Raga boleh sirna, namun semangat juang bela negara itu tetap berkobar, seperti anak panah yang melesat teguh menuju sasaran

0
40

​Mengenang sosok Letjen TNI Mar (Purn) Suharto, Dankormar ke-12 (1996–1999). Beliau adalah sang peredam badai di tengah gejolak reformasi ibu pertiwi.

​Dalam satu kesempatan silaturahmi di kediaman beliau di Kelapa Gading, sebuah pesan mendalam terpatri di ingatan saya:
“Ingat, alutsista paling ampuh bagi kita adalah rakyat. Itulah alasan mengapa sistem pertahanan kita adalah SISHANKAMRATA. TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan tidak boleh TNI sekali-kali meninggalkan rakyat.”

​Beliau bukan sekadar prajurit; beliau adalah seorang patriot yang memegang teguh prinsip kedaulatan bangsa, termasuk pandangan beliau mengenai pentingnya kembali pada UUD 1945 naskah asli melalui Dekrit Presiden, demi menjaga marwah cita-cita pendiri bangsa.
​Kini, raga beliau telah berpulang ke haribaan-Nya. Insya Allah, beliau tenang dan bahagia di sisi Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin.

​Selamat jalan, Jenderal. Teladanmu tetap abadi dalam sanubari kami.

​Dr. Datep Purwa Saputra.
Pangkomenwa Indonesia.
​#LanjutkanPerjuanganPahlawanBangsa
#IndonesiaEmas2045
#TNIbersamaRakyat
#Merdeka

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini