April 18, 2024

Kebumen – Upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalitas latihan kepada personel Polres Kebumen terus dilakukan. Pagi ini para personel Sat Samapta Polres Kebumen menggelar latihan beladiri tongkat Polri, Rabu 21 Desember 2022.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, latihan dilakukan agar semakin menguasai teknik gerakan beladiri dalam menjaga situasi Kamtibmas.

“Ada beberapa teknik gerakan yang sangat perlu dilatihkan secara berkala. Melalui latihan yang dilakukan pagi ini diharapkan para personel Sat Samapta akan semakin menguasai teknik beladiri menggunakan tongkat Polri,” jelas Aiptu Catur.

Para personel Sat Samapta diajarkan oleh para senior yang lebih menguasai gerakan dan teknik beladiri tongkat Polri.

Teknik beladiri tongkat ini lebih difokuskan pada cara penggunaan tongkat T yang benar, sesuai dengan fungsi dasar tongkat tersebut, sebagai pertahanan maupun untuk melakukan penyerangan kepada musuh.

“Fungsi tongkat ini sebenarnya bukan hanya untuk menghalau, namun tongkat bisa juga untuk menjaga diri serta untuk bertahan, jadi sifatnya mencegah terjadinya insiden yang lebih parah,” katanya.

Tongkat T atau tongkat Polri, juga dikenal dengan nama Tonfa. Tongkat ini berasal dari Okinawa Jepang. Alat ini sering kita lihat menggantung di pinggang para personel Polri ataupun Satuan Pengamanan saat bertugas.

Saat latihan, dengan memegang handle, selanjutnya bagian ujung yang panjang dari tangkainya diletakkan di balik lengan bagian bawah, pemakaian tongkat T dapat memperkuat lengannya. Pada posisi ini dapat melakukan gerakan tangkisan atau pukulan yang lebih keras.

Salah satu teknik pukulan yakni dengan mengendorkan genggaman pada handle dan mengayunkan ujung panjang dari tangkai tongkat dengan lintasan melengkung, untuk memukul sasaran pada jarak menengah atau jarak pendek jika dibalik.

“Dari beladiri yang dilatihkan banyak sekali jenis pukulan yang dapat dikombinasikan dengan tongkat T. Ini akan membantu personel saat bertugas terutama saat menghadapi situasi tertentu,” lanjutnya.

Teknik beladiri Polri menggunakan tongkat T banyak mengambil dari gerakan seni beladiri Jiu-Jitsu asal negeri sakura Jepang.

Materi beladiri tongkat Polri sudah diterima personel Polri sejak mulai pendidikan di lemdik dengan jam pelajaran cukup banyak. Materi ini juga menjadi salah satu prioritas yang diajarkan kepada personel Polres selain materi-materi yang bersifat teori.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *