Penulis: lembagainvestigasinegarari

  • KONFLIK MEMBAWA LUKA

    KONFLIK MEMBAWA LUKA

    Sejak bulan Juni hingga November ini setidaknya ada tiga kejadian besar yang terkait dengan institusi kepolisian, yaitu tewanya Afif Maulana, seorang pelajar di Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, lalu kejadian penembakan oleh AKP Dadang Iskandar terhadap rekannya AKP Ryanto Ulil, yang sama-sama bertugas di Polres Solok, Sumatera Barat. Paling akhir adalah peristiwa tewasnya seorang siswa SMKN 4 Semarang, Jawa Tengah, bernama Gamma Rizkynata Oktafandy, oleh karena tembakan anggota polisi dari Polrestabes Semarang.

    Rangkaian kejadian tersebut mau tak mau memberikan dampak buruk terhadap eksistensi kepolisian Indonesia, terlepas dari bagaimana hasil penyelidikan atas semua kasus tersebut di atas. Ya, terlepas dari apa dan bagaimana kejadian yang sebenarnya, tindakan anggota kepolisian yang menembak orang-orang yang bisa dianggap “tidak layak ditembak” adalah sebuah tindakan yang sangat menusuk dan memberikan dampak yang sangat negatif. Satu hal yang segera muncul atas semua kejadian di atas adalah sebuah pertanyaan mendasar: ada apa sebenarnya di dalam tubuh kepolisian?

    Polri di dalam beberapa tahun terakhir sedang gencar-gencarnya memproklamirkan idiom “presisi” sebagai acuan di dalam pemikiran dan tindakan pihak kepolisian secara profesional. Dengan adanya kejadian-kejadian di atas maka makna “presisi” pun menjadi sangat terganggu, dan oleh karenanya harus segera diantisipasi secara cermat mungkin agar persoalan tidak semakin berlarut dan menjadi bola liar yang menggelinding bebas tanpa arah. Sebab jika tidak demikian, akan timbul rasa sakit di banyak pihak, dari mulai rakyat sampai anggota polisi yang tetap berjalan lurus.

    Institusi kepolisian Indonesia telah sedemikian besarnya, sehingga akan terasa sangat naif institusi yang besar itu secara gampang diruntuhkan oleh sebab tindakan keliru beberapa oknumnya. Tetapi jangan keliru menafsirkan bahwa institusi sebesar Polri tidak akan bisa diruntuhkan oleh hanya karena munculnya kasus-kasus di atas. Penanganan yang keliru, yang tidak profesional dan tak menyentuh rasa keadilan, niscaya akan menumbuhkan rasa ketidak-percayaan secara umum, yang muaranya adalah terlukanya institusi kepolisian itu sendiri.

    Telah berulangkali masyarakat meminta Polri lebih selektif lagi, lebih ketat lagi di dalam pola rekrutmen anggota, termasuk juga peninjauan atas pola pendidikan yang ada (terutama hal yang bersifat psikologis), dalam setiap munculnya kejadian pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Entah suara-suara semacam itu direspons oleh kepolisian atau tidak, toh kenyataannya kejadian semacam di atas masih saja muncul. Apakah juga institusi kepolisian telah melakukan introspeksi mendalam setiap kali muncul konflik — baik konflik internal mau pun eksternal — dan apakah juga introspeksi itu telah pula disertai dengan pemberlakuan sanksi atas setiap anggota yang salah, sehingga menumbuhkan rasa jera dan takut untuk melakukan kesalahan? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu terus bermunculan, ditambah pula dengan hadirnya sebahagian orang selalu memandang buruk citra Polri. Bagi mereka, sebaik apa pun atau seburuk apa pun Polri tetap saja dipandang secara salah. berita negative ttng Polri di viralkan, hal2 yg posive di tenggelamkan. Mereka telah kehilangan obyektivitas, meski banyak dari mereka yang berlindung di balik sisi akademis di dalam sudut pandangnya kepada kepolisian.

    Apa pun yang terjadi di tubuh kepolisian — menyisakan luka selebar apa pun — haruslah tetap dijaga kepercayaan kepada institusi kepolisian. Polri lahir di atas niat dan cita-cita yang baik, maka niat dan cita-cita itu niscaya tidak akan pernah runtuh oleh angin badai sebesar apa pun. Polri harus berbenah diri ,Intropeksi kembali kepada jatidiri Bhayangkara sejati, sebagai Pelayan,Pengayon dan Pelindung, Masyarakat . Polri akan terus berjalan di garis yang lurus untuk NKRI tercinta. *KBP(P) ADV. Dr. M.ZARKASIH,SH.,MH.,MSi* ADVOKAT/PENGURUS PP.POLRI DMJ/KARO BANKUM LVRI

    Red”

  • Kajati Kepri Pantau Pelaksanaan Pilkada Di Kepri, “Pilkada Damai Kepri Maju”.

    Kajati Kepri Pantau Pelaksanaan Pilkada Di Kepri, “Pilkada Damai Kepri Maju”.

     

    Kejaksaan RI – Tanjungpinang, pada hari Rabu tanggal 27 November 2024, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Teguh Subroto, S.H., M.H didampingi Asisten Intelijen Tengku Firdaus, S.H.,M.H, Koordinator Bidang Intelijen Anang Suhartono, SH. MH, para Kasi dan jajaran Bidang Intelijen melakukan pemantauan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di Provinsi Kepri.

    Pemantauan dilakukan Kajati Kepri dengan mendatangi beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menyaksikan secara langsung proses pemungutan suara pada beberapa TPS di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, diantaranya :
    1. TPS 014, Jln. Wonosari KM 7 Kel. Melayu Kota Piring Kec. Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang.
    2. TPS 020, Ruko Seberang Cluster Hang Lekir, Kel. Batu IX Kec. Tanjungpinang Timur Kota Tanjung Pinang.
    3. TPS 034, Panggung Serbaguna Blok C Kijang Kencana RT. 04 RW 09 Kel. Pinang Kencana Kec. Tanjungpinang Timur.
    4. TPS 901 Rutan Kelas 1 Tanjungpinang. 5. TPS 03 Kel. Toapaya Asri Kec. Toapaya Kab. Bintan. 6. Kantor KPU Provinsi Kepri, Jln. Raja Haji Fisabilillah No. 1 – 4 Kota Tanjungpinang.
    Dalam pelaksanaan pemantauan oleh Kajati Kepri dan Tim tersebut terlihat hadir mendampingi dari Bawaslu Kepri, Sentra Gakkumdu Kepri, KPU Kota Tanjungpinang, Kajari Tanjungpinang dan Kajari Bintan beserta jajaran. Dari hasil pemantauan diketahui bahwa pelaksanaan pemungutan suara pada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut berjalan lancar, aman dan terkendali.

    Kajati Kepri Teguh Subroto, SH. MH menyampaikan bahwa pemantauan dilaksanakan untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan lancar dan aman tanpa ada pelanggaran hukum. Ia berharap pelaksanaan pilkada di Kepri berjalan lancar dan kondusif.“Saya mengapresiasi masyarakat Kepri yang telah bersama-sama mensukseskan pilkada dan menggunakan hak pilih dengan bijak dan tepat demi kemajuan bangsa khususnya Provinsi Kepri” imbuh Kajati Kepri.

    “Masyarakat boleh berbeda pilihan tapi tetap jaga persatuan. Pilkada damai Kepri maju” tutupnya.
    Tanjungpinang, 27 Nopember 2024 Kasi Penkum Kejati Kepri

    Red”

  • Salurkan Hak Pilih di Pilkada Serentak 2024, Mendagri Harap Sistem Keamanan Berjalan Baik

    Salurkan Hak Pilih di Pilkada Serentak 2024, Mendagri Harap Sistem Keamanan Berjalan Baik

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama sang istri Tri Tito Karnavian menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Keduanya melakukan pencoblosan di TPS 001 di Kompleks Perumahan Widya Candra III, Kelurahan Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2024).

    “Jadi kita melaksanakan kewajiban dan juga menggunakan hak kita [untuk memilih], saya dengan istri hari ini,” katanya.

    Mendagri menegaskan, gelaran Pilkada merupakan salah satu pilar penting dalam proses demokrasi. Pasalnya, masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya secara langsung tanpa perlu diwakilkan. Untuk itu, dirinya berharap, di momen tersebut semua sistem keamanan terjaga dengan baik, sehingga proses penyelenggaraan Pilkada dapat berlangsung damai.

    “Dalam ilmu sekuriti setiap perbedaan mengandung pasti potensi konflik, apalagi ini kontestasi untuk berkuasa. Nah, oleh karena itu, kita sedang belajar terus berdemokrasi semoga makin dewasa,” ujarnya.

    Mengingat Indonesia merupakan negara luas, Mendagri menilai setiap daerah memiliki literasi demokrasi yang berbeda. Ada daerah yang mampu menyelenggarakan pesta demokrasi secara damai dan ada pula yang masih menyisakan konflik. Namun demikian, dirinya berharap perbedaan pilihan dan pandangan politik di lingkup masyarakat tidak menimbulkan tindakan kekerasan.

    “Jadi kita menyesalkan kalau terjadi ada peristiwa-peristiwa kekerasan. Boleh berbeda pendapat, tapi jangan sampai menggunakan cara-cara kekerasan,” tegasnya.

    Selain berharap Pilkada dapat berjalan damai, Mendagri juga mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral. Pemerintah terus menekankan hal tersebut, salah satunya melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu. Adapun SKB tersebut ditandatangani oleh Mendagri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

    “Kita juga minta semua para kepala daerah untuk menginstruksikan ke bawahannya untuk netral,” pungkasnya.

    Puspen Kemendagri

    Red”

  • Harapan Besar Rakyat Terhadap Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Dalam Periode 2024 – 2029

    Harapan Besar Rakyat Terhadap Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Dalam Periode 2024 – 2029

    Harapan seluruh rakyat Indonesia terhadap Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto adalah dapat bekerja maksimal dan tulus memperjuangkan aspirasi rakyat agar dapat segera menikmati buah kemerdekaan, yaitu bebas dari kemiskinan serta cerdas dan tangkas menghadapi tantangan global yang semakin pelik dan berat.

    Mulai dari bidang politik dan keamanan bisa dinikmati oleh rakyat tanpa beban dan rasa cemas untuk melakukan berbagai kegiatan guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Lalu mengenai masalah hukum, hak asasi manusia serta imigrasi dan pemasyarakatan bisa benar-benar menciptakan rasa kenyamanan dan ketenteraman rakyat, tanpa ada rasa terintimidasi maupun didiskriminalisasi untuk tetap kritis atas rasa tanggung jawab sebagai warga bangsa Indonesia yang ingin tegaknya hukum tanpa pilih kasih atau tebang pilih terhadap siapapun.

    Sedangkan dalam bidang perekonomian rakyat mengidealkan semua bentuk usaha dapat berjalan lancar dengan menjaga suasana yang baik, tiada monopoli serta perilaku curang yang selalu akan lebih banyak merugikan rakyat. Tentu saja pengendalian tingkat harga bahan pangan pokok serta kebutuhan sehari-hari lainnya, dapat dijaga dengan baik dan benar, supaya beban hidup rakyat tidak semakin memberat.

    Dalam hal pembangunan manusia dan kebudayaan bagi bangsa Indonesia idealnya tidak hanya dapat terjaga, tetapi bisa dikembangkan sebagai aset bangsa yang mampu memberi nilai tambah dalam bentuk material maupun spiritual sehingga dapat meningkatkan perbawa bangsa dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia. Karena itu pembangunan infrastruktur dan pembangunan kewilayahan yang juga menjadi pos tersendiri dalam Kabinet Merah Putih yang akan bekerja pada periode 2024 – 2029 patut memberi prioritas kepada sejumlah yang dianggap tertinggal, utamanya yang berada di bagian perbatasan terdepan, baik laut maupun daratan, sehingga kedaulatan negara dan kedaulatan bangsa Indonesia dapat terjamin keamanan serta kenyamanannya dari gangguan pihak asing.

    Dalam hal upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat sangat ditunggu dan dinantikan sehingga peran serta warga masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara dapat maksimal, tidak sekedar wacana belaka yang tidak nyata, sehingga menjadi semacam pelengkap program untuk membagi anggaran yang membebani negara dan bangsa. Seperti halnya bidang pangan yang mendapat perhatian khusus agar bangsa dan negara Indonesia bisa benar-benar berdaulat dengan terciptanya swasembada pangan, sungguh sangat diharap dapat mewujudkan pertahanan dan ketahanan pangan untuk kemudian menghentikan sama sekali impor bahan pangan yang mampu untuk dimaksimalkan melalui usaha anak bangsa sendiri.

    Pada akhirnya, hubungan dan ikatan dengan bangsa-bangsa di negara lain dapat terjalin dengan harmoni — tiada ketergantungan, apalagi sampai harus menghiba untuk memeroleh bantuan atau semacam keringanan dalam banyak hal yang tidak nampu ditanggulangi oleh negara maupun bangsa Indonesia sendiri. Dalam kontek inilah pemahaman tentang keamanan negara dan bangsa Indonesia dapat bebas-benar terwujud dalam arti luas, bukan hanya sebatas pengertian militer semata-mata.

    Masalah industri Indonesia yang tengah terguncang akibat ekonomi yang terus memburuk serta maraknya PHK yang tidak mampu ditanggulangi oleh pemerintah, merupakan tantangan yang nyata harus diatasi, seperti upaya untuk menciptakan lapangan kerja bagi anak bangsa negeri ini, agar tidak sampai merasa terasing di kampung halaman sendiri. Indikatornya, arus deras hasrat dari TKI (Tenaga Kerja Indonesia) untuk bekerja di negeri orang harus dapat diminimalisir agar ketahanan dan pertahanan bagi bangsa dan negara Indonesia semakin kuat dan solid, tidak sampai terkesan budak dalam pandangan bangsa asing. Karena itu — sekali lagi — lapangan kerja harus lebih banyak diciptakan sambil menekan arus bangsa asing menyerbu lapangan kerja serta peluang usaha di negeri kita yang masih dapat dimaksimalkan pengembangannya dan perluasannya, seperti dalam bidang pertanian maupun perkebunan serta perikanan di negeri kita yang sangat potensial untuk menyerap banyak tenaga kerja dari anak negeri kita sendiri.

    Masalah agama dan pendidikan nasional misalnya yang telah semakin diringankan beban kerjanya, bisa segera melakukan pembenahan secara lebih serius sehingga kehidupan beragama di Indonesia mampu memberi support moral yang kuat dan tangguh untuk membangun kerukunan hidup bersama, agar tidak lagi dijadikan obyek pertikaian guna mengalihkan perhatian warga masyarakat dari masalah yang seharusnya menjadi perhatian bersama untuk menemukan jalan keluarnya yang terbaik demi dan untuk kepentingan bangsa dan negara yang lebih maju dan lebih beradab. Dalam kontek ini jelas bidang pendidikan nasional dapat dikembalikan menjadi basis pembentukan karakter generasi penerus yang berwatak mulia dengan mengutamakan budi pekerti untuk membangun tatanan etika dan moral serta akhlak mulia sebagai manusia yang menjadi khalifatullah di muka bumi. Oleh karena itu, pendidikan moral Pancasila yang berbasis agama wajib digalakkan kembali sebagai bagian dari pelajaran pokok, sebab kecerdasan intelektual tidak bisa menjadi jaminan penjaga nilai-nilai kemanusiaan yang manakala tidak diperkuat oleh kecerdasan spiritual yang dapat menjaga etika, moral san akhlak mulia yang diperlukan agar tidak durhaka dan khianat pada keluarga, bangsa dan negara Indonesia yang harus dan wajib dijaga bersama.

    Oleh karena itu, kelengkapan pembagian kerja dari Kabinet Merah Presiden Prabowo Subianto yang terkesan gemuk dan pasti membutuhkan anggaran yang cukup besar, dapat dipahami untuk mengatasi semua masalah dari berbagai bidan dan sektor yang cukup luas cakupannya demi dan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia dalam arti luas meliputi lahir dan batin, yaitu masalah kebutuhan material dan spiritual vagi bangsa dan negara Indonesia agar terus maju serta terus berkembang menuju era Indonesia enas, tahun 2045.

    Harapan besar rakyat terhadap Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto pada periode 2024-2029 sungguh mendambakan perbaikan yang signifikan guna menghantar seluruh warga bangsa memasuki era Indonesia emas tahun 2045 untuk menikmati buah kemerdekaan yang didambakan. Meski semua itu tetap harus ditebus dengan “harga” dan pengorbanan yang “gemuk” pula nilainya.

    Banten, 26 November 2024
    Red”

  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI Melakukan Pengecekan Peralatan Intelijen Pada JAM INTELIJEN Kejaksaan Agung

    Wakil Ketua Komisi III DPR RI Melakukan Pengecekan Peralatan Intelijen Pada JAM INTELIJEN Kejaksaan Agung

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyambangi Kejaksaan Agung dalam rangka melakukan pengecekan alat intelijen yang ada pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTELIJEN) pada Selasa 26 November 2024.

    Adapun Ahmad Sahroni melakukan pengecekan terhadap pengadaan alat-alat intelijen secara on the spot. Ia melakukan pengecekan secara langsung terhadap alat-alat intelijen (intelligence devices) pada pengadaan TA 2024.

    Kunjungan ini juga sebagai bentuk pengawasan oleh DPR, khususnya menyikapi adanya informasi di masyarakat mengenai proses pengadaan alat-alat dimaksud. Ahmad Sahroni mengakui bahwa Kejaksaan Agung telah memiliki peralatan intelijen yang canggih sehingga dapat membantu proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara. Ia mengungkapkan bahwa perangkat-perangkat intelijen yang mumpuni tersebut mendapat dukungan dari DPR RI. Pada kesempatan yang sama,

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Harli Siregar menyampaikan bahwa pengecekan yang dilakukan oleh Komisi III DPR ini merupakan bukti akuntabilitas pengadaan barang yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Hal ini sekaligus membantah pemberitaan di beberapa media yang memberitakan isu mengenai dugaan korupsi pengadaan alat sadap pada Direktorat di lingkungan JAM INTELIJEN Kejaksaan Agung pada tahun 2024. Proses pengadaan yang dilakukan di lingkungan Kejaksaan Agung seluruhnya telah melalui proses yang transparan dan sesuai prosedur. Selain itu, pengadaan yang dilakukan juga sesuai dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). (K.3.3.1)

    Red”

  • Terima Paket Sabu, NB Daiamankan Sat Resnarkoba Polresta Banyumas

    Terima Paket Sabu, NB Daiamankan Sat Resnarkoba Polresta Banyumas

    Sat Resnarkoba Polresta Banyumas telah melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka berinisial NB (46) warga Kecamatan Sokaraja pada hari Jum’at (22/11/24) sekira pukul 09.00 wib.

    NB ditangkap saat berada di area SPBU Klahang, Kecamatan Sokaraja berikut barang bukti berupa 1 (satu) buah bungkus paket kardus warna cokelat, 1 (satu) buah plastik klip transparan yang berisi serbuk kristal Narkotika jenis sabu dengan berat netto 2,6448 gram, 1 (satu) buah handpone merk Vivo V2022 warna biru menggunakan casing warna hitam, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna silver beserta kunci kontak serta 1 (satu) buah botol plastik yang berisi urine milik atas nama NB.

    Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H., menjelaskan pada hari Jum’at tanggal 22 November 2024 sekitar pukul 21.00 wib Sat Resnarkoba Polresta Banyumas menerima pelimpahan orang dan barang bukti tersebut dari Polres Banjarnegara dengan identitas inisial NB.

    “NB ditangkap sesaat setelah menerima paketan dari sopir travel yang tidak dikenal jurusan Jakarta Purbalingga. Setelah paketan dibuka terdapat narkotika diduga jenis sabu”, tutur Kompol Willy.

    Saat ini NB berikut barang bukti diamankan di Mapolresta Banyumas guna proses hukum lebih lanjut. NB dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    Red”

  • Kapolsek Pebayuran Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Pengecekan dan Pergeseran Personil PAM TPS

    Kapolsek Pebayuran Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Pengecekan dan Pergeseran Personil PAM TPS

    Bekasi – Dalam menjaga diwilayah hukumnya tetap aman dan kondusif saat pemungutan suara dan penghitungan surat suara.Akp Hotma Sitompul S.H.,MH Pimpin Apel gabungan pengamanan dan pergeseran pasukan personil PAM TPS.Kegiatan Apel tersebut bertempat di halaman Mako Polsek Pebayuran.Selasa (26/11/2026) Pukul 11:00 Wib.

    Kegiatan apel tersebut dipimpin AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Pebayuran didampingi Iptu M.Sirait S.H Waka Polsek Pebayuran dan dihadiri Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha
    S.STP, M.Si,Kapten Inf Sayute Pradodo Danramil 11 Pebayuran,Joko Santoso S,Ip,M,Si Sekcam Pebayuran, Lurah Kelurahan Kertasari,M,Revi Destiansyah Ketua PPK Kecamatan Pebayuran dan Ketua Panwas Kecamatan Pebayuran.

    Dalam sambutannya AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Kapolsek Pebayuran, mengatakan saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Pebayuran dan BKO Polres Metro Bekasi serta dari BKO Polda Metro Jaya yang sudah hadir dan datang ke wilayah hukum Polsek Pebayuran.

    “Untuk anggota yang Kena BKO silahkan untuk koordinasi dengan Binmas nya masing-masing dan saling tukar Nomor Hp supaya bisa saling berkomunikasi.Bilamana ada pelanggaran pidana pemilu untuk semoga personil cukup memantau,itu semua kewenangan PPK dan Panwas di Kecamatan Pebayuran,”Ucap AKP Hotma Sitompul S.H.,MH Dalam Sambutannya.

    Lebih lanjutnya AKP Hotma Sitompul S.H.,MH, menjelaskan setiap kegiatan pelaksanaan tugas untuk mengisi aplikasi SOT sesuai arahan dari Pimpinan.Untuk Anggota Provos agar mengecek, keberadaan anggota yang terkena sprin, ingatkan kepada anggota yang belum hadir dan cek keberadaan anggota tersebut.

    “Saya berpesan kepada personil yang berjaga di PAM TPS untuk menjaga Keselamatan dan kesehatan,bahwa ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab bersama dan sinergi antar lembaga sangat krusial dalam menjamin pelaksanaan pemilihan berjalan dengan aman,lancar dan damai,”Pesan AKP Hotma Sitompul S.H.,MH.

    Sambungan AKP Hotma Sitompul S.H.,MH,selamat bertugas, dan saya ingatkan untuk mengawali setiap tugas dengan berdo’a kepada tuhan yang maha esa untuk keselamatan Bersama. Dalam Kegiatan tersebut berjalan dengan aman,lancar dan kondusif,”Pungkasnya AKP Hotma S.H.,MH.

    (Red)

  • Panglima TNI: TNI Kerahkan 169 Ribu Personel dan Alutsista, Amankan Pilkada Serentak 2024

    Panglima TNI: TNI Kerahkan 169 Ribu Personel dan Alutsista, Amankan Pilkada Serentak 2024

    (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI dengan pembahasan kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 dan Penyampaian Program 100 hari kerja Menteri Pertahanan RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, bertempat di Ruang Rapat Komisi I DPR RI Gedung Nusantara II Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).

    Dalam paparannya, Panglima TNI menjelaskan bahwa TNI akan membantu pemerintah dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 dan membantu Polri dalam pengamanan setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 agar berjalan dengan aman, tertib dan lancar. “Untuk mengamankan Pilkada Serentak TNI mengerahkan personel sebanyak 169.369 orang yang terdiri dari TNI Angkatan Darat 139.339 orang, TNI AL 19.793 orang dan TNI AU 10.237 orang, selain itu Alutsista TNI dipersiapkan dan disediakan dalam rangka pengamanan serta distribusi logistik,” ungkapnya.

    Selanjutnya, Panglima TNI memaparkan langkah-langkah mitigasi konflik yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi potensi konflik yang muncul selama proses Pilkada, yakni penguatan penegakan hukum, program edukasi politik secara masif, monitoring dan pengawasan yang ketat dengan pelibatan pihak-pihak independen serta unsur-unsur terkait hingga dialog dan mediasi deskripsi melalui langkah proaktif, melalui dialog dan mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat, partai politik, dan pihak yang berwenang.

    “Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa TNI siap memberikan dukungan penuh kepada Lembaga Penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU untuk menjamin suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak melalui kesiapan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung distribusi logistik dan menjaga serta menjunjung tinggi netralitas TNI. Upaya-upaya tersebut merupakan wujud komitmen TNI agar Pilkada Serentak tahun 2024 dapat terlaksana dengan aman dan lancar,” pungkas Panglima TNI.

    Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya Kasal, Kasau, Wamenhan RI, Wakasad, Kabais TNI, para Asisten Panglima TNI, Danpuspom TNI, Kababinkum TNI, Kapuspen TNI, Anggota Komisi I DPR RI, para Pejabat Utama Kemhan serta para Pejabat Utama TNI lainnya.

    #tniprima
    #tnipatriotnkri
    #nkrihargamati
    #tnikuatrakyatbermartabat

    Red: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

  • Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tipikor Permufakatan Jahat Berupa Suap dan/atau Gratifikasi dalam Penanganan Perkara Ronald Tannur

    Kejaksaan Agung Memeriksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tipikor Permufakatan Jahat Berupa Suap dan/atau Gratifikasi dalam Penanganan Perkara Ronald Tannur

    Kejaksaan Agung, Jakarta – Selasa 26 November 2024, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 2 (dua) orang saksi, terkait dengan perkara pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara Terpidana Ronald Tannur tahun 2023 s.d 2024, berinisial:
    1. EN selaku Manager Operasional PT Citilink Indonesia. 2. OCK selaku Advokat/Pengacara.

    Adapun kedua orang saksi diperiksa di Jakarta terkait penyidikan perkara pemufakatan jahat tindak pidana korupsi suap dan/atau gratifikasi dalam penanganan perkara Terpidana Ronald Tannur tahun 2023 s.d. 2024 atas nama Tersangka ZR dan Tersangka LR.
    Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

    Red”

  • Kapolri Tegaskan Kesiapan Jelang Pilkada Serentak 2024

    Kapolri Tegaskan Kesiapan Jelang Pilkada Serentak 2024

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kesiapan Polri dan seluruh elemen terkait dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024. Kapolri menyampaikan sejumlah poin penting mengenai kesiapan teknis, keamanan, serta antisipasi terhadap potensi kerawanan di lapangan.

    Kapolri menyampaikan bahwa seluruh distribusi logistik Pilkada sudah dipastikan aman, termasuk di wilayah-wilayah terluar, terpencil, dan terdampak bencana. Ia menyoroti beberapa wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi, seperti Papua dan daerah-daerah dengan kandidat tunggal atau pasangan calon yang berjumlah dua.

    “Kami telah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan bahwa wilayah-wilayah dengan potensi kerawanan tinggi dapat terpantau dan terjaga keamanannya. Semua pihak harus memastikan Pilkada berjalan damai dan lancar,” ujar Kapolri saat doorstop di Mabes Polri, Senin (25/11).

    Ia juga menambahkan bahwa Polri bekerja sama dengan TNI untuk mengoptimalkan pengamanan, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti konflik sosial dan bencana alam.

    Patroli Pengawasan untuk Cegah Politik Uang Kapolri mengungkapkan bahwa patroli pengawasan dilakukan di seluruh daerah untuk mencegah praktek-praktek yang dapat mencederai integritas Pilkada, seperti politik uang dan pengarahan massa.

    “Patroli ini penting untuk memastikan tidak ada tindakan-tindakan yang melanggar hukum atau etika dalam Pilkada. Kami ingin menciptakan pemilu yang bersih, berintegritas, dan demokratis,” tegasnya.

    Pesan untuk Masyarakat Kapolri juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas. Pilihlah berdasarkan hati nurani dan pengamatan, bukan karena pengaruh atau tekanan dari pihak mana pun. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Kapolri.

    Kolaborasi Semua Pihak Dalam acara yang juga dihadiri Ketua KPU, Ketua Bawaslu, dan Ketua DKPP ini, Kapolri menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara penyelenggara pemilu, TNI, dan Polri. Kolaborasi ini diyakini menjadi kunci suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak pertama di tahun 2024.

    “Kami siap menangani berbagai potensi gangguan, baik dari sisi keamanan maupun teknis. Dengan dukungan semua pihak, Pilkada serentak ini akan menjadi momen bersejarah untuk bangsa,” tutup Kapolri.

    Pilkada Serentak 2024 akan menjadi ujian besar bagi demokrasi Indonesia. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, masyarakat diharapkan turut serta menjaga kelancaran proses ini demi masa depan bangsa.

    Red”