Penulis: lembagainvestigasinegarari

  • Dir Lantas Polda Jateng; Kondisi Arus Ramai dengan Puncak Volume Kendaraan pada Pukul 15.00-16.00 WIB

    Dir Lantas Polda Jateng; Kondisi Arus Ramai dengan Puncak Volume Kendaraan pada Pukul 15.00-16.00 WIB

    Polda Jateng-Kota Semarang| Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah melaporkan situasi arus lalu lintas pada Minggu, 22 Desember 2024, sebagai bagian dari analisis puncak gelombang pertama arus Natal dan Tahun Baru, Berdasarkan data dari sistem traffic accounting, pergerakan kendaraan pada Sabtu, (21/12/2024) tercatat ramai dengan lintasan tertinggi berada pada pukul 15.00-16.00 WIB, mencapai angka 2.256 kendaraan per jam.

    Penghitungan arus lalu lintas dilakukan di sejumlah gerbang tol utama yang menjadi akses masuk wilayah Jawa Tengah, yaitu Gate Tol Cikatama, Gate Tol Pejagan, Gate Tol Kalikangkung, dan Gate Tol Solo-Yogya.

    Situasi ini menunjukkan peningkatan volume kendaraan menjelang puncak arus liburan Nataru. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pola pengendalian (CB Control) telah diterapkan sesuai indikator lapangan yang terdiri dari empat skala antara lain Normal, Ramai, Padat, dan Emergency. Saat ini, situasi terkendali dengan penerapan CB skala ramai.

    Dalam keterangan nya Dir Lantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan, menyampaikan bahwa telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas.

    “ Kami terus memantau pergerakan kendaraan melalui sistem traffic accounting di berbagai titik strategis. Situasi saat ini masih dalam kategori ramai, dan seluruh personel di lapangan sudah menerapkan pola pengendalian yang sesuai. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Pol Sonny Irawan.

    Dir Lantas juga mengingatkan para pengguna jalan untuk memilih waktu perjalanan yang tepat guna menghindari kepadatan, terutama pada jam-jam puncak seperti sore hari.

    Kombes Pol Sonny Irawan menambahkan, “Dengan kerjasama yang baik antara masyarakat dan petugas, kami optimis lalu lintas dapat tetap lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.”

    Sebagaimana sebelumnya telah di beritakan bahwa dalam Ops Lilin Candi 2024, selain kegiatan pengelolaan lalu lintas, Polda Jawa Tengah juga terus berupaya menjaga Harkamtibmas melalui berbagai kegiatan strategis bersama stakeholder terkait meliputi Pengamanan kegiatan keagamaan dan perayaan Tahun Baru, dengan menempatkan personel di gereja serta lokasi keramaian, kegiatan Pengelolaan arus mudik dan balik, termasuk pemantauan jalur utama, jalur alternatif, dan titik rawan kemacetan.

    Polda Jateng juga melakukan pengamanan di tempat wisata, guna memastikan kenyamanan wisatawan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas serta kegiatan cipta kondisi Kamtibmas pasca-Pilkada, dengan meningkatkan patroli dan langkah preventif lainnya.

    Red”

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Pengiriman 3 CPMI Ilegal ke Malaysia

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gagalkan Pengiriman 3 CPMI Ilegal ke Malaysia

    Nunukan, Kalimantan Utara – Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad bersama tim gabungan TNI berhasil menggagalkan upaya pengiriman tiga orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal asal Jawa Timur yang hendak menuju Tawau, Malaysia, melalui Dermaga PLBN Sei Nyamuk, Jalan Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. (21/12/2024)

    Peristiwa ini bermula dari informasi yang diterima oleh Komandan Tim 14 Sebatik, Lettu Mar Anto, dari masyarakat setempat mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait keberangkatan CPMI Ilegal. Setelah berkoordinasi dengan personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Tim Satgas Intel, tim gabungan langsung melakukan pemeriksaan di Dermaga PLBN Sei Nyamuk.

    Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan tiga orang calon pekerja migran ilegal, terdiri atas dua perempuan dewasa dan satu laki-laki dewasa, Nyuminah (47 tahun), Kholifah (27 tahun), dan Darsulin (30 tahun). Awalnya, mereka mengaku hanya akan menuju Desa Aji Kuning. Namun, setelah dilakukan pendalaman, terungkap bahwa tujuan akhir mereka adalah Tawau, Malaysia.

    Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di wilayah perbatasan untuk mencegah pengiriman CPMI ilegal. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan sinergi dengan masyarakat setempat. Kami mengimbau agar masyarakat terus melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar perbatasan,” ujarnya.

    Ketiga CPMI ilegal tersebut saat ini telah diamankan oleh BP3MI Nunukan untuk proses lebih lanjut dan penyelidikan mendalam.

    Upaya Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dan aparat keamanan dalam melindungi warga negara Indonesia dari risiko eksploitasi tenaga kerja ilegal di luar negeri. (Armed 11)

    Red”

  • Pastikan Keselamatan Selama Nataru, Kapolri Cek Terminal Tirtonadi dan Solo Safari

    Pastikan Keselamatan Selama Nataru, Kapolri Cek Terminal Tirtonadi dan Solo Safari

    Polresta Surakarta- Polda Jateng | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Solo pada Sabtu (21/12) untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. Dalam kunjungannya, Kapolri mendatangi Solo Safari dan Terminal Tipe A Tirtonadi.

    Solo Safari, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolri. Ia menyampaikan bahwa Kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan di kawasan wisata, terutama di Jawa Tengah yang memiliki 211 lokasi wisata aktif.

    “ Kita cek kesiapan pengamanan, pelayanan kesehatan, dan melihat adanya peningkatan jumlah pengunjung. Saya melihat pengunjung berasal dari berbagai daerah, seperti Semarang, Solo, Jakarta, hingga Kalimantan. Ini menunjukkan bahwa Solo Safari menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi masyarakat,” jelas Kapolri

    Kapolri menekankan pentingnya pengamanan dan pelayanan yang optimal agar para pengunjung merasa nyaman dan aman selama menikmati liburannya di Solo.

    Setelah dari Solo Safari, Kapolri melanjutkan kunjungannya ke Terminal Tipe A Tirtonadi, di lokasi tersebut, Kapolri memastikan pelayanan terhadap masyarakat, pengemudi, dan kondisi kendaraan yang digunakan dalam keadaan baik.

    “ Kami ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas, oleh karena itu, pengecekan kesehatan pengemudi, termasuk tes urine, sangat penting dilakukan. Ini untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas narkoba saat berkendara,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga mengapresiasi upaya Terminal Tirtonadi dalam melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan dan pengemudi. Ia menegaskan pentingnya menyediakan sopir cadangan untuk perjalanan jarak jauh agar pengemudi tidak kelelahan dan tetap menjaga keselamatan penumpang.

    “ Saya pesan kepada seluruh perusahaan angkutan untuk menyiapkan driver cadangan, terutama bagi rute jarak jauh, agar perjalanan tetap aman,” tambahnya.

    Kunjungan Kapolri ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan pelayanan di lokasi wisata dan pusat transportasi, memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi masyarakat selama libur akhir tahun.

    Red”

  • Polres PurbaIingga Datangkan Brimob untuk Sterilisasi Gereja

    Polres PurbaIingga Datangkan Brimob untuk Sterilisasi Gereja

    Purbalingga – Polda Jateng | Dalam rangka Operasi Lilin Candi 2024, Polres Purbalingga mendatangkan tim dari Gegana Satbrimob Polda Jateng untuk melaksanakan sterilisai gereja, Sabtu (21/12/2024)

    Tim Gegana Brimob Polda Jateng melaksanakan sterilisasi di tiga gereja besar. Tiga gereja tersebut yaitu Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Kristen Jawa (GJK) dan Gereja Santo Agustinus.

    Kabag Ops Polres Purbalingga Kompol Tri Arjo Irianto melalui Kasubbag Binops AKP Nurhidayat mengatakan hari ini kami mendatangkan Tim Gegana Brimob untuk melakukan sterilisasi di tiga gereja besar wilayah Kabupaten Purbalingga.

    “Sterilisasi dilakukan untuk memastikan gereja dalam keadaan aman untuk kegiatan ibadah Natal,” ucapnya.

    Disampaikan bahwa hasil sterilisasi, dipastikan tiga gereja besar di Kabupaten Purbalingga dalam keadaan aman. Situasi steril ini kemudian diserahkan kepada personel Polres PurbaIingga yang melaksanakan pengamanan di tiga gereja tersebut.

    “Sterilisasi tidak hanya dilakukan di tiga gereja besar namun juga dilaksanakan di seluruh gereja lainnya. Sterilisasi di gereja lainnya dilakukan oleh Unit K9 Satsamapta Polres Purbalingga,” ungkapnya.

    Kasubbag Binops berharap dengan sterilisasi yang sudah dilakukan dan pengamanan gereja oleh personel Polres PurbaIingga dan stakeholder lain, situasi tetap aman dan kondusif. Sehingga kegiatan ibadah di gereja bisa berjalan aman dan nyaman.

    “Dengan sterilisasi dan pengamanan yang dilakukan di gereja-gereja, diharapkan para jemaat merasa aman dan nyaman serta tenang saat beribadah dalam rangka Natal dan tahun baru,” pungkasnya.

    Red”

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pemindahan Material Pembangunan Gereja Terdampak Banjir

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Bantu Pemindahan Material Pembangunan Gereja Terdampak Banjir

    Nunukan, 21 Desember 2024 – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia dari Yonarmed 11 Kostrad Pos Salang menunjukkan kepedulian mereka terhadap masyarakat dengan membantu pemindahan material pembangunan gereja yang terdampak banjir di Desa Salang, Kecamatan Tulin Osoi, Kabupaten Nunukan.

    Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan kerusakan pada akses dan lokasi pembangunan gereja. Sebagai bentuk respons cepat, personel Pos Salang turun tangan untuk membantu warga setempat memindahkan material bangunan ke lokasi yang lebih aman.

    Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tugas mereka untuk mendukung masyarakat di daerah perbatasan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

    “Kami memahami bahwa banjir ini membawa dampak besar bagi warga, termasuk terhadap pembangunan fasilitas ibadah. Oleh karena itu, kami hadir untuk meringankan beban masyarakat, sesuai dengan komitmen kami sebagai prajurit TNI,” ujarnya.

    Bersama warga, personel Satgas bekerja sama memindahkan material bangunan, seperti pasir, semen, dan batu bata, yang sebelumnya terendam banjir. Kerja sama antara personel TNI dan masyarakat ini berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi.

    Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, baik dalam bentuk pengamanan maupun kegiatan sosial, demi menjaga stabilitas dan kesejahteraan di wilayah perbatasan. (Armed 11)

    Red”

  • Penggerebekan Barak Narkoba di Langkat, Puluhan Orang Ditangkap dan Lokasi Dimusnahkan

    Penggerebekan Barak Narkoba di Langkat, Puluhan Orang Ditangkap dan Lokasi Dimusnahkan

    Langkat – Tim gabungan TNI-POLRI melakukan operasi besar-besaran untuk memberantas aktivitas narkoba di Kabupaten Langkat. Operasi yang dipimpin oleh Kasdam I/BB dan Dirresnarkoba Poldasu ini melibatkan 280 personel gabungan dari Kodam I/BB dan Poldasu. Operasi berlangsung pada Kamis (19/12) dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari, menyasar enam lokasi utama yang selama ini menjadi pusat peredaran narkotika.

    Empat lokasi pertama berada di Dusun VII Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, sedangkan dua lainnya di Jalan Binjai, Desa Emplasmen Kuala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai. Lokasi-lokasi ini diduga kuat sebagai basis aktivitas narkoba dan perjudian yang telah lama meresahkan masyarakat sekitar.

    Operasi ini berhasil mengamankan total 44 orang, terdiri dari 41 warga sipil dan tiga oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut. Tim juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk ratusan unit mesin jackpot, puluhan kendaraan bermotor, beberapa senjata tajam, alat hisap narkoba, serta narkotika jenis sabu dan ganja dalam jumlah signifikan.

    Menurut sumber resmi, total narkotika yang ditemukan meliputi beberapa paket sabu dan ganja siap edar. Selain itu, ditemukan barang lain seperti timbangan digital yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba, uang tunai, dan alat komunikasi yang memperkuat dugaan keterlibatan jaringan besar dalam kasus ini.

