digunakan untuk memukul korban berkali-kali bersama dengan pelaku lain yang masih dalam pencarian sehingga membuat korban lemas dan terkapar di jalan,” tambah Adhe.

    Adhe mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku menganiaya korban hanya karena tersinggung dan emosi tak terkendali.

    Kapolresta Pontianak, Kombes. Pol. Adhe Hariadi,S.I.K.,M.H., menegaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, penyidik telah menetapkan F alias Lojeng sebagai tersangka dan sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH).

    “Keduanya kami jerat dengan pasal 80 ayat 3 Undang undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 70 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan kami juga terus memgembangkan penyelidikan terkait pelaku lain yang masih kami kejar,” pungkas Adhe. (WB)

    Humas Polresta Pontianak

    *Vanie

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolresta Pontianak Berikan Apresiasi kepada Personel dalam.pelaksanaan tugas

    Pimpin Apel Pagi, Kapolresta Pontianak Berikan Apresiasi kepada Personel dalam.pelaksanaan tugas

    Pontianak ,Polda Kalbar – Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., memimpin apel pagi personel Polresta Pontianak pada Senin (03/03/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab serta mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1446 H.

    Dalam arahannya, Kombes Pol Adhe Hariadi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel yang terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Saya mengapresiasi dedikasi rekan-rekan semua yang telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, dan tetap menjaga profesionalisme dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, Kapolresta juga memberikan motivasi kepada anggota agar tetap menjaga kesehatan dan semangat dalam menjalankan tugas di tengah ibadah puasa. “Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1446 H. Semoga ibadah yang kita jalankan membawa keberkahan dan semakin memperkuat keimanan serta kebersamaan kita dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tambahnya.

    Apel pagi ini diikuti oleh para pejabat utama Polresta Pontianak, serta seluruh personel Polresta Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat dalam menjalankan tugas kepolisian, terutama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

    Dengan penuh semangat dan kebersamaan, Kapolresta Pontianak berharap seluruh personel dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai momen untuk meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara..(wgt)

    Editor Humas Polresta Pontianak
    #poldakakbar
    #polripresis
    #bidhumaspoldakalbar

    Red”