Kategori: TNI / POLRI

  • Membentuk Karakter Polri Presisi, Kapolda Sulteng berikan pembekalan 213 siswa Diktuba Polri

    Membentuk Karakter Polri Presisi, Kapolda Sulteng berikan pembekalan 213 siswa Diktuba Polri

    PALU, -Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi memberikan pembekalan kepada Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri (Diktuba Polri) SPN Polda Sulteng di Labuhan, Kab. Donggala, Selasa (20/12/2022) sore

    Dalam materi pembekalan yang diberikan dihadapan 213 Siswa Diktuba Polri , Kapolda Sulteng mengangkat tema “Integritas Bintara Polri Guna mewujudkan Polri yang Presisi”

    Dalam pembekalannya Rudy kembali mengungkapkan, tujuan pendidikan pembentukan Bintara Polri adalah merubah mindset atau cara berfikir dan bertindak yang sebelumnya sebagai warga sipil untuk dirubah menjadi anggota Polri,

    Ia juga mengingatkan bahwa untuk menjadi anggota Polri itu memerlukan proses mulai seleksi yang mencapai ribuan pendaftar yang akhirnya terpilih untuk mengikuti pendidikan, itu semua tidak terlepas karena doa orang tua dan takdir Allah SWT,

    Selama 5 bulan belajar dan berlatih ujar Rudy diharapkan dapat menjadi Bhayangkara-Bhayangkara sejati yang mahir, terpuji dan patuh hukum yang nantinya juga mampu mengimplementasikannya dalam tugas Pokok Polri memelihara kamtibmas, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat sebagaimana Undang-Undang Nomor 2 tahun 2022,

    Mantan Kapolres Poso ini juga mengingatkan tantangan Polri kedepan yaitu transformasi menuju Polri yang Presisi yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan.

    Pati bintang dua ini juga mengungkapkan bagaimana tantangan Polda Sulteng mengelola dan menangani terorisme, Provinsi Sulteng sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) serta menghadapi Pemilu 2024

    Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga mewanti-wanti kepada seluruh siswa terhadap Perilaku anggota Polri yang tidak terpuji seperti judi dan minuman keras, narkoba, arogansi dan perselingkuhan, selain itu Irjen Rudy juga memberikan quotes “Kunci Kebahagiaan dalam hidup, perkecil keinginan perbanyak bersyukur” ujarnya

    Para Siswa Diktuba Polri yang hari ini (Rabu, 21 Desember 2022) dilantik menjadi Bintara Polri itu tidak lupa oleh Kapolda Sulteng menyampaikan 5 pesan sebagai penutup pembekalannya antara lain :

    1. Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa,
    2. Laksanakan setiap penugasan dengan penuh rasa tanggung jawab,
    3. Jangan berhenti belajar dan meningkatkan kapasitas diri,
    4. Jalin komunikasi dan kerjasama sinergitas dengan masyarakat dan seluruh jajaran TNI,
    5. Patuhi seluruh ketentuan dan norma yang berlaku. Jadilah teladan bagi masyarakat serta hindari segala perbuatan yang dapat merusak kehormatan pribadi, keluarga dan Institusi Polri.

    Sumber : Humas Polda Sulteng

  • Presiden Jokowi Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI dan lembaga investigasi negara mengucapkan selamat kepada panglima yudo margono

    Presiden Jokowi Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI dan lembaga investigasi negara mengucapkan selamat kepada panglima yudo margono

    Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), pada Senin, 19 Desember 2022. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan.

    www.lin-ri.com

    Pelantikan Yudo Margono dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 91/TNI Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Desember 2022.

    “Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

    “Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan penuh dengan rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit,” lanjut Presiden.

    Serta ketua umum lembaga investigasi negara M. Yusuf S.H mengucapkan selamat atas pelantikan menjadi panglima TNI periode 2022.

    Yudo Margono lahir di Madiun, 26 November 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1988. Sebelum dilantik sebagai Panglima TNI, yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).

    Memberikan keterangan selepas acara pelantikan, Yudo mengatakan bahwa dirinya akan segera menjalankan sejumlah tugas yang telah diamanatkan Presiden Jokowi kepada dirinya.

    “Tugas pertama menjaga kedaulatan, menjaga persatuan kesatuan, menjaga mempertahankan citra TNI yang menjadi kepercayaan masyarakat. Tentunya itu akan menjadi prioritas saya,” ucap Yudo.

    Turut mendampingi Presiden dalam pelantikan tersebut adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sedangkan hadir sebagai saksi yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

    Selain itu, turut hadir pula Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua BPK Isma Yatun, Ketua MA M. Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, dan Panglima TNI sebelumnya Jenderal TNI Andika Perkasa.

    Jakarta, 19 Desember 2022
    Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

    Website: https://www.presidenri.go.id
    YouTube: Sekretariat Presiden

  • Media lin-ri.com,mengucapkan aniversary Polda metro jaya ke 73 selamat dan sukses

    Media lin-ri.com,mengucapkan aniversary Polda metro jaya ke 73 selamat dan sukses

    Jakarta, Polda Metro Jaya genap berusia 73 tahun pada hari ini, 6 Desember 2022, Kapolda Metro Jaya dijabat oleh Irjen. Pol. DR. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si. kami keluarga besar lin-ri.com mengucapkan selamat HUT POLDA METRO JAYA yang ke-73 ” Jaya Dharma Sevaka, Jaya Polda Metro Jaya.

    www.lin-ri.com

    Di usia yang bisa dibilang tidak muda lagi ini, Polda Metro Jaya diharapkan bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jakarta. Kapolda berharap semangat institusinya dalam melindungi, mengayomi, dan melayani warga akan terus ada hingga ratusan tahun yang akan datang.

    “Polda Metro Jaya terus melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar Fadil
    Sehingga, menurutnya agar Polda Metro Jaya kedepannya semakin menunjukan eksistensi dalam menjalankan tugas dengan lebih baik serta memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.

    “Jangan pernah lelah dan gundah untuk melayani, mengayomi dan melindungi, terus berbakti kepada negeri. Dirgahayu Kepolisian Polda Metro Jaya, Jaya Dharma Sevaka, Jaya Polda Metro Jaya. Salam Presisi,” tutup Fadil.

    Redaksi
    Dani silalahi

  • Wartawan Media Online Dilaporkan Kepolisi Gara Gara Liput Demo Warga Tolak Masuknya Galian C di Desa Sawoo Mojokerto.

    Wartawan Media Online Dilaporkan Kepolisi Gara Gara Liput Demo Warga Tolak Masuknya Galian C di Desa Sawoo Mojokerto.

    Mojokerto.

    Seorang jurnalistik dari Media Seputarindonesia.co.id bernama Harianto dilaporkan ke Polres Kabupaten Mojokerto oleh Khoirul Anwar, yang diduga pengusaha tambang galian C dengan sangkaan pasal 310 dan 318 KUHP, Harianto dilaporkan karena meliput aktifitas demo penolakan tambang galian c yang dilakukan warga Dusun Sawoan Desa Sawoo Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto pada tanggal 20 oktober 2022.

    Saat kami mintai keterangan seusai pemeriksaan,Harianto melalui kuasa hukumnya Samsul, SH mengatakan,” pihak kepolisian memanggil klien kami untuk dimintai keterangan terkait adanya laporan melakukan provokasi dan pencemaran nama baik pengusaha tambang, provokasi yang dimaksud yaitu menghasut warga Desa Sawoo untuk melakukan demo penolakan aktifitas galian c, ada 12 pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik ke klien kami” ungkap Samsul SH.,kepada Wartawan Senin (14/11/2022)

    Lebih lanjut Samsul, SH yang merupakan pendiri LBH PRN menjelaskan, “pihak kepolisian memeriksa klien kami bukan sebagai jurnalis tapi sebagai provokator warga, meskipun diketahui bahwa klien kami bukan warga setempat dan bukan kapasitas beliau untuk melakukan provokasi, klien kami hadir dibalaidesa Sawoo murni sebagai seorang jurnalistik, dan sudah pernah merilis berita demo sebelumnya, jadi kami merasa pihak penyidik ini memaksakan pasal yang disangkangkan” tuturnya beliau.

    Sedangkan menurut Harianto, “pemeriksaan terhadap saya adalah kriminalisasi terhadap jurnalistik, ini adalah kemunduran Demokrasi di Kabupaten Mojokerto, demo Warga Desa Sawo mengenai penolakan aktifitas tambang galian c sudah pernah saya rilis, waktu mediasi dibalaidesa antara warga dan pihak pengusaha tambang, saya hanya berada di luar balaidesa, dan bukan kapasitas saya untuk melakukan provokasi ataupun orasi seperti yang dituduhkan” terangnya.

    Tugas jurnalistik telah dilindungi oleh undang undang pers no 40 tahun 1999, dan diperkuat dengan adanya perjanjian kerja sama (PKS) antara dewan pers dan polri, bahwa tidak bisa serta merta seorang jurnalistik dilaporkan terkait produk jurnalistiknya, regulasi yang digunakan harus melalui dewan pers.

    Seperti diberitakan media ini sebelumnya, gelombang penolakan warga desa sawoo atas aktifitas tambang galian c terus bergejolak, pihak penambang mengklaim telah mengantongi ijin penambangan, meskipun ijin tersebut belum pernah diperlihatkan ke masyarakat Desa Sawoo. (Dian)

  • Polri Datangkan Langsung KompolnasPantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan

    Polri Datangkan Langsung KompolnasPantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan

    SURABAYA ~ Polri mendatangkan lansung Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk mengawasi kinerja tim investigasi bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

    Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, Kompolnas didatangkan supaya kinerja tim investigasi dilakukan secara transparan.

    Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyampaikan, pihaknya sebetulnya sudah mendapatkan laporan resmi dari tim investigasi terkait pengusutan tragedi ini. Namun, Kompolnas juga ingin mengecek langsung ke lapangan.

    “Kompolnas ingin melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Laporan resmi sudah diterima tapi kami ingin dialog dengan korban dan penonton. Kami juga bertemu dengan wartawan yang saat itu meliput. Kami juga bertemu para supporter,” ujar Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto, Senin, 3 Oktober 2022.

    Kompolnas ingin mengetahui secara detail penyelenggaraan mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Adapun tim investigasi Polri sejauh ini masih bekerja keras untuk melakukan penyelidikan.

    “Albertus mengatakan, Kompolnas sesuai perintah Ketua Kompolnas Mahfud MD, melakukan pengawasan terhadap kerja tim investigasi yang dibentuk Kapolri. Tim investigasi kini sedang bekerja keras untuk mengusut kasus ini. Tupoksi Kompolnas adalah melihat secara detail penyelenggaraan acara mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi,” ujarnya.

    Dia menyampaikan bahwa investigasi bukan sekedar mencari siapa yang salah dalam tragedi ini, melainkan menganalisa fakta yang ditemukan sebagai bahan pembelajaran untuk dunia sepak bola Indonesia ke depan.

    “Nah masalah soal keamanan, soal penyelenggaraan, soal penggunaan peralatan mengurai massa dinilai sah atau tidak, biarkan penyidik yang memutuskan. Kompolnas kan memantau,” ujar Albertus.

    Dia menegaskan bahwa hasil pengawasan yang dilakukan akan disampaikan secara transparan. Kompolnas tidak akan menutup-nutupi fakta yang ada.

