Penulis: lembagainvestigasinegarari

  • Kegiatan Forum Humas BUMN Membuat Perpecahan PWI atas UKW Liar

    Kegiatan Forum Humas BUMN Membuat Perpecahan PWI atas UKW Liar

    Forum Humas Badan Usaha Milik Negara (FH BUMN) baru-baru ini membuat kegiatan dengan sepakat menggelontorkan dana Rp 6 Miliar kepada pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Pencairan dana miliaran tersebut ternyata merupakan realisasi kegiatan kerjasama antara Forum Humas BUMN dengan pengurus PWI Pusat.

    Dari Rp 6 Miliar dana yang disiapkan untuk kegiatan UKW ini, ternyata sudah dicairkan sebanyak Rp 4,6 Miliar secara bertahap untuk pelaksanaan UKW. Pelaksanaan UKW yang hanya di 10 provinsi ini dengan nilai Rp 4.6 Miliar memunculkan polemik di antara sesama pengurus PWI pusat.

    Yang membongkar kasus ini ke media untuk pertama kali adalah Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo gara-gara ada dugaan penyerahan cashback sebesar Rp 2,9 Miliar ke oknum pegawai BUMN.

    Sasonggko Tedjo pun, dalam keterangan tertulisnya Sabtu (6/4/2023 ) di Jakarta, secara tegas meminta kepada pengurus PWI pusat agar bantuan yang diberikan untuk UKW gratis di 30 provinsi itu seharusnya disalurkan secara utuh.

    “Tidak ada yang namanya cashback, fee atau potongan apapun, karena bantuan ini langsung perintah Presiden ke Menteri BUMN saat pengurus PWI bertemu dengan Presiden di Istana Negara, 7 November 2023″, kata Sasongko dalam keterangannya. Terkait hal itu, menurut Sasongko, beberapa pengurus PWI yang terlibat dalam permasalahan ini sudah dimintai klarifikasi dalam rapat Dewan Kehormatan.

    Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PWI langsung dijawab oleh Sekretaris Jenderal PWI Sayid Iskandarsyah melalui keterangan tertulis kepada media. Ia membantah telah memberikan keterangan kepada Dewan Kehormatan.

    “Seluruhnya sudah diselesaikan oleh PWI Pusat dan telah dibuat laporan tertulis sesuai dengan isi perjanjian kerjasama antara PWI dengan FH BUMN. Pernyataan bahwa sekitar Rp 2,9 Miliar tidak jelas penggunaannya adalah keliru dan telah melahirkan fitnah. Saya tidak tahu angka itu didapat dari mana. DK harus meralat kesalahan tersebut karena salah,” ungkap Sayid dalam keterangan tertulisnya Minggu (7/4/2024) lalu di Jakarta.

    Menyikapi persoalan ini, Ir. Soegiharto Santoso, SH yang menjabat Ketua Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia dan juga Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN) mengatakan, pelaksanaan UKW oleh PWI ini liar karena tidak memiliki perizinan dari Lembaga Pemerintah, dalam hal ini Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

    “UKW yang difasilitasi Forum Humas BUMN menelan dana miliaran rupiah uang rakyat, seharusnya tidak boleh terjadi. Pelaksana UKW ini dapat dikategorikan sebagai kegiatan liar, karena sesungguhnya pelaksanannya melanggar ketentuan perundang-undangan dan ada implikasi pidananya,” tandas Hoky sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis pada Kamis (11/4/2024) di Jakarta.

    Hoky juga menegaskan, berdasarkan ketentuan Pasal 44 dan 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi ada ketentuan pidananya. “Dalam ketentuan itu jelas mengatur bahwa perseorangan, organisasi, atau penyelenggara Pendidikan Tinggi yang tanpa hak dilarang memberikan sertifikat kompetensi. Melanggar pasal ini akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah),” terang Hoky.

    Sebagai pendiri LSP Pers Indonesia dan selaku praktisi hukum, Hoky menambahkan, jika kerjasama ini terus dilanjutkan, dikhawatirkan akan merusak nama baik Menteri BUMN Erick Thohir karena terkesan membiarkan lembaganya bekerjasama melaksanakan UKW liar dan tak memiliki ijin resmi dari pemerintah untuk melakukan sertifikat kompetensi wartawan.

    “Saya yakin mungkin Pak Menteri BUMN Erick Thohir tidak memahami sebelumnya bahwa pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi sebuah profesi harus memiliki ijin resmi dari pemerintah. UU Ketenagakerjaan dan UU Pendidikan Tinggi mengatur hal itu. Yang dilaksanakan oleh PWI itu menggunakan Lembaga Penguji Kompetensi yang tidak memiliki ijin dari BNSP dan dapat dikategorikan sebagai kegiatan liar, karena melanggar UU,” tandas Hoky yang juga menjabat sebagai Waketum DPP SPRI.

    Ia juga menjelaskan, institusi Polri dan KPK saja merupakan lembaga yang memiliki Undang-Undang sendiri terkait kinerja dan bidang tugasnya. Namun, menurut Hoky, Ketika itu menyangkut kompetensi profesi, maka kedua lembaga penegak hukum itu wajib mengikuti ketentuan perundang-undangan dengan cara masing-masing mendirikan LSP Polri dan LSP KPK yang memperoleh liseni dari BNSP, karena memang telah jelas landasan dasar hukum pendirian BNSP dan LSP.

    “Sehingga untuk Pers juga sama harus tunduk pada ketentuan tersebut, jadi wartawan harus mengikuti Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) melalui LSP yang memiliki ijin resmi dari BNSP yang telah diatur oleh UU. Kalau Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dilakukan bukan atas ijin atau tidak ada lisensi dari BNSP, sekali lagi saya katakan itu dapat dikategorikan sebagai kegiatan UKW liar,” pungkasnya.

    Red”

  • Ditsamapta Polda Sulteng turunkan Patroli Berkuda sasar Wisata Pantai dan Rumah Kosong

    Ditsamapta Polda Sulteng turunkan Patroli Berkuda sasar Wisata Pantai dan Rumah Kosong

    PALU, Patroli berkuda Polisi Satwa Ditsamapta Polda Sulteng diturunkan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di lokasi wisata pantai dan rumah kosong di Palu yang ditinggal mudik lebaran pemiliknya, Kamis (11/4/2024)

    Patroli berkuda kali ini menyasar wisata pantai talise di Kota Palu yang selalu dipadati pengunjung disaat hari libur.

    Tidak hanya wisata pantai, patroli berkuda juga menyentuh rumah kosong di komplek perumahan yang ditinggalkan pemiliknya mudik lebaran.

    “Selain patroli bermotor, Ditsamapta Polda Sulteng juga menurunkan patroli berkuda di rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya untuk mudik lebaran,” ungkap Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala-2024 Kompol Sugeng lestari di Palu, Kamis (11/4/2024)

    Selain untuk melaksanakan patroli di komplek perumahan, patroli berkuda juga menyasar di lokasi wisata pantai, ujarnya,

    “Pantai Talise Palu, menjadi salah satu obyek wisata pantai yang ramai dikunjungi saat hari libur, menjadi salah satu sasaran patroli berkuda,” kata Kompol Sugeng lestari yang juga Kasubbid Penmas.

    Patroli berkuda ini untuk memaksimalkan kegiatan preventif Kepolisian baik di lokasi wisata maupun komplek perumahan, agar masyarakat dapat berlibur dengan aman dan menyenangkan, pungkasnya

    Ferdinan (12) dan Medinas (10) adalah nama Satwa Turangga (kuda) yang dimiliki Ditsamapta Polda Sulteng. Memiliki warna kulit coklat, jenis ras wormblood, berkemampuan tunggang dan berasal dari negeri kincir angin (Negara Belanda).

    Patroli berkuda memantau dan menyapa masyarakat di sepanjang pesisir pantai talise Palu. Kegiatan merekapun berlanjut untuk melihat dari dekat situasi dan kondisi rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik lebaran.

    Red”

  • Polda Sulteng Update Informasi Kondisi Gangguan Kamtibmas Hari H Idul Fitri 1445 H

    Polda Sulteng Update Informasi Kondisi Gangguan Kamtibmas Hari H Idul Fitri 1445 H

    PALU, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Agus Nugroho memberikan apresiasi semua pihak, pelaksanaan malam takbir hingga hari H Idul Fitri 1445 H wilayah Provinsi Sulawesi Tengah relatif aman, lancar dan kondusif.

    Hal itu diungkapkan Kombes Pol Dodi Darjanto selaku Kasatgasopsda Ketupat Tinombala-2024 dalam kesempatan memimpin Apel Satgas Operasi Ketupat di Pos Terpadu Ketupat Tinombala di Palu, Kamis (11/4/2024)

    “Bapak Kapolda Sulteng mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Satgas Operasi Ketupat, situasi wilayah Sulteng hingga saat ini aman dan lancar,” ungkap Kombes Pol Dodi Darjanto

    Situasi malam takbir hingga hari H Idul Fitri 1445 H wilayah Polda Sulteng relatif aman dan lancar hal itu juga didukung update informasi kecelakaan saat hari H Idul fitri atau 10 April 2024 tidak ada kasus lakq lantas, ujarnya

    Demikian juga sebut Kombes Pol Dodi Darjanto yang juga Dirlantas Polda Sulteng, Angka Kecelakaan lalu lintas hingga hari ke 7 Operasi Ketupat Tinombala 2024 mencatat 21 kasus dan bila dibandingkan Operasi Ketupat Tinombala-2023 diwaktu yang terjadi 28 kasus atau turun 25 persen.

    “Korban meninggal dunia juga turun 50 persen dimana hingga hari ke 7 Operasi Ketupat 2024 mencatat 4 korban meninggal, sementara diwaktu yang sama Operasi Ketupat 2023 mencarat 8 korban meninggal,” jelas Dodi.

    Demikian juga kata Dodi, korban luka berat juga turun 6 persen, dimana operasi ketupat 2023 korban luka berat 7, sedangkan operasi ketupat 2024 tercatat 6 luka berat. Sedangja korban luka ringan operasi ketupat 2023 ada 31 sedangka operasi ketupat 2024 tercatat 44 atau naik 42 persen.

    Kombes Pol Dodi juga meminta kepada Satgas untuk meningkatkan kegiatan patroli di rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

    “Hari ke-2 Idul Fitri 1445 H lakukan patroli dan pengamanan di lokasi-lokasi wisata serta terus berikan imbauan kamtibmas dan kamseltibcar lantas,” pungkas Dodi.

    Red”

  • Polres Purbalingga Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata

    Polres Purbalingga Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata

    Polres Purbalingga – Polda Jateng | Usai hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Polres Purbalingga meningkatkan pengamanan di objek wisata yang ada di Kabupaten PurbaIingga. Hal itu disampaikan Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto, Kamis (11/4/2024) pagi.

    “Usai hari raya Idul Fitri, mulai hari ini diprediksi ada peningkatan kunjungan wisatawan ke objek wisata. Oleh sebab itu, dilakukan peningkatan pengamanan di objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga,” ucapnya.

    Disampaikan bahwa tidak hanya pengamanan di lokasi objek wisata namun potensi kerawanan lainnya perlu dilakukan antisipasi. Seperti peningkatan arus di jalur jalan menuju objek wisata. Hal itu harus diantisipasi sehingga tidak terjadi kemacetan.

    “Kami siapkan tim urai untuk monitoring kepadatan arus di jalur objek wisata. Tim akan melakukan pengaturan arus lalu lintas saat terjadi kepadatan di jalur objek wisata yang ada di Kabupaten Purbalingga,” ucapnya.

    Kabag Ops menambahkan selain pengamanan objek wisata, masih ada kegiatan ibadah yaitu salat Idul Fitri 1445 Hijriah yang akan dilaksanakan oleh jemaah Aboge. Pelaksanaannya direncanakan pada Jumat (12/4/2024) mendatang.

    “Kami siapkan juga personel untuk melaksanakan pengamanan salat Idul Fitri 1445 Hijriah bagi jemaah Aboge di Kabupaten Purbalingga untuk menjamin kegiatan ibadah berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

    Red”

  • Cek Lokawisata Air, Polresta Banyumas Imbau Pengelola Wisata Air Harus Sesuai SOP

    Cek Lokawisata Air, Polresta Banyumas Imbau Pengelola Wisata Air Harus Sesuai SOP

    Polresta Banyumas Polda Jateng melakukan pengecekan tempat wisata air yang akan dijadikan destinasi wisata oleh masyarakat dalam rangka liburan hari raya Idul Fitri 1445 H.

    Kegiatan pengecekan ini dipimpin oleh Wakapolresta Banyumas AKBP Hendri Yulianto,SIK, MH, bersama jajaranya dengan menyasar sejumlah loka wisata air yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (10/4/24).

    Adapun wisata air yang dilakukan pengecekan diantaranya adalah Dermaga Apung Sungai Serayu Rawalo, wiasata Kalibacin Rawalo, wisata air pereng Cilongok, wisata Telaga Kumpe Cilongok, Curug Cipendok Cilongok, Lokawisata Baturraden dan The Forest Baturraden.

    Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK, MH, melalui Wakapolresta Banyumas AKBP Hendri Yulianto,SIK, MH, memberikan imbauan kepada para pengelola wisata baik air maupun non air, terlebih pengelola wisata air yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas, harus selalu mengikuti aturan atau sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

    SOP itu berupa diantaranya memiliki izin dan uji kelayakan dari instansi terkait.
    Hal itu diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan para pengunjung.

    “Kami menghimbau kepada pengelola wisata air agar selalu mengikuti SOP seperti punya perizinan dan uji kelayakan dari instansi,”kata Wakapolresta disela-sela kegiatan saat meninjau Dermaga sungai Serayu.

    Wakapolresta Banyumas juga menghimbau para pengelola wisata air untuk tidak menjalankan usahanya terlebih dahulu sebelum memiliki izin dan SOP yang matang.

    “Kalau ada yang tak sesuai SOP, kami menghimbau para pengelola wisata air untuk tidak beroperasi dulu sampai perizinan ada,”ujarnya.

    Sementara itu, Ketua paguyuban Masyarakat Pariwisata Serayu Eddy Wahono mengungkapkan pendirian Dermaga Serayu Desa Tambak Negara, Kecamatan Rawalo yang dimulai pada tahun 2021 lalu melalui Kementerian Perhubungan dinilai belum dilengkapi keamanan dan uji kelayakan perahu.

    “Sebenarnya permasalahan kelengkapan keamanan menggunakan pelampung sudah seringkali diingatkan pada paguyuban masyarakat Kaliwangi, serta melengkapi persyaratan utama adalah kelayakan uji perahu harus dipenuhi,”jelasnya.

    Menurutnya, jika terjadi laka air, sementara si pengelola wisata air tersebut belum memiliki izin maka akan berdampak pada wahana wisata lainnya.

    “Karena bila sampai terjadi laka sungai sementara semua perijinan belum terpenuhi akan berpengaruh pada wisata-wisata yang lain,”ujar Eddy Wahono.

    Red”

  • Kapolda Sulteng Hadiri Halal Bihalal dengan Forkopimda di Makorem 132

    Kapolda Sulteng Hadiri Halal Bihalal dengan Forkopimda di Makorem 132

    PALU – Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho bersama Istri dan Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko serta pejabat utama menghadiri Halal Bihalal dengan Forkopimda Sulteng dan tokoh masyarakat di Makorem 132/Tadulako, Palu, Rabu (10/4/2024)

    Halal Bihalal merupakan suatu tradisi yang dilakukan umat Islam khususnya di Indonesia dalam merayakan hari raya idul fitri.

