April 12, 2024

PALU, Polda Sulawesi Tengah mempersiapkan personel yang akan terlibat dalam pengamanan hari raya Idul Fitri 1445 H atau 2024 Masehi melalui Latihan Pra Operasi (latpraops) “Ketupat Tinombala-2024”

Latpraops dibuka oleh Kapolda Sulteng diwakili Wakapolda Brigjen Polisi Soeseno Noerhandoko, S.I.K turut dihadiri pejabat utama Polda Sulteng dan personel yang terlibat Operasi Ketupat Tinombala-2024 berlangsung di Hotel Best Western Jalan Basuki Rahmat, Palu, Selasa (2/4/2024)

Kapolda Sulteng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakapolda mengatakan, beberapa hari lagi, umat muslim akan merayakan hari raya Idul fitri 1445 H

“Berkaitan dengan perayaan hari raya idul fitri, Polda Sulteng akan melaksanakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Ketupat Tinombala-2024”kata Kapolda Sulteng

Kapolda juga menyebut, menjelang perayaan hari besar umat muslim diprediksi akan memberikan dampak tersendiri terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat khususnya di wilayah Sulawesi Tengah, diantaranya seperti aspek keamanan, sosial dan ekonomi.

Situasi ini tentunya dapat menjadi peluang bahkan kesempatan bagi para pelaku kriminal untuk melakukan aksi-aksinya seperti teror oleh kelompok radikal, pencurian rumah warga yang ditinggal mudik, penimbunan bahan pokok, dan penyalahgunaan BBM bersubsidi serta mobiltas warga yang padat dapat mengakibatkan meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, ujarnya

“Dalam mencapai tujuan operasi tersebut, diperlukan peran dan kerjasama yang solid dengan berbagai instansi terkait sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat dalam merayakan Idul fitri 1445 H,” pintanya

Kapolda juga mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan latpraops ini adalah menyamakan pola pikir dan pola tindak bagi personel polri, guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel jajaran Polda Sulawesi Tengah sehingga dapat memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal,

Selain itu jelas Kapolda, latpraops juga untuk mensinergikan seluruh personel yang terlibat dalam operasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan kepolisian yang telah ditetapkan dan mensimulasikan sarpras pendukung operasi kepolisian sehingga dapat berdaya guna dan efektif untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, pungkasnya

Red”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *