Penulis: lembagainvestigasinegarari

  • Satgas Polri Sudah Tangkap 7.566 Tersangka Kasus Narkoba

    Satgas Polri Sudah Tangkap 7.566 Tersangka Kasus Narkoba

    Jakarta – Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba merilis telah menangkap 3.410 tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.

    Kasatgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan, jumlah tersebut merupakan hasil penangkapan dari 18 Oktober hingga 14 November.

    “Menangkap 3.410 tersangka, dimana 2.779 diantaranya sedang proses penyidikan dan 631 tersangka lainnya direhabilitasi,” kata Asep, Jumat, 17 November 2023.

    Selain itu, Satgas juga telah menerbitkan 2.291 laporan polisi. Dari penangkapan itu setidaknya telah menyelamatkan 2.510.127 jiwa.

    Asep menjelaskan, dari pengungkapan itu, pihaknya menyita 291,16 kilogram narkotika jenis sabu. Lalu, 166,232 ribu pil ekstasi.

    Ganja sebanyak 381,3 kilogram. Tembakau gorila sebanyak sembilan kilogram. Ketamin 20 kilogram. Obat keras 657.966 ribu

    Menurut Asep, apabila dijumlahkan total pengungkapan narkoba dari awal satgas dibentuk 21 September 2023 sampai 17 November 2023 sebanyak 7.566 tersangka.

    “Dimana 6.280 orang diantaranya sedang dalam proses penyidikan dan 1.286 orang terssngka lainnya direhabilitasi,” tutup Asep.
    Red”

  • Polri Naikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi ke-13 Pati

    Polri Naikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi ke-13 Pati

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar upacara korps raport atau kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terhadap 13 Perwira Tinggi (Pati) Polri.

    Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi itu sebagaimana dengan tertuang dalam surat telegram nomor: STR/1252XI/KEP./2023 per tanggal 15 November 2023 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.

    “Iya benar, ada kenaikan pangkat ke dan dalam golongan pati,” kata Dedi saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Jumat, 17 November 2023.

    Adapun ke-13 Pati Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi yakni;

    1. Hery Heryawan menjadi Irjen Pol untuk jabatan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri

    2. Azis Saputra menjadi Brigjen Polri sebagai Direktur Penyidikan Obat dan Makanan BPOM RI

    3. Raden Rudy Marfianto menjadi Brigjen Polri sebagai Kepala BNN Maluku

    4. Anak Agung Made Sudana menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua Barat

    5. Norman Widjajadi menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Papua

    6. Dicky Kusumawardhana menjadi Brigjen sebagai Inspektur II Ittama BNN

    7. Marzuki Ali Basyah menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Gorontalo

    8. Jemmy G. Paulus Suatan menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Barat

    9. Tri Julianto Djatiutomo menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku

    10. Deni Dharmapala menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Maluku Utara

    11. Alexander Sabar menjadi Brigjen Pol sebagai Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN

    12. Joko Setiono menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Kalimantan Tengah

    13. Christ Reinhard Pusung menjadi Brigjen Pol sebagai Kepala BNN Sulawesi Tenggara.

    Red”

  • Polres Tanggamus Tempatkan 17 Personel Berseragam Setiap Hari di Wilayah Barat

    Polres Tanggamus Tempatkan 17 Personel Berseragam Setiap Hari di Wilayah Barat

    Tanggamus – Dalam rangka terus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya, Polres Tanggamus mengambil langkah proaktif dengan menempatkan 17 personel berseragam setiap hari di wilayah barat.

    Keputusan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan Kamtibmas di area tersebut terlebih dalam meningkatkan rangkaian pengamanan Pemilu 2024 yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

    Menurut Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu M. Yusuf, S.H., bahwa personel yang ditempatkan di wilayah barat yang bertugas secara rutin untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar. Mereka melakukan patroli aktif, memantau aktivitas di sekitar wilayah, dan merespons potensi kerawanan keamanan.

    “Langkah ini diambil guna memberikan perlindungan maksimal kepada warga dan mencegah potensi terjadinya tindak kriminal di jalan lintas barat tanggamus,” kata Iptu M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K., Jumat 17 Nopember 2023.

    Iptu M. Yusuf menjelaskan, dengan menempatkan personel setiap hari di wilayah barat yang berpusat apel setiap harinya di pos polisi siring betik, pihaknya berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram bagi masyarakat.

    Langkah ini sejalan dengan komitmen Polres Tanggamus untuk menjaga kestabilan keamanan di wilayah ini demi kesejahteraan bersama dan dalam kegiatan itu personel juga dipimpin sejumlah perwira handal sebagai penanggung jawab.

    “Cara bertindak personel dengan melaksanakan patroli pada jam-jam rawan gangguan Kamtibmas dan malam hari,” jelasnya.

    Sebagai bukti dukungan masyarakat atas terciptanya Tanggamus yang aman, Kasi Humas meminta kepada masyarakat agar aktif berkolaborasi dengan pihak kepolisian dengan memberikan informasi terkait kejadian atau aktivitas mencurigakan.

    Selain itu, agar tidak menjadi pelaku pidana juga mencegah tidak menjadi korban dengan meningkatkan kewaspadaan diri, tidak menggunakan barang-barang mencolok saat berkendara.

    “Dengan kerjasama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif,” harapnya.

    Kasi Humas menegaskan, Polres Tanggamus akan terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan penegakan hukum guna menjaga ketertiban dan keamanan wilayah ini.

    Untuk mencapai itu, tim siaga polisi berseragam juga intens berkolarobasi dengan tim patroli Tekab 308 Polres Tangggamus yang siap menindak para pelaku kejahatan.

    “Semua pihak diharapkan dapat bersinergi demi menciptakan lingkungan yang aman, sebab keamaan merupakan tolak ukur situasi yang damai, dan nyaman untuk semua,” tandasnya. (*)

  • Bakamla RI Gelar Latihan Bersama KKPH Tahun 2023 di Batam

    Bakamla RI Gelar Latihan Bersama KKPH Tahun 2023 di Batam

    Batam – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (Latma KKPH) di Laut Tahun 2023 bersama Instansi Tekait dan Instansi Teknis di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis (16/11/2023).

    Latihan yang diadakan selama 4 hari ini, berlangsung hingga tanggal 17 November 2023 di wilayah Zona Bakamla Barat. Latihan terdiri dari pembekalan di kelas, serta latihan basah manuver kapal di Pelabuhan Batu Ampar. Latihan ini menghadirkan 5 unsur patroli dari Bakamla RI, Polair, KPLP, Ditjen Bea Cukai, dan PSDKP, serta 1 unsur kapal target. Total personel yang terlibat dalam Latma KKPH 2023 ini mencapai 280 orang.

    Tujuan dilaksanakannya latihan bersama ini untuk meningkatan sinergitas pihak pengaman laut secara optimal dalam pelaksanaan operasi bersama. Selain itu juga dimaksudkan untuk memperdalam materi serta mengasah kemampuan praktek personel tentang penanganan tindak pelanggaran keamanan di laut.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan kilas balik singkat mengenai pelaksanaan Latihan Bersama yang telah dilakukan, pemaparan dari narasumber terkait IUU Fishing, Tindak Pidana Perdagangan/Penyelundupan Orang (TPPO), perlindungan lingkungan maritim, pencarian dan pertolongan, dilanjutkan dengan pemaparan rencana latihan bersama berupa Tactical Floor Game (TFG), serta latihan manuver lapangan.

    Materi yang diberikan cukup beragam, mencakup proses pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan dengan benar dan aman. Mekanisme koordinasi dan komunikasi dalam Operasi Bersama, simulasi proses penyelesaian berbagai bentuk tindak pidana di laut, keterpaduan dalam pola pikir dan pola tindak para peserta dalam pelaksanaan Operasi Bersama, juga turut diajarkan. Lebih lanjut, diskusi dan pemecahan masalah tentang isu keamanan laut yang berkembang saat ini juga turut dibahas.

    Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

  • Berbicara Radikalisme dan Intoleransi, Satgas Madago Raya hadirkan Dua Mantan Napiter Kasus Bom Bali

    Berbicara Radikalisme dan Intoleransi, Satgas Madago Raya hadirkan Dua Mantan Napiter Kasus Bom Bali

    PALU, Polda Sulawesi Tengah melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya mengundang dua mantan narapidana teroris (napiter) kasus bom Bali, Ali Fauzi dan Hisyam bin Alisein alias Umar Patek.

    Mereka dihadirkan untuk mengisi Tabligh Akbar “Dengan merajut persaudaraan dan kebersamaan Kita wujudkan Provinsi Sulteng yang Aman dan Damai” di di Pondok Pesantren Al-Izzah As’adiyah Tolai Kec. Torue Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (16/11/2023) sore.

    Turut memberikan materi tokoh agama terkemuka di Sulawesi Tengah yang juga Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Profesor. Dr. Zainal Abidin, M.Ag. Tabligh Akbar dibuka Kombes Polisi Deny Jatmiko, SIK selaku Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya 2023.

    Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho dalam sambutannya dibacakan Kaops Madago Raya mengatakan, Tabligh Akbar ini untuk merekatkan kehidupan beragama yang menjunjung tinggi moderasi dan toleransi antar umat beragama di Provinsi Sulteng khususnya Wilayah Operasi Madago Raya Kab. Parimo, Kab. Poso, Kab. Sigi dan Kab. Touna.

    Untuk membahas moderasi dan toleransi antar umat agama, tema yang kami angkat dalam Tabligh Akbar ini adalah “Dengan merajut persaudaraan dan kebersamaan Kita wujudkan Provinsi Sulteng yang Aman dan Damai”, jelasnya

    Masih kata Kombes Pol. Deny Jatmiko, hal itu dimaksudkan untuk membangun komitmen bersama seluruh Ummat untuk menolak segala bentuk tindakan radikalisme dan Intoleransi yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan antar umat beragama

    “Selain itu kegiatan ini untuk memberikan pemahaman tentang nilai Khebinnekaan yang sangat memberikan kebermanfaatan antar sesama Anak Bangsa demi tercapainya nilai Luhur Bangsa Indonesia” terang Kombes Deni Jatmiko yang juga Dirbinmas Polda Sulteng.

    Terima kasih kepada narasumber yang sudah hadir Profesor Dr. Zainal Abidin, M. Ag, Ustad Dr. Ali Fauzi dan Ustad Hisyam bin Alisein atau yang biasa dikenal dengan Umar Patek, ujarnya

    diharapkan melalui kegiatan ini dapat meminimalisir dan atau menghilangkan terjadinya konflik antar agama, dan menjadi harapan dalam upaya-upaya memperbaiki dan menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat Indonesia yang heterogen, pungkasnya

    Red”

  • Terima Penghargaan PBB, Briptu Renita Rismayanti: Terima Kasih Pak Kapolri

    Terima Penghargaan PBB, Briptu Renita Rismayanti: Terima Kasih Pak Kapolri

    Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah memberikan penghargaan kepada Briptu Renita Rismayanti pada Kamis (16/11/23) dalam ajang Pekan Polisi PBB tahunan di Markas Besar PBB New York. Acara itu sendiri diselenggarakan sejak 13 hingga 17 November 2023.

    Dalam misi perdamaian dunia tersebut, Briptu Renita Rismayanti menjabat sebagai Petugas Database Kejahatan dengan Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA). Ia menjalankan tugas membantu mengkonseptualisasikan dan mengembangkan basis data kriminal yang memungkinkan Polisi PBB untuk memetakan dan menganalisis hotspot kejahatan dan kekacauan yang, pada gilirannya, membantu pasukan keamanan negara untuk merencanakan operasi mereka dengan lebih baik dalam mendukung penduduk setempat.

    “Dia berfungsi sebagai contoh yang bagus tentang bagaimana partisipasi dan kepemimpinan perempuan dalam pemeliharaan perdamaian meningkatkan efektivitas pekerjaan perlindungan dan pembangunan perdamaian kita untuk lebih memenuhi tantangan hari ini dan besok,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal untuk Operasi Perdamaian Jean-Pierre Lacroix dalam keterangan tertulis, Jumat (17/11/23).

    Penasihat Polisi PBB Faisal Shahkar menegaskan, masa depan kepolisian PBB kini semakin terbantukan atas kerja Briptu Renita. Ia membuktikan, tak hanya laki-laki, tapi polisi perempuan juga dapat menjebol gagasan baru berbasis teknologi.

    “Dia dan rekan-rekannya membantu membangun kepercayaan dan kepercayaan antara otoritas lokal dan komunitas, yang membuat pekerjaan Polisi Perserikatan Bangsa-Bangsa lebih efektif dan orang-orang lebih aman,” ujarnya.

    Meski menjadi Petugas Polisi Wanita PBB termuda tahun ini, ia membuktikan bahwa kemampuannya sungguh luar biasa. Ia memulai karirnya dengan Polri Indonesia sebagai petugas informasi publik pada 2014 dan bekerja di bidang pelatihan, administrasi, dan logistik.

    Briptu Renita Rismayanti usai mendapatkan penghargaan mengatakan, ia merasa beruntung dapat menggunakan keterampilan teknologinya untuk meningkatkan keamanan bagi orang-orang di seluruh Republik Afrika Tengah.

    “Saya berharap visibilitas yang datang dari memenangkan penghargaan ini akan memperkuat di antara perempuan dan anak perempuan bahwa semua bidang keahlian dalam kepolisian terbuka untuk kita,” ungkap perempuan berusia 27 tahun itu.

    Briptu Renita berharap, penghargaan ini bisa menjadikan motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan diri lebih baik lagi demi memajukan Polri. Selain itu, ia berharap hal ini bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan Polri lainnya.

    “Award ini tidak akan tercapai tanpa dukungan Kepala Kepolisian RI. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah mendukung saya dalam misi PBB ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kadiv Hubinter Polri atas seluruh dukungan dan bimbingan kepada saya,” ungkapnya.

    Diketahui, Kontingen Garuda Bhayangkara (Garbha) Satgas FPU 5 Minusca yang bertugas di Bangui, Afrika Tengah, diberangkatkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 19 September 2023. Kontingen diikuti 140 personel Polri dengan rincian 116 Polki dan 24 Polwan. Polri telah mengirimkan personel sebanyak 3184 Personel Polri ke MPP PBB.

    Satgas FPU 5 MINUSCA sebelum diberangkatkan ke daerah misi wajib melewati tahapan latihan Pra Penugasan selama 7 Bulan di Pusat Misi Internasional Polri (Serpong) dan juga telah dibekali dengan kemampuan berstandar PBB seperti penanganan huru hara, penanganan Search & Rescue, investigasi, intelijen, negosiasi, kontra teroris, perlindungan VIP, penembak jitu, komunikasi elektronik, mekanik hingga medical combat. Kapolri berharap pelaksanaan misi dapat berjalan optimal serta berkontribusi terhadap perdamaian di wilayah penugasan.

    “Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Luar Negeri, Divhubinter Polri, dan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam mendukung kesiapan kontingen ini,” ujar Jenderal Sigit di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/9/2023).

    Ditambahkan Kadiv Humas, United Nations Woman Police Officer of the Year Award pertama kali dianugerahkan kepada polisi wanita pada Peace keeping Mission Tahun 2011. Pada tahun ini, salah satu srikandi Indonesia dianugerahi penghargaan level internasional tersebut.

    Polwan kelahiran Magelang itu, ujar Kadiv Humas, telah mendedikasikan diri untuk perdamaian dunia melalui penugasan Individual Police Officer di Republik Afrika Tengah atau yang disebut MINUSCA. Selama bertugas di sana, wanita yang akrab dipanggil Nita ini, menduduki jabatan sebagai Crime Database Officer.

    “Berbekal dengan pengalaman berdinas di Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter Polri), Nita menunjukkan performa terbaik hingga diakui oleh United Nations Headquarter (UNHQ) dan dianugerahi penghargaan tersebut,” jelas Kadiv Humas.

    Red”

  • Jaksa Agung RI Menanggapi Terkait Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap 2 Oknum Jaksa di Bondowoso.

    Jaksa Agung RI Menanggapi Terkait Operasi Tangkap Tangan KPK Terhadap 2 Oknum Jaksa di Bondowoso.

    Jakarta-,Tanggapan Jaksa Agung ST.Burhanuddin Terkait Operasi tangkap tangan KPK terhadap 2 Oknum Jaksa di Bondowoso.

    Pertama-tama kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penangkapan 2 (dua) oknum Jaksa yang telah melakukan tindakan tercela yaitu menyalahgunakan kewenangan.

    Dalam hal ini, Jaksa Agung secara tegas menyampaikan kepada jajaran bahwa kegiatan ini sangat baik untuk bersih-bersih internal Kejaksaan. Bahkan dalam setiap kesempatan, Jaksa Agung juga sering menyampaikan kepada masyarakat dan media apabila ditemukan oknum yang masih berbuat penyelewengan dan menceradai masyarakat akan ditindak secara tegas, Ucap Jaksa Agung ST Burhanuddin saat menggelar Siaran Persnya melalui Kapuspenkum Dr.Ketut Sumedana di Kantor KeJaksaan Agung Jl. Sultan Hasanuddin No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,Kamis (16/11/2023).

    Oleh sebab itu, kedua oknum Jaksa yang telah melakukan perbuatan tercela sudah tidak lagi dibutuhkan di Kejaksaan, sehingga penindakan terhadap kedua oknum Jaksa di Bondowoso tersebut memang sudah sepantasnya, tegasnya.

    Tak terkecuali terhadap oknum yang bermain proyek dan perkara, Jaksa Agung tidak segan-segan untuk memproses pidana, sebagaimana yang kami lakukan kepada seorang oknum Kejari Buleleng yang saat ini dalam proses penahanan dan penyidikan oleh Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

    “Tidak mungkin kami bertindak tegas dan keras terhadap pihak luar, bila di internal kami masih ada oknum yang melakukan tindakan yang mencoreng dan mencederai nama baik Institusi. Terhadap oknum tersebut, harus disikat habis karena tidak ada tempat lagi bagi mereka untuk bernaung di Institusi Kejaksaan,”terangnya Jaksa Agung.

    Kejaksaan RI membutuhkan Jaksa-Jaksa yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas Ke depan akan berjalan seleksi alam apabila secara konsisten Kejaksaan melakukan pembenahan.
    Dengan demikian, Insan Adhyaksa terbaik yang berdedikasi, berintegritas dan memiliki komitmen yang akan bertahan di lingkungan Kejaksaan. Hal tersebutlah yang sesuai dengan harapan dan imbauan Jaksa Agung ST Burhanuddin di berbagai kesempatan.

    “Saya tidak membutuhkan Jaksa yang pintar tetapi tidak bermoral. Saya juga tidak butuh Jaksa yang cerdas tapi tidak berintegritas, yang saya butuhkan adalah Jaksa-Jaksa yang pintar dan berintegritas,” imbuhnya Jaksa Agung, mengakhiri. (Red).

  • HUT ke-78 Korps Brimob,  Kapolda dan Wakapolda Sulteng Diangkat Jadi Warga Kehormatan

    HUT ke-78 Korps Brimob, Kapolda dan Wakapolda Sulteng Diangkat Jadi Warga Kehormatan

    Palu – Momen Upacara Peringatan HUT ke-78 Korps Brimob yang berlangsung di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sulteng berlangsung spesial

    Kapolda Sulteng Irjen. Pol. Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H. yang hadir selaku inspektur upacara bersama dengan Wakapolda Sulteng Brigjen. Pol. Soeseno Noerhandoko, S.I.K. mendapat lencana sebagai warga kehormatan Brimob dari Dankor Brimob Polri Komjen. Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han. yang ditandai dengan prosesi pemasangan pin warga kehormatan oleh Dansatbrimob Polda Sulteng.

    Adapun gelar Warga Kehormatan tersebut diberikan karena Kapolda dan Wakapolda Sulteng dinilai berjasa dalam perkembangan dan pembinaan Korps Brimob Polri.

    Kapolda Sulteng yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan ucapan selamat dan harapan terhadap Korps Brimob.

    “Selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dengan penuh rasa bangga saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-78 kepada seluruh keluarga besar Korps Brimob Polri dimanapun berada” kata Kapolda Sulteng, saat membacakan amanat Kapolri, Kamis (16/11/2023).

    Semoga Korps Brimob Polri dapat terus menjadi pasukan elit kebanggaan Polri yang senantiasa mampu memberikan kontribusi dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan bersama, ucap Irjen Agus Nugroho.

    Dalam amanatnya itu Kapolri juga mengutip ucapan pahlawan nasional yang juga Bapak Brimob Polri Komjen. Pol Dr HM Jasin.

    “Kalau kita mengabdi, sejarah tidak bisa dibohongi karena nanti yang akan membuktikan sejarah itu sendiri,” kata Kapolri.

    Peringatan HUT ke-78 Korps Brimob dengan tema ‘Negara Aman Menuju Indonesia Maju’ tersebut dirangkaian dengan peragaan beladiri Eskrima, tari daerah dan peragaan Hipnoterapi ini juga dihadiri Forkompinda Sulteng, Pejabat Utama Polda Sulteng dan para Kapolres Jajaran Polda Sulteng.

    Red”

  • Polda Sulteng Ajak Masyarakat dan Media Awasi Netralitas Polri di Pemilu 2024

    Polda Sulteng Ajak Masyarakat dan Media Awasi Netralitas Polri di Pemilu 2024

    PALU, Netralitas anggota Polri jajaran Polda Sulawesi Tengah dalam pelaksanaan Pemilu 2024 benar-benar menjadi perhatian pucuk pimpinan Polri di Provinsi Seribu Megalith ini.

    Seruan netralitas Polri hampir setiap hari disampaikan dalam pelaksanaan apel pagi disamping adanya penerangan satuan dan Surat Telegram Kapolri dan Kapolda Sulteng yang sudah diteruskan ke seluruh jajaran

    “Masyarakat dan media diajak untuk turut mengawasi anggota Polri jajaran Polda Sulteng dalam pelaksanaan Pemilu 2024,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono dalam siaran pers, Kamis (16/7/2023)

    Masyarakat dan media untuk tidak segan menyampaikan laporan bila melihat dan mengetahui adanya oknum anggota Polri yang tidak netral pada Pemilu 2024, tentunya didukung dengan bukti-bukti yang ada, ujarnya

    “Dipastikan oknum anggota Polri tidak netral dalam Pemilu 2024 akan dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol. Djoko Wienartono.

    Masih kata Djoko, masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan dugaan oknum anggota Polri yang terlibat Politik praktis atau tidak netral pada Pemilu 2024 melalui nomor pengaduan 0812 1010 6700 atau 0818 1886 2516 atau 0812 4596 7258, pungkasnya

    Red”

  • Pimpin Sidang ADMM-Plus ke-10 dan Handover Ceremony Keketuaan ASEAN, Menhan Prabowo: Ada Negara Lain Yang Ingin Ikut Sebagai Mitra

    Pimpin Sidang ADMM-Plus ke-10 dan Handover Ceremony Keketuaan ASEAN, Menhan Prabowo: Ada Negara Lain Yang Ingin Ikut Sebagai Mitra

    Jakarta – Setelah ADMM ke-17, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto membuka dan sekaligus memimpin jalannya sidang pertemuan para Menhan Negara Anggota ASEAN dan Negara Plus ke-10 (The 10th ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus / The 10th ADMM Plus) di Jakarta Convention Center pada hari Kamis (16/11/2023).

    ADMM-Plus adalah platform bagi ASEAN dan delapan Mitra Dialognya untuk memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan demi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan ini. Kedelapan Mitra Dialog ASEAN terdiri dari Australia, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Republik Korea, Rusia, dan Amerika Serikat. Secara kolektif mereka disebut sebagai “Negara Plus”.

    Menhan Prabowo menyebut bahwa ada beberapa negara lain yang sudah menyampaikan keinginan untuk bergabung sebagai mitra dialog ASEAN (ADMM-Plus). “Dan ini sedang dibahas. Karena semua keputusan di forum ini harus diambil secara konsensus. Jadi yang telah ikut sebagai mitra adalah Inggris, Prancis, Uni Eropa. Hal ini akan dibahas terus, karena beberapa negara masih minta penjelasan,” ujar Menhan.

    Terkait hal tersebut Menhan menanggapi bahwa Indonesia mendukung penambahan negara-negara tersebut, karena melihat perkembangan geopolitik dunia.

    “ADMM-Plus telah menjadi platform yang efektif untuk kerja sama praktis di antara instansi pertahanan negara-negara peserta. ADMM-Plus saat ini berfokus pada tujuh bidang kerja sama praktis yaitu, Keamanan Maritim (Maritime Security /MS), Kontra-Terorisme (Counter Terrorism / CT), Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana (Humanitarian Assistance and Disaster Relieve / HADR), Operasi Pemeliharaan Perdamaian (Peace Keeping Operation / PKO), Kedokteran Militer (Military Medicine / MM), Aksi Ranjau Kemanusiaan (Humanitarian Mine Action / HMA) dan Keamanan Siber (Cyber Security / CS),” ujar Menhan.

    Dalam Sidang ADMM-Plus ke-10, dibahas sejumlah isu-isu terkini pada bidang pertahanan dan keamanan. Masing-masing perwakilan negara anggota ASEAN dan Negara Plus menyampaikan pandangan mereka tentang tantangan bidang pertahanan dan keamanan, baik ditingkat regional maupun global.

    Menhan Prabowo juga menyampaikan bahwa hasil sidang dalam ADMM ke-17 telah disepakati untuk mengadopsi beberapa dokumen penting diantaranya, Pedoman Pelaksanaan Status Pengamat yang Diberikan kepada Timor-Leste dalam Pertemuan ADMM, ADMM-Plus dan Pertemuan Terkait, Program Kerja ADMM 2023 – 2026, Konsep Naskah tentang Implementasi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dari Perspektif Pertahanan, Konsep Naskah tentang Harmonisasi Inisiatif dari ADMM dan ADMM-Plus dan Deklarasi Bersama Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN untuk Perdamaian, Kemakmuran dan Keamanan.

    Sementara itu, dalam hasil sidang ADMM-Plus ke-10, diumumkan keketuaan ADMM-Plus Experts’ Working Group (EWG) untuk periode 2024 – 2027. Negara anggota ASEAN dan Negara Plus juga sepakat untuk mengadopsi Pernyataan Bersama ADMM-Plus tentang Wanita, Perdamaian dan Keamanan.

    Di akhir acara, Menhan Prabowo menggelar handover ceremony keketuaan ASEAN pada 2024. Diumumkan bahwa Laos akan menjadi tuan rumah pertemuan Menteri Pertahanan Negara-negara anggota ASEAN dan ADMM-Plus pada tahun depan. (Biro Humas Setjen Kemhan)