    “Tidak usah khawatir ada yang ditutup-tutupi kami Kompolnas terbuka saja. Kita akan tanya secara detail ke semua petugas. Kita lihat secara seksama dan nanti hasilnya harus menjadi pembelajaran penting untuk kita semua,” pungkasnya. (redaksi)

  • Turut Duka Cita Tragedi Kanjuruhan, Polda Sulteng Gelar Shalat Ghoib dan Doa Bersama

    Turut Duka Cita Tragedi Kanjuruhan, Polda Sulteng Gelar Shalat Ghoib dan Doa Bersama

    PALU ~ Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur paska pertandingan sepakbola BRI Liga 1 antara Arema FC Versus Persebaya Surabaya, berakibat 125 supporter dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

    Tragedi tersebut sontak menjadi perhatian publik baik didalam maupun luar negeri dan menjadi duka didunia olah raga khususnya Sepak Bola di Tanah Air.

    Sebagai bentuk solidaritas, rasa prihatin dan turut merasakan duka cita yang mendalam atas tragedi tersebut, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi memerintahkan seluruh jajarannya untuk menggelar salat Ghoib dan doa bersama,

    Salat Ghoib dan Doa bersama digelar di Masjid Ar Rahman Polda Sulteng turut dihadiri Kapolda Sulteng bersama pejabat utama, seluruh anggota dan masyarakat sekitar masjid Ar Rahman, Senin (3/10/2022).

    “Mulai hari ini sampai dengan tujuh hari kedepan, Bapak Kapolda Sulteng memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan salat Ghoib dan Doa bersama,” terang Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto

    “Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas, rasa prihatin dan turut merasakan duka cita mendalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022),” ungkapnya

    Kita doakan semoga korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik disisiNYA dan diampuni segala dosanya. Terhadap korban luka kita doakan segera diberikan kesembuhan, dan kepada keluarga yang berduka semoga diberikan kekuatan, Aamiin, pungkas Didik. ( Redaksi)

  • Update Terakhir DVI Polri: Korban Meninggal Peristiwa Kanjuruhan 125 Orang

    Update Terakhir DVI Polri: Korban Meninggal Peristiwa Kanjuruhan 125 Orang

    JAKARTA – Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan memutakhirkan data terbaru soal korban meninggal dunia dari peristiwa di stadion Kanjuruhan.

    Menurut Nyoman Eddy, saat ini stelah diperbaharui atau di update, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian itu sebanyak 125 orang.

    “Update data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 setelah ditelusuri di RS terkait menjadi meninggal dunia 125 orang,” kata Nyoman Eddy kepada awak media, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

    Ia mengungkapkan, terjadinya selisih angka korban meninggal dunia sebelumnya lantaran adanya kesalahan pencatatan di rumah sakit yang menangani para korban.

    Nyoman Eddy menuturkan, dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, 125 telah teridentifikasi seluruhnya (100 %).

    “Jumlah korban luka sebanyak 323 orang,” ujarnya.

    Diketahui, peristiwa itu terjadi usai pertandingan antara klub Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 – 3.

    Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.
    Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

    Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa. (Redaksi)

  • AKP Supardi Kapolsek Karanganyar Bersama Bhabinkamtibmas Pimpin Upacara Kenaikan Bendera Serentak

    AKP Supardi Kapolsek Karanganyar Bersama Bhabinkamtibmas Pimpin Upacara Kenaikan Bendera Serentak

    NGAWI – Dalam upaya membantu pemerintah mewujudkan generasi muda yang cinta tanah air dan berwawasan Pancasila, jauh dari penyalahgunaan narkoba serta berakhlak mulia, Polsek Karanganyar Polres Ngawi bersinergi dengan Kepala Sekolah dan Guru untuk melaksanakan giat upacara bendera serentak di sekolahnya masing-masing.

    Dalam kegiatan upacara kenaikan bendera serentak tersebut, Kapolsek Karanganyar Polres Ngawi AKP Supardi bertindak selaku pembina upacara di SMK Negeri 1 Karanganyar, sedang Babhinkamtibmas yang berada di 7 desa di Kecamatan Karanganyar menjadi pembina upacara di sekolah sekolah di wilayah binaannya masing-masing.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Karanganyar Polres Ngawi AKP Supardi usai melaksanakan kegiatan upacara bendera serentak yang dilaksanakan oleh seluruh sekolah tingkat SD, SMP dan SMA sederajat yang berada di wilayah Kecamatan Karanganyar.

    Dalam kesempatan tersebut AKP Supardi menyampaikan amanah Kapolres Ngawi Polda Jatim AKBP Dwiasi Wiyatputera tentang Wawasan Kebangsaan, Penyalahgunaan Narkoba, Kenakalan Remaja dan Tertib Lalu Lintas di SMKN 1 Karanganyar, Senin (12/9/22).

    Menurut AKP Supardi, dalam menghadapi perubahan perkembangan zaman yang selalu dinamis, perlu diwujudkan generasi muda yang kreatif dan berinovasi serta antusias dalam menghadapi globalisasi perubahan.

    “Maka, untuk mencetak generasi muda yang cinta tanah air dan berwawasan Pancasila jauh dari penyalahgunaan narkoba serta berakhlak mulia, para pelajar harus dibekali dengan landasan Iman, Kemauan dan Pengetahuan dalam menempuh pendidikan,” ujar AKP Supardi.

    Lebih lanjut, AKP Supardi mengatakan, selain dibekali dengan landasan iman, kemauan dan pengetahuan para pelajar itu sendiri juga harus peka terhadap situasi di lingkungan yang tentu memiliki banyak pengaruh, baik itu pengaruh positif maupun negatif agar menjadi generasi muda yang Berakhlak Mulia, Rajin dan Pintar.

    “Untuk itu, sangat diperlukan jalinan kerukunan dan persatuan antar para pendidik dengan pelajar, karena setiap individu bisa berpengaruh terhadap perkembangan hidup dan masa depan pelajar, maka dari itu, jalin kerukunan dan persatuan antar pendidik dan pelajar di tengah-tengah keberagaman sebagai wujud implementasi dari Bhineka Tunggal Ika,” tegas AKP Supardi.

    Perlu diketahui, dalam kegiatan tersebut, para Bhabinkamtibmas Polsek Karanganyar Polres Ngawi menjadi pembina upacara di wilayah binaannya masing-masing, antara lain Bripka Andik Setyawan di SMPN 2 Karanganyar, Bripka Samsul Ma’rif di SMPN 4 Karanganyar, Bripka Abi Aryanto di SDN 7 Pandean, Briptu Bryan di SDN 1 Bangunrejo, Briptu Yuda Fadilah di SDN 1 Sekarjati dan Bripka Hudi setyawan di SDN 1 Mengger.( har)

  • Sambut HUT Ke-77 TNI Angkatan Laut Koarmada III adakan Fun Run 7.7 KM

    Sambut HUT Ke-77 TNI Angkatan Laut Koarmada III adakan Fun Run 7.7 KM

    Sorong Papua Barat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-77 TNI Angkatan Laut, Komando Armada (Koarmada) III menyelenggarakan lomba Fun Run 7.7 Km yang dilaksanakan didalam Kesatrian di Mako Koarmada III Katapop Sorong Papua Barat, dimana kegiatan tersebut digelar secara serentak oleh seluruh jajaran TNI Angkatan Laut yang dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dari Jakarta. Minggu (11/09/22).

    Selain itu bertempat di depan Lobby Mako Koarmada III, Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M., M.H. yang mewakili Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.(Opsla). memimpin dan melepas peserta Fun Run dengan tanda pengibaran bendera start, selanjutnya peserta Fun Run berlari saling mendahului untuk menjadi pemenang.

    Pada bagian lain, pada rangkaian kegiatan tersebut, diawali dengan registrasi seluruh peserta, pengecekan kesehatan dan pemanasan sebelum pelaksanaan, pelaksanaan lari, penyerahan hadiah dan piagam, dan pelaksanaan vicon serta pemberian doorprize.

    Adapun jumlah peserta Fun Run yang dilaksanakan oleh Koarmada III berjumlah 1.139 orang terdiri dari personel TNI , POLRI , Instansi pemerintah daerah dan umum.

    Sementara itu hasil pelaksanan Fun Run, pada Kelas Putera, sebagai Juara Pertama adalah Serda Mar Choirul Hafid/ Pasmar 3 dengan waktu : 26 mnt 11 dtk, Juara Kedua Orada Risman / Yonif Raider 762 dengan waktu : 26 mnt 56 dttk, dan Juara Ketiga adalah Serda Syahru Ramadhan/ Yon Ziour dengan Waktu : 27 mnt 24 dtk.

    Sedangkan Juara Pertama Kelas Puteri adalah Adelce Handibi/ Politeknik Kelautan dan Perikanan dengan Waktu : 42 mnt 38 dtk, urutan Juara Kedua dengan Waktu : 43 mnt 07 dtk adalah Serda Adista/ Koarmada III dan urutan Juara Ketiga adalah Nurjanah Anakonta dari Politeknik Kelautan dan Perikanan dengan waktu : 43 mnt 10 dtk.

    Pada lomba Fun Run tersebut hadir, Komandan Lantamal XIV Sorong, Laksma TNI Imam Musani, S.E., M.Si., M.Tr.(Opsla)., Komandan Pasmar III Brigjend TNI Y. Rudi Sulistyanto, Pejabat Utama Koarmada III, Dankolak Pasmar 3, Kasatpolairud Sorong, Wadanyon Zipur dan Ketua Daerah Jalasenastri Armada III Ny. Yuanita Irvansyah beserta Pengurus Daerah Jalasenastri Armada III.

    (Tim/Red/Dispen Koarmada III)

  • Anugerah MTQ Polri, Kapolri Berharap Terbentuknya SDM Unggul Berakhlak yang Diharapkan Masyarakat

    Anugerah MTQ Polri, Kapolri Berharap Terbentuknya SDM Unggul Berakhlak yang Diharapkan Masyarakat

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penganugerahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) anggota Polri di Auditorium STIK-PTIK, Kamis (18/82022). Kapolri menyebut sekitar 796 personel Polri dari 34 Polda mengikuti acara yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77.

    Dalam sambutannya, Sigit menyatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan terbentuk anggota Polri yang memiliki karakter akhlak dan bisa mewujudkan harapan menjadi anggota Polri yang presisi dan bisa dekat dengan masyarakat.

    “Harapan kita dengan acara ini tentunya akan terbentuk dan terpilih khususnya kader-kader SDM unggul yang memiliki karakter akhlak, yang tentunya kita harapkan bisa mewujudkan harapan kita menjadi Polri yang Presisi dan bisa dekat dengan masyarakat,” kata Sigit.

    BACA JUGA :

    Ribuan Jama’ah Dan Syekher Mania Hadiri Acara ANSOR Kabupaten Mojokerto Bersholawat, Dalam Tasyakuran HUT RI Ke 77

    Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengatakan, dengan terselenggaranya penganugerahan MTQ yang diikuti anggota Polri ini muncul anggota yang dalam pelaksanaan tugasanya, dapat bersama-sama dan bersinergi dengan ulama menjaga persatuan dan kesatuan.

    “Jadi harapannya antara umara dan ulama dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Sigit.

    Apalagi, lanjut Sigit, ke depan tantangan bangsa semakin berat dan Indonesia sudah mulai memasuki tahun politik. Untuk itu, dalam situasi tersebut persatuan dan kesatuan menjadi hal yang utama.

    “Tentunya dengan kegiatan ini kita harapkan personel Polri khususnya beragama muslim bisa melaksanakan profesinya menjadi anggota Polri tidak hanya sekedar profesi, tapi jalan untuk mengabdi dan tentunya jalan untuk mengamalkan ibadah sebagaimana keyakinan anggota,” tutur Sigit.

    Selain manfaat untuk individu anggota Polri, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, diharapkan anggota bisa meningkatkan kinerja untuk nama baik institusi Polri.

    “Harapan kita ke depan apa yang kita laksanakan bisa terus meningkatkan kinerja personel Polri baik secara institusi maupun individu. Terima kasih kepada seluruh pihak sehingga puncak lomba MTQ berjalan dengan baik,” tutup Sigit. (redaksi)