    Halal Bihalal juga untuk menyempurnakan kemenangan dan kesucian yang diraih setelah melaksanakan puasa dan ibadah lain selama bulan suci ramadan.

    “Melalui halal bihalal, kita semua diharapkan dapat saling membersihkan diri dengan tulus dan ikhlas, saling memberi dan meminta maaf kepada sesama atas segala khilaf dan dosa yang pernah kita perbuat,” ucap Kapolda Sulteng

    Silaturahmi memang sangat dibutuhkan, Apalagi untuk mewujudkan kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah, harus ada jalinan komunikasi yang harmonis dan sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan, ujar Irjen Agus Nugroho.

    Jadikan momentum hari raya Idul Fitri 1445 H untuk merajut kembali persaudaraan dan persatuan umat khususnya pasca Pemilu 2024, pintanya

    “Semangat kemenangan dan hari yang fitrah ini, kita jadikan titik awal untuk berbenah diri, menyiapkan konsep, bekerja ikhlas, bekerja cerdas dan berkualitas,” harapnya.

    Kapolda juga berharap seluruh elemen dapat berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam mempercepat pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah yang maju, mandiri, bermartabat dan berkeadilan.

    “Selamat hari raya Idul fitri 1445 H, mohon maaf lahir dan bathin. Semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramdhan ini,” pungkasnya.

    Hadir dalam pelaksanaan Halal Bihalal dengan unsur forkopimda Gubernur Rusdy Mastura, Wagub Ma’mun Amir, Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto, Wakil Ketua DPRD H. Arus Abdul Karim, Sekprov Novalina, pejabat terkait dan tokoh masyarakat.

    Red”

  • Panglima TNI Bersama Presiden RI Laksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta

    Panglima TNI Bersama Presiden RI Laksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta

    (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si, bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melaksanakan shalat Idul Fitri 1445 H dengan khidmat dan penuh makna, bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2024).

    Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1445 H dipimpin oleh Imam Harian Masjid Istiqlal Ustadz H. Ahmad Husni Ismail dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Abdul A’la Basyir berlaku sebagai khatib.

    Dengan tema yang diusung, “Memperkuat Kebersamaan dengan Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, pelaksanaan Shalat Idul Fitri kali ini menggambarkan pentingnya kesucian bulan suci Ramadhan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

    Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

    #tniprima
    #tnipatriotnkri
    #nkrihargamati
    #tnikuatrakyatbermartabat

    Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

  • Kapolri: Idul Fitri Jadi Momentum Pererat Persatuan di Tengah Perbedaan

    Kapolri: Idul Fitri Jadi Momentum Pererat Persatuan di Tengah Perbedaan

    Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengucapkan selama Idulfitri 1445 Hijriah. Momentum lebaran, dipandangnya sebagai kekuatan kebersamaan dalam membangun bangsa.

    “Idul fitri selalu mengisahkan sejuta cerita, Setelah sebulan lamanya, berbagi kebaikan, menahan segala nafsu. Saatnya menyusuri kepadatan menuju kampung halaman, menikmati harumnya santapan Lebaran dan hangatnya kebersamaan,” ujar Kapolri dalam video di akun instagram resminta, Rabu (10/4/24).

    Jenderal Sigit menyebut, Idulfitri memiliki makna kembali ke fitrah umat manusia menuju kesucian.

    Tak lupa Kapolri mengingatkan, di tengah perbedaan, tercipta indahnya toleransi yang semakin mempererat kesatuan. Oleh karenanta, masyarakat harus saling mengisi guna menatap masa depan.

    “Saya atas nama Keluarga Besar Polri dan Bhayangkari mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah. Jadikan semangat Lebaran sebagai kekuatan kebersamaan dalam membangun bangsa,” jelasnya.

    Di sisi lain, Wakapolri Komjen. Pol. Agus Andrianto, Irwasum Polri Komjen. Pol. Agung Budi Maryoto, As SDM Kapolri Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan pejabat utama Polri lainnya melakukan salat ied di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri. Khutbah dalam salat ied kali ini diisi oleh Pro. Jajang Jahroni. Ph.D.

    Prof. Jajang menyampaikan khutbah dengan tema Pentingnya Menjaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

    Dalam khutbah tersebut, disampaikan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat sudah seharusnya menjadi keberagaman yang harus disyukuri. Oleh karenanya, tidak sepatutnya menjadi sumber perpecahan.

    “Kita harus belajar untuk menghargai dan menghormati perbedaan tersebut, sambil tetap bersatu dalam menjalankan ajaran agama kita. Sambil kita terus menerus belajar dan mengamalkan nilai-nilai yang telah disepakati dalam berbangsa dan bernegara,” ujar khotib, Rabu (10/4/24).

    Di sisi lain, tak dipungkiri bahwa dinamika berbangsa dan bernegara tengah terjadi. Namun, netralitas Polri menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi dinamika tersebut.

    “Polri memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga netralitanya sebagai institusi negara, terutama dalam konteks politik,” ungkapnya.

    Tak dapat dipungkiri juga, ujar khotib, masih banyak kekurangan yang dimiliki Polri. Kendati demikian, apreasiasi juga harus dilakukan kepada Korps Bhayangkara atas semua pengabdian kepada masyarakat hingga saat ini.

    “Dengan cara seperti ini, kita akan memiliki pandangan yang berimbang, kritis, dan apresiatif terhadap polisi kita,” jelas khotib.

    Red”

  • Panglima TNI Hadiri Halal bi Halal di Istana Negara

    Panglima TNI Hadiri Halal bi Halal di Istana Negara

    (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menghadiri Halal bi Halal bersama Presiden RI Joko Widodo beserta para Menteri Kabinet Indonesia Maju, bertempat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/04/2024).

    Dalam acara tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

    #tniprima
    #tnipatriotnkri
    #nkrihargamati
    #tnikuatrakyatbermartabat

    Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

  • Ini Himbauan Polda Jateng Bagi Masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1445 H

    Ini Himbauan Polda Jateng Bagi Masyarakat di Hari Raya Idul Fitri 1445 H

    Polda Jateng. Kota Semarang | Silaturahmi ke rumah kerabat dan sanak famili menjadi tradisi masyarakat usai melaksanakan sholat Ied di Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Momen tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk rekreasi ke sejumlah destinasi wisata.

    Hal ini menjadi perhatian Polda Jateng yang menindaklanjuti dengan mempertebal personil pengamanan di sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian masyarakat.

    “Sejak awal Ops Ketupat Candi 2024 kita sudah terjunkan personil pengamanan di sejumlah tempat wisata. Penambahan personil akan dilakukan dilihat dari kepadatan jumlah pengunjung,” ujar Kabidhumas Polda Jateng Kombes Satake Bayu di Mapolda Jateng usai kegiatan pengamanan Sholad Ied.

    Penambahan personil tersebut tidak hanya untuk menjamin keamanan masyarakat, namun juga untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata.

    ” Prioritas kami adalah keamanan dan keselamatan pengunjung tempat wisata. Untuk itu kami himbau saat berwisata patuhi arahan dari petugas di lapangan. Perhatikan barang berharga yang dibawa dan awasi anak kecil yang diajak serta dalam berwisata,” lanjutnya.

    Sebelum meninggalkan rumah, Kabidhumas kembali mengingatkan masyarakat untuk mengecek dan memastikan kompor dan peralatan elektronik seperti kipas angin dan AC dalam keadaan mati guna mencegah resiko kebakaran.

    “Pastikan juga rumah dan pagar dalam keadaan terkunci. Bila memungkinkan, titip kondisi rumah kepada tetangga yang tidak bepergian atau satpam penjaga perumahan,” tandasnya.

    Red”