    Seluruh tersangka warga sipil bersama barang bukti kini telah diserahkan ke Polda Sumatera Utara untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, oknum anggota TNI yang terlibat diserahkan ke Pomdam I/BB untuk proses hukum internal sesuai ketentuan yang berlaku.

    Operasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa aktivitas ilegal tersebut telah lama mengganggu kehidupan mereka. “Kami berharap setelah ini wilayah kami benar-benar bersih dari narkoba. Jangan sampai ada lagi tempat seperti ini di masa depan,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung proses penggerebekan.

    Turut hadir dalam operasi tersebut Asops Kasdam I/BB, Dirkrimsus Poldasu, Danden Inteldam I/BB, Kapolres Binjai, dan Pabandyapam Sinteldam I/BB, yang memastikan bahwa operasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

    Red”

  • Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin, Kapolda Sulteng : Polri dibantu TNI dan Instansi terkait Komitmen Amankan Nataru

    Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin, Kapolda Sulteng : Polri dibantu TNI dan Instansi terkait Komitmen Amankan Nataru

    PALU, Menjelang pengamanan natal 2024 dan tahun baru 2025, Polda Sulteng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan dengan sandi Operasi Lilin Tinombala 2024, Jumat (20/12/2024) di Lapangan Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno-Hatta, Palu.

    Membacakan Amanat Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, Kapolda mengatakan, Penekanan bapak Presiden Prabowo Subianto dalam apel Kasatwil Polri bahwa, “Nataru di depan mata. Saudara akan sibuk, saudara akan capek, jadi laksanakan tugas pengamanan dengan baik”.

    Untuk itu kata Kapolda, kita harus mempersiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya. Terlebih lagi pengamanan nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan sisa tahapan pilkada serentak, sehingga perlu diantisipasi adanya potensi gangguan lainnya yang dapat terjadi.

    Kepada Awak media, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho menjelaskan bahwa Polda Sulteng bersama jajaran dan didukung oleh Instansi lain telah berkomitmen untuk mengamankan natal dan tahun baru bagi masyarakat yang akan merayakan dengan aman dan nyaman serta damai.

    Kapolda menambahkan, dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, pihaknya melibatkan 1160 personel terdiri dari 256 dari Polda Sulteng dan 804 dari Polres jajaran dan unsur TNI 305 personel, serta instansi lainnya 1.159, total ada 2624.

    Gangguan Kamtibmas tentunya berkaitan dengan Lakalantas di jalur rawan, serta Kamtibmas seperti tindakan konvensional saat warga mudik meninggalkan rumahnya.

    “Olehnya kami menempatkan 76 pos pengamanan, 17 pos pelayanan dan enam pos terpadu gabungan,”terang Agus Nugroho

    Agus Nugroho juga berharap agar masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. “Kita juga akan melakukan patroli dengan sekala kecil dan besar,”ujarnya.

    Untuk mengantisipasi adanya eforia pergantian malam tahun baru, Agus Nugroho bakal melakukan tindakan preemtif dan preventif.

    “Tentunya aka melakukan tindakan hukum secara terbatas, dan terukur agar tidak menganggu jalannya perayaan ini,”tutupnya.

    Red”

  • Polda Jateng Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024, Siap Jamin Keamanan Giat Masyarakat Selama Nataru

    Polda Jateng Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024, Siap Jamin Keamanan Giat Masyarakat Selama Nataru

    Polda Jateng-Kota Semarang | Polda Jawa Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi (OLC) 2024 di Mapolda Jateng pada Jumat (20/12/2024) pagi. Apel ini menandai dimulainya pengamanan terhadap kegiatan masyarakat selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    Dipimpin oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Agus Suryonugroho, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Jateng, Komandan Pomdam IV/Diponegoro, Kasatpol PP, Kadishub, Kepala Basarnas Provinsi Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya. Peserta apel terdiri dari pasukan gabungan TNI, Polri, dan stakeholder terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2024.

    Dalam apel ini, Wakapolda secara simbolis menyematkan pita tanda operasi kepada tiga perwakilan pasukan dari Lalu Lintas, Pomdam, dan Dishub. Selain itu, beliau juga mengecek kesiapan pasukan, kendaraan operasional, serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

    Dalam Operasi Lilin Candi 2024, Polda Jateng melibatkan 1.141 personel gabungan TNI, Polri, dan stakeholder terkait di tingkat propinsi. Operasi ini juga serentak dilaksanakan oleh 35 polres/ta/tabes dengan total kekuatan di jajaran kewilayahan sebesar 8.623 personil.

    Kekuatan tersebut akan tergelar di 221 pos pengamanan, termasuk 59 pos di jalur mudik dan balik, 28 pos pelayanan, dan 22 pos terpadu yang disiapkan untuk menjaga keamanan. Selain itu, personil yang terlibat juga fokus melaksanakan pengamanan pada 3.347 gereja, 90 rumah ibadah, serta 493 objek vital yang meliputi tempat wisata, lokasi pergantian tahun, dan pusat perbelanjaan.

    Pengamanan ekstra juga dilakukan terhadap 132 gereja dikategorikan rawan karena memiliki jumlah jemaat besar, pernah menjadi target teror, atau berada di lokasi terpencil. Polda Jateng dan jajaran juga telah mengantisipasi sejumlah daerah yang berpotensi rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor selama musim hujan ini.

    Dalam amanatnya, Brigjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan pengamanan Nataru kali ini bersamaan dengan sisa pengamanan pilkada serentak. Dirinya turut mengingatkan para petugas pengamanan untuk mempersiapkan kondisi fisik dalam pelaksanaan tugas di tengah kerawanan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini.

    “Operasi pengamanan natal dan tahun baru akan dilaksanakan selama 12 hari. Laksanakan tugas dengan baik dan persiapkan seluruh rangkaian pengamanan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

    Ditegaskan bahwa Polda Jawa Tengah bersama jajaran TNI dan stakeholder terkait siap menjamin keamanan bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah maupun wisata selama masa libur Nataru. Termasuk menjamin kamseltibcar lantas yang kondusif, baik di jalan tol, jalur arteri, di perkotaan, tempat wisata, serta pusat perbelanjaan dan lain sebagainya.

    “Rangkaian kegiatan pengamanan ini telah dipersiapkan dengan baik. Semua pihak telah berkoordinasi dengan baik melalui kegiatan rapat dan survey, serta menggelar berbagai Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu di seluruh Jawa Tengah,” lanjutnya.

    Terkait arus mudik dan balik, Waka Polda memperkirakan terjadi peningkatan dibandingkan nataru 2023 kemarin. Meski demikian jumlah peningkatan tersebut diprediksi tidak signifikan.

    “Terkait hal itu, Dirlantas sudah mempersiapkan sejumlah skenario bila nanti terjadi kepadatan. Saya yakin melalui persiapan tersebut, di wilayah Jawa Tengah tidak ada kemacetan,” jelasnya.

    Salah satunya dengan mempersiapkan penggunaan Tol Fungsional di wilayah Kartosuro-Klaten yang diharapkan bisa memecah arus kendaraan yang menuju ke Jogjakarta. Termasuk juga arus kendaraan di jalan tol, arteri dan di dalam kota, terutama di tempat perbelanjaan dan tempat wisata.

    “Untuk itu, selama arus mudik dan balik serta pada saat perayaan malam tahun baru, saya minta seluruh personil di lapangan untuk fokus melakukan pengamanan melalui tata kelola harkamtibmas untuk mewujudkan kamseltibcar lantas,” lanjutnya.

    Waka polda juga berpesan agar seluruh fungsi yang terlibat untuk beperan aktif menciptakan kondisi yang aman, tertib dan lancar selama natal dan tahun baru. Dirinya tidak ingin ada kelompok masyarakat yang melakukan sweeping di wilayah.

    “Tentunya Polda Jateng menjamin rasa aman kepada seluruh masyarakat yang merayakan natal dan pergantian tahun, serta yang berlibur ke tempat wisata. Oleh sebab itu laksanakan tugas pengamanan nataru ini dengan penuh semangat, keikhlasan dan rasa tanggung jawab. Sehingga amanah ini dapat terlaksana dengan baik dan menjadi ladang ibadah bagi kita semuanya,” tandasnya.

    Red”

  • Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nyatakan Gugur Permohonan Praperadilan Heru Hanindyo

    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nyatakan Gugur Permohonan Praperadilan Heru Hanindyo

    Kejaksaan Agung, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah memutuskan bahwa permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pemohon atas nama Heru Hanindyo dinyatakan gugur.

    Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP, yang menyatakan bahwa pemeriksaan praperadilan otomatis gugur setelah perkara pokok dilimpahkan ke pengadilan dan terdakwa berada di bawah kewenangan hakim. Dalam perkara ini,

    Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah melimpahkan perkara pokok atas nama Terdakwa Heru Hanindyo ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pelimpahan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Pelimpahan Perkara Acara Pemeriksaan Biasa (P-31) Nomor B-5347/M.1.10/Ft.1/12/2024, tanggal 16 Desember 2024, yang telah diregister dengan Nomor Perkara 106/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst. Seiring dengan pelimpahan tersebut, status hukum Heru Hanindyo berubah dari Tersangka menjadi Terdakwa, dan kewenangan penahanan beralih dari Kejaksaan kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

    Pada tanggal 17 Desember 2024, Majelis Hakim juga telah mengeluarkan Penetapan Penahanan selama 30 hari hingga 15 Januari 2025. Putusan ini didasarkan pula pada Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 5 Tahun 2021, yang mengatur bahwa pelimpahan perkara ke pengadilan secara otomatis menggugurkan pemeriksaan praperadilan.

    Dengan demikian, permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pemohon tidak dapat dijadikan dasar untuk menghentikan pemeriksaan perkara pokok di pengadilan. Diketahui, Heru Hanindyo sedang dalam proses peradilan dengan perkara pokok dugaan tindak pidana korupsi suap dan/atau gratifikasi terkait penanganan perkara Terpidana Ronald Tannur. (K.3.3.1)

    Jakarta, 20 Desember 2024 KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

    Red”

  • Apel Gelar Pasukan, Polres Purbalingga dan Stakeholder Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

    Apel Gelar Pasukan, Polres Purbalingga dan Stakeholder Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

    PurbaIingga – Polda Jateng | Polres Purbalingga menggelar Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024 dalam rangka Pengamanan Natal tahun 2024 dan Tahun Baru 2025. Kegiatan digelar di halaman Mapolres Purbalingga, Jumat (20/12/2024).

    Apel dipimpin oleh Kapolres Purbalingga AKBP Rosyid Hartanto, dihadiri unsur Forkopimda Purbalingga dan stakeholder terkait. Sedangkan peserta apel merupakan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja.

    Kapolres Purbalingga AKBP Rosyid Hartanto dalam amanat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Isi amanat diantaranya apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen tugas untuk mengecek kesiapan personel maupun sarpras dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    “Terlebih lagi pengamanan Nataru kali ini bersamaan dengan pengamanan sisa tahapan Pilkada Serentak, sehingga perlu diantisipasi adanya potensi gangguan lainnya yang dapat terjadi,” kata Kapolres membacakan amanat.

    Disampaikan bahwa demi menjamin keamanan Nataru, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2024” yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2024 sampai dengan 2 Januari 2025.

    “Operasi ini bertujuan untuk mengamankan objek vital seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, dan lokasi perayaan tahun baru,” ucap Kapolres.

    Usai apel, Kapolres menyampaikan bahwa untuk pengamanan Natal dan tahun baru di Kabupaten PurbaIingga, dilibatkan sebanyak 275 personel. Jumlah tersebut terdiri dari personel TNI, Polri dan stakeholder terkait.

    “Pengamanan dilakukan terhadap gereja, kegiatan keagamaan dan kegiatan masyarakat serta pengamanan jalur arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru,” jelas Kapolres.

    Kapolres menambahkan wilayah Kabupaten Purbalingga saat ini menjadi salah satu jalur alternatif utama dari Jakarta maupun sebaliknya. Sehingga disiapkan pos pengamanan maupun lokasi strong poin di jalur yang berpotensi terjadi kerawanan seperti kemacetan, termasuk di objek wisata.

    